Anda di halaman 1dari 2

TUGAS STASE SARAF

(dr. Dhimas Hantoko. Sp.S)


Nama : Lalu Khairul Nazmi
NIM

: 201320401011138
SOAL

1. Sebutkan kelainan yang menyebabkan sop (proses desak ruang) di myelum yang di intramedular
dan ekstramedular ?
2. Pemeriksaan penunjang apa saja untuk sop (proses desak ruang) pada myelum ?
3. Syndroma apa saja yang terdapat pada lesi di myelum ?
4. Sebutkan pembagian grade/tingkatan jika terjadi trauma di spinal cord/ medulla spinalis beserta
penatalaksanaan nya ?
5. Jelaskan patofisiologi dari cidera myelum/ spinal cord injury ?
JAWAB
1. Sop (proses desak ruang)
Intramedullary merupakan kelainan pada medulla spinalis/ myelum akibat dari proses desak
ruang yang terjadi di intradural yang berasal dari medulla spinalis / myelum itu sendiri seperti:
- astrocytoma
- lipoma
- ependymoma
- medulloblastoma
- ganglioma
- neuroblastoma
- hemangioblastoma
- oligodendroglioma
- hemangioma
- teratoma
Ekstramedullary merupakan kelainan pada medulla spinalis/ myelum sebagai akibat dari
proses desak ruang yang terjadi di intradural yang berasal dari ruang subarachnoid seperti:
- myxopapillary
- epidermoid
- lipoma
- meningioma
- neurofibroma
- paraganglioma
-schwanoma
2. - Foto vertebre AP/L : pemeriksaan radiografi untuk melihat struktur anatomi ataupun kelainankelainan pada vertebra tergantung letak lesi
- CT-Scan atau MRI : pemeriksaan radiografi untuk mengetahui fungsi atau kelainan pada
vertebre tegantung letak lesi
- EMG : pemeriksaan untuk mengetahui kondisi dari syaraf tepi (motorik atau sensorik)dari otak,
melalui pemeriksaan ini dapat terdeteksi tingkat kelainan otak maupun saraf yang diperiksa.
3. syndrome-syndrome yang muncul kalau terjadi lesi myelum :
- subacute combined degeneration

- siringomiela
- Amyotrophic lateral sclerosis (ALS)
- Brown-sequard syndrome
- Tabes dorsalis
4. 1. Grade tingkatan injury spinal cord mnurut ASIA/IMSOP
1. Grade A : komplit tidak ada fungsi motorik / sensorik yang diinervasi oleh segmen sacral 4-5
2. Grade B : inkomplit fungsi sensorik masih baik tapi fungsi motorik terganggu dan menjalar
sampai segmen sacral 4-5
3. Grade C : inkomplit fungsi motorik terganggu dibawah lesi, tap otot-otot motorik utama masih
punya kekuatan < 3
4. GradeD : inkomplit fungsi motorik terganggu dibawah lesi, tapi otot-otot utama motorik masih
punya kekuatan > 3
5. Grade E : Normal fungsi motorik dan sensorik tidak terganggu
4.2 Penatalaksanaanya
1. manajemen TRIASE (ABCDE)
2. masalah ABC intubasi
3. imobilisasi (soft collar dan reinforced) fraktur servical
4. pemeriksaa radiologi foto polos, CT Scan atau MRI, EMG
5. injury < 8 jam steroid metilprednisolon 30 mg/kgBB selama 15 mnt IV
6. disusul 5,4 mg/kgBB/jam selama 23 jam
7. injury 3-8 jam disusul 5,4 mg/kgBB/jam selama 48 jam
8. edem medulla spinalis manitol 0,25-1,0 gr/kgBB
9. rehabilitasi
5.

Injury spinal cord

Primer

Sekunder

Pengaruh tekanan dan kekuatan


lansung thd medulla spinalis

Merupakam mekanisme sistemik


Perubahan hemodinamik

Kerusakan pembuluh darah kecil


intramedullar
Perdarahan substansia grisea dan terjadi vasospasme
Aliran darah substansia grisea dan sub alba
Iskemia

Hipoksia

Beri Nilai