Anda di halaman 1dari 4

TUGAS SISKOMDIG

KONVERSI SINYAL ANALOG KE DIGITAL

Disusun Oleh
NAMA

: I KADEK SUSILA SATWIKA

NIM

: 1491761028

PROGRAM PASCASARJANA
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS UDAYANA
2014

Dalam proses konversi sinyal analog ke sinyal digital terjadi beberapa proses diantaranya
pencuplikan, kuantisasi, pengkodean.

1. Pencuplikan ( Sampling) : konversi sinyal analog ke dalam sinyal amplitudo kontinu


waktu diskrit.
2. Kuantisasi : konversi masing-masing amplitudo kontinu waktu diskrit dari sinyal
sample dikuantisasi dalam level 2B , dimana B adalah number bit yang digunakan
untuk reprentasi dalam Analog to Digital Conversion (ADC).
3. Pengkodean : Setiap sinyal amplitudo diskrit yang dikuantisasi direprentasikan
kedalam suatu barisan bilangan biner dari masing-masing bit.

Untuk proses gambar diatas ada tiga tipe identifikasi :

Sinyal input analog : Sinyal kontinu dalam fungsi waktu dan amplitudo.

Sinyal di-sample : Amplitudo Sinyal kontinu didefinisikan sebagai diskrit point


dalam waktu.

Sinyal digital : dimana x(n),untuk n=0,1,2,.Sinyal dalam sumbu poin diskrit


dalam waktu dan masing-masing poin akan dihasilkan nilai 2B.

Proses Sampling
Sampling adalah proses pengambilan sampel dari sinyal analog pada waktu tertentu
dengan sangat cepat. Proses sampling dilakukan secara periodik setiap T detik yang
kemudian dikenal sebagai periode sampling.Proses pengambilan sampel bisa dilakukan

dalam waktu ts (time sampling) yang jauh lebih kecil dibanding T. Dengan demikian output
yang dihasilkan berupa pulsa-pulsa sinyal tersampel.

Proses Kuantisasi

Proses kuantisasi mengubah sinyal continuous valued x(n) menjadi sinyal discrete
valued xq(n), yang digunakan untuk merepresentasikan x(n)

Pengkodean
Setiap sinyal amplitudo diskrit yang dikuantisasi direprentasikan kedalam suatu barisan
bilangan biner dari masing-masing bit. Sinyal digital yang dihasilkan ADC berupa bilangan
basis 2 (0 dan 1). Idealnya output sinyal tersebut harus dapat merepresentasikan kuantitas
sinyal analog yang diterjemahkannya. Representasi ini akan semakin baik ketika ADC
semakin sensitif terhadap perubahan nilai sinyal analog yang masuk.

Untuk gambar 4, terdapat empat level kuantisasi sehingga dibutuhkan 2-bit saja. Jadi kode
biner untuk gambar 4 adalah 00, 01, 10, 11.

Gambar 5. Proses pengkodean


Sinyal pada gambar 5 setelah keluar dari ADC akan mempunyai kode biner
10,11,11,11,11,10,01,01,00,00,00,01,01