Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN AKHIR

PIT KKN UMI ANGKATAN XLVI TAHUN 2010


DESA TAMALATE KECAMATAN GALESONG UTARA
KABUPATEN TAKALAR PROPINSI SULAWESI SELATAN

OLEH:
KORDES

: HASDI ABDULLAH

SEKRETARIS : INA WULANDARI


ANGGOTA

: M. FACHRI SAID
ASRIYANTI

UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA


MAKASSAR
2010

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN AKHIR
PIT KKN UMI ANGKATAN XLVI TAHUN 2010
KELURAHAN BONTOLEBANG
KECAMATAN GALESONG UTARA
KABUPATEN TAKALAR PROPINSI SULAWESI SELATAN

Kelurahan Bontolebang, 2010

Mengetahui:

Kepala Desa Tamalate

Kordinator Desa Tamalate

(Mappaturung S.sos)

(Zaenuri)

Menyetujui:

Supervisi I

(Drs. Amir, SE. M.Ag)

Suprvisi II

(Drs. H. Musafir Tahir, Msi)

Disahkan:

Ketua LPMD UMI

(Prof. DR. H. Salim Basalamah)


NIP:19591230 198603 1003

KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum Warahmaatullahi Wabarakatuh


Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
hidayahNya

kepada

kita

semua

sehingga

tim

penyusun

dapat

menyelesaikan Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan XLVI,


di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Propinsi
Sulawesi Selatan. Salawat beriring salam senantiasa tercurahkan kepada
Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi kita semua.
Laporan Kuliah Kerja Nyata ini

disusun berdasarkan hasil

Observasi dan Identifikasi masalah-masalah yang terjadi di Masyarakat


Desa Tamalate yang telah dilakukan oleh peserta KKN Reguler UMI
Angkatan XLVI Posko Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara
Kabupaten Takalar Propinsi Sulawesi Selatan.
Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada :
1. Orang Tua Tercinta Peserta KKN Reguler UMI Angkatan XLVI yang
telah memberikan dukungan doa, materi dan moril yang tak
terhingga.
2. Bapak H. Djihad, SI.P, MM. Sebagai Camat Galesong Utara.
3. Bapak Supriadi, SIP sebagai Kepala Desa Tamalate Serta Nyonya
Ramla sebagai Ibu Desa Tamalate.
4. Kepala Dusun se Desa Tamalate.
5. Warga Masyarakat Desa Tamalate atas kerjasamanya yang baik.

6. Prof.DR.Hj. Masrurah Mochtar Sebagai Rektor Universitas Muslim


Indonesia.
7. Para Dekan Fakultas se UMI.
8. Bapak dan ibu pemateri pembekalan KKN Reguler UMI angkatan
XLVI tahun 2010.
9. Teman-teman KKN Reguler UMI angkatan XLVI Sekecamatan
Galesong Utara dan terkhusus kepada teman-teman satu posko
Desa Tamalate, Adhy, Adri, Achy dan Ina.
10. Semua yang pernah terlibat baik secara langsung maupun yang
tidak langsung.
Penulis menyadari bahwa penyusunan Laporan Kuliah Kerja Nyata
ini masih perlu perbaikkan. Untuk melengkapi kekurangan pada
penyusunan Laporan Kuliah Kerja Nayata ini, penulis mengharapkan
dukungan dan parsitipasi aktif berupa kritik dan saran yang bersipat
korektif dari pembaca yang budiman, demi perbaikan dan penyempurnaan
pada penyusunan laporan-laporan berikutnya.
Akhir kata, semoga laporan ini dapat memberikan manfaat dan
pengetahuan kepada pembaca. Amin
Makassar, 10 Desember 2010
Tim penulis

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL..
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR.......
DAFTAR ISI..
BAB I PENDAHULUAN..
I.1. Latar Belakang..
I.2. Maksud dan Tujuan..
BAB II GAMBARAN UMUM POTENSI DESA TAMALATE..
II.1. Potensi Perikanan
II.2. Potensi Pertanian
II.3. Potensi Pariwisata...

BAB III IDENTIFIKASI MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH


BAB IV ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH..
BAB V PELAKSANAAN KEGIATAN
BAB VI PENUTUP..
VI.1. Kesimpulan.
VI.2. Saran dan Rekomendasi..
LAMPIRAN...

BAB I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang


Dalam rangka menjalakan fungsi sebagai seorang mahasiswa yang
tertuang dalam Tridarma Perguruan Tinggi yang salah satunya yaitu
pengabdian pada masyarakat. Maka dari itu dilakukaknnya Kuliah Kerja
Nayata (KKN) Reguler UMI angkatan XLVI tahun 2010 yang merupakan
salah satu bukti pengabdian Mahasiswa kepada masyarakat.

Kegiatan

Kuliah

Kerja

Nyata

merupakan

kegiatan

lapangan bagi mahasiswa yang menempuh bagian akhir dari


program pendidikan S-1. Program ini

sebenarnya bersifat

wajib bagi semua mahasiswa, karena universitas mempercayai


bahwa program ini mampu mendorong empati mahasiswa,
dan dapat memberikan

sumbangan bagi penyelesaian

persoalan yang ada di masyarakat. Dengan belajar bersamasama masyarakat, akan banyak hal baru yang ditemui
mahasiswa.

Masyarakat akan belajar dari mahasiswa dan

sebaliknya

mahasiswa

akan

banyak

memperoleh

pengetahuan dari masyarakat.


Interaksi seperti inilah yang diharapkan
dan

menjadikan

program

ini

menjadi

akan muncul

program

yang

menyenangkan dan mempunyai manfaat yang signifikan bagi


mahasiswa
dan

(Universitas/Institut/Sekolah Tinggi), masyarakat

stakeholder/mitra.

Bagi

(Universitas/Institut/Sekolah

Tinggi), kegiatan pembelajaran yang unik ini akan

dapat

terdokumentasi dengan baik dalam laporan dan akan menjadi


bahan pembelajaran dosen di kelas.
Inilah

yang

menjadi

nilai

tambah

bagi

kehidupan

akademik di kampus. Pengabdian masyarakat berbasis riset


mendapatkan bentuknya yang nyata dalam kegiatan Kuliah
Kerja Nyata. Program ini juga merupakan wujud nyata peran
mitra (industri/Pemda) dalam membantu

menyelesaikan

persoalan-persoalan masyarakat.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata menjadi bentuk nyata
kontribusi universitas bagi masyarakat, industri, pemerintah
daerah dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara
ekonomi maupun sosial. Program KKN mensyaratkan Dosen
Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa berperan aktif
dalam mengetahui permasalahan yang ada, bahkan sebelum
mereka terjun selama 40 hari atau satu bulan sepuluh hari di
tengah-tengah masyarakat. Konsep working with community
telah menggantikan konsep working for the community.
I.2. Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dilaksanakannya kegiatan Kuliah Kerja
Nyata (KKN) Reguler Universitas Muslim Indonesia Angkatan
XLVI ini yaitu sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar
sarja (S1) pada setiap program studi yang merupakan salah
satu sistem kredit semester yang terdaftar di kurikulum setiap
program studi yang terdapat di Universitas Muslim Indonesia.
Sedangkan tujuan dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
(KKN) Reguler UMI angkatan XLVI yaitu agar mahasiswa dapat
berinteraksi

langsung

dengan

masyarakt

dalam

rangka

mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari di


bangku kuliah sesuai dengan program studinya masingmasing.

BAB II
GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

II.1. Kondisi geografis

Gambar 1.1 (Kantor Desa Tamalate)

Desa Tamalate adalah salah satu desa yang berada di Kabupaten Galesong
utara dengan luas wilayah 1,42 Km2 .
Batas-batas Administrasi Desa :
Sebelah Utara

: Desa Aeng Batu Batu

Sebelah Timur

: Kelurahan Bontolebang

Sebelah Selatan

: Kelurahan Bontolebang

Sebelah Barat

: Selat Makassar

II.2. Struktur pemerintahan dan organisasi

Gambar : Struktur Organisasi Desa Tamalate


Struktur pemerintahan desa Tamalate terdiri dari pemerintah desa yang
mencakup kepala desa, kepala-kepala administrasi, dan kepala-kepala dusun.
Selain pemerintah desa, desa Tamalate juga memiliki Badan Permusyawaratan

Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tim penggerak


PKK.
II.3. Kependudukan
Berdasarkan data kependudukan desa Tamalate tahun 2009, jumlah
penduduk yang bermukim di wilayah desa Tamalate tercatat 6.257 jiwa yang
terdiri dari

penduduk Laki-laki sebanyak 3.106 orang dan 3.151 orang

perempuan. Adapun jumlah penduduk berdasarkan umur dapat dilihat pada tabel
di bawah ini.
Tabel 5.3. Data jumlah penduduk berdasarkan umur Desa Tamalate Kecamatan
Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2009
umur
0-5 tahun
6-15 tahun
16-25 tahun
26-35 tahun
36-45 tahun
46-55 tahun
>56 tahun
Total

jumlah
708 orang
997 orang
667 orang
549 orang
1.053 orang
1.152 orang
1.131 orang
6.257 orang

5.4. Sumber Daya


5.4.1. Sumber daya alam
Desa Tamalate memiliki banyak potensi sumber daya alam, ditinjau dari
segi geografisnya yang merupakan daerah pesisir dimana hampir sebagian besar
adalah area persawahan dan area pantai. Persawahan terdiri dari 2 macam yaitu
irigasi (23,03 ha) dan tadah hujan (62,25 ha). Adapun hasil-hail pangan desa
Tamalate, yaitu jagung, kacang tanah, singkong, kacang ijo dan yang terbanyak
adalah padi. Dari bidang peternakan antara lain, sapi, kambing, itik, dan terbanyak
ayam. Dalam bidang perikanan terdiri dari ikan laut, tambak dan rumput laut. Dan
satu yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi desa Tamalate sekaligus menjadi
kebanggaan penduduk Galesong utara yaitu adanya objek wisata pantai yang

terdapat di desa ini yang bernama wisma Pantai Galesong dimana sangat
diminati oleh seluruh wisatawan baik dari makassar ataupun dari luar makassar.
5.4.2. Sumber daya manusia
Dilihat dari tingkat pendidikan penduduk desa Tamalate, hampir sebagian
besar penduduknya hanya sebatas pendidikan SD/sederajat (542 orang)

dan

sekitar 383 orang yang tidak tamat SD. Dan hanya sebagian kecil yang telah
menamati SMA/sederajat ataupun yang telah S1.
5.5. Kondisi sosial ekonomi
Penduduk desa Tamalate sebagian besar bermata pencaharian sebagai
nelayan (1.048 orang). Dan lainnya bermata pencaharian sebagai petani, buruh,
tukang, peternak, wiraswasta, PNS, TNI/POLRI, dan masih ada beberapa orang
penduduk yang belum memiliki kerja atau dengan kata lain pengangguran. Selain
itu desa Tamalate juga telah memiliki beberapa lembaga ekonomi, seperti
koperasi, industri kerajinan, warung makan, toko, warung klonton, usaha
angkutan, dan pasar.
5.6. Sarana dan prasarana desa
Tabel 5.4. Data sarana dan Prasarana Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara
Kabupaten Takalar
No

Sarana/Prasarana

1. Jalan / Jembatan :
- Jalan Desa (Meter)
- Jalan Antar Desa (Meter)
- Jembatan Desa (buah)
2. Angkutan :
- Bus
- Angkot
- Delman/Bendi
- Ojek
- Kapal Motor
3. Komunikasi :
- Telpon Rumah
- Telpon Umum

Kondisi
Baik
Rusak

Jumlah

Baik

Rusak
Rusak
-

2.500
3.500
2

Baik
Baik
-

5
27
-

Baik
-

39
-

4.

5.

6.
7.

8.

9.

10.

- Wartel
- Warnet
Sarana Air Bersih :
- Mata Air
- Sumur Gali
- Sumur Bor
- MCK
- PAH
Irigasi :
- Saluran Primer
- Saluran Sekunder
- Saluran Tersier
- Pintu Bagi Air
Sarana Peribadatan :
- Masjid
- Mushollah
Sarana Olah Raga :
- Lapangan Sepak Bola
- Lapangan Bola Volly
- Lapangan Takraw
- Lapangan Bulu Tangkis
- Lapangan Tennis
Sarana Kesehatan :
- Puskesmas
- Pustu
- Polik Klinik / Balai Kesehatan
- Dokter Praktek
- Bidan Desa
Sarana Pendidikan :
- TK/Sederajat
- SD/Sederajat
- SLTP/Sederajat
- SLTA/Sederajat
Sarana Penerangan (KK) :
- Lampu Minyak
- Dissel
- PLN

Baik
-

2
-

Baik
Baik
Baik
-

132
520
10
-

Baik
Baik

3
4

Baik
Baik
Baik
Baik
-

1
2
2
2
-

Baik
Baik

2
1

Baik
Baik
Baik
-

4
4
-

Baik

1.124

Berdasarkan data diatas dapat dilihat bahwa sarana dan prasarana desa
Tamalate belum semuanya terpenuhi. Terlihat pada sarana pendidikan yang hanya
mencakup TK dan SD sedangkan SMP dan SMA belum ada. Untuk sarana
transportasi penghubung antar desa sudah sangat menunjang apalagi ditunjang
dengan kendaraan angkutan kota yang tiap hari keluar masuk desa. Untuk sarana
transportasi antar kota juga telah terpenuhi dengan baik karena angkutan kota

yang menghubungkan antara desa Tamalate dengan kota Makassar sudah lumayan
lancar. Sedangkan untuk sarana kesehatan sudah cukup menunjang dengan
melihat jumlah puskesdes yang dimiliki sebanyak 2 buah dengan masing-masing
1 tenaga kesehatan.

BAB III
IDENTIFIKASI MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH
III.1. Identifikasi Masalah