Anda di halaman 1dari 4

ANOTASI KOMPONEN ALAT BERAT

MATKUL : ALAT BERAT


Dosen Pengampu: Dr. H. Budi Tri Siswanto, M.Pd.

Disusun oleh :
Ardian Prima Yudha
NIM. 12504244019

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2014

ANOTASI KOMPONEN
Artikel yang saya gunakan ini menjelaskan tentang komponen komponen alat berat
(Excavator) secara umum.
1. Unit Operasional Excavator
Operasional kerja menggunakan sistem hidrolik. Pergerakan arm bucket dan
perputaran body kabin (swing) dapat dikontrol melalui dua tuas utama yang ada di kanan-kiri
sheat operator dalam kabin. Travelling dikontrol oleh dua tuas yang dilengkapi dengan dua
pedal didepan sheat operator. Penyetelan operasi mesin ( RPM) dapat melalui display panel di
depan sheat operator

Keterangan gambar:
1. Engine
2. Hydraulic Pump
3. Hydraulic Motor
4. Swing Motor
5. Final Drive
6. Front Idler

Keterangan gambar :
1. Bucket
2. Bucket Cylinder

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Arm
Arm Cylinder
Boom
Boom Cylinder
Sprocket
Track Frame
Idler
Track Shoe
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
h)

Model Engine
Horse power
Rated RPM
Main pump
Max oil flow
Steering control
Max travel speed
Kapasitas Bucket

: Caterpillar 385B LME (mass excavator)


: 110 Kw 148 HP (net)
: 2000 rpm
: untuk Boom, arm, bucket, swing dan travel
: 439 Lt/ menit
: dua lever ( tuas ) yang dilengkapi pedal
: 5.5 Km/ jam
: 0,5 1,2 M3

2. Pelumasan dan bahan bakar


a) Tanki solar : 400 lt (full tanki)
b) Oli mesin
: 23 lt
c) Final drive : 3.3 lt tiap sisi
d) Swing drive : 6.6 lt
e) Oli hidrolik : 135 lt
f)
Greasing
: Under carriage, swing, arm, bucket
3. Pembagian Excavator :
a. Alat kendali attachment
1) Hydraulic Controlled
2) Cable Controlled
b. Roda
1) Roda Rantai
2) Roda Karet
4. Jenis-jenis attachment yang dapat digabungkan :
a. Back Hoe
b. Power Shovel
c. Dragline
d. Clamshell
e. loader
ANOTASI
Artikel ini menjelaskan tentang sistem hidrolik alat berat beserta peralatan kerja yang terdapat
pada Engine Komatsu TIER 2.

a. Fuel System Pada Engine Komatsu TIER 2


Pada system Engine Komatsu Tier 2 menggunakan Diesel Engine karena dapat berkerja
secara optimal dan menghasilkan tenaga yang besar.
Diesel Engine dapat beroperasi karena adanya pembakaran dalam ruang bakar sehingga
menghasilkan gerak putar. Pembakaran dilakukan dengan cara menyalurkan bahan bakar ke

ruang bakar ke ruang bakar. Proses penyaluran bahan bakar pada engine dinamakan fuel system,
pada prinsipnya sistem penyaluran bahan bakar setiap engine adalah sama.

b. Komponen-komponen fuel system:


1)
2)
3)
4)
5)

Fuel tank
Feed Pump
Fuel Filter
Fuel injection Pump (FIP)
Nozzel

c. Fungsi komponen utama fuel system :


1) Fuel Tank berfungsi untuk menampung bahan bakar yang akan digunakan untuk proses
pembakaran
2) Feed Pump berfungsi mensupply bahan bakar ke pompa bahan bakar dengan tekanan rendah
berkisar 1.2 - 2.6 kg/cm2.
3) Fuel Filter berfungsi untuk menyaring kotoran yang terkandung di dalam bahan bakar.
4) Fuel Injection Pump (FIP) berfungsi mensupply bahan bakar ke nozzle dengan tekanan
tinggi (max 300 kg/cm2), menentukan timing penyemprotan dan jumlah bahan bakar yang
disemprotkan.
5) Nozzle berfungsi sebagai penyemprot dan pengabut bahan bakar yang dikirim dari FIP.