Anda di halaman 1dari 3

1. a.

Apa manfaat dari pemikiran filsafat pancasila bagi kehidupan


berbangsa dan bernegara ?
b. apakah hakikat dari keterbukaan ideologi pancasila ?
2. a. Jelaskan konstitusi dalam arti luas dan arti sempit !
b. Sebutkan karakteristik Negara Hukum Pancasila !
3. a. Sebutkan dan jelaskan asas Kewarganegaraan yang digunakan oleh
suatu negara dalam menentukan status kewarganegaraan seseorang !
b. Bagaimana Perspektif otonomi daerah berdasarkan konsep Geopolitik
( wawasan
Nusantara ) yang berasas manunggal dan menyeluruh !
4. beberapa tahun ini marak sekali fenomena (transvestim ) , laki-laki yang
berpenampilan menyerupai perempuan, menurut Hirschfeld , transvestim
dibagi menjadi 4 tipe : a. Heteroseksual, b. Homoseksual, c. Narcistik, d.
Aseksual. Tranvestim di indonesia pada biasanya disebut dengan waria
atau banci. Keberdaan waria memiliki posisi yang berbeda-beda dalam
masyarakat, tidak hanya menjadi suatu pekerjaan tetapi juga ada kontes
kecantikanya. Maraknya fenomena ini juga terlihat di dunia hiburan,
banyak sekali artis laki laki yang berpenampilan bahkan berperan menjadi
perempuan. Bahkan public figure mempunyai peran yang besar karena
menjadi tontonan masyarakat, terutama bagi anak-anak . hal ini tentu
tidak baik bagi perkembangan anak anak dan generasi penerus di masa
mendatang. Pada hakikatnya, waria adalah manusia yang mempunyai
kedudukan setara dengan manusia yang lainya , yang mempunyai hak
untuk hidup, hak untuk bekerja, hak berinteraksi dengan semua orang dan
juga hak untuk beribadah. Di sisi lain, masyarakat indonesia merupakan
masyarakat timur yang menjunjung tinggi norma norma sosial, dan
aturan agama yang tidak serta merta menerima atau memperbolehkan
suatu ideologi, agama/kepercayaan dan kebudayaan yang dianggap
bertentangan.
Analisis dan berikanlah pendapat anda tentang fenomena transvestim
tersebut, berdasarkan
konsep hak asasi manusia ( HAM ) yang dianut
manusia.
Jawaban 1.
a pancasila sebagai dasar suebuah negara, pancasila sebagai ideologi bangsa
indonesia , sumber dari segala sumber hukum
b. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka :
1) Nilai Dasar o> Mengandung cita-cita,tujuan,serta nilai-nilai yang baik dan
benar
2) Nilai Instrumental o> Merupakan arahan,kebijakan,strategi serta lembaga

pelaksanaannya
3) Nilai Praksis o> Merupakan perwujudan,realitas dari nilai instrumental dalam
kehidupan sehari-hari,bermasyarakat,berbangsa dan bernegara
Keterbukaan ideologi Pancasila mengandung nilai-nilai sebagai berikut :
1. Nilai dasar, yaitu hakikat kelima sila Pancasila yang bersifat universal
sehingga didalamnya terkandung cita-cita, tujuan serta nilai-nilai yang
baik dan benar.
2. Nilai instrumental, yaitu penjabaran lebih lanjut dari nilai dasar ideologi
Pancasila.
3. Nilai praktis, yaitu merupakan realisasi nilai instrumental kedalam suatu
pengalaman nyata
Pancasila sebagai ideologi terbuka secara struktural memiliki 3 dimensi yaitu :
1. Dimensi idealisme, bahwa nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila
bersifat sistematis, rasional dan menyeluruh pada hakikatnya bersumber
pada filsafat Pancasila.
2. Dimensi normatif, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila perlu
dijabarkan dalam suatu sistem norma
3. Dimensi realitas, bahwa suatu ideologi harus mampu mencerminkan
realitas kehidupan yang berkembang dalam masyarakat.
Berdasarkan dimensi yang dimiliki oleh Pancasila sebagai ideologi terbuka, maka
ideologi Pancasila :
1. Tidak bersifat Utopis, yaitu hanya merupakan sistem ide-ide belaka yang
jauh dari kehidupan sehari-hari yang nyata.
2. Bukan merupakan suatu doktrin belaka yang bersifat tertutup.
3. Bukan merupakan suatu ideologi yang bersifat pragmatis, yang hanya
menekankan pada segi praktis belaka.
2. a. Konstisusi dalam arti sempit :Mengandung norma-norma hukum yang
membatasi kekuasaan yang ada dalam negara. Konstitusi dalam arti sempit
meliputi aspek hukum saja.
Konstitusi dalam arti luas : Bentuk pengaturan tentang berbagai aspek yang
mendasar dalam sebuah negara,baik aspek hukum maupun aspek lainnya
(aspek sosial maupun aspek filosofis) yang merupakan kesepakatan masyarakat
untuk diatur.
Contohnya undang-undang dasar 1945,yang bukan hanya sebagai dokumen
hukum ,melainkan juga mengandung aspek nonhukum,seperti pandangan
hidup,cita-cita moral,dasar filsafat,keyakinan religius,dan paham politik suatu
bangsa.

b. Karakteristik Negara Hukum Pancasila

Negara hukum Indonesia yang bersumber dari nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup
bangsa dan negara Indonesia memiliki karakteristik tersendiri. Karakteristik negara hukum
Pancasila, antara lain:
Hubungan antara pemerintah dan rakyat berdasarkan asas kerukunan.
Hubungan fungsional yang proposional antara kekuasaan-kekuasaan negara.
Penyelesaian sengketa melalui musyawarah dan peradilan merupakan sarana terakhir
Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
3. a. Asas ius sanguinis dan asas ius soli, berdasarkan kelahiran. Perkawinan,
asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat.naturalisasi(permohonan dan
istimewah). Masalah kewarganegaraan (bipatride, dwi patride, apatride)
1. Dalam Pengertian Luas Konstitusi adalah keseluruhan dari ketentuan- ketentuan dasar atau
hukum dasar (Droit Constitusionnel), baik yang tertulis maupun tidak tertulis atau campuran
keduanya.
2. Dalam Pengertian Sempit Konstitusi merupakan Piagam Dasar atau Undang-Undang Dasar (Loi
Constitusionnel), ialah suatu dokumen lengkap mengenai peraturan- peraturan dasar negara.