Anda di halaman 1dari 5

I.

Perencanaan Keperawatan
Nama Klien
No.

: Tn I

No. CM : 01703059

Dx Medis : Stroke Hemoragik


Perencanaan

Diagnose

Tujuan

Intervensi

Defisit self care berhubunganSenin, 20 Oktober 2014


dengan program imobilisasi

pukul 14.25 WIB

Setelah

dilakukan

keperawatan

selama

keperawatan

3x24

mampu

Senin, 20 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

pukul 14.25 WIB

pukul 14.25 WIB

tindakana. Monitor

kebutuhan

pasien

untuka.

proses personal hygiene termasuk makan,

dan

dapat

melakukan personal hygiene


dengan kriteria:

b. Penuhi kebutuhan personal hygieneb.


selama klien belum mampu mandiri

pemenuhan

(mandi, oral hygiene, vulva hygiene)

personal hygiene klien.

personald. Mandirikan

c.

Keluarga
mempertahankan

dapat
personal

hygiene klien.
aktivitas

rutin

untuk

hygiene dari tergantung total perawatan diri jika sudah mampu.


(4) menjadi dibantu orang lain

Personal hygiene klien tetap


terjaga.

b. klien dapat meningkatkan


skala

tingkat

klien

a. klien terlihat segar, bersihc. Ajarkan keluarga untuk melakukan


dan wangi.

Mengetahui

kemampuan dan kebutuhan

jam mandi, berpakaian, toileting.

diharapkan pasien berangsur


angsur

Rasional

d.

Melatih kemandirian klien.

dan alat (3).

Gangguan

pola

tidurSenin, 20 Oktober 2014

berhubungan

dengan

perubahan

kondisi

pukul 14.30 WIB

Senin, 20 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

pukul 14.30 WIB

pukul 14.30 WIB

lingkungan
Setelah

dilakukan

asuhana. Kaji kebiasaan tidur klien.

a. Menentukan

intervensi

selanjutnya.
keperawatan selama 3 x 24b. Berikan susu sebelum tidur.
b. Menstimulasi rasa mengantuk.
jam klien tidak mengalamic. Anjurkan
keluarga
untuk
c. Memberikan ketenangan pada
gangguan
tidur
dengan
mengkondisikan lingkungan klien
klien saat akan tidur.
kriteria :
apabila jam tidur.

a. Tidak ada lingkaran hitam


disekitar mata.

b. TTV dalam batas normal


(TD : 120/80 mmHg, RR :
16-24 x/menit, N : 80-100
x/menit, S : 36-37,5 0C.

c. Nyeri klien berkurang.

Hambatan
berhubungan

mobilitas

fisikSenin, 20 Oktober 2014

dengan

penurunan kekuatan otot

pukul 14.30 WIB

Setelah

dilakukan

Senin, 20 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

pukul 14.30 WIB

pukul 14.30 WIB

tindakan a. Kaji kemampuan secara fungsional a. Mengidentifkasikan

keperawatan selama 4 x 24

atau luasnya kerusakan awal dengan

atau

jam kerusakan mobilitas fisik

cara

memberikan

berkurang dengan kriteria:

melalui skala 0-5.

yang

benar.

Klasifikasikan

b. Meninggkatnya
(E4V5M6).

c. Tidak ada kontraktur.

GCS

dapat

pemulihan.
dalam

pemilihan

intervensi.
b. Anjarkan keluarga melakukan latihan

nilai

dan

informasi

mengenai
Membantu

a. Nilai kekuatan otot klien


menjadi 5

kelemahan

kekuatan

gerak pasif (ROM Pasif) dengan


memngerakkan tangan fleksi dan

b. Meminimalkan atrofi otot dan


mencegah adanya kontraktur.

ekstensi persendian tangan dan kaki.


c. Konsultasikan dengan ahli fisioterapi
secara aktif tentang latihan gerak c. Program yang khusus dapat
yang dibutuhkan klien.

dikembangkan

untuk

menemukan kebutuhan yang


berarti
kekurangan

atau
tersebut

menjaga
dalam

keseimbangan, koordinasi dan


kekuatan

6.

Resiko kerusakan integritasSenin, 20 Oktober 2014


kulit

berhubungan

dengan

tirah baring

pukul 14.45 WIB

Setelah

dilakukan

keperawatan

Senin, 20 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

pukul 14.45 WIB

pukul 14.45 WIB

tindakan

selama

proses
a. Latih ROM pasif dengan ekstensikan
keperawatan
3x24
jam
a. Latihan dan mobilitas dapat
dan fleksikan persendian telapak
diharapkan
pasien
tidak
meningkatkan aliran darah ke
tangan dan kaki.
mengalami gangguan integritas
semua area.
kulit dengan kriteria:

b. Olesi

a.

Nilai GCS meningkat (5-6).

b.

Turgor kulit baik atau tidak

punggung

pasien

dengan

minyak kayu putih + minyak goreng


setelah dimandikan.

b. Mengurangi risiko dekubitus.

kering.

Gangguan

komunikasiSenin, 20 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

Senin, 20 Oktober 2014

pukul 14.45 WIB

pukul 14.45 WIB

pukul 14.45 WIB

Setelah dilakukan asuhan

A. Kaji derajat disfungsi seperti pasienA. Membantu menentukan daerah

verbal berhubungan dengan


penurunan suplay oksigen ke
otak

keperawatan selama prosees tidak tampak memahami

kata ataudan derajat kerusakan serebral

keperawatan 4x24 jam

membuat pengertian sendiri

diharapkan gangguan

B. Minta

komunikasi verbal teratasi

sederhana misalnya ; buka pintu

dengan kriteria :

C. Minta pasien untuk menulis nama dan

a.

Mampu bicara kohern

dan / atau kalimat pendek atau minta

b.

Mampu menyusun kalimat pasien membaca kalimat pendek

c.

pasien

yang terjadi dan kesulitan pasien

mengikuti

degan benar

D. Gunakan pertanyaan terbuka

Klien mampu menjawab

E. Beri reinforcemen

pertanyaan dengan benar F. Konsultasikan


wicara

kepada

perintahdalam

beberapa

seluruh

tahap proses komunikasi


B. Lakukan

penilaian

C. Menilai

terapi

terhadap

adanya kerusakan sensorik

(agrafia)

ahli

atau

kemampuan
dan

menulis

kekurangan

dalam

membaca yang benar (alexia)

D. Sebagai
untuk

proses
lebih

latihan

kembli

mengembangkan

komunikasi lebih lanjut dan kompleks


yang akan menstimulasi memori.

E. Menambah motivasi klien


F. Membantu
pasien

latihan

komunikasi