Anda di halaman 1dari 2

Pengaruh Berbagai Ion Pada Fungsi Jantung

Dalam pembicaraan membrane,telah dikemukakan bahwa tiga kation khususkalium, natrium, dan kalsium-jela mempengaruhi penyebaran potensial aksi,dan telah
dikemukakan bahwa ion kalsium berperanan sangat penting dalam menimbulkan proses
kontraksi otot. Oleh karena itu, diharapkan bahwa konsentrasi ketiga ion tersebut dalam
cairan ekstrasel juga akan mempunyai efek penting atas fungsi jantung.
Pengaruh ion kalium. Kelebihan kalium (hiperkalemia) dalam cairan ekstrasel
menyebabkan jantung menjadi sangat dilatasi dan lemas serta frekuensi jantung menjadi
lambat. Kalium dalam jumlah yang sangat besar juga dapat menghambat hantaran impuls
jantung dari atrium ke ventrikel melalui berkas AV. Peningkatan konsentrasi kalium
hanya 8-12 mEq/L 2-3x normal biasanya menyebabkan kelemahan jantung
sedemikian rupa sehingga akan menyebabkan kematian.
Semua pengaruh kelebihan kalium ini dianggap disebabkan oleh pengurangan
negativitas potensial membran istirahat akibat konsentrasi kalium yang tinggi dalam
cairan ekstrasel. Waktu potensial membran menurun , intensitas potensial aksi juga
berkurang, yang membuat kontrkasi jantung secara progresif makin lemah, karena
kekuatan potensial aksi sangat menentukan kontraksi.
Pengaruh ion Kalsium. Kelebihan ion kalsium menyebabkan efek yang hampir
berlawanan dengan efek ion kalium, menyebabkan jantung berkontraksi spastik. Hal ini
mungkin disebabkan oleh efek langsung ion kalsium untuk merangsang proses kontraksi
jantung. Sebaliknya, defisiensi ion kalsium menyebabkan jantung lemas, sama dengan
efek kalium.
Akan tetapi, perubahan konsentrasi ion kalsium selama kehidupan jarang cukup
banyak untuk mengubah fungsi jantung, pengaruh konsentrasi ion kalsium yang besar

biasanya akan mematikan orang, karena tetani yang timbul sebelumnya akan
mempengaruhi jantung dengan bermakna , dan peningkatan konsentrasi ion kalsium
diendapkan dalam tulang atau kadang-kadang di sembarang tempat dalam jaringan tubuh
sebagai garam kalsium yang tidak larut sebelum tingkat tersebut dicapai.
Pengaruh Ion Natrium. Kelebihan ion natrium menekan fungsi jantung,suatu efek
yang sama seperti ion kalium, tetapi dengan alasan yang berbeda sama sekali. Ion
natrium bersaing dengan ion kalsium pada beberapa tempat yang tidak di ketahui pada
proses kontraksi otot jantung sedemikian rupa sehingga makin besar konsentrasi ion
natrium dalam cairan ekstrasel makin kurang efektivitas ion kalsium menyebabkan
kontraksi bila terdapat potensial aksi. Akan tetapi , dipandang dari segi praktisnya,
konsentrasi ion natrium dalam cairan ekstrasel mungkin tidak pernah cukup tinggi
meskipun dalam keadaan patologis yang berat, untuk menyebabkan perubahan kekuatan
otot jantung yang bermakna.
Akan tetapi , konsentrasi natrium yang sangat rendah , seperti yang terdapat pada
intoksikasi air, sering menyebabkan kematian karena fibrilasi jantung.