Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MAKALAH

HAKEKAT ILMU ADMINISTRASI

OLEH:

INDAH RAMADHANI
1192040093

JURUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2011

HAKIKAT ILMU ADMINISTRASI


1. ADMINISTRASI SEBAGAI ILMU (SCIENCE)
Sebagai ilmu pengetahuan administrasi merupakan suatu fenomena masyarakat yang
baru, karena baru timbul sebagai sebagai suatu cabang dari pada ilmu-ilmu sosial termasuk
perkembangan di indonesia. Sekalipun ilmu administrasi baru berkembang di indonesia,
dengan membawa prinsip-prinsip yang universal, akan tetapi dalam praktiknya harus di
sesuaikan dengan kondisi indonesia dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempunyai
pengaruh (impact) terhadap perkembangan ilmu administrasi sebagai suatu disiplin ilmiah
yang berdiri sendiri.

Pengembangan di bidang administrasi dalam rangka peningkatan kemampuan


administratif (administrativ capability), bukan saja di peruntukan dalam lingkungan
pemerintah saja, tetapi juga bagi organisasi-organisasi swasta, terutama dalam rangka
pelaksanaan pembangunan nasional. Administrasi sebagai ilmu pengetahuan termasuk
kelompok appilied sciences karena pemanfaatannya hanya ada apabila prinsip-prinsip,
rumus-rumus dan dalil-dalilnya di terapkan mutu berbagai kehidupan berbangsa dan
bernegara.

2. ADMINISTRASI SEBAGAI SENI


Pada hakekatnya timbul bersama-sama dengan timbulnya peradaban manusia. Jelasnya
semenjak manusia telah berbudaya, yaitu dengan mengembangkan ciptanya/akal pikirannya,
rasanya/seninya, karsanya/kehendaknya dan adanya kerja sama antara 2 orang atau lebih
telah merupakan unsur-unsur administrasi dalam kehidupan bersama/bermasyarakat. Oleh
karena itu administrasi sebagai suatu seni sesungguhnya bukan merupakan hal yang baru,
karena dengan adanya 2 manusia yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu, disana
sudah terdapat administrasi, yaitu administrasi dalam praktek. Herbert A.Simon, misalnya,
pernah mengatakan bahwa apabila ada 2 orang yang bekerjasama untuk menggulingkan
sebuah batu yang tidak dapat digulingkan hanya oleh satu orang di antara mereka, di sana
telah terdapat administrasi.
Administrasi sebagai seni adalah suatu proses yang diketahui hanya permulaan dari suatu
kegiatan sedang kapan berakhirnya kegiatan itu sendiri tidak diketahui. Administrasi sebagai
proses kerja sama bukan merupakan hal yang baru karena ia telah timbul bersama-sama

dengan timbulnya peradaban manusia. Tegasnya, administrasi sebagai "seni" merupakan


suatu

social

phenomenon.

Sampai dengan tahun 1886, manusia hanya mengenal administrasi sebagai seni. Kemudian,
pada tahun 1886 itu timbullah suatu ilmu baru, yang sekarang ini dikenal dengan Ilmu
Administrasi yang objek studinya tidak termasuk objek studi ilmu-ilmu yang lain. Ilmu
Administrasi telah pula memiliki metode analisisnya sendiri, sistematikanya sendiri, prinsipprinsip,

dalil-dalil

serta

rumus-rumusnya

sendiri.

Sekarang ini administrasi dikenal sebagai suatu artistic science karena di dalam penerapannya
"seninya" masih tetap memegang peranan yang menentukan. Sebaliknya seni Administrasi
dikenal sebagai suatu scientific art karena seni itu sudah didasarkan atas sekelompok prinsipprinsip yang telah teruji "kebenarannya".

3. ADMINISTRASI SEBAGAI ILMU (SCIENCE) DAN SENI (ART)


Administrasi sebagai ilmu pengetahuan (science) baru berkembang sejak akhir abad
yang lalu (abad XIX), tetapi adminitrasi sebagai suatu seni (art) atau administrasi dalam
praktik, timbul bersamaan dengan timbulnya peradaban manusia. Sebagai ilmu pengetahuan,
administrasi merupakan suatu fenomena masyarakat yang baru, karena baru timbul sebagai
suatu cabang dari Ilmu-ilmu Sosial, termasuk perkembangannya di Indonesia. Sekalipun
administrasi sebagai ilmu pengetahuan baru berkembang di Indonesia, dengan membawa
prinsip-prinsip yang universal, akan tetapi dalam prakteknya harus disesuaikan dengan situasi
dan kondisi Indonesia dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempunyai pengaruh
(impact) terhadap perkembangan ilmu administrasi sebagai suatu disiplin ilmiah yang berdiri
sendiri.
Pengembangan di bidang administrasi dalam rangka peningkatan kemampuan
administratif (administrative capability), bukan saja diperuntukkan dalam lingkungan
pemerintahan saja, tetapi juga bagi organisasi-organisasi swasta, terutama dalam rangka
pelaksanaan pembangunan nasional.
Administrasi sebagai ilmu pengetahuan termasuk kelompok "applied sciences",
karena manfaatnya hanya ada apabila prinsip-prinsip, rumus-rumus dan dalil-dalilnya

diterapkan untuk meningkatkan mutu berbagai kehidupan bangsa dan negara. Sedangkan
adaministrasi dalam praktek atau sebagai suatu seni pada jaman modern ini merupakan proses
kegiatan yang perlu dikembangkan secara terus menerus, agar administrasi sebagai suatu
sarana untuk mencapai tujuan benar-benar dapat berperan seperti yang diharapkan. Siagian
(1989) mengungkapkan Administrasi sebagai proses kerja sama bukan merupakan hal yang
baru karena ia timbul bersama-sama dengan timbulnya peradaban manusia. Tegasnya,
administrasi sebagai seni merupakan social phenomenon.

4. ADMINISTRASI DALAM BIDANG PROFESI


Dalam proses tinggal landas pembangunan akan terjadi transformasi nilai-nilai dalam
masyarakat, dari masyarakat agraris ke masyarakat industri yang serba mengglobal, batasbatas negara hanya sekedar batas geografis saja. Sistem informasi akan dapat menembus
batas geografis, informasi dari suatu tempat akan dengan cepat menjadi informasi yang
mendunia. Keadaan demikian tidak dapat dihindari lagi, harus segera diikuti dengan
perkembangan yang inovatif dibidang pelayanan administrasi. Pada dasarnya unsur administrasi adalah melayani kebutuhan masyarakat, masyarakat yang maju dengan pesat harus dapat
diantisipasi oleh unsur pelayanan publik. Hanya dengan pembangunan administrasi yang berwawasan global akan mampu mengimbangi gerak kemajuan masyarakat di segala bidang.
Karena masyarakat yang dilayani bukan hanya masyarakat domestik saja, tetapi juga
masyarakat dunia.
Administrasi

itu

berkaitan

dengan

penataan

organisasi

[misalnya:

organisasi

negara/perusahaan]. Maka, mereka yang belajar administrasi secara keimuan diharapkan


mampu menerapkan ilmunya sesuai dengan profesi yang mungkin diemban, yaitu: sebagai
administratur & aparatur negara/perusahaan.

5. SIFAT ILMU ADMINISTRASI


Ilmu administrasi sebagai cabang disiplin ilmu pengetahuan yang saat ini cukup
mantap dan membawa pengaruh besar terhadap pola kehidupan sehari-hari senantiasa
tumbuh berkembang mengikuti perkembangan zaman.
Dengan beberapa sifat inilah membawa tujuan yang telah ditentukan menemukan
cara yang lebih efisien dan efektif. Sifat ilmu administrasi yaitu :

Netral dalam arti ilmu administrasi tidak mengandung nilai yang baik maupun
yang buruk, sehingga dapat diterapkan untuk mengatasi bagaimana menyikapi
permasalahan yang bertujuan baik atau buruk.

Fleksibel dalam arti ilmu administrasi berkaitan dengan individu yang dinamis,
sehingga tidak mencantumkan dalil yang eksak/pasti seperti ilmu matematika atau
ilmu alam.

KESIMPULAN
Pengembangan di bidang administrasi dalam rangka peningkatan kemampuan
administratif (administrative capability), bukansaja di peruntukkan dalam lingkungan
pemerintahan saja, tetapi juga bagi organisasi-organisasi swasta, terutama dalam rangka
pelaksanaan pembangunan nasional.
Administrasi sebagai ilmu pengetahuan termasuk kelompok appiliend sciences,
karena kemanfaatannya hanya ada apabila prinsip-prinsip, rumus-rumus dan dalil-dalilnya
diterapkan untuk meningkatkan mutu berbagai kehidipan bangsa dan negara.