Anda di halaman 1dari 21

KATA PENGANTAR

Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dari-Nya,
meminta ampunan dari-Nya dan meminta perlindungan kepada-Nya dari kejahatan diri kita serta
keburukan amal perbuatan kita. Shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada junjungan kita
Nabi Muhammad SAW.Karena hidayah-Nya pula, Alhamdulillah, penulis dapat menyelesaikan
makalah dengan judul Keterkaitan MIPA dengan teknologi dan masyarakat ini sebagai tugas
dari mata kuliah Dasar- Dasar MIPA tepat pada waktunya.

Akhirnya penulis mohon kritik dan saran untuk lebih sempurnanya makalah ini.
Selanjutnya penulis berharap makalah yang sederhana ini bermanfaat, terutama bagi yang
membutuhkannya.
Jambi, November 2012

Penyusun

DAFTAR ISI
HalamanJudul.i
KataPengantar.....ii
Daftar Isi.. iii

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah. 1
B. Rumusan Masalah.....1
C. Tujuan Penulisan.......1
D. Manfaat Penulisan... 2

BAB II PEMBAHASAN
A.

Keterkaitan MIPA dengan teknologi dan masyarakat...6

B.

Hubungan IPA dan MAtematika.. 7

C.

Peranan IPA dalam teknologi dan masyarakat .14

D.

Dampak IPA dan Teknologi Terhadap Kehidupan Manusia... 20

BAB III PENUTUP


A. Kesimpulan.. 13
B. Saran.... 13

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
1.

Latar Belakang Masalah


Sejak peradaban manusia bermula, Matematika memainkan peranan yang sangat vital
dalam kehidupan sehari hari. Berbagai bentuk simbol digunakan untuk membantu perhitungan,
pengukuran, penilaian dan peramalan. Dari penemuan penemuan situs purbakala, para ahli
arkeologi telah menemukan penggunaan sistem penjumlahan di Afrika, dan diperkirakan telah
terwujud sejak 8.500 SM dengan menggunakan tulang sebagai alat perhitungan. Ilmu alamiah
atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science), merupakan pengetahuan yang
mengkaji mengenai gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga
terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsipprinsip dasar yang essensial saja.
Kedua ilmu ini sangat erat sekali kaitannya dalam kehidupan kita, apalagi didalam
perkembangan teknologi dan dalam kehidupan di masyarakat. Kedua ilmu ini mempunyai
pengaruh yang sangat besar. Dalam bab ini kami akan membahas tentang keterkaitan antara
MIPA dengan teknologi dan masyarakat.
2. Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah keterkaitan MIPA dengan teknologi dan masyarakat ?
2. Bagaimanakah hubungan IPA dengan Matematika ?
3. Bagaimanakah peranan IPA dalam teknologi dan masyarakat ?
4. Bagaimanakah Dampak IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia ?
3. Tujuan Penulisan
1. Mendeskripsikan keterkaitan MIPA dengan teknologi masyarakat.
2. Mendeskripsikan hubungan IPA dengan Matematika.
3. Mendeskripsikan peranan IPA dalam teknologi dan masyarakat.
4. Mendeskripsikan bagaimana dampak IPA dan teknologi terhadap kehidupan manusia.
4. Manfaat Penulisan
1. Agar bisa lebih mengerti keterkaitan MIPA dengan teknologi dan masyarakat.
2. Agar mampu mengerti mengenai hubungan antara IPA dan Matematika serta peranannya IPA
dalam teknologi dan masyarakat.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Keterkaitan MIPA dengan teknologi dan masyarakat

Ilmu pengetahuan pada dasarnya memiliki dua aspek yaitu teori dan pengamatan yang
harus terkait. Hal ini yang di maksud bahwa tidak semua konsep yang telah diciptakan dapat di
benarkan bila tidak dapat terkait dengan pengukuran secara kuantatif. Disamping hal diatas
pengetahuan sendiri bersifat netral. Hasil dari pengetahuan (yang disebut teknologi) inilah yang
perlu tindak lanjuti dengan cara terkendalikan dan terarah, jika akan memiliki dampak negatif.
Dari hal inilah manusia yang luhur sangat di perlukan untuk menuntun perkembangan
dan

pemanfaatan

MIPA

ke

arah

yang

benar.

Jadi keterkaitan antara MIPA dengan masyarakat adalah tidak langsung, yang terkait langsung
adalah teknologi. Memang dari sejarah kehidupan manusia dapat di ketahui bahwa pengetahuan
dan teknologi merupakan faktor faktor penting dalam pembentukan masyarakat dan
kebudayaan. Serta teknologi berperan untuk mengubah dan menguasai dunia fisik, sedangkan
pengetahuan digunakan untuk memahami kejadian kejadian dunia fisik. Kegiatan teknologi
inilah proses memproduksi barang dan jasa yang juga menghasilkan sejumlah konsep dan
metode mengenai proses produksi tersebut. Akibatnya kemajuan teknologi membawa dampak
terhadap

kehidupan

manusia

baik

secara

langsung

maupun

tidak

langsung.

Secara tidak langsung dari perkembangan MIPA dan teknologi memunculkan cabang cabang
ilmu pengetahuan yang baru. Dengan menggunakan cabang cabang pengetahuan baru tersebut
kita dapat memperoleh hasil,misalnya:

1. Penggunaan teknik kimia


2. Penggunaan teknologi hutan
Pengaruh langsung teknologi masyarakat ialah masalah teknologi tepat guna. Jadi
pengetahuan dan teknologi menyajikan kemudahan kemudahan, kemakmuran, kenyamanan.
Namun demikian juga memiliki pengaruh baik maupun buruk. Dari pengalaman diketahui bahwa
manusia menguasai pengetahuan dan teknologi akan semakin makmur kehidupannya juga bagi
negaranya. Namun demikian dampak negatif yang paling menonjol karena adanya teknologi
yaitu masalah pengendalian diri bagi manusia yang bersangkutan tersebut.

Pada abad ke-IV, antara pendidikan MIPA dan Teknologi dulunya tidak dikaitkan, dalam artian
berdiri sendiri, dimana pendidikan MIPA hanyalah MIPA tanpa teknologi, dan teknologi
hanyalah teknologi tanpa MIPA. Tetapi sekarang MIPA itu dikaitkan dengan teknologi artinya
bahwa MIPA itu bagaimana diterapkan atau dikaitkan dengan teknologi. Sedangkan society,
masyarakat tidak lagi dari kebutuhan IPA dan teknologi itu sendiri.

2.2 Hubungan IPA dan Matematika


IPA diperoleh melalaui kerja sama antara pengalaman empiris dan pemikiaran teoristis
rasional. dari sudut pandang filsafat IPA diperoleh melalui cara empiris dan rasional.

Di dalam ipa kita menemukan banyak seklai besaran. besaran ialah segala sesuatu yang dapat
diukur atau di hitung. besaran2 itu selalu dapat dinyatakan dalam suatu kuantitas. maka IPA
tidak lepas dari persoalan mengukur dan menghitung. Mengukur dan menghitung siuatu besaran
berhubungan dengan harga atau besarnya besaran itu. besaran yang hanya mempunyai harga saja
disebut besaran skalar. Itulah sebabnya matematika memegang peran penting dalam ipa tertama
fisika. hasil eksperimen yang mencari hubungan antara dua buah besaran dapat dirumuskan
dalam bentuk matematikl. sebaliknaya pembahasan suatu gejala alamaiah secara teoristis
matematika dapat menjelaskan fakta alamiah.

Dibawah ini akan diberikan bebarapa contoh bagaimana eratnya hubungan antara ipa dan
matematika :

a. Hukum Hooke
Hukum Hooke adalah hukum atau ketentuan mengenai gaya dalam bidang ilmu fisika yang
terjadi karena sifat elastisitas dari sebuah pir atau pegas. Besarnya gaya Hooke ini secara
proporsional akan berbanding lurus dengan jarak pergerakan pegas dari posisi normalnya, atau
lewat rumus matematis dapat digambarkan sebagai berikut:
F=k X

di mana :
F adalah gaya (dalam unit newton)
k adalah konstante pegas (dalam newton per meter)
x adalah jarak pergerakan pegas dari posisi normalnya (dalam unit meter).
Di dalam matematika konstanta k disebut koefisien arah dan secara fisis arti k adalah besarnya
gaya yang diperlukan untuk menarik pegas supaya bertambah panjang sebesarsatu satuan
panjang, maka stuan k adalah N/m. Hukum Hooke diperoleh dari eksperimen sampai kepada
perumusan matematis secara kuantitatif.

b. Hukum arcimedes
Penemu hukum ini adalah Archimedes dari Syracusa (sekitar 287 SM - 212 SM) Ia
belajar di kota Alexandria, Mesir. Pada waktu itu yang menjadi raja di Sirakusa adalah Hieron II,
sahabat Archimedes. Archimedes sendiri adalah seorang matematikawan, astronom, filsuf,
fisikawan, dan insinyur berbangsa Yunani. Ia dibunuh oleh seorang prajurit Romawi pada
penjarahan kota Syracusa, meskipun ada perintah dari jendral Romawi, Marcellus bahwa ia tak
boleh dilukai. Sebagian sejarahwan matematika memandang Archimedes sebagai salah satu
matematikawan terbesar sejarah, mungkin bersama-sama Newton dan Gauss.

Hukum Archimedes mengatakan bahwa apabila sebuah benda sebagian atau seluruhnya

terbenam kedalam air, maka benda tersebut akan mendapat gaya tekan yang mengarah keatas
yang besarnya sama dengan berat air yang dipindahkan oleh bagian benda yang terbenam
tersebut. Telah sama-sama kita ketahui bahwa berat jenis air tawar adalah 1.000 kg/m3, apabila
ada sebuah benda yang terbenam kedalam air tawar; maka berat benda tersebut seolah-olah akan
berkurang sebesar 1.000 kg untuk setiap 1 m3 air yang dipindahkan.
Pada saat ditimbang diudara benda mempunyai berat 4.000 kg pada skala pengukur berat,
sedang setelah dimasukan kedalam air berat benda menjadi 3.000 kg. Padahal masa benda tidak
berubah, berkurangnya berat benda tersebut diakibatkan adanya gaya tekan keatas dari air yang
dipindahkan oleh bagian benda yang ada didalam air (force of buoyancy), dengan arah kerja
gayanya mengarah keatas; sedang garis kerja gayanya segaris dengan garis kerja dari gaya berat
benda. Titik tangkap garis kerja gaya buoyancy biasa disebut dengan titik buoyancy atau titik B.
Didalam sistem bangunan terapung titik B ini disebut juga dengan titik berat dari volume benda
yang ada dibawah garis air. Di dalam IPA hubungan antara dua buah besaran biasanya selalu
dapat dinyatakan secara kuantitatif, seperti hukum arcimedes diatas. eksperimen akan
menemukan perumusan hukum arcimedes secara kuantitatif dengan bantuan alat-alat yang ada.

c. Persamaan keadaan gas.

Gas ideal merupakan gas yang tenaga ikat antar molekulnya dapat diabaikan. Besaran yang
berkaitan dengan persamaan keadaan adalah tekanan (P), volume (V), dan temperatur mutlak
(T). Hubungan ketiga besaran ini telah dipelajari dan diteliti oleh para ilmuwan dalam beberapa
hokum diantaranya yaitu:

HUKUM BOYLE
Volume gas dalam suatu ruang tertutup sangat bergantung pada tekanan dan suhunya.
Apabila suhu dijaga konstan, maka tekanan yang diberikan akan memperkecil volumenya.
Hubungan, tersebut dikenal dengan Hukum Boyle yang dapat dinyatakan berikut ini.

Apabila suhu gas yang berada dalam ruang tertutup dijaga konstan, maka tekanan gas
berbanding terbalik dengan volumenya. Proses pada suhu konstan disebut proses isotermis.
Secara matematis, Hukum Boyle dituliskan dalam bentuk:
P1.V1=P2.V2
Keterangan:
P1 = tekanan gas awal (N/m2)
V1 = volume gas awal (m3)
P2 = tekanan gas akhir
V2 = volume akhir

HUKUM CHARLES
Apabila tekanan tidak terlalu tinggi dan dijaga konstan, volume gas akan bertambah
terhadap kenaikan suhu. Hubungan tersebut dikenal denganHukum Charles yang dapat
dinyatakan berikut ini. Apabila tekanan gas yang berada dalam ruang tertutup dijaga konstan,
maka volume gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya. Proses yang terjadi pada tekanan
tetap disebut proses isobaris.
Persaaman hukum Charles ;

Keterangan:
P1 = tekanan gas pada keadaan 1 (N/m2)
V1 = volume gas pada keadaan 1 (m3)
P2 = tekanan gas pada keadaan 2 (N/m2)
V2 = volume gas pada keadaan 2 (m3)

HUKUM GAY-LUSSAC
Apabila botol dalam keadaan tertutup kita masukkan ke api, maka botol tersebut akan
meledak. Hal ini terjadi karena naiknya tekanan gas di dalamnya akibat kenaikan suhu. Dengan
demikian, dapat dikatakan bahwa Apabila volume gas yang berada pada ruang tertutup dijaga
konstan, maka tekanan gas berbanding lurus dengan suhu mutlaknya Proses yang terjadi
padavolume konstan disebut proses isokhoris. Secara matematis dapat ditulis:
Keterangan:
V1 = tekanan gas pada keadaan 1 (N/m2)
T1 = suhu mutlak gas pada keadaan 1 (K)
V2 = tekanan gas pada keadaan 2 (N/m2)
T2 = suhu mutlak gas pada keadaan 2 (K)
d. Gaya Lorenntz

Gaya Lorentz adalah gaya (dalam bidang fisika) yang ditimbulkan oleh muatan listrik
yang bergerak atau oleh arus listrik yang berada dalam suatu medan magnet, B. Dan kuat arus i
merupakan besaran-besaran vektor maka besar dan arah gaya rorenzt ternyata bentuk
persamaanya adalah :
Besarnya gaya lorenzt itu adalah :

Di mana :
F = gaya yang diukur dalam unit satuan newton
a= Sudut Yg dibentuk oleh arah kuat medan B dengan kuat arus i, lebih kecil atau sama dengan
180'
B = medan magnet dalam satuan tesla = perkalian silang vektor, dan
L=panjang

kawat

listrik

yang

dialiri

listrik

dalam

satuan

meter.

Secara matematis sin =120'= sin 60'. tetapi dalam hal gaya lorentz secara fisis sin 120'
tidak sam dengan sin 60' karena mneyangkut arah vektor gaya lorenzt. sudut 60' untuk arus i dan
sudut 120' untuk arus i masing-masing menghasilkan gaya lorenzt yang arahnya berlawanan.

e. Kecepatan sebuah benda dan Percepatan


Kecepatan suatu benda yang bergerak rata2 adalah perubahan perpindahan s dibagi
dengan

lamanya

waktu

At

yang

diperlukan

sampai

terjadi

perpindahan

s.

Dalam bentuk matematik kecepatan rata-rata menjadi :


Seandainya waktu yang berlangsung sangat singkat mendekati nol maka perubahan
perpindahan juga sangat kecil. dalam hal ini kita bukan lagi memperoleh kecepatan artaa-rata
melankan kecepatan benda pada suatu saat dan dalam bentuk matematk dinyatakan sebagai:
Dalam matematika bentuk ds disebut diferensial dari s dan t adalah deferensial t dari
bentuk

ds/dt

secara

matematik

disebut

fungsi

turunan

pertama.

Dari s terhadap t yang juga dinyatakan koefisien arah garis singgung pada kurva terhadap waktu
t bentuk ds jika S=s(t) fungsi dari waktu t disebut diferensial eksak. di dalam fisika terdapat
bentuk diferensial dari suatu besaran , tetapi besara itu bukan fungsi dari suatu besaran lain.
diferensial yang demikian disebut diferensial tidak eksak.

f. Geraran selaras

Getaran selaras terjadi karena adanya gaya balik yang arahnya selalu menuju titik setimbang
gaya

balik

linear

(sebanding

dengan

simpangan)

perpindahan getaran diukur dari titik setimbang S disebut simpangan x. Simpangan terbesar SB
= SC disebut amplitudo A.Simpangan x apakan nol, positif diatas titik setimbang S atau negatif
dibawah S ditentunkan oleh waktu t.Kedudukan benda yang bergetar setiap saat diukur dari titik
setimbang S, ternyata dapat dinyatakan dalam persamaan matematik. Dengan f adalah frekuensi
getaran. per ini melukiskan kedudukan benda yang bergetar selaras setiap saat yang kurvanya
berbentuk sinusoidal.

g. Cahaya sebgai gelombang elektromagnetik


Maxwell (1831-1879) SEORANG ILMUAN dari skotlandia secara teoristis dengan perhitungn
matematik telah menemkan batan gelombang elektromagnetik yang dihsilakn oleh osilasi muatan
listrik, besarnya:

Dengan :
Eo = 8.85 x 10-12 coloumbn/Nm2 (permitivitas)
= 12,6 x 10 pangkat negatif weber/ A.m (permeabilitas)
Bila harga2 tersebut dimsukkan dalam rumus yg telah hihitung oleh max wel, akan diperoleh
kecepatan

rambat

gelembng

elektromagnet

besarnya,

C = 3X108 m/s.

2.3 PERAN IPA DALAM TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT

Peradasban manusia selalu berumbuh dan berkembang, suatu bangsa mempengaruhi


beradaban bangsa lain. Tidak ada suatau bangsa yang peradabannya maju dari dirinya sendiri.
Setiap bangsa saling mempengaruhi memperkaya kebudayaan masing-masingbangsa yang
terisolasi dengan bangsa-bangsa lain
a.

Jenis-jenis pengetahuan
Pengetahuan mnusia dapat digolongkan atas 4 jenis pengetahuan.

1.

Pengetahuan takhayul atau mitos


Mitos adalah suatu penjelasan atas fakta yang tidak ada kebenarannya hanya diduga dan
dioercaya begitu saja. Semua suku bangsa pada jamn dahulu mempunyai mitos dan legenda.
Legenda adalah cerita rakyat yang berdasarkan mitos. Contohnya pada zaman dahulu orang
percaya pelangi adalah tangga bidadari yang turun mandi di telaga. Rakyat percaya dan

menerima mitos karena keterbatasan-keterbatasan kemampuan pikiran manusia pada saat itu dan
dorongan ingin tahunya sudah terpenuhi. Manusia tidak sanggup menjelaskan secara benar dan
ilmiah tentang segala sesuatu yang diamati maka muncullah penjelasan yang brsifat tahayul
2.

Pengetahuan ilmiah
Pengetahuan ilmiah adalah penetahuan yang di peroleh melalui penelitian dengan
pengamatan panca indar dan penalaran akal budi disusun secara sistematis untuk menjelaskan
fakta yang sednag dihadapi, yang merangsang panca indra dan pikiran manusia. Pengetahuan
ilmiah dapat dibagi lagi seperti berikut ini :
PENGETAHUAN ILMIAH

I.
II.

Fakta objektif benar


Tafsiran fakta

Benar, objektif

Salah, subjektif
Manusia berhadapan dengan fakta alam semesta, makhluk hidup atau benda mati,
kemudian manusia menjelaskan fakta itu atau member tafsiran pada fakta yang dihadapinya.
Penjelasan fakta yang sesuai dengan kenyataan merupakan fakta objektif yang tidak dapat
dibantah lagi. Misalnya hukum arcimedes.
Adakalanya manusia memberi tafsiran atas fakta tau memberikan penjelasan teoristis.
Tafsiran itu mungkin benar objekif, kemungkinan salah atau tidak tuntas. Manusia mempunyai
mata, telinga, kaki dan sebagainya. Dari fakta tersebut itu ditafsirkan bahwa makhluk hidup
hewan dan manusia mempunyai asal-usul, nenek moyang yang sama. Dahulu orang berpendapat
bahwa atom adalah bagian benda terkecil yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Ternyata sekarang
atom masih dibagi lagi menjadi lagiats bagian-bagian elementer yang lebih kecil lagi proton,
netron, inti, electron. Teori pengetahuan ilmiah adakalanya hanya bersifat tentative artinya suatu
teori penegtahuan pada suatu ketika gugur karena fakta yang tidak mendukung teori tersebut.
3). Pengetahuan Super-Natural
Pengetahuan Super-Natural adalah pengetahuan yang tidak termasuk pada takhayul dan
pengetahuan ilmiah, namun mempunyai fakta. Pengetahuan super natural idak dapat dijangkau
dengan panca indra maupun akal budi, sifatnya tradisional (diluar jangkauan akal budi). Karena
itu pengetahuan ini tidak di tanggapi dengan iman, sifatya sangat pribadi dan menyangkut hakhak asazi manusia.

Secara ilmiah ditusuk dengan pisau seharusnya pisau menembus bagian tubuh yang
ditusuk. Tetapi kenyataanya ada orangf yang ditusuk tidak luka sedikitpun. Pengetahuan dari
agama, termasuk pengetahuan super natural, menyangkut iman dan hak-hak azasi manusia.
4). Penegtahuan ilmiah semu
Pengetahuan ilmiah semua adalah pengetahuan yang berdasarkan fakta ilmiah tetapi
dicampur dengan kepercayaan dan hal-hal yang bersifat super-natural. Bangsa babilonia
menyembuhkan penyakit disamping obat juga menggunakan mantera. Bangsa babilonia juga ahli
dalam bidang ilmu perbintangan cdan member nam pada rsi bintang menurut nam nama bintang
seperti leo, scorpio, pisces, dan sebgainya. Berdsarkan kedudukan bintang itu mereka meramal
nasib seseorang di hubungkan dengan hari dan tahun kelahiran mereka . ilmu perbintangan yang
hihubungkan dengan kepercayaan ramalan nsib disebut astrologi. Astrologi bukan pengetahuan
ilmiah melainkan pseudoscience.
Pada zaman dahulu zaman dahulu ketika manusia hidup pad atingkt primitive wilayah
mitos dan super natural menguasai dan lebih dominan dari pada wilayah rasio. Seperti bunyi
suara burung hantu di malam hari sebagai tanda kematian, padahal secra alamiah burung hantu
keluar dan terbang pada malam hari dan tidur pada siang hari, tidak ada hubungannya dengan
bencana dan kematian. Manusia pada zamna dahulu dikurung oleh bermacam-macam tabu.
Makin maju taraf pemikkiran dan kebudayaan manusia, wilayah rasio/ iptek lebih dominan
dengan kemungkinan masih percaya kepada hal-hal yang bersifat super natural. Rasio dan iman,
iptek dan agama berjalan bersam-sama walaupun iptek udah semakin maju.

b.

Manusia selalu bertanya


Manusia di dalam dirinya mempunyai suatu dorongan yang disebut dorongan ingin tahu
(curiousity). Adanya dorongan ingin tahu ini menyebabkan manusia selalu bertanya tentang
segala sesuatu yang menyentuh panca inderanya maupun pikirannya. Pertanyaan-pertanyaan
yang muncul dai dalam pikirannya menurut jawaban dan solusi. Hal ini dapat kira buat diagram
seperti di bawah ini.

Dorongan ingin tahu

Bertanya

1.
2.

Pertanyaan

mythos

ilmiah

IPTEK

Pertanyaan
Boleh atau tidak

ETIKA yang diperkuat oleh agama

Pertanyaan jenis pertama yang muncul dari pikiran manusia adalah pertanyaanpertanyaan, what, how dan why tentang segal sesuatu yang menyentuh panca indera dan
pikirannya. Pertanyaan-pertanyaan ini menuntut jawaban dan solusi yang pada awlanya manusia
menjelaskannya dengan mythos.
Common sense adalah jalan pikiran berdasarkan akan sehat apa adanya seperti yang
diamati. Aristoteles menjelaskan, matahari lah yang beredar mengelilingi bumi karena
mataharilah yang dilihat mata sehari-hari yang bergerak dari timur ke barat. Ulat (makhluk
hidup) muncul dari bangkai maka aristoteles enarik kesimpulan bahwa kehidupn berasal dari
benda mati yang terjadi dengan sendirinya secara spontan yang dikenal sebagai teori generatio
spontanea. Pada akhirnya pertanyaan-pertanyaan wahat, how, why dijawab secara ilmiah
nasional menghasilkan IPTEK.
Selama hidupnya menusia terus bertanya dan menuntut jawaban sehingga IPTEK selalu
berkembang. Hewan tidak mempunyai pikiran dan dorongan ingin tahu. Yang ada pada hewan
hanyalah naluri yaitu suatu dorongan untuk melestarikan kelangsungan hidupnya. Sarang burung
dari abad keabad tetap sama.
Lain halnya dengan manusia. Manusia mempunyai suara hati yang selalu berbicara,
membuat hati berdebar bila manusia melakuakan perbuatan yang tidak benar.manusia kehilangan
perasaan damai bila melakukan hal yang tidak sepatuhnya. Pertanyaan what ought, apa yang
seharusnya, boleh atau tidak menghasilkan satu jenis ilmu pengetahuan yang membahas tingkat
laku manusia tentang apa yang seharusnya, tentang yang baik dan benar dan prinsip-prinsip yang
mendasari tingkah laku itu.
Manusia adakalanya memadamkan suara hatinya yang bersuara memberi peringatan
terhadap niat yang salah yang akan dilakukannya. Akibatnya suara hatinya tidak peka lagi dan
akibat selanjutnya manusia merugikan dirinya sendiri dan lingkungannya.
Ternyata IPTEK bukan segala-galanya, harus ada keseimbanga.IPTEK yang mengurus
sumber daya alam, IPTEK tanpa kendali nilai-nlai etika, IPTEK yang mengejar materi akan
membawa malapetaka bagi manusia sendiri.

c.

IPA dan teknologi


Alfin Toffler dalam bukunya, The future shock, membagi masa sejarah manusia dalam tiga
gelombang:

1.

Gelombang agraria
Gelombang ini ditandai dengan pertanian sebagai tulang pungung perekonomian, sumber
energinya adalah tenaga hewan, manusia ata tenaga alam lainya seperti angin. Gelombang ini
berlangsung sapai tahun 1700. Pada saat itu IPA dan teknologi dapat dikatakan bejalan snedirisendiri.
adalah aplikasi IPA dalam industri, pemanfaatan penemuan IPA mengelola alam untuk
memudahkan kehidupan manusia. Bangsa masir babelonia kirakira 3000 tahun sebelum masehi
sudah mengenal teknik pertanian, bajak, perahu, roda. Penemuan manusia pada waktu itu hanya
bertolak dari usaha coba-coba, dan tidak berdasarkan prinsip IPA. Prinsip kerja teknologi
sederhana pada waktu itu baru kemudian dijelaskan secara ilmiah teoretis.

2.

Gelombang indusri
Gelombang industry diandai dengan munculnya industry dan konversi energy, batu bara, minyak
bumi dan gas alam, tenaga manusia dan hewan digantikan dengan mesin. Gelombang industry
menurut alfin Toffler berlangsung dari permulaan abad 18 samai tahun 1970.
Pada gelombang kedua ini IPA dan teknologi berkembang dengan pesat dan mengubah wajah
kebudayaan dan poerekonomian dunia. Penemuan IPA diterapkan dalam teknologi untuk
membangun industry untuk menghasilkan barang-barang keperluan dalam jumlah yang besar dan
dibuat dalam waktu singkat.
Hokum pascal diterapkan untuk menghasilkan gaya yang lebih besar untuk mengepres plat
logam dan mengepak kertas. Kapal laut dan galangan kapal dibuat dari plat besi berdasrakan
hokum Archimedes sehingga kapal tetap mengapung walaupun terbuat dari besi.
Hukum Bernoulli tentang hidrodinamika dimanfaatkan dalam pembuatan pesawat terbang untuk
,mengangkat pesawat keatas yang terdapat pada sayapnya.penemuan baterai oleh volta tahun
1800 meberikan sumbangan besar pada sumber energy. Hubungan anatara arus listrik dan
kemagnetan dimanfaatkan pada mesin pembangkit listrik secra besar-besaran yang dipelopori
oleh faraday, oersted dan lain-lain.
Itulah cirri gelombang kedua sejarah peradaban manusia, bagaimana ipa dan teknologi
mempunyai pengaruh timbale balik yang memeberikan sumbangan bagi kemakmuran

perekonomian. Teknologi sangat membantu apa dalam membuat alat-alat penelitian dan
pengukuran untuk mengembang ipa yang pad agilirannya penemuan ipda diterapkan pada
industry. Peralatan sangat bergantunga pada kemakmudran dan perekonomian, karena membuat
peralatan dan bahan memerlukan biaya.

Science

Ekonomi

Teknologi

Maka ipa teknologi mempunyai hubungan timbale balik dan saling mempengaruhi. Dan yang
paling penting adalah factor sumber daya manusia, sikap, dan mutu manusianya.

3). Gelombang informasi


Gelombang informasi sebagai gelombang ketiga menurut alfin Toffler dimulai kira-kira tahun
1970. Ciri-cirinya adalah teknologi super canggih dalam bidang informasi telekomunikasi,
computer, teknologia angkasa luar, bio teknologi dan rekayasa genetika.
Mesin dan peralatan pabrik dikendalikan dan dikerjakan oelh computer dan robot. Dengan
bantuan satelit, informasi menyebar keseluruh dunia dalam waktu yang bersamaan sehinggga
penduduk bumi seperti menjadi satu. Rekayasa genetika atau teknologi genetika adalah segala
ssesuatu yang berkaitan dengan upaya manipulasi genetika untuk segala tujuan yang dilakukan
pad organism atau makhluk hidup.
Jenis-jenis rekayasa genetika adalah sebgai berikut :
1.

Bayi tabung

2.

Artificial insemination by donor

3.

Recombinant DNA

4.

Therapeutic Abortion
2.4 Dampak IPA dan teknologi terhadap masyarakat
a. Kerusakan lingkungan hidup
Pengalaman beberapa negara berkembang khususnya negara-negara latin yang gandrung
memakai teknologi dalam industri yang ditransfer dari negara-negara maju (core industry) untuk
pembangunan ekonominya seringkali berakibat pada terjadinya distorsi tujuan. Keadaan ini

terjadi karena aspek-aspek dasar dari manfaat teknologi bukannya dinikmati oleh negara
importir, tetapi memakmurkan negara pengekpor atau pembuat teknologi. Negara pengadopsi
hanya menjadi komsumen dan ladang pembuangan produk teknologi karena tingginya tingkat
ketergantungan akan suplai berbagai jenis produk teknologi dan industri dari negara maju.
Alasan umum yang digunakan oleh negara-negara berkembang dalam mengadopsi teknologi
(iptek) dan industri, searah dengan pemikiran Alfin Toffler maupun John Naisbitt yang
meyebutkan bahwa untuk masuk dalam era globalisasi dalam ekonomi dan era informasi harus
melewati gelombang agraris dan industrialis. Hal ini didukung oleh itikad pelaku pembangunan
di

negara-negara

untuk

beranjak

dari

satu

tahapan

pembangunan

ke

tahapanpembangunanberikutnya.

Tetapi akibat tindakan penyesuaian yang harus dipenuhi dalam memenuhi permintaan
akan berbagai jenis sumber daya (resources), agar proses industri dapat menghasilkan berbagai
produk yang dibutuhkan oleh manusia, seringkali harus mengorbankan ekologi dan lingkungan
hidup manusia. Disamping itu, IPTEK dikembangkan dalam bidang antariksa dan militer,
menyebabkan terjadinya eksploitasi energi, sumber daya alam dan lingkungan yang dilakukan
untuk memenuhi berbagai produk yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya seharihari. Gejala memanasnya bola bumi akibat efek rumah kaca (greenhouse effect) akibat
menipisnya lapisan ozone, menciutnya luas hutan tropis, dan meluasnya gurun, serta
melumernnya lapisan es di Kutub Utara dan Selatan Bumi dapat dijadikan sebagai indikasi dari
terjadinya pencemaran lingkungan kerena penggunaan energi dan berbagai bahan kimia secara
tidak seimbang (Toruan, dalam Jakob Oetama, 1990: 16 20). Selain itu, terdapat juga indikasi
yang memperlihatkan tidak terkendalinya polusi dan pencemaran lingkungan akibat banyak zatzat buangan dan limbah industri dan rumah tangga yang memperlihatkan ketidak perdulian
terhadap lingkungan hidup. Akibat-akibat dari ketidak perdulian terhadap lingkungan ini tentu
saja sangat merugikan manusia, yang dapat mendatangkan bencana bagi kehidupan manusia.
Oleh karena itu, masalah pencemaran lingkungan baik oleh karena industri maupun komsumsi
manusia, memerlukan suatu pola sikap yang dapat dijadikan sebagai modal dalam mengelola dan
menyiasati

permasalahan

lingkungan.

b. Interaksi social
Pada gelombang agrarian hubungan antara manusia dengan manusia lainnya diwarnai dengan
hubungan kekeluargaan, tat karama semangat gotong royong dan lebih banyak waktu yang
dipakai untuk berkomunikasi antar pribadi. Masyarakat industry mempeunyai corak yang lain.
Pembangunan di koata mengakibatkan urbanisasi yang menimbulkan masalah social manusia
menjadi individualitas, pergaulan dan nilai berubah, nilai lama di tinggalkan dan mengikuti nilai
baru yang belum tentu benar.
c.Manusia menjadi bagian dari mesin
Manusia menciptakan teknologi untuk kepentingan manusia sendiri guna meningkatkan mutu
dan jumlah produksi. Untuk itu diperlukan peralatan yang canggih dan rumit yang bekerja secara
cepat dan tepat. Dalam keadaan seperti ini manusia hanya menjadi salah satu bagian dari mesin
yang bekerja secara mekanis dan rutin tanpa pribadi.
d.Pengaruh teori evolusi Darwin
Pada abad 19 Darwin menerbitkan sebuah buku tentang evolusi makhluk hidup. Dalam bukunya
ia mengemukakan 2 teori pokok tentang evolusi
1. Species yang ad sekarang berasal dari sepecies yang hidup mas alampau.
Sepecies adalah kumpulan makhluk hidup yang mempunyai benyak persamaan dan dapat
melngsungkan perkembangbiakan satu sama lain.
2. Evolusi terjadi melalui seleksi alamiah.
Seleksi alamiah ini terjadi karena bermacam-macam hal yang saling berkaitan antara alain:
struggle of exixtence, survival of the fittest dan inheritance of variations
Teori evolusi mendorong orang untuk mencari makhluk transisi missing link antara
species kera dan manusia. I a juga menjelaskan bahwa agama bukan dating dari Tuhan, tetapi
muncul dari pikiran manusia purba sebagai hasil evolusi berkembang.

e.Rekayasa genetika
Rekayasa genetika (Ing. genetic engineering) dalam arti paling luas adalah penerapan
genetika untuk kepentingan manusia. Dengan pengertian ini kegiatan pemuliaan hewan atau
tanaman melalui seleksi dalam populasi dapat dimasukkan. Demikian pula penerapan mutasi
buatan tanpa target dapat pula dimasukkan. Walaupun demikian, masyarakat ilmiah sekarang
lebih bersepakat dengan batasan yang lebih sempit, yaitu penerapan teknik-teknik biologi
molekular untuk mengubah susunan genetik dalam kromosom atau mengubah sistem ekspresi
genetik yang diarahkan pada kemanfaatan tertentu.
Obyek rekayasa genetika mencakup hampir semua golongan organisme, mulai dari
bakteri, fungi, hewan tingkat rendah, hewan tingkat tinggi, hingga tumbuh-tumbuhan. Bidang
kedokteran dan farmasi paling banyak berinvestasi di bidang yang relatif baru ini. Sementara itu
bidang lain, seperti ilmu pangan, kedokteran hewan, pertanian (termasuk peternakan dan
perikanan), serta teknik lingkungan juga telah melibatkan ilmu ini untuk mengembangkan bidang
masing-masing.
Therapeutic aborttlon bertujuan untuk memperoleh hasil manusia-manusia yang unggul, sehat
jasmani ber IQtinggi. Hal ini pun juga dapat menimbulkan masalahapakah anak cacat tidak
berhak hidup. Seandainya hanya anak laki-laki yang diinginkan lahir apa anak perempuan di
gugurkan, apakah jenis kelamian perempuan tidak berhak hidup.
Pada zama yang akan atang bukan tidak mungkin kemampuan manusia dalam rekayasa genetika
digunkan dalam persenjataan. Saat ini kita sudah menganal nuklir dan senjata kimia dan
mungkin saja masa yang akan dating muncul senjata bio.
Kita sudah melihat IPTEK sangayt membantu manusia untuk memudahkan dan meningkatkan
mutu kehidupan. Tetpai [ad asisi lain kita jiga melihat keuntungan pada satu pihak menimbulkan
kerugian lain.IPTEK tidak berdiri sendiri iptek tidak bebas nilai tetapi iptek berhadapan dnegan
maslah etika tentang yang baik dan yang benar, tentang bolah atau tidak boleh.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Secara sederhana IPA adalah suatu kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis
tentang gejala alam. Perkembangan IPA tidak hanya ditunjukkan oleh kumpulan fakta tetapi juga
oleh timbulnya metode ilmiah dan sikap ilmiah.

Keterkaitan antara MIPA dengan masyarakat adalah tidak langsung, yang terkait langsung adalah
teknologi. Memang dari sejarah kehidupan manusia dapat di ketahui bahwa pengetahuan dan
teknologi merupakan faktor faktor penting dalam pembentukan masyarakat dan kebudayaan.
Serta teknologi berperan untuk mengubah dan menguasai dunia fisik, sedangkan pengetahuan
digunakan untuk memahami kejadian kejadian dunia fisik.
Kegiatan teknologi inilah proses memproduksi barang dan jasa yang juga menghasilkan
sejumlah konsep dan metode mengenai proses produksi tersebut. Akibatnya kemajuan teknologi
membawa dampak terhadap kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa IPA memiliki peranan sebagai pemberi masalah
pada matematika yang dapat membuat matematika terus berkembang, karena pendorong
matematika adalah masalah dan IPA merupakan salah satu sumber masalah yang paling baik
bagi matematika.

3.2Saran
Bahwa tujuan yang paling utama di dalam pembangunan saat ini yaitu kemampuan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan
demikian pendidikan harus mampu menyiapkan generasi mendatang yang sanggup dan cukup
terampil mengambil bagian di masa depan yang jauh labih maju di bandingkan masa kini.
DAFTAR PUSTAKA

Tim Dosen IAD; 2004, Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Makassar: Tim Cetak UNM

Jasin,

Maskoeri.

1986;

Ilmu

Alamiah

Dasar.

Jakarta:

Rajawali

Pers

Suparsono W, M.M, Drs, dkk; 1999. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Ghalia Indonesia

Koentjaraningrat.1997.Metodhe Metodhe Penelitian Masyarakat.Gramedia:Jakarta


Slamet Imam.1977.Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan.Sinar Budaya:Jakarta
Zen MT.1981.Sanis Teknologi dan Hari Depan Manusia.Gramedia:Jakarta

Anda mungkin juga menyukai