Anda di halaman 1dari 15

SATUAN PELAJARAN

KELAINAN GIGI
Diajukan Untuk Memenuhi Salah SatuTugas Mata Kuliah Pendidikan Kesehatan
Gigi

Disusun oleh : Tingkat II B


Damarani Sidawati
NIM. P17325113039

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN BANDUNG
JURUSAN KEPERAWATAN GIGI
2013/2014

1. IDENTITAS MATA PELAJARAN


Kelas
: III SMP
Semester
: 1 (satu)
Mata Pelajaran : Pendidikan Kesehatan Gigi (PKG)
Pertemuan
: 1 (satu)
Alokasi Waktu : 45 Menit
2. STANDART KOMPETENSI
Memahami tentang kelainan gigi.
3. KOMPETENSI DASAR
Menjelaskan tentang pengertian kelainan gigi dan menguraikan tentang
macam-macam kelainan gigi dan penyebab dari kelainan gigi.
4. INDIKATOR
a. Menjelaskan tentang pengertian kelainan gigi dengan benar dan
menggunakan bahasa sendiri
b. Menguraikan 7 dari 10 macam kelainan gigi dengan benar
c. Menguraikan penyebab minimal 7 dari 10 macam kelainan gigi dengan
benar
5. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah penyuluhan selesai dengan menggunakan metode ceramah dan tanya
jawab dengan menggunakan media power point diharapkan siswa dapat :
a. Menjelaskan pengertian kelainan gigi dengan benar dan menggunakan
bahasa sendiri
b. Menguraikan 7 dari 10 macam kelainan gigi dengan benar
c. Menguraikan penyebab minimal 7 dari 10 macam-macam kelaianan gigi
dengan benar.
6. ALOKASI WAKTU
Waktu yang dibutuhkan untuk proses pembelajaran adalah 45 menit
7. MATERI AJAR
a. Pengertian kelainan gigi
b. Macam-macam kelainan gigi
c. Penyebab kelainan gigi
8.
METODE PEMBELAJARAN

Metode yang digunakan dalam penyampaian materi yaitu ceramah dan


Tanya jawab

Penyuluhan
Mengucapkan salam
Memperkenalkan diri
Menyampaikan maksud dan

1.

2.

Pendahuluan

Inti

Alat

Kegiatan

Materi

Sasaran

rkan
ceramahdan
Menyimak

Menyampaikan apersepsi

Menjawab

Menyampaikan motivasi

menyimak

Pretest

Menjawab

Materi 1 : menjelaskan
Menyimak
mengenai kelainan gigi
Memberikan kesempatan
Bertanya
bertanya kepada sasaran
Menjawab

Materi 2 : menjelaskan macamMenyimak


macam kelainan gigi
Memberikan kesempatan
Bertanya
bertanya kepada sasaran
Pretest

Wa
Peraga
papantulis

Menjawab
Mendenga

tujuan

Pretest

Metode

Menjawab

tanyajawab

Power point

No

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

Ceramah dan tanya jawab

9.

Materi 3 : menjelaskan
Menyimak
penyebab dari kelainan gigi
Memberikan kesempatan
Bertanya
bertanya kepada sasaran
Memberi
3.

Penutup

kesimpulan/rangkuman
Memberi post-test secara lisan
Memberikan harapan dan pesan
Mengucapkan salam

Menyimak
Menjawab
Menyimak
Menjawab

ceramahdan
tanyajawab

10.

MEDIA PENGAJARAN
Power point
11. PENILAIAN HASIL BELAJAR
Penilaian hasil belajar dilakukan dalam tahap evaluasi dengan
membandingkan hasil pre-test dan post test, cara yang digunakan yaitu pada
saat post test secara lisan. Penyuluh memberikan pertanyaan kepada sasaran,
semakin banyak sasaran yang mengangkat tangan dan menjawab benar,
semakin besar presentase keberhasilan penyuluh.
Soal :
1. Uraikan dengan singkat apa itu kelainan gigi?
2. Sebutkan minimal 5 macam kelainan gigi?
3. Sebutkan penyebab dari kelainan gigi tersebut?
Jawaban :
1. Kelainan gigi geligi atau disebut anomali gigi yaitu gigi yang
bentuknya menyimpang dari bentuk aslinya
2. Macam-macam kelainan gigi
- Kelainan jumlah
Super numerery
Hipodontia
- Kelainan ukuran dan bentuk
Makrodontia
Mikrodontia
Taurodonsia

Evaginasigigi
Geminasi
- Kelainan perubahan warna
Fluorosis
Tetracycline stain
Hipokalsifikasi
3. kelainan gigi bisa di akibatkan karena
Faktor lingkungan
Faktor perkembangan
-

Super numerery bisa disebabkan karena malposisi,


crowded, gigi lain tidak erupsi, persistensi gigi sulung,

rotasi, impaksi, resorbsi akar, kista.


Hipodontia disebabkan karena faktor keturunan
Makrodontia dialami oleh penderita dengan diagnosa
pituitary gigantism dan hemifacial hyperplasia dan
karena pertumbuhan berlebih dari gigi benih

Mikrodontia

disebabkan

dari

beberapa

faktor

lingkungan seperti fluoride dan dari interaksi dengan


benih-benih gigi lain dengan pembatasan anatomis.
-

Bisa juga karena radiasi atau kemoterapi


Taurodonsia banyak terjadi pad suku Eskimo dan

populasi timur tengah.


Evaginasi gigi disebabkan karena hyperplasia lapisan

ektomesenkim papilla dental atau faktor genetic


Geminasi disebabkan karena benih gigi, faktor local,

sistemik tau genetic.


Fluorosis disebabkan karena kelebihan konsumsi fluor
Tetracycline stain diakibatkan karena mengkonsumsi

tetracycline
Hipokalsifikasi karena kekurangan kalsium

Predikat Pencapaian Penilaian


Masing masing soal memiliki nilai 10 jika dapat menjawab semua poin
sehingga keseluruhan nilai adalah 30.
Baik

: jika hasil dari post test lebih tinggi dari pre-test

Kurang baik

: jika hasil dari post test lebih rendah dari pre-test

Keberhasilan penyuluhan di ukur berdasarkan perbandingan dari hasil pre-test


dengan post test di kali 100%
12. SUMBER BELAJAR
-

Usri, Kosterman. Dkk. 2013. Diagnosis dan terapi

penyakit gigi dan mulut. Bandung. LSKI


Schuurs. A.H.B. 1993. Patologi gigi-geligi kelainan-

kelainan jaringan keras gigi. Yogyakarta. UGM PRESS


Diakses melalui :
http://elisa.ugm.ac.id/user/archive/download/40826/f7f3
98571e2c77eef191fe11086299ba

pada

tanggal

november 2014
Nurhayati, handout Penyakit gigi dan mulut tingkat 1
Jurusan keperawatan gigi, 2014.

LEMBAR PENGESAHAN

DOSEN PEMBIMBING

Drg. Eliza Herijulianti, M.Pd


NIP : 195807101986032001

PENYUSUN

Damarani Sidawati
NIM. P17325113039

LAMPIRAN I
PENGEMBANGAN MATERI

1.

Pengertian Kelainan Gigi


Kelainan gigi geligi atau disebut anomali gigi yaitu gigi yang bentuknya
menyimpang dari bentuk aslinya

2.

Macam-Macam Kelainan Gigi


- Kelainan jumlah
Super numerery
Super numereri adalah adanya satu atau lebih gigi yang
melebihi jumlah normal baik pada gigi sulung maupun
gigi tetap dapat dijumpai gigi ekstra baik yang erupsi
maupun yang tidak erupsi. Gigi ini dapat terjadi pada

gigi insisivus, kaninus, dan gigi premolar. Kebanyakan


gigi tambahan ditemukan pada rahang atas

Hipodontia
Merupakan tidak tumbuhnya satu atau lebih elemen gigi
yang secara normal dijumpai pada gigi geligi, jarang

dijumpai pada gigi susu.


Kelainan ukuran dan bentuk
Makrodontia
Merupakan pelampauan batas nilai normal dari satu
atau lebih ukuran dari satu sampai semua elemen gigi.
Makro jarang dijumpai, kadang-kadang hanya beberapa
ukuran saja yang melebihi nilai normal. Missal gigi

insisivus bawah menunjukan ukuran lebar


Mikrodontia
Merupakan gigi yang berukuran kecil dari batas nilai
normal dari satu atau lebih ukuran elemen gigi, dapat
terjadi reduksi sampai gigi mengerucut. Elemen
mikrodonsia kadang bentuknya menyimpang seperti

kerucut.
Taurodonsia

merupakan

pemanjangan

mahkota,

kelainan
pemendekan

gigi

dengan

akar

dan

pembesaran kamar pulpa secara klinis tampak normal,


namun pada foto rongent akan terlihat pemanjangan
mahkota, pemendekan akar dan pembesaran kamar
pulpa.

Evaginasi gigi merupakan gigi dengan cups berlebih


dan berbentuk abnormal, biasanya terlihat menonjol

atau meninggi.
Geminasi merupakan gigi dengan satu akar dan saluran
akar tapi memiliki 2 mahkota lengkap maupun tidak

lengkap yang terpisah.


Kelainan perubahan warna
Fluorosis adalah kelainan pada perubahan warna akibat
terlalu banyak mengkonsumsi fluor secara klinis
tampak bercak putih atau noda hitam pada permukaan

gigi.
Tetracycline stain adalah kelainan pada perubahan
warna akibat terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan
jenis tetracycline seperti klortetrasiklin, demiklosiklin

dll.
Hipokalsifikasi merupakan kelainan pada perubahan
warna segera setelah erupsi email berwarna buram dan
kuning madu kadang juga kuning oranye.

3.

kelainan gigi bisa di akibatkan karena


- Super numerery bisa disebabkan

karena

faktor

keturunan, malposisi, crowded, gigi lain tidak erupsi,


persistensi gigi sulung, rotasi, impaksi, resorbsi akar,
-

kista.
Hipodontia disebabkan karena faktor keturunan
Makrodontia dialami oleh penderita dengan diagnosa
pituitary gigantism dan hemifacial hyperplasia dan

karena pertumbuhan berlebih dari gigi benih dan faktor


keturunan terang berperan.
-

Mikrodontia

disebabkan

dari

beberapa

faktor

lingkungan seperti fluoride dan dari interaksi dengan


benih-benih gigi lain dengan pembatasan anatomis.
-

Bisa juga karena radiasi atau kemoterapi


Taurodonsia banyak terjadi pada suku Eskimo dan

populasi timur tengah.


Evaginasi gigi disebabkan karena hyperplasia lapisan

ektomesenkim papilla dental atau faktor genetic


Geminasi disebabkan karena benih gigi, faktor local,

sistemik tau genetic.


Fluorosis disebabkan karena kelebihan konsumsi fluor
Tetracycline stain diakibatkan karena mengkonsumsi

tetracycline
Hipokalsifikasi karena kekurangan kalsium

LAMPIRAN II
NARASI

Assalamualaikum.Wr. Wb
Selamat Pagi adik-adik, bagaimana kabarnya hari ini ?
Sebelumnya kakak perkenalkan diri dulu ya.Nama kakak Damarani, kaka
dari jurusan keperawatan gigi Poltekkes Bandung. Kakak kesini mau berbagi
informasi nih sama kalian semua tentang kesehatan gigi dan mulut, tapi

sebelumnya kakak minta perhatian dari adik- adik semua yah soalnya ini penting
buat adik-adik dan nanti di akhir kaka akan bertanya pada kalian semua
tentang informasi yang kaka sampaikan, jadi minta perhiatannya yah buat
semuanya.
Sekarang kaka mau tanya dulu nih sama kalian semua. Adik-adik pernah
tidak lihat orang yang tidak mempunyai gigi sama sekali? Atau giginya ada
bercak-bercak putih? Yang pernah melihat coba acungkan tangannya? Indah tidak
kalau di pandang?
Ya, benar memang tidak indah kalau dipandang, Tau gak penyebab kelainan
tersebut?
Tapi adik-adik ga perlu khawatir kalau melihat orang ada yang mengalami
seperti itu, atau ada diantara adek adek mengalaminya karena kelainan tersebut
bisa di rawat dan gigi menjadi indah lagi untuk dipandang
Adik adik ada yang tahu tidak apa itu kelainan gigi?
Jadi, Kelainan gigi adalah keadaan tidak normalnya suatu bentuk maupun fungsi.
Nah adik-adik pada punya gigi kan? Nah gimana jadinya kalau adik-adik gak
punya gigi atau gigi yang tumbuh Cuma beberapa saja? Pasti mau makan susah,
mau bicara juga sedikit terganggu, itu merupakan salah satu kelainan gigi yang di
sebut hipodonsia yang di akibatkan karena keturunan, nah selain hipodonsia
masih banyak kelainan kelaian lain, ada yang tau gak apa saja kelainan tersebut?
Disini kaka akan menguraikan beberapa jenis kelainan gigi tapi kaka hanya akan
menjelaskan kelainan yang paling sering terjadi. Udah siap belum? Duduknya

yang rapih dan perhatikan ya ade-ade yang cantik dan ganteng. Nah jadi selain
hipodonsia atau kekurangan gigi ada lagi nih semcamnya yang berhubungan
dengan jumlah gigi yaitu supernumeri, supernumereri merupakan adanya satu atau
lebih gigi yang melebihi jumlah normal baik pada gigi sulung maupun gigi tetap,
dapat dijumpai gigi berlebih baik yang erupsi maupun yang tidak erupsi. Gigi ini
dapat terjadi pada gigi seri, taring, dan gigi graham depan kita. Dan kebanyakan
gigi tambahan ditemukan pada rahang atas. Misal ada gigi yang tumbuh diantara
gigi seri kita biasanya tuh ukurannya lebih kecil dari gigi yang mengapitnya. Ini
tuh disebabkan karena faktor keturunan, malposisi, gigi berjejal, gigi lain tidak
tumbuh, persistensi gigi sulung, rotasi, impaksi, resorbsi akar, kista. adik-adik ada
yang tau istilah-istilah yang kaka sebutin tadi? Kalau rotasi adalah gigi yang
posisinya berputar lebih dari 25 derajat, kalu impaksi itu gigi yang sukar tumbuh
karena terhalang oleh gigi lain biasanya terjadi pada gigi graham bungsu atau
yang paling belakang. Selain kelainan gigi yang berhubungan dengan jumlah gigi
ada juga kelainan pada ukuran dan bentuk diantaranya makrodonsia, makrodonsia
merupakan gigi yang berukuran besar melampaui batas nilai normal gigi yang di
akibatkan oleh adanya faktor keturunan dan juga pertumbuhan berlebih dari gigi
benih. Dan kebalikan dari makrodonsia adalah mikrodonsia, yaitu gigi yang
berukuran lebih kecil dari ukuran normal dapat terjadi reduksi sampai gigi
mengerucut, ade-ade ada yang tau penyebab mikrodonsia?
Jadi mikrodonsia di sebabkan karena beberapa faktor lingkungan seperti fluoride
dan dari interaksi dengan benih-benih gigi lain dengan pembatasan anatomis. Bisa
juga karena radiasi atau kemoterapi

Nah selain itu ada juga kelainan bentuk lainnya diantaranya Taurodonsia,
taorodonsia merupakan kelainan gigi dengan pemanjangan mahkota, pemendekan
akar dan pembesaran kamar pulpa, kalau di lihat tampak normal, namun pada foto
rongent akan terlihat pemanjangan mahkota, pemendekan akar dan pembesaran
kamar pulpa. Ini disebabkan karena keturunan dan ras serta banyak terjadi pada
suku Eskimo dan populasi timur tengah.
Ada pula Evaginasi gigi merupakan gigi dengan cups berlebih dan berbentuk
abnormal, biasanya terlihat menonjol atau meninggi. Yang disebabkan hyperplasia
lapiasan atau penebalan lapisan pada gigi
Dan yang terakhir adalah Geminasi, geminasi merupakan gigi dengan satu akar
dan saluran akar tapi memiliki 2 mahkota lengkap maupun tidak lengkap yang
terpisah. Yang disebakan karena benih gigi, faktor local, sistemik atau keturunan.
Nah adik-adik sampai sini ada yang masih bingung? Atau ada yang tidak
dimengerti? Kalau ada gak usah argu langsung tanya ke kakak ya. Baik kalau
tidak ada pertanyaan kaka akan lanjut dengan kelainan gigi lainnya, yaitu kelainan
pada perubahan warna gigi yang pertama ada Fluorosis, ya jadi ada yang tahu
fluor itu apa? Ya fluor itu asam untuk menguatkan lapisan gigi, fluorosis adalah
kelainan pada perubahan warna akibat terlalu banyak mengkonsumsi fluor secara
klinis tampak bercak putih atau noda hitam pada permukaan gigi.
Yang kedua Tetracycline stain adalah kelainan pada perubahan warna akibat
terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan jenis tetracycline seperti klortetrasiklin,
demiklosiklin dll. Biasanya ibu yang mengkonsumsi dan anak yang dilahirkan
giginya mengalami tetracycline stain.
Dan yang terakhir Hipokalsifikasi merupakan kelainan pada perubahan warna
segera setelah erupsi email berwarna buram dan kuning madu kadang juga kuning
oranye. Yang disebabkan karena

Adik-adik bagaimana nih informasi mengenai kesehatan gigi dan mulut


yang tadi Kakasampaikan paham semua atau tidak?
Apakah diantara kalian ada yang belum mengerti? Kalau adik-adik ada
yang belum mengerti kaka kasih kesempatan untuk bertanya. Ayo siapa yang
mau bertanya acungkan tangannya ya.
Kalau Adik-adik tidak ada yang mau bertanya, sekarang bagian kakak nih
yang akan bertanya pada kalian mengenai informasi yang tadi kakasampaikan.
Yang bisa menjawab acungkan tangannya ya.
(memberikan pertanyaan sesuai Indikator)
Wah ternyata udah pinter-pinter ya bisa menjawab

pertanyaan-

pertanyaannya yang kaka kasih. Sekarang kaka mau menyimpulkan materi yang
telah di jelaskan tadi ya. (menjelaskan kesimpulan).

Adik-adik,

semua

materi

telah

kaka

sampaikan.

Setelah

kaka

menyampaikan materi ini kaka harap semuanya bisa menjaga kesehatan gigi dan
mulutnya dan menumbuhkan kesadaran adik-adik untuk selalu merawat kesehatan
gigi. Saran kaka jagalah kesehatan khususnya gigi dan mulut jangan lupa gosok
gigi minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, serta
periksakan giginya minimal 6 bulan sekali ke klinik gigi.
Baiklah adik-adik cukup sekian yang bisa kaka sampaian, terimakasih atas
perhatiannya, mohon maaf apabila ada kesalahan.
Wassalamualaikum Wr. Wb