Anda di halaman 1dari 2

BELT AND CHAIN

Pendahuluan
Jarak yang jauh antara dua buah poros sering tidak memungkinkan
transmisi langsung dengan roda gigi.Dalam hal demikian ,cara transmisi
putaran atau daya yang lain dapat diterapkan ,dimana sebuah sabuk luwes
atau rantai dibelitkan sekeliling puli pada poros.
Transmisi dengan elemen mesin dapat digolongkan atas; transmisi
sabuk, transmisi rantai dan transmisi kabel atau tali.
1. Transmisi sabuk (Belt)
Digunakan untuk mentransmisikan daya (power) dari suatu shaft ke
shaft yang lain pada puli yang berputar pada kecepatan tetap (sama)
atau pada kecepatan yang berbeda(berubah-ubah).
Besarnya daya (power) yang ditransmisikan tergantung atas
beberapa faktor berikut:
- Kecepatan dari sabuk
- Tension dari sabuk yang ditempatkan pada puli
- Busur lingkaran dari kontak antara sabuk dengan puli yang terkecil
Pemilihan penggerak sabuk
Berikut ini merupakan beberapa faktor penting untuk pemilihan
penggerak sabuk tergantung atas:
1) kecepatan dari driving dan driven shaft
2) perbandingan speed reduction
3) power atau daya yang ditransmisikan
4) centre distance antara shaft
5) shaft layout
6) space yang tersedia

Tipe dari transmisi sabuk

1) Light drives
Di gunakan untuk transmisi daya (power) yang kecil pada
kecepatan sabuk sampai dengan 10 m/s,seperti agricultural
machines dan small machine tools
2) Medim drives
Di gunakan untuk transmisi daya (power) yangsedang pada
kecepatan sabuk antara10 m/s 22 m/s,seperti machine tools
3) Heavy drives
Di gunakan untuk transmisi daya (power) yang besar pada
kecepatan sabuk diatas 22 m/s,seperti pada compressor dan
generator
Tipe sabuk

Flat belt

V- belt

Circular belt