Anda di halaman 1dari 6

DASAR TEORI

Kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan berbentuk seperti lilin yang diproduksi
oleh tubuh manusia, terutama di dalam lever (hati). Kolesterol terbentuk secara alamiah. Dari
segi ilmu kimia, kolesterol merupakan senyawa lemak kompleks yang dihasilkan oleh tubuh
dengan bermacam-macam fungsi, antara lain untuk membuat hormon seks,

hormon

korteks

adrenal, vitamin D, dan untuk membuat garam empedu yang membantu usus untuk menyerap
lemak. Jadi, bila takarannya pasatau normal, kolesterol adalah lemak yang berperan penting
dalam tubuh. Namun, jika terlalu banyak, kolesterol dalam aliran darah justru berbahaya bagi
tubuh (Nilawati, 2008).
Kolesterol merupakan sterol yang paling banyak terdapat dalam badan manusia, terutama
pada otak, jaringan syaraf, cairan empedu dan darah. Senyawa ini merupakan penyusun utama
batu empedu. Kolestrol banyak dijumpai pada lemak binatang, tetapi tidak pernah ditemukan
pada lemak tumbuhan. Tumbuhan mempunyai sterol yang disebut fitosterol.Kolesterol
merupakan senyawa yang memiliki inti empat cincinsiklopentano -fenantren. Termasuk lemak
dengan daya larut yang sangat keci ldalam air. Kadarnya dalam plasma darah 150-200mg/ml,
sekitar 2x kadar glukosadarah. Dalam plasma darah 30% berikatan dengan lipoprotein yang
mampu menambah daya larutnya dalam darah. Sebanyak 70% lagi kolesterol darah
berada berupa kolesterol ester. Kolesterol juga banyak terdapat dalam empedu, dengan

kadar

390mg/100ml. Kolesterol tidak larut dalam air tetapi dapat diekstraksi dari jaringan
dengan kloroform, eter, benzena dan alkohol panas. Kolesterol termasuk senyawa steroida
dengan rumus C27H45OH.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, kelebihan kolesterol akan menyebabkan zat tersebut
bereaksi dengan zat-zat lain dalam tubuh danakan mengendap dalam pembuluh darah arteri. Hal
yang akan terjadiselanjutnya adalah penyempitan dan pengerasan pembuluh darah (lazimdikenal
sebagai atherosklerosis) hingga penyumbatan dan pemblokiranaliran darah (atherosklerosis).
Akibatnya, jumlah suplai darah ke jantung berkurang, terjadi sakit atau nyeri dada yang disebut
angina, bahkan dapatmenjurus ke serangan jantung (Nilawati, 2008).

Fungsi Lemak dan Akibat Kelebihan Kolesterol di Dalam Darah

Lemak

juga

dibutuhkan

tubuh

terutama

dalam

proses

produksi berbagai macam hormon, sebagai pembungkus jaringan saraf (mielin),

melapisi

membran sel, prekursor prostaglandin dan merupakan pelarut vitamin (A, D, E, dan K). Pada
anak-anak, lemak, kolesterol danderivatnya sangat dibutuhkan bagi perkembangan sel-sel
otaknya dan halini yang akan menentukan tingkat kecerdasannya kelak di kemudian hari
(Dalimartha, 2008).
Seperti dikemukakan sebelumnya, kolesterol hanya didapat dar imakanan yang berasal
dari hewan dan trigliserida berasal dari karbohidrat. Namun, hati pun bisa membentuk kolesterol
dan trigliserida

dari

makananyang

mengandung

karbohidrat serta

lemak jenuh

seperti

daging, margarin,mentega, keju, minyak sawit, dan minyak kelapa (Dalimartha, 2008).Saat ini
kelebihan kolesterol menjadi momok yang sangat ditakutiorang karena sebagai salah satu faktor
penyempitan pembuluh darah yangdinamakan aterosklerosis, yaitu suatu proses pengapuran dan
pengerasandinding pembuluh darah, terutama di jantung, otak, ginjal, dan mata. Padaotak,
aterosklerosis menyebabkan stroke, sedangkan pada jantungmenyebabkan penyakit jantung
koroner (PJK) (Dalimartha, 2008).
Setiap orang memiliki kolesterol di dalam darahnya, di mana 80%diproduksi oleh tubuh
sendiri dan 20% berasal dari makanan. Kolesterol yangdiproduksi terdiri atas 2 jenis yaitu

Kolesterol LDL, adalah kolesterol jahat, yang bila jumlahnya berlebih didalam
darah akan diendapkan pada dinding pembuluh darah membentuk bekuan yang
dapat menyumbat pembulun darah.

Kolesterol HDL, adalah kolesterol baik, yang mempunyai fungsimembersihkan


pembuluh darah dari kolesterol LDL yang berlebihan.Kadar kolesterol HDL yang
tinggi merupakan suatu tanda yang baiksepanjang kolesterol LDL kurang dari 150
mg/dl.

Kolesterol adalah suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadiLDL, HDL, total
kolesterol dan trigliserida. Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti
kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh
kitadisamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Lemak merupakan
salah

satu

sumber

energi

yang

memberikan

kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya

lemak

atau

khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama
untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar
pembentukan hormon-hormon steroid. Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal
diproduksi

sendiri

oleh

tubuh

dalam

jumlah

yang

tepat.

Tetapi

ia bisa meningkat jumlahnya karena asupan makanan yang berasal darilemak hewani, telur dan
yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood). Kolesterol dalam tubuh yang berlebihan akan
tertimbun di dalam dinding pembuluh darah dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut
aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah.Kondisi ini merupakan cikal
bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke(Indica, 2010).
Dari

hati,

kolesterol

diangkut

oleh

lipoprotein

yang

bernama

LDL

( Low Density Lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yangmemerlukan, termasuk ke sel otot
jantung,

otak

dan

lain-lain

dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kelebihan kolesterol akan diangkut

agar
kembali

oleh

lipoprotein yang disebut HDL (High Density Lipoprotein )untuk dibawa kembali ke hati yang
selanjutnya akan diuraikan laludibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam (cairan)
empedu. LDLmengandung lebih banyak lemak daripada HDL sehingga ia akanmengambang di
dalam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalahApo-B (apolipoprotein-B). LDL
dianggap sebagai lemak yang "jahat"karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di
dinding pembuluhdarah. Sebaliknya, HDL disebut sebagai lemak yang "baik" karena
dalamoperasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluhdarah dengan
mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yangmembentuk HDL adalah Apo-A
(apolipoprotein). HDL ini mempunyaikandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan
tinggi sehinggalebih berat (Parker, 2010).
Sifat
Kolesterol memiliki kelarutan yang sangat rendah dalam air, dankarena itu tidak dapat
melakukan perjalanan secara bebas alamdarah. Sebaliknya ia diangkut dalam aliran darah
olehlipoprotein- berbasis protein "koper" lemak dengan kolesterol luar bantalan larut air dan
lemak

lainnya

di

dalam.

Lipoprotein

mengidentifikasi

yang protein mereka membawa pada permukaan mereka, dan liproteiner kolesterol

sepanjang
berbagai

transportasi

dari

tujuan

yang

berbeda

untuk

target

yang berbeda

(Skiver,

2008).Para lipoprotein terbesar adalah yang membawa lemak dari mukosadalam ususke hati, dan
disebutkilomikron. Kilomikrontransportasi terutamatrigliseridadan kolesterol, baik ketika
kolesteroldiekstraksi dari makanan dan ketika diekskresikan dalamempedu. Darihati kemudian
dilepaskanLDL partikel, yang membawa trigliserida dankolesterol ke sel-sel tubuh.HDLkontras
membawa kolesterol dari jaringantubuh ke hati, di tempat yang dapat dikeluarkan. Baik LDL
danHDL dapat dibagi lagi menjadi bentuk yang lebih kecil dan ukuran(Skiver, 2008).
Sumber Kolesterol
Jumlah terbesar kolesterol dalam tubuh manusia disintesis dari asetil koenzim A di banyak jenis
sel dan jaringan. Sekitar 20-25%dari produksi harian, biasanya sekitar 1 gram per hari, terjadi di
dalamhati. organ lain yang mensintesis kolesterol adalah usus,kelenjar adrenal dan alat kelamin.
Seorang pria yang memiliki berat 70 kilogram,yang umumnya sekitar 25 gram kolesterol dalam
tubuh, dan mungkinsetiap hari di 200-250 miligram melalui diet. Sekitar 1,2-1,3 miligramuntuk
memasuki usus, di mana sekitar setengah diserap ke dalamdarah. Anda melakukannya dengan
baik bahkan jika Anda tidak menerima kolesterol melalui diet, ketika sel-sel kekebalan tubuh
sendiri dapatmenghasilkan semua kolesterol yang mereka butuhkan (Macnair, 2007).
Ekskresi Kolesterol
Kolesterol

dikeluarkan

darihatike

dalamempedu.Beberapaempedu

dengankotoran,tetapi

meninggalkan

beberapadikembalikan

tubuh
lagi

melaluiusus. Jika kolesterol menumpuk dalamkonsentrasi tinggi, sepertikandung empedu, itu


mengkristal.

kolesterolmengkristal,

dan

merupakan

salah

satu

unsur

utama

dari

jenis batuempeduyang paling umum (Macnair, 2007).


Penyebab Tingginya Kolesterol
Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan sumber kolesterol(seperti makanan berminyak,
bersantan, makanan fast food), alkohol dangula yang berlebihan (Indica, 2010).
Fungsi Kolesterol
Tubuh kita menggunakan kolesterol untuk membuat:
Hormon seks, sangat penting bagi perkembangan dan fungsi organ seksual.

Hormon korteks adrenal,m penting untuk metabolisme dan keseimbangan garam dalam tubuh.
Vitamin D, penting dalam penyerapan Ca.
Garam empedu, membantu usus menyerap lemak.
Membran sel dan lapisan luar lipoprotein

Pengukuran Kadar Kolesterol


Enzimatis Kolorimetri (CHOD-PAP). Sebelumnya dengan metode ini trigliserida akan
dihidrolisadengan enzimatis menjadi gliserol dan asam bebas. Dengan lipase khusus akan
membentuk kompleks warna yang dapat diukurkadarnya menggunakan spektrofotometer.
Pemeriksaan kadar kolesterol dengan metode CHOD-PAP
Prinsip: kolesterol dan ester-esternya dibebaskan dari lipoprotein oleh detergent.
Kolesterolesterase menghidrolisa ester-ester tersebut dan H2O2 dibentuk dari kolesterol dalam
proses oksidasi enzimarik oleh kolesterol oksidase.H2O2 bereaksi dengan 4-amino-antipyrin dan
phenol

dengan

katalisator

peroksidase membentuk quinonimine yang berwarna. Absorbansi warna ini sebanding dengan
kolesterol dalam sample.
Reaksi:Ester kolesterol + H2O Kolesterol Esterase Kolesterol + RCOOH
Kolesterol + O2 Kolesterol Oksidase Kolestenon + H2O2
2 H2O2 + fenol + 4-aminofenazon POD 4-(p-benzokinonmonoimino)-fenazon + 4 H2O (Putri,
2010).

Daftar Pustaka
Dalimartha, S. 2008. 36 Resep Tumbuhan Obat Untuk Menurunkan Kolesterol .Penerbit Niaga
Swadaya. Jakarta.

Indica.

2010.

Kolesterol.

Online.

http://www.farmasiku.com/index.php?targe

t=categories&category_id=194. Diakses pada 11 September 2014.


Macnair,

T.

2007.

Cholesterol.

Online.

http://www.bbc.co.uk/health/physical_health/conditions/cholesterol1.shtml. Diakses pada 11


September 2014.
Nilawati, S. 2008. Care Yourself Kolesterol . Penerbit Penebar Plus. Jakarta.
Parker,

T.

2010.

Cholesterol.

Online.

http://health.nytimes.com/health/guides/nutrition/cholesterol/overview.html. Diakses pada 11


September 2014.
Putri, Astari. 2010. Laporan Kimia Klinik Penentuan Kadar Kolesterol Metode CHOD-PAP.
Download.http://www.academia.edu/4897393/LAPORAN_PRAKTIKUM_KIMIA_KLINIK_P
ENENTUAN_KADAR_KOLESTEROL_METODE_CHODPAP_?login=&email_was_taken=true. Diakses tanggal 11 September 2014.
Skriver, M . 2008. Crash Cours in Cholesterol. Online. http://www.kostdoktorn.se/ kolesterol.
Diakses tanggal 11 September 2014.