Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

LAJU REAKSI

Oleh :
Hanif Nur Azizah
XI IA 6/08

SMA NEGERI 1 SURAKARTA


TAHUN PELAJARAN 2013/2014

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA


Pengaruh Suhu terhadap Laju Reaksi

A. TUJUAN
Menganalisa pengaruh suhu terhadap laju reaksi.
B. DASAR TEORI
Suhu dapat mempengaruhi laju reaksi. Apabila suhu dinaikkan dari suhu awal maka
laju reaksi semakin besar. Hal ini disebabkan karena dengan menaikkan suhu reaksi
akan meningkatkan energi kinetik dari zat reaktan yang bertumbukan sehingga
menghasilkan zat produk yang makin besar, sehingga laju reaksi semakin besar.
Semakin tinggi suhu, gerakan partikel makin cepat dan tumbukan-tumbukan yang
terjadi lebih efektif untuk menghasilkan reaksi karena energi kinetik meningkat.
Pengaruh kenaikan suhu untuk tiap zat berbeda-beda tapi pada umumnya setiap
kenaikan 10oC laju reaksi naik dua kali lipat. Secara umum dapat dirumuskan :
Keterangan :
V2 = laju reaksi akhir T2 = suhu akhir
V1 = laju reaksi awal T1 = suhu awal
n = kenaikan laju reaksi per kenaikan suhu
C. ALAT DAN BAHAN
Gelas kimia
Spirtus
Kaki tiga dan kasa
Stopwatch
Larutan Natrium tiosulfat (Na2S2O3)
Larutan Hidrogen klorida (HCl)
Kertas
Bolpoin
D. CARA KERJA
1. Membuat tanda silang yang sama pada 2 helai kertas dan menempelkan kertas itu
pada 2 gelas kimia dengan tanda silang menghadap ke arah dalam.
2. Memasukkan 25 ml larutan Na2S2O3 0,2 M ke dalam gelas kimia 1. Menambahkan
10 ml HCl 0,2 M. Mencatat waktu sejak penambahan itu sampai tanda silang tidak
terlihat lagi.
3. Memasukkan 25 ml larutan Na2S2O3 0,2 M ke dalam gelas kimia 2 dan
memanaskan hingga 10oC di atas suhu kamar. Menambahkan 10 ml HCl 0,2 M.
Mencatat waktu sejak penambahan itu sampai tanda silang tidak terlihat lagi.

E. DATA PENGAMATAN
25 ml larutan Na2S2O3 0,2 M + 10 ml larutan HCl 0,2 M
1. Tanpa dibakar
24 detik
2. Dibakar
5 detik
F. MENJAWAB PERTANYAAN
1. Bagaimanakah pengaruh suhu terhadap kecepatan reaksi pada Na2S2O3 dengan
HCl?
Jawab :
Dari percobaan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa semakin tinggi suhu,
waktu yang diperlukan untuk reaksi Na2S2O3 dengan HCl semakin cepat.
2. Sebutkan variabel-variabel yang ada di dalam percobaan di atas!
Jawab :
Suhu, larutan Na2S2O3 0,2 M, larutan HCl 0,2 M, volume larutan molaritas
campuran.
G. KESIMPULAN
Berdasarkan percobaan di atas, dapat diketahui bahwa semakin tinggi suhu, maka
semakin cepat laju reaksinya. Hal ini dikarenakan semakin tinggi suhu, tumbukantumbukan yang terjadi lebih efektif untuk menghasilkan reaksi karena energi kinetik
partikel.
Suhu Laju Reaksi

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA


Pengaruh Tingkat Reaksi terhadap Laju Reaksi

A. TUJUAN
Menganalisa pengaruh tingkat reaksi terhadap laju reaksi.
B. DASAR TEORI
Untuk reaksi antara zat A dan zat B dalam sistem homogen, hubungan kecepatan
reaksi dengan konsentrasi pereaksi dirumuskan sebagai berikut:
V reaksi = k[A]m[B]n
Keterangan :
V
= laju reaksi
k
= koefisien laju reaksi
m
= tingkat reaksi terhadap A
n
= tingkat reaksi terhadap B
(m+n) = tingkat reaksi dari reaksi yang bersangkutan
C. ALAT DAN BAHAN
Gelas kimia
Silinder ukur
Stopwatch
Larutan asam klorida (HCl)
Larutan natrium tiosulfat (Na2S2O3)
Kertas
Bolpoin
D. CARA KERJA
1. Membuat tanda silang dengan tinta hitam pada sehelai kertas putih.
2. Memasukkan 10 ml larutan HCl 2 M ke dalam gelas kimia dan meletakkan gelas
kimia itu diatas tanda silang. Menambahkan 20ml larutan Na2S2O3 0,2 M dan
mencatat waktu sejak penambahan sampai tanda silang tidak terlihat lagi.
3. Mengulangi percobaan tersebut dengan mengencerkan larutan Na2S2O3 seperti
yang tercantum pada tabel 1.
4. Mengulangi lagi percobaan dengan mengencerkan larutan HCl seperti yang
tercantum pada tabel 2.

E. DATA PENGAMATAN
Tabel 1
Volume (ml)
2M
Na2S2O3
(ml)
Air
Jumlah
0,2 M
10
20
30
10
15
5
30
10
10
10
30
10
5
15
30

Konsentrasi
Na2S2O3
awal reaksi
0,2 mol/ml
0,15 mol/ml

0,1 mol/ml
0,05 mol/ml

Waktu
(sekon)
22,3
33,4
60
213

0,045
0,03
0,016
0,0047

Tabel 2
Volume (ml)
0,2 M
(ml)
20
20
20

HCl 2 M

Air

Jumlah

10
7,5
5

2,5
5

10
10
10

Konsentrasi
Na2S2O3
awal reaksi
2 mol/ml
1,5 mol/ml

1 mol/ml

Waktu
(sekon)
23,2
25
20

0,043
0,04
0,05

F. MENJAWAB PERTANYAAN
1. Buatlah grafik

terhadap konsentrasi Na2S2O3!

Bagaimanakah hubungan aljabar antara

dan konsentrasi Na2S2O3?

Berapakah tingkat reaksi terhadap Na2S2O3?


Grafik hubungan

dengan [Na2S2O3]

Grafik hubungan 1/waktu terhadap


Konsentrasi Na2S2o3
0.05

1/waktu

0.04
0.03
0.02
0.01
0
0.05

0.1

0.15

0.2

Konsentrasi Na2S2O3

Hubungan aljabar antara

dan konsentrasi Na2S2O3 adalah berbanding lurus.

Dirumuskan:
V
= k [Na2S2O3]x
=[Na2S2O3]
Tingkat reaksi terhadap Na2S2O3:
=
4

= 2.81
=2
=1
2. Buatlah grafik

terhadap konsentrasi HCl!

Bagaimanakah hubungan aljabar antara

dan konsentrasi HCl? Berapakah

tingkat reaksi terhadap HCl?


Grafik hubungan

dengan [HCl]

Grafik Hubungan 1/waktu terhadap


Konsentrasi HCl
0.06

1/waktu

0.05
0.04
0.03
0.02
0.01
0
1

1.5

Konsentrasi HCl

Hubungan aljabar antara

dan konsentrasi Na2S2O3 adalah berbanding lurus.

Dirumuskan:
V
= k [HCl]y
=[HCl]0
Tingkat reaksi terhadap Na2S2O3:
=

= 0.86
=1
=0

3. Tulislah persamaan kecepatan reaksinya!


V
= k [Na2S2O3]x[HCl]y
= k [Na2S2O3]1[HCl]0
V
= k [Na2S2O3]
4. Berapakah tingkat reaksinya?
Orde tingkat reaksi total
= orde Na2S2O3 + orde HCl
=x+y
=1+0
=1
5

5. Mengapa pada eksperimen ini jumlah volume dibuat konstan dengan menambah
air pada setiap pengenceran?
Pada eksperimen ini jumlah volume dibuat konstan dengan menambahkan air pada
setiap pengenceran dengan tujuan untuk mengatur tingkat konsentrasi Na2S2O3
(pada tabel 1) dan konsentrasi HCl (pada tabel 2) supaya konsentrasinya tidak
tetap (tidak sama) sehingga dapat dibuat perbandingan untuk mencari tingkat
reaksi.
G. KESIMPULAN
Konsentrasi Na2S2O3 berbanding lurus dengan laju reaksi

karena semakin

kecil konsentrasi Na2S2O3 maka laju teaksinya semakin lambat, begitu pula sebaliknya.
Hal itu terbukti pada tabel 1. Tingkat reaksi HCl bernilai nol, karena konsentrasi HCl
tidak mempengaruhi laju reaksi. Hal ini dapat dibuktikan pada jawaban pertanyaan
pada no.2.
Orde reaksi hanya dapat ditentukan berdasarkan hasil percobaan.

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA


Pengaruh Luas Permukaan dan Konsentrasi Zat
terhadap Laju Reaksi

A. TUJUAN
Menganalisa pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi.
Mengetahui pengaruh luas permukaan terhadap laju reaksi.
Menganalisa pengaruh konsentrasi reaktan terhadap laju reaksi.
Mengetahui pengaruh konsentrasi reaktan terhadap laju reaksi.
B. DASAR TEORI
Suatu zat akan bereaksi apabila bercampur dan bertumbukan. Reaksi dapat
terjadi antara reaktan-reaktan yang fasenya sama misalnya, cair dengan cair ataupun
yang fasenya berbeda cair dengan padat. Pada pencampuran reaktan yang terdiri dari
dua fase atau lebih, tumbukan berlangsung pada bagian permukaan zat. Laju seperti itu,
dapat diperbesar dengan memperluas permukaan sentuhan zat itu dengan cara
memperkecil ukuran partikelnya.
Oleh karena itu, luas permukaan memiliki peranan yang penting dalam laju
reaksi. Apabila semakin kecil luas permukaan, maka semakin kecil tumbukan yang
terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi semakin lambat. Begitupun sebaliknya.
Karakteristik kepingan yang direaksikan juga turut berpengaruh, yaitu semakin halus
kepingan itu, maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi.
C. ALAT DAN BAHAN
Gelas beker
Tabung Y
Sumbat berpipa
Stopwatch
Pipet
Larutan HCl 3 M, 2 M, 1 M
Batu pualam (CaCO3)
D. CARA KERJA
1. Memasukkan 1 sendok takar kecil pualam butiran sebesar pasir ke dalam salah satu
kaki tabung Y dan memasukkan ke dalam kaki yang lain 5 ml larutan HCl 1 M.
2. Menutup mulut tabung dengan sumbat berpipa, kemudian mereaksikan kedua zat
itu.
3. Menampung gas yang terbentuk dalam silinder ukur seperti yang terlihat pada
gambar.
4. Mencatat waktu yang diperlukan untuk menampung 5 ml gas tersebut.
7

5. Mengulangi percobaan di atas dengan menggunakan 1 keping pualam.


6. Mengulangi percobaan 1-5 dengan menggunakan larutan HCl 2 M dan HCl 3 M.
E. DATA PENGAMATAN
WAKTU (sekon)
Larutan HCl
1M
2M
3M

Pualam (CaCO3)
Butiran
35,5
13
12

Keping
235
138
46,5

F. MENJAWAB PERTANYAAN
1. Bagaimakah pengaruh luas permukaan sentuhan pualam terhadap kecepatan reaksi
di atas?
Jawab :
Apabila luas sentuhan permukaan pualam semakin lebar, maka laju reaksi akan
lebih cepat. Hal tersebut ditunjukkan denga reaksi HCl dan pualam butiran(bidang
sentuh lebih lebar dibanding keping) berlangsung lebih cepat dibanding reaksi
antara HCl dan pualam keping. Berarti dapat disimpulkan bahwa luas permukaan
berbanding lurus dengan laju reaksi zat
2. Bagaimanakah pengaruh konsentrasi asam klorida terhadap kecepatan reaksi?
Jawab :
Apabila konsentrasi HCl yang digunakan semakin pekat, maka laju reaksi akan
semakin cepat. Hal tersebut dibuktikan dengan reaksi antara HCl 3M dan pualam
lebih cepat dibanding reaksi antara HCl 2M maupun 1M dan pualam. Dapat
disimpulkan bahwa kepekatan atau molaritas berbanding lurus dengan laju reaksi.
3. Sebutkan variabel-variabel yang ada dalam eksperimen di atas!
Jawab :
Variabel bebas : konsentrasi HCl dan luas permukaan pualam.
Variabel terikat : perubahan waktu reaksi.
Variabel kontrol : larutan HCl.
G. KESIMPULAN
Dapat dibuktikan bahwa, luas permukaan sentuh mempengaruhi laju reaksi.
1. Semakin kecil ukuran partikel, maka semakin besar luas permukaan sentuhnya.
2. Semakin besar luas permukaan sentuhnya, maka semakin cepat laju reaksinya.
3. Semakin pekat konsentrasi larutan, maka semakin cepat laju reaksinya.
Luas Permukaan Laju Reaksi
Konsentrasi Larutan Laju Reaksi

Hal tersebut terjadi karena dalam reaksi partikel dalam bentuk cair bertumbukan
dengan partikel padat, peningkatkan luas permukaan dari zat padat meningkatkan
kemungkinan tumbukan bertambah besar. Peningkatan jumlah tumbukan per detik
meningkatkan laju reaksi.