Anda di halaman 1dari 14

MEMBERI MAKAN

Monday, November 10, 2014

TERAPI DIETETIK
Terapi dietetik adalah pemberian makanan
atau minuman untuk penyembuhan penyakit,
selain itu juga untuk mencegah timbulnya
penyakit, serta menjaga kesehatan tubuh
penderita.

Monday, November 10,


2014

DEFISIENSI GIZI
Gangguan pencernaan dan hilangnya cairan elektrolit
dan vitamin memungkinkan terjadinya defisiensi.
Kebutuhan faktor makanan esensial bertambah pada
penyakit tertentu, gangguan gizi yang pertama terjadi
adalah gangguan biokimia intrasel berupa disfungsi
enzim, yang menyebabkan perubahan fisiologis
jaringan; kemudian timbul perubahan histopatologis
dan diikuti oleh gejala objektif dan subjektif.
Apatis, depresi, kelemahan tubuh, dan berkurangnya
nafsu makan merupakan tanda-tanda kemungkinan
defisiensi gizi.
Monday, November 10,
2014

DEFISIENSI GIZI
5

Marasmus

Marasmus berhubungan dengan


kegagalan pemberian ASI dan
perkembangan gastrointestinal.

Faktor psikologis ikut berperan, seperti


adanya penolakan ibu dan penolakan
yang berhubungan dengan anoreksia,
muntah, dan ruminasi.

Marasmus dapat disebabkan dan


disertai komplikasi berbagai penyakit,
seperti infeksi, anomali traktus
gastrointestinal, malabsorpsi, penyakit
ginjal kronis dan gangguan susunan
saraf pusat.

Malnutrisi berat pada bayi sering


ditemukan didaerah dengan makanan
tidak cukup, informasi tehnik
pemberian makanan yang tidak cukup
atau karena higiene yang buruk.
Monday, November 10, 2014

Monday, November 10, 2014

DEFISIENSI GIZI
7

KWASHIORKOR
Malnutrisi protein disebabkan
oleh karena masukan protein
tidak cukup bernilai biologis,
penyerapan tidak cukup
terganggu oleh karena diare
kronik, kehilangan protein
abnormal pada proteinuria
(nefrosis), infeksi, perdarahan,
atau luka bakar, dan gagal
mensitesis protein (penyakit
kronik hati).
Monday, November 10, 2014

DEFISIENSI GIZI
8

Marasmik-Kwashiorkor

Monday, November 10, 2014

NUTRISI INTRAVENA
Pemberian makanan diperlukan pada keadaankeadaan berikut.
Malnutrisi, akibat ketidakmampuan untuk makan.
Kelaparan, jumlah makanan tidak adekuat atau bila
makanan tidak ada.
Status katabolik. Apabila digunakan protein jaringan untuk
memperbaiki kerusakan jaringan atau, bila penyakit
menghambat absorpsi normal, dan asimilasi penggunaan
protein; hal ini terjadi pada penyakit crohn, kolitis
ulseratif, reseksi usus mayor, fistulagastrointestinal, dan
luka parah.
Sindroma malabsorpsi.
Prematuritas (bila digunakan vena umbilikalis).
Monday, November 10,
2014

Continue
Pada keadaan ini ataupun keadaan lain
seperti koma serta gagal ginjalmakanan
diberikan secara intravena.
Makanan berada dalam bentuk pracerna
diberikan sebagai asam amino, gula, dan
lemak. Terdapat kontraindikasi untuk

Monday, November 10,


2014

10

PRINSIP TERAPI DIETETIK


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
menentukan terapi dietetik seseorang untuk
menjaga keseimbangan gizi adalah sebagai
berikut.
Selama sakit, penderita kehilangan nitrogen.
Penderita memerlukan cukup kalori untuk
mempertahankan berat badan.
Mencegah defisiensi gizi yang mungkin terjadi selama
sakit.
Terapi diet secara psikologis dapat diterima oleh
penderita.
Monday, November 10,
2014

11

KEHILANGAN NITROGEN
Keadaan ini berlangsung beberapa minggu
sesudah operasi atau sesudah menderita infeksi
berat, tetapi timbul penurunan protein tubuh
dan hal ini bergantung pada berat penyakitnya.
Saat tubuh kehilangan protein tubuh, berat
badan akan turun dan timbul anemia, terjadi
perubahan hormon dan enzim, albumin serum
menurun, penurunan pembentukan zat antibodi,
dan terjadi gangguan fisiologis tubuh.
Monday, November 10,
2014

12

CUKUP KALORI
Pemenuhan kalori tinggi diperlukan untuk
penderita malnutrisi karena sakit berat yang
lama, gangguan pencernaan makanan,
hipertiroidisme, dan demam yang lama.
Pemberian kalori rendah diberikan pada
penderita dengan obesitas, panyakit
kardiovaskular, dan osteorartritis.

Monday, November 10,


2014

13

BENTUK MAKANAN
14

Makanan Cair
Makanan Saring
Makanan Lunak
Makanan Biasa
Lebih lengkap baca
buku

Monday, November 10, 2014