Anda di halaman 1dari 12

Surat Kabar Umum

Pendiri
BERLIN SIAHAAN

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

Pemimpin Redaksi

JENRI SITANGGANG
HARGA: @Rp 3.500,
LUAR JAWA + ONGKOS KIRIM

E-mail: metropolitanpos@yahoo.com
EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

HOTLINE PASANG IKLAN DAN PENGADUAN KANTOR REDAKSI : 021-3190 2301 / 0813 1533 8511

Kontainer Bak Sampah di Senen Raib

Jasa Marga Tanam 100 Pohon Trambesi

Pemerataan Guru PNS Ditata

Sebuah bak sampah yang terletak di samping Koramil Senen, Jakarta Pusat, raib dicuri
orang tak bertanggungjawab. Bak sampah yang terbuat dari besi, seperti kontainer
tersebut baru diketahui tidak ada di tempatnya, setelah salah seorang sopir truk sampah
yang biasa mengangkut sampah mendapat laporan dari salah satu rekannya.

Gerakan penanaman pohon yang saat ini tengah dilakukan Pemerintah kota (Pemkot)
Tangerang, hingga penghujung tahun 2011 tidak putus dilakukan. Partisipasi penanaman
pohon kini tak hanya dilakukan dinas-dinas pemerintah saja, melainkan juga pihak
swasta dan swadaya masyarakat yang peduli menuju Kota Tangerang bersih dan hijau.

Pemerintah akan melakukan penataan dan pemerataan guru pegawai negeri sipil
(PNS). Penataan mulai dilakukan Januari 2012 dengan melibatkan lima kementerian.
Selain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), empat lainnya adalah
Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(Kemeneg PAN dan RB),
BACA HALAMAN ............ 06

BACA HALAMAN .......... 04

BACA HALAMAN ....... 03

***SELEBRITIS ***

CUT TARY:

Jangan Lihat
dari Sisi
Buruknya Saja

Nazar Ketemu SBY Sebelum Kabur


Jakarta, Metropolitan Pos
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad
Nazaruddin didakwa menerima suap berupa lima lembar
cek senilai Rp 4,6 miliar dari PT Duta Graha Indah (DGI).
Uang tersebut merupakan pelicin agar PT DGI mendapat
proyek Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang,
Sumatera Selatan. Dakwaan itu diungkapkan tim jaksa
penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
dalam sidang perdana kasus Wisma Atlet di Pengadilan
Tipikor Jakarta, Rabu (30/11).
Mengenakan kemeja batik lengan panjang, Nazaruddin memasuki ruang sidang dengan pengawalan ketat
petugas Brimob. Seratusan polisi berjaga-jaga di dalam
dan luar gedung pengadilan. Nazar didampingi pengacara Hotman Paris Hutapea. Tidak tampak pengacara yang
selama ini mendampingi Nazaruddin, OC Kaligis.
Dalam dakwaan setebal 21 halaman, tim jaksa yang
beranggotakan I Kadek Wiradana, Edy Hartoyo, dan
Anang Supriatna memaparkan, lima cek tersebut diberikan dalam tiga tahap. Tahap pertama, dua lembar cek
pada Februari 2011, yakni cek BCA bernomor AN 344079
bernilai Rp 1,065 miliar dan cek BCA nomor AN 344083
dengan nilai 1,105 miliar. Cek tersebut diterima Wakil
Direktur Keuangan PT Anak Negeri Yulianis yang kemudian dicairkan pada 25 Februari 2011.

BACA BERITANYA DI HALAMAN 10

Surat Tanah Dipalsukan Diancam Pidana Penjara

***

desa Pardomuan Satu, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir dapat diancam pidana kurungan penjara.

PERISTIWA ***

APBD 2011 Rawan Korupsi

BERLIN SIAHAAN

***

Dijelaskan lagi, bukti bukti


kepemilikan tanah tersebut
harus memiliki aslinya dan
jelas bukan direkayasa atau dipalsukan, tegas, Berlin Siahaan, kepada wartawan di gedung KPK, Jumat, (18/11).
Sedikitpun surat surat
atau data kepemilikan tanah
di desa Pardomuan Satu, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, dipalsukan atau
direkayasa akan dipidana kurungan penjara, dan itu tidak
bisa dipermainkan atau direkayasa, warga pasti tau kepemilikannya, tegasnya.
BERSAMBUNG KE HAL.....11

KUPAS TUNTAS ***

Ricky R Allen, Sekjend LSM Linmas :

LSM Desak Tipikor Pembangunan Pagar Pengaman


Usut Pejabat Sudin Kantor BLKD Jaktim Sudah Beres
Pemakaman Jaktim
Jakarta, Metropolitan Pos
LSM Investigasi Fakta Hukum,
desak Tipikor Polda Metro Jaya Usut
pejabat Suku dinas (Sudin) Pemakaman Jakarta Timur, Drs
Made Sudiartha MM dan Sulistiyono, Ketua lelang pengadaan
barang Jasa pemerintah terkait
anggaran proyek kegiatan APBD
tahun 2011 Suku Dinas (Sudin)
Pemakaman Jakarta Timur, rawan korupsi, pasalnya, setiap pekerjaan tersebut di kerjakan perusahaan pelaksananya tidak sesuai
dengan Item kegiatan di billy quantity, dimana volume dan kualitas
pekerjaan tidak sesuai di lapangan,
sehingga pekerjaan proyek tersebut
BERSAMBUNG KE HAL.....11

Proyek Saluran Dikerjakan Abal-abal, Ditagih Seratus Persen

DPRD DKI : Pejabat DPU Harus Dievaluasi

BERSAMBUNG KE HAL..............10

Terjadi di Desa Pardomuan Satu Kec. Pangururan


Jakarta, Metropolitan Pos
Kepemilikan tanah di Desa
Pardomuan Satu, Kecamatan
Pangururan, Kabupaten Samosir, harus diawasi pihak
Badan Pertanahan Nasional
Kabupaten Samosir. Setiap ke
pemilikan tanah berkas surat
surat harus jelas dan tidak
bisa dipalsukan atau direkayasa oleh semua pihak.
Menurut, Sekjend LSM Investigasi Fakta Hukum, Berlin Siahaan, di gedung KPK,
mengatakan, bila ada pihak
tertentu memalsukan atau
merekayasa surat surat kepemilikan tanah dari aslinya di

Muhammad Nazarudin dan Susilo Bambang Yudhoyono

Jakarta, Metropolitan Pos


Pelaksanaan pembangunan pagar pengaman Kantor
Balai Latihan Kerja Daerah (BLKD) Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jakarta Timur, sudah
beres dan serah terima pekerjaan.
Ricky R Allen, Sekertaris Jenderal (Sekjend) LSM Lumbung Informasi Masyarakat (Linmas), kepada Metropolitan Pos, mengatakan, bahwa pelaksanaan pekerjaan pembangunan pagar pengamanan Kantor BLKD Disnakertrans
Jakarta Timur sudah beres dan serah terima pekerjaan,
selain itu sudah kelihatan rapi dan bagus.
Dijelaskan lagi, pemagaran ini di buat untuk menjaga kenyamanan dan keamanan asset BLKD Disnakertrans
Jakarta Timur. Dengan adanya pemagaran tersebut dilaksanakan masyarakat atau warga juga tidak sembarang
masuk lagi ke lingkungan BLKD Disnakertrans Jakarta
Timur, sehingga orang orang yang dibina dan dilatih di
BLKD Disnakertrans Jakarta Timur, tidak gampang lagi
berbaur dengan masyarakat dari luar, khususnya dari
para pengguna narkoba dan lain sebagainya.
Selama ini, BLKD Disnakertrans Jakarta Timur, tidak
BERSAMBUNG KE HAL.....11
aman dan nyaman,

Jakarta, Metropolitan Pos


Pelaksanaan proyek Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta, di kerjakan abal abal, tidak berkualitas, belum setahun sudah rusak kembali, tapi
sudah ditagih seratus persen, berarti
korupsi berjemaah di lakukan pejabat
Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta.
Persoalan banjir setiap tahun di
Jakarta tidak pernah terselesaikan,
tidak hanya dari kali, tetapi goronggorong yang ada di Jakarta menjadi

malapetaka, bahkan menjadi momok


bagi warga yang kerap menimbulkan
bau sangat menyegat dan kotor.
Penanganan banjir dengan anggaran cukup besar tidak memberikan
solusi terbaik, bahkan semakin memperparah korupsi uang Negara, pasalnya, setiap perbaikan saluran di DKI
Jakarta tidak beres, abal abal, harus
diperiksa penyidik ke lapangan, selama ini saluran meluap ke jalan raya
BERSAMBUNG KE HAL..........................10

Anggaran Habis Digrogotin Pejabat

Proyek Perbaikan Saluran


di Jakpus Perlu Diusut Tuntas
Jakarta, Metropolitan Pos
Perbaikan saluran warga dikerjakan tidak sesuai
dengan anggaran yang di ajukan dalam billy quantity, baik itu volume dan bobot pekerjaan. Setiap pekerjaan tidak ada ditemukan bedeng atau papan proyek
perusahaan pelaksana. Hal ini di sampaikan Sekertaris
Jenderal (Sekjend) LSM Investigasi Fakta Hukum, Berlin Siahaan, kepada Metropolitan Pos di Gedung DPRD
DKI Jakarta, Rabu, (28/11).
Sekertaris Jenderal (Sekjend) LSM Investigasi Fakta Hukum, Berlin Siahaan akan melaporkan ke Tipikor Polda Metro Jaya, untuk di usut tuntas dugaan
korupsi uang Negara, dengan menyalahgunakan wewenang jabatan, sesuai UU Tipikor No 20 tahun 2001,
tentang tindak pidana korupsi, unsure unsurnya, gratifikasi, berhubungan dengan jabatn dan berlawanan
dengan kewajiban atau tugasnya. Selain itu rekening
gendut pejabat Sudin Perumahan dan Gedung Pemda
Jakarta Pusat harus di usut tuntas juga.
Sementara, Kepala Sudin Perumahan dan Gedung
Pemda Jakarta Pusat, Drs Asbarani saat hendak dikonfirmasi tidak berada dikantor. Bapak sedang keluar
ada rapat, kata Satpam. BERSAMBUNG KE HAL.....11

H. M. GUNTUR

Kasus Korupsi Zainal Soleman


Belum Dilimpahkan Ke Pengadilan
Jakarta, Metropolitan Pos
Kasus korupsi Zainal Soleman belum dilimpahkan ke pengadilan,
pasalnya, Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Kota Administrasi Jakarta Pusat, Zainal Soleman bersama
pejabat lainnya, alex ismail, Buyung
Sohutihon, R Iman Ginanjar Spd,
Monang B Pakpahan, dan Ajep Sumadi, diduga korupsi uang negara.
berdasarkan surat perintah
penyelidikan No SPLidik / 455 / VII /
2011 tanggal 11 juli 2011, pejabat
tersebut diatas telah diperiksa Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda
Metro Jaya.
APBD tahun 2010 pengadaan alat
peraga matematika tingkat SD belanja modal pengadaan alat alat peraga/praktek sekolah sebesar Rp 2.679.
600.000,-tidak ada barang tersebut
/ fiktif. Selain itu pengadaan laboratorium sains untuk D / SMP berbasis
IT belanja modal pengadaan alat alat
peraga praktek sekolah sebesar
Rp4.942.575.000,BERSAMBUNG KE HAL.....11

PT. Sumber Kalbar Lestari Bekingi Zircon Illegal


Ketapang, Metropolitan Pos
Adanya dugaan pelanggaran hukum dibidang pertambangan, yang dilakukan oleh
pihak PT. SKL Ketapang. Terkait dengan adanya barang jenis pasir zircon 150 Ton, yang
berada didalam gudang di
Dusun Kelampai, Desa Kedondong Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang.

Berdasarkan hasil konfirmasi Metropolitan Pos, kepada


Sekdes Desa Kedondong Borhanudin pada (10/11) yang lalu,
dikediamannya di Dusun
Kelampai, Borhyanudin menjelaskan kepada Metropolitan
Pos bahwa, pada akhir 2010,
PT. SKL sudah tidak ada lagi
kegiatan.
BERSAMBUNG KE HAL.....11

PASIR ZIRCON DI GUDANG


MILIK ATIANG

OPINI

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

DITERBITKAN OLEH
PT SUKSES PARNA SEJAHTERA
SK MENHUM & HAM RI :
Nomor : AHU-0016178.AH.01.09. Tahun 2011
PENASEHAT HUKUM
Drs. Jatenangan Manalu SE MM H.Hum,
Hotman Sitorus SH MH, Paulus Subandi SH MH,
Poltak Siringoringo SH MH., Sabar Siahaan SH.
Ferdinan Montorori SH.MH.
PENDIRI
Jenri Sitanggang,
Berlin Siahaan, Robert Naibaho
PEMIMPIN UMUM
Parel Naibaho SE.MM.
PEMIMPIN REDAKSI
Jenri Sitanggang
REDAKTUR EXECUTIVE
Peris Sitanggang
REDAKTUR PELAKSANA
Hotdiman
REDAKTUR
Hasudungan Siregar
MANAGER PEMASARAN
Leonar Marbun Lumban Batu, L. Endarwanto Rendra
SEKRETARIS REDAKSI
Hotdiman S.SE.
BAGIAN KEUANGAN
Rinaldi Josua Naibaho
FOTOGRAFER
Solihin
DEWAN REDAKSI
Jenri Sitanggang, Peris Sitanggang,
Robert Naibaho, Parel Naibaho
STAF REDAKSI
Jahuale Sitanggang, Nur Syamsu, Rimbun Gurning,
Jhonni T. Tampubolon, Drs. A. Syahri S, Halomoan N.
LITBANG
Onasis Sitanggang, Jonni Sitanggang
Robert Naibaho, Marlon Naibaho SE.,
Tony Naibaho SE., Anton Sihite
STAF AHLI
Wasinthon Simbolon, SE.MEc. (Ekonomi & Politik),
Amistan Purba SE.S.Si.MM. (Ekonomi, Sosial & Politik)
William S. Naibaho SH. (Budaya, Pariwisata & HAKI)
BAGIAN SIRKULASI
Mulatua Sitanggang, Rinaldi Josua
PENASEHAT
Andar Situmorang SH ML, Jack Monang Napitupulu,
Perdi Sitanggang,
Kol. (Pur) Drs. Lauasa M. Hutagalung
Alamat Redaksi : Jl. Kramat Raya No 1 Blok B
Gedung Paseban, Jakarta Pusat 10450
Telp. 021-51393635, 31902301 Fax. 021- 31902301
E-mail: metropolitanpos@yahoo.com

Rekening Bank :
Bank BCA Rek No : 0948118320
Bank BRI Rek No 086201003057507
A.N: JENRI SITANGGANG

TARIF IKLAN
Iklan Kuping Ukuran Standart
Iklan Warna Ukuran 3R
Iklan Warna Ukuran 4R Photo
Iklan Kolom Ukuran Standart
Iklan 1 Halaman Penuh Warna
Iklan 1/2 Halaman Warna
Iklan Halaman Warna
Iklan 3/4 Halaman Warna

= RP 500.000,= RP 1.000.000,= RP 2.000.000,= RP 50.000,= RP 24.000.000,= RP 12.000.000,= RP 6.000.000,= RP 3.000.000,-

Dibutuhkan Perwakilan,
Biro dan Wartawan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Depok
Ciamis
Tasikmalaya
Banjar
Sumedang
Majalengka
Cianjur
Subang
Provinsi Jabar

10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.

Provinsi Jawa Timur


Denpasar
Nusa Tenggara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Lampung
Sulawesi

Bagi anda yang berminat


Hubungi Kantor Redaksi
Jurisman Sitanggang : 081315338511

Seleksi
Capim KPK
OLEH : ROMLI ATMASASMITA
GURU BESAR ILMU HUKUM UNIVERSITAS
PADJADJARAN, INISIATOR KPK

ELEKSI calon pimpinan


KPK (capim KPK) tengah
berlangsung dan tidak
berbeda dengan seleksi pimpinan
KPK jilid I dan II.
Semua calon berbicara keras,
tampak memiliki motivasi kuat
untuk memberantas korupsi, dan
tidak akan terpengaruh atau dipengaruhi oleh kekuasaan atau elite
politik. Namun, terbukti dalam perjalanan kepemimpinan KPK, semua
pernyataan mereka hanya untuk
memikat anggota legislatif agar
lolos dari seleksi. KPK jilid I saya
amati lebih solid,lebih tegas,dan
tidak tampak adanya pengaruh
kekuasaan atau politisi,tetapi KPK
Jilid II tampak gamang, tidak solid,
serta terlihat mengabaikan aspek
kolektivitas kepemimpinan.
Dan terakhir sangat menyedihkan serta mengecewakan karena berkolaborasi dengan calon/
tersangka kasus Wisma Atlet SEA
Games sekalipun hanya satu orang pimpinan KPK danpegawailapispertamaKPK. Pasca kriminalisasi Bibit- Chandra tampak pimpinan KPK tidak kompak dan gamang serta tampak ketakutan
dikriminalisasi. Bahkan pimpinan KPK menolak diberhentikan
sementara jika menjadi tersangka sekalipun sebelumnya mereka
telah mengetahui isi UU KPK;
sikap yang mencerminkan miskin
integritas dan kepercayaan diri.
Sikap dan perilaku yang traumatis tersebut dengan cerdik dimanfaatkan oleh kekuasaan untuk
terus menyodok jauh ke dalam
lingkup internal KPK sehingga
pimpinan lapis kedua dan lapis ketiga KPK telah goyah dan saling
curiga serta meluntur solidaritas
senasib
sepenanggungannya.
Sudah tentu akhirnya kondisi itu
akan bermuara pada kepentingan
kelompok, kekuasaan, dan uang.
Keruntuhan
Bak pepatah,tiada ada asap
tanpa api dan bau busuk akan
tetap tercium serta menyengat ke
mana-mana, begitulah yang kini
tengah melanda KPK. Tingkat ke-

percayaan publik semakin turun,


bahkan sebuah lembaga survei
menyatakan tingkat kepercayaan
publik terhadap KPK berada di
bawah Polriperistiwa yang tidak
pernah terjadi selama KPK jilid I.
Jerih payah mempersiapkan
pembentukan KPK dengan modal
hibah ADB sebesar USD1 juta seketika amblas dengan keterlibatan
pimpinan KPK dan pegawai KPK
dalam kasus Nazarudin. Apa
penyebab pertanda dari keruntuhan KPK jilid II? Penyebab utama adalah integritas dan kualitas
serta pengalaman pas-pasan
pimpinan KPK jauh di bawah kapasitas dan kemampuan teknis hukum pimpinan di lapis kedua,
bahkan lapis ketiga.
Sementara kedua lapis tersebut tidak memiliki kewenangan
yang setara dengan pimpinan
KPK. Mengapa hal ini terjadi?
Jelas semuanya berasal dari awal
proses seleksi oleh panitia seleksi
(pansel) ketika itu yang didominasi mereka yang tidak pernah
memahami visi dan misi pembentukan KPK. Bahkan ada dari mereka yang sejak awal (1999) tidak
mau tahu dan tidak pernah ikut
terlibat dalam persiapan pembentukan KPK sama sekali. Hal ini
juga terjadi di Pansel KPK jilid III.
Semakin sulit dipercaya, sebagai pendiri KPK,KPK dalam tekanan publik dan serangan luar
yang bertubi-tubi telah membentuk advokasi untuk dijadikan beking. Langkah ini mencerminkan
ketidakmampuan dan ketidakpercayaan diri untuk membuktikan
bahwa kepemimpinan KPK jilid II
solid dan kuat di mata publik.

Yang sulit dipercaya bahwa kini


juru bicara KPK bukan hanya Johan Budi, melainkan semua pimpinan KPK menjadi juru bicara untuk diri masingmasing sehingga
yang tampak ke luar,KPK bukan
milik kolektif, melainkan milik individuindividu pimpinan KPK.
Pembentukan komite etik untuk menyelesaikan kasus pimpinan dan pegawai KPK yang diduga
terlibat dengan Nazaruddin saya
nilai tidak transparan dan tidak
etis, bahkan terkesan melindungi mereka yang seharusnya dinyatakan bersalah.Hal ini jauh berbeda dengan sidang majelis kode
etik kepolisian ketika memeriksa
Kompol Arafat dan Sumarni yang
terbuka dan dibuka untuk umum
dan diliput media massa.
Pesimistis
Berdasarkan
pengamatan
penulis, kini lembaga KPK yang
superbodi berada di ujung tanduk
kepercayaan masyarakat luas.
Apalagi kasus-kasus megakorupsi
bailout Bank Century, BLBI, serta
di bidang minyak gas dan bumi
masih berjalan di tempat sampai
saat ini.Perubahan signifikan
yang diharapkan sangat tergantung dari hasil seleksi capim KPK
jilid III saat ini.
Saya memiliki insting bahwa
keberadaan calon pimpinan KPK
baru,siapa pun orangnya, tidak
akan banyak membawa perubahan signifikan terhadap kepercayaan publik dalam pemberantasan megakorupsi. Mengapa?
Coba tengok berbagai media, termasuk majalah Tempo edisi 28
November 2011, yang secara

gamblang menerangkan bahwa


sejumlah capim KPK melakukan
lobi-lobi ke fraksifraksi dan tokoh
parpol. Di antara mereka ada yang
mengakui perbuatan tersebut dan
selebihnya capim-capim lain tidak
ada yang membantahnya.
Dari fakta yang disebutkan
dalam majalah Tempotersebut, semakin nyata bahwa siapa pun orang yang terpilih menjadi pimpinan KPK adalah titipan parpol.
Tentunya kondisi itu telah melanggar prinsip conflict of interest
sebagai salah satu pilar integritas
kepemimpinan KPK yang terbukti
dengan contoh kasus Nazaruddin.
Saya dan publik luas masih
tetap berharap agar capim KPK jilid III dapat menjalankan tugas dan
wewenangnya sesuai dengan UU
KPK dan dijalankan dengan
amanah serta integritas tinggi.
Saya usulkan, untuk memperkuat
kedudukan, tugas, dan wewenang
KPK, perlu dilakukan beberapa
langkah. Pertama, revisi UU KPK
karena telah kedaluwarsa setelah
melalui proses sembilan tahun.
Kedua, pembentukan dewan
kode etik dari luar pimpinan KPK
untuk menjaga kemandirian dan
rasa ewuh pakewuh serta sekaligus meniadakan lembaga penasihat di dalam organisasi KPK yang
selama ini tidak tampak pengaruhnya terhadap kinerja pimpinan
KPK. Ketiga, diusulkan pembentukan lembaga pengawas eksternal
KPK untuk memantau dan
mengkaji informasi masyarakat
tentang kinerja dan perilaku
pimpinan dan pegawai KPK. Berikan kesempatan kepada KPK untuk satu periode lagi! (***)

Mengungkap Pembayar Pajak Terbesar

ORONGAN untuk mengu


mumkan pembayar pajak ter
besar kembali mendapat sorotan
ketika majalah Forbes mengungkap daftar 40
orang terkaya Indonesia.
Beberapa pihak menginginkan publikasi
tersebut dimanfaatkan untuk mengecek kebenaran pembayaran pajaknya serta dibuat pengumuman pembayar pajak terbesar yang bisa
memberikan implikasi luas. Pemberitaan Forbes
tersebut tentu menimbulkan dua pertanyaan mendasar yang perlu dijawab dengan bijak. Pertama, apa relevansi mengumumkan pembayar
pajak terbesar sehubungan dengan pemberitaan
Forbes? Kedua, apakah ada implikasi mengumumkan pembayar pajak terbesar dengan jumlah pajak yang telah mereka bayar?
Dua pertanyaan mendasar di atas patut dikaji
agar persoalannya tidak menjadi rancu. Persoalan mengumumkan pembayar pajak ke publik bisa saja dipandang efektif atas jumlah pajak
yang telah dibayar. Akan tetapi bisa pula tidak
efektif sepanjang yang dibayar sudah sesuai

dengan kondisi yang sebenarnya.


Pihak yang menuntut pemerintah agar segera
mengumumkan pembayar pajak terbesar sepertinya dilatarbelakangi pemikiran adanya ketidakpercayaan mereka kepada 40 orang kaya tersebut
atas jumlah pajak yang telah dibayarnya. Sementara pemerintah memandang tidak perlu mengumumkannya karena barangkali tidak ada manfaat
serta tidak sesuai dengan sistem yang ada.
Patuhi Sistem
Sejak dilakukannya reformasi perundang-undanganperpajakantahun1983lalu,kitasepakatbahwasistempemungutanpajakmenggunakansistem
self assessment. Sistem ini memberikan kepercayaan penuh kepada setiap orang untuk menghitung,memperhitungkan,menyetor,danmelaporkan
sendiri besarnya pajak yang harus dibayar.
Ketika seseorang melakukan pembayaran
pajak, adalah wajar jika petugas pajak (fiskus)
harus menganggap pajak yang dibayarkan benar. Itulah inti dari self assessment.Artinya, sepanjang tidak ada data lain yang memberikan

bukti ketidakbenaran pajak yang dibayar, kepada yang bersangkutan bisa dilakukan pemeriksaan. Kalau begitu, pertanyaannya kembali
berulang,apa relevansinya mengumumkan pembayar pajak saat Forbes memublikasikan 40
orang Indonesia terkaya?
Penulis meyakini informasi tersebut akan
menjadi kajian khusus untuk memantau kebenaran pembayaran pajak yang telah dilakukan para
orang kaya. Dengan demikian, kalaupun ada kegeraman ingin mengumumkan pembayar pajak
terbesar sehubungan dengan informasi Forbes,
tentu kurang tepat. Informasi Forbes sejatinya tidak
melulu menjadi acuan yang paling benar.
Sampai saat ini,dalam amatan penulis, belum
ada kajian yang memberikan implikasi linier atas
pengumuman pembayaran pajak terbesar dengan
jumlah pajak yang dibayar. Mengapa? Karena memang undang-undang tidak membolehkan petugas
pajak (fiskus) mengumumkan jumlah pajak yang
telah dibayar seseorang kecuali orang yang bersangkutan mengumumkannya sendiri ke
masyarakat. Adalah tugas fiskus menjaga keraha-

siaan jumlah pajak yang sudah dibayar wajib pajak.


Hal itu tegas diatur dalam ketentuan Pasal
34 Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
(UU KUP). Seandainya hal itu dilanggar, petugas pajak akan terkena sanksi pidana. Oleh
karenanya, kalau ada pihak berpendapat mengumumkan pembayar pajak terbesar akan mendorong orang atau badan untuk membayar pajak
secara tertib, hal itu masih perlu dipertanyakan
keakuratannya. Tidaklah juga menjadi jaminan
pola berpikir demikian memberi solusi menciptakan kepatuhan membayar pajak dengan benar.
Malahan cara demikian akan menjadi kontraproduktif dan masyarakat akan menilai pemerintah tidak patuh pada sistem yang telah diatur dalam undang-undang yang ada. Kalau itu
dilakukan, berarti pemerintah telah melanggar
sendiri sistem pemungutan pajak yang sudah
menjadi kesepakatan.Kenyataan inilah yang
perlu dipahami bersama agar sistem yang berlaku tidak menjadi rancu.
RICHARD BURTON, Pemerhati Pajak

Koordinator Liputan Polda Metro Jaya : Mulyawan. Liputan KPK: Muhammad Furqon. DPRD
DKI Jakarta : Nur Mochammad. Biro Jakarta Timur : Risjen S, Rimbun Gurning Biro Jakarta
Pusat : M. Surya Biro Jakarta Barat: Prayogo, Sri Rejeki. Biro Jakarta Selatan: Rimbun Biro
Jakarta Utara: Iwan Haris. Biro Depok : Solihin (Kepala) Perwakilan Banten: Leonar Marbun
Lbn Batu (Kepala) Biro Kabupaten Tangerang: Tumbur Limbong (Kepala), G. Harry Simbolon,
Batara Aritonang, Alden Robertus Simbolon.
 Biro Kotamadya Tangerang: Erwin Sinaga
(Koordinator). Biro Kotamadya Tangerang Selatan: Pabona Marbun (Kepala) Perwakilan Sumatera Utara: Happy Silalahi (Kepala) Biro
Samosir: Sahat Sitanggang (Kepala). Perwakilan Kepri: Bernad H. (Kepala), Yulianis, Pasu Sihite. Biro Pekanbaru: Manuasi Nainggolan (Kepala), Alfin
Siregar. Biro Batam: Junael Marbun Perwakilan Lampung: Perwakilan Jawa Barat: TM. Harianja SH. (Kepala), M. Saragih. Biro Bandung :
Faozanolo Laia (Kepala) Biro Bandung Barat : S. Sitanggang (Kepala). Biro Bandung Cimahi : Antonius SE. (Kepala). Perwakilan Kalimantan
Barat: A. Rahman HS. (Kepala), Agus Supriyanto. PERCETAKAN : CV. Grazia Indah (Isi diluar tanggungjawab percetakan).

WARTAWAN METROPOLITAN POS DALAM MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIKNYA SELALU DILENGKAPI KARTU IDENTITAS DAN SURAT TUGAS SERTA NAMANYA TERCANTUM DALAM BOKS REDAKSI

METROPOLITAN
SEKILAS
Kebocoran Air Palyja
Mencapai 40 Persen
Jakarta, Metropolitan Pos
Kebocoran air yang diderita operator penyedia air bersih
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) hingga kini masih mencapai
40 persen. Untuk bisa mengendalikan dan menemukan kebocoran-kebocoran ait terutama untuk usaha, Palyja memberdayakan pencatat meter dalam hal pengawasan di rumahrumah konsumen.
Tidak mudah menurunkan tingkat kebocoran air. Salah
satu caranya adalah meminta informasi dari para pencatat
meter kita yang berjumlah 180 orang, kata Budi Susilo, Direktur Pelayanan Pelanggan PT Palyja, Rabu (30/11). Kalau
setahun kita alirkan air 260 juta meter kubik, berarti kebocoran mencapai 104 juta meter kubik, sambungnya.
Namun, kata Budi, saat ini tingkat kebocoran air sudah
mengalami penurunan dibanding tahun lalu yang mencapai
59 persen. Dengan adanya tenaga-tenaga pencatat meter
yang jujur diharapkan akan menekan lebih banyak kebocoran air akibat pencurian.
Sebagai bentuk apresiasi bagi pencatat meter, lanjut
Budi, PT Palyja akan memberikan insentif terhadap setiap
informasi tentang kebocoran air. Sebenarnya kalau itu tergantung perusahaan operator para pencatat meter. Tapi infonya sekitar Rp 50 ribu untuk satu informasi, ungkapnya.
Tak hanya itu, untuk lebih memotivasi para pencatat meter,
Budi menambahkan, PT Palyja juga mengadakan Meter Reading Contest. Kegiatan tersebut sebagai salah satu wujud penghargaan kepada petugas pencatat meter yang berhasil mencapai target dan rajin memberikan informasi. Jenri

110 Pemilik Bangunan


Dimejahijaukan
Jakarta, Metropolitan Pos
Untuk memberi efek jera kepada para pemilik bangunan
bermasalah di wilayahnya, sebanyak 110 pemilik bangunan
diajukan ke meja hijau oleh Sudin Penertiban dan Pengawasan
Bangunan (P2B) Jakarta Selatan. Para pemilik bangunan ini
dikenakan tindak pidana ringan sesuai Perda No 7 Tahun 1991
tentang Bangunan dalam Wilayah Khusus DKI Jakarta.
Secara keseluruhan ada 180 pemilik bangunan yang
bermasalah, tapi berkas yang bisa kami ajukan ke pengadilan
sebanyak 110, ujar Widyo Dwiyono, Kepala Sudin P2B Jakarta Selatan, Kamis (24/11).
Adapun turunan dari perda tersebut, dikatakan Widyo
yakni, Pergub No 1068 Tahun 1997 tentang Pelaksanaan Penertiban Kegiatan Membangun dan Menggunakan Bangunan
di DKI Jakarta. Ini untuk memberi efek jera. Masa kami sudah
beri SP 4 tidak juga mengajukan perubahan perizinan. Makanya, kami pidanakan saja. Kebanyakan dari mereka melanggar IMB, ujar Widyo, Kamis (24/11).
Diungkapkann Widyo, dari 110 pemilik bangunan tersebut, mereka yang taat dengan turut hadir di pengadilan hanya berjumlah 107 pemilik. 90 persen kasus yang diajukan
merupakan pelanggar IMB untuk rumah tinggal dan 10 persen merupakan non rumah tinggal. Kami memberikan pendapatan kepada negara dari sanksi yang dibayarkan tahun ini
totalnya mencapai Rp 198,8 juta, jelas Widyo.
Kasie Penertiban Sudin P2B, Jakarta Selata, Achlak Semaun menambahkan, Tahun ini pelanggar IMB mengalami
kenaikan dibanding tahun 2010 lalu. Tahun lalu, jumlah pemilik bangunan yang melanggar dan diajukan ke pengadilan
hanya berjumlah 98. Sedangkan untuk sanksi dari pelanggar yang diajukan ke meja hijau sebanyak 90 juta,` katanya.
Tahun ini, diungkapkan Achlak, pihaknya memberikan
SP4 bagi 990 pemilik bangunan. Dari jumlah itu, 290 diantaranya telah dibongkar, tandasnya. Tim

Pemangkasan Pohon Diintensifkan


Jakarta, Metropolitan Pos
Curah hujan tinggi disertai angin kencang yang
diperkirakan terjadi hingga Februari 2012 membuat Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya dengan mengintensifkan pemangkasan atau penopingan pohon di lima wilayah kota.
Saat ini, petugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman
serta Suku Dinas Pertamanan di lima wilayah sudah mulai melakukan pemangkasan ranting-ranting dan pohon
peneduh jalan. Pemangkasan ini dilakukan untuk menghindari patahan ranting dan dahan pohon menimpa warga dan pengendara kendaraan bermotor.
Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Catharina Suryowati, mengatakan, pemangkasan pohon
merupakan kegiatan rutin. Hanya saja, di saat musim
hujan, sejak November 2011, pemangkasan lebih diintensifkan terutama terhadap ranting pohon yang menjulur ke jalan.
Biasanya, hujan yang cukup lebat disertai angin sangat kencang menumbangkan sebuah pohon. Apalagi ranting, pasti mudah patah. Karena itu, untuk menjaga keselamatan warga, pemangkasan pohon kita intensifkan,
kata Catharina, Kamis (1/12).
Selain untuk mencegah pohon tumbang, kata Catharina, pemangkasan ini juga untuk mengurangi beban pohon. Pemangkasan dilakukan terhadap pohon-pohon yang
tingginya mencapai 9-15 meter serta ranting pohon yang
menjulur ke jalan atau mengganggu rambu-rambu lalu lintas. Pemangkasan diprioritaskan terhadap pohon rawan tumbang yang berada di jalan protokol atau jalan-jalan
yang banyak dilalui kendaraan bermotor, ujarnya. Jenri

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

Kontainer Bak Sampah di Senen Raib


Jakarta, Metropolitan Pos
Sebuah bak sampah yang terletak di samping Koramil Senen, Jakarta
Pusat, raib dicuri orang tak bertanggungjawab. Bak sampah yang terbuat
dari besi, seperti kontainer tersebut baru diketahui tidak ada di tempatnya, setelah salah seorang sopir truk sampah yang biasa mengangkut
sampah mendapat laporan dari salah satu rekannya.
Awalnya, rekan saya Raden
telepon dan tanya, bak sudah diganti atau belum? Kok tidak ada?
Saya bilang belum. Saat saya cek
ternyata benar tidak ada, kata
Arjun (38), sopir truk sampah
yang biasa mengangkut dan mengganti kontainer bak sampah di lokasi tersebut, saat ditemui wartawan
di Polsek Senen, Rabu (23/11).
Dijelaskannya, kontainer bak sampah tersebut setiap harinya diangkut dan diganti sekitar pukul
05.00 atau 06.00 pagi.
Pada waktu-waktu tersebut, lanjutnya, biasanya sopir membawa
kontainer bak sampah kosong dan
mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi. Caranya dengan
mengaitkan bak sampah setara kontainer 20 kaki ini ke truk. Jadi, bak
seharusnya hanya berganti dan
tidak hilang, ujar Arjun. Menurutnya, kejadian serupa pernah juga

terjadi kawasan di Gunung Sahari.


Sementara itu, Minah (40),
pemulung yang tinggal tak jauh
dari kontainer bak tersebut, mengatakan, biasanya di lokasi itu ada
tiga bak sampah berukuran besar.
Namun dirinya juga heran, tibatiba jumlahnya berkurang satu.
Sekitar pukul 03.00 masih ada.
Tetapi saat sopir mau ambil sudah
tidak ada, ucapnya. Diungkapkannya, tak ada satu pun warga atau
pemulung di sekitar lokasi yang
mendengar kontainer bak itu diseret atau dicuri. Padahal, lanjutnya,
ukurannya cukup besar dan sedang
penuh sampah dari Pasar Senen.
Tapi yang jelas yang ambil bukan
sopir yang biasa ambil, kata dia.
Kasie Pengendalian Kebersihan
Sudin Kebersihan Jakarta Pusat, Suhama, mengatakan, belum mendengar kabar hilangnya kontainer
bak sampah tersebut. Dirinya, juga
mengaku belum menerima laporan

Disparbud Gelar Kongres Budaya Betawi


Jakarta, Metropolitan Pos
Untuk
melestarikan
dan
mengembangkan kebudayaan Betawi agar tidak punah seiring pesatnya perkembangan zaman, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
(Disparbud) DKI Jakarta akan
menggelar kongres Kebudayaan
Betawi. Rencananya, kongres ini
akan berlangsung selama tiga hari
yakni, Senin (5/12) hingga Rabu
(7/12) di Hotel Grand Cempaka,
Jakarta Pusat. Melalui kongres ini,
diharapkan, dapat menghasilkan
rekomendasi usulan kebijakan pelestariann budaya Betawi dalam
bentuk perda tentang Pelestarian
Kebudayaan Betawi.
Kepala Disparbud DKI Jakarta,
Arie Budhiman mengatakan, Kongres Kebudayaan Betawi diselenggarakan berdasarkan UU No 29 Tahun
2007 tentang Pemprov DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu,
sebagai pendukung pembuatan Perda Pelestarian Kebudayaan berdasarkan Surat Keputusan Bersama
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata serta Menteri Dalam Negari No
40 dan 42 tahun 2008 tentang Pedoman Pelestarian Kebudayaan.
Artinya, kalau kita bicara soal
kebudayaan, Pemprov DKI Jakarta
berkewajiban untuk mengembangkan budaya lokalnya yaitu budaya
Betawi bersamaan dengan budayabudaya lain yang tumbuh dan
berkembang di ibu kota, ujar Arie di
Balaikota DKI Jakarta, Kamis (1/12).
Penyelenggaraan kongres ini
diharapkan dapat menjaring saran
dan keinginan masyarakat dalam

upaya pelestarian, pengembangan


dan pemanfaatan kebudayan Betawi di Jakarta. Kemudian dapat
dihasilkan saran, rekomendasi dan
kesepakatan yang akan menjadi
cikal bakal lahirnya Perda Pelestarian Kebudayaan Betawi.
Materi kongres akan mewakili
11 aspek kebudayaan yang akan dimatangkan sebelumnya dalam Forum Grup Diskusi (FGD). Materi
kongres akan meliputi upaya perlindungan seperti upaya pencegahan dan penanggulangan tiga wujud kebudayaan dari kerusakan
dan kepunahan.
Lalu, materi pengembangan
wujud kebudayaan yang dilhat
dari perubahan, penambahan dan
penggantian serta materi pemanfaatan tentang pendidikan, agama,
sosial, ekonomi, ilmu pengetahuan,
teknologi serta kebudayaan itu
sendiri yang teridiri dari tiga wujud kebudayaan yaitu ide atau
pemikiran atau norma, perilaku
dan benda.
Peserta kongres sebanyak 200
orang yang terdiri dari Bamus Betawi, Lembaga Kebudayaan Betawi,
unsur kampus, pemerhati budaya
Betawi, dan pakar kebudayaan, serta masyarakat umum dan media.
Selain itu, belum ada satu daerah
pun yang memiliki Perda tentang
Pelestarian Kebudayaan. Kalau kita
ada, maka Jakarta menjadi pionir
bagi daerah lain untuk mendukung pengembangan kebudayaan
melalui bentuk perda. Sebab, kebudayaan sangat penting terhadap
kehidupan dan peradaban manusia, katanya.  Jenri

atas peristiwa itu. Saya belum dengar dan belum menerima laporan
ada bak sampah yang hilang,
ucapnya. Menurutnya, kewenangan dan pemeliharaan kontainer
bak sampah tersebut ada di tingkat
kecamatan. Kalau lokasinya yang
dekat Koramil, itu miliknya kecamatan. Karena bak sampah itukan
memang disebar ke tiap-tiap kecamatan, tambahnya. Namun, dirinya menduga ada yang mengambil kontainer bak sampah itu untuk
membuang sampah ke TPA, tetapi
tidak membawa kontainer bak sampah kosong sebagai pengganti. Mu-

ngkin ada yang membawa untuk


membuang sampah, tapi tidak
membawa penggantinya. Tapi nanti coba kami cek, benar atau tidaknya, tandas Suhama.  Tim

JAKARTA SIAP HADAPI BANJIR


Jakarta, Metropolitan Pos
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku siap
menghadapi bencana banjir
yang diperkirakan melanda ibu
kota. Bahkan persiapan tahun
ini lebih baik dibanding sebelumnya. Ya, untuk menghadapi
kemungkinan bencana banjir,
Pemprov DKI menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan
Banjir Tahun 2011 yang melibatkan 6.844 personil gabungan
dari Satuan Polisi Pamong Praja
(Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan
Bencana (Damkar dan PB), Dinas Sosial, Dinas Pertamanan
dan Pemakaman, TNI/Polri, serta camat dan lurah, di Silang
Monas, Rabu (30/11).
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi
Bowo, mengatakan Jakarta
merupakan salah satu daerah
rawan bencana banjir. Karena
itu, langkah antisipasi dilakukan Pemprov DKI setiap tahun.
Sejak awal kita sudah tahu, setiap tahun banjir masih mengancam seluruh bagian wilayah
kota Jakarta. Untuk itu, kita gelar apel kesiapsiagaan penanggulangan banjir yang melibatkan seluruh unsur pemerintah
pusat dan daerah serta berbagai
elemen masyarakat, kata Fauzi
Bowo usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan
Banjir Tahun 2011 di Monas,
Jakarta, Rabu (30/11).
Pelaksanaan apel ini untuk
menghadapi siklus lima tahunan
yang diprediksi akan dialami
oleh masyarakat Jakarta. Dia
berharap segenap jajaran TNI/
Polri, SKPD terkait bersama
masyarakat, lembaga swadaya
masyarakat dan tim rescue yang
tergabung dalam Komunitas
Peduli Bencana serta pemerintah pusat seperti BPNB, BMKG
dan Basarnas dapat berperan
aktif untuk bekerja bersamasama dalam menganggulangi
bencana banjir.
Berbagai persiapan yang dilakukan diantaranya mengaktifkan posko-posko peduli banjir, serta meningkatkan keterampilan
dan kesadaran aparat maupun

masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam penanggulangan bencana baik sebelum
maupun paska bencana.
Selain itu, juga membangun
kebersamaan dan keterpaduan
koordinasi dalam menanggulangi bencana, melakukan penanggulangan bencana dengan berpedoman pada satu aturan, satu
komando dan satu korps, serta
sebagai sarana evaluasi untuk
menyempurnakan sistem penanggulangan bencana di waktuwaktu mendatang.
Mari kita jadikan apel kesiapsiagaan penanggulangan
banjir kali ini untuk membangun kesiapan antisipasi penanggulangan bencana dengan
mempersiapkan aparat, LSM,
Komunitas Peduli Bencana serta
masyarakat siap siaga menghadapi bencana. Sehingga memberikan rasa aman kepada
masyarakat. Sekali lagi, Pemprov DKI telah siap menanggulangi terjadinya bencana banjir
di wilayah Jakarta, tegasnya.
Kesiapan menanggulangi
bencana banjir, jelasnya, lebih
baik dari tahun-tahun lalu.
Karena setiap tahunnya, Pemprov DKI beserta jajarannnya
dan masyarakat selalu menambah sarana dan prasarana untuk
menghadapi banjir.
Saya pastikan kesiapsiagaan kita menghadapi bencana
banjir setiap tahunnya membaik dan meningkat. Yang saya
harapkan adalah terjadinya sinergi
lebih
baik
antara
masyarakat dan pemerintah.
Dan saya lihat mekanisme untuk bersinergi sudah dibuat lebih lengkap dan lebih baik. Semua
sudah siap, tuturnya.
Kepala BNPB Syamsul Maarif,
menerangkan pihaknya telah
membuat peta rawan bencana di
seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jakarta. Untuk mengantisipasi bencana, khususnya banjir terjadi di ibu kota, BNPB sudah
mengusulkan tindakan jangka
pendek kepada Gubernur DKI
Jakarta, salah satunya sudah
memasukkan logistik ke tingkat
kelurahan.  Jenri

POLDA METRO JAYA GELAR OPERASI ZEBRA 2011


Jakarta, Metropolitan Pos
Dalam upaya menertibkan segala bentuk
pelanggaran lalu lintas di jalan raya Ibukota,
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
menggelar Operasi Zebra Jaya 2011. Operasi
digelar selama 2 pekan mulai tanggal 28 November-11 Desember 2011.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Untung S Radjab
memimpin langsung apel Operasi Zebra 2011
di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Senin (28/11). Apel diikuti sebanyak 3500 personil baik itu petugas dari Dirlantas Polda Metro
Jaya, TNI maupun dari Dishub DKI Jakarta.
Operasi ini untuk menekan pelanggaran lalulintas dan meningkatkan kedisipilnan berkendaraan, jelas Kapolda, usai memimpin apel.
Target Operasi ini akan menindak semua
pengendara baik itu motor, mobil maupun angkutan umum. Petugas langsung menindak
dengan cara memberikan surat tilang.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur
Lalu Lintas Kombes Dwi Sigit Nurmantyas mengatakan, razia dilakukan di sejumlah titik yang

berpotensi terhadap pelanggaran.


Pelanggaran yang berpotensi pada kecelakaan, pelanggaran yang berpotensi pada kemacetan itu akan kita tindak semua, kata Sigit.
Selain itu, penindakan terhadap angkutan
umum juga akan menyoroti sopir. Sopir yang
tidak memiliki SIM dan tidak berseragam akan

ditindak. Termasuk sopir tembak, bahkan ada


yang dibawah umur akan kita tilang, pungkas Sigit.
Tidak hanya masyarakat sipil, dalam operasi ini juga, anggota TNI/Polri yang melakukan
pelanggaran lalu lintas akan ditindak.
Mulyawan

MEGAPOLITAN

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

SEKILAS

Jasa Marga Tanam 100 Pohon Trambesi


Tangerang, Metropolitan Pos
Gerakan penanaman pohon yang saat ini tengah dilakukan Pemerintah kota
(Pemkot) Tangerang, hingga penghujung tahun 2011 tidak putus dilakukan.
Partisipasi penanaman pohon kini tak hanya dilakukan dinas-dinas pemerintah saja, melainkan juga pihak swasta dan swadaya masyarakat yang peduli
menuju Kota Tangerang bersih dan hijau.

Plt Walikota Bekasi Lepas


Kontingen POR Pemda
Bekasi, Metropolitan Pos
Inilah kontingen Pekan Olah Raga Pemerintah Daerah (POR Pemda) yang akan mengikuti
kegiatan Pekan Olah Raga tingkat Jawa Barat di
Cirebon, 2-5 Desember 2011. Kontingen yang berjumlah kurang lebih 127 berikut Official resmi
dilepas, Kamis pagi (1/12) tadi di Plaza
Pemkot_Bekasi yang dirangkai dengan apel pagi.
H. Momon Sulaiman selaku Ketua Harian
menerima pataka dari Plt Walikota_Bekasi.
Dr.H.Rahmat_Effendi disaksikan peserta kontingen, peserta apel dan pejabat Pemkot_Bekasi.
Rahmat_Effendi berharap, kontingen yang akan
mengikuti lomba memiliki sportif yang tinggi
dalam bertanding. Kelak bisa menjadi pemenang
dan mengharumkan nama baik Kota_Bekasi.
Menurutnya, dengan memiliki sportif yang
tinggi maka akan menjadi seorang pemenang.
Artinya, berlomba dengan jujur alias tidak
curang. Beliau menjelaskan, tidak ada gunanya
menjadi juara apabila diraih dengan kecurangan.
Implementasi Pakta Integritas bukan hanya ditingkat birokrasi saja melainkan dalam konteks
berlomba juga harus dilaksanakan, ujarnya.
Sementara itu, Hj. Ekowati selaku panitia
menyebutkan cabang olah raga yang dipertandingkan yaitu, tenis lapangan putra-putri, bola voly
putra-putri, catur putra-putri, futsal, senam dan
bulu tangkis. Panitia berharap, kontingen POR
Pemda optimis meraih juara atau pun mempertahankan prestasi tahun lalu meraih juara 3
tingkat Provinsi Jawa Barat. Usman

Bintek Aplikasi Data


Tak Terstruktur
Bekasi, Metropolitan Pos
Diskominfo Kabupaten Bekasi dalam hal ini
diwakili Bidang Penyajian dan Pengolahan Data,
Seksi Penyediaan dan Penyajian Data mengikuti
Bimbingan Teknis (Bintek) Aplikasi Data Tak Terstruktur di Bandung tepatnya pada Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat.
Bintek Apilkasi Data Tak Terstruktur di fokuskan bagi Para Pengelola Data atau Web pada
masing-masing SKPD di masing-masing Kabupaten dalam lingkup Provinsi Jawa Barat.
Melalui Bintek ini masing-masing peserta
dibimbing dalam beberapa tahapan tutorial untuk mengenal dan bisa memanfaatkan Aplikasi
Pengolah Data Tak Terstruktur. Dimana dengan
diberdayakannya Aplikasi yang berbasis Web ini
diharapkan kedepannya terjalin komunikasi data
dan file yang lebih mudah antar SKPD di masingmasing Kabupaten se- Jawa Barat.
Dengan adanya kemudahan dalam berbagi
data dan file sudah barang tentu akan memberikan manfaat besar dalam perkembangan masingmasing kabupaten dimana informasi merupakan
hal penting bagi semua orang dan kemudahan
akan akses informasi adalah faktor penting pendukung kemajuan pembangunan di era globalisasi saat ini.  solihin

Kepala
Badan
Pengelolaan
Lingkungan Hidup (BPLH) Kota
Tangerang, Affandi Permana saat
membuka kegiatan penanaman 100
pohon trembesi di area lintasan tol
Jakarta - Merak yang dikelola PT Jasamarga, Rabu (30/11). Ia mengatakan
bahwa kesadaran untuk ikut menanam pohon saat ini sudah mulai tumbuh dari berbagai pihak, seperti kegiatan penanaman pada hari ini.
Penanaman pohon ini memang
sudah selayaknya dilakukan semua
pihak di Kota Tangerang. Jadi, kalau
bisa perbanyak lagi, katanya sambil melakukan penanaman pohon secara simbolis digerbang tol.
Dalam kesempatan itu, Kepala
BPLH juga berharap, upaya penanaman pohon bisa mengurangi dampak
perusakan lingkungan yang belakangan semakin mengancam daerah
Kota Tangerang. Kami meminta
agar pengusaha, pengembang untuk
terus melakukan pananaman pohon
di areal industri dan perumahan yang
mereka buat. Hal ini sangat penting
untuk mendukung program pemerintah dan masa depan lingkungan
kita, tuturnya kembali.
Sementara itu, Kepala Cabang PT.
Jasamarga
Jakarta-Tangerang,
Ricky Distha Wardhana mengatakan,
saat ini pihaknya baru memulai pencanangan penerapan implementasi

sistem manajemen lingkungan. Ada


sekitar 100 pohon trembesi yang kami
tanam. Hal ini dilakukan untuk memulai program sistem lingkungan di
ruas tol yang kami kelola. Dan sampai tahun ini sudah 1000 pohon di
sepanjang 26,4 kilometer yang sudah
tertanam, jelasnya.
Kegiatan ini juga merupakan program utama PT. Jasamarga dengan
nama pengutanan area tol Jasamarga sekaligus peringatan hari ulang
tahun (HUT) PT. Jasamarga ke-27.
Pemiilihan pohon trembesi untuk ditanam dikatakan Ricky bertujuan
untuk memperbanyak oksigen di area
tol yang penuh dengan polusi. Selain
itu, penanaman pohon ini juga berfungsi sebagai alat peredaman suara
di lingkungan padat penduduk.
Mudah-mudahan yang kami lakukan ini bisa bermanfaat dan bisa dinikmati anak dan cucu kita di masa
mendatang, singkatnya.
Semester 2 Tahun 2012 Pemkot
Rencanakan Realisasi Kesehatan Gratis Bagi Seluruh Masyarakat Kota.
Keseriusan Pemerintah kota
(Pemkot)
Tangerang
dibawah
kepemimpinan Walikota Tangerang,
Wahidin Halim memang tidak setengah-setengah. Setelah mengeluarkan
kebijakan menggratiskan retribusi
puskesmas ditahun 2012, Pemkot
Tangerang kini juga merencanakan

hap pengkajian oleh dinas teknis,


dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota
Tangerang, ucap Wakil Wali Kota.
Rencananya program kesehatan
gratis bagi seluruh masyarakat Kota
Tangerang ini akan direalisasikan
pada semester ke dua tahun 2012.
Pemkot berharap dengan program ini
masyarakat Kota Tangerang akan terjamin kesehatannya mulai dari
tingkat puskesmas hingga rumah sakit. Type rumah sakit yang ditentukan adalah type C, katanya.
Anggaran yang disediakan untuk
program Multiguna 2012. Senilai 50
Miliar melalui APBD Kota Tangerang,
salah satunya masuk program kesehatan gratis bagi seluruh. Untuk
2012 rencana program yang akan
direalisasikan cukup banyak, diantaranya puskesmas gratis, kesehatan
gratis dan pembangunan RSUD,
pungkasnya. Erwin Sinaga

Bupati Tangerang Canangkan 1 Milyar Pohon


Tigaraksa, Metropolitan Pos
Bupati Tangerang H. Ismet Iskandar Canangkan Hari Menanam Pobon Indonesia (HMPI) dan Bulan
Menanam Nasional (BMN) Tingkat
Kabupaten Tangerang tahun 2011
yang dilaksanakan di depan Gedung
Usaha-Usaha Daerah Pusat Pemerintahan Kabupaten tangerang di Tigaraksa, 28/11.
Bupati tangerang H. Ismet Iskandar mengatakan Hari Menanam Pobon Indonesia (HMPI) dan Bulan
Menanam Nasional (BMN) dan Gerakan Penanaman Satu Millyar Pohon
Tahun 2011 ini merupakan kelanjutan program sebagai mana yang telah diamanatkan Presiden Republik
Indonesia pada hari Menanam Pohon
Indonesia dan Bulan Menanan Nasional tahun 2011. melalui gerakan
ini, diharapkan seluruh komponen
bangsa melakukan penanaman dan
pemeliharaan pohon secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, terang Bupati.
Kepala Badan Lingkungan Hidup
Daerah Kabupaten Tangerang Ir. H.
Endang Kosasih, M.Si menjelaskan
maksud dilaksanakan gerakan Penanaman satu Milyar Pohon adalah se-

bagai sarana edukasi, kemampuan dan


kemandirian seluruh komponen bangsa akan pentingnya menanam dan memelihara pohon. Sasaran kegiatan
pencanangan ini untuk menjadikan
seluruh lahan di Kabupaten Tangerang
menjadi hijau, cukup Vegetasi, sehingga memberikan fungsi Perlindungan,
estetika dan sekaligus dapat berfungsi
untuk penyerapan karbon, yang
akhirnya pemeliharaan dan penanaman pohon menjadi bagian budaya
masyarakat, jelas Kepala BLHD.
pasca pencanangan, untuk pemeliharaan tanaman dilokasi Pusat
Pemkab Tangerang diserahkan Ke
Dinas Kebersihan Pertamanan dan
Pemakaman Kabupaten Tangerang
dan untuk bibit yang diserahkan kepada penerima bibit tanaman pemeliharaannya menjadi tanggung
jawab penerima, ucapnya.
Bibit Pohon yang ditanam sebanyak 750 Pohon yang berasal dari
Kabupaten Tangerang dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai
Citarum-Ciliwung sebanyak 22.000
Pohon. Adapun jenis pohon yang ditanam terdiri tanaman kayu-kayuan
yaitu Kenari, Tanjung, Mahoni, Bintaro dan jenis Buah-Buahan yaitu

Kasus HIV-AIDS di Kota Tangerang Tiap Tahun Menurun


Tangerang, Metropolitan Pos
Berkat giatnya berbagai program
penyuluhan, antisipasi penyebaran
HIV-AIDS di masyarakat Kota
Tangerang yang dilakukan Pemkot
Tangerang dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dalam tiga
tahun terakhir ini terjadi penurunan
jumlah temuan kasus HIV-AIDS.
Hal demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang,
dr Lili Indrawati saat ditemui dalam
seminar penanggulangan HIV- AIDS
ditempat kerja sebagai bagian dari
peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja yang dilangsungkan, Selasa (29/11), auditorium Modern Golf.
Sejak tiga tahun terakhir, jumlah tren kasus terus menurun. Pada
tahun 2009 terjadi 103 kasus, 2010
terjadi 97 kasus, dan pada 2011 turun sampe 60 kasus, kata dr Lily
Dikatakannya kembali bahwa sejak tahun 2004 hingga saat ini ter-

program kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang.


Rencana untuk menggratiskan
biaya kesehatan bagi masyarakat
yang sakit ini, merupakan ide Walikota Tangerang, Wahidin Halim yang
disambut baik DPRD Kota Tangerang,
sehingga pada pengesahan APBD Kota
Tangerang, Rabu (30/11) siang ini
program penggratisan kesehatan bagi
masyarakat Kota Tangerang menjadi salah satu program yang disahkan
DPRD Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang, Arief
Wismansyah saat ditemui usai
Paripurna pengesahan APBD Kota
Tangerang tahun anggaran 2012
mengatakan bahwa program ini
masih dalam pengkajian pemerintah.
APBD 2012 yang disahkan hari
ini sebesar 2,37 Triliun dan didalamnya termasuk program kesehatan
gratis. Yang saat ini tengah masuk ta-

data 571 orang penderita HIV-AIDS


yang ditemukan di Kota Tangerang,
yang 60 diantaranya merupakan
kasus baru.
Sementara itu, Kabid Pengendalian Penyakit Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Tangerang,
Aty Pramudji mengatakan bahwa 51
persen kasus merupakan pasien pengguna jarum suntik dengan usia
produktif 21 - 30 tahun.
Kami terus melakukan upaya
mencegahan penularan virus HIVAIDS ini kemasyarakat, berbagai pro-

gram kami gulirkan seperti program


layanan jarum suntik steril (LJSS),
Edukasi kepada masyarakat dan pendampingan pasien, terangnya.
Beberapa lokasi yang dikatakan dr
Aty terdapat program LJSS diantaranya adalah Puskesmas Batu Ceper, Puskesmas Gondrong, Puskesmas
Ciledug dan Puskesmas Karawaci
Baru. Selain itu Dinkes juga membuat
program layanan mobile visity yang
dapat dipergunakan masyarakat untuk konseling dan pengetesan.
Seminar dan sosialisasi yang dilangsungkan hari ini merupakan
salah satu kegiatan hari AIDS sedunia. Peserta yang mengikuti sosialisasi
adalah para pengusaha dan pekerja
yang ada di Kota Tangerang, dengak
maksud dan tujuan mengedukasi
para pekerja dan pengusaha terkait
kebijakan pemerintah kota untuk
pencegahan dan penanggulangan
HIV-AIDS. Erwin Sinaga

manggis, Mangga dan Sukun.


Bibit akan didistrubusikan kepada
Muslimat NU Kabupaten Tangerang
sebanyak 5.172 pohon, Sekolahsekolah dan Kecamatan-kecamatan
yang menjadi lokasi Penilaian Program Adipura sebanyak 10.000 pohon, diharapkan adanya bantuan dari
pihak swasta sebanyak 20.000 pohon.
Bupati Berharap kepada seluruh
penerima bantuan agar mensukseskan gerakan penanaman satu Milyar
pohon ini, karna kegiatan ini merupakan wujud kita bersama dalam
rangka
memperbaiki
kualitas
lingkungan juga menanggulangi pemanasan global serta salah satu upaya
meningkatkan
kesadaran
masyarakat akan pentingnya keberadaan pohon dalam pelestarian
lingkungan. saya berharap gerakan
penanaman pohon dan pemeliharaan
dilakukan secara kontinyu pada setiap tahun agar bangsa Indonesia
khususnya Kabupaten Tangerang

menikmati indahnya bumi indonesia


nan hijau berseri dengan masyarakat
yang sejahtera, harapnya.
Setelah memberikan sambutan
Bupati memberikan bibit pohon secara simbolis kepada Camat Tigaraksa, Kepala Sekolah SMAN 2 Tigaraksa, Dandi 0506 Tangerang, Penggerak PKK Kabupaten, dan dilanjutkan
dengan penanaman pohon bersama
Kejari Tigaraksa, H. Samsuri, SH,
Wakil ketua DPRD Intan Nurul Hikmah, Setda H. Hermansyah, para Staf
Ahli Bupati dan para pejabat lain di
lingkungan Kabupaten Tangerang.
Tumbur Limbong

Pemkot Bekasi Susun Aturan Pendirian


Bangunan Gedung, dan Hunian Vertikal
Bekasi, Metropolitan Pos
Rencana Tata Ruang Wilayah,
yang telah disahkan oleh legislatif
belum lama ini, memberikan peluang kemajuan pembangunan yang
signifikan bagi Kota Bekasi. Pembangunan di Kota Bekasi saat ini terlihat sangat dinamis dan berkelanjutan, bahkan diprediksi pada tahun
2020 nanti, Kota Bekasi akan menjadi kota kebanggaan dan penyeimbang kota-kota besar lainnya.
Melihat potensi Kota Bekasi saat
ini, para investor kini melirik kota
yang berdekatan dengan Jakarta
tersebut, yang dinilai prospektif untuk dijadikan lahan usaha, serta
memacu perkembangan ekonomi
nasional. Perkembangan Kota Bekasi yang semakin pesat, dapat dilihat dari jumlah penduduknya
yang semakin tinggi. Tidak hanya
itu, pembangunan seperti perumahan, apartemen dan gedung bangunan lainnya juga semakin pesat.
Hal ini yang menjadi catatan
bagi pemerintah daerah Kota

Bekasi, untuk mengantisipasi


perkembangan pemanfaatan ruang yang semakin pesat di kawasan Kota Bekasi. Oleh karena
itu, Pemkot Bekasi melalui Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyusun peraturan bagunan gedung dan hunian
vertikal, agar memiliki aturan
pendirian bangunan atau hunian
vertikal yang jelas.
Menurut
Undang-Undang
No.28/2002, diharapkan
bangunan memenuhi kelengkapan konstruksi maupun fasilitas gedung secara adil bagi semua pengguna. Berpadu serasi dengan penataan ruang
kota, sehingga mencapai kota yang
produktif, nyaman dan berkelanjutan, guna kepentingan masyarakat
di masa yang akan datang, ujar Kepala Bidang Fisik pada Bappeda Kota
Bekasi, Dadang Mulyana, dalam
sambutannya pada acara loka
karya di Gedung Mahkamah Konstitusi, Sepanjang Jaya, Rawa Lumbu Bekasi, Selasa (29/11). Solihin

EKONOMI & BISNIS

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

KKDN Ekonomi Pertahanan di Pro. Kepri


Kepri, Metropolitan Pos
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Suhajar Diantoro menerima
rombongan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Ekonomi Pertahanan, Universitas Pertahanan Indonesia, Senin (14/11/2011) di
ruang rapat utama kantor Gubernur, Tanjungpinang.
Ketua rombongan KKDN
Ekonomi Pertahanan, Mayjen
TNI Ir Ricardo MH Siagian
mengungkapkan Kuliah Kerja
Dalam Negeri merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh
seluruh Mahasiswa Universitas
Pertahanan Indonesia, termasuk mahasiswa dari jurusan
Ekonomi Pertahanan.
Mahasiswa Ekonomi Pertahanan UNHAN terdiri dari
berbagai latarbelakang pendidikan S1 yang kini melanjutkan
Pascasarjana di UNHAN. Jadi
UNHAN merupakan Kampus

yang unik karena hanya memiliki Program S2, mereka


yang saat ini hadir disini meruapakan angkatan kedua, kata
Komandan Sekolah Manajemen Pertahanan, MayjenTNI
Ir Ricardo MH Siagian.
Dalam
pemaparannya,
Sekda Kepri Suhajar Diantoro
menjelaskan dalam membangun wilayah Kepulauan Riau
yang mrmiliki daratan 4 persen dan perairan 96 persen ini
dilakukan dengan dual track
strategy. Pertama perdagangan bebas dan pelabuhan be-

bas yang diterapkan di


wilayah Batam, Kabupaten
Bintan dan Kabupaten Karimun. Untuk mengimbangi
roda ekonomi wilayah di kawasan FTZ itu, daerah lain seperti kabupaten Natuna, kabupaten Anambas dan Kabupaten Lingga terus didorong pembangunan ekonominya agar
tidak terjadi ketimpangan.
Provinsi Kepri memiliki 19
pulau terdepan yang berbatasan
langsung dengan negara-negara Asean. Untuk penguatan
ekonomi perbatasan beberapa
pulau terdepan mulai diberdayakan. Contoh adalah Pulau
Nipah yang kini telah direklamasi di era Presiden Megawati.
Sebagian wilayah dipergunakan
untuk pertahanan sebagian
dikembangkan untuk pengembangan investasi,kata Sekda

Kepri Suhajar Diantoro.


Provinsi Kepri saat ini juga
tengah mengembangkan Natuna
menjadi satu kesatuan ekonomi
serta Selat Karimata yang menghubungkan wilayah Kepri, Kalimantan Barat, dan Provinsi Bangka Belitung. Karenanya kami
memohon rencana penggabungan Kodim Natuna dengan Kalimantan Barat dipertimbangkan
kembali, sebab Natuna yang
sekarang telah menjadi satu kesatuan ekonomi, jelasnya.
Pada bagian akhir pertemuan tersebut, Sekda Kepri Suhajar Diantoro juga menjelaskan
mengenai perkembangan terakhir Pulau Berhala yang berdasarkan Permendagri No 44
Tahun 2011. Dimana Pemprov
Kepri kini sedang melakukan perlawanan lewat jalur hukum atas
Permendagri tersebut. Junael

Pedagang Bunga Diminta Tingkatkan Penjualan

2013, Pemkab Bandung


Siap Kelola PBB
Bandung, Metropolitan Pos
Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2013, pendapatan asli daerah
(PAD) Kabupaten Bandung dipastikan bakal meningkat, menyusul dilakukannya pengalihan pengelolaan
PBB perdesaan dan perkotaan kepada pemerintah daerah. Target yang
bakal diperoleh Kabupaten Bandung
dari sector PBB untuk Tahun 2013
sebesar Rp. 72.225.530.640,- atau
Rp. 72 milyar lebih.
Untuk mengelola sector PBB
ini, tentunya memerlukan persiapan
mulai dari sosialisasi, penyediaan
sarana dan prasarana serta sumber
daya manusia pengelolanya ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten
Bandung Ir. Sofian Nataprawira,
MP saat membuka sosialisasi persiapan pengelolaan PBB P2 kepada
Pemerintah daerah, di Bale Sawala
Soreang, Kamis (24/11).
Dengan diserahkannya pengelolaan PBB kepada daerah, diharapkan oleh Sofian Nataprawira
aktivitas pembangunan di daerah
akan lebih meningkat. Mengingat
dana APBD yang bakal diperoleh
masing-masing daerah dipastikan
semakin bertambah besar. Untuk
itu ia meminta kepada seluruh
petugas pengelola PBB baik yang
ada di kecamatan maupun desa/kelurahan agar mampu menguasai
aturan pengelolaan PBB.
Kepala Bagian Otonomi Daerah Pemkab Bandung Dra. Hj. Popy
Hopipah, M.Si menyebutkan dasar
hokum penyerahan pengelolaan
PBB ke daerah, meliputi Surat edaran Dirjen Pajak No. SE-64/PJ/
2010 tentang persiapan pengalihan
pengelolaan PBB P2 serta BPHTB ke Pemda, Peraturan Bersama
Menteri Keuangan dan Mendagri
No. 213/PMK.07/2010 & No. 58/

ingkatan omzet tentu dapat diselenggarakannya Festival harto mengatakan, Festival


mencukupi segala kebutuhan Bunga Rawabelong tentu dapat Bunga Rawabelong kali ini
hidup para pelaku bisnis usa- meningkatkan penghasilan bagi merupakan tahun ketiga dan
para
pedagangnya
yang diikuti sebanyak 30 peserta.
ha ini.
Keberadaan Pasar Bunga nantinya juga diharapkan akan Festival ini, tidak hanya meRawabelong tentunya harus di- meingkatkan pemasukan bagi nampilkan berbagai macam
manfaatkan dengan baik, kare- pemerintah daerah dan tersedi- hiasan bunga, tapi juga menampilkan ragam pesona seni
na Pemprov DKI telah memberi- anya lapangan pekerjaan.
Pemprov DKI hanya me- budaya Betawi.
kan fasilitas kepada warganDiakui,
Suharto,
keya, ujar Fauzi Bowo, usai miliki kewajiban untuk memm e r e s m i k a n berikan fasilitas bagi wargan- beradaan Fetival Bunga di
Festival Bun- ya. Salah satunya dengan Pasar Bunga Rawabelong turut
ga Rawabe- menyediakan gedung bagi meningkatkan jumlah tranlong 2011, di para pedagang bunga. Namun saksi di tempat ini dalam setPasar Bunga kiranya dengan tersedianya iap tahunnya. Buktinya, jika
Rawabelong, fasilitas tersebut para peda- di tahun 2009 tercatat jumlah
Jl Sulaiman gang harus memanfaatnya se- transaksi mencapai Rp 31 milNo 50, Jakar- maksimal mungkin untuk leb- iar, di tahun 2010 jumlahnya
ta Barat, Sela- ih giat bekerja demi peningka- kembali meningkat sebesar Rp
tan penghasilan, kata Fauzi 34 miliar. Untuk tahun ini,
sa (29/11).
Bandung, Metropolitan Pos
kami mentargetkan Rp 38 milP a d a Bowo.
PT. Jamsostek Persero kembali meluncurkan layanan
Kasie Pelayanan Usaha Pu- iar. Semoga saja bisa tercapai
kesempatan
baru untuk pesertanya. Layanan baru itu berupa 4 layanan
itu, Fauzi ber- sat promosi dan Pemasaran hingga akhir Desember nanti,
tambahan dalam layanan kesehatan. Dalam sosialisasi inharap, dengan Holtikultura Rawabelong, Su- tandasnya.  Jenri
ternal PT Jamsostek, Direktur Pelayanan PT. Jamsostek, Djoko Sungkono di Bandung, Rabu (30/11) menjelaskan, 4
layanan baru itu diberikan kepada peserta dan keluarga
peserta, tanpa menambah jumlah premi.
Ini semata untuk meningkatkan layanan kepada para
pembangunan dan pemeliharaan
pu lagi menampung aliran air
Jakarta, Metropolitan Pos
peserta Jamsostek. Kami tidak bermaksud lain-lain terkait
waduk beserta pompanya.
hujan sehingga perlu dibangun
Dinas Pekerjaan Umum (PU)
isu saingan dengan BUMN lain soal layanan kesehatan,
Tahun 2012, Pemerintah
waduk sebagai tempat parkir air.
DKI Jakarta menerima dana
yang ada kaitannya dengan rencana pembentukan Badan
Jepang akan memberikan
Pompa air di Pluit merupahibah sebesar Rp 280 miliar dari
Pelayanan Jaminan Kesehatan ujar Djoko.
bantuan untuk pembangunan
kan pompa drainase yang bekerja
Pemerintah Jepang untuk
Layanan baru dari Jamsostek itu adalah Pemberian Pelwaduk Pluit. Bukan hanya dana
secara terus menerus, sehingga
pembangunan Waduk Pluit,
atihan K3 bagi tenaga kerja dan perusahaan, Pemberian
hibah, tetapi juga turut memmengakibatkan kondisi pompa
Jakarta Utara. Rencananya,
Peralatan K3 bagi perusahaan jasa konstruksi, Pemberian
bangun konstruksi bangunan
tidak mampu lagi bekerja secara
dana hibah itu akan diterima
bantuan uang pemakaman untuk keluarga yang meninggal
waduk Pluit, penyediaan pompaoptimal, ujar Ery, Jakarta,
tahun 2012 mendatang serta
dunia dari tenaga kerja yang masih aktif, Pemberian bantupompa baru hingga pemeliharanJumat (25/11).
dilanjutkan dengan pembanan pemeriksaan kesehatan/Medical Check Up bagi tenaga
nya, ujarnya.
Untuk memaksimalkan kerja
gunan Waduk Pluit.
kerja di atas usia 40 tahun, dan pemberian bantuan bagi
Khusus pompa air, Pemerintah
pompa tersebut, diungkapkan
Kepala Dinas PU DKI Jakarta,
tenaga kerja dan keluarga yang membutuhkan tindakan heJepang akan mengganti tiga pompa
Ery, Pemprov DKI Jakarta
Ery Basworo mengatakan, saat
modialisa (cuci darah), operasi jantung, pengobatan kankdi Waduk Pluit dengan pompa
mendapatkan bantuan dana
ini, di kawasan Pluit terdapat 11
er, dan pengobatan HIV/AIDS. Untuk mendapatkan layberkapasitas 15 kubik per detik, atau
hibah dari Pemerintah Jepang.
pompa drainase yang sudah tak
anan baru itu, peserta tidak dikenakan premi tambahan,
satu pompa mampu menyedot air
Bukan hanya itu saja, Pemerinberfungsi secara optimal menyetetapi memang harus memenuhi ketentuan yang berlaku sepsebanyak 5 kubik per detik.
tah Jepang juga akan memberidot air ke laut. Selain itu, drainerti tidak ada tunggakan premi dari perusahaan, dan peruUntuk mempersiapkan
kan bantuan asistensi dalam
ase di Pluit pun sudah tak mamsahaan harus melaporkan minimal sesuai dengan upah
minimum Kabupaten/Kota. Sahat
Jakarta, Metropolitan Pos
Sebagai pusat promosi dan
pemasaran hasil pertanian
dan kehutanan satu-satunya
di Jakarta, keberadaan Pasar
Rawabelong harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya
bagi para pedagang bunga untuk meningkatkan omzet penjualannya. Sebab, dengan pen-

SEKILAS
Jamsostek Luncurkan
Layanan Baru

2010 tentang tahapan persiapan


pengalihan PBB-P2 sebagai pajak
daerah, disamping Peraturan Dirjen
Pajak No. ER-61/PJ/2010 tentang
tata cara persiapan pengalihan PBB
P2 sebagai pajak daerah.
Aturan yang mengatur penyerahan PBB ini cukup banyak, sehingga kami memandang perlu
melakukan sosialisasi kepada para
petugas baik yang ada didesa atau
kelurahan maupun kecamatan,
ungkapnya pula.
Materi sosialisasi menurut
Popy Hopipah meliputi pengalihan pengelolaan PBB P2 kepada
pemerintah daerah, kontribusi PBB
P2 terhadap PAD Kabupaten Bandung, serta penataan organisasi perangkat daerah dalam rangka persiapan pengalihan pengelolaan PBB
P2 kepada pemerintah daerah.
Saya mengharapkan aparat desa
dan kecamatan yang mengelola
PBB ini harus faham benar tentang
aturannya..tegas Popy Hopipah.
Pemkab Bandung kata Popy
Hopipah menyatakan siap dengan
dialihkannya pengelolaan PBB P
dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. ..Jadi kesimpulannya tanggal 1 Januari 2013,
Pemkab Bandung siap mengelola
PBB P2 yang diserahkan oleh pemerintah pusat ujarnya.
Sementara Kabag Organisasi
Pemkab Bandung Drs. Yudi Abdurahman, M.Si menyebutkan Pemkab Bandung pada Tahun 2011 telah
menerbitkan Perda No. 1 Tahun
2011 tentang Pajaka Daerah, yang
meliputi 11 pajak. Dua diantaranya adalah PBB P2 dan pabean perolehan hak atas tanah dan bangunan,
jadi payung hukum tentang pengelolaan PBB ini sudah terbit, tambahnya pula. Sahat

Dinas PU DKI Terima Hibah Rp 280 Miliar dari Jepang

Dana Pekerja
di Jamsostek Aman
Bandung, Metropolitan Pos
Ancaman pekerja untuk menarik dana jaminan hari tua
(JHT) di PT Jamsostek sejauh ini tidak terbukti. Paska pengesahan UU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ternyata tidak ada penarikan besar-besaran (rush) JHT. Pembayaran JHT masih normal-normal saja. Tidak ada rush, ujar
Direktur Pelayanan Jamsostek, Djoko Sungkono, di Bandung.
Ancaman penarikan dana JHT dilontarkan pekerja sebagai bentuk protes terhadap disahkannya UU BPJS akhir
Oktober lalu. Namun ternyata tidak ada rush dana JHT yang
disimpan di Jamsostek. Hingga triwulan III tahun 2011 realisasi pembayaran JHT sebesar Rp 5,1 triliun. Sedangkan
pada periode yang sama tahun lalu pembayaran JHT yang
direalisasikan oleh Jamsostek sebesar Rp 4,5 triliun.
Djoko mengakui ada kenaikan pembayaran JHT sebesar
15,48%. Tetapi kenaikan ini bukan karena rush seperti ancaman dari pekerja. Pembayaran JHT tidak dapat dilakukan
begitu saja. Ada persyaratan sesuai aturan, tegas Djoko.
JHT hanya dibayarkan apabila pekerja telah pensiun.
Selain itu, pembayaran JHT dilakukan apabila pekerja sudah
tidak lagi bekerja di perusahaan yang menjadi peserta Jamsostek. Tidak adanya rush JHT dibenarkan oleh Kepala Kanwil Jamsostek Jabar-Banten, E Ilyas Lubis. Selama tahun 2011
ini kami telah bayarkan JHT sebesar Rp 1,319 triliun.
Realisasi JHT itu diperuntukkan bagi sebanyak 161.616
kasus di Jabar-Banten. Untuk tahun lalu ada sebanyak
230.609 kasus dengan realisasi JHT sebesar Rp 1,349 triliun. Sahat

pelaksanaan proyek tersebut,


Dinas PU DKI Jakarta akan
terlebih dahulu menertibkan
parkir perahu dan bangunan liar
yang ada di Pluit. Karena itu
merupakan salah satu syarat
yang diajukan Pemerintah
Jepang. Nantinya, dalam
pembangunan itu, waduk akan
dimajukan sejauh 50 meter.
Untuk melakukan penertiban
itu, ditambahkannya, sudah ada
surat instruksi dari Gubernur
DKI Jakarta yang memerintahkan Kepala Dinas PU dan Walikota Jakarta Utara untuk melakukan penertiban di sekitar kawasan waduk. hotdiman

Pemkab Bandung Budidayakan Padi Polybag


Bandung, Metropolitan Pos
Dalam upaya peningkatan pemberdayaan ekonomi pertanian di
Kabupaten Bandung, Program SRIICWRMIP (Integrated Citarum Water Resource Management Investment Program) merupakan langkah
nyata untuk peningkatan budidaya
padi antara lain melalui diversifikasi
varietas padi, perlakuan metode tanam SRI/Organik, semi organic dan
konvensional, dengan harapan dapat meningkatkan produksi dan kualitas produk, juga dapat mewujudkan
kemandirian pangan.
Kesuksesan program SRIICWRMIP ini tidak lepas dari peran
serta KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Bandung,
Untuk itu Pemerintah memberikan apresiasi yang sangat tinggi
kepada KTNA Kabupaten Bandung, para petugas lapangan serta
para kelompok tani yang telah berpartisipasi menyukseskan program
tersebut .., demikian ungkap Bupati Bandung H. Dadang Mohamad Naser, SH, S.Ip saat melakukan
Panen Raya SRI-ICWRMIP di Pusat
Pelatihan Pertanian dan Pedesaan

Swadaya di Kp. Lemah Duwur,


Desa Kiangroke Kecamatan Banjaran, Selasa (22/11).
Bupati Dadang Naser mengatakan, dalam sektor produksi padi, setiap tahunnya Kabupaten Bandung
mengalami surplus dibanding kebutuhan penduduk. Ini menunjukan,
kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Bandung berupa beras, selalu
dapat terpenuhi. Namun demikian, kita harus senantiasa melakukan antisipasi terhadap bertambahnya tingkat kebutuhan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan menurunnya produktivitas lahan.., tutur Dadang.
Sementara
dalam
upaya
mengimbangi alih fungsi lahan
yang terjadi di Kabupaten Band-

ung, Dadang mengatakan pihaknya akan merencanakan suatu kebijakan mengenai system pertanian
yang menggunakan polybag, yaitu
media tempat untuk tanaman,
berupa plastik atau pot bunga,
ember plastik dan lainnya yang
dapat menjadi wadah dari media
untuk tanaman. Menurutnya, budidaya tanaman padi menggunakan polybag ini cukup menggunakan dan memanfaatkan lahan halaman rumah saja. Jika ada
masyarakat yang tidak memiliki
lahan yang luas, maka budidaya
padi polybag bisa dijadikan pilihan
dalam mencukupi kebutuhan pangan utama bagi keluarganya..,
jelas Dadang Mohamad Naser.
Menurut Dadang, 40 % posisi
masyarakat Kabupaten Bandung
berada di bidang pertanian. Oleh
sebab itu Pemkab Bandung menaruh
perhatian yang cukup besar untuk
kemajuan pertanian. Para petani diharapkan juga dapat melakukan pertanian terpadu, Seorang petani bisa
menanam padi dan bisa juga beternak kambing, sapi serta berdagang
sayuran.., tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten


Bandung, Ir.H.Tisna Umaran MP,
mengatakan setiap tahun pemerintah selalu melakukan intervensi
program, baik melalui bantuan benih, maupun pengembangan sumber daya pertanian. Pada tahun
anggaran 2011, bantuan benih
padi mencapai 327,5 ton, bantuan
benih jagung sebanyak 85 ton, serta bantuan uang untuk Sekolah
Lapang Pengelolaan Tanaman terpadu padi dan jagung sebesar 1,4
milyar untuk 480 kelompok.
Intervensi program tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi
pengembangan pertanian menuju pada
terwujudnya kemandirian pangan di
Kabupaten Bandung.., katanya.
Sedangkan Ketua KTNA Kabupaten, H.Nono S.Sambas menyebutkan bahwa KTNA identik dengan pertanian, dan pertanian identik dengan kelompok tani. Untuk
itu kami siap menjadi lini terdepan
untuk membantu pemerintah
dalam memajukan pertanian di
Kabupaten Bandung.., tegas
Nono. Harianja

PENDIDIKAN & IPTEK

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

SEKILAS
622 Pelajar Ikuti
Lomba Lari 5000 Meter
Samosir, Metropolitan Pos
Sebanyak 622 Pelajar tingkat SMA, SLTP dan SD Se-Kabupaten Samosir mengikuti Lomba Lari 5000 Meter Tingkat Pelajar Se- Kabupaten Samosir yang diselenggarakan oleh Dinas
Sosial dan Tenaga Kerja, Pemuda dan Olahraga Kabupaten
Samosir melalui Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh
Indonesia (BAPOPSI) Kabupaten Samosir bersama dengan.
Perlombaan tersebut dilepas oleh Bupati Samosir melalui SAB
Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Kampu Manik didampingi oleh Kadis Sostekpora Drs. Waston Simbolon di Siambalo
Kel. Pintusona, Pangururan, Jumat (18/11).
Bupati Samosir melalui Drs. Kampu Manik dalam sambutannya menyambut baik kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Samosir. Disamping itu, melalui kegiatan seperti ini diharapakan para siswa
menghindari kegiatan-kegiatan yang bersifat negatif seperti
penyalahgunaan Narkoba dan balap liar. Beliau juga berharap
agar kegiatan seperti ini dapat menumbuh kembangkan semangat dan jiwa keolahragaan di Kabupaten Samosir.
Drs. Kampu Manik menambahkan kepada para peserta agar
berlomba dengan menjungjung tinggi sportifitas. Dan kedepan
para pemenang lomba ini dapat terus dibina sebagai atlet Kabupaten Samosir untuk mengikuti perlombaan yang lebih tinggi baik
tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Lomba lari 5000 M
tersebut mengambil start di Siambalo, Kelurahan Pintusona, dan
akan finish di depan Pesanggarahan. Sahat

Pemkab Bandung
Bidik Dua Besar POR
Bandung, Metropolitan Pos
Keseriusan Kabupaten Bandung untuk mengikuti Pekan
Olah Raga (POR) Pemda Jabar Tahun 2011 di Kota Cirebon, mulai tampak sejak dua bulan lalu. Bahkan dalam event kali ini,
Pemkab Bandung menargetkan 10 emas dari beberapa cabang
olah raga. Paling tidak dalam peristiwa olah raga yang akan
berlangsung mulai tanggal 2-5 Desember 2011 tersebut, Kabupaten Bandung masuk dalam 2 besar raihan medali, kata Ketua Korpri Kab. Bandung, H. Sofian Nataprawira, Senin (28/11).
Sejumlah 11 cabang olah raga dipastikan bakal diikuti
oleh PNS asal Kabupaten Bandung, di antaranya Tenis Lapangan, Tenis Meja, Billiard, Bulu Tangkis, Senam, Catur, Gerak
Jalan, Golf, Bolla Volley, Futsal, dan Basket. Jumlah atlet
asal Kabupaten Bandung yang diterjunkan pada POR Pemda Jabar 2011 tercatat 126 orang putra/putri, 11 orang official dan 22 orang pelatih, katanya.
Seluruh atlet merupakan PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang
bekerja di lingkungan Pemkab Bandung.Berdasarkan evoluasi POR Pemda Jabar sebelumnya, Kabupaten Bandung memiliki harapan besar medali emas dari cabang olahraga catur, golf, gerak jalan, futsal dan billiard. Seperti tahun-tahun
sebelumnya, pesaing utama peraih medali datang dari atlit
Pemprov Jabar yang hampIr setiap tahun mendominasi kejuaraan, ujarnya. Faozanolo Laia

Takraw Resmi Jadi


Olah Raga Andalan Batam
Batam, Metropolitan Pos
Sebagai langkah menghidupkan dan memasyarakatkan
olahraga sepak takraw, atau juga dikenal dengan sebutan
sepak raga di tanah Melayu, Pemko Batam menggelar turnamen sepak takraw antar pelajar dan umum se-Kota Batam.
Kegiatan ini resmi dibuka Walikota Batam, Ahmad Dahlan, Kamis (24/11) di lapangan Engku Puteri Batam Center.
Pembukaan ditandai dengan penyerahab bola takraw dari
Walikota Batam kepada ketua pengurus cabang Pereatuan
Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Batam, Zakaria.
Pembukaan turnamen SepakTakraw ini juga sebagai launching Sepak Takraw sebagai Olah Raga Andalan Batam. Kegiatan ini
diselaraskan dengan Ulang Tahun Batam ke-182 tahun. Pembukaan ini juga sejalan dengan pembukaan olah raga Hari Ulang
Tahun (HUT) KORPRI, pertandingan outbond HUT Dharma Wanita
Persatuan (DWP) Kota Batam serta bazar DWP Kota Batam.
Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengatakan Launching Sepak Takraw sebagai Olah Raga Khas Batam ini bertujuan untuk menghidupkan kembali olahraga sepak takraw,
karena olah raga ini merupakan olahraga khas dari tanah
Melayu. Setelah pembukaan, selanjutnya kompetisi sendiri
akan digelar di sport hall Sekolah Harapan Utama (SHU) dan
sekolah Kartini, katanya.
Kompetisi ini, kata Dahlan, dipandang perlu sebagai
upaya untuk melestarikan keberadaan olahraga sepak takraw
sebagai olahraga khas Melayu. Karena menurutnya akhirakhir ini olahraga tersebut mulai jarang dimainkan oleh
masyarakat Melayu, sebagai bukti jarang kita lihat adanya
pertandingan sepak takraw yang digelar oleh instansi atau
perusahaan di Kota Batam. Bernadh

UPACARA HUT KORPRI KE-40 TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT : Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan selaku pembina upacara HUT KORPRI ke-40 Tingkat Provinsi Jawa
Barat di halaman Gedung Sate, Selasa (29/11). Upacara dihadiri Sekda Jabar, Ir. H. Lex Laksamana, Kepala OPD dan pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur
menyerahkan piagam penghargaan kepada PNS yang telah mengabdi dengan masa kerja 30 tahun dan 20 tahun, beasiswa dari Askes untuk siswa SMA, dan secara simbolis kunci
mobil ambulance dan mobil jenazah (layanan darurat 24 jam BKD Prov. Jabar). Setelah upacara selesai Sekda Jabar menyerahkan piagam penghargaan kepada PNS yang telah
mengabdi dengan masa kerja 10 tahun di Aula Timur Gedung Sate. (FOTO:REP)

PEMERATAAN GURU PNS DITATA


Ketapang, Metropolitan Pos
Pemerintah akan melakukan penataan dan pemerataan guru pegawai negeri sipil (PNS). Penataan mulai
dilakukan Januari 2012 dengan melibatkan lima kementerian. Selain Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), empat lainnya adalah Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemeneg PAN dan RB), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan
(Kemenkeu), dan Kementerian Agama (Kemenag).

ENTERI Pendidikan
dan Kebudayaan Mo
hammad Nuh menuturkan, upaya lima kementerian
ini sudah ditandatangani melalui
peraturan bersama. Ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi
Presiden (Inpres) mengenai regulasi pemerataan distribusi guru
yang menjadi tanggung jawab Kemendikbud.
Tujuan dirumuskannya peraturan bersama ini, lanjut Nuh,
untuk memberikan layanan pendidikan yang merata di seluruh
wilayah Indonesia. Dengan demikian, kebutuhan guru, khususnya di
jenjang pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan anak usia dini
formal dan informal (PAUDNI) dapat terpenuhi.
Ini dalam rangka memenuhi
ketersediaan,
keterjangkauan,
kualitas, elevansi, kesetaraan, ser-

ta kepastian atau keterjaminan


memperoleh layanan pendidikan.
Selain itu, dengan diberlakukannya desentralisasi pemerintahan,
pemerintah daerah perlu melakukan pengelolaan guru yang lebih
cermat lagi, mulai dari tahap perencanaan, pengangkatan, penempatan, hingga pembinaan terhadap guru.
Pemerintah pusat, menurut
Nuh, lebih berperan terhadap kebijakan nasional dan koordinasi
dengan pemerintah daerah. Dengan demikian, permasalahan pengelolaan guru menjadi tanggung
jawab bersama antara pemerintah
pusat dan pemerintah daerah,
katanya usai peringatan Hari
Guru Nasional 2011 di Jakarta,
akhir pekan lalu.
Nuh mengakui, persoalan distribusi guru memang masih timpang sehingga terkesan persoalan mendasar

Tingkatkan Kinerja Guru


dan Mutu Pendidikan
Pekanbaru, Metropolitan Pos
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berharap dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang ke-66 tahun
2011 ini, bisa meningkatkan
kualitas dan kinerja guru sebagai pendorong kualitas pendidikan di Kota Pekanbaru. Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru,
HM Wardan, pada acara peringatan HUT PGRI ke-66 di halaman Kantor Walikota Pekanbaru, Jumat (25/11).
Dikatakan Wardan, kemajuan suatu daerah sangat tergantung kepada kualitas pendidikan
yang berada di daerahnya. Untuk itu, guru yang ada di Kota
Pekanbaru, harus bisa berperan
aktif dengan terus meningkatkan kinerja dan kualitas pendidikan di Kota Pekanbaru. Kita
harapkan citra guru, kinerja
guru, dalam rangka mendidik
untuk bisa menjadi lebih baik
lagi, harap Wardan.
Sejauh ini, lanjut dia, perhatian pemerintah untuk dunia

pendidikan sangat tinggi. Itu terbukti selain dengan dianggarkannya dana sebesar 20 persen setiap
tahunnya, dari total APBN dan
APBD masing-masing kabupaten/
kota se-Indonesia. Kesejahteraan
para guru juga terus mengalami
peningkatan setiap tahun. Dengan peningkatan itu diharapkan
guru lebih meningkatkan kinerja
dan kualitasnya.
Secara nasional sudah diatur dalam UU, minimal 20 persen dari APBN maupun APBD
harus digunakan untuk penunjang pendidikan. Artinya kita
harapkan citra guru akan lebih
baik ke depannya, tuturnya.
Ditambahkan Wardan, Pemko
Pekanbaru ke depan akan meningkatkan perhatian bagi sekolahsekolah yang berada di pinggiran.
Dengan memberikan pemerataan
biaya operasional yang selama ini
mungkin masih kurang diperhatikan. Sekolah-sekolah yang radiusnya jauh dari Kota, atau berada di pinggiran, ke depannya
kita akan berikan perhatian secara merata dan menyeluruh,
ujarnya.  Junael

tentang guru ada pada kekurangan


jumlah yang bersifat menahun. Padahal, faktualnya, rasio guru dan siswa
di Indonesia cukup.
Bahkan, katanya, dibandingkan dengan negara lain, rasionya
cukup baik. Nuh menuturkan, pemerataan ini menjadi penting
karena jumlah guru yang memasuki masa pensiun hingga 2014
cukup besar, sementara rasio guru
dan siswa cukup baik. Semua ini
memerlukan perencanaan yang
matang, tuturnya.
Nuh menguraikan, peraturan
bersama tentang penataan dan pemerataan guru PNS yang berkaitan dengan permasalahan pengelolaan guru bukan hanya mengatur tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, melainkan juga
mengatur soal sanksi bagi yang
tidak melaksanakan.
Sanksi akan diberikan kepada pe-

merintah daerah yang tidak melakukan penataan dan pemerataan guru


dengan berpegang pada rekomendasi dari Kemendikbud. Sanksi meliputi Kemendikbud akan menghentikan
sebagian atau seluruh bantuan finansial fungsi pendidikan.
Lainnya, memberikan rekomendasi kepada kementerian terkait sesuai dengan kewenangannya
untuk menjatuhkan sanksi kepada
bupati atau wali kota dan gubernur yang tidak melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan penataan serta pemerataan
guru PNS antarsatuan pendidikan,
antarjenjang, atau antarjenis pendidikan di daerahnya.
Atas dasar rekomendasi Kemendikbud, Kemeneg PAN dan RB
akan menunda pemberian formasi
guru PNS kepada pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau
kota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kemenkeu akan melakukan
penundaan penyaluran dana perimbangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemendagri akan memberikan penilaian kinerja kurang baik
dalam penyelenggaraan urusan
penataan dan pemerataan guru
PNS. Rahman

Siswa Malaysia Kunjungan


SD Assalam Bandung
Bandung, Metropolitan Pos
Sebanyak limabelas siswa
Sekolah Kebangsaan atau setingkat
dengan SD di Malaysia menampilkan tarian tardisional Malaysia
dalam program student, teacher,
and cultural exchange program di
Sekolah Dasar Assalam, Jalan Sasak
Gantung, Bandung, Senin (28/11).
Limabelas siswa tersebut berasal dari SK Convent Kota, Taiping
Perak, Malaysia, yang datang
berkunjung untuk melakukan pertukaran kebudayaan sekaligus studi banding.
Mereka mengenakan pakaian
songket merah muda dan masingmasing membawa penampi beras.
Mereka menampilkannya di hadapan
guru dan seluruh siswa SD Assalam.
Program ini memang ditujukan agar
seluruh siswa bisa saling bertukar wawasan mengenai kebudayaan, di
samping mengenai kurikulum tentunya, kata Kepala Yayasan Assalam,
Abib Syarif Rahman, ditemui di selasela kegiatan, Senin.
Penampilan kebudayaan tersebut kemudian diselingi dengan penampilan kesenian tradisional
khas Jawa Barat yang dibawakan
oleh siswa SD Assalam.

Ada penampilan tari jaipong,


grup marawis, dan penampilan
grup angklung SD Assalam yang
sempat membuat suasana menjadi lebih akrab.
Grup angklung kolaborasi antara SD dan SMP Assalam ini memainkan satu buah lagu dangdut
yang sempat populer di kalangan
masyarakat Indonesia, yaitu Alamat Palsu yang dipopulerkan Ayu
Ting-Ting.
Dalam kesempatan itu seluruh
siswa dari Malaysia dan Indonesia
berbaur. Senang bisa kedatangan
teman-teman dari Malaysia. Kebudayaan kita memang hampir sama
karena kan kita serumpun, kata
Ilman, siswa kelas 5 SD Assalam.
Ilman menuturkan, selain bisa bertukar wawasan kebudayaan, mereka
juga bisa saling bertukar pengalaman
dan kegiatan belajar di sekolah masing-masing. Kami juga bisa saling bersilaturrahim, lanjutnya.
Kepala Yayasan Assalam, Abib
menuturkan, kunjungan SK Convent Kota ini merupakan kunjungan balasan, setelah pada Maret
lalu SD Assalam telah berkunjung
lebih dulu ke sekolah dasar tersebut.  Faozanolo Laia

Cegah Hepatitis A, Pemkot Terus Pantau Jajanan di Sekolah


Tangerang, Metropolitan Pos
Guna mencegah penyebaran penyakit Hepatitis A dikalangan masyarakat, terutama anak-anak, Dinas Kesehatan
Kota Tangerang terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap makanan-makanan yang dijajakan disekolah-sekolah. Dinkes juga meminta kepada masyarakat
untuk mewaspadai penyakit ini dengan menerapkan Pola
Hidup Bersih Sehat (PHBS).
Saat ini dikatakan dr Aty Pramudji, Kepala Bidang
Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan
(P2PL) Dinkes Kota Tangerang penyakit Hepatitis A di
sejumlah wilayah seperti Depok dan Bandung sudah mulai merebak

Penyakit Hepatitis A. Bisa menjangkit pada siapa


saja, terutama yang tidak bisa menerapkan PHBS. Untuk
penyakit yang satu ini gejalanya tidak
bisa dilihat secara spesifik, biasanya ciriciri seseorang terkena penyakit ini adalah terserang demam yang tinggi, mengigil, sakit kepala, sakit tenggorokan,
mual, dan merasa nyeri pada perut dekat
bagian hati, air seninya kuning seperti teh
yang pekat dan kulitnya terlihat kuning,
ujar dr Aty.
Hepatitis A dikatakan dr Ati mudah
menular untuk itu, perilaku hidup bersih

dan sehat mutlak harus dilakukan. Virus ini menular dari


orang ke orang melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh penderita hepatitis A. Virus ini akan mati dengan pemanasan pada
suhu 85 derajat celcius selama 1-2 menit,
namun virus masih bisa tetap menyebar
dari makanan yang matang apabila kontaminasi terjadi setelah makanan dimasak, paparnya.
Diucapkannya lagi bahwa upaya untuk mengecek mutu,kualitas dan kandungan yang terdapat pada jajanan di
sekolah-sekolah sudah dilakukan Dinkes

akan tetapi untuk tahun 2012 program ini akan difokuskan.


Sedangkan ketika ditanya tentang laporan terkait kasus Hepatitis A di Kota Tangerang, dr Ati mengatakan
bahwa hingga kini belum ada laporan terkait wabah Hepatitis A terjadi diKota Tangerang akhir-akhir ini
Untuk diketahui Virus Hepatitis A ini mudah menular
dan ditemukan di daerah dengan sanitasi atau higiene pribadi yang buruk, klorinasi air yang mencukupi dapat membunuh virus ini. Sudah saatnya kita mencegah penyakit
ini dari lingkup keluarga dan masyarakat sekitar, terapkan
PHBS. Insya Allah kita akan terjauhi dari berbagai penyakit, pungkasnya. Harry

POLITIK & HUKUM


SEKILAS
Satpol PP Akan Panggil
Paksa Tiga Pemilik Caf
Pekanbaru, Metropolitan Pos
Disinyalir telah menyediakan tempat mesum
bagi setiap pengunjung yang datang. Tiga Pemilik
cafe yang beroperasi di Jalan Arengka II Pekanbaru, dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemanggilan paksa oleh pihak Satpol PP Pekanbaru.
Pemanggilan paksa yang akan dilakukan
tersebut, selain dikarenakan pihak pengelolah
cafe sudah dua kali mangkir dari panggilan yang
sebelumnya sudah di lakukan pihak Satpol PP,
juga untuk mengantisipasi terus meningkatnya
penyakit masyarakat (pekat) di Kota Pekanbaru.
Dalam waktu dekat ini kita akan lakukan pemanggilan paksa terhadap pemilik cafe karena
diduga telah menyalahi aturan, Ungkap Kasi OP
Satpol PP Pekanbaru, Iwan Simatupang.
Namun sebelum dilakukan pemanggilan
nantinya, lanjut Iwan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Dinas
Pendapatan (dispenda) Kota Pekanbaru, terkait
izin usaha yang diberikan kepada para pengelolah cafe remang-remang tersebut.
Apabila ditemukan tidak adanya izin usaha,
pihak Satpol PP tidak hanya akan melakukan pemanggilan paksa saja bagi para pengelolah cafe
tersebut, tapi juga akan melakukan penertiban
dan penggusuran cafe yang juga menyediakan
minuman Anker Bir ini. Berdasarkan laporan yang
kita terima, selain disinyalir sebagai tempat mesum, juga menyediakan minuman keras bagi para
pengunjung cafe, ujar Iwan. Junael

7
EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

Kasat Polair dan Tiga Polsek Dilantik


Ketapang, Metropolitan Pos
Ada pun perwira yang dilantik adalah AKP Mulgiyanto yang sebelumnya
sebagai Pama Polres Ketapang menjabat Kasat Polair Ketapang. AKP Mulgiyanto menggantikan AKP Ponijan yang pensiun terhitung 1 Nopember 2011. Selain itu, IPTU Rahmat Sampurno dilantik menjadi Kapolsek Delta Pawan, yang
sebelumnya menjabat KanitRegident Satlantas Polres Ketapang. Selain itu,
Kapolsek Simpang Hulu diserahterimakan dari IPDA Imbang Sulistyono SH
kepada IPDA Nyandang SH yang sebelumnya adalah Pama Polres Ketapang.

ALAM arahannya, Kapol


res Ketapang, AKBP I
Wayan Sugiri SH, S.Ik,
M.Si menegaskan Kasat Polair Ketapang sempat terjadi kekosongan jabatan. Sebagai pejabat pengganti sementara dijabat oleh AKP H Hasibuan untuk pejabat yang baru. Dengan dilantiknya AKP Mulgiyanto,
Kapolres Ketapang mengharapkan
untuk secepatnya menyesuaikan
diri. Karena karateristik wilayah
Sintang orientasi pelaksanaan tugas
perairan di Sungai sedangkan
wilayah Polres Ketapang terdiri dari
sungai dan laut dan juga memerlukan sarana dan prasarana serta
pemikiran yang lebih arif dan bijaksana baik dalam pembinaan maupun
tugas-tugas operasional di lapangan, kata Kapolres Ketapang, AKBP
I Wayan Sugiri, SH, S.Ik, M.Si.
Ia yakin Kasat Polair yang baru
mampu melaksanakan tugas sesuai
dengan harapan institusi. Ia mengingatkan kerawanan di wilayah Polres Ketapang masalah illegal logging
dan illegal minning. Dimana, jalur
transportasi melalui sungai dan laut
untuk itu segera menyesuaikan diri
dan tingkatan pembinaan disiplin
anggota. Demikian juga koordinasi
dengan Satpolair Polda Kalbar. Meng-

ingat di wilayah Polres Ketapang


masih ada Pos Polair di wilayah
Polsek Kendawangan dan Polsek Simpang Hilir masih dibawah kendali
satpolair Polda Kalbar.
Demikian juga IPTU Rahmat
Sampurno, yang baru pertama kali
menjabat sebagai Kapolsek. Dengan
jabatan itu dinilai mampu, baik
dalam meniti karier sampai ke PTIK.
Kapolres Ketapang yakin Kapolsek
baru sudah faham, dengan karakteristik wilayah Polsek Delta Pawan
yang merupakan wilayah Polres.
Karena itu tentunya diminta lebih
banyak berkoordinasi dengan Kabag
Ops, Kasat Intel, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba dalam upaya pengungkapan kasus yang terjadi di
wilayah Polsek. Tingkatkan pengawasan terhadap anggota dan waspada masalah kasus narkoba yang saat
ini di sinyalir banyak anggota yang
terkait, ucap Kapolres Ketapang.
Selain itu juga diminta koordinasi
lintas sektoral serta adakan pendekatan dengan tokoh agama, tokoh adat,
serta pemuka masyarakat dalam segala bentuk penyelesaian masalah
yang menonjol yang timbul dalam
permukaan maupun di luar permukaan. Mengingat tak lama lagi akan
dilaksanakan Pilgub. Karena wilayah

Kepala satuan Polair Ketapang, dan tiga Polsek se-Ketapang mengalami pergantian. Serah terina jabatan
perwira di lingkungan Polres Ketapang tersebut dilaksanakan di Aula Mapolres Ketapang Kamis (1
Desember 2011), yang dipimpin langsung Kapolres Ketapang AKBP I Wayan Sugiri SH, S.Ik, M.Si.

gotanya. Jangan sampai anggota


DeltaPawan, intelktual politik cukup
menjadi pemicu suatu permasalahtinggi sehingga bisa memprovokasi
an. Diharapkan kepada para
masyarakat yang ada di pedalaman.
Kapolsek bisa menjadi contoh yang
Hal-hal seperti ini perlu kita analisa
teladan pada satuan kerjanya masuntuk diwaspadai bersama sehingga
ing-masing, ucapnya.
suatu saat timbul permasalahan bisa
Diamanatkan juga untuk rapatteratasi dengan cepat.
kan barisan, satukan visi misi denIPDA Imbang Sulistyono SH, megan semua komponen untuk mennempati jabatan baru sebagai
ingkatkan pembinaan keluar, segera
Kapolsek Toba Polres Sanggau.
rangkul para tokoh adat, agama, peKapolsekyang baru adalah IPDA
muda, dan tokoh masyarakat sekiNyandang SH. Sebagai Kapolsek Simtarnya untuk mengembalikan citra
pang Hulu yang menjadi harapan
polri pada khususnya Polsek Simpang
masyarakat Dayak, khususnya di
Kepri, Metropolitan Pos
Hulu. Kapolres juga mengingatkan
Kecamatan Simpang Hulu. Apalagi,
Gubernur Kepulauan Riau H Muhammad
untuk meningkatkan moril dan sekarakteristik wilayahnya sama denSani, Selasa (22/11/2011) melantik 189 pegawai
mangat anggota yang saat ini mengan wilayah Polsek Toba.
eselon III dan eselon IV lingkungan Pemprov Kejadi momok/hujatan serta laksanaKapolres Ketapang, AKBP I Waypri di Aula Kantor Gubernur, Tanjungpinang. Dari
kan pengawasan melekat terhadap
an Sugiri SH, S.Ik, M.Si menekankan
total 189 pegawai yang dilantik, 78 di antaranya
anggotanya secara berjenjang sehagar mampu mengemban misi dan
merupakan pejabat eselon III, sisanya sebanyak
visi. Demikian juga
ingga pelanggaran anggota semakin
111 pegawai menduduki posisi eselon IV.
menyejukkan situasi
berkurang. Anggota yang telah
Tidak banyak berubah dalam pelantikan
dan suasana yang terjamelakukan pelanggaran agar diprostersebut, orang-orang lama masih tetap mendi pada hari Senin tanges secara procedural. Kapolsek juga
duduki posisinya, sementara pejabat yang baru
gal 17 Oktober 2011
diminta mempertajam yang timbul
dilantik menempati posisi yang selama ini masih
tentang insiden pemdalam permukaan maupun diatas
kosong. Sebagai contoh di Kepala Biro Humas
bakaran Polsek Simpermukaan kalangan masyarakat
Kota Bandung, dan Pol- jumlah keduanya sudah di- pang Hulu karena salah
Bandung, Metropolitan Pos
dan Protokol yang baru berpisah dengan Biro
sebagai analisa segala bentuk kernilai
banyak.
restabes
Bandung
dengan
Dinas
Sosial
(Dinsos)
Kota
Umum satu bulan lalu, Kasubag Publikasi
satu akibat ulah anggoawanan. Arahkan kepada seluruh
Berdasarkan hasil sur- ta yang tidak bertangBandung menargetkan razia total 70 personel yang dibamasih tetap dipegang oleh Sularmi, demikian
anggota untuk melaksanakan pemgelandangan pengemis dan gi ke dalam dua tim untuk vei di tahun 2007-2009, ge- gungjawab.
halnya dengan Kasubag Peliputan dan Dokubinaan secara persuasive dengan
anak jalanan sebanyak 500 penyisirannya. Masing- landangan pengemis dan
mentasi dipegang oleh Dani Rezki Saputra, serKapolres Ketapang,
mengedepankan fungsi binmas, baborang, selama senam hari masing tim melakukan pe- anak jalanan yang ada di AKBP I Wayan Sugiri
ta Kasubag Acara dan Protokol dijabat oleh Zuin kamtibmas dan Polmas untuk
dengan anggaran dana ratu- nyisiran di lokasi yang raw- Kota Bandung ada sebanyak SH, S.Ik, M.Si menginlkifli. Sementara Kabag Humas dan Protokol,
merangkul tokoh vocal yang exan kedua target tersebut (ge- 5.111, meski kini sudah ada gatkan untuk memsan juta rupiah.
Nilwan dimutasi ke Inspektorat.
strim, katanya berharap. jaringan
Pada razia tahap pertama landangan pengemis dan penurunan sebanyak 10 ingkatkan pembinaan
Adapun wajah-wajah baru eselon III di Biro
intelijennya untuk memantau setiap
persen,
ujarnya.
anak
jalanan),
jelas
dia.
yang
tadi
kita
lakukan
ada
63
Humas dan Protokol di antaranya Kabag Humas
disiplin kedalam angpermasalahan.  A.Rahman
Sementara itu, dalam raMenurutnya, razia digelandangan dan pengemis
dijabat Dedi Alfian, Kabag Protokol oleh Hamiyang berhasil terjaring dan lakukan untuk memberikan zia itu pun, menurut Tjutju ,
di dan Kabag Dokumentasi diisi oleh Herlina.
razia ini akan dilakukan sela- kenyamanan kepada para Dinsos menggandeng pula
Sementara untuk eselon IV yakni Aupa Samake
ma enam hari dari pagi hing- pengguna jalan dan juga Dinas Perhubungan dan Disebagai Kasubag Media Massa dan Non Mega malam dengan anggaran untuk membersihkan jalan- nas Tenaga Kerja dan Transdia Massa, Andi Mardianus sebagai Kasubag
dana Rp. 150 juta, jelas Ka- an dari gelandangan penge- migrasi (Disnakertrans).
Hubungan Antar Lembaga.
 Faozanolo Laia
sub Tuna Sosial Dinas Sosial mis dan anak jalan sebab
Adapun Uray Hidayat menduduki posisi
Jakarta, Metropolitan Pos lebih
profesional
dan
Kota Bandung, Tjutju Surjasebagai Kasubag Tata Usaha Biro Humas dan
Pemilihan Umum Kepala mengedepankan kepentinna
kepada
wartawan,
di
BandProtokol. Puri Wulansari sebagai Kasubag PerDaerah (Pemilukada) DKI gan masyarakat. Serta beruung, Senin (28/11).
cetakan dan Penerbitan dan Deka HarmadJakarta tinggal beberapa bu- saha semaksimal mungkin
Menurut
dia,
razia
itu
yasandi sebagai Kasubag Tamu dan Protokol
lan lagi. Karena itu, pegawai memperbaiki kualitas pelaydimulai
dari
beberapa
kaInternal, terakhir Toni Indrakusuma sebagai Kanegeri sipil (PNS) diminta ne- anan, yang sampai saat ini
wasan yang dianggap rawan
subag Penghubung dan Protokol Eksternal.
tral dan tidak larut dalam masih terus diperbaiki sesuai
jadi
tempat
mangkal
gelanDalam amanahnya, Gubkepri H Muhammad
politik praktis.
dengan standar nasional,
dang pengemis dan anak jalanSani mengingatkan kepada para pejabat yang
Meneteri Dalam Negeri, kata Fadjar.
an,
yakni
di
Jalan
Pasteur,
sebaru dilantik untuk menjaga kepercayaan dan
Gamawan Fauzi, meminta seSalah satunya, kata Fadkitar Mal Bandung Indah Plabekerja penuh dengan tanggungjawab. Meningkatluruh
Korps
Pegawai
Negeri
jar,
yaitu memperbaiki pelsa, dan Jalan Pasir Koja.
nya suatu prestasi, jabatan harus diiringi dengan
Republik Indonesia (Korpri) ayanan satu pintu yang ada
Tjutju
mengatakan,
selapeningkatan etika. Bekerjalah dengan benar dan
untuk bertindak profesional di setiap kantor walikota. Kita
ma enam hari tersebut, rapenuh tanggungjawab, hayatilah pekerjaan sedan proporsional. Anggota sudah memiliki standal minizia dilakukan secara gabunbagai panggilan. Jalan pekerjaan tersebut sebagai
Korpri harus netral. Diharap- mal, salah satunya pelayangan,
antara
Dinsos,
Satpol
PP
aktualitas diri, pungkasnya. Junael
kan juga bisa menghindari an terpadu satu pintu. Bahkan
politik praktis, ujar Gam- pada 2011 ini, Jakarta Barat
awan Fauzi, saat menjadi In- mengikuti lomba penilaian
pestur Upaya peringataan yang dilakukan Kemendagri
HUT ke-40 Korpri, di Silang tingkat nasional, ujarnya.
Monas, Selasa (29/11).
Peringatan HUT ke-40 KoPontianak, Metropolitan Pos yang sama. selain itu ada 8 bb Mapolres. Jika tidak bisa SIM dan STNK serta kelengkaPada kesempatan itu, rpri yang dipusatkan di SiSatuan Lantas Polres Lan- yang diamankan karena SIM menunjukkan maka akan dis- pan motor seperti spion. Ada
Gamawan juga mengajak lang Monas, Jakarta Pusat,
dak, Selasa (29/11) menggelar dan STNK tidak ada. Pengen- idangkan ke Pengadilan Negeri juga yang dengan sengaja
operasi zebra Kapuas di km.4 dara yang kendaraannya di- Mempawah, jelasnya.
tidak menggunakan helm stananggota Korpri untuk mem- diikuti sekitar 1.000 anggoNgabang. Sasaran operasi terse- tahan, dipersilahkan menunDikatakannya, pada hari dar, ungkapnya.
berikan pelayanan yang ter- ta Korpri di lingkungan Pembut diantaranya kelengkapan jukkan surat menyuratnya ke pertama pelaksanaan operasi
Sejauh ini, belum ditemukan
baik kepada masyarakat. Se- prov DKI Jakarta dan Kemensurat berkendara dan kezebra kapuas 2011 motor curian dari hasil rajia. Kita
lain itu, pagawai dituntut terian Dalam Negeri.
lengkapan kendaraan yang
sedikitnya 51 pengen- harapkan masyarakat bisa meagar tidak membeda-bedakan
Dalam kesempatan itu,
digunakan.Kasat Lantas Polres
dara ditilang. May- lengkapi diri saat berkendara,
asal-usul, agama, etnis, serta Korpri juga memberikan
Landak, melalui Kanit Patroli,
oritas pengendara baik berupa surat menyurat
budaya. Saat ini kita sedang bantuan pendidikan untuk
Aiptu Ahmad Yani menjelastidak
melengkapi berkendara maupun kelengkajalankan reformasi birokrasi putera-puteri anggota Korpri
kan operasi tersebut dilakukan
kendaraannya den- pan kendaraannya. Kalau
di seluruh instansi pemerin- terutama golongan 1 dan 2,
dalam upaya menciptakan
gan surat menyurat lengkap tidak ada masalah. Ini
tah baik di tingkat pusat mau- yang berprestasi di tingkat
kondisi kondusif di jalan raya.
dan perlengkapan demi keselamatan dan kenyapun daerah, kata Gamawan. SMA dan perguruan tinggi.
Beberapa kendaraan diamankendaraan seperti manan berkendara di jalan
Sekretaris Daerah DKI Penerima bantuan tersebar
kan karena tidak memiliki kespion maupun helm raya. Kendaraan dengan knalpot
Jakarta, Fadjar Panjaitan di seluruh Indonesia, yakni
lengkapan surat menyurat.
standar.Rata-rata racing juga akan kami amankan
mengatakan pihaknya ten- sebanyak 2.000 orang terdiPengendara yang ditilang
memang tidak me- agar pengendara lain tidak meragah menjalankan reformasi ri dari 1.000 orang perguru34 pengendara pada oeprasi
lengkapi kendaraan- sa terganggu dengan suara brisik
birokrasi di lingkungan Pem- an tinggi dan 1.000 siswa
pagi hari. Sore giat akan dilannya dengan surat yang ditimbulkan, katanya.
prov DKI Jakarta. Kita harus SMA. Jenri
jutkan kembali dengan sasaran
menyurat
seperti
Rahman

Pelantikan Eselon III


dan IV Pemprov Kepri

Pemkot Bandung Targetkan


Razia 500 Gelandangan dan Pengemis

PNS Diminta Netral


Dalam Pemilukada DKI

Satlantas Polres Landak Gelar Operasi Zebra

INVESTIGASI

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

SEKILAS
Pemkab Bandung Tertibkan
Hibah dan Bantuan Sosial
Soreang, Metropolitan Pos
Dengan adanya Permendagri No. 32/2011
memacu Pemkab Bandung untuk menertibkan
pemberian dana hibah dan bantuan sosial (bansos). Penerima dana hibah dan bansos diseleksi
cukup ketat untuk pengalikasian anggaran dalam
RAPBD 2012. Permendagri berlaku mulai anggaran 2012 sehingga kita mulai lagi dari awal untuk
menertibkan pemberian hibah dan bansos, kata
Kabag Sosial Pemkab Bandung, H. Terry Ruswinda dalam sosialisasi Permendagri No. 32/2011 di
KNPI Kab. Bandung, Kamis (1/12).
Sosialisasi dihadiri Kepala Dinas Pemuda
Olahraga dan Pariwisata Kab. Bandung h. Achmad Djohara dan Ketua KNPI Kab. Bandung H.
Dadang Supriatna. Peserta sosialisasi dari pengurus KNPI kecamatan dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
Menurut Terry, hibah tak bisa diberikan secara terus-menerus setiap tahun kepada organisasi yang sama. Hanya ada beberapa organisasi yang boleh meneirima hibah setiap tahun
yakni Pramuka, KNPI, PKK, dan KONI, katanya.
 S.Sitanggang

Sudah Ada Remunerasi,


Stop Tunjangan Proyek
Ketapang, Metropolitan Pos
Sebanyak 18 kementerian/lembaga yang siap
melaksanakan reformasi birokrasi (RB) telah diverifikasi dan divalidasi oleh tim RB. Dengan melaksanakan reformasi, seluruh aparatur di instansiinstansi tersebut berhak mendapatkan remunerasi sesuai kinerjanya. Reformasi birokrasi bukan
remunerasi. Tapi instansi yang telah melaksanakan reformasi berhak mendapatkan tunjangan kinerja karena seluruh tunjangan proyek otomatis dihentikan, kata Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB)
Azwar Abubakar di Jakarta, Minggu (27/11).
Disebutkannya, ada tiga tahapan penerapan kebijakan remunerasi. Pertama, tahapan
dimulainya reformasi birokrasi, di mana kementerian/lembaga akan mendapatkan remunerasi 40 persen. Kedua, pelaksanaan reformasi
sudah berjalan dan remunerasinya 70 persen.
Terakhir, reformasi birokrasi sudah berjalan baik
sesuai aturan yang ditetapkan. Di sini K/L berhak mendapatkan remunerasi 100 persen.
Jadi begitu instansinya melakukan reformasi birokrasi, remunerasinya sudah diberikan
meski hanya 40 persen. Setelah itu dinilai terus
menerus secara kontinu. Kalau bagus prosentase remunerasinya akan naik, ucapnya.
Untuk mempercepat pemahaman dan pelaksanaan reformasi birokrasi, lanjut Azwar, telah dilakukan berbagai langkat konkrit, seperti sosialisasi, pelatihan-pelatihan dan workshop. Selain
itu untuk melihat sejauh mana pelaksanaan reformasi birokrasi, saat ini sedang dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap beberapa K/L tertentu,
seperti Kementerian Keuangan, MA, Sekretariat
Negara, dan Kementerian PAN&RB. Rahman

Pemkab Samosir Restocking


Ikan Nila dan Mas di Danau Toba
Samosir, Metropolitan Pos
Untuk meningkatkan perekonomian
masyarakat nelayan di perairan Danau Toba
khususnya Kabupaten Samosir dan juga sebagai penyeimbang ekosistem biota Danau
Toba, Pemerintah Kabupaten Samosir melalui
Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan
melakukan penaburan benih (Restocking) Ikan
Mas sebanyak 150.000 ekor dan Ikan Nila sebanyak 372.000 ekor di Danau Toba.
Restocking tersebut ditandai dengan pelepasan benik ikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Ir. Hatorangan Simarmata didampingi beberapa kepala SKPD dan Kabag Sekretariat di tepi Pantai Ancol Danau Toba (depan rumah dinas Bupati Samosir), Jumat (18/11).
Sekretaris Daerah Ir. Hatorangan Simarmata menerangkan alasan berkurangnya jumlah
ikan nila dan ikan mas di danau toba dikarenakan air Danau Toba yang mulai tercemar akibat
banyaknya keramba, dimana sisa makanan
yang diberikan kepada ikan di keramba menjadi racun bagi ikan di Danau Toba.
Beliau juga mengatakan eceng gondok dan
pembuangan sampah ke Danau Toba juga dapat mengakibatkan pencemaran air, yang membuat
lumut tumbuh subur di Danau Toba dan membuat danau kelihatan tidak indah dan kotor yang
akhirnya juga mengakibatkan ikan di danau toba
berkurang khususnya ikan nila dan ikan mas.
Untuk itu beliau berpesan agar kiranya masyarakat
bisa menjaga kebersihan air Danau Toba untuk
kelestarian ikan dan keindahan di Danau Toba.
Restocking tersebut dilakukan di 5 (lima)
kecamatan yakni, Panguruan, Simanindo, Palipi, Nainggolan, Onan Runggu dengan jumlah
30.000 ikan mas dan 74.400 ikan nila untuk
masing-masing Kecamatan. Sahat

OKNUM WARTAWAN
BEKINGI PROYEK AMBURADUL
Ketapang, Metropolitan Pos
Pekerjaan Peningkatan jalan Sungai Gantang Teluk Batu, Kecamatan
Kendawangan Kabupaten Ketapang. Dengan menggunakan APBD Tahun Anggaran 2011, dengan nilai total harga perkiraan sendiri (HPS), sebesar Rp.
2.910.000.000,00, yang pisiknya dikerjakan oleh Marwan secara amburadul,
diduga keras di bekingi oknum wartawan Amunisi Biro Ketapang.
Pekerjaan pisik peningkatan jalan
Sungai Gantang Teluk Batu, secara
amburadul akibat tidak propisonalnya pengawas lapangan. Seperti yang
telah ditentuka didalam daftar kebutuhan personil dan peralatan, bahwa
salah satunya termasuk pengawas
lapangan, yang harus memiliki pendidikan STM.
Persyaratan personil yang telah
ditentukan, didalam daptar personil,
dengan ketentuan pendidikan STM
tidak ada dimiliki oleh Dedi Sumarni,
selaku pengawas pekerjaan pisik
jalan Sungai Gantang Teluk Batu .

Keterlibatan oknum Wartawan


Surat Kabar Umum Amunisi Jakarta, Biro Kabupaten Ketapang, Dedi
Sumarni menjelaskan kepada Metropolitan Pos, pada Senin (22/11) menyatakan bahwa, dia adalah selaku
pengawas lapangan, dalam pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan
Sungai Gantang-Teluk Batu.
Secara administrasi, seperti persyaratan yang telah ditentukan oleh
pihak, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ketapang bahwa, pengawas lapangan harus memiliki pendidikan STMsipil ternyata persyaratan itu tidak ada

dimiliki oleh Dedi Sumarni selaku pengawas lapangan dan namanya tidak
tercantum didalam akte prusahaan.
Sangat diduga keras, oknum wartawan Surat Kabar Umum Amunisi
Jakarta, Dedi Sumarni telah membekingi Proyek Peningkatan Jalan
Sungai Gantang-Teluk Batu, dengan
mengorbankan nama baik Media
Amunisi guna untuk mencari keuntungan pribadinya sendiri.
Pada waktu yang sama Senin (22/
11), seorang warga masyarakat Desa
Baru,Denan menjelaskan kepada Abdul Mait, bahwa paket pekerjaan Peningkatan Jalan Sunagi Gantang-Teluk
Batu, adalah kepunyaan Dedi Sumarni, dengan memakai Prusahaan Marwan, kata Denan kepada Abdul Mait.
Dari hasil konfirmasi Metropolitan
Pos, dengan salah satu pekerja Ruslan,
pada (28/11) di Base Camp pekerjaan
peningkatan Jalan Sungai Gantang
Teluk Batu. Ruslan menjelaskan bah-

wa, pisik pekerjaan tidak ada, menggunakan pasir alas serta batu,10/15
s/d 20/25 cm, 5/7 dan batu 1/2 cm
yang ada hanya mengunakan batu 3/
4 dan 2/3 saja kata Ruslan.
Ruslan menambahkan, untuk penggunaan aspal satu (1) drum 35 meter
maju saja, penjelasan Ruslan disaksikan oleh beberapa orang temannya, diantaranya yang ada di Base Camp pada
waktu itu Jamal. Rahman

tidak diinginkan, Pemerintah Pusat juga yang


repot. Misalnya terjadi kebakaran tepat di
bawah jembatan, bisa roboh. Kita tidak mau
seperti itu, makanya diantisipasi, tuturnya.
Realita di bawah kolong jembatan Kapuas
memang ada rumah bahkan, ada tempat usaha
pasir. Namun belum ada tindakan dari instansi terkait untuk menertibkannya. Konsep
lain untuk mengurangi beban Jembatan Kapuas
I dan Jembatan Landak, kata Sutarmidji adalah penambahan feri penyeberangan. Namun
lokasinya tidak di Kota Pontianak, tetapi di
Kubu Raya dan Kabupaten Pontianak. Pembangunan feri penyeberangan harus didorong.
Bantu KKR dan Kabupaten pontianak membuka jalurnya, katanya. Menurutnya pembangunan feri penyeberangan baiknya dilakukan di Wajok, Kabupaten Pontianak dan
Nipah Kuning, Kubu Raya. Keduanya akan
tumbuh baru perekonomiannya. Tetapi kalau
dipaksakan dibangun di Kota Pontianak lebih
baik tidak usah. Lahannya sudah tidak ada,
ujar Sutarmidji.
Dosen Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Ir. Abubakar Alwi, MT Ph.D mengatakan jembatan dibangun dengan konstruksi tertentu yang punya batas beban maksimal.
Kalau bebannya terlalu besar tentu berba-

haya, walaupun dibangun dengan konstruksi baja katanya.Dia memuji wali kota yang
mengeluarkan peraturan yang membatasi
jumlah dan ukuran kendaraan yang melintasi Jembatan Kapuas. Peraturan ini sudah
sangat baik. Karena memang sekarang ini
kendaraan semakin banyak. Perlu ada kebijakan seperti itu. Fakultas Teknik juga
sudah melakukan kajian macam ini, ujar
Pembantu Rektor I Untan ini.
Abubakar juga menyarankan untuk dilakukan proses pengecekan ulang kualitas
Jembatan Kapuas. Harus dilakukan pemeriksaan forensik untuk mengetahui kemampuan jembatan. Jembatan itu punya
fenomena lelah, karena termakan usia. Konstruktor waktu membangun punya prediksi
sampai berapa tahun jembatan dapat bertahan. Tapi tetap saja perlu dilakukan
pengecekan ulang. Kalau sudah tidak layak
tentu saja perlu dilakukan peremajaan,
ungkap dia.Jembatan Kapuas I dibangun
pada 1980 dan mulai difungsikan 1982 atau
sudah berusia 31 tahun dari prediksi 50
tahun. Jembatan Kapuas I menggunakan
struktur rangka baja Belanda tipe 60B, lantai dengan mutu beton K300, lebar jalur
lintas 6 meter kelas B. Rahman

DEDI SUMARNI

Amankan Jembatan Kapuas


Pontianak, Metropolitan Pos
Kondisi jembatan Kapuas I dan Landak menjadi perhatian serius berbagai pihak. Mengamankan penghubung transportasi vital di ibu kota provinsi Kalbar agar
tidak bernasib roboh seperti Jembatan di
Tengarong Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur merupakan harga mati.
Kemarin (28/11), Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengadakan survei pengecekan pengaturan lalu lintas Jembatan Kapuas
I. Pengecekan tersebut untuk melihat manajemen lalu lintas yang ada di sana. Kami
tidak ingin yang terjadi pada jembatan
Kukar terjadi di daerah kita, ujar Dirlantas Polda Kalbar Kombes Lotharia Latif
kepada Metropolitan pos
Menurut Latif, sering terjadi kemacetan luar biasa di Jembatan Kapuas I, yang
sering disebabkan adanya kendaraan mogok. Dikhawatirkan kemacetan menyebabkan penumpukan kendaraan di atas jembatan. Polda akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk pengaturannya, baik bagi
kendaraan sepeda motor maupun
mobil.Saat ini ada pembatasan kendaraan
yang melintas di sana, untuk memberikan
perlindungan terhadap masyarakat. Untuk
truk roda enam dan lebih dilarang, kecuali
mobil Pertamina dan lainnya. ujar Latif.
Pelarangan tersebut berdasarkan Peraturan Wali Kota Pontianak Nomor 12 Tahun
2010 tentang Pengoperasian Kendaraan Angkutan Barang Dalam Wilayah Kota Pontianak. Seluruh angkutan barang roda enam
ke atas dan sejenisnya dilarang melewati
Jembatan Kapuas I dan wajib melewati Jembatan Kapuas II atau menggunakan jasa feri
penyeberangan. Latif mengatakan saat ini
polisi maupun instansi terkait seperti Dinas Perhubungan secara rutin melakukan
pengawasan berkaitan dengan perwa tersebut. Kedepannya, lanjut Latif, pihaknya
akan memperketat pengawasan dengan menempatkan anggota polisi di Jembatan
Kapuas I. Jenis kendaraan yang boleh lewat sudah diatur sesuai Peraturan Walikota. Kita akan mengintensifkan pengamanan
agar aturan yang dibuat tidak dilanggar, ka-

tanya disela meninjau Jembatan Kapuas I


didampingi Kasat Lantas Polresta Pontianak
Komisaris Boy Samola, Senin (27/11) siang.
Ikut menjadi permasalah, kata dia, sering
kali ditemukan kendaran yang mogok saat
melintas di jembatan. Mengakibatkan timbul
kemacetan. Maka kita himbau masyarakat
yang melalui jalur ini agar kendaraan yang layak jalan. Karena, jika mogok di atas jembatan
akan menimbulkan kemacetan yang menambah beban jembatan. Meski kami sudah menyiapkan mobil derek, kata Latif.
Ditempat terpisah Wali Kota Pontianak
Sutarmidji mengatakan, jauh sebelum jembatan
di Kutai Kartanegara ambruk, pihaknya telah
mengantisipasi di Jembatan Kapuas I. Kebijakan mengalihkan arus lalu lintas di jembatan
itu merupakan salah satu upaya mencegah
kelebihan beban. Makanya kita batasi truk
tidak boleh lewat di jembatan itu. Karena kebijakan itu saya sudah sering kena marah orang. Sekarang kalau sudah ada kejadian seperti di Kukar, mau apa ? Katanya, kemarin (28/
11). Makanya setiap kebijakan pemerintah
itu pasti ada dasarnya, tambahnya.
Jika Kementrian PU, kata Sutarmidji, akan
mengkaji kendaraan yang melintas di Jembatan
Kapuas I, jauh hari Pemkot Pontianak sudah
melakukannya. Namun jembatan tersebut
sepenuhnya tanggung jawab Pemerintah Pusat. Karena jalan negara, jembatannya tanggung jawab pusat. Jalan Ahamad Yani II, Ahmad Yani I, Veteran, Pahlawan, Sultan Hamid
II, Gusti Situt Mahmud, dan Khatulistiwa itu
jalan negara. Di sini ada balai sebagai perwakilan Kementrian PU, perhatikan itu. Nanti kalau sudah ada masalah baru ribut, tegasnya.
Saat ini kendaraan roda enam dan tronton
harus menggunakan Jembatan Kapuas II.
Melintasi Jalan Imam Bonjol dan Adisucipto.
Sutarmidji mengatakan, konsekuensinya, dua
jalan itu mesti dilebarkan karena terlalu sempit. Tinggal sekarang bagaimana melebarkan
Jalan Imam Bonjol dan Adisucipto. Kalau itu
statusnya jalan kota, sudah saya lebarkan,
ucapnya.Pemkot juga sudah mengupayakan
tidak ada rumah di bawah jembatan. Namun
dia merasa Pemerintah Pusat tidak begitu peduli tentang hal itu. Padahal jika terjadi hal yang

150 Pasangan Ikuti Sidang Itsbat Nikah Massal


Batam, Metropolitan Pos
Dalam rangka mewujudkan pelayanan prima Pengadilan Agama
(PA) Batam Kelas 1B mengelar Itsbat
nikah secara massal bagi masyarakat
Kota Batam. Tercatat 150 pasangan
yang mengikuti nikah massal. Bertempat di Kantor Pengadilan Agama
Kota Batam, Sekupang, Rabu (30/11)
kegiatan yang di hadiri Wakil Walikota Batam ini merupakan kerjasama
antara Biro Kesra Pemprov Kepri, PA
Kota Batam dan LSM PARI.
Ketua Pengadilan Agama Kota
Batam, Dasril ,SH, MH mengatakan
bahwa permohonan itsbat nikah secara
massal ini disponsori oleh Biro Kesra
Provinsi Kepri yang sebelumnya telah
di lakukan pendataan oleh LSM PARI,
yang secara resmi mengajukan permo-

honan dilakukannya sidang itsbat nikah


secara massal. Hal ini didasarkan pada
kondisi
bahwa
masih
banyak
masyarakat yang masih belum memahami peraturan perundang-undangan,
khususnya dalam hal pencatatan nikah,
dikarenakan adanya pemahaman di
bahwa Buku Nikah atau administrasi

pencatatan nikah belum begitu penting


keberadaannya, jelas Dasril.
Begitu pula dengan wilayah hinterland yang juga menjadi perhatian
tersendiri bagi PA Batam, untuk
mewujudkannya diadakan sidang keliling secara berkala oleh PA Batam,
jelas Dasril.
Wakil Walikota Batam, Rudi, SE,
MM dalam sambutannya mengatakan
sesungguhnya masih banyak warga
masyarakat Batam yang telah menikah tapi tidak mempunyai buku nikah. Dan sebagai warga masyarakat
yang baik seharusnya pasanganpasangan yang belum mencatatkan
pernikahannya secara administrasi
segera serelah menikah. Hal ini penting mengingat Jika tak tercatat, ke
depan, akan membawa implikasi hu-

kum bagi anak-anak mereka dan bahkan persoalan hukum lainnya.


Sebagai bentuk kepedulian Rudi
terhadap pasangan yang belum mencatatkan pernikahannya, Rudi akan
menanggung biaya pencatatan tersebut di masing-masing KUA. Setelah
sidang itsbat ini akan dilakukan penertiban administrasi buku nikah di
KUA masing-masing dimana pasangan tersebut tinggal, biayanya akan
saya tanggung, tegas Rudi.
Terakhir Rudi berpesan kepada
seluruh pasangan yang mengikuti
sidang Itsbat hari ini agar kesempatan ini dipergunakan dengan sebaikbaiknya dan diharapkan berjalan
dengan tertib dan teratur, sebagai
bentuk kepatuhan terhadap hukum
dan Undang-undang. Bernad

NUSANTARA
Wabup Samosir Hadiri
Peresmian Gereja
Katolik St.Alfonsus
Samosir, Metropolitan Pos
Wakil Bupati Samosir Ir. Mangadap Sinaga beserta Ibu menghadiri acara peresmian
Gereja Katolik St.Alfonsus di Tuktuk Sidaong Kecamatan Simanindo tanggal 26 November 2011. Acara peresmian gereja ini diawali
dengan prosesi pengalungan bunga kepada
Wakil Bupati Samosir serta Uskup Agung
Medan Mgr. AB. Sinaga OFM Cap yang dilanjutkan dengan upacara peresmian gereja secara Khatolik dengan dilakukan pengguntingan pita oleh Uskup Agung Medan Mgr. AB.
Sinaga OFM Cap.
Wakil Bupati Samosir Ir. Mangadap mengatakan bahwa Pemkab Samosir menyambut
baik pembangunan Gereja ini yang dalam pembangunannya didasari semangat persaudaraan
dan kesetiaan akan Tuhan. Bupati menegaskan bahwa pembangunan Gereja tidak terfokus pada pembangunan fisik semata tetapi
jemaat juga harus memahami arti pembangunan
Gereja melalui tiga unsur yaitu, Gereja sebagai
bangunan fisik yang harus dijaga dan dirawat
sebagai milik bersama, Gereja sebagai wadah
pembinaan mental dan spiritual, Gereja adalah Rumah Tuhan yang harus benar-benar
suci dan kudus.
Disamping itu juga Wakil Bupati berseta
Uskup Agung Medan dan pastor Paroki diberi
cindera mata ulos dari panitia dan diikuti pemberian sumbangan pembangunan dari Wakil Bupati Ir. Mangadap kepada panitia pembangunan
sebesar Rp.2.000.000. dimana dengan sumbangan tersebut dapat dilakukan untuk kebutuhan
gereja terutama dalam melengkapi sarana dan
fasilitas gereja St. Alfonsus. Sahat

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

MDGS KEPRI BAKAL JADI PILOT PROJECT


Batam, Metropolitan Pos
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) RI Agung Laksono bersama Gubernur Kepri, Muhammad Sani menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang kemitraan percepatan pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) di Kepri, Senin
(29/11) di Hotel Harris Batam Center. Dengan kesepakatan ini, beberapa
program pengentasan kemiskinan di provinsi Kepri akan dibantu dan didukung pemerintah pusat.
MDGs merupakan kerangka kerja pembangunan yang telah disepakati seluruh anggota PBB termasuk
Indonesia dan mempunyai delapan
sasaran. Pertama, memberantas kemiskinan dan kelaparan. Kedua,
mencapai pendidikan tingkat dasar
yang merata dan universal. Ketiga,
memajukan kesetaraan gender. Keempat, mengurangi tingkat kematian anak. Kelima, meningkatkan
kesehatan ibu. Keenam, menanggulangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lain. Ketujuh, menjamin kelestarian lingkungan. Kedelapan,
menjalin kerjasama global bagi
perkembangan kesejahteraan.
Menurut Agung Laksono jumlah
penduudk miskin di Indonesia sebanyak 12,49 persen atau 30 juta jiwa
dari total 235 jumlah penduduk Indonesia. Jumlah ini, sangat rawan
dan rentan untuk jatuh dalam
hidup yang lebih melarat. Dengan
demikian, MoU dengan Provinsi Ke-

pri dan Kota/Kabupaten di Kepri ini


sangat baik dan semoga bisa dicontoh bagi daerag hain dalam pelaksanaan percepatan pengentasan kemiskinan menuju MDGs, katanya.
Pemprov Kepri, sebut Agung
akan menjadi pilot project dalam
suksesnya program MDGs dalam
pengentasan kemiskinan. Agung
tertarik dengan program rehabilitasi rumah tidak layak huni di Kepri. Menurutnya, kedepan, bukan
hanya rehabilitasi rumah, tapi juga
satu kampung dengan melibatkan
stakeholder lainnya. Bukan hanya
rehab rumah saja, tapi juga disinergikan dengan program kesehatan,
Usaha Kecil Menengah (UKM), pendidikan, sekehatan, listrik, air dan
lainnya, papar Agung.
Selain Menkokesra, juga hadir
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Endang Rahayu Sedyaningsih. Dalam
paparannya, Menkes mengatakan
dalam mendukung MDGs, pemerin-

tah pusat salah satunya telah


melakukan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas)
untuk masyarakat miskin dan tidak
mampu. Saat ini, sebanyak 149
juta jiwa penduduk telah memiliki
jaminan kesehatan dengan berbagai
model seperti Jamkesmas; Jamkesda; Askes PNS, pensiunan dan veteran; JPK Jamsostek dan swasta
lainnya. Pada tahun 2014, seluruh
jaminan kesehatan sosial akan diselenggarakan oleh BPJS kesehatan
sebagaimana diatur dalam Undangundang BPJS, katanya.
Menkes juga berharap Bupati/
Walikota dalam mempercepat pencapaian MDGs agar dapat mengalokasikan pembiayaan yang memadai untuk kesehatan melalui APBD;

melakukan pengawalan pelaksanaan Jamkesmas dan Jampersal; menempatkan pencapaian MDGs sebagai prioritas; melakukan fasilitasi penempatan tenaga strategis kesehatan di wilayah terpencil, tertinggal, perbatasan dan pulau terluar;
dan memberikan perhatian khusus
pada upaya penanggulangan bencana dan kegawatdaruratan.
Gubernur Kepri, Muhammad
Sani mengatakanuntuk mendukung
pencapaian MDGs, pemprev Kepri
sudah menganggarkan Rp231 miliar untuk program-program pengentasan kemiskinan. Secara umum,
program pengentasan kemiskinan di
Kepri berjalan sukses. Akan dilanjutkan pada tahun anggaran selanjutnya, katanya.  Bernard

MoU Air Bersih Dengan Teknologi Reverse Osmosis


Kepri, Metropolitan Pos
Kebutuhan akan air bersih di kota
Tanjungpinang, kabupaten Bintan
dan sekitarnya belum dapat terpenuhi secara menyeluruh. Penyebab utamanya adalah keterbatasan sumber
air baku dan kapasitas produksi yang
dilakukan di PDAM. Air merupakan
kebutuhan yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan, ekonomi dan sosial, kata Wak-

il Gubernur HM Soerya Respationo


dalam sambutan penandatanganan
nota kesepakatan bersama dengan
sistem Penyediaan Air Minum dengan
Teknologi Reverse Osmosis, Senin (21/
11/2011) di Aula Kantor Gubernur.
Pemprov Kepri berupaya untuk
dapat memenuhi ketersediaan air
bersih bagi masyarakat Kepri secara
menyeluruh. Di wilayah Pulau Bintan misalnya, dengan meningkatkan
memanfaatkan sumber-sumber air

Diskes Kota Pekanbaru


akan Dirikan Posko KLB DBD
Pekanbaru, Metropolitan Pos
Selain terus meningkatkan fogging di sejumlah kawasan yang terjangkit demam berdarah dengue
(DBD), Dinas Kesehatan (Diskes) Kota
Pekanbaru, dalam waktu dekat juga
akan mendirikan sejumlah posko pemantau Kejadian Luar Biasa (KLB)
DBD di seluruh kecamatan.
Kepala Diskes Kota Pekanbaru, melalui Kepala Seksi Pemerhati Lingkungan,
M Napiri, mengatakan pendirian posko
KLB DBD bertujuan untuk melakukan
pemantauan secara menyeluruh terhadap korban yang terjangkit DBD.
Kita memang sudah mengagendakan
pendirian posko pemantau KLB DBD.
Tapi ini baru kita lakukan apabila kasus DBD ini terus mengalami peningkatan, ungkap Napiri.
Selain itu, lanjut Napiri, pihak
Diskes juga berencana akan mengaktifkan tenaga survealent Puskesmas,
agar turun secara langsung ke rumahrumah warga untuk membersihkan
perindukan nyamuk.
Hal itu dikarenakan kegiatan fogging yang dilakukan belakangan ini
dianggap tidak cukup untuk membasmi jentik nyamuk aedes aegypti tersebut. Pengasapan atau penyemprotan
hanya dilakukan apabila ada kasus.
Itu pun hanya boleh dilakukan satu
kali setahun di daerah yang sudah
dilakukan penyemprotan, jelasnya.
Di samping itu, pihak Diskes juga
sangat mengharapkan peran serta
masyarakat (PSM) dalam melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk
(PSN). Mulai dari rumah sendiri, tetangga, RT/RW, kelurahan, hingga
kecamatan. Kesadaran dan perhatian masyarakat juga kita harapkan untuk PSN. Jadi tidak hanya
melakukan atau melaksanakan 3M
saja, ujar Napiri.

Belum Dinyatakan KLB


Pemerintah Kota Pekanbaru dan
Diskes Kota Pekanbaru menyatakan
Pekanbaru belum tergolong KLB Demam Berdarah Dangue (DBD). Alasanya, selain masih terdapat
kekurangan beberapa kasus lagi, katagori KLB DBD yang ditetapkan Diskes Pekanbaru belum sesuai dengan
data DBD yang terjadi saat ini.
Pekanbaru belum bisa dikatakan
KLB. Sampai saat ini kita masih mengantisipasinya. Tentu kalau sudah
KLB, ada laporan dari Diskes, dan
yang tahu indikatornya itu kan
Diskes. Kalau Diskes belum nyatakan
KLB, tentu kita tidak bisa paksakan, demikian dikatakan Sekretaris
Daerah Kota Pekanbaru,HM Wardan.
Sejauh ini, lanjut Wardan, Pemko
Pekanbaru terus berupaya untuk
mengantisipasi meningkatnya kasus
DBD. Diskes dan pihak Puskesmas terus diminta melakukan kegiatan 3M
dan fogging di sejumlah kawasan
yang terjangkit kasus DBD. Kita
sudah bertindak secara intensif. Tim
kita baik Diskes dan puskesmas, terus
melakukan kegiatan 3M itu. Termasuk juga dengan terus melaksanakan
fogging, jelas Wardan.
Sementara itu, menanggapi tuntutan anggota Komisi III DPRD Kota
Pekanbaru, yang mendesak agar Diskes segera menyatakan KLB DBD,
Wardan, mengatakan pernyataan
itu tentunya harus berdasarkan penilaian dan bukti. Karena KLB DBD
baru bisa dinyatakan apabila indikator yang ditetapkan Diskes sudah terdapat dan terpenuhi dengan jumlah
kasus yang terjadi. Sekali lagi saya
bilang yang tahu indikator KLB DBD
itu adalah pihak Diskes. Kalau memang
sudah KLB, nanti akan saya tanyakan
lagi ke Diskes, ujarnya. Junael

baku yang ada seperti Waduk Sungai


Pulai, Galang Batang, Sungai Gesek,
Kolong Enam, Sungai Jago, Sungai
Lepan maupun Sungai Nyirih. Untuk jangka panjang, akan dilakukan
pembangunan estuary dam Busung
dan Dompak, kata Wagubkepri.
Kebijakan lain dalam pemenuhan
kebutuhan air bersih dalam jangka
pendek adalah dengan penyehatan
kembali PDAM Tirta Kepri berupa
peningkatan produksi air, perbaikan
jaringan distribusi serta penghitungan ulang tarif air minum. Keseluruhan program tertuang dalam Roadmap PDAM selama kurun waktu lima
tahun 2010-2015 dengan sumber
pendanaan berasal dari APBD Kepri
da APBN, katanya.
Keterbatasan sumber air baku guna
memenuhi kebutuuhan air bersi di
Provinsi Kepri ini juga menjadi perhatian utama Pemerintah Pusat dalam
hal ini Direktorat Jenderal Cipta Karya
Kementrian Pekerjaan Umum yang telah memberikan saran kepada Pemprov
Kepri untuk menerapkan teknologi baru
yakni teknologi Reverse Osmosis (RO).
Sebuah teknologi baru yang telah diterapkan oleh banyak negara, dengan
sistem pemanfaatan air laut diolah men-

jadi air bersih yang layak untuk diminum. Sebagai wilayah yang memiliki
96 persen lautan dan dengan pemanfaatan air laut diolah menjadi air bersih, diharapkan penerapan teknologi
tersebut mampu memenuhi kebutuhan
air bersih di kota Tanjungpinang dan
sekitarnya, urainya.
Kerjasama antara Pemerintah
Pusat dengan Pemprov Kepri ini direncanakan akan dibangun di lokasi Pinang Marina, Kelurahan Kamboja,
kecamatan Tanjungpinang Barat.
Nantinya akan melayani kebutuhan
air bersih di zona satu yang mencakup wilayah pasar, Tanjung Unggat,
Kelurahan Kamboja, Jalan Ir Sutami
dan wilayah sekitarnya.
Adanya penerapan teknologi RO
ini merupakan langkah awal dan pilot project dalam mengatasi krisis kebutuhan air minum di Kota Tanjungpinang
yang
nantinya
dapat
berkembang dan diharapkan dapat
melayani zona-zona lainnya. Pemprov Kepri mengucapkan terimakasih
sebesar-besarnya kepada pemerintah
pusat, Pemko Tanjungpinang atas
dukungannya dalam penyediaan air
minum dengan teknologi RO ini, semoga dapat terlaksana dengan baik

dan lancar,pungkasnya.
Direktur Jenderal Cipta Karya
Kementrian
Pekerjaan
Umum,
Budiyuwono Prawiro Sudirjo menyambut positif kesepakatan bersama
tersebut dan berkomitmen mengalokasikan dana sebesar Rp35 miliar
dalam tahun anggaran tahun 2012
untuk proyek pembangunan intake
yang diperkirakan mampu memproduksi air bersih sedikitnya 50 liter tiap detiknya, serta bersedia
melakukan pembangunan jaringan
distribusi utama. Sedang Pemprov
Kepri dan Pemko Tanjungpinang
mengalokasikan jarangan distribusi,
sambungan rumah serta keperluan
lain agar SPAM RO dapat berfungsi
untuk melayani masyarakat, kata
Budiyuwono Prawiro Sudirjo.
Penyediaan air bersih dengan
menggunakan teknologi RO membutuhkan keahlian dan kedisiplinan
yang tinggi dalam pengoperasian. Disatusisi biaya operasional dan pemeliharaan juga relatif tidak murah. Penerapan teknologi RO membutuhkan
biaya yang tidak sedikit, dan pemerintah daerah juga harus melakukan
sosialisasi terlebih dahulu kepada
masyarakat, pungkasnya.  Junael

Bupati Bandung Serahkan Sertifikat Tanah Gratis


Bandung, Metropolitan Pos
Sebanyak 2.200 bidang tanah yang
telah disertifikatkan secara gratis, diserahkan Bupati Bandung H. Dadang
Mohamad Naser, SH, S.Ip kepada ratusan warga Kab. Bandung di Gedung
Moh. Toha- Soreang, Senin (28/11).
Sertifikat gratis tersebut merupakan
hasil kegiatan program strategis Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung
Tahun 2011 yang dibiayai APBN.
Penserifikatan gratis ini merupakan salah satu perhatian pemerintah
untuk mengentaskan kemiskinan dibidang pertanahan, oleh karena itu
manfaatkan tanah tersebut unuk peningkatan ekonomi keluarga... ucap H.
Dadang M Naser, SH, S.Ip. turut hadir
Kepla Kantor Pertanahan Kab. Bandung
Ir. Esti Prajoko, M.Si, Asisten Pemerintahan H. Yudhi Haryanto, SH, S.Ip serta sejumlah camat dan kepala desa.
Menurut Dadang M Naser, selain
memiliki fungsi sosial, tanah juga
memiliki fungsi ekonomi. Untuk kepentingan ekonomi, tanah menurutnya bisa menjadi agunan ke lembaga
resmi untuk memperoleh kredit uang
demi peningkatan usaha keluarga.
Jangan sekali-kali mengagunkan

sertifikat tanah ke rentenir, bisa berabe... tambah Dadang M Naser.


Ir. Esti Prajoko, M.Si menyebutka
pihaknya telah menerbitkan sertifikat tanah gratis tahun 2011 sebanyak 2.200 bidang, terdiri tanah prona 1.500 bidang, redistribusi 300
bidang, usaha menengah kecil 200
bidang dan sertifikat tanah untuk
masyarakat berpenghasilan rendah
186 bidang. Lokasi tanah tersebut
menurutnya tersebar di 23 kecamatan dan 46 desa.
Sejak tahun 2008 s/d 2010, Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung
menurut Esti Prajoko telah melakukan legalisasi aset tanah, masingmasing redistribusi tanah 1.500

bidang, prona 500 bidang, UMK 479


bidang. Kita harapkan pada tahun
2012 mendatang penserifikatan
tanah prona bisa mencapai 2.000
bidang... ungkapnya.
Program Strategis Badan Pertanahan Nasional menurut Esti Prajoko
merupakan langkah terobosan pemerintah untuk mempercepat pensertifikatan tanah. Seluruh biaya
untuk sertifikat ini berasal dari
APBN... kata Esti Prajoko. Program
tersebut menurutnya dilakukan dengan berbagai langkah, diantaranya
reforma agraria, pengendalian pertanahan
dan
pemberdayaan
masyarakat serta penertiban tanah
terlantar, penyelesaian sengketa
tanah, percepatan legalisasi aset
tanah masyarakat serta pengembangan akses tanah masyarakat pada
pelayanan pertanahan.
Untuk mempercepat pelayanan
penserifikatan tanah dan sosialisasi,
Kantor Pertanahan Kab. Bandung kini
melakukan pelayanan secara mobile
atau bergerak. Kita datangi lansung
ke desa-desa yang ada disegala penjuru, istilahnya kita jemput bola langsung tuturnya.  Antonius

10

DAERAH

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

Bimbel GO di SMPN 2 Cileunyi Atas Izin Disdik


Bandung, Metropolitan Pos
Bimbel di SMP Negeri 2 Cileunyi, perlu di
pertanyakan legalitasnya, seperti pemberitaan
di SK Metropolitan Pos Jakarta edisi 018,, yang
memaparkan adanyan kegiatan Bimbel GO,
untuk mengikuti kegiatan ini di kenakan biaya
seperti uang Bimbel sebesar Rp.330.000 persiswa dan uang pendaftaran sebesar Rp.50.000
persiswa. Kegiatan Bimbel ini dilakukan
didalam lingkungan sekolah, yang mempergunakan fasilityas Pemerintah, seperti gedung,
karena langsung menggunakan bangunan SMP
Negeri 2. Saat hal ini di konfirmasi ke pihak
sekolah dan ketika itu bertemu dengan ibu Aries Triwidajati.S S.pd di ruang kerjanya, yang
menjabat sebagai bendahara, memberikan keterangan bahwa segala persuratan mengenai legalitas MoU antara SMP Negeri 2 dengan Bimbel GO ada di bu Lisde, ada di lemari bu Lisde
kebenaran bu Lisde hari ini ada
keperluan.Ketika dikonfirmasi bahwa fasilitas
yang dipergunakan adalah milik pemerintah, bu
Lisde menjawab dengan nada sedikit tinggi, semua itu tertuang di MoU tersebut, kebenaran
saya tidak memegang MoU itu, ketika saya
menjelaskan blablabla.bla.saya takut
memberi steatment yang salah. Jadi mengenai
keuntungan, fee, dan legalitas telah tertuang di
dalam MoU tersebut.
Diklarifikasi mengenai sejauh mana kebenaran informasi yang masuk ke Redaksi Metropolitan Pos bahwa kegiatan Bimbel ini di
monopoli oleh orang tertentu, guru-guru yang
ada tidak terlibat sama sekali dan tidak mengetahui berapa dana yang di dapat dari kegiatan
tersebut dan di alokasikan kemana, di samping itu ada informasi bahwa di sekolah ini
tidak tunjangan kesejahteraan guru seperti di
sekolah yang lain yang telah berlebel RSBI bu
Aries memberikan keterangan lhoh kenapa di
monopoli kebenaran bu Lisde sebagai wakil
Kepala Sekolah, jadi bu Lisde yang menangani, nanti kalau bu Lisde ada pasti di tunjukkan
MoU nya, Bu Aries balik bertanya, bapak
dapat informasi dari mana bahwa di sekolah
ini tidak ada kesejahteraan guru? juga menyatakan minta izin bahwa anak didiknya lagi
ujian dan punya waktu 5 menit, sambil meninggalkan ruangan. Beberapa hari berikutnya
Metropolitan Pos datang kembali menyambangin sekolah ini, dan langsung bertemu den-

gan bu Lisde di ruang kerjanya, saat di minta


tanggapan mengenai pemberitaan mengenai
SMP Negeri 2, yang di beritakan oleh Metropolitan Pos, bu Lisde langsung memprotes
pemberitaan tersebut dan balik bertanya, Boleh
tau nggak nara sumber bapak siapa dan apa
tujuan bapak memberitakan hal ini apakah
untuk menjatuhkkan sekolah atau menjelekjelekkan sekolah? Redaksi Metropolitan Pos
menerangkan bahwa seorang Jurnalist memiliki kode etik sesuai dengan UU pokok Pers
No.40 tahun 1999, tetapi bu Lisde tetap ngotot menanyakan narasumber, dan berkali-kali
bertanya untuk apa hal ini diberitakan. Metropolitan Pos menjelaskan bahwa kedatangan
Metropolitan Pos untuk mengklarifikasi mengenai sejauh mana kebenaran informasi yang
di terima Redaksi. Bu Lisde memaparkan bahwa Bimbel GO atas permintaan orang tua dengan alasan supaya anak lebih praktis tidak kemana-mana.Ketika diminta untuk menunjukkan Mou nya, bu Lisde menyatakan saya akan
menunjukkan MoU-nya apabila bapak
menunjukkan siapa narasumber bapak, Bimbel disini untuk meningkatkan kualitas mutu,
dan telah memiliki izin dari Dinas Pendidikan
Kabupaten Bandung.
Awalnya berdirinya Bimbel ini atas permintaan orang tua, dan kegiatan ini telah berlangsung selama 3 tahun, saat di konfirmasi
mengenai ada berapa jumlah murid yang
mengikuti Bimbel tersebut, juga berapa dana
yang terkumpul dan dialokasikan kemana?
Mengingat kegiatan ini telah berlangsung selama 3 tahun, bu Lisde memberikan keterangan
mengenai jumlah murid tidak begitu ingat, saya
hanya mengingat-ingat tahun 2009 ada lebih
kurang 12 s/d 15 siswa, tahun 2010 lebih
kurang 15 siswa dan tahun 2011 sebanyak 46
siswa, kalau mengenai dana yang terkumpul
semua itu yang tau GO.
Kalau di amati sepertinya bu Lisde ini sangat keberatan mengenai Bimbel ini untuk di
publikasikan sepertinya dia takut hal ini terbongkar ke public mengenai seberapa banyak
dana yang terkumpul dan di alokasikan kemana
apakah ke kantong pribadi atau kroni, dan bu
Lisde juga seolah-olah tidak mengerti apa tugas
fungsi seorang Jurnalist karena sangat tertutup
dalam member keterangan terbukti saat di minta untuk menunjukkan MoU mertasa sangat

Proyek saluran dikerjaan abal-abal ........................ sambungan hal 1


dari air kali, jebolnya pintu air dan
mampet serta rusaknya gorong-gorong di lingkungan masyarakat maupun di jalan raya.
Melihat kondisi ini membuat prihatin Anggota Komisi D DPRD DKI
Jakarta, H.Muhammad Guntur,
SH,MM. dalam rapat Komisi D beberapa waktu lalu mempertanyakan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU)
DKI Jakarta, tentang perbaikan saluran air atau kali, dalam hal ini untuk
menuntaskan banjir, baik banjir
curah hujan maupun banjir kiriman,
tetapi banjir kiriman tidak dikhawatirkan karena sudah ada BKT yang
dapat menampung air, kalau curah
hujan turun di Jakarta terus menerus
ini yang bahaya, kata Guntur.
Guntur mengatakan pengerukan
dan perbaikan gorong-gorong terkesan
DPU DKI Jakarta tidak serius, walaupun anggaran cukup besar tidak dapat
mengurangi banjir, bahkan semakin
menambah penderitaan, kalau
pengerukan dikerjakan dengan benar
dan gorong-gorong harus bersih bisa

memberikan solusi, tambah Guntur.


Bahaya banjir yang masih menghantui di daerah Cibubur, karena terdapat dua kali, tetapi satu kali sudah
mati, apabila musim hujan datang
akan menimbulkan banjir ke perumahan Hankam Cibubur, walaupun
sudah dilaporkan ke DPU, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan.
Guntur menambahkan perbaikan
gorong-gorong tahun 2011 yang baru
selesai di jalan protokol Sudirman
menjadi target yang selama ini mengalami banjir waktu hujan, Cuma
sayang dalam pengerjaannya agak
lamban sehingga sering terjadi kecelakaan lalu lintas, tandas Guntur.
Perbaikan gorong-gorong di
Sudirman menurut Guntur menjadi
acuan dan pelajaran bagi pejabat DPU
DKI Jakarta, apabila tidak berguna
dan masih menimbulkan banjir, berarti kinerja DPU dipertanyakan, ini
jalan protokol, malu kan, saya akan
tunjuk jari dan harus di evaluasi kepada DPU DKI Jakarta, cetus Guntur. NRM

PIMPINAN BESERTA SELURUH STAF


DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN
PROVINSI BANTEN
Mengucapkan

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1433 H


( 27 NOVEMBER 2011)
tertanda
Ir. H. AGUS M. TAUCHID S., M.Si.
Kepala Dinas

keberatan, hal ini bertolak belakang dengan keterangan bu Aries sebelumnyabahwa siap untuk menunjukkan MoU antara SMP Negeri 2
dengan Bimbel GO, dan di MoU tersebut telah
tertuang mengenai pembagian keuntungan dan
fee, ternyata setelah bertemu dengan bu Lisde
memberikan keterangan yang bertolak belakang,
menurut persi bu Lisde semua keuangan yang
mengelolah adalah Bimbel GO dan terbukti dia
tidak berani menunjukkan MoU tersebut, karena
kemungkinan takut terbongkar, berapa fee yang
sebenarnya yang di dapatkan dalam hal ini di
harapkan Disdik Kabupaten tegas dalam menganani hal ini, dan harus menelusuri siapa sebenarnya yang memberikan izin karena mengingat fasilitas tersebut adalah milik Pemerintah,
karena menurut pengamatan kami mengenai hal
ini tidak sesuai dengan UU No.28 tahun 1999
tantang penyelenggara Negara yang bersih
KKN.Karena public juga mengerti apa yang di
sebut KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)
Korupsi adalah: tindak pidana sebagai mana
yang di maksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang tindak pidana korupsi, Kolusi adalah: pemufakatan atau kerja sama secara melawan hukum antar
penyelenggara atau penyelenggara Negara dan
pihak lain yang merugikan orang lain,
masyarakat dan atau Negara, Nepotisme adalah: setiap perbuatan penyelenggara Negara
secara melawan hukum yang menguntungkan
kepentingan dan atau kroni di atas kepentingan
masyarakat, bangsa dan Negara.Publik juga
mengerti asas-asas penyelenggara Negara antara lain asas kepastian hukum: asas yang mengutamakan landasan peraturan perundang-undangan, kepatutan, dan keadilan dalam setiap
kebijakan penyelenggara Negara, asas tertip,
asas keterbukaan. MS/FL

Kepala UPTD Marga asih Terima Suap ?


Bandung, Metropolitan Pos
Kepala UPTD Margaasih diduga
melanggar PP 53 tahun 2010 Bab II
ayat 1 dan 2 tentang Larangan PNS
dan UU No.31 tahun 1999 pasal 12b
Jo UU No.20 tahun 2001 tantang
Penyelenggaraan Negara bagi Pegawai Negeri Sipil yang menerima
Gratifikasi.
Hasil investigasi Metropolitan Pos
di lapangan, bahwa kuat dugaan Kepala UPTD Margaasih telah menerima
Gratifikasi dari beberapa oknum guru
di Kecamatan Cileunyi. Hal tersebut
berawal dari laporan salah satu korban oknum guru yang kesal nenunggu pengangkatan Kepala Sekolah,
menyampaikan kekecewaannya lewat SMS kepada Metropolitan Pos, yakni kesimpulan isi SMS tersebut bahwa
Kepala UPTD Margaasih telah meminta uang kurang lebih 10 juta rupiah
per orang kepada masing-masing
oknum guru di kec.Cileunyi
Awalnya kepala UPTD Margaasih
tersebut mengiming-imingkan kepada oknum guru, untuk diangkat sebagai Kepala Sekolah, dengan catatan
oknum tersebut siap membayar
sejumlah uang yang nilai nominalnya kurang lebih sebesar 10 juta rupiah per orang kepada Drs.Dede dani
yang saat itu menjabat sebagai Kepala UPTD Cileunyi.,Disaat oknum guru
tersebut telah menyerahkan dana
yang disepakati, tenyata sampai detik ini tidak ada pengangkatan sebagai
Kepala Sekolah,sehingga mereka
merasa jenuh dan tertipu, sehingga

para oknum guru meminta uang


kembali, akan tetapi kepala UPTD
tidak mau mengembalikan karena
alasan tidak ada bukti hitam di atas
putih.
Korban oknum guru juga mengatakan tidak menutup kemungkinan
korban yang sudah memberi uang
pelicin tersebut sekira 9 orang tapi
yang saya tau adalah hanya 4 0rang,
berikut meng-SMS nama nama korban oknum guru tersebut kepada
Metropolitan Pos.
Informasi dan keterangan tersebut
di atas di benarkan oleh Kepala UPTD
Margaasih Drs.Dede dani kepada Metropolitan Pos di ruang kerjanya mengatakan bahwa hal tersebut diatas benar, tapi karena mereka memberi
maka saya menerima lagi pula tidak
ada bukti, kemungkinan besar Drs.
Dede dani punya prinsip ini tidak akan
mungkin terbongkar karena para
oknum guru saat menyerahkan uang
tidak dilengkapi dengan kwitansi, sehingga tidak memiliki barang bukti,
disamping itu juga Drs.Dede dani berpikir mereka para oknum guru tidak
akan berani mengungkap hal ini.
Bila kita menyikapi hal ini, seolaholah Drs.Dede dani tidak mengerti
mengenai
perundang-undangan
yang berlaku di Negara ini seperti UU
No.28 tahun 1999 tentang penyelenggara Negara yang bersih KKN, PP
53 tahun 2010 tentang kedisplinan
Pegawai Negeri Sipil, ataukah mungkin Drs.Dede dani merasa kebal
hukum?. MS

Nazar ketemu SBY sebelum kabur ...................................................................................................... sambungan hal 1


Nazaruddin merupakan pemilik
PT Anak Negeri.
Beberapa hari kemudian terjadi
penyerahan kedua. Kali ini diterima
oleh staf Keuangan PT Anak Negeri,
Oktarina Furi alias Rina, yakni cek BCA
nomor AN 232116 dengan nominal Rp
1,12 miliar dan cek nomor 232170 dengan nominal 1,05 miliar. Cek tersebut dicairkan pada 18 Februari 2011,
kata Kadek dalam sidang yang dipimpin oleh Darmawati Ningsih.
Penyerahan terakhir pada Maret
2011, berupa selembar cek Bank Mega
nomor 578809 dengan nominal Rp
335,7 juta yang diterima Yulianis. Cek
tersebut dicairkan tanggal 4 April 2011.
Kelima lembar cek tersebut diserahkan
oleh Mohammad El Idris (manajer pemasaran PT DGI), kata Kadek.
Cek diberikan karena Nazaruddin
telah mengupayakan PT DGI untuk
memenagi proyek pembangunan Wisma Atlet. Padahal, selaku penyelenggara negara, suami Neneng Sri
Wahyuni yang saat itu menjabat anggota Komisi III DPR tersebut tidak boleh
mengatur proyek dengan maksud
mendapat imbalan dari pihak lain.
Perbuatan terdakwa bertentangan
dengan Pasal 5 angka 4 UU Nomor 28
Tahun 1999 dan Keputusan DPR RI
Nomor 16/DPR-RI/I/2004-2005 tentang Kode Etik DPR RI, papar Kadek.
Jaksa menjerat Nazar dengan tiga
pasal UU Pemberantasan Tindak Pi-

dana Korupsi. Dakwaan pertama dengan Pasal 12 huruf b dengan ancaman hukuman penjara paling lama
20 tahun. Dakwaan kedua berdasarkan Pasal 5 ayat 2 juncto Pasal 5 ayat
1 huruf b dengan ancaman hukuman
penjara maksimal lima tahun. Dakwaan ketiga menggunakan Pasal 11
dengan ancaman pidana maksimal
lima tahun.
Dipanggil ke Cikeas
Dalam sidang, Nazaruddin juga
menyebutkan bahwa dirinya menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyo
yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Pertemuan tersebut dilakukan 23 Mei 2011 sesaat sebelum
kabur ke Singapura dengan alasan berobat. Pada tanggal 23 Mei saya dipanggil SBY ke Cikeas dan pengurus Partai
Demokrat yang lain, ujarnya.
Tetapi, kata Nazaruddin, pertemuan itu tidak pernah ditanyakan
oleh penyidik KPK. Penyidik menyetop (saat Nazar ingin menjelaskan pertemuan itu). Dia (penyidik) minta
(dijelaskan) dari (kepergian ke) Singapura saja. Ini kenapa? Jelas ada yang
ingin ditutup-tutupi, tuding Nazar.
Seperti diketahui, Nazaruddin
menjadi buron internasional karena
melarikan diri ke luar negeri. Pelarian mantan politikus Partai Demokrat
itu berawal pada 23 Mei 2011. Hari
itu Nazaruddin meninggalkan Indo-

Cut Tary: Jangan Lihat dari Sisi Buruknya Saja


AKTRIS dan presenter Cut Tary
berharap, agar masyarakat (pemirsa) bisa lebih melihat dan menghargai karya nyata atau sisi positif seseorang, bukan hanya kesalahan atau
sisi buruknya saja.
Kalau membawakan acara itu
selalu tampil dengan imej baru. Saya
sudah 20 tahun di entertainmen, stasiun tv bisa melihat karya, bukan
problem. Bukan sisi yang itu-itu lagi
(kasus video porno), tutur Cut Tary
dengan suara bergetar di Studio
ANTV Epicentrum Walk, Kuningan,
Jakarta, Rabu (23/11).
Kalimat tersebut keluar dari mulut Cut Tary -menanggapi pertanyaan seorang wartawan yang mengungkit kembali soal kasus yang menimpanya- pada saat kini dia dipercaya kembali bersama Indra Herlambang dan Uli Herdinansyah sebagai
presenter dalam program baru besutan ANTV bertajuk Friends
Sebagaimana diketahui, Setelah
lama menghilang lantaran skandal
kasus video porno dengan Ariel Peterpan tahun 2010 lalu, Cut Tary

nesia menuju Singapura, tepat sehari


sebelum KPK meminta Ditjen Imigrasi mencegah yang bersangkutan pergi ke luar negeri. Kemudian KPK mengumumkan Nazaruddin sebagai tersangka pada akhir Juni.
Tak lama berselang, Nazaruddin
resmi menjadi buron Interpol pada 5
Juli 2011. Perburuan terhadap dia
berakhir setelah yang bersangkutan
ditangkap oleh polisi Kolombia pada 7
Agustus 2011.
Wakil Ketua Dewan Pembina DPP
Partai Demokrat, Marzuki Alie membenarkan bahwa Nazaruddin dipanggil ke Cikeas sebelum melarikan diri.
Namun, dia membantah panggilan
tersebut untuk berkoordinasi. Menurutnya, Nazaruddin dipanggil ke Cikeas karena akan dipecat dari jabatannya sebagai bendahara umum sekaligus sebagai kader Demokrat. Bukan
koordinasi. Waktu mau dipecat, dia dipanggil ke Cikeas oleh Dewan Kehormatan. Jadi sebelum dia dipecat, dipanggil dulu. Begitu dipecat, dia langsung
pergi, ujar Marzuki di gedung DPR.
Mantan sekjen DPP Partai Demokrat
itu menambahkan, pemanggilan terhadap Nazar dilakukan oleh Dewan
Kehormatan (DK) yang diketuai Susilo
Bambang Yudhoyono. Dalam pertemuan tersebut SBY didampingi Sekretaris DK Amir Syamsuddin serta anggota DK, Anas Urbaningrum, Jero
Wacik, dan EE Mangindaan. Red

................................. sambungan hal 1

akhirnya kembali lagi ke layar kaca.


Pemain sinetron Dewi Fortuna itu
tampil dengan imej yang baru dan
sudah meninggalkan masalah masa
lalunya. Tary seolah telah menemukan dunianya kembali.
Memilih Cut Tary sebagai salah
satu pengisi acara memang sudah dipikirkan oleh ANTV. Karena mereka
menilai sosok Tary cocok dengan konsep program baru tersebut.
Buat kami, kami ingin lihat ke
depannya. Enggak ada salahnya
kan? Secara konsep kami ingin cari
yang pas, kalem, bersinar, dibawanya santai. Nanti kami lebih mengutamakan ke Indra Herlambang. Cut
Tary punya karakter sendiri juga,
mereka kita bawa ke program yang
catchy. Yang pasti enggak infotainmen, papar Direktur Program
ANTV, Otis Hahijari.
Indra, Tari, dan Uli merasa senang
karena mereka bisa reuni dalam acara yang tayang tiap Senin sampai
Jumat itu. Mereka bertiga memang
bersahabat sejak lama karenanya tak
butuh trik khusus untuk bisa terlihat

klop di layar kaca. Ketiganya juga tak


merasa kesulitan untuk menyatukan
chemistry dalam Friends.
Kalau ngobrol bareng kan suka
ketawa-tawa dalam suasana apa pun,
kalau kumpul bertiga memang begitu. Kita nggak bisa pelajari hal itu
dari luar ya, ngalir saja, susah
mendapatkan partner yang klop luar
dalam seperti ini, ucap Indra.
Dan kita memang udah punya
chemistry yang nggak bisa ditemuin
di mana-mana ya, sudah saling percaya, satu sama lain saling care. Kita
sayang satu sama lain. Kita sudah
seperti sebuah keluarga kecil, kata
Cut Tari menimpali ucapan Indra.
Satu hal yang menyenangkan
dari acara ini karena acaranya namanya Friends jadi kami nggak berperan jadi siapa pun, kami jadi diri
sendiri, tambah Indra.
Friends mengusung format light
talkshow yang membahas tentang news
dan sport. Mereka akan membahas semua tema dengan sudut pandang masing-masing dalam program yang berdurasi 60 menit tersebut. Solihin

11

SAMBUNGAN

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

Terjadi di Desa Pardomuan Satu ................................. sambungan hal 1


Seperti, kepemilikan tanah yang
sebenarnya di Desa Pardomuan Satu,
Kecamatan Pangururan, Kabupaten
Samosir, dengan lebar 5 meter, panjang 12 meter dengan nomor Kavling
116 milik Saur Friana Sitanggang,
dengan batas batas sebagai berikut, sebelah Timur jalan Nahum Situmorang,
sebelah Utara Kavling 116A milik Bangun Tamba, sebelah Selatan Kavling
117 milik Posman Simbolon, sebelah
Barat, Danau Toba.
Polisi setempat harus menyikapi
setiap permasalahan yang ada di Desa
Pardomuan Satu, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, untuk
mengantisifasi setiap persidangan
dipengadilan.
Jenri Sitanggang, ilmu Hukum
Universitas Azzahra Jakarta, sebagai

Pemimpin redaksi (Pemred) Metropolitan Pos, menghimbau kepada


masyarakat desa Pardomuan Satu, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, supaya sadar atas kepemilikan
tanah tanah di Pangururan Samosir,
dan diminta supaya tidak mencoba
coba merampas tanah milik orang lain,
resikonya akan di eks sekusi dan siap
menanggung kerugian materi, jadi lebih baik kita membeli daripada merampas hak orang lain, kalau tidak mau
berurusan dengan pidana penjara.
Apalagi permasalahan tanah sangat
rumit, di kota kota besar mafia tanah
sudah banyak masuk penjara, terlibat
pemalsuan surat tanah, merampas
tanah orang, seperti, DL Sitorus terlibat
kasus tanah sekarang sedang dalam tahanan lapas Salemba di Jakarta. Tim

Anggaran habis digrogotin pejabat ......................... sambungan hal


Dijelaskan, Berlin Siahaan, satpam sudah diajarkan berbohong untuk menanggung dosa korupsi pejabat Sudin Perumahan dan Gedung
Pemda Jakarta Pusat, pada hal melindungi pejabat itu sendiri, untuk memperkaya diri sendiri.
Dijelaskan juga, seperti, perbaikan
saluran lingkungan permukiman saluran jalan orang RW 05 Kelurahan Karet
Tengsin Pekerjaan konstruksi dengan
pagu, sebesar Rp470.400.000,- dengan
pelaksana pemenang Anggadita Teguh
Putra, jalan Kebon Sirih Timur Dalam
No 28 Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, dicurigain
perusahaannya, perbaikan prasarana
lingkungan permukiman saluran jalan
orang RW 08 Kelurahan Pegangsaan
pekerjaan konstruksi dengan pagu sebesar Rp898.800.000,- dengan pelaksana CV Lajur Sejahtera, jalan Raya Penggilingan komp PIK Blok D No 6, perbaikan prasarana lingkungan permukiman saluran jalan orang RW 04 Kelurahan Kebon Sirih pekerjaan konstruksi sebesar Rp949.200.000,- dengan pelaksana CV Danau Toba Indah, jalan
MHT KP Besar Cipinang Besar Selatan,
Jakarta Timur, perbaikan sarana
lingkungan pemukiman saluran jalan
orang RW 07, 08 Kelurahan Karang
Anyar, pekerjaan konstruksi dengan

pagu sebesar Rp798.000.000,-dengan


pelaksana Geminka Mandiri, jalan Kebon sirih Timur Dalam No 28 Kelurahan
Kebon Sirih Kecamatan Menteng, Jakpus, perbaikan prasarana lingkungan
permukiman saluran jalan orang RW
03 Kelurahan Mangga Dua Selatan pekerjaan konstruksi dengan pagu sebesar Rp394.800.000,-dengan pelaksana
CV lajur Sejahtera, jalan Raya Penggilingan Komp PIK Blok D No 6, perbaikan sarana lingkungan pemukiman saluran jalan orang Gg XV RW 05 Kelurahan Kramat pekerjaan konstruksi pagu
sebesar Rp596.400.000,-dengan pelaksana CV Kristahas Mulia, jalan percetakan Negara No 27 C Rt 23/ 007 Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, perbaikan prasarana lingkungan permukiman saluran jalan orang RW 01 Kelurahan Menteng pekerjaan konstruksi dengan pagu sebesar Rp949.200.000,-pelaksana Takashita hobashi, jalan Komplek pertokoan pulo mas Blok II No 1,
jalan Perintis Kemerdekaan Pulo Gadung, perbaikan sarana lingkungan pemukiman saluran jalan orang Gg VI RW
05 Kelurahan Kramat pekerjaan konstruksi
dengan
pagu
sebesar
Rp798.000.000,-pelaksana CV Kristahas Mulia, jalan percetakan Negara
No 27 C Rt 023 / 007 Kelurahan Johar
Baru, Jakarta Pusat. Peris

Kasus korupsi Zainal Soleman belum dilimpahkan ........................................................... sambungan hal 1


Pengadaan Drum band untuk SD
belanja modal pengadaan alat musik
kesenian sebesar Rp2.069.800.000,, pengadaan buku sejarah nasional
Indonesia SD SMP belanja modal pengadaan buku sejarah sebesar
Rp5.054.200.000,Tipikor Polda Metro Jaya belum
menjadikan tersangka korupsi uang
Negara pejabat Sudin Pendidikan
Dasar Kota Administrasi Jakarta Pusat hingga saat ini diduga di jadikan
ATM berbulan bulan oleh oknum.
Intruksi Presiden No 5 tahun 2004
tentang percepatan pemberantasan
korupsi tidak dijadikan acuan untuk
memberantas korupsi APBD yang
merugikan Negara tiap tahun.
Laporan pertanggungjawaban
(LPJ) dan surat pertanggungjawaban
(SPJ) diduga direkayasa oleh pejabat
Suku dinas Pendidikan Dasar Kota
Administrasi Jakarta Pusat. Barang
tersebut fiktif tidak ada sebagian dan
tidak sesuai volume anggaran yang
ditentukan di data billy quantity.
Selain itu perusahaan pelaksana
tidak jelas hanya direkayasa dan tidak
diketahui Direktur Utama Perusahaan pelaksana tersebut bahwa pekerjaan itu dikerjakan. Sehingga
uang negera dirampok pejabat bersangkutan dengan merugikan Negara miliaran rupiah.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus turut serta memberantas korupsi anggaran di pemda DKI
Jakarta, sesuai Intruksi Presiden (Inpres ) No 5 tahun 2004 tentang Percepatan pemberantasan korupsi di Indonesia. Jenri/ Peris.
Praktek dugaan tindak pidana korupsi di Suku Dinas Pendidikan Dasar
Jakarta Pusat (Sudin Dikdas Jakpus)
semakin jelas dan nyata. Modus operandi tindak pidana korupsi itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai sejak awal perencanaan, proyek fiktif,
pengaturan pemenang lelang, dan
pengadaan fiktif, serta praktik monopoli oleh sejumlah rekanan tertentu.
Salah satu di antaranya adalah,
proyek Papan Nama Sekolah Dasar (SD)
100 lokasi di Jakarta Pusat menjadi
lumbung duit bagi pejabat Sudin Dikdas Jakpus dan pemborong tertentu.

PT. Sumber Kalbar Lestari bekingi Zircon illegal ...................................................................... sambungan hal 1
Tidak adanya kegiatan PT. SKL,
sejak adanya tim dari Pihak Polres
Ketapang, yang turun kelapangan,
tepatnya pada lokasi IUP PT. SKL, sampai dengan bulan (11/2011) ini kata
Sekdes Kedondong Borhanudin.
Pada (28/11) jam 1.30 Wib, Metropolitan Pos konfirmasi kembali
kepada Kusmono Kepala Desa Kedondong, Kecamatan Kendawangan. Dikediamannya Kusmono
membenarkan,
penjelasan
Sekdesnya. Bahkan Kusmono menjelaskan Kepada Mtropolitan Pos,
bahwa pada tahun 2010 bulan
Agustus, PT. SKL mulai oprasi ditangkap oleh pihak Polres Ketapang.
Barang bukti jenis pasir zircon,
kurang lebih 3 ton milik PT. SKL, berasal dari luar IUP-nya dibawa ke Polres. Uang sayapun kata Kusmono, sampai saat ini sejumlah 3 juta, yang dipinjam Atiang dugunakan untuk mengangkut barang bukti pada waktu itu,
tidak dikembalikan oleh Atiang.

Sejak itulah, sampai saat ini


tidak ada lagi kegiatan PT.SKL. Selain itu kata Kusmono, pihak PT. SKL
pada waktu itu, sempat mensubkontrakan lahannya kepada saudara
Wawan. Dengan kejadian itu,
wawan melarikan diri, sehingga
barang sembilan bahan pokok, yang
diambil wawan kepada Kusmono,
sejumlah Rp. 36 Juta, tidak terbayar oleh wawan kepada Kusmono.
Sedangkan lahan yang ada di Izin
Usaha Pertambangan (IUP) PT. SKL,
ada lahan milik warga masyarakat,
sebanyak kurang lebih 30 warga,
yang belum menyerahkan lahannya
kepada PT. SKL, sebanyak 20 warga,
dengan jumlah 20 hektar. Sedangkan
warga yang sudah menyerahkan,
hanya baru 10 warga sejumlah 10
hektar kata Kusmono.
Kosmono menambahkan bahwa
gudang yang ada di Dusun Kedondong
adalah atas nama Atiang Bukan Milik PT. SKL. Selain itu Kusmono men-

PIMPINAN BESERTA SELURUH STAF


DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN
PROVINSI BANTEN
Mengucapkan

SELAMAT HARI PAHLAWAN


( 10 NOVEMBER 2011)
tertanda
Ir. H. AGUS M. TAUCHID S., M.Si.
Kepala Dinas

gatakan bahwa sampai saat ini pihak


PT. SKL tidak pernah melaporkan kegiatannya kepada Desa.
Yang anehnya kok bisa IUP PT.SKL
di terbitka oleh Bupati pada waktu itu
sedangkan lahan yang diajukan oleh
pihak PT.SKL belum seluruhnya diserahkan oleh warga kepada PT. SKL.
Menurut sumber yang dapat dipercaya, yang tak mau disebutkan
jati dirinya, mengatakan bahwa pasir zircon yang dimuat didalam klm.
Rama Yana, kini berubah menjadi
Klm.Pangku Kalaga. Ada dari hasil
pembelian dari luar IUP PT. SKL yang
di proleh dari hasil penambangan liar
oleh masyarakat berinisial SJ dijual
ke Atiang dengan melalui Fitra sebanyak kurang lebih 20 ton dan yang 6
tonnya dari Fitra yang diterima oleh
Otek sebagai tangan kanan Atiang
kata sumber yang dapat dipercaya
mengataka.  Rahman

Papan nama berukuran sekitar 2 x


1,5 m ditawar PT Gumba Sondang Primatama dengan nilai fantastis yakni
sebesar Rp 4.700.521.277. Padahal,
biaya untuk sebuah papan nama ditaksir tidak lebih dari Rp 7 juta. Berarti
juga, biaya mengerjakan 100 papan
nama tidak lebih dari Rp 700 juta.
Menanggapi hal itu, Bento, salah
satu rekanan/pemborong di DKI Jakarta, mennyebutkan untuk pelaksanaan
paket proyek tersebut, dia berani
mengerjakan satu papan nama hanya
dengan nilai Rp 7 juta. Artinya, dengan
nilai penawaran Rp 1 miliar saja, pelaksana sudah memperoleh keuntungan Rp
300 juta dari 100 papan nama.
Menurut hitungan kasarnya, material yang dibutuhkan untuk satu papan nama, besi 20 batang, semen 15
sak, pasir 1 truk, batu split 2 grobak,
kramik 6 dus, bordiran keramik 96, cat
2 kaleng, huruf, dan upah tukang tidak
lebih dari Rp 7 juta. Dan, katanya,
pengerjaan papan nama paling lama
satu minggu. Kalau anggarannya Rp
4, 7 miliar, berarti pejabat (Sudin Dikdas Jakpus) dan pemborongnya panen
duit, celetuk Bento. Jika dihitung
untuk pengadaan 1 papan nama saja,
pelaksana dapat duit paling sedikit Rp
40 juta. Dikalikan 100 papan nama,
Rp 4 miliar diperoleh keuntungan
dalam sekejap, kata Bento.
Dari anggaran proyek papan
nama SD, paling sedikit Rp 4, 7 miliar dana proyek yang bersumber dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) DKI Jakarta masuk
pundi-pundi oknum pejabat dan pemborong kroni Zaenal Sulaeman Kasudin Dikdas Jakpus.
Praktek mark-up (penggelembungan anggaran) juga terjadi pada proyek
pengadaan alat penghancur kertas
yang dimenangkan PT Torus Jaya dengan penawaran Rp 1.916.385.900
(97,95% dari HPS 1.956.418.750,-).
Padahal perusahaan ini juga pada 2010
pernah mengerjakan proyek yang
sama, dengan anggaran hanya sekitar
Rp 1,1 miliar.
Pengadaan 143 set mesin penghancur kertas ini terjadi mark-up 100
% dari harga pasar dan Harga Satuan DKI Jakarta. Harga Penghancur
kertas dengan kapasitas kertas 18
lembar (A4/70 gram), jenis potongan
kertas strip out, dan ukuran potongan kertas 3,9 mm, dan dapat meng-

hancurkan kartu kredit, staples, paperclip, CD dan CD besar dengan celah


memasukkan kertas 240 mm, harganya hanya sekitar Rp 5 juta/ set. Sehingga harga mesin penghancur kertas untuk 143 set jenis tersebut hanya Rp 715 juta, sudah termasuk PPN
10 % dan keuntungan perusahaan 10
%. Harga Rp 750 juta setara dengan
38,33 % dari HPS.
Pengadaan Laptop/Notebook 128
set dimenangkan oleh CV. Brillian
Berkarya dengan penawaran Rp
2.318.976.000,- (95 % dari HPS Rp
2.440.682.464,-). Berdasarkan Spesifikasi Laptop/Notebook dengan spesifikasi i3-330 m, RAM Min 2GB
DDR3 SDRAM1333MHz, up to 8 GB
108db, DVD RW, Monitor 14 High
Definition WideLED anti-glare display. Hardisk 320 GB HDD,5400 RPM
with anti-shock system, 8db cut/boost
@100HZ,SKHz Webcam, Wifi, Bluetooth. Windos 7 Pro (orginal) harganya hanya Rp 5.265.000,-/ set. Sehingga total harga untuk 128 set Notebook adalah Rp 673.920.000,-.
Printer Laser jet dengan spesifikasi
Print speed minimum 18 ppm, resolution minimum up to 1200 dpi effective
output, Hight speed USB 2.0, input capacity 150 sheet cassette harganya hanya Rp 2.940.000,-. Sehingga total harga untuk 128 set laser jet adalah Rp
367.320.000,-. Total pengadaan Notebook dan printer laser jet adalah Rp
1.041.240.000,- atau 42,66 % dari HPS.
Dibekingi Jaksa
Hingga berita ini diturunkan, tak
satupun pejabat yang diduga terlibat
yang bersedia dikonfirmasi. Kasudin
Dikdas Jakpus, Zainal Sulaeman
terkesan menghindar untuk diwawancarai dan buru-buru masuk
mobil, saat ditemui di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI. Sayangnya,
tidak diperoleh informasi pasti terkait
kedatangannya ke kantor Kejati.
Apakah terkait pemeriksaan atas kasus korupsi ? atau hanya kordinasi ?.
Namun informasi yang beredar di
kalangan Pemda DKI, bahwa seluruh
pejabat Dinas Pendidikan DKI Jakarta, termasuk Sudin Dikdas Jakpus
yang dipimpin Zainal Sulaeman,
sudah melakukan kordinasi dengan
oknum jaksa di Kejati, dan dibekingi
oleh petinggi Kejaksaan Agung berinisial J. Jenri

Ricky R. Allen, Sekjend LSM Linmas : .................... sambungan hal 1


tapi setelah dipagar baru terasa aman
dan nyaman, khususnya anak anak
yang terlatih dan dibina di BLKD Disnakertrans Jakarta Timur, tidak berbaur keluar lagi, tegas, Ricky.
Pembangunan pagar BLKD Disnakertrans Jakarta Timur, terletak
di Jalan H. Naman Pondok Kelapa,
Jakarta Timur.
Berdasarkan hasil investigasi dilapangan pelaksanaan pemagaran
BLKD Disnakertrans Jakarta Timur,
dipasang pondasi batu kali sesuai ukuran pada gambar dilapangan, lalu
ditembok dan di cat rapi.
Ribuan pencari kerja di bina dan
di didik dengan berbagai pelatihan
pelatihan yang handal untuk ditempatkan bekerja di seluruh perusahaan
perusahaan bahkan ada juga yang

dikirim ke luarga negeri setelah


mendapat sertifikat pelatihan dari
BLKD Disnakertrnas Jakarta Timur.
Selain itu sudah banyak yang berhasil dan sukses masa depannya dan
tidak susah lagi untuk mendapatkan
pekerjaan. Jenri

Ricky R Allen Sekjend LSM Linmas bersama


Panglima FBR se-Jabodetabek, Syahrul Gozali

APBD 2011 rawan korupsi ......................................................................................................................... sambungan hal 1


abal abal, seperti perbaikan saluran
dan turap.
Hal ini disampaikan Sekretaris
Jenderal (Sekjend) LSM Investigasi
Fakta Hukum, Berlin Siahaan, kepada wartawan, di kantor Walikota
Jakarta Timur, Selasa, (27/11).
Dalam hal ini setiap proyek yang dikerjakan diduga surat pertanggungjawaban (SPJ) dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) direkayasa dan dimanipulasi sehingga seolah olah pekerjaan
tersebut dikerjakan seratus persen, dan
dapat ditagih seratus persen, pada hal
dilapangan tidak sesuai biaya yang ada
di data billy quantity dikerjakan.
Anggaran dalam APBD tahun 2011
di Sudin Pemakaman Jakarta Timur,
rawan korupsi uang Negara, sehingga
pejabat menyalahgunakan wewenang
jabatan, hal ini perlu di usut tuntas Tipikor Polda Metro Jaya, seperti, program
peningkatan kapasitas pemakaman
sebesar Rp8.458.580.190,-, penggalian
dan penutupan makam TPU Jakarta
Timur sebesar Rp3.888.000.000,-,

program peningkatan sarana dan


prasarana lingkungan hidup sebesar
Rp4.363.750.000,-, perbaikan saluran air TPU Pondok Ranggon sebesar
Rp300 juta, peningkatan pagar (lanjutan) TPU Pondok Ranggon sebesar
Rp450 juta, pemeliharaan pagar tidak
jelas sebesar Rp416.500.000,-, penertiban gubuk liar TPU Cipinang Besar TPU Kober Jatinegara, TPU Pondok Kelapa sebesar Rp 1 M, pembuatan saluran air TPU Kmp penggilingan sebesar Rp100 juta.
Ketua Umum LSM Investigasi Fakta Hukum, Berlin Siahaan, meminta
Tipikor Polda Metro Jaya, supaya
mengusut tuntas pejabat dan rekanan pelaksana kegiatan Sudin Pemakaman Jakarta Timur diduga uang
Negara habis di gerogoti.
Perlu di periksa Tipikor setiap perusahaan pelaksana proyek kegiatan
APBD tahun 2011 di Sudin Pemakaman
Jakarta Timur, sesuai alamat, serta
diketahui Direktur Utama perusahaan
pelaksana pekerjaan tersebut benar ada

pekerjaan dikerjakan dan bukan hanya


terima fee dari penjual perusahaan kepada rekanan lain atau oknum pejabat.
Menurutnya, pejabat sudin Pemakaman Jakarta Timur dan rekanan pelaksana proyek kegiatan tersebut sudah layak di jadikan tersangka
korupsi uang Negara, dan surat pertanggungjawaban (SPJ) dan laporan
pertanggungjawaban (LPJ) diduga
direkayasa dan dimanipulasi sehingga seolah olah pekerjaan tersebut dikerjakan seratus persen, tegas, Berlin.
Kepala Suku Dinas Pemakaman
Jakarta Timur, Drs Made Sudiartha
MM melalui Sulistiyono, Ketua lelang
pengadaan barang Jasa pemerintah
ketika dikonfirmasi Metropolitan
Pos,pekan lalu, mengatakan, bahwa
semua pekerjaan sudah selesai dilaksanakan sesuai perusahaan pelaksananya, kita tidak berani korupsi uang
Negara, cetusnya. Sampai sekarang
belum diusut pejabatnya dan Direktur Utama perusahaan pelaksana
proyek tersebut. Jenri

Surat Kabar Umum

SILAHKAN BERGABUNG BERSAMA


METROPOLITAN POS

EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

Alamat Redaksi : Jl. Kramat Raya No 1 Blok B


Gedung Paseban, Jakarta Pusat 10450
Telp. 021-51393635, 31902301 Fax. 021- 31902301
E-mail: metropolitanpos@yahoo.com

E-mail: metropolitanpos@yahoo.com
EDISI: 019 TAHUN I SENIN 05 - 18 DESEMBER 2011

HOTLINE PASANG IKLAN DAN PENGADUAN KANTOR REDAKSI : 021-3190 2301 / 0813 1533 8511

Pelayanan Tidak Diutamakan, Warga Marah dan Kecewa

DPRD DKI : Saefullah Belum


Pantas Jadi Walikota
Jakarta, Metropolitan Pos
DPRD DKI Jakarta kritik habis Walikota Jakarta Pusat, Drs
Saefullah, dinilai belum pantas jadi Walikota, melainkan guru
sekolah dulu, dan harus banyak belajar dari masyarakat.
Kritik DPRD DKI Jakarta inilah
memalukan Walikota Jakarta Pusat, Drs Saefullah, dimata
masyarakat Ibukota Jakarta. Apa lagi
di wilayah Pusat Ibukota Negara,
istana Kepresidenan, seharusnya
yang layak memimpin harus tegas
dan pintar bukan orang masih belajar seperti murid.
Drs Saefullah, Walikota Jakarta
Pusat, memang dulunya dari Kepala Seksi Suku dinas Pendidikan
Tinggi Jakarta Utara, bukan dari pemerintahan, makanya tidak tau
mengatur masyarakatnya khususnya di pemerintahan, sehingga dinilai tidak berbobot jadi Pemimpin
apalagi Walikota.
Gubernur DKI Jakarta, DR Ing
Fauzi Bowo, mungkin salah pilih,
seharusnya jadi guru kepala. Walikota Jakarta Pusat, Drs Saefullah,
tidak mengutamakan pelayanan
masyarakat yang diutamakan.
Pelayanan malam yang dilaksanakan Pemda DKI Jakarta, melalui 268 Kelurahan, sangat membantu bagi warga untuk mengurus surat-surat yang kesehariannya sibuk

dengan pekerjaannya, tetapi untuk


memaksimalkan kerja Kelurahan
sebagai melayani masyarakat.
Menurut Anggota Komisi E
DPRD DKI Jakarta, H.Iman Satria,
pelayanan malam yang dilakukan
Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran,Jakarta Pusat,
memberikan kesempatan bagi warga untuk mengurus KTP,KK, Akte
kelahiran, Kawin massal, surat pindah, SKTM dan surat lainnya. Pelayanan ini di mulai pukul 18.30
hingga pukul 10 malam.
Iman Satria, mengatakan antosias warga sangat tinggi terlebih
akan dihadiri oleh Walikota Jakarta Pusat, Drs H Saefullah, tetapi
setelah menunggu kenyataannya
tidak hadir,saya saja hadir lebih
cepat, masa Walikota santai saja,
kalau takut jangan jadi walikota,
kata Iman.
Tindakan walikota Jakarta Pusat, Drs Saefullah, menurut Iman,
tidak
menunjukan
itikad
baik,karena kesempatan baik ini
harus dimanfaatkan walikota untuk
mengenal lebih dekat warganya

SAEFULLAH

IMAN SATRIA

yang butuh perhatian, tetapi apa


daya ketidakhadiran walikota membuat warga sangat kecewa,sudah
dihubungi beberapa kali melalui
HP-nya tidak aktif,tidak mau diganggu, seharusnya walikota selaku
aparat dapat menjalankan fungsinya, tambah Iman.
Iman Satria menambahkan
pada saat pelayanan malam kondisi di kelurahan Cempaka Baru,
Jakarta Pusat, mengalami banjir,
bukan berarti sebagai penghalang
walikota untuk mengurungkan niatnya bertemu dengan warga, padahal warga berharap dapat bertemu
dengan Walikota.
Sementara itu, menurut seorang warga kelurahan Cempaka
Baru, Asep, awalnya walikota akan
hadir, tetapi entah kenapa tanpa
pemberitahuan yang pasti tidak jadi
hadir, hal ini membuat kecewa dan
marah warga yang sejak lama
menunggu untuk bertemu. Walikota harus berani turun kebawah
melihat warganya. NRM

YULINO SAKTI (FUNGSIONARIS DPP FBR SE-JABODETABEK, JENRI SITANGGANG (PEMRED METROPOLITAN POS), PANGLIMA FBR SE-JABODETABEK SYAHRUL GOZALI, KEPALA UPT DISNAKERTRANS
JAKTIM TJETJE, ABANG NUR YASIN SH (TIM ADVOKASI DPP FBR SE-JABODETABEK) DAN IBRAHIM (WAKIL
SEKJEND FBR SE-JABODETABEK). (FOTO:DOK MP)

FBR Harus Dilibatkan di Kalangan Pengusaha

Harapkan Pengusaha Bantu Fakir Miskin


Jakarta, Metropolitan Pos
Panglima Forum Betawi
Rempug (FBR), Syahrul
Gozali, yang didampingi,
Ibrahim, Wakil Sekertaris
Jenderal FBR Pusat, mengharapkan pengusaha di
Ibukota Jakarta, supaya
memperhatikan dan membantu fakir miskin dan anak
Yatim Piatu di sekitarnya.
FBR komitmen akan
membangun kerjasama dengan fihak lain untuk menjalin kebersamaan membangun serta menjaga Jakarta
lebih aman dan kondusif lagi.
Selain itu FBR telah mem-

bantu dan membina anak Yatim Piatu selama ini dan tidak
mau hidup berdiri sendiri
harus bergandengan dengan
forum lain untuk menjaga stabilitas nasional, diluar Polri,
dan TNI.
Syahrul Gozali, melihat
seperti pengusaha Apartemen,
pertokoan dan lain sebagainya
FBR harus dilibatkan dalam
membantu dan mengamankan asset Ibukota Jakarta.
FBR saat ini telah membina anak yatim piatu 350 orang, dan memberikan santunan untuk keperluannya
masing masing.

Dalam hal inilah komitmen FBR supaya pengusaha


pengusaha di Jakarta memperhatikan orang orang miskin disekitarnya, bila hal ini
tidak diperhatikan pengusaha akan di benturkan dengan
FBR, jelas, Syahrul Gozali.
Itulah ke pedulian FBR
terhadap kalangan orang
menengah ke bawah, jadi selama ini jangan di salah artikan FBR berbuat brutal,
melainkan ke pedulian orang miskin dan anak Yatim
Piatu yang diutamakan selain mengamankan Kota
Jakarta.  Jenri

PENGUSAHA EXPEDISI KUASAI JALAN UMUM

Gubernur DKI Fauzi Bowo Tutup Mata, Walikota Jakbar Tidak Copot Kasudinhub
Jakarta, Metropolitan Pos
Gubernur DKI Jakarta, Fauzi
Bowo, tutup mata, tidak gubris
jalan layang di jembatan lima di
kuasai expedisi bongkar muat
barang. Bahkan Walikota Jakarta
Barat, Drs Burhanuddin MM, tidak
mencopot Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Ir Suyoto, pasalnya, tidak becus kerja sesuai tugas fokok dan fungsinya,
nilainya rapor merah.
Koalisi LSM desak Walikota
Jakarta Barat, Drs Burhanuddin
MM, segera mencopot Kepala Sudin
Perhubungan Jakarta Barat, Ir
Suyoto. Hal ini di sampaikan Ketua

Umum LSM Investigasi Fakta Hukum,


Berlin Siahaan, di halaman Kantor
Kejaksaan Agung RI, kepada wartawan, pekan lalu.
Badan jalan di jalan Pekojan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora,
Jakarta Barat, di kuasai oleh pemilik
expedisi alias pengusaha.
Badan jalan tersebut sudah bertahun tahun dikuasai oleh pemilik expedisi tersebut dan diduga oknum
Suku dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Barat ikut bermain
pungli.
Berdasarkan lahan lahan Fasilitas umum tersebut (Fasos dan Fasum) dijadikan ajang parkir bongkar

muat gabungan pemilik expedisi.


Expedisi tersebut notaben tidak punya kantor, dengan menjadikan jembatan layang atau Ply over di wilayah
Pekojan Jembatan Lima, Jakarta Barat tersebut.
Dalam hal ini di kawatirkan warga setempat khususnya warga, Rw
02, Kelurahan Pekojan Jakarta Barat, warga takut apabila jembatan
tersebut roboh, akan menimbulkan
korban jiwa, tegas, Parijo warga Rw
02, Kelurahan Pekojan.
Lurah Pekojan Agus Yusuf. SE, kepada Metropolitan Pos,mengatakan
tidak setuju adanya bongkar muat di
wilayahnya dan itu meresahkan war-

ga, karena sudah melanggar Undang


Undang No 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan pengelolahan
lingkungan hidup dan undang undang No 26 Tahun 2007, tentang Penataan ruang.
Sementara Sudin Perhubungan
Jakarta Barat sering melewati tempat bongkar muat tersebut dengan
menguasai badan jalan tidak di
hiraukan dan ditertibkan.
Setiap hari ada 10 sampai 18 truk
yang parker di badan jalan laying Ply
Over tersebut dengan mengganggu
kemacetan jalan tersebut.
Kepala Suku dinas Perhubungan
Jakarta Barat, Ir Suyoto, ketika dikon-

firmasi tidak berada ditempat.


Camat Tambora, Isnawaji,
tidak pernah masuk kantor dan
tidak mengurus wilayahnya.
Ply Over Jembatan Lima tepatnya dekat Pos Polisi Jembatan
Lima Jakarta Barat, di jual oknum
pejabat menjadi lahan fasilitas
umum untuk kegiatan bongkar
muat barang, dan dipungut liar.
Seperti, expedisi Panamas pemiliknya bernama Akap, memiliki Truk banyak, beliau selalu
parkir dengan santai disamping pos
polisi siang dan malam, ujar warga setempat.
Prayogo

KELUARGA BESAR

KELUARGA BESAR

KELUARGA BESAR

PUNGUAN PARSAHUTAON
PANGURURAN SAMOSIR
SE-JABODETABEK

PUNGUAN PARSAHUTAON
PANGURURAN SAMOSIR
SE-JABODETABEK

METROPOLITAN POS

Mengucapkan

Mengucapkan

Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya

Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya

OP. MANUNTUN BORU , BORU TOBING

OP. NI SIDARA DOLI NAIBAHO

(Keluarga E.A Manuntun Naibaho Boru Gultom), Jakarta,

(Keluarga Rudolf Naibaho/ Toton Baho), Jakarta

Meninggal di Surabaya, Senin, 22 November 2011, Dikebumikan


di Pangururan-Kabupaten Samosir, Sabtu,26 November 2011

Meninggal di Jakarta, Rabu, 28 November 2011. Dikebumikan


di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis, 29 November 2011

Semoga Arwahnya Diterima DisisiNya, dan


Untuk Keluarga Yang Ditinggalkan Diberikan
Kekuatan dan Penghiburan Yang Tiada Hentinya

Semoga Arwahnya Diterima DisisiNya, dan


Untuk Keluarga Yang Ditinggalkan Diberikan
Kekuatan dan Penghiburan Yang Tiada Hentinya

tertanda
KETUA UMUM
Marlon Naibaho

tertanda
KETUA UMUM
Marlon Naibaho

SEKJEND
Jenri Sitanggang

BENDAHARA
Perdi Sitanggang

SEKJEND
Jenri Sitanggang

BENDAHARA
Perdi Sitanggang

Mengucapkan

Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya

BPK. FERNANDES LIMBONG


(Umur 53 Tahun)
(Keluarga, TM. A. Ricardo Limbong Boru
Naibaho, Kabiro Metropolitan Pos Tangerang)
Meninggal di Tangerang, Rabu, 28 November 2011. Dikebumikan
di TPU Tangerang, Jumat 30 November 2011

Semoga Arwahnya Diterima DisisiNya, dan


Untuk Keluarga Yang Ditinggalkan Diberikan
Kekuatan dan Penghiburan Yang Tiada Hentinya
tertanda
PEMIMPIN REDAKSI
Jenri Sitanggang

REDAKTUR EKSEKUTIF
Peris Sitanggang