Anda di halaman 1dari 3

MID SEMESTER

TEKNIK PERMINYAKAN
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI MINYAK DAN GAS
TAHUN AJARAN 2013-2014

Nama
NIM
Jurusan
Sifat
Mata Kuliah
Dosen

1.

: Wisnu Adi Kurniawan


: 1201146
: S1 Teknik Perminyakan (Reguler C)
: Take Home
: Pemetaan Bawah Permukaan
: Widodo, S.T., M.T.

Jelaskan singkat hubungan tektonik dengan pembentukan cekungan sedimen !


Jawab :

Pembentukan cekungan sedimen berhubungan dengan gerakan kerak dan proses


tektonik yang dialami lempeng. Cekungan sedimen dapat terbentuk dari pergerakan
lempeng : konvergen (tabrakan antar lempeng), divergen (lempeng yang saling
menjauhi/memisah) dan transform (lempeng yang bergeser ke arah yang
berlawanan). Dari pergerakan lempeng tersebut akan

menghasilkan cekungan-

cekungan yang kemudian terisi oleh endapan-endapan sedimen dan dalam waktu
yang lama akan terbentuk lapisan-lapisan sedimen dan terbentuklah cekungan
sedimen.

2.

Apa perbedaan cekungan Fore Arc Basin dan Back Arc Basin ditinjau dari posisi secara
geologis, jenis batuannya dan potensi HC nya !
Jawab :

Fore Arc Basin merupakan cekungan di dasar laut yang berada pada zona
subduksi lempeng tektonis dan berasosiasi dengan busur vulkanik ( di depan
busur vulkanik ). Forearc basin tertutup oleh sedimen dari pulau disekitarnya atau
sedimen dari benua. Sedimen tersebut akan bercampur dengan fragmen-fragmen
dari kerak samudra. Sedangkan Back Arc Basin merupakan cekungan di dasar laut
yang berada pada zona konvergen lempeng tektonis dan berasosiasi dengan pulaupulau vulkanik ( di belakang busur vulkanink ). Back Arc Basin memiliki formasi
geologi berupa batuan basalt dengan mineral amphibol dan mika.
Potensi Hidrokarbon, Back Arc Basin cenderung lebih kaya akan hidrokarbon
dibandingkan Fore Arc Basin karena aktivitas tektonik di daerah Fore Arc Basin
relatif jarang dibandingkan Fore Arc Basin dan juga karena pada Fore Arc Basin
pematangan minyak sangat didukung oleh adanya heat flow dari posisi penurunan
cekungan dan pembebanan.

3.

Bagaimana potensi HC di Indonesia bagian barat dan timur !


Jawab :

Indonesia memiliki 60 cekungan sedimen, 22 cekungan terletak di Indonesia bagian


barat (Sumatera, Natuna, Jawa, Kalimantan) dan 38 cekungan terdapat di Indonesia
bagian timur, akan tetapi sampai saat ini eksplorasi dan eksploitasi minyakbumi
masih difokuskan di wilayah Indonesia barat. dari 22 cekungan yang terdapat di
Indonesia barat, hanya ada 2 cekungan yang belum pernah dilakukan pemboran. Jika
dibandingkan dengan potensi cekungan yang dimiliki Indonesia timur, dari 38
cekungan terdapat 20 cekungan yang berstatus undrilled. Jika dilihat dari persentase
produksinya, 50% dari jumlah cekungan di Indonesia bagian barat telah diproduksi
dan 14% yang belum dilakukan drilling, sedangkan di Indonesia bagian timur hanya
11%

cekungan

yang

di

produksi

dan masih

ada

50%

cekungan

yang

berstatus undrilled. Sebagian besar cekungan baik yang telah dan belum diproduksi
terletak di Indonesia bagian barat, sedangkan yang potensial dan belum terbukti
sebagian besar berada di wilayah bagian timur Indonesia.