Anda di halaman 1dari 6

Nama : Dwiky Erlangga

NIM

: 062.13.006

RELASI DAN FUNGSI


1. RELASI
Relasi adalah hubungan antara elemen suatu himpunan dengan elemen himpunan yang
lain. Dalam menyatakan hubungan antara elemen 2 himpunan cara paling mudah adalah dengan
himpunan pasangan terurut. Himpunan pasangan terurut diperoleh dari perkalian kartesian
(Cartesian Products).
Perkalian kartesian antara himpunan A dan B ditulis: A x B didefinisikan sebagai semua
himpunan pasangan terurut dengan komponen pertama adalah elemen himpunan A dan
komponen kedua adalah elemen himpunan B :

A x B = { (x,y) / xA dan yB}


Relasi biner R antara himpunan A dan B adalah himpunan bagian dari A B. Dengan Notasi
: R (A B). Himpunan A disebut daerah asal (domain) dari R, dan himpunan B disebut daerah
hasil (range) dari R.
Contoh :
1.1

Misal A = {1,2,3}, B = {a,b}, maka :


A x B = {(1,a), (1,b), (2,a), (2,b), (3,a), (3,b)}

1.2

1.2 Misal P = {2,4,8,9,15}, Q = {2,3,4}.


Relasi R dari P ke Q didefinisikan sebagai: (p,q) R jika p habis dibagi q, maka:
R = {(2,2), (4,2), (8,2), (9,3), (15,3), (4,4), (8,4)}

2. REPRESENTASI RELASI
1.Diagram Panah
Representasi Contoh 1.1 menggunakan diagaram panah :

2.Tabel
Representasi contoh 1.2 menggunakan table. Kolom pertama tabel menyatakan daerah asal,
sedangkan kolom kedua menyatakan daerah hasil.
P
2
4
8
9
15
4
8

Q
2
2
2
3
3
4
4

3.Matriks
Misalkan R adalah relasi dari A = {a1, a2, , am} dan B = {b1, b2, , bn}.
Relasi R dapat disajikan dengan matriks M = [mij],
b1
a1 m11
a2 m21
M=

am mm1

b2 bn
m12 m1n
m22 m2 n

mm 2 mm n

yang dalam hal ini

1, (ai , b j ) R
mij
0, (ai , b j ) R
4.Graf Berarah
Representasi relasi dengan graf berarah adalah merupakan representasi relasi secara grafis. Tiap
elemen himpunan dinyatakan dengan sebuah titik (simpul,vertex) dan tiap pasangan terurut
dinyatakan dengan busur. Dengan kata lain jika (a,b) R maka dibuat busur dari simpul a ke
simpul b. Simpul a disebut simpul asal dan simpul b disebut simpul tujuan.
3. SIFAT-SIFAT RELASI
1. REFLEKSIF
Relasi R pada himpunan A disebut refleksif jika (a,a) R untuk setiap aA.
Contoh: Misal A = {1,2,3,4} dan relasi R dibawah ini didefinisikan pada A, maka
a. R = {(1,1), (1,3), (2,1), (2,2), (3,3),(4,2), (4,3),(4,4)} bersifat refleksif.
b. R = {(1.1),(2,2),(2,3),(4,2),(4,3),(4,4)} bukan relasi refleksif karena (3,3)R.
2. SIMETRIS
Relasi R pada himpunan A disebut simetris jika (a,b) R maka (b,a)R untuk setiap
a,bA.
Contoh:

R = {(1,1),(1,2),(2,1),(2,2),(2,4),(4,2),(4,4)}
3. TRANSITIF
Relasi R pada himpunan A disebut Transitif jika (a,b) R dan (b,c)R maka (a,c)R
untuk setiap a,b,cA.
Contoh:
a. R = {(2,1),(3,1),(3,2),(4,1),(4,2),(4,3)}
b. Relasi habis dibagi pada bilangan bulat positif.
4. FUNGSI
Fungsi merupakan relasi yang mempunyai syarat setiap anggota dari daerah definisi (domain)
mempunyai pasangan tepat satu anggota dari daerah Hasil (codomain). Nama lain untuk fungsi
adalah pemetaan atau transformasi.
Misalkan A dan B merupakan himpunan
Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan
dengan tepat satu elemen di dalam B.
Jika f adalah fungsi dari A ke B kita menuliskan
f:AB
yang artinya f memetakan A ke B.
5. JENIS JENIS FUNGSI
1.Fungsi injektif (injective)
Fungsi f dikatakan one-to-one atau injektif ( injective ) apabila a dan b anggota himpunan
A maka f(a) f(b) bilamana a b untuk f(a) dan f(b) anggota himpunan B.
A

4
5

2. Fungsi surjektif (surjective)


Fungsi f dikatakan pada (onto) atau surjektif(surjective) apabila setiapelemen dari
himpunan B merupakan bayangan dari satu atau lebih elemen himpunanA.Dengan kata lain
seluruh elemen himpunan B merupakan jelajah dari f.
A

3. Fungsi bijeksi(bijection)
Fungsi f dikatakan berkorespodensi satu-satu atau bijeksi (bijection) apabila ia fungsi oneto-one dan surjective.
Fungsi satu-ke-satu,
bukan pada
A

Fungsi pada,
bukan satu-ke-satu

a
b
c

A
1

dc

1
2
3

Buka fungsi satu-ke-satu


maupun pada
A

Bukan fungsi

dc

dc

6. Komposisi Fungsi
Misalkan g adalah fungsi dari himpuan A ke B dan f adalah fungsi dari B ke C. komposisi f
dan g dinotasikan f o g adalah fungsi dari A ke C yang didefinisikan oleh: (f o g) (a) = f(g(a))
Contoh:
Diberikan fungsi g = {(1,u),(2,u),(3,v)} yang memetakan himpunan A = {1,2,3} ke
B = {u,v,w}, dan fungsi f = {(u,y),(v,x),(w,z)} yang memetakan B = {u,v,w} ke
C = {x,y,z}. Fungsi komposisi dari A ke C adalah:
f o g = {(1,y),(2,y),(3,x)}