Anda di halaman 1dari 2

Mesin foto copy Canon NP 6030 memiliki spesifikasi yang sama dengan Canon NP

6025, terkecuali pada kecepatan copy permenit. Dimana NP 6025 memiliki kecepatan 25
lembar copy per menit.Sebelum menjamurnya mesin foto copy Digital, Type Canon NP
6025 dan NP 6030 banyak ditemukan pada copy center kecil dan juga perkantoran
berskala menengah dan menengah kebawah. Pengoperasiannya pun tidak rumit dan
sudah dilengkapi dengan mesin pelengkap yakni Sorter (Finisher), Duplexing unit (Bolak
balik) dan ADF ( Automatic Document Feeder).
Berikut rincian specifikasi mesin foto copy Canon NP 6025 dan NP 6030 :
Type
Desktop
Photoconduktive
Material
=
Drum
OPC
Developer
System
=
Toner
Projection
Fixing
System
=
Heater
Roller
Speed
=
25
/
30
cpm
(A4)
Zoom
=
50
200%
Maximum
Copy
=
99
lembar
Kapasitas
Kertas
=
1000
2500
lembar
(A4)
Kapasitas
Bypass
Tray
=
50
lembar
Maximum
Konsumsi
Listrik
=
1500
watt
- Dimensi = 79,3 x 69 x 109,5 cm
- Berat = 210,3 kg
Dari pengalaman, mesin ini mampu melakukan proses copy hingga 1000 lembar perhari.
Bila lebih dari itu, pengguna harus lebih sering melakukan perawatan ringan hingga
besar.
Sedikit tips untuk mesin yang sering melakukan copy lebih dari 500 lembar per
hari.
Perhatikan bagian Fixing unit (heater roller) agar tidak kepanasan dan tidak kotor.
Gunakanlah Cleaning Blade dan Cleaning Webb yang berkualitas.
Pastikan Claw (kuku) dibagian exit unit tidak kotor, tidak tumpul dan juga terlalu
tajam.
Beberapa bagian yang rentan rusak pada mesin NP 6025 / NP 6030 :
1. Engsel pada cover front door.
2. Engsel Tray By pass.
3. Pengunci pada cassette (papper tray).
4. Cover mesin utama tempat penopang kaki ADF.
5. Dan bagian yang paling sering rusak adalah cover exit unit (meleleh karena
kepanasan).
Kelebihan pada mesin ini adalah :

1. Tidak terlalu rentan dengan naik turunnya tegangan listrik. Namun tetap
disarankan agar pengguna melengkapi stabilizer untuk daerah yang bertegangan
tidak stabil.
2. Tidak terlalu banyak kemungkinan kerusakan pada alat-alat elektronik.
3. Mudah dalam pengoperasiannya.
4. Bagian kontrol panel lebih awet karena belum menggunakan layar sentuh (Touch
Screen).
5. Bagian mesin pelengkap lainnya bersifat terpisah dari mesin utama, sehingga
kerusakan pada mesin-mesin pelengkap tidak akan mempengaruhi operasional
mesin utama.
6. Biaya penggantian sparepart yang relatif lebih murah.