Anda di halaman 1dari 11

Kata Pengantar

Bismillahirrahmanirrahim,
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena hanya dengan Rahmat
dan InayahNya penyusun dapat mennyelesaikan MAKALAH yang berjudul Pengertian dan
Perbedaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah
Adapun penulisan ini di susun sebagai salah satu tugas untuk mendapat nilai yang layak
dan untuk mengembangkan daya pikir masyarakat, agar dapat mengerti dan memahami apa arti
sesungguhnya ilmu, dan mengutamakan ilmu sebagai salah satu kebutuhan hidup di dunia maupun di akhirat kelak serta untuk kebutuhan di masa yang akan datang.
Hasil kajian ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran sangat di perlukan untuk perbaikan dan kesempurnaan dan mendapatkan hasil yang objektif.
Akhirnya penysun berharap semoga memberi manfaat bagi penyusun, dan semua fihak
yang berkepentingan dengan permasalahan yang dibahas ini.Amin.

Bandung,7 Agustus 2012

Penyusun
i

BAB I
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang
Kaum Muslimin pada umumnya dan orang yang beriman pada khususnya
mempunyai pedoman dan undang-undang yang diberikan oleh Allah kepada merek, yaitu
berupa kitab suci Al-Quran. Semua yg tersurat dan tersirat didalam Al-Quran bila kita
kaji, pahami, dan kita terima dengan ikhlas, maka hidup kita akan terasa lapang dan menyenangkan walaupun kadang kala kita menghadapi kesulitan hidup. Dengan petunjuk
Al-Quran yang kita amalkan, Insya allah, kita akan dapat terangkat ke puncak keagungan dan kesempurnaan. Adapun latar belakang penulisan makalah yang berjudul
Pengertian dan Perbedaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah, diantaranya :

1.2

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Al-Quran dan Ilmu tafsir.

Mengetahui pengertian dan perbedaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah.

Rumusan Masalah
Dengan mengkaji beberapa literatur, ditemukan beberapa masalah yang perlu
dicari pemecahannya, antara lain :

1.3

Pengertian Tafsir, Tawil, dan Terjemah?

Perbedaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah?

Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan makalah yang berjudul Pengertian dan Perbedaan Tafsir,
Tawil, dan Terjemah, antara lain :

Mengetahui pengertian Tafsir, Tawil, dan Terjemah.

Mengetahui perbedaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah.

BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian Tafsir, Tawil dan Terjemah

2.1

Al-Quranul karim adalah kitab Allah yang di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW,
mengandung hal-hal yang berhubungan dengan keimanan,kisah-kisah, ilmupengetahuan peraturan-peraturan yang mengatur tingkah laku dan tata cara hidup manusia.
a. Pengertian Tafsir
Tafsir dalam pengertian menurut bahasa , ialah idlah dan tabyin yaitu menjelaskan (menerangkan). Makna inilah yang kita berikan terhadap kalimat tafsir dalam ayat 33 surat Al-Furqan

33. tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya

Tafsir adalah ilmu untuk memahami kitab Allah yang di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, menerangkan makna-makna nya serta mengaluarkan hukum dan hikmah-hikmah nya.
Pengertian tafsir menurut istilah, banyak pendapat yang mengungkapkannya, sehingga
dapat di simpulkan menjadi dua,yaitu :

Pengertian tafsir dalam arti sempit:menerangkan lafadz lafal ayat dan Irob nya serta
menerangkan segi-segi sastra susunan Al-Quran dan isyarat-isyaran ilmiah nya.

Pengeritan tafsir dalam arti luas :serta Allah di dalam mensyarimenjelaskan petunjukpetunjuk Al-Quran dan ajaran-ajaran hukum serta Allah di dalam mensyariatkan
hukum-hukum kepada manusia dengan cara yang menarik hati, membuka jiwa, dan
mendorong unari pembicaraan teks Al-Quran untuk mengikuti petunjuk-petunjuk nya.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa tafsir pada dasarnya adalah rangkaian penjelasan dari pembicaraan teks Al-Quran atau penjelasan lebih lanjut tentang ayat-ayat Al-Quran oleh seorang musafir.

b. Pengertian tawil
Kata tawil berasala dari kata al-awl yang berarti kembali (ar-ruju) atau dari kata al ma
yang artinya tempat kembali (al mashir) dan al aqibah yang berarti kesudahan.Ada yang
menduga bahwa kata ini berasal dari al-iyalah yang berarti mengatur (al-siyasah). Di antarafirman Allah SWT yang menerangkan kata tawil ialah surat Al-Imran ayat 7 :

7. Dia-lah yang menurunkan Al kitab (Al Quran) kepada kamu. di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat,
Itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya
condong kepada kesesatan, Maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk
menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, Padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah.dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat,
semuanya itu dari sisi Tuhan kami." dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang
yang berakal.

Menurut istilah tawil memiliki dua makna atau pengertian :


1. Tawil kalam dengan arti suatu makna yang menjadi tempat kembali perkataan, pembicaraan, atau suatu makna yang kepadanya suatu kalam dikembalikan. Tawil kalam ada
dua macam insya dan ikhbar. Insya adalah amr.

3
a. Tawil al amr, perwakilan pada perbuatan yang diperintahkan.
b. Tawil al-ikhbar, penawilan pada esensi berita yang benar benar terjadi.
Tawil kalam pada penafsirannya dan menjelaskan maknanya.Pengertian inilah yang di
maksud Ibnu Jarir dalam tafsirnya.
Muhammda Husyain Al-Dzahabi mengemukakan, menurut pandangan salaf tawil memiliki dua pengertian juga, yaitu :

Tawil adalah menjelaskan suru pembicaraan (teks) atau menerangkan maknanya


tanpa mempersoalkan apakah penjelasan dan keterangan itu sesuai dengan yang
tersurat atau tidak.

Tawil adalah substansi yang dimaksud dari sebuah pembicaraan itu sendiri (nafs
al-mufrad bi al-kalam) kalau pembicaraan itu berupa tuntutan, maka tawil nya
adalah perbuatan yang dituntut oleh tawil itu sendiri. Jika pembicaraan itu berupa berita, maka tawli nya subtabsi dari sesuatu yang di informasikan

Jika penjelasan tersebut diamati dengan seksama, maka pertama dan kedua sangat berbeda, maka yang memandang tawil identik dengan benar dengan tafsir, sehingga dengan
demikian maka tawil berwujud pada pemahaman yang bersifat dzimmi ( penalaran) selain lafal
(teks). Sedangkan makna tafsir yamg kedua semata semata hakikat sesuatu yang terdapat di balik
(di lura ) sesuatu itu sendiri .
Sedangkan menurut ulama khalaf ( kontemporer) yang di dukung oleh ulama puqaha (
ahli fiqih) , muttakallim (para teolog) dan ahli hadist mengartikan bahwa tawil sebagai pengalihan lapaz diri makna yang kuat (rajih )kepada makna yang lain yang dikuatkan atau dianggap
kuat (marjuh) karena ada dalil yang mendukung.

c. Pengertian Terjemah
Menurut etimologi bahasa kata terjemah berasal dari bahasa arab, tarjama yang berarti
menafsirkan dan menerangkan dengan bahasa yang lain (fassara wa syaraha bi lisanin akhar),

kemudian kemasukan tamarbutah menjadi al-tarjamatun yang artinya pemindahan atau penyalinan dari suatu bahasa ke bahasa lain (naql min lighatin ila ukhra).

4
Allah telah menurunkan kitabnya kepada seluruh mahluk untuk menjadi sumber petunjuk
dan bimbingan untuk meraih kebahagiaan bagi mereka. Seperti dalam firman Allah dalam alQuran surat Isra ayat 9 :

Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih Lurus dan memberi khabar gembira
kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,

Menurut terminology istilah kata terjemah bias dibagi menjadi dua bagian :
1. Terjemah Harfiah, yaitu mengalihkan lafadz-lafadz dari suatu bahasa ke lafadz-lafadz
yang serupa dari bahasa lain demikian rupa sehingga susunan dan tertib bahasa kedua
sesuai dengan susunan dan tertib bahasa pertama.
2. Terjemah Tafsiriyah yaitu menjelaskan makna pembicaraan dengan bahasa lain tanpa
terikat dengan tertib kata kata bahasa asal atau tanpa memperkaitkan susunan kalimatnya.

2.2

Persamaan dan perbedaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah


a. Persamaan dan perbedaan diantara ketiganya.
Dari beberapa penjelasan yang telah penulis paparkan tentang definisi tafsir,
tawil, dan terjemah dapat diketahui bahwa antara ketiganya ada persamaan dan juga ada
perbedaan.
1. Persamaan tafsir, tawil, dan terjemah.
a. Ketiganya menerangkan makna ayat-ayat Al-Quran.
b. Ketiganya sebagai sarana untuk memahami Al-Quran

2. Perbedaan Tafsir Tawil dan Terjemaah


a. Tafsir
-

Tafsir menjelaskan makna ayat yang kadang-kadang dengan panjang lebar,


lengkap dengan penjelasan hokum-hukum dan hikmah yang dapat di ambil dari
ayat itu dan seringkali disertai dengan kesimpulan kandungan ayat-ayat tersebut.

Tafsir jelas di dalam kitabullah atau tertentu (pasti) dalam sunnah yang sahih karena maknanya sudah jelas.

Tafsir lebih banyak digunakan untuk menerangkan lafaz-lafaz dan mufrodat


(kosakata).

b. Tawil
-

Mengalihkan lafadz-lafadz ayat Al-Quran dari arti yang lahir dan rajah kepada
arti lain yang samar dan marjuh.

Tawil adalah esensi sesuatu yang berada dalam realita (bukan dalam pikiran).

Tawil adalah apa yang disimpulkan ulama.

Tawil lebih banyak dipakai dalam (menjelaskan) makna dan susunan kalimat.

c. Terjemah
-

Hanya mengubah kata-kata dari bahsa arab ke dalam bahasa lain tanpa memberikan penjelasan arti kandungan scara panjang lebar dan tidak menyimpulkan
dari isi kandungannnya.

Pada terjemah terjadi perpindahan bahasa ddengan kata tidak ada lagi bahasa pertama yang melekat pada bahasa terjemah, tidak demiikian halnya dengan tafsir.
Tafsir selalu ada keterkaitan dengan bahasa aslinya.

BAB III
PENUTUP
3.1

Kesimpulan
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa :

a. Pengertian Tafsir, Tawil, dan Terjemah adalah :


-

Tafsir dalam pengertian menurut bahasa , ialah idlah dan tabyin yaitu menjelaskan
(menerangkan). Tafsir adalah ilmu untuk memahami kitab Allah yang di turunkan
kepada Nabi Muhammad SAW, menerangkan makna-makna nya serta mengaluarkan hukum dan hikmah-hikmah nya.

Kata tawil berasal dari kata al-awl yang berarti kembali (ar-ruju) atau dari kata al
ma yang artinya tempat kembali (al mashir) dan al aqibah yang berarti kesudahan. Ada yang menduga bahwa kata ini berasal dari al-iyalah yang berarti
mengatur (al-siyasah).

Menurut etimologi bahasa kata terjemah berasal dari bahasa arab, tarjama yang
berarti menafsirkan dan menerangkan dengan bahasa yang lain (fassara wa syaraha bi lisanin akhar), kemudian kemasukan tamarbutah menjadi al-tarjamatun
yang artinya pemindahan atau penyalinan dari suatu bahasa ke bahasa lain (naql
min lighatin ila ukhra).

b. Perbedaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah adalah :


-

Tafsir lebih banyak digunakan untuk menerangkan lafaz-lafaz dan mufrodat


(kosakata).

Tawil adalah esensi sesuatu yang berada dalam realita (bukan dalam pikiran).

Pada terjemah terjadi perpindahan bahasa dengan kata tidak ada lagi bahasa pertama yang melekat pada bahasa terjemah, tidak demiikian halnya dengan tafsir.
Tafsir selalu ada keterkaitan dengan bahasa aslinya.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.......i
DAFTAR ISI...ii
BAB 1

PENDAHULUAN...1
1.1 Latar Belakang Masalah.......1
1.2 Rumusan Masalah..1
1.3 Tujuan Penulisan1

BAB II

PEMBAHASAN..2
2.1 Pengertian Tafsir, Tawil, dan Terjemah...2
2.2 Perbedaan dan persamaan Tafsir, Tawil, dan Terjemah.....5

BAB III

PENUTUP...7
3.1 Kesimpulan....7

DAFTAR PUSTAKA..8

ii

Daftar Pustaka
Ash-Shaabuuniy Muhammad Ali, 2009, Studi Ilmu Al-Quran, Bandung : CV Pusaka Setia
As Shiddieay M Hasbi, 1993, Ilmu-ilmu Al-Quran, Jakarta : PT Bulan Bintang
http://www.google.com, 2012, pengertian dan perbedaan tafsir, tawil, dan terjemah (diakses 6
Agustus 2012)