Anda di halaman 1dari 25

DINAS KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH

PROVINSI KEPULAUAN RIAU


2014

ALASAN MENGAPA KUMKM ITU PENTING ?!

Sumber data : Bappeda Provinsi Kepulauan Riau

ALUR PIKIR PEMBERDAYAAN KUMKM TAHUN 2012

RPJP

UU NOMOR
17 TAHUN 2007

1.Menciptakan
Indonesia
yang
Aman
dan Damai
2.Mewujudkan
Indonesia
yang Adil dan
Demokrasi
3.Meningkatka
nKesejahtera
anRakyat
Indonesia

UU
UU NOMOR
20 TAHUN 2008
TENTANG
UMKM

1.Bab
III,
Prinsip
dan
Tujuan
Pemberdayaan
2.Rancangan
UU tentang
Perkoperasia
n (Penyempurnaan UU
No. 25 Tahun
1992)

RPJM
2010 2014

PRIORITAS
PEMBERDAYAAN
KUMKM

1.Peningkatan
Daya
Saing Koperasi, Usaha
Kecil dan Menengah
(KUKM)
2.Peningkatan
Kompetensi
Kewirausahaan dan
Produktivitas Usaha
Kecil dan Menengah
(UKM)
3.Pemberdayaan
Koperasi
4.Pemberdayaan Usaha
Mikro,
Kecil
dan
Menengah

RKP 2012

PRIORITAS
NASIONAL
BIDANG KUMKM
TAHUN 2010

PRIORITAS
PEMBANGUNAN NASIONAL
PRIORITAS 1
Prioritas 1.

Peningkatan dan Penyempurnaan


Kualitas
Kebijakan
Perlindungan
Sosial Berbasis Keluarga

Prioritas 2.

Penyempurnaan dan Peningkatan


Efektivitas
Pelaksanaan
PNPM
Mandiri

Prioritas 3.

Peningkatan dan Perluasan ProgramProgram Pro-Rakyat


Prioritas 5.

Peningkatan dan Perluasan


Program-Program Pro-Rakyat

KEGIATAN
PRIORITAS
KEMENTERIAN/
SEKTORAL
TAHUN 2012

Fokus 5
Peningkatan Kapasitas
Usaha Skala Mikro dan
Kecil
Melalui
Penguatan
Kelembagaan

Peningkatan Akses Usaha Mikro dan


Kecil kepada Sumberdaya Produktif.

Prioritas 4.

KEGIATAN
PRIORITAS
NASIONAL
TAHUN 2012

PRIORITAS 4

KEGIATAN
PRIORITAS
PROVINSI/
SEKTORAL
TAHUN 2012

Fokus 6
Peningkatan
Produktivitas
dan
Aksesn UKM Kepada
Sumber Daya Produktif

44

Kebijakan Pembangunan Wilayah 2010-2014

Pengembangan wilayah dalam lima tahun mendatang sesuai


dengan RPJMN 2010-2014 diarahkan untuk:

mendorong terwujudnya kemakmuran, kesejahteraan dan kemajuan secara adil


dan merata di seluruh wilayah.
meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
mewujudkan pemerintah daerah yang andal, profesional dan mengutamakan
pelayanan publik; mengurangi gangguan keamanan; serta menghapuskan
potensi konflik sosial untuk tercapainya Indonesia yang maju, mandiri dan adil.
mewujudkan seluruh wilayah nusantara sebagai satu kesatuan sosial, budaya,
ekonomi, politik dan pertahanan dan keamanan yang semakin maju, produktif,
berkembang dan terintegrasi sebagai landasan utama dalam menyambut
terwujudnya Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Kebijakan Pembangunan Wilayah 2010-2014

Bidang pemerintahan dan


pelayanan publik

Bidang Sosial dan


Kesejahteraan masyarakat
Bidang Ekonomi dan
Lingkungan hidup

PROVINSI KEPULAUAN
RIAU

Reformasi Birokrasi dan Tata kelola

Pendidikan

Kesehatan

Penanggulangan
Kemiskinan
5 Ketahanan Pangan
4

Infrastruktur

Iklim Investasi dan Iklim Usaha

Energi

Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana

10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan PascaKonflik


11 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi

NASIONAL

Misi

Visi
Terwujudnya
Kepulauan Riau
sebagai Bunda
Tanah Melayu yang
Sejahtera, Berakhlak
Mulia dan Ramah
Lingkungan

1. Mengembangkan Budaya Melayu sebagai


payung bagi budaya lainnya dalam kehidupan
masyarakat.
2. Meningkatkan pendayagunaan sumber daya
kelautan dan pulau-pulau kecil.
3. Mengembangkan wisata yang berbasis
kelautan dan budaya setempat.
4. Mengembangkan potensi ekonomi lokal
dengan keberpihakankepada rakyat kecil
(Wong Cilik).
5. Meningkatkan
investasi
dengan
pembangunan infrastruktur yang berkualitas.
6. Memberdayakan
masyarakat
melalui
pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.
7. Mengembangkan tata kelola pemerintahan
yang baik, etos kerja, disiplin, budi pekerti
dan supremasi hukum.
8. Mengembangkan kehidupan yang demokratis,
keadilan serta berkesetaraan gender.
9. Mengembangkan pembangunan yang ramah
lingkungan.
8

KEBIJAKAN RPJMD PROVINSI


KEPULAUAN RIAU

Misi 4 : Mengembangkan potensi ekonomi local


dengan keberpihakan kepada rakyat kecil
(wong cilik)

1. Mengembangkan jaringan permodalan usaha

KUKM
dengan
pihak
perbankan,
dan
membangun lembaga
pelayanan keuangan
mikro di perdesaan
2. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan teknis
dan manajemen bagipelaku UMKM

DINAS KOPERASI DAN UKM PROVINSI KEPULAUAN RIAU


9

VISI
Menjadi Fasilitator dan Motivator yang handal Guna Mewujudkan Koperasi,
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang berkualitas dan Mandiri
MISI
Pelayanan Prima untuk
Internal maupun Publik
Meningkatkan
Kesadaran
Masy untuk berpartisipasi
dalam wadah koperasi
Meningkatkan Kemampuan
dan kemantapan Koperasi
dan UMKM untuk dapat
mewujudkan KUMKM yang
berkualitas dan mandiri
Menumbuhkembangkan
kewirausahaan KUMKM
Meningkatkan Kemampuan
dan
kapasitas
Aparatur
ditingkat
Kab/kota
dan
Provinsi

KEBIJAKAN
Meningkatnya
pelayanan
Prima
Penguatan
kelembagaan
koperasi
Peningkatan daya saing SDM
KMKM
Peningkatan Akses terhadap
sumber daya produktif
Penciptaan iklim usaha yang
kondusif bagi KUMKM
Meningkatkan kemampuan
dan kapasitas aparatur
ditingkat kab/kota dan
provinsi se-provinsi
10

No

Aspek/Fokus/Bidang
Urusan/Indikator Kinerja
Pembangunan Daerah

Kondisi
Kinerja
Awal

Target
Kinerja
Akhir Tahun

Target capaian kinerja tahunan

tahun 2010

2011

2012

2013

2014

2015

tahun 2015

Jumlah Koperasi

1760

1765

1700

1750

1800

1860

1860

Jumlah Koperasi yang Aktif


Jumlah Anggota Koperasi yang
Aktif
Jumlah Kader Koperasi yang telah
mengikuti penyuluhan
Jumlah koperasi yang menerima
bantuan kredit
Jumlah Usaha Kecil Menengah
(UKM) yang dibina
Jumlah Pasar Tradisional (yang
dibangun)
Jumlah UMKM yang menerima
bantuan kredit
Jumlah Peserta pelatihan
wirausaha

1372

1387

1407

1427

1447

1467

1647

135,997

1600

1600

1600

1600

1600

1600

200

40

40

40

40

40

400

174

25

100

100

100

100

600

7025

300

300

300

300

300

8525

818

70

300

300

300

300

1270

380

300

300

300

300

300

1500

1340

200

200

200

200

200

1000
11

3
4
5
6
7
8
9
10

Jumlah Wirausaha baru

2064
1173
861

2228

1367
861

Jumlah Koperasi
Koperasi Aktif

Koperasi Tidak
Aktif
2012

2013

Sumber : Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau


12

68,725

66,090

49,109

46,474

USAHA
MENENGAH

17,403

17,403

2,213
2012

JUMLAH UMKM
USAHA MIKRO
USAHA KECIL
USAHA MENENGAH

2,213
2013

Sumber : Dinas Koperasi dan UKM Tahun 2011

Kreteria sesuai UU No. 20/2008 tentang UMKM


Usaha Mikro :

Usaha Kecil :

Usaha Menengah:

Kekayaan Bersih/th < Rp 50 Jt


Hasil Penjualan < Rp 300Jt

Kekayaan Bersih/th > Rp 50 Jt s.d 500 Jt


Hasil Penjualan > Rp 300 Jt s.d 2,5 M

Kekayaan Bersih/th > Rp 500 Jt s.d 10 M


Hasil Penjualan > Rp 2,5 M s.d 50 M
13

PENGUATAN PERMODALAN MELALUI DANA BERGULIR

2010

2011

2012

PENERIMA
JUMLAH
PENERIMA

Rp

JUMLAH
PENERIMA

Rp

JUMLAH
PENERIMA

Rp

KOPERASI

20

600.000.000

14

700.000.000

300.000.000

USAHA KECIL
MENENGAH

281

3.400.000.000

131

1.700.000.000

73

700.000.000

TOTAL

301

4.000.000.000

145

2.400.000.000

79

1.000.000.000

PENGEMBALIAN

592.809.000

33.233.000
14

TUJUAN DAN SASARAN


PENYALURAN DANA BERGULIR

TUJUAN :
a.

MEMPERKUAT STRUKTUR PERMODALAN KOPERASI, USAHA


MIKRO, USAHA KECIL

b. MEMPERLUAS KESEMPATAN BERUSAHA DAN MENINGKATKAN


PARTISIPASI SERTA TANGGUNG JAWAB DALAM
PENYELENGGARAAN PEMBANGUNAN EKONOMI KERAKYATAN
c.

MENUMBUH KEMBANGKAN UNIT USAHA MASYARAKAT,


MERANGSANG PERCEPATAN PERTUMBUHAN DAN PERBAIKAN
EKONOMI MASYARAKAT KHUSUSNYA MENENGAH KE BAWAH
15

TUJUAN DAN SASARAN


PENYALURAN DANA BERGULIR

SASARAN:
a.

MENINGKATNYA MODAL USAHA KOPERASI , USAHA MIKRO DAN


USAHA KECIL DI PROVINSI KEPULAUAN RIAU

b. MENINGKAT DAN BERKEMBANGNYA KOPERASI, USAHA MIKRO,


USAHA KECIL
c.

BERHASILNYA PENYALURAN, PEMANFAATAN DAN


PENGEMBALIAN PINJAMAN DANA BERGULIR OLEH PENERIMA
PINJAMAN DANA BERGULIR

16

BANTUAN PEMBINAAN UMKM TA. 201

PENERIMA
NO

KABUPATEN/KOTA
JUMLAH UMKM

Rp.

TANJUNGPINANG

1.297

1.297.000.000

BATAM

1.577

1.577.000.000

BINTAN

326

TOTAL

3.200

326.000.000
3.200.000.000
17

BANTUAN PEMBINAAN UMKM TA. 2012

NO

URAIAN

JUMLAH DANA (Rp)

BANTUAN PENGEMBANGAN UMKM

BANTUAN UNTUK UMKM TAHU-TEMPE

750.000.000

BANTUAN UNTUK KOPERASI WANITA

100.000.000

TOTAL

6.050.000.000

7.900.000.000

18

JUMLAH KOPERASI DAN UKM YANG SUDAH


MENDAPAT PELATIHAN

NO

TAHUN

UKM

KOPERASI

2008

110

118

2009

312

225

2010

500

240

2011

500

470

2012

515

410

2013

1148

438

3085

1901

TOTAL

19

PERMASALAHAN AKTUAL
A. BIDANG KOPERASI
1.

RENDAHNYA
KUALITAS
SDM
PENGELOLA
KOPERASI
MENGAKIBATKAN KOPERASI SULIT UNTUK BERKEMBANG /
LEBIH BANYAK TERGANTUNG PADA BANTUAN.

2.

TERBATASNYA AKSES KOPERASI TERHADAP SUMBER DAYA


PRODUKTIF TERUTAMA AKSES PERMODALAN, BAHAN BAKU,
TEKNOLOGI, SARANA PEMASARAN SERTA INFORMASI PASAR.

3.

RENDAHNYA PRODUKTIVITAS DAN DAYA SAING KOPERASI.

4.

KURANGNYA PEGAWAI TEKNIS APARATUR SEBAGAI PENYULUH

KOPERASI / PEMBINA KOPERASI.


5.

PARTISIPASI ANGGOTA UNTUK PENGEMBANGAN KOPERASI


MASIH KURANG ( PENYERTAAN MODAL)
20

B. BIDANG UMKM
1 DUKUNGAN SARANA DAN PRASARANA MASIH KURANG
2 PEMBINAAN UMKM BELUM TERINTEGRASI
3 DAYA SAING UMKM MASIH RENDAH

4 TERBATASNYA KEMAMPUAN SDM UMKM UNTUK MENGAKSES


SUMBERDAYA PRODUKTIF TERUTAMA PERMODALAN, BAHAN
BAKU,BERBAHASA ASING MANAJERIAL ( MULAI DARI PRODUKSI,
PEMASARAN SAMPAI KEUANGAN), INFORMASI PASAR DAN
EKSPOR IMPORT.
5. SUMBER PERMODALAN SENDIRI DARI DALAM UMKM MASIH
SANGAT TERBATAS
6. LEGALITAS ASET UMKM MASIH TERBATAS
7. TERBATASNYA TENAGA PEMBINA UMKM

21

PERMASALAHAN-PERMASALAHAN TERKINI MENYANGKUT PELAKSANAAN


PROGRAM KEGIATAN PEMBANGUNAN BIDANG KOPERASI DAN UKM
1

BELUM TERBENTUKNYA BLUD (BADAN LAYANAN UMUM DAERAH) YAITU LEMBAGA


PENGELOLA DANA BERGULIR KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH DI PROVINSI
KEPULAUAN RIAU (KECUALI KOTA BATAM YANG SUDAH ADA)

DATA KOPERASI DAN UKM TERPILAH (YANG BERBASISKAN GENDER ) DIPERUNTUKKAN


PEMBAGIAN TUGAS WEWENANG PROVINSI KAB/KOTA AGAR KOPERASI DAN UKM
MENDAPAT MANFAAT PROGRAM/KEGIATAN YANG TEPAT SASARAN

DENGAN ADANYA DATA KOPERASI DAN UKM YANG VALID DAPAT MENGURANGI
PEMANGGILAN PESERTA YANG ITU-ITU SAJA SETIAP KEGIATAN, UNTUK ITU
KABUPATEN/KOTA DAPAT MENYELEKSI PESERTA YANG AKAN DIPILIH SEBELUM
MENGIRIMKAN USULAN PESERTA, AGAR TERDAPAT PEMERATAAN PENINGKATAN
PENGETAHUAN BAGI SEMUA KOPERASI DAN UKM

LAPORAN-LAPORAN KEGIATAN APBN AGAR DITEMBUSKAN KEPADA PROVINSI UNTUK


BAHAN LAPORAN KEPADA GUBERNUR BAHWA DANA APBN KEMENTERIAN KOPERASI
DAN UKM JUGA TERSALURKAN DI WILAYAH KEPULAUAN RIAU

PERMASALAHAN-PERMASALAHAN TERHADAP KOPERASI DAN UKM YANG ADA DI


KABUPATEN/KOTA AGAR SELALU BERKOORDINASI DENGAN PROVINSI MAUPUN PUSAT
GUNA PEMBANGUNAN KOPERASI DAN UKM DI DAERAH
22

KEMENTERIAN PPN/
BAPPENAS

PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBERDAYAAN KUMKM


TAHUN 2011 -2015

3. PEROGRAM PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI


PEMERINGKATAN KOPERASI
DUKUNGAN BIAYA EKSTERNAL AUDIT KOPERASI .
RAPAT KOORDINASI ANTAR DINAS KUKM KAB/KOTA DENGAN INSTANSI
TERKAIT (BUMN/BUMD) SE-PROV. KEPRI
DUKUNGAN PEMBUATAN SERTIFIKASI TANAH BAGI KUMKM SE-PROVINSI
KEPRI
DUKUNGAN BIAYA PEMBUATAN AKTA NOTARIS PENDIRIAN KOPERASI
PELATIHAN PERKOPERASIAN BAGI APARAT/PEMBINA
4. PENINGKATAN IKLIM USAHA YANG KONDUSIF BAGI KUMKM.
TEMU USAHA JEJARING KUMKM
PASAR RAKYAT/PASAR MURAH DI KABUPATEN KOTA SE-PROVINSI
KEPULAUAN RIAU
ASISTENSI PENYALURAN PINJAMAN DANA BERGULIR KUKM
PENYEDIAAN SARANA DAN PRASARANA KUMKM

Lanjutan......
KEMENTERIAN PPN/
BAPPENAS

5.

PENINGKATAN DAYA SAING SDM KUMKM


PELATIHAN MANAJEMEN KOPERASI
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN KUMKM
PELATIHAN AKUNTANSI/MANAJEMEN KEUANGAN KOPERASI BERBASIS
KOMPUTER
PELATIHAN AKUNTANSI/MANAJEMEN KEUANGAN UMKM
PELATIHAN PENUMBUH DAN PENGEMBANGAN WIRAUSAHA BARU
PELATIHAN PERKOPERASIAN POLA SYARIAH BAGI KOPERASI WANITA
PELATIHAN PERKOPERASIAN POLA SYARIAH BAGI KOPERASI
KONVENSIONAL
PELATIHAN KEMASAN PRODUK BAGI KUMKM
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DAN PENINGKATAN WAWASAN UMKM

6. PROGRAM PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG BAGI USAHA MIKRO KECIL


DAN MENENGAH
PEMBIAYAAN DANA PINJAMAN BERGULIR APBD
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN KUMKM
DATA BASE KUMKM
FASILITASI PROMOSI PRODUK - PRODUK KUMKM
PROMOSI PRODUK UMKM KE LUAR NEGERI
FASILITASI PROMOSI PRODUK KUMKM DI BANDARA DAN PELABUHAN
INTERNASIONAL

KEMENTERIAN PPN/
BAPPENAS

WASSALAM