Anda di halaman 1dari 59

PENELUSURAN UPAYA

MEWUJUDKAN KEMBALI
JATIDIRI POLRI
( PASKA ERA INTEGRASI ABRI )

PERUBAHAN PARADIGMA

CIVILLIAN POLICE
(SIFAT PELAYANAN KEAMANAN
PADA MASYARAKAT DEMOKRATIS)

><

MILITERISTIK
(SIFAT PEPERANGAN)

CIVILLIZATION

PERADABAN
(BUDAYA)

KEDARURATAN

DEMOKRATIS
(POLITIK & EKONOMI)
CIVIL SOCIETY
(SOSIAL)
MAS. MADANI
SUPREMASI HUKUM

KEKUASAAN DAN
KEKERASAN
(NEGARA)

SUPREMASI NEGARA

BERBAGAI TINGKAT KEGENTINGAN


DAN PENGARUHNYA PADA
PARADIGMA KEAMANAN
UUD 1945 :
PERANG
DAMAI
KEGENTINGAN
YANG MEMUNCAK

Lama

Baru

HAN & KAM NEG

HAN NEG

KEKUASAAN KEHAKIMAN & GAKKUM


Psl, 24 E
(1) Kepol Neg RI menjaga Kam & Tib Umum, serta Gakkum bagi
Kepentingan Yan dan Ling Masy.
(2) Polri dipimpin oleh Kapolri yg diangkat dan dihentikan oleh
Presiden RI dgn persetujuan DPR.
(3) Susunan, Kedudukan dan Kewenangan Kepol Neg RI diatur
dgn UU.

POTENSIAL
Tentram

Ambanag Gangguan

Administrasi Prevensi

Regulasi

Regulasi

Prevensi

Penataan

Pelayanan

Pembimbingan

Pengayoman

Perlindungan

Pengaturan

Penertiban

Represi Humanitarian Represi

Administrasi

AKTUAL ( GANGG. NYATA )

AKTUAL ( GANGG. NYATA )


Aman

Penindakan

Pulih Kam

Penyelamatan

Penindakan

Penertiban

Pengaturan

Perlindungan

Pengayoman

Pembimbingan

Pelayanan

PRANATA
SOSIAL

Penataan

PEDOMAN INDUK PENYELENGGARAAN KEAMANAN


BENTANG KAM

Darurat
Polisionil

HAK ASASI

Aman

HAK ASASI
DEMOKRASI

Tentram

TATANAN HAR KAM


KAMDAGRI
TIB & GAKKUM
CJS

KAMTIBMAS
TRAMMAS
YANMAS
PERLINDUNGAN

PENERTIBAN

PENGAYOMAN

LIHKAM

PENINDAKAN
TNI
PEMDA

POLISI SIPIL
PERUBAHAN PARADIGMA

DARI
MENJADI

KEKUASAAN
&
KEKERASAN

PELAYANAN MASYARAKAT

SOCIAL SERVICE STATE

SOCIAL SERVICE STATE

GOOD GOVERNANCE
CLEAN GOVERNANCE

PUBLIC SERVICE

GOVERNANCE REFORM
1. FINANCIAL REFORM.
2. POWERTY REDUCTION AND
GOVERNANCE REFORM.
3. HEALH AND EDUCATION REFORM.
4. SECURITY AND DEVELOPMEN
REFORM.
5. POLICE REFORM.
6. DEZENTRALISATION.

OTORITER

DEMOKRATIS

GELOMBANG III
DEMOKRATISASI
SAMUEL P. HUTINGTON

REFORMASI POLRI :
o
o
o
o
o
o
o
o

DEMILITERISASI
DEPOLITISASI
DESAKRALISASI
DESENTRALISASI
DEFEODALISASI
DEKORPORITASI
DE-OTORISASI (BUDGET)
DEBIROKRATISASI

7 SEGI KEMANDIRIAN :
1. MANDIRI DLM SISTEM KETATANEGARAAN.
2. MANDIRI SBG KEKUATAN BERSENJATA
BUKAN MILITER.
3. MANDIRI DLM SISTEM PENYIDIKAN PIDANA.
4. MANDIRI DLM SISTEM OTONOMI DAERAH.
5. MANDIRI DLM SISTEM KEPEGAWAIAN.
6. MANDIRI DLM SISTEM ANGGARAN.
7. MANDIRI DLM SISTEM POLITIK (PARTAI).

PERUBAHAN PARADIGMA
REFORMASI POLRI
o STRUKTURAL
o INSTRUMENTAL
o KULTURAL

STRUKTURAL :
PEMISAHAN TNI DAN POLRI
1.

2.
3.
4.
5.
6.
7.

8.

MENJADI LEMBAGA NEGARA NON


DEPARTEMEN (SETINGKAT MENTERI)
MITRA KERJA KOMISI DPR RI
( DARI DENGAR PENDAPAT KE : RAKER )
KEPEGAWAIAN : MANAJEMEN TERSENDIRI
( UU 43/99 )
STRUKTUR ANGGARAN : FUNGSI
( SEKTOR TERSENDIRI )
POLISI BERSERAGAM + TIDAK BERSERAGAM
PENGEMBANGAN SATWIL PIRAMIDA FLAT
POLDA SEBAGAI KESATUAN INDUK PENUH
(KEP.KAPOLRI NO : KEP/54/XII/2004, TGL 31 DES 2004)
TITIK PELAYANAN PADA PENGEMBAN DISKRESI
( PS. 18 UU NO. 2 / 2002 )

INSTRUMENTAL :
1. TAP MPR VI & VII/2000
2. PS.30 UUD 45 ( AMANDEMEN )
3. UU NO.2/2002
4. PP & KEPRES
5. 300 JUKLAK/NIS
6. DOKTRIN PEDOMAN INDUK
7. GRAND STRATEGIRENSTRASISRENSTRA

KULTURAL :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

TRIBRATA
CATUR PRASETYA
KODE ETIK POLRIPEMULIAAN PROFESI
FILOSOFI PENDIDIKAN
ETIKA STAF (DALAM PROSES)
PEDOMAN PERUBAHAAN PERILAKU POLRI (DALAM PROSES)
LAGU DAN LAMBANG (TRADISI)
UPACARA : SEREMONIAL MINIMIZE
PEMBERDAYAAN BINTARA, TAMTAMA
DEFEODALISASI
EMPOWERMENT
PELATIHAN,KESEJAHTERAAN,KARIR

DISKRESI
10.MAKAM KEHORMATAN POLISI PEMULIAAN PROFESI

Grand Strategy Polri 2025


PENTAHAPAN 2005-2025
Penekanan Setiap Tahap
Jangka Pendek (2005-2010): Trust
Building
Jangka Menengah (2011-2015):
Partnership/Networking
Jangka Panjang (2016-2025): Strive
for Excellence

RENSTRA POLRI TAHUN 2005 - 2009


PEMERINTAH
LAMA

Tahun 2004

PEMERINTAH
BARU

Tahun 2005

Strategi Keamanan

Tahun 2009

Visi, Misi Indonesia


Bang
Masy.
Patuh
Hukum

Bang
Sinergi

Bang
Kepercayaan

Keamanan

Supremasi Hukum

Justice
Democracy
Prosperity

TAHAPAN RENSTRA POLRI


TAHUN 2005

- Membangun Kepolisian dengan memperkuat Lapis depan


- Menampilkan budaya pelayanan
- Sub sistem pendidikan masyarakat Patuh Hukum

TAHUN 2006

- Membangun kekuatan fungsi


- Mengintensifkan alih tehnologi, alih skill dari komponen
Kepolisian Regional dan Internasional
- Memulai Penyelenggaraan Dikmas Patuh Hukum

TAHUN 2007

- Membangun kekuatan bantuan Tehnologi Kepolisian


untuk fungsi fungsi lain

TAHUN 2008

- Membangun Polri sebagai inti kekuatan keamanan didukung


komponen masyarakat dan komponen negara
- Membudayakan tata hukum Indonesia dalam rangka
Supremasi Hukum

TAHUN 2009

- Membangun Polri sebagai penegak hukum terdepan didukung


komponen masyarakat hukum dan aparat gakkum

Penanggung Jawab
POLSTRA KAM
SAT INDUK PUSAT
BERSERAGAM

MABES POLRI

SAT INDUK PUSAT


TIDAK BERSERAGAM

AUXILIARY
FUNGTION
LAKPUS
BIN

LAKPUS
OPS

POLDA SBG SATUAN INDUK PENUH

KOD

KOD

KOD

KOD

KOD

UJUNG TOMBAK UJUNG TOMBAK POLSEK


TITIK TITIK PELAYANAN OLEH PENGEMBAN DISKRESI

30 POLDA = 20 DEF
4 PSP
4 POLWILTABES
17 POLWIL

456 POLRES = 331 DEF

4.073 POLSEK = 3.825 DEF

125 PSP

248 PSP

Berdasarkan Srt Menpan No.B/1174/MPAN 16/2004


Tgl. 30 Juni 2004 yg telah disetujui :
1.
2.
3.
4.

5 DEN 88 AT yg langsung di bawah Kapolda.


21 DEN 88 AT yg langsung di bawah Dit Reskrim Polda.
109 Polres Persiapan.
Pembentukan unit penganalisaan kejahatan antar Negara
(TNCC pada Bareskrim).
5. Bentuk unit kerjasama JCLEC
6. Peningkatan 4 Polwil menjadi 4 Polda
( Banten, Gorontalo, Babel dan Malut ).
RENC. KEDEPAN KAPOLWIL AKAN BERUBAH MENJADI

KAWASWIL

SRT MENPAN NO.:B/1174/MPAN 16/2004


TGL. 30 JUNI 2004.

KEBIJAKAN BANG SATWIL 2005 - 2009


MEMBANGUN KEKUATAN ANTI TEROR
MEMBANGUN KEKUATAN DI KOD DAN UJUNG TOMBAK
MEMBANGUN KEKUATAN DI MASYARAKAT PERAIRAN
MEMBANGUN KEKUATAN DI PERBATASAN
MENDUKUNG PEMBANGUNAN DI WILAYAH TERTINGGAL
MENGEMBANGKAN KERJASAMA LUAR NEGERI DAN IN
DEPARTEMEN

MEMBANGUN KEKUATAN PENANGGULANGAN TRANSNASIONAL


CRIME
MENINGKATKAN KECEPATAN PEMBERIAN BANTUAN KEPADA
MASYARAKAT

MENINGKATKAN KEHADIRAN POLISI DI TENGAH MASYARAKAT


MEMBANGUN KEKUATAN KEMAMPUAN OBJEK VITAL

PROGRAM PENGEMBANGAN PERSONIL POLRI


TAHUN 2005 - 2009

400

325.381

350

338.558

352.484

366.532

384.979

303.569
Satuan Personil

300
250
200
150
100
50
0

Kuat Awal

2005

2006

2007

Tahun

2008

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN PNS POLRI


TAHUN 2005 - 2009
29.828
30

27.828
25.828
23.828

25

Satuan Personil

21.828
19.838
20

15

10

Kuat Awal

2005

2006

2007

Tahun

2008

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN PESAWAT POLRI


TAHUN 2005 - 2009
114

120

94

100

100

83

20

2007

2008

14,00 %

6,38 %

40

43,10 %

47

13,25 %

58
60

23,40 %

Dalam Unit

80

Kuat Awal

2005

2006

Tahun

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN KAPAL POLRI


TAHUN 2005 - 2009
600

528
494
456
421

450

315
6,88 %

2006

8,33 %

2005

8,31 %

150

9,92 %

300

21,59 %

Dalam Unit

383

Kuat Awal

2007

Tahun

2008

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN RANUM POLRI


TAHUN 2005 - 2009
90

81.862

84.923

75

64.801

15

3,74 %

30

18,45 %

38.416
22,45 %

45

16,30 %

Dalam Unit

44.679

26,33 %

54.709

60

2008

2009

Kuat Awal

2005

2006

2007

Tahun

PROGRAM PENGEMBANGAN RANSUS POLRI


TAHUN 2005 - 2009
120

111.427
94.665

60

30

39,35 %

30.618

28,15 %

43.419

22,10 %

60.503

17,71 %

77.533

41,81 %

Dalam Unit

90

Kuat Awal

2005

2006

2007

Tahun

2008

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN SENPI POLRI


TAHUN 2005 - 2009
753.280

800

655.026
566.898

600

200

15,00 %

18,41 %

22,56 %

237.137

15,55 %

390.642
400

64,73 %

Dalam Unit

478.770

Kuat Awal

2005

2006

2007

Tahun

2008

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN RUMDIN POLRI


TAHUN 2005 - 2009
123.733
125

112.540
102.309
93009

100

9,95 %

10,00 %

50

10,00 %

66.683
10,00 %

75

26,80 %

Dalam Unit

84.551

25

Kuat Awal

2005

2006

2007

Tahun

2008

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN MAKO POLRI


TAHUN 2005 - 2009

55
50

4.461

4.765

4.615

4914

5063

45

3.870

20

2006

2007

2008

3,03 %

2005

3,13 %

25

3,45 %

30

3,25 %

35

15,27 %

Dalam Unit

40

15
10
5
0

Kuat Awal

Tahun

2009

PROGRAM PENGEMBANGAN ALSUS POL POLRI


TAHUN 2005 - 2009

1.397.703

1500

1.275.066
1.152.435

1200

1.030.287

9,62 %

13,57 %

600

11,86 %

723.254

10,64 %

900

25,43 %

Dalam Unit

907.156

2008

2009

300

Kuat Awal

2005

2006

2007

Tahun

PROGRAM RENSTRA POLRI


PROGRAM PENGEMBANGAN SDM KEPOLISIAN
PENGEMBANGAN PRASARANA DAN SARANA KEPOLISIAN
PROGRAM KERJASAMA KEAMANAN DAN KETERTIBAN
PROGRAM PENGEMBANGAN STRATEGI KEAMANAN DAN KETERTIBAN
PROGRAM PEMBERDAYAAN POTENSI KEAMANAN
PROGRAM PEMELIHARAAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT
PROGRAM PENYELIDIKAN & PENYIDIKAN TINDAK PIDANA
PROGRAM BANG LIDIK, PAM & GAL KAM NEGARA

PROGRAM BANG PAM RAHASIA NEGARA


PROGRAM CEGAH & BERANTAS SALAH GUNA & EDAR GELAP NARKOBA
PROGRAM MANTAP KAMDAGRI

9000
8000
6.717

7000
6000

5.508

5000
4000
3000

Rutin
Pemb.
K.E.

4.483
3.308

3.039

1.565

2000
1000

8.051

7.881

197

200

99/00

205
157

2000

734
263

2001

540
538

2002

899

2003

1.508
1.256

2004

1.608
1.505

2005

( ANGGARAN )

DPR RI

MABES
POLRI

GARSUS
SATAMA
(POLDA)

SATKER
(POLRES)

DEP KEU

BAPPENAS

BELANJA PEGAWAI
6,496 T (58,18%)
(Termasuk Belanja Pegawai
Tidak Mengikat 51,999 M)

BELANJA BARANG
1,968 T (17,63%)

11,165 TRILYUN

BELANJA MODAL
2,7 T (24,19%)
Terdiri dari : - Rupiah Murni : 1,195 T
(Termasuk Rupiah Pendamping 265 M)
- PLN
: 1,505 T

Perbandingan Usulan Kebutuhan Minimal Polri


Dengan Pagu APBN Polri TA. 2005
Kebutuhan
Polri UNDP
30,000 T

Ajuan Polda polda


(Bottom Up)
22,000 T

Usul Minimal
17,738 T

APBN TA. 2005


11,165 T (62,94 % dari
usulan dan 3,7 % dari
Kebutuhan Polri)

Prog. Bang SDM


6,9 T (61,80%)
(Termasuk Recruitment
Personel 396,566 M)

Prog. Har Kamtibmas


1,348 T (12,07%)

Prog. Lidik Sidik


Tindak Pidana
42,153 M (0,38%)

11, 165 TRILYUN

Prog. Daya
Potensi Kam
8,166 M (0,07%)

Recruitment

Prog. Bang Sarpas


2,823 T (25,29%)
(Termasuk PLN 1,505 T)

Prog. Kerma
Kam & Tib
14,715 M (0,13%)

Prog. Bang Strategi


Kam & Tim
28,451 M (0,26%)

PROYEKSI RENCANA ANGGARAN POLRI


TAHUN 2005 - 2009
20

16,349 T
14,862 T
13,511 T

15

Dalam Ribuan

12.282 T
11,165 T
10

2005
Keterangan :
Terdiri dari : 1. Belanja Pegawai
2. Belaja Barang
3. Belanja Modal
a. Rupiah Murni
b. PLN
Proyeksi kenaikan per tahun 10 %

2006

2007

Tahun

2008

2009

Perbandingan Usulan Kebutuhan Minimal Polri


Dengan Pagu APBN Polri TA. 2005
Kebutuhan
Polri UNDP
30,000 T

Ajuan Polda polda


(Bottom Up)
22,000 T

Usul Minimal
17,738 T

APBN TA. 2005


11,165 T (62,94 % dari
usulan dan 3,7 % dari
Kebutuhan Polri)

a.

b.

PATI
PAMEN
PAMA
BATI
BA
TA

:
:
:
:
:
:

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
RP.
Rp.

11.761.250,10.561.250,9.361.250,8.761.250,8.361.250,7.361.250,-

KEBUT GAJI MINIMAL POLRI ( SUAMI + ISTRI +


2 ANAK SEKOLAH ) ADALAH Rp. 8.861.250,-.
GAJI MINIMAL POLRI SE-INDONESIA
Rp.2.561.096.197.500,- / BULAN.

TERWUJUDNYA POSTUR POLRI YANG


PROFESIONAL, BERMORAL ( MANA YANG
BAIK UNTUK DIKERJAKAN ) DAN MODERN
SEBAGAI PELINDUNG, PENGAYOM DAN
PELAYAN
MASYARAKAT
YANG
TERPERCAYA
DALAM
MEMELIHARA
KAMTIBMAS DAN MENEGAKKAN HUKUM.

JABARKAN VISI MISI POLRI


KE DALAM PEMBANGUNAN
KEKUATAN DAN PENGGUNAAN
KEKUATAN POLRI 5 TAHUN
KEDEPAN.