Anda di halaman 1dari 11

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Regio thorac adalah salah satu region pembentu tubuh hewan region ini termasuk os
costae dan os sternum. Foto thorax atau sering disebut chest x-ray (CXR) adalah suatu proyeksi
radiografi dari thorax untuk mendiagnosis kondisi-kondisi yang mempengaruhi thorax, isi dan
struktur-struktur di dekatnya. Foto thorax menggunakan radiasi terionisasi dalam bentuk x-ray
Pemeriksaan radiologi Regio thoraks merupakan upaya pengkajiaan untuk tujuan
diagnosa gangguan sistem kardiovaskular dan respirasi. Pengenalan kelainan yang penting pada
foto thoraks sangat bermanfaat bagi dokter hewan praktisi terutama dalam menghadapi keadaan
akut sehingga dokter hewan mampu untuk memberikan interpretasi yang benar maupun tindakan
yang tepat. Sarana radiologis adalah semua alat yang menggunakan sinar-X atau pengion lainnya
sebagai sarana diagnostik, misalnya pesawat sinar-X dan isotop.
Ada beberapa cara untuk mendapatkan hasil foto rontgen pada bagian thoraks antara lain; bagian
dorsal terlihat sampai dengan os costae 6-8, bagian ventral terlihat sampai dengan costae 8-10.
Dalam membaca foto rontgen, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah densitas atau derajat
tebalnya bayangan hitam pada film. Para radiolog menggolongkan adanya empat densitas yaitu:
gas atau udara, air, lemak dan logam.
Macam - macam proyeksi foto toraks dapat dilakukan dengan berbagai macam proyeksi
seperti Posisi Ventrodorsal Posisi pengambilan ini biasanya dilakukan di bagian radilogi.
Skapula tidak akan menutupi daerah paru. Besar jantung dapat diperkirakan dengan lebih mudah.
Tulang rusuk ventral tidak tampak jelas, sedang rusuk di bagian belakang semuanya menuju ke
arah tulang punggung. Pada posisi ini kamera berada di belakang pasien.Posisi Dorsoventral
Pengambilan foto ini yang paling sering dilakukan pada pasien gawat, misalnya di ruang rawat
darurat atau rawat intensif. Cara mengambil pasien ditidurkan dalam posisi 450 dan pemotretan
dilakukan saat inspirasi. Posisi Lateral Pengambilan posisi lateral tergantung atas indikasi apakah
lateral kiri atau lateral kanan. Posisi ini dipakai pada pemeriksaan angiografi (untuk melihat
kebocoran septum jantung, aneurisma aorta dan sebagainya).
1

Tujuan Pemeriksaan Chest X-Ray ini yaitu untuk melihat adalanya kelainan pada tulang
yang ada di sekitar Regio Thorac Thorac baik disebabkan oleh trauma, tumor ataupun kanker
(osteosarcoma)

1.2 Rumusan Masalah


Bagaimanakah cara menegakan Diagnosa lanjutan melalui foto Rontgen pada kelainan tulang
didaerah Regio Thorac?

1.3 Tujuan
Mengetahui cara menegakan Diagnosa lanjutan melalui foto Rontgen pada kelainan tulang
didaerah Regio Thorac

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Tulang dan Regio Thorax
Tulang merupakan komponen tubuh makhluk hidup yang berfunngsi sebagai penyangga
dan sekaligus alat gerak. Adapun Fungsi utama tulang-tulang rangka adalah Sebagai kerangka
tubuh, yang menyokong dan memberi bentuk tubuh, Untuk memberikan suatu system
pengungkit yang digerakan oleh kerja otot-otot yang melekat pada tulang tersebut, sebagai suatu
system pengungkit yang digerakan oleh kerja otot-otot yang melekat padanya, Sebagai reservoir
kalsium, fosfor, natrium, dan elemen-elemen lain serta Untuk menghasilkan sel-sel darah merah
dan putih dan trombosit dalam sumsum merah tulang tertentu
Foto thorax atau sering disebut chest x-ray (CXR) adalah suatu proyeksi radiografi dari
region thorax untuk mendiagnosis kondisi-kondisi yang mempengaruhi thorax, isi dan strukturstruktur di dekatnya. Foto thorax menggunakan radiasi terionisasi dalam bentuk x-ray untuk
melihat abnormalitas tulang khususnya pada os Costae dan Os Sternum di area Regio Thorac.
2.2 Regio Thorax
1. OS Sternum :
Os Sternum merupakan suatu tulang yang memanjang, dari atas ke bawah, tersusun atas
manubrium, korpus sternum, dan prosesus xyphoideus. Manubrium berartikulasi dengan
klavikula, kostal pertama, dan korpus sternum. Sedangkan korpus stenum merupakan tempat
berartikulasinya kartilago kostal ke-2 hingga kostal ke-12 dan Biasanya tidak dapat dilihat jelas
pada foto PA, karena adanya superposisi dengan vertebrae thorakalis, tetapi pinggir manubrium
sternum dapat terlihat dengan baik, namun Untuk menyelidiki sternum, lebih baik dibuat foto
lateral dengan tehnik khusus.
2. Os Costae
tulang-tulang kostal merupakan tulang yang berartikulasi dengan vertebra segmen torakal di
posterior, dan di anterior berartikulasi dengan manubrium dan korpus sternum. Ada 12 tulang

kostal; 7 kostal pertama disebut kostal sejati (karena masing-masing secara terpisah di bagian
anterior berartikulasi dengan manubrium dan korpus sternum), 3 kostal kedua disebut kostal
palsu (karena di bagian anterior ketiganya melekat dengan kostal ke-7), dan 2 kostal terakhir
disebut kostal melayang (karena di bagian anterior keduanya tidak berartikulasi sama sekali).
Letak letak tulang iga diantaranya :
1.Iga-iga yang terletak di anterior adalah lebih tinggi disebelah lateral daripada disebelah medial,
sehingga

iga-iga

kiri

&

kanan

yang

nomernya

sama

membentuk

shape

2.Iga-iga yang terletak di posterior adalah lebih tinggi disebelah medial daripada disebelah
lateral, sehingga iga-iga kiri & kanan yang nomernya sama membentuk A shape .
3.Bagian bagian iga yang terletak anterior dan berhubungan dengan sternum pada orang muda
masih

merupakan

kartilago,

sehinnga

tidak

terlihat

pada

foto

Roentgen.

4.Sela-sela interkostal diberi angka menurut angka diatasnya.

2.3 Posisi Rradiografi


Posisi radiography sangat menentukan penegakan diagnosis agar X-ray yang dihasilkan
memberikan hasil dna gambaran yang jelas. Posisis radiography pada region thorax diantaranya
a. Right Lateral

b. Left Lateral

c, Dorso Ventral

2.4 Abnormalitas Regio Thorac Thorac


1. Rib Fracture
a. Single Rib Fracture
Single rib fracture adalah kelainan patah tulang yang biasanya disebabkan oleh trauma
dan terjadi pada 1 tulang costae dan paling sering terjadi pada os costae ke V - X

b. Multiple Rib Fracture


1. multiple rib fracture yang terjadi pada os costae

2. Multiple Rib
Kelainan pada OS sternum biasanya terjadi akibat dari kecelakaan dan resustansi cardiopulmonar

Photo rontgen didaerah thorax tampak adanya tulang rusuk dan tulang sternum yang patah.

2. osteosarcoma pada os costae


Osteosarcoma adalah tumor ganas primer dari tulang yang di tandai dengan pembentukan
tulang yang immature atau jaringan osteoid oleh sel-sel tumor.

3. Rib fracture Os Costae


Fraktur pada os (costae) merupakan kelainan tersering yang diakibatkan trauma tumpul
pada dinding dada. Trauma tajam lebih jarang mengakibatkan fraktur iga, oleh karena luas
permukaan trauma yang sempit, sehingga gaya trauma dapat melalui sela iga. Fraktur iga
terutama pada iga IV-X

4. Sternum Fracture
Fraktur atau patah tulang adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai
jenis dan luasnya, fraktur sternum terjadi sebagai akibat trauma yang sangat keras

5. Luksasi sternum
Luksasi merupakan suatu kasus yang sering terjadi ketika hewan mengalami kecelakaan,
terjatuh, atau ketika hewan terlatih mengalami cidera saat berlatih Luksasi dapat terjadi pada semua
jenis ras anjing karena factor penyebabnya tidak terpengaruh oleh usia hewan dan Luksasi disebabkan
karena kesalahan letak permukaan artikulasi suatu persendian

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Regio thorax adalah salah satu region pembentu tubuh hewan region ini termasuk os
costae dan os sternum. Regio thorac adalah salah satu region pembentu tubuh hewan region ini
termasuk os costae dan os sternum. Foto thorax atau sering disebut chest x-ray (CXR) adalah
suatu proyeksi radiografi dari thorax untuk mendiagnosis kondisi-kondisi yang mempengaruhi
thorax, isi dan struktur-struktur di dekatnya. Foto thorax menggunakan radiasi terionisasi dalam
bentuk x-ray
Pemeriksaan radiologi Regio thoraks merupakan upaya pengkajiaan untuk tujuan
diagnosa gangguan sistem kardiovaskular dan respirasi. Pengenalan kelainan yang penting pada
foto thoraks sangat bermanfaat bagi dokter hewan praktisi terutama dalam menghadapi keadaan
akut sehingga dokter hewan mampu untuk memberikan interpretasi yang benar maupun tindakan
yang tepat. Sarana radiologis adalah semua alat yang menggunakan sinar-X atau pengion lainnya
sebagai sarana diagnostik, misalnya pesawat sinar-X dan isotop.
Posisi Radiography yang bisa dilakukan pada Pemeriksaan X-ray region thorax yaitu
right lateral, left lateral dan dorso ventral
Abnormalitas yang bisa dilihat pada Pemeriksaan X-ray pada region thorax khususnya
pada OS costae dan Os Sternum yaitu Rib thorax, rib thorax fracture, osteosarcoma, fracture
sternum an luksasi sternum.

10

DAFTAR PUSTAKA
Tita,

rizky

septiana

(2011), dasar

teori

tulang

(struktur

tulang). http://www.ml.scribd.com/doc/52681287/berkas. diakses pada tanggal 03 oktober 2014


Azar. D. T, and Napoli. J. J. The Crystalline Lens and Cataract in Manualof Ocular Diagnosis and
Therapy, 6th Edition. 2008. Lippincott Williams& Wilkins
Crick, R. P, and Khaw, P. T. A Textbook Of Clinical Ophthalmology 3rd Edition. 2003. World
Scientific Publishing Co. Pte. Ltd.

Ramadhan.

2008.

Konsep

Fraktur

(Patah

http://forbetterhealth.wordpress.com/2008/12/22/konsep-fraktur-patah-tulang/

Tulang.
diakses

tanggal 3 october 2014


Price A S, Wilson. 2006. Patofisiologi. Konsep Klinis Proses-Proses penyakit tulang Edisi
Vol. 2. Jakarta: EGC

11

Anda mungkin juga menyukai