Anda di halaman 1dari 2

#1 edition muharram-januari 1431/2010

www.komda-fast.co.cc
Menggali kembali makna kehidupan
Assalamualaikum,
INDRA WIDIANSYAH: Tahun 1430 Hijiah dan 2009 Masehi baru saja telah Saudaraku,
Karakteristik Umat mulai runtuh kita lewati. Banyak hal yang telah kita jalani di tahun itu, baik hal Setelah begitu lama kami
yang menyenangkan ataupun hal-hal yang menyedihkan hati menunda penerbitan
Beberapa bulan lalu komisariat Dakwah Fakultas Sains dan Teknologi mengadakan kita. Di tahun lalu, kita pernah melihat, atau bahkan merasakan bulletin ini,
pergantian kepengurusan, nah… salah satu hasilnya ialah terpilihnya ketua komda yang banyaknya musibah yang terjadi, dimulai dari gempa di Alhamdulillah akhirnya
baru. Hmmm.. siapakah dia?? Ya Betul..Selamat Buat ka Indra Widiansyah.. kemudian tasikmalaya sampai gempa di sumatra. Bahkan gempa yang media kita, muslim muda
beberapa minggu lalu kami sempat mewawancarainya tentang bagaimana kehidupan terjadi di sumatra itu, sempat 'menggoyang' kampus kita yang dapat terbit juga di awal
umat Islam pada saat ini.. tahun ini.
tercinta. Dan di akhir tahun-sampai saat ini-, sedang
berlangsung drama kehidupan yang menceritakan keadilan Saudaraku, tak terasa kita
Medikom:Menurut ka indra, umat islam jaman sekarang kaya gimana?
yang ada di negeri kita. Kita seperti sedang melihat 'pertunjukan berada kembali di awal
Indra:Bila kita melihat secara umum, yakni umat Islam dunia, bisa dikatakan umat Islam
saat ini karakteristik umat Islam sudah mulai runtuh disebabkan oleh gozhwul fikr besar' yang memperlihatkan ketidakadilan antara si kaya dan si bulan di tahun baru ini,
(perang pemikiran) sehingga tujuan yang dibangun terparsialkan dan menjadi tidak miskin. Selain itu pula, setiap individu pastilah memiliki kisah kiranya tahu baru yang
komprehensip. hidupnya masing-masing. hanya setahun sekali ini
kita jadikan renungan
dan evalusi diri atas apa
Medikom: itukan secara umum ya kak, kalo diindonesia sendiri gimana kak? Keberkahan, keburukan maupun musibah yang kita lihat dan
yang telah kita lakukan.
Indra: Aneh, Sebagai mayoritas seharusnya peradaban Islam lahir di Indonesia, tapi rasakan sejatinya tak lepas dari apa yang telah kita lakukan,
justru sebaliknya. Jika dilihat dari moral, etika, dan apa yang dilakukan tidak Allah Swt berfirman: Selain itu, di tahun yang
"menyentuh" dengan Islam itu sendiri. Islam hanya sebaga Label dan tidak menjiwai, “Telah tampak kerusakan di darat dan laut disebabkan karena baru ini mari kita rapikan
jadi wajar apabila kita menyeru pada syariat Islam ditolak. perbuatan tangan manusia, Supaya Allah merasakan kepada kembali target-target
mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka yang ingin kita tuju di
Medikom: Kok bisa kak kaya gitu, emang penyebabnya apa kak? kembali ke jalan yang benar”(QS. Ar-Rum: 41). masa depan .
Indra: Karena kita menjalankan hidup tidak sesuai dengan fitrahnya. Jika diibaratkan
sebuah motor, untuk menjalankan dan menggunakan motor tersebut perlu adanya buku Akhirnya,
Pastilah kita bertanya, apa yang telah kita lakukan kami berpesan, “Tahun
panduan, nah begitupun dengan manusia, perlu adanya panduan (syariah-red) agar sehingga kerusakan, ketidakadilan, kedzoliman ada di mana- baru semangat baru, jika
sesuai dengan fitrahnya. mana? Itulah yang harus kita pertanyakan pada diri kita masing- dimasa lalu ada banyak
masing. Kerusakan bukan saja karena kita merusak alam ini, kebaikan, maka
Medikom: Oh gitu ya, mmm.. Solusinya gimana untuk menyadarkan kembali ke fitrah?
namun boleh jadi karena kita telah meninggalkan Allah tingkatkan terus kebaikan
Indra: Mmm.. Jika kita membaca buku "Saksikanlah aku seorang muslim" disitu sehingga kita di ingatkan untuk kembali pada-Nya. Wallahu kita, jika di masa lalu ada
dijelaskan kita mulai membangun diri dari saat ini, diri sendiri, dan mulai dari hal yang alam. banyak keburukan yang
paling kecil. kita lakukan,
Sejenak, Mari kita mengingat kembali masa lalu kita
tinggalkanlah. “
sejak lahir hingga saat ini. Begitu banyak hal yang telah kita Semangat !!
Medikom:Kalo Peran KomDa (Komisariat dakwah) Sediri apa ka? kerjakan, banyak nama yang telah kita kenal, banyak tempat
Indra: Peran komda dimana merupakan terusan dari LDK berperan terutama di Fak. Sains
yang kita singgahi, bahkan banyak kenangan yang sulit tuk Redaktur,
dan Teknologi tentu saja untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa FST pada Islam dan
bersama-sama membangun pesona dan nuansa Islami dimulai dari fakultas kita tercinta dilupakan. Namun, apa arti semua itu? apa arti hidup kita
ini. InsyaAllah... selama ini? Dan adakah tujuan hidup yang harus kita capai?
Kritik dan saran:
“Sesungguhnya ilmu adalah sinarDiterbitkan
yang diletakkan oleh
oleh Media danAllah di dalam
Komunikasi KOMDAhati,
FSTsedangkan maksiat memadamkan SMS: 08976811033 or
Mengetahui asal muasal kita adalah kunci untuk 085224546500.
sinar tersebut ” Ibnul Qayyim AlJauziah.
Penanggung Jawab : Indra SPimRed : Maulana Wahid A
Redaktur & editor : Maulana WA, Arif, Fatimah, Ade 
memahaminya, lalu munculah pertanyaan, dari manakah kita? Email:
Kontributor: Komda FST Crew Tentu saja kita akan menjawab, kita berasal dari Allah Swt. medikom-fast@muslim.com
|SMS Centre: 08976811033/085224546500| Setelah kita mengetahui dari mana kita berasal, akhirnya
|email|web: www.komda-fast.co.cc | pertanyaan sebelumnya (tujuan hidup kita) kita bisa
“ ilmu itu adalah cahaya. Dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang-orang yang suka berbuat
menjawabnya.
maksiat.” Pesan ImamJadi,
Waki’untuk apaSyafii)
(guru Imam kita kepada
disini?Imam
Tentu
Syafii.saja Sang

disampaikan Allah pada Nabi Muhammad Saw. Sungguh luar biasa cerdas perintah itu. Dalam kegiatan membaca yang benar, otak kita juga diperintah untuk merenung, berfikir, membandingkan, menganalisis, dan membuat kesi

h buku raksasa yang terbuka dan menunggu untuk dibaca oleh kita semua. Yang namanya sekolah adalah sebagian kecil saja dari proses pembelajaran hidup. Sarjana Agung dari universitas kehidupan adalah Muhammad Saw it
perutnya, terutama didaerah pegunungan tepatnya di bawah lindungan hutan agar tidak mudah menguap atau banjir. Namun, manusia sering sulit memahami dan menghargainya.

lagi. Coba bagaikan andaikan pola pertumbuhan binatang buas semacam harimau itu bagaikan bakteri yang sekali berkembang biak jumlahnya mencapai jutaan, lalu umurnya panjang seperti manusia, pasti populasi dan keberada

guh nikmat, kita dapat mendekat pada Sang Pencipta Yang Maha Pintar dan Maha Bijak. Bahkan tubuh kita sangat unik, tak habis-habisnya mengungkapkan keajaiban kinerjanya. Itulah sebabnya berulang kali Al-Quran menyuruh

Akibat Malas

Diantara murid-murid yang


belajar pada aristoteles
(filsuf yunani), terdapat
seseorang yang sangat
malas. Ketika diperingatkan
oleh gur unya, dia
menjawab dan
mengemukakan alasannya,
akhirnya murid itu
bertanya,”apa yang harus
saya lakukan? Saya tidak
memiliki ketekunan untuk
membaca, dan tidak
memiliki kesabaran
terhadap kelelahan serta
kejenuhan terhadap belajar.
Lalu Aristoteles pun berkata
pada muridnya yang malas
itu,”Kalau demikian, tidak