Anda di halaman 1dari 15

11/11/2014

11/11/2014

11/11/2014

Dalam gambar disamping,


ada 4 prinsip yaitu
1. Membiasakan makanmakanan beraneka ragam
2. Pola hidup bersih
3. Hidup aktif (berolahraga
secara teratur)

Tumpeng Gizi Seimbang (Danone Institut Indonesia 2010)

4. Memantau berat badan


secara rutin

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Gizi Lebih dan Gizi


Kecukupan
Energi
Karbohidrat
Kurang

Diversifikasi Pangan
Kecukupan
Protein Gizi
dan Konsumsi B2SA

Pola Pangan
Lemak
Harapan

Vitamin

Mineral

Air dan Serat

11/11/2014

Klassifikasi

Monosakarida, Disakarida, Polisakarida

Kebutuhan Zat Gizi

Sumber

Sereal dan Olahannya, Umbi-umbian, Biji-bijian, susu,


madu, gula pasir, gula merah

Kecukupan Gizi

Fungsi

Sumber energi utama pada tubuh, yaitu 50 65% energi


dari total energi yang dibutuhkan.

Anjuran
Konsumsi

Kondisi Gizi

Kebutuhan Zat Gizi

Akibat
kekurangan
dan kelebihan

Saran
Pengelolaan

Sebaiknya mengolah makanan yang mengandung


karbohidrat tidak pada suhu yang lebih tinggi dan waktu
yang lama

Klassifikasi

Asam Amino Esensial, Asam Amino Non-Esensial

Sumber

Protein Hewani, Protein Nabati

Fungsi

Untuk pertumbuhan dan mempernaiki jaringan tubuh


yang rusak

Anjuran
Konsumsi

Anjuran konsumsi protein adalah 10 15% dari energi


total

Akibat
kekurangan
dan kelebihan

Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Bayi, dianjurkan mengonsumsi jenis karbohidrat


sederhana karena belum mempunyai enzim untuk
mencerna karbohidrat kompleks
Dewasa, dianjurkan mengonsumsi karbohidrat setiap
harinya sebesar 55 75% dari kebutuhan kalori total
berupa karbohidrat kompleks dan maksimal 10%nya berupa karbohidrat sederhana

Saran
Pengelolaan

Kekurangan, mengakibatkan kekurangan asupan


energi dalam tubuh
Kelebihan, mengakibatkan tubuh akan kelebihan
energi dan ahirnya energi akan diubah menjadi
lemak

Kekurangan, akan mengakibatkan pertumbuhan dan


perkembangan jaringan tidak normal, menghambat
pertumbuhan fisik dan mental anak, bagi ibu hamil
akan menyebabkan keguguran, anak lahir tidak
normal, dan anemia
Kelebihan, akan mengakibatkan kegemukan atau
obesitas

Sebaiknya mengolah makanan yang mengandung


protein tidak pada suhu yang lebih tinggi dan waktu
yang lama

11/11/2014

Klassifikasi

Asam Lemak Omega 6, Asam Lemak Omega 3, Asam


Lemak Esensial dan Asam Lemak Non-Esensial

Sumber

Lemak Hewani, Lemak Nabati

Fungsi

Sumber energi; Sumber Kolesterol; Memberi Rasa Kenyang


dan Kelezatan pada makanan; Pelindung Organ Tubuh;
Pelarut Vitamin A, D, E, dan K; Menjaga Suhu Tubuh;
Membentuk sel otak, sel saraf, jaringan retina, testis dan
sperma

Anjuran
Konsumsi

Anjuran konsumsi protein adalah 15 30% dari energi total

Akibat
kekurangan dan
kelebihan

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Kekurangan, akan mengakibatkan tubuh menjadi kurus


dan kekurangan asam lemak esensial, menurunkan
pertumbuhan, kegagalan reproduktif, perubahan kulit
dan rambut, patologi hati, penurunan kemampuan
belajar, rusaknya penglihatan, polidipsia
Kelebihan, akan mengakibatkan kegemukan, hipertensi,
jantung koroner, stroke, meningkatkan kebutuhan
antioksidan dan vitamin E, gangguan saluran empedu,
muka pucat, feses berlemak, urine berwarna gelap dan
gatal pada kulit

Saran
Pengelolaan

Sebaiknya mengolah makanan yang mengandung lemak


tidak pada suhu yang lebih tinggi dan waktu yang lama

Vitamin A

Sumber vitamin A adalah hati, kuning telur, susu,


mentega, sayur-sayuran hijau pekat dan buah berwarna
kuning-jingga. Vitamin A penting untuk kesehatan mata
dan kulit, kekebalan tubuh dari infeksi, pertumbuhan
dan perkembangan reproduksi tulang dan gigi, pencegah
penyakit jantung dan kangker. Kekurangan Vitamin A
dapat mengakibatkan gangguan penglihatan seperti
rabun senja, kerusakan kornea, dan kebutaan. Kelebihan
Vitamin A dapat mengakibatkan sakit kepala, pusing,
mual, rambut rontok, kulit kering, tidak nafsu makan,
dan sakit pada tulang

Vitamin D

Sumber Vitamin D adalah sinar matahari dan makanan


seperti kuning telur, hati, mentega, minyak hati ikan,
keju, minyak jagung, ikan sarden dan salmon. Vitamin D
berfungsi untuk membantu pengerasan tulang AKG
vitamin D adalah 400 IU. Kekurangan vitamin D dapat
menyebabkan tulang menjadi lunak, kelebihan vitamin
D menyebabkan keracunan dengan gejala seperti lamah,
sakit kepala, kurang nafsu makan, diare, muntahmuntah, gangguan mental dan pengeluaran urin
berlebihan.

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

11/11/2014

Vitamin E

Sumber vitamin E adalah sayuran, minyak biji-bijian,


kuning telur. Vitamin E berfungsi melindungi sel dari radikal
bebas, melindungi paru-paru dari luka akibat polusi udara,
mencegah tumbuh tumor, serta melindungi jaringan kulit,
mata, hati, buah dada, otot dan betis. AKG vitamin E adalah
15 IU. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan anemia
hemolitik dan gangguan penglihatan. Kelebihan vitamin E
dapat menyebabkan gagal ginjal dan hati.

Vitamin K

Sumber vitamin K adalah sayuran berwarna hijau pekat,


kacang buncis, kacang polong, kol, brokoli apel, avokad,
pisang dan jeruk. Vitamin K berfungsi dalam pembekuan
darah. Kekurangan vitamin K mengakibatkan darah tidak
menggumpal. Kelebihan vitamin K mengakibatkan
hemolisis sel darah merah, sakit kuning dan kerusakan otak.

Vitamin C

Sumber vitamin C adalah sayur dan buah terutama yang


berasa asam. Vitamin C berperan dalam pembentukan
kolagen dan berperan sebagai antioksidan juga peningkatan
penyerapan zat besi. Kekurangan vitamin C menimbulakn
beberapa gejala seperti nafas pendek, lemah, keram oto,
sakit tulang dan otot, hilang nafsu makan, kulit kering dan
kasar. Kelebihan vitamin C akan membentuk batu ginjal.

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

B1

Berasal dari telur, daging sapi, daging ayam, hati, susu,


keju, serealia, kacang-kacangan, pisang , apel, jeruk, tomat,
kentang, brokoli. AKG vitamin B1 adalah 1,0 mg.
Kekurangan vitamin B menyebabkan penyakit beri-beri,
nafsu makan hilang, dan depresi.

B2

Terdapat pada hati, susu, keju, daging, telur, ikan, sayuran


berdaun hijau, jamur, brokoli, apel, anggur, dan serrealia.
AKG vitamin B2 adalah 1,2 mg. Kekurangan vitamin B2
menyebabkan retak pada sudut bibir, radang bibir, warna
lidah pucat, terkadang tumbuh pembuluh darah di korne
mata, menyebabkan mata silau.

B3

Berfungsi untuk meningkatkan kolesterol HDL. Banyak


terdapat pada daging ayam, hati dan kacang-kacangan.
AKG vitamin B3 adlaah 15 mg. Kekurangan vitamin B3
dapat mengakibatkan pellagra, yaitu dermatitis, diare,
depresi

B5

Terdapat dalam avokad, brokoli, kacang-kacangan, serelia,


daging, hati, ginjal, otak, ikan, ayam, telur, keju dan royal
jally. Kekurangan vitamin B5 dapat menyababkan sakit
kepala, muntah, kesemutan, daya tahan tubuh menurun,
rambut cepat beruban, gangguan pernafasan dan susah tidur

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi
Vitamin
B

11/11/2014

Kebutuhan Zat Gizi

Vitamin
B

B6

Sumbernya adalah ayam, ikan, hati, kuning telur, susu,


serelia, pisang, avokad, kacang kedelai dan kacang tanah.
Vitamin B6 berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit, saraf,
dan jaringan tubuh. AKG vitamin B6 adalah 1,3 mg.
Kekurangan vitamin B6 mengakibatkan depresi, dan
kekacauan, lemah, sofat lekas marah, insomnia, dan
kesulitan berbicara.

B12

Terdapat dalam daging sapi, ayam, hati, telur, susu, dan


keju. AKG vitamin B12 adalah 1,4 mg/hati. Kekurangan
vitamin B12 dapat mengakibatkan anemia, ganggugan
sostem saraf, sel sumsum tulang belakang tidak normal dan
mudah lelah. Kelebihan akan menjadi racun.

Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Asam
Folat

Kekurangan asam folat menyebabkan anemia pada bayu dan ibu


hamil, pertumbuhan janin akan terhambat dan terjadi kerusakan
otak dan sumsum tulang belakang janin. Sumber asam folat
terdapat pada hati, ginjal, ayam, ikan, sayur berwarna hijau dan
buah-buahan. Sebaiknnya mengonsumsi 400Mg asam folat perhari

Kolin

Berfungsi mendukung daya ingat sejak janin dalam kandungan


sampai menjadi dewasa juga berfungsi dalam proses reproduksi
dan perkembangan janin, kesehatan hati dan jantung. Sumber kolin
terdapat pada telur, hati, kacang-kacangan, ikan susu, apel, pisang,
anggur, gandum, kedelai, rumput laut dan margarin. Kekurangan
kolin mengakibatkan ganggun pada hati, ginjal dan fungsi otak
seperti pikun. Kelebihan kolin menyebabkan tubuh menjadi amis,
gatal-gatal, telinga berdering, kepala pening dan pingsan.

11/11/2014

Kals Fungsi utama membentuk tulang. AKG untuk orang dewasa


ium laki-laki adalah 500-800 mg, dan perempuan 500-600 mg.
Terdapat pada susu dan olahannya, ikan, udang, kerang,
kepiting, kacang-kacangan, daun singkong, dll. Kekurangan
kalsium mengakibatkan tulang keropos, kelebihan kalsium
dapat merusak ginjal

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi
Mineral
makro

Fosf Berfungsi memelihata tulang dan gigi. Anjuran konsumsi


or untuk laki-laki 500-800 mg/hari dan perempuan 450-600
mg/hari. Fosfor terdapat pada jaringan hewan, serelia,
kacang-kacangan. Kekurangan jarang terjad namun
kelebihan dapat menyebabkan kejang-kejang
Mag Berfungsi membantu relaksasi otot, mengurangi migrain,
negi dan mencegah kerusakan gigi. Anjuran konsumsi unutk
um laki-laki 280 mh/hari dan perempuan 250 mg/hari.
Magnesium terdapat pada serelia, kacang-kacangan,
sayuran hijau, dll. Kekurangan magnesium dapat
menyebabkan lemah, bingung, muntah, pusing, migrain,
kelainan jantung dan PMS

Natr Berfungsi untuk mengatur volume cairan dalam tubuh,


ium menjaga keseimbangan asam dan basa, kontraksi otot dan
aktivitas jantung. Natrium dibutuhkan tubuh dalam jumlah
500-2400 mg/hari. Natrium didapat dari garam, makanan
hasil laut. Kekurangan dapat menyebabkan lemah, mual,
lesu, mudah marah. Kelebihan natrium dapat menyebabkan
naiknya tekanan darah

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi
Mineral
makro

Klor Berfungsi sebagai bahan untuk membentuk asam lambung,


menjaga keseimbangan elektrolit dan asam basa.
Dibutuhkan tubuh kira-kira 750 mg/hari. Klor didapat dari
garam, ikan laut dll. Kekurangan klor meyebabkan diare.
Kelebihan menyebabkan muntah.
Kali
um

Berfungsi dalam sistem saraf, kontraksi otot, ikut dalam


pelepasan insulin, dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Anjuran konsumsi kalium adalah 2500 mg/hari. Kalium
terdapat dari bayam, jamur, brokoli, tomat, belimbing,
jeruk, jagung, kol, kacang-kacangan, dll. Kekuranga kalium
dapat mengakibatkan lemah otot, kembung dan detak
jantung tidak normal.

11/11/2014

Besi Berfungsi membantu mengangkut oksigen keseluruh tubuh


dan pembentukan sel darah merah. Anjuran konsumsi besi
adalah 2,6 mg/hari. Besi terdapat pada hati, daging, kuning
telur, dll. Kekurangan dapat mengakibatkan menurunnya
daya ingat, konsentrasi dan semangat, dan kelebihan besi
dapat mengakibatkan infeksi

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Sen
g

Berperan dalam pematangan seksual, meningkatkan


kekebalan tubuh, menunjang indra perasa dan pencium,
pembentuk kulit serta penyembuh luka. Seng dibutuhkan 12
mg/hari. Seng didapat dari, kerang, tiram, hati, kacangkacangan, dll. Kekurangan seng dapat menghambat
pertumbuhan dan kematangan seksual. Kelebihan dapat
mengakibatkan defisiensi tembaga dan mempengaruhi
metabolisme kolesterol

Iodi
um

Berfungsi mengatur pertumbuhan dan perkembangan


terutama perkembangan otak. Anjuran konsumsi iodium
adalah 150 mg/hari. Iodium terdapat pada garam, susu,
daging, ayam, serelia dan sayuran. Kekuranga iodium
mengakibatkan sakit gondok, badan kecil, gangguan
pendengaran dll. Kelebihan iodium akan memperbesar
kelenjar tiroid yang akan menutup jalanya pernafasan.

Mineral
mikro

Man Berfungsi mengatur pertumbuhan dan reproduksi, aktivitas


gan saraf pusat, dan memperbaiki daya ingat. Mangan
diperlukan 2 mg/hari. Mangan terdapat pada susu, teh,
sayuran, buah-buahan, ikan laut, dll. Kelebihan mangan
mengakibatkan kehilangan berat badan, kekurangan
mangan mengakibatkan rusaknya kontorl otot dan
psikologis.

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi
Mineral
mikro

Sele Berfungsi dalam menangkal radikal bebas, meningkatkan


niu kekebalan tubuh, menurunkan resiko pengentalan darahdan
m meningkatkan rasio HDL. Anjuran konsumsi untuk laki-laki
adalah 70 g dan perempuan 50 g. Selenium didapat dari
ikan laut, daging, susu, serelia dll. Kekuranan selenium
mengakibatkan penyakit jantung, seldarah rapuh, kerusakan
pankreas dan memperbesar resiko kangker. Kelebihan
selenium dapat mengakibakan rambut rontok, kerusakan
kuku, dll
Kro
miu
m

Berfungsi dalam mengatur pemenfaatan insulin dan


keseimbangan gula darah. Kromium dibutuhkan 0,05 0,2
mg/hari. Kromium didapat dari biji-bijian, serelia utuh,
hasil laut dan daging. Kekurangan kromium mengakibatkan
kelelahan, kegelisahan dan naiknya kadar kolesterol.

11/11/2014

Air

Fungsi

Pelumas sehingga mempermudah makanan padat


untuk dicerna, juga untuk mengatur suhu tubuh. Air
juga mengangkut zat-zat racun dalam tubuh yang
larut air sehingga keluar dari tubuh.

Anjuran
Konsumsi

Bayi dan anak-anak 0,8 1,8 liter air/ hari


Remaja dan dewasa 1,8 2,5 liter air/hari
Ibu hamil 2,3 liter air/hari
Ibu menyusui 2,5 liter air/hari

Fungsi

Mengontorl berat badan, dengan catatan diet rendah


lemak dan gula. Menurunkan resiko diare dan
konstipasi karena serat dapt menyerap air dan
melembutkan tinja. Serat juga dapat mencegah
terjadinya kangker kolon

Anjuran
konsumsi

Anjuran konsumsi serat adalah 20 35 gram/hari

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi
Serat

Kebutuhan Zat Gizi

Energi adalah kemampuan melakukan kerja atau uasaha. Energi


didapat dari berbagai makanan sumber energi seperti karbohidrat,

Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

protein, dan lemak. Satuan energi adalah kkal (kilo kalori). 1


gram karbohidrat dan protein menghasilkan 4 kkal energi
sedangkan 1 gram lemak menghasilkan 9 kkal energi. Energi
berfungsi untuk
1. Metabolisme basal
2. Melakukan aktifitas fisik dan pertumbuhan

3. termogenesis

10

11/11/2014

Metabolisme Basal

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Adalah proses-proses metabolitik yang harus terjadi secara terus


menerus untuk memelihara kehidupan. Contohnya bernafas,
jantung berdetak, pemeliharaan suhu tubuh, dll. Jumlah kalori yang
dibutuhkan untuk memelihara aktivitas basal biasanya berkisar
antara 50% 70% terhadap total kebutuhan kalori harian. Angka
taksiran rata-rata metabolisme basal seseorang dengan tinggi dan
berat badan normal adalah 1 kkal per Kg berat badan per Jam untuk
laki-laki dan 0,95 kkal per 1 Kg berat badan per Jam.
Contoh:
Seorang laki-laki berumur 30 tahun, mempunyai tinggi badan 165
cm dan berat badan 62 Kg, maka kebutuhan energi untuk
metabolisme basal perharinya adalah
= 1 kkal/kg berat badan/jam x Kg berat badan ideal x 24 jam
= 1 kkal/kg/jam x 62 kg x 24 jam
= 1488 kkal/hari

Metabolisme Basal
Kebutuhan Zat Gizi
Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Energi metabolisme basal dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu


1. Luas permukaan atau ukuran tubuh
2. Umur
3. Jenis
4. Status Reproduksi
5. Komposisi Tubuh
6. Kelenjar Endokrin atau Level Hormon
7. Status Gizi
8. Status Kesehatan
9. Tidur
10. Iklim
11. Variasi Indivisu

11

11/11/2014

Kebutuhan Kalori untuk Melakukan Aktivitas Fisik

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

Jumlah energi yang digunakan unruk aktivitas fisik dipengaruhi


oleh jenis aktifitas yang dilakukan, lama waktu melakukan aktivitas
tersebutm dan berat badan. Taksiran kebutuhan energi untuk
aktifitas fisik dapat dilakukan sebagai berikut.
1. Buatlah daftar aktivitas fisik yang dilakukan selam 24 jam
2. Pada ahri hari pencatatan hitung jumlah menit yang digunakan
untuk melakukan setiap aktivtas
3. Tentukan besarnya energi untuk setiap aktivitas
4. Kalikan masing-masing nilai dengan jumlah menit yang
digunakan untuk setiap aktivitas
5. Kalikan masing-masing nilai yang diperoleh dengan berat
badan dalam kilogram
6. Jumlah semua nilai.

Termogenesis
Kebutuhan Zat Gizi
Kecukupan Gizi

Termogenesis adalah produksi panas oleh tubuh untuk merespon


asupan makanan dan/atau suhu sekeliling yang dingin.
Termogenesis juga terjadi sebagai respon terhadap lingkungan yang
dingin.

Kondisi Gizi

12

11/11/2014

Kebutuhan Zat Gizi

Kecukupan gizi tubuh ditentukan oleh makanan yang


dikonsumsi. Kekurangan atau kelebihan zat dalam waktu yang

Kecukupan Gizi

lama dapat berdampak buruk pada kesehatan. Kebutuhan gizi


disusun sebagai angka kecukupan gizi yang dianjurkan (AKG)

Kondisi Gizi

sesuai dengan rata-rata penduduk yang hidup di daerah tertentu.


Berdasarkan hasil Widya Karya Pangan dan Gizi ke-VIII pada
tahun 2004, AKG ditetapkan sebesar 2000kkal/kapita/hari untuk

AKE (Angka Kecukupan Energi) dan 52 gram.kapita.hari untuk


AKP (angka Kecukupan Protein). Nilai AKG dipengaruhi oleh
banyak faktor diantaranya, umur, tinggi dan berat badan, jenis
kelamin, aktivitas serta fisiologis seseorang.

Kebutuhan Zat Gizi


Kecukupan Gizi
Kondisi Gizi

13

11/11/2014

14

11/11/2014

15