Anda di halaman 1dari 2

Aku, Kavaleri, HMTI ITS, dan Tantangan Perubahan

Nama saya Achmad Zulfikar dengan NRP 2512100083. Kini saya menjadi salah satu
mahasiswa di Jurusan Teknik Industri ITS. Saya merupakan orang yang memiliki effort besar dalam
melakukan suatu hal. Sehingga jika melakukan suatu hal akan saya kerjakan hingga tuntas serta
maksimal. Namun di sisi lain saya adalah orang yang cukup pemalu serta kurang percaya diri.
Sehingga ketika berbicara dengan orang lain atau berbicara di depan umum, saya masih terlihat
sangat kaku dan aneh. Namun ketika saya masuk di TI, banyak perubahan yang terjadi pada diri
saya. Awalnya adalah ketika saya dipertemukan dengan angkatan saya, 2012. Ketika itu tanggal 27
Juli 2012 kami dikumpulkan bersama di rumah salah satu teman angkatan yang berada di dalam
ITS. sejak itulah saya mulai mengenal angkatan saya, yaitu Kavaleri. Pada tahun pertama banyak
sekali kegiatan yang sulit dilupakan bersama angkatan saya. Sehingga kegiatan itu menjadi
kenangan tersendiri untuk saya dan Kavaleri. Saya masih ingat saya menjadi salah satu orang yang
mengambil handband pada saat pukul 3 pagi untuk pengecekan sebelum SISTEM 2012.. Selain itu
ada juga kegiatan SISTEM 2012 yang kami lalui selama 4 bulan 2 minggu yang kami lalui bersamasama. Di mana kami belajar tentang sense of belonging, pengembangan diri, dan solid. Kemudian
ada kegiatan IOC pada 26-27 Januari 2013, di mana kegiatan tersebut merupakan pembuktikan
angkatan kami. Kegiatan KPP, hingga akhirnya nama Kavaleri pun lahir. Semua hal itu menurut
saya semakin mendekatkan saya dengan angkatan saya. Menurut saya, pihak yang berjasa dalam
sebagian kegiatan yang saya sebutkan di atas adalah HMTI. Mungkin jika HMTI tidak ada, belum
tentu saya bisa merasakan pengalaman-pengalaman tersebut. Kegiatan yang diberikan pada saya dan
teman-teman angkatan saya bisa menanamkan nilai-nilai pada kami, serta mampu mengembangkan
kami. Misalnya, jika tidak ada SISTEM 2012, saya belum tentu mampu mengenal seluruh angkatan
saya dalam waktu 2 bulan saja. mungkin akan mencapai 1 tahun. Selain itu, SISTEM 2012 juga
memberikan habit untuk berani berbicara di depan umum serta berani untuk berpendapat. Sehingga
kini saya menjadi lebih percaya diri . SISTEM sendiri memberikan trigger kepada kami berupa
treatment tertentu agar menjadi akselerator bagi kami agar lebih cepat berkembang. Masih banyak
contoh lain nya yang tidak bisa disebutkan. Awal keinginan saya untuk berkontribusi di HMTI
muncul pada kegiatan bakti himpunan. Di mana saya ditempatkan di departemen kewirausahaan,
dan departemen tersebut memang merupakan pilihan pertama saya. Sehingga selama di departemen
kewirausahan tersebut saya cukup nyaman, bisa mengenal mas mbak cabinet dan staf, serta
mendapat pengalaman. Sejak saat itu saya memutuskan untuk ingin berkontribusi di BPH HMTI
ITS pada departemen kewirausahaan. Alhamdulillah, ketika open recruitment BPH HMTI ITS
2013/2014 saya diterima di departemen tersebut. Selama menjadi staff banyak pengalaman yang
saya dapatkan baik dari program kerja departemen, hingga mengikuti kepanitiaan di luar
departemen. Tidak terasa dua atau tiga bulan lagi masa kepengurusan dari HMTI 2013/2014 akan
berakhir. Yang mana artinya makin dekat juga masa dari angkatan kami, Kavaleri, untuk menjadi
pengemban amanah pada kepengurusan selanjutnya. Karena memang pada dasarnya setiap angkatan
pasti memiliki masanya sendiri-sendiri. Tentunya ada mimpi-mimpi dari tiap individu di Kavaleri
yang berbeda-beda untuk HMTI ITS serta cara kontribusi yang berbeda pula. Sebenarnya saya ingin
melanjutkan di BPH, namun dikarenakan beberapa hal, saya lebih mengembangkan UMTI MSI
Ulul Ilmi pada bidang Syiar kampus. saya juga ingin memperbaiki kekurangan-kekurangan dari
MSI Ulul Ilmi, mengingat MSI baru menjadi UMTI. sehingga diharapkan MSI bisa menjadi
organisasi yang lebih professional serta lebih baik lagi. Namun tentunya dari tahun ke tahun selalu
ada perubahan yang terjadi. Begitu pula dengan lingkungan di sekitar HMTI ITS. perubahan
tersebut bisa menjadi tantangan bagi HMTI. Contohnya, pada kepengurusan yang sekarang ,
perubahan yang terjadi cukup drastis. OK2BK yang biasanya dilaksanakan selama 1 semester,

dimampatkan menjadi 1 minggu. Budaya lama yang mengakar bisa menjadi faktor mengapa tidak
mau menerima perubahan tersebut. Seharusnya kita bisa menerima dan mampu beradaptasi dengan
perubahan yang ada, misalnya yaitu dengan membuat inovasi kegiatan yang sesuai dengan
peraturan atau kondisi yang ada, namun tetap mampu menanamkan nilai yang sama dengan cara
yang lama. Contoh lainnya, yaitu MSI Ulul Ilmi, dengan perubahan status menjadi UMTI, MSI
harus berubah menjadi organisasi yang lebih professional. Sehingga citra MSI juga menjadi lebih
baik. Memang tidak mudah untuk menerima perubahan, namun tidaklah salah apabila perubahan itu
bertujuan untuk menjadi lebih baik. Semoga di kepengurusan yang dipegang oleh angkatan kami
Kavaleri, HMTI ITS bisa menjadi lebih baik lagi serta siap menghadapi tantangan perubahan yang
ada di masa yang akan mendatang.