Anda di halaman 1dari 17

ASKEP ANAK DG DIARE

PENGERTIAN
1. BAB dengan konsistensi
encer dan Frek Banyak dari
biasanya : Neonatus > 4
x dan Bayi dan anak > 3 X (
AH Markum 91 )
2. Defikasi encer > 3 x / hari
dengan / tanpa darah, lendir
dl tinja ( Suharyono, 88 )

3. Penyakit yang ditandai dengan


bertambahnya frek.bab > 3 x /
hr, encer, dpt berwarna hijau
campur lendir dan darah / lendir
saja ( Ngastiah, 97 )
4. Kehilangan cairan dan elektyrolit
scr berlebihan dg Frek. 1 / > bab
dg bentuk tinja encer / cair ( Rita
Y, 2000 )

ETIOLOGI
1. Faktor Infeksi
@ Enteral : Sal Pencernaan Bakteri,
Virus, Parasit
@ Parenteral : Inf di luar sal
pencernaan Otitis Media,
Tonsilitis, BP, Encepalitis
2. Faktor Malabsorbsi KH, Lemak,Protein
3. Faktor Makanan basi, beracun, alergi
thd makanan, makanan kedaluarsa
4. Faktor Psikologis Takut dan cemas
5. lingkungn

Infeksi

Patofisiologi

Psikologis
Cemas takut

Dalam Usus

Saraf Otonum

Toxin
Diare

R/ Sekresi usus

Motilitas Usus

Air + Elektrolit meningkat

Hiperperistaltik

Hiperperistaltik

Air + Elektrolit Dl Usus meningkat


Pergeseran air + Elektrolit Ke dl Usus
Tekanan Osmotik
Tdk dpt diserap O/ Usus
Makanan & Malabsorbsi

Gejala dan tanda

Pucat, Lemah, Turgor Kulit


Mual muntah, Anoreksia,
mukosa kering
Nadi, Resp Meningkat
Ubun-ubun dan mata Cekung
Kram Abdomen

Dehidrasi menurut Ashwill + Droske


1997

Dehidrasi Ringan : BB Menurun


3 5 %, Vol. Cairan yg hilang
50ml/kg
Dehidrasi Sedang : BB Menurun
5 9%, Vol. Cairan yg hilang 50
90 ml/kg
Dehidrasi Berat : BB Menurun >
dr 10 %, Vol. Cairan yg hilang
sama atau >100 ml/kg

Dehidrasi Menurut WHO

Dehidrasi Ringan :
1. KU
: Gelisah, Haus
2. Ubun 2
: Normal
3. Mata
: Normal, air mata ada
4. Selaput lendir : Lembab
5. Denbyut Nadi : Normal ( < dr 120 X/mt
6. Resp
: Normal
7. Turgor
: Jika dicubit segera
kembali ( N )
8. Air seni
: Normal

Dehidrasi Menurut WHO

Dehidrasi Sedang
1. KU
2. Ubun ubun
3. Mata
4. Selaput lendir
5. Denbyut Nadi
6. Resp
7. Turgor
8. Air seni

: Gelisah, Ngantuk, Rewel


: Cekung
: Cekung, air mata berkurang
: Kering
: Cepat dan lemah ( < dr
120 140 X/mt
: dalam tapi cepat
: Jika dicubit untuk kembali N
lambat
: Berkurang warna tua

Dehidrasi Menurut WHO

Dehidrasi Berat
1. KU
: Lemas, Dingin, Ngantuk, berkeringat,
pucat dan pingsan
2. Ubun 2
3. Mata

: Sangat Cekung
: Sangat Cowong, air mata sangat
kering
4. Selaput lendir
: Sangat Kering
5. Denbyut Nadi
: Cepat, halus dan kadang tak
teraba
6. Resp
: dalam tapi cepat
7. Turgor
: Jika dicubit untuk kembali N
sangat lambat
8. Air seni
: tidak kencing

Komplikasi

Dehidrasi
Hipokalsemia
Hipokalemia
MEP. ( Malnutrisi Energi Kalori )
Karena GE Kronis
Syok hipovolemik

PENATALAKSANAAN

REHIDRASI
DIETETIK
OBAT OBATAN dianjurkan
memakai zinc 2 x 1 selama 10
hari dan tidak memakai obat anti
diare yang mengandung Kaolin
dan fectin

PENATALAKSANAN KEP

DATA Fokus
1. Riwayat yg berhubungan dg diare
* Perjalanan Penyakit
* Penyakit lain selama dirumah
* Pola makan di rumah
* Kemungkinan E/ Menurut Ortu
* Tind Yang sudah dilakuykan
* Kebiasaan defikasi

PENATALAKSANAN KEP
2. Pemeriksaan Pisik
@. KU, Vital Sign
@. Derajat dehidrasi
@. Karakteristi BAB dan muntahan
@. Distensi Abdomen,peristaltik
usus
@. Ekskoriasi daerah usus /
bokong
@. Pemeriksaan Penunjang

PENATALAKSANAN KEP
3. Psikososial / perkembangan anak
* Perkembangan anak ssi dengan
tahap
tumbnag
* Kebiasaan anak
* Pengetahuan orang tua /
keluarga
tumbnag dan
penyakit

Diagnosa yg sering muncul

Kekurangan Vol. Cairan b.d ketidak


mampuan mentoleransi cairan
peroral
Diare b. d iritasi usus, proses infeksi
atau malabsorbsi usus
Pemenuhana nutrisi kurang dr
kebutuhan b.d nafsu makan
menurun,mual dan muntah
Gagguan rasa nyaman b.d kram
abdomen, muntah muncret

Diagnosa yg sering muncul

Perubahan integritas kulit b.d


sering defikasi
Resti inefekti penatalaksanaan
terapiutik b.d kurang
pengetahuan ortu, pembatasan
diit,

MATUR SUKSEMA