Anda di halaman 1dari 3

IV.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Data Probandus
Probandus

: Dzaki Luqmanul Hakim

Umur

: 19 tahun

Jenin kelamin

: Laki-laki

Hasil

: 6 U/L

A.

Hasil Pengamatan

Hasil pemeriksaan CK dalam darah : 6 U/L

B.

Pembahasan
Hasil pemeriksaan pada probandus menunjukkan hasil 6 U/L dengan
kadar normalnya adalah kurang dari 160 U/L untuk laki-laki. Hal ini dapat
diartikan bahwa kadar CK probandus berada dalam batas yang normal. Bila
terjadi peningkatan pada kadar CK, maka dapat diklasifikasikan menjadi
peningkatan besar dan ringan atau sedang (Sacher dan McPherson, 2004).
Peningkatan besar kreatinin kinase (lebih dari 5 kali nilai normal)
diantaranya disebabkan oleh (Sacher dan McPherson, 2004):
1.

Distrofi otot Duchenne

2.

Polimiositis

3.

Dermatomiositis

4.

Infark miokardium

Peningkatan ringan atau sedang kreatinin kinase (2-4 kali nilai normal)
diantaranya disebabkan oleh (Sacher dan McPherson, 2004):
1.

Olahraga berat, trauma, tindakan bedah, penyuntikan intra


muskulus

2.

Delirium tremens, miopati alkoholik

3.

Infark miokardium, cedera iskemik berat

4.

Infark paru

5.

Edema paru

6.

Hipotiroidisme

7.

Psikosis agitatif akut


Selain pada kondisi-kondisi yang sudah disebutkan di atas, kadar

kreatinin kinase juga dapat meningkat pada kondisi hipertermia, hipotermia,


persalinan pervaginam, dan pada sindrom Reye (Sacher dan McPherson,
2004). Peningkatan kadar kalsium darah pada probandus juga dapat
disebabkan oleh kesalahan yang mungkin terjadi saat praktikum, antara lain :
1.

Kesalahan saat meneteskan reagen dan sampel serum, sehingga


volume tetesan menjadi tidak sesuai (bisa kelebihan atau
kekurangan).

2.

Kesalahan teknis pada mesin spektrofotometer.

3.

Kesalahan pada saat inkubasi meliputi kesalahan perhitungasn


durasi inkubasi yang seharusnya.

Beberapa hal yang mempengaruhi kadar CK dalam darah, antara lain


adalah umur, massa otot, dan kondisi iklim. Kadar CK juga ditemukan tinggi
pada aktivitas olahraga berat yang membahayakan otot rangka (Brancaccio,
2007).

V. KESIMPULAN

1.

Kreatin kinase (CK) adalah enzim yang terdiri dari isoenzim terutama di otot
berupa CK-M dan di otak berupa CK-B.

2.

Pemeriksaan aktivitas Creatin Kinase N-Acetyl Cystein (CK NAC) pada


sampel probandus adalah normal yaitu 6 U/L dengan nilai normalnya yaitu
<160 U/L

3.

Faktor-faktor yang mempengaruhi CK dalam darah adalah:


a. Umur
b. Massa otot
c. Iklim
d. Olahraga berat

4.

Aplikasi klinis yang berkaitan dengan peningkatan kadar CK dalam darah


dapat dibagi menjadi 2 yaitu besar dan ringan atau sedang, contohnya yaitu
Infark Miokardium dapat di golongkan sebagai peningkatan besar.

Sacher, Ronald A. dan Richard A. McPherson. 2004. Tinjauan Klinis Hasil


Pemeriksaan Laboratorium Edisi 11. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Ramrakha, P., Hill, J., 2007. Oxford Handbook of Cardiology: Coronary Artery
Disease. 1st ed. USA: Oxford University Press.