Anda di halaman 1dari 2

HASIL DATA DAN PEMBAHASAN

3.1

Hasil Data

Bahan Ubi
jalar ( kg )

5,15
5,15

Pemberian
Ragi ( gr )

25,55
34,05

Sari Tape Ubi


Jalar ( ml )

550
920

Kadar Ph

4
4

Uji Fermentasi
Kadar gula Kadar Alkohol
( brix )
(%)

14
15

0
0

Dalam proses fermentasi samapai selesai menghasilkan seperti table di atas.


Bahan awal 5,15 kg yang di rebus selama kurang lebih 25 menit lalu di tiriskan dan di
dinginkan setelah bahan sudah dingin akan diberi ragi 34,05 gr dengan cara di taburkan di
permukaan bahan setelah itu di tutup dengan daun pisang selama 3 hari. Setelah bahan sudah
menjadi tape akan diperas dan menghasilkan sari tape sebanyak 920 ml dengan kadar ph 4 dan
kadar brixnya 15 sedangkan kandungan alkoholnya 0 % .
3.2 Pembahasan
1. Pemberian Ragi
Pemberian ragi terhadap ubi jalar digunakan untuk memfermentasi ubi jalar tersebut
agar meghasilkan alkohol. Pada praktikum yang telah dilakukan pemberian ragi dibedakan untuk
perlakuannya yaitu untuk loyang A diberi ragi sebanyak 34.05 gr dan pada loyang B diberi ragi
sebanyak 25,25 gr.
2. Sari Tape
Hasil fermentasi selama 72jam menggunakan ragi tape sebagai katalisnya untuk
menumbuhkan bakteri Saccharomyces cerevisiae yang merubah ubi jalar menjadi tape. Setelah
menjadi tape , tape tersebut akan di ambil sarinya dengan cara tape di hancurkan atau di haluskan
menggunakan sendok kayu setelah itu dip eras dengan kain yang berpori kecil sehingga sari tape
tidak tercampur dengan ampasnya . sari tape yang dihasilkan dengan menggunakan ragi 34,05 gr
sebanyak 920ml dan yang gunakan ragi 25,25 gr menghasilkan sari tapi sebanyak 550ml.
3. Uji Fermentasi
Hasil dari fermentasi yaitu tape dari ubi jalar akan dilakukan pengujian kadar ph, kadar
gula dan kadar alkohol yang didapat. Hasil untuk kadar ph Loyang A yang menggunakan ragi
34,05 gr dan 920 ml untuk sarinya kadar phnya 4, kadar gulanya 15% dan kadar alkoholnya 0%
sedangkan untuk yang Loyang B yang menggunakan ragi 25,25 gr dan 550 ml untuk sarinya
dengan kadar ph 4, kadar gula 14% dan kadar alkohol 0% .

Fermentasi yang dilakukan kurang maksimal di karenakan bahan yang yang digunakan
dalam bentuk padat dan waktu pengolahan bahan prosedur yang dilakukan berbeda yaitu pada
tahap pematangan bahan yang seharusnya di kukus tetapi pada praktikum kemarin bahan yang
digunakan di rebus dan mengandung banyak air, bukan hanya itu pemberian ragi yang tidak
sesuai komposisi juga bisa mempengaruhi proses fermentasi.
Sari yang di hasilkan oleh tape ubi jalar yang tidak mengandung kadar alkoholkembali
di fermentasi di dalam botol air mineral selama 45,5 jam. Untuk sari tape yang menggunakan
ragi 25,25gr dan menghasilkan sari tape 550 setelah di fermentasi di dalam botol air mineral
menghasilkan kadar alkohol 15% setelah beberapa menit kandungan alkohol tersebut hilang
sedangkan untuk tape yang menggunaka ragi 34,05 gr dan menghasilkan sari tape 920 ml stelah
di fermentasi di dalam botol air mineral tetap tidak ada kandungan alkoholnya di karenakan tutup
pada botol air mineral tersebut tidak tertutup rapat. Dalam proses pembuatan bioetanol dan pada
tahap fermentasi ini prosedur kurang diperhatikan sehingga proses fermentasi bisa dikatakan
gagal di karekan hasil tidak maksimal.