Anda di halaman 1dari 17

KELOMPOK 1

PENGOLAHAN TANAH
DI LAHAN SAWAH

Kelompok 1

Nurul Farida
Nadia Ulva Safitri
Nevi Linda Permatasari
Pitriani
Naely Rohmah
Naning Kurniasari
Nurlaily
Nevi Anggraeni Priyono
Nanik Yuliana
Ni Putu Eka Pratiwi
Nanik Supriatun
Nanik Indah Dwi W
Nur Izzatul Maulidah
Nyono Novi Wibianto
Nanang Wahyu Prajaka

115040213111049
115040201111131
115040200111054
115040200111021
115040200111038
115040201111211
115040201111304
115040201111023
115040200111059
115040201111079
115040201111344
115040201111064
115040201111339
115040200111160
115040200111163

CONTENT
Pengolahan Tanah di Lahan Sawah
Tujuan Pengolahan Tanah Sawah
Keuntungan Pengolahan Tanah Sawah
Tahapan Pengolahan Tanah Sawah
Sistem Irigasi Di Lahan Sawah
Akibat penggunaan air tercemar untuk irigasi
pertanian
Solusi Penanganan yang Diberikan
Dampak Penggunaan Pupuk Kimia dan Pestisida
Data Pengamatan Kabupaten Bima

Pengolahan Tanah di
Lahan Sawah
Pengolahan tanah dengan bajak singkal
Diamkan selama 1 minggu dan genangi
dengan air
Olah kembali dengan bajak rotary

Pengolahan Tanah Sawah


Tradisional Pengolahan Tanah Sawah
Modern

Tujuan Pengolahan Tanah Sawah

Mengubah sifat fisik tanah agar lapisan


atas yang semula keras menjadi datar
dan melumpur

Keuntungan Pengolahan Tanah


Sawah

1. Gulma mati yang kemudian akan


membusuk menjadi humus
2. Aerasi tanah menjadi lebih baik
3. Lapisan bawah tanah jenuh air

Tahapan Pengolahan Tanah


Sawah
1. Pembersihan
pembersihan selokan, pembabatan jerami
2. Pencangkulan
dilakukan pada sawah-sawah yang sulit dibajak
3. Membajak
gumpalan tanah terpecah menjadi kecil-kecil. bertujuan agar air
irigasi merata
4. Menggaru
meratakan dan menghancurkan gumpalan-gumpalan tanah

Pembajakan dan Penggaruan bertujuan agar tanah


sawah melumpur dan siap ditanami.

Sistem Irigasi Di Lahan Sawah

Menggunakan air
permukaan seperti air
danau dan air sungai

Air irigasi tercemar yang membawa zat pencemar berbetuk solid lamalama kelamaan akan mengumpul pada permukaan tanah dan
menyebabkan tersumbatnya pori-pori tanah sehingga tanah menjadi tidak
subur

Solusi Penanganan yang Diberikan


1. Tindakan Pencegahan/Preventif
mencegah terjadinya pengotoran
limbah
2. Treatment Terhadap Air Tercemar
usaha untuk menyingkirkan polutanpolutan

Dampak Penggunaan Pupuk Kimia


dan Pestisida Kimia
lahan menjadi sakit
timbulnya degradasi lahan pertanian
Penyebab tanah menjadi masam, netral, atau basa
tergantung pada reaksi antara pupuk kimia dan tanah,
contohnya pupuk urea dan ZA
menyebabkan kadar bahan organik tanah menurun
struktur tanah rusak
mengakibatkan pencemaran lingkungan
menurunkan kualitas tanah dan kesehatan lingkungan
berakibat buruk pada seluruh organisme yang ada di
lingkungan sekitarnya

BERDASARKAN DATA
PENGAMATAN KABUPATEN BIMA

Keragaman Status Kandungan Bahan Organik Tanah


Pada Lapisan Atas dan Bawah Lahan Sawah
Kabupaten Bima

Lapisan/%
Topsoil
Persentase
Subsoil
Persentase

Status kandungan bahan organik tanah sawah


<1%

Total

1-2%

2-3%

3-5%

>5%

sample

12

42,9

57,1

0,0

0,0

0,0

21

21

100,0

0,0

0,0

0,0

0,0

42

21

ANALISIS TABEL
kandungan bahan organik yang sangat rendah
Kandungan bahan organik pada lapisan
bawah tanah lebih rendah dibandingkan
dengan kandungan bahan organik pada
lapisan atas tanah

SOLUSI
mengembalikan sisa tanaman hasil panen
menanaman jenis tanaman yang dapat
mengembalikan kesuburan tanah dengan
rotasi tanam atau dengan penambahan pupuk
kompos dari kotoran ternak.

Nurul Farida
Nadia Ulva Safitri
Nevi Linda Permatasari
Pitriani
Naely Rohmah
Naning Kurniasari
Nurlaily
Nevi Anggraeni Priyono
Nanik Yuliana
Ni Putu Eka Pratiwi
Nanik Supriatun
Nanik Indah Dwi W
Nur Izzatul Maulidah
Nyono Novi Wibianto
Nanang Wahyu Prajaka

115040213111049
115040201111131
115040200111054
115040200111021
115040200111038
115040201111211
115040201111304
115040201111023
115040200111059
115040201111079
115040201111344
115040201111064
115040201111339
115040200111160
115040200111163