Anda di halaman 1dari 35

GINJAL

Oleh : Kelompok 5
Dea Indriana damayanti
Dewi Evariyanti
Herawati
Reni Wijayanti
Mutia Herza Febriana

PENGERTIAN GINJAL
Ginjal
adalah
organ
ekskresi dalam vertebrata
yang berbentuk mirip
kacang. Sebagai bagian
dari sistem urin, ginjal
berfungsi
menyaring
kotoran (terutama urea)
dari
darah
dan
membuangnya bersama
dengan air dalam bentuk
urin.

Anatomi Ginjal
Ginjal terletak dibagian belakang
abdomen atas, dibelakang peritonium
(retroperitoneal), didepan dua kosta
terakhir dan tiga otot-otot besar
(transversus
abdominis,
kuadratus
lumborum dan psoas mayor) di bawah
hati dan limpa.

Bentuknya seperti biji kacang, dengan


lekukan
yang
menghadap
ke
dalam. Jumlahnya ada 2 buah yaitu kiri
dan kanan, ginjal kiri lebih besar dari
ginjal kanan dan pada umumnya ginjal
laki-laki lebih panjang dari pada ginjal
wanita.

Fungsi Ginjal
memegang peranan penting dalam pengeluaran zat-zat
toksis atau racun,
mempertahankan keseimbangan cairan tubuh,
mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa
dari cairan tubuh, dan
mengeluarkan sisa-sisa metabolisme akhir dari protein
ureum, kreatinin dan amoniak.
Mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kesehatan
tulang.
Produksi hormon yang mengontrol tekanan darah.
Produksi Hormon Erythropoietin yang membantu
pembuatan sel darah merah.

Tahap Pembentukan Urine


Filtrasi Glomerular
Reabsorpsi
Sekresi

Beberapa penyakit ginjal


1. Glomerulonefritis
Glomerulonefritis adalah peradangan pada
glomerulus yaitu organ kecil di ginjal yang
berfungsi sebagai penyaring. Glomerulus
berfungsi membuang kelebihan cairan,
elektrolit dan limbah dari aliran darah dan
meneruskannya ke dalam urin.

gejala
Urin berwarna pink atau berwarna seperti
cola akibat sel darah merah masuk dalam urin
(hematuria)
Urin berbusa karena kelebihan protein
(proteinuria)
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Pembengkakan di wajah, tangan, kaki dan
perut
Kelelahan akibat anemia atau gagal ginjal

Pengobatan
Pengobatan tekanan darah tinggi
Pengobatan untuk penyebab yang mendasari
Terapi untuk gagal ginjal

2. Sindrom nefrotik
Sindrom nefrotik adalah kumpulan gejala
yang ditandai dengan proteinuria atau
terdapatnya protein dalam air seni (lebih
dari 3,5 gram per hari), kadar protein
darah yang rendah, kadar kolesterol
tinggi, trigliserida tinggi, dan adanya
pembengkakan, terutama di sekitar
mata, kaki, dan tangan

penyebab
Sindrom nefrotik disebabkan oleh
adanya kerusakan pada pembuluh
darah kapiler pada glomerulus ginjal
yang bekerja menyaring sampahsampah tubuh dan kelebihan air
pada darah dan mengirimkannya ke
kandung kemih sebagai urin.

Sindrom nefrotik dapat juga terjadi


karena berbagai penyakit. Pada
orang dewasa, penyebab paling
umum adalah nefropati diabetik
(suatu komplikasi penyakit diabetes)
dan nefropati membran.

Gejala sindrom nefrotik


Gejala yang paling
umum
adalah
terjadinya
pembengkakan

Pengobatan sindrom nefrotik


Mengontrol tekanan darah
Obat anti hipertensi seperti Angiotensin-converting
enzyme (ACE) inhibitor atau angiotensin receptor
blocker (ARB)
diet rendah garam

3. Gagal ginjal
Kurangnya cairan atau darah karena suatu hal
pada tubuh akan menyebabkan seseorang
mengalami gagal ginjal akut.
Gagal ginjal merupakan kondisi dimana ginjal
tidak dapat menjalankan fungsinya dengan
benar.

Gagal ginjal sendiri terbagi menjadi dua,


yakni gagal ginjal akut dan gagal ginjal
kronik.
Gagal ginjal kronik terjadi secara
perlahan-lahan, akhirnya menjadi berat
dan tidak bisa disembuhkan
Sedangkan gagal ginjal akut terjadi secara
tiba-tiba dan berat, namun masih dapat
disembuhkan.

Gejala gagal ginjal akut


Rasa haus berlebih.
Pusing saat mengubah posisi tubuh (ortostatik),
ini disebabkan karena penurunan tekanan darah
Denyut nadi cepat (>100x/menit).
Bibir kering.
Produksi keringat berkurang.
Nyeri pinggang.
Nyeri di daerah perut bawah

gejala
Anemia, dengan gejala lemah, letih, lesu.
Sesak napas
Penumpukan cairan tubuh sehingga menyebabkan
pembengkakan di seluruh bagian tubuh.
Beberapa gejala lain yang disebabkan keadaan
uremik (kadar urea dalam darah yang meningkat
urea) yaitu mual, muntah dan perubahan status
mental (ensefalopati), disertai ketidakseimbangan
elektrolit. Pemeriksaan USG ginjal dapat
membantu dalam mendiagnosis gagal ginjal
kronis.

Pengobatan Gagal Ginjal


memperbaiki aliran darah ke ginjal (prerenal),
menghentikan penggunaan obat-obatan yang
merusak ginjal (renal) atau mengangkat
sumbatan pada saluran kemih penderita
(postrenal)
proses cuci darah guna membuang zat-zat sisa
metabolisme yang menumpuk di dalam
tubuh.

Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk dari mineral


dan asam garam. Batu ginjal dapat
disebabkan oleh berbagai hal. Pada
skenario yang umum, batu ginjal
terbentuk ketika urin berkonsentrasi,
mineral
mengkristal
dan
menggumpal.

Gejala Penyakit Batu Ginjal


Nyeri yang parah pada sisi tubuh atau
punggung, di bawah pinggul
Nyeri yang menyebar ke bagian bawah tubuh
dan pangkal paha
Nyeri pada saat buang air kecil
Urin berwarna pink, merah atau coklat
Mual dan muntah
Sering buang air kecil
Demam dan menggigil saat infeksi terjadi

Penyebab
Batu ginjal terbentuk ketika komponen urin
cairan dan berbagai mineral dan asam- hilang
keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin anda
terdapat lebih banyak zat yang mengkristal,
seperti kalsium, oxalate dan uric acid, daripada
cairan. Pada saat yang sama, pada urin anda
terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal
sehingga terbentuk batu ginjal. Hal ini membuat
kondisi dimana batu ginjal lebih mungkin
terbentuk.

Jenis-jenis batu Ginjal

Batu Kalsium
Batu struvite
Batu uric acid
Batu cystine
Batu lainnya

5. Piolenefritis
merupakan infeksi bakteri piala ginjal, tubulus,
dan jaringan interstisial dari salah satu atau
kedua ginjal. Bakteri mencapai kandung kemih
melalui uretra dan naik ke ginjal. Meskipun
ginjal menerima 20% 25% curah jantung,
bakteri jarang mencapai ginjal melalui darah;
kasus penyebaran secara hematogen kurang
dari 3%.

Gejala

demam,
menggigil,
nyeri di punggung bagian bawah,
mual dan muntah.
Beberapa penderita menunjukkan gejala
infeksi saluran kemih bagian bawah, yaitu
sering berkemih dan nyeri ketika berkemih.

Bisa terjadi pembesaran salah satu atau kedua


ginjal.
Kadang otot perut berkontraksi kuat
Bisa terjadi kolik renalis, dimana penderita
merasakan nyeri hebat yang disebabkan oleh
kejang ureter.
Kejang bisa terjadi karena adanya iritasi akibat
infeksi atau karena lewatnya batu ginjal.

pengobatan
Terapi antibiotik untuk membunuh bakteri gram positif
maupun gram negatif.
Apabila pielonefritis kronisnya di sebabkan oleh
obstruksi
atau
refluks,
maka
diperlukan
penatalaksanaan spesifik untuk mengatasi masalhmasalah tersebut.
Di anjurkan untuk dering munum dan BAK sesuai
kebutuhan untuk membilas mikroorganisme yang
mungkin naik ke uretra, untuk wanita harus membilas
dari depan ke belakang untuk menghindari kontaminasi
lubang urethra oleh bakteri feces.

Batu saluran kemih


Batu di dalam saluran kemih (kalkulus
uriner) adalah massa keras seperti batu
yang terbentuk di sepanjang saluran
kemih dan bisa menyebabkan nyeri,
perdarahan, penyumbatan aliran kemih
atau infeksi.

penyebab
Banyak faktor yang berpengaruh untuk
timbulnya batu dalam saluran kemih, seperti:
kurang minum,
gangguan metabolisme.

Jenis batu menurut zat


pembentuknya :
Batu kalsium : paling sering ditemukan,
campuran kalsium dengan oksalat atau
kalsium dengan fosfat,sering dijumpai pada
vitamin D berlebihan,gangguan kel
paratiroid,kanker,penyakit ginjal
Batu asam urat : Gout arthritis Batu struvite :
amoniak urin tinggi/infeksi
Batu sistin : tingginya kadar sisitin urin

pengobatan
Minum banyak cairan membantu membuang
batu Kolik renalis : obat pereda nyeri
Alat gelombang ultrasonik Pembedahan :
batu asam urat besar
Antibiotik : batu struvit karena infeksi.

pencegahan

Minum banyak air (8-10 gelas sehari)


Minum air putih ketika bangun tidur
Jangan menahan kencing
Pola makan seimbang,
berolahraga,
menjaga berat badan tetap ideal.