Anda di halaman 1dari 13

MEDAN MARELAN

Potensi Wilayah
Kelurahan
Alamat Kantor:
Jl. Kapten Rahmad Budin Km.21 Medan
Telp. (061) 6850813
Kecamatan Medan Marelan terletak di wilayah Utara Kota Medan dengan batas-batas sebagai
berikut :
Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang
Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Medan Labuhan
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Medan Helvetia
Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Medan Belawan
Kecamatan Medan Marelan dengan luas wilayahnya 23,82 KM
Kecamatan Medan Marelan dengan penduduknya berjumlah : 121.716 jiwa (2004).

Danau Siombak
Di Kecamatan Medan Marelan ini terdapat sebuah tempat rekreasi yang sedang dikembangkan,
yaitu Danau Siombak, merupakan Danau buatan yang indah, dengan luas areal 40 Hektare.
Jaraknya 15 Km dari Pusat Kota Medan.
Walaupun bukan sebagai daerah pusat industri di Kecamatan Medan Marelan ini juga ada
terdapat beberapa gudang-gudang besar seperti Banda Graha Reksa dan juga terdapat
peternakan ayam sebagai pasokan telur ayam untuk Kota Medan

Medan Marelan, Medan


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Medan Marelan
Kecamatan

Negara

Indonesia

Provinsi

Sumatera Utara

Kota

Medan

Luas

23,82 km

Kepadatan

Desa/kelurahan

2737,04 (2004)

Peta Kecamatan Medan Marelan ditunjukan oleh warna hitam

Kecamatan Medan Marelan adalah salah satu dari 21 kecamatan di kota Medan, Sumatera
Utara, Indonesia. Kecamatan Medan Marelan berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang di sebelah
barat, Medan Labuhan di timur, Medan Helvetia di selatan, dan Medan Belawan di utara.
Pada tahun 2004, kecamatan ini mempunyai penduduk sebesar 121.716 jiwa. Luasnya adalah 23,82 km
dan kepadatan penduduknya adalah 2737,04 jiwa/km.

[sunting]Penduduk
Sebagaian besar penduduk di kecamatan ini adalah suku-suku pendatang sedangkan suku asli Suku
Melayu Deli 30% saja.

[sunting]Potensi

Wilayah

Danau Siombak di Kelurahan Paya Pasir

A. Data Umum

No

Data Umum

Keterangan

Luas

23,82 km

Jumlah Kelurahan

5 kelurahan

Jumlah Penduduk

121.716 jiwa

Panjang Jalan Aspal 75,7 km

B. Air Minum & Energi

No

Pelanggan

Jumlah

Air Minum

983

Listrik Negara 25.908

Gas Negara

443

C. Pendidikan

No Jenis Pendidikan Keterangan

SD / Sederajat

39 unit

SLTP / Sederajat 15 unit

SLTA / Sederajat 10 unit

Akademi

Universitas

D. Perdagangan

No

Jenis Perdagangan

Keterangan

Pasar Tradisional

2 unit

Plaza / Mall

1 unit

Swalayan/Mini Market 4 unit

E. Olahraga

No.

Sarana

Jumlah

Sepakbola

3 unit

Bola Volly 10 unit

Bulutangkis 15 unit

Futsal

26 unit

F. Perusahaan Industri

No

Industri

Jumlah

Besar/Sedang

3 unit

Kecil

11 unit

Rumah Tangga 7 unit

G. Kesehatan

No.

Sarana

Jumlah

Rumah Sakit

2 unit

Puskesmas

4 unit

Balai Pengobatan Umum

0 unit

Balai Kesehatan Ibu dan Anak 0 unit

H. Keagamaan

No.

Sarana

Jumlah

Masjid

24 unit

Langgar

73 unit

Gereja

5 unit

Kelenteng 3 unit

I. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU): 3 unit


J. Keuangan

No.

Lembaga

Jumlah

Bank

4 unit

Leasing/Finance 0 unit

Valuta Asing

0 unit

Koperasi

3 unit

Pegadaian

0 unit

Kelurahan

No

Kelurahan

Keterangan
KELURAHAN MABAR

Alamat Kantor

Jl. Rumah Potong Hewan Lk. IX

Telepon Kantor
2

KELURAHAN MABAR HILIR

Alamat Kantor

Jl. Perbatasan Ujung Mabar Hilir

Telepon Kantor
3

KELURAHAN TITI PAPAN

Alamat Kantor

Jl. Platina II No. 3

Telepon Kantor
4

(061) 685-3181
KELURAHAN TANJUNG MULIA

Alamat Kantor

Jl. KL. Yos Sudarso No. 7

Telepon Kantor
5

(061) 662-2961

KELURAHAN TANJUNG MULIA HILIR


Alamat Kantor

Jl. Kawat VII No. 33

Telepon Kantor
6

(061) 662-6234
KELURAHAN KOTA BANGUN

Alamat Kantor

Jl. KL. Yos Sudarso KM. 10,2

Telepon Kantor

(061) 685-4996

Potensi Wilayah
A. Data Umum

No

Data Umum

Keterangan

Luas

23,82 km

Jumlah Kelurahan

5 kelurahan

Jumlah Penduduk

112.463 jiwa

Panjang Jalan Aspal

75,7 km

B. Pelayanan Umum

No

Jenis Pelayanan

Keterangan

Air Bersih

39%

Listrik

94%

Telepon

31%

Gas

Lapangan Olahraga

3 persil

Rumah Ibadah

71 unit

Rumah Sakit

2 unit

Puskesmas

4 unit

8%

C. Pendidikan

No

Jenis Pendidikan

SD / Sederajat

SLTP / Sederajat

Keterangan
36 unit
8 unit

SMU / Sederajat

5 unit

Akademi

Universitas

D. Perdagangan

No

Jenis Perdagangan

Keterangan

Pasar Tradisional

Plaza / Mall

Pasar Grosir

Luas Wilayah

: 44,47 Km

1 unit

Jumlah Penduduk:

Kelompok Umur
0-4
5-14
15-44
45-64
>=65
Jumlah

Jenis Kelamin
Laki-laki
5.482
11.988
34.157
9.971
1.989
63.587

Perempuan
5.482
11.364
33.291
9.136
2.627
61.900

Pendidikan:
Sekolah
SD
SLTP
SLTA

Negeri
28
4
1

Swasta
11
11
9

Kesehatan:
Sarana
Rumah Sakit
Puskesmas
Balai Pengobatan Umum
Balai Kesehatan Ibu dan Anak

Jumlah
2
1
0
0

Jumlah
39
15
10

Jumlah
10.964
23.352
67.448
19.107
4.616
125.487

Keagamaan:
Sarana

Jumlah
24
73
5
3

Sarana

Jumlah
3
10
15
26

Mesjid
Langgar
Gereja
Kelenteng

Olahraga:

Sepakbola
Bola Volly
Bulutangkis
Futsal

Perusahaan Industri:
Industri
Besar/Sedang
Kecil
Rumah Tangga

Jumlah
3
11
7

Energi dan Air Minum:


Pelanggan
Listrik Negara
Gas Negara
Air Minum

Jumlah
25.908
443
983

Pasar dan Pertokoan:


Jenis
Pasar
Pertokoan
Swalayan/Mini Market
Mal/Plaza

Jumlah
2
4
4
0

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU): 3

Hotel, Restoran dan Pariwisata:

Sarana
Hotel/Losmen
Bioskop
Night Club/Karaoke
Bilyard
Rumah Makan/Restoran
Warung Makan/Minum
Panti Pijat
Pangkas
Salon
Dukun Patah
Video Game
Penyewaan VCD/DVD

Jumlah
0
0
0
4
16
50
0
15
15
3
14
0

Keuangan:
Lembaga
Bank
Leasing/Finance
Valuta Asing
Koperasi
Pegadaian

Jumlah
4
0
0
3
0

Pemko Medan Segera Lakukan Percepat Pembangunan


Kawasan Medan Utara
Medan, (Analisa). Pemko Medan akan segera melakukan percepatan pembangunan di kawasan
Medan Utara. Sejumlah langkah-langkah yang akan dilakukan telah dipersiapkan, terutama terkait
konsep modernisasi Belawan ke depan sesuai dengan arahan Menteri Kordinator Bidang
Perekonomian Republik Indonesia Ir Hata Rajasa.
Demikian diungkapkan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam acara berbuka puasa
bersama dan Safari Ramadan 1433 H di halaman Kantor Camat Medan Belawan Jalan Cimanuk
Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (28/7).

"Ini menunjukkan betapa besar komitmen saya beserta jajaran Pemko Medan dalam rangka
percepatan pembangunan di kawasan Medan Utara. Langkah yang akan dilakukan itu salah satunya
adalah membenahi dan memperbaiki infra struktur," kata Wali Kota.

Direncanakannya, Jalan Kol L Yos Sudarso mulai kawasan Pulo Brayan sampai Belawan akan dibuat 4
lajur dengan 2 jalur. Jika ini sudah diberlakukan, ,maka kenderaan tidak diperbolehkan satu pun

parkir di sepanjang pinggir jalan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi tingginya tingat
kemacetan, sebab kenderaan yang parkir di pinggir jalan menjadi salah satu pemicu terjadinya
kemacetan, di samping kecilnya ruas jalan.

Taman mangrove

Kemudian, Walikota ingin menjadikan kawasan Sicanang menjadi taman mangrove. Di lokasi itu akan
dibangun dermaga kecil berikut tempat jajanan kuliner sehingga menjadi lokasi wisata yang
menarik.Lalu, perluasan Pelabuhan Belawan dan menjadikan puskesmas di Medan Labuhan menjadi
rumah sakit tipe D.

"Belawan harus dimodernisasi. Untuk itu kita akan membangun Pasar Kapuas Belawan. Lalu
membangun tembok untuk menahan air laut pasang. Jika tahun ini dana dari pusat tidak turun,
maka kita anggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2013. Kita harus cepat dan tidak mau lama-lama
lagi," ungkapnya.

Selain itu Walikota mengaku sudah menjalin kerjasama dengan salah satu investor yang akan
membangun tempat permainan anak-anak terbesar di Indonesia. Lokasinya direncanakan di
kawasan Medan Labuhan dan dibangun di atas lahan seluas lebih kurang 50 hektar.

"Semula investor itu ingin membangun tempat permainan anak seperti Trans Studio Bandung di
Sidoarjo. Namun niat itu urung dilaksanakan, sang investor lebih tertarik untuk membangunnya di
Kota Medan . Dalam waktu dekat ini, sang investorakan melakukan ekspose," jelasnya.

Dukungan masyarakat

Untuk mendukung rencana itu semua, Walikota minta dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat.
Untuk mendapatkan dukungan, tentunya harus ada jembatan hati antara pemerintah dengan
masyarakat. Salah satu upaya membangun jembatan hati itu dengan memperbanyak silaturahmi.

"Jadi berbuka puasa berasama dan Safari Ramadan dengan warga Belawan merupakan kesempatan
untuk membangun silaturahmi dengan masyarakat di bulan Ramadan. Di luar bulan Ramadan, saya

juga melakukan Safari Jumat, Safari Maghrib dan Safari Subuh untuk membangun silaturahmi
dengan masyarakat," paparnya.

Selain dirinya, Wakil Walikota Medan Drs H Dzulmi Eldin dan Sekda Ir Syaiful Bahri pada waktu yang
bersamaan juga melaksanakan buka puasa bersama dan Safari Ramadan di Kecamatan Medan
Marelan dan Kecamatan Medan Labuhan. Diharapkannya kegiatan yang dilaksanakan itu mampu
membangun silaturahmi dengan masyarakat.

Sebelum berbuka puasa bersama, Walikota didampingi Ketua Dewan Kota Drs H Afifuddin Lubis
serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan memberikan santunan kepada 100 anak
yatim piatu warga setempat. Kemudian, menyumbang untuk pembangunan Masjid Baiturahim dan
Masjid Jamik Belawan, masing-masing masjid mendapatkan bantuan sebesar Rp.30 juta. (maf)

Pemerintah Kota Medan dalam visi, misi dan arah kebijakannya telah jelas merumuskan bahwa lima
tahun ini 2005-2010, salah satu yang menjadi prioritas adalah mempercepat pembangunan kawasan
pinggiran, dalam format itu kawasan utara Kota Medan terkatagori sebagai kawasan pinggiran kota
Medan, Abdillah-Ramli telah merumuskan itu; pjs Afifuddin Lubis tidak sempat merealisasikannya
secara utuh, dan Rahudman - Eldin sepertinya masih menakar apakah komitmen itu perlu dilakukan
atau tidak;
selang beberapa bulan menjelang pilkada medan nanti Medan utara kembali menunggu sentuhan
atas komitmen dan janji-janji kampanye anggota legislatif yang telah terpilih maupun eksekutif yang
berkewajiban dan dibayar rakyat untuk memikirkan kesejahteraan rakyat.

APA MASALAH MENDASAR MEDAN UTARA.

Jauh sejak hasil pilkada 2005 masyarakat merasakan bahwa ada ketidak adilan secara sistematis
terhadap kondisi pembangunan dikawasan pinggiran, stagnasi dan lambannya proses pembangunan
itu terukur lewat peruntukan alokasi anggaran yang tidak berpihak, sedangkan kerusakan infra
struktur jalan , drainase, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, penataan pasar, lampu jalan, air
bersih, penataan taman-taman, rambu-rambu lalulintas, angka penganguran yang tinggi, problem
nelayan dan kawasan kumuh disekitarnya, polusi dan limbah pabrik yang mengancam masyarakat,
persoalan tata ruang, dan persoalan-persoalan lainnya yang kami identifikasi dan disampaikan
kepada pemko medan lewat sejumlah rekomendasi dan solusi alternatifnya.

MUSRENBANG DAN RESES YANG TIDAK AKOMODATIF

Mestinya proses musyawarah pembangunan dari tingkat Kelurahan, kecamatan sampai pada tingkat
kota dapat menampung berbagai aspirasi masyarakat tentang kondisi pembangunan, begitu juga
reses oleh anggota legeslatif, namun dari tahun ketahun hal itu semakin jauh dari harapan
sesungguhnya, Musrenbang terkesan dilaksanakan untuk memenuhi ketentuan yang ada dan
menghabiskan anggaran saja, sepertinya musrenbang dan reses lebih mengedepankan formalitasnya
saja; sebab setiap materi yang diusulkan dan dibahas tidak didasari atas rekomendasi yang jelas,
dalam musrenbang dan reses itu pula tidak didapati semacam evaluasi terhadap apa yang telah
dicapai pemerintah pada tahun sebelumnya dan apa yang belum; lucunya lagi kadang-kadang reses
lebih semarak kyibord dan karokeannya.

APA YANG DIHARAPKAN DARI ANGGOTA DEWAN DAN CAMAT

Masyarakat Medan Utara berharap kepada para Anggota 11 Dewan yang telah terpilih pada pileg
2009 agar lebih visioner dan memahami apa sebenarnya yang diinginkan masyarakat; paling tidak
secara formal mereka dapat mendorong panitia anggaran eksekutif untuk merumuskan skala
prioritas pembangunan dan pengalokasian anggaran yang cukup signifikan untuk kawasan ini;
mereka itu ujung tombaknya masyarakat-jangan ketika belum terpilih kemaren intensitas
pengabdian dan pengorbanan mereka tinggi tapi setelah duduk gak ngerti mau bikin apa; jadinya ya
terjebak pada hal-hal yang formal-formal saja dan akhirnya netek dengan pemerintah atau minta
jatah atas proyek-proyek serta anggaran yang telah disahkan;

Begitu juga harapan kita kepada para Camat dan Lurah dikawasan ini; mereka hendaknya
menyampaikan aspirasi masyarakat ini secara tegas dan lugas bahwa visi, misi pemerintah belum
diwujudkan secara subtansial untuk mempercepat pembangunan kawasan medan utara ini.