Anda di halaman 1dari 48

Klasifikasi

Traumatik
Patologik
Kongenital
Tempat ( sendi rahang), jari, bahu, kepala
lengan, siku, meta falangeal
Tipe : akut, kronis , berulang

PENGERTIAN

Keluarnya bonggol sendi dari mangkuk


sendi
Berubahnya posisi/lokasi persambungan
dua tulang
Berubahnya posisi/lokasi persendian
disertai dengan cidera/robek pd ligamen
Berubahnya posisi/lokasi persendian
disertai dengan fraktur sendi

Pada fraktur yang dinilai:


aposisi dan panjang
angulasi
displacement
rotasi

Pada dislokasi:

jauhnya terlepas
subluksasi/luksasi
adanya fraktur?
5

Posterior Dislocation of The Hip

CLINICAL SIGNS:

SHORTENED/
FLEXION

INTERNAL
ROTATION

ADDUCTION
6

PENYEBAB

Trauma: olah Raga.terjatuh, benturan


Konginetal
Penyakit sendi spt arthritis
Lemah / rusaknya ligemen

TANDA & GEJALA UMUM

Deformitas
Tanda-tanda inflamasi: merah, bengkak,
hangat & nyeri
Nyeri pergerakan
Keterbatasan gerak
Tanda-tanda komplikasi: gangguan
neurovaskuler ke bagian distal

TEST DIAGNOSTIK

Riwayat
Pemeriksaan fisik
Radiologi
Laboratorium

PENATALAKSANAAN PD
DISLOKASI RINGAN

Lakukan reduksi manual / tertutup


bila memungkinkan (dgn hati-hati)
Immobilisasi sendi yang
cidera/dislokasi
Kompres dingin 24 jam pertama,
dilanjutkan kompres hangat 24 jam
berikutnya
Berikan obat analgetik, NSAIDs,
narkotik
Rehabilitasi exercise ringan
bertahap

Posterior dislocation of the hip


Method of Closed Reduction

GRAVITY METHOD OF STIMSON

ALLIS MANOUVER

BIGELOWS MANOUVER

HIPPOCRATIC TECHNIQUE
25

PENATALAKSANAAN TRAUMA SENDI

Metode Stimson

26

27

Posterior dislocation of the hip


Complication

EARLY:

Sciatic nerve paresis

Irreducible posterior dislocation (3-16%)

Knee ligament injury

Recurrent dislocation
28

29

30

Anterior shoulder dislocation

badge area

Elbow
flexion
Shoulder
abduction
Endorotation

31

Methods of Close reduction

Stimson gravitation
- analgesic
- sedatives
- weight load 2 kg
- 5-10 minutes
32

Methods of Close reduction


Hippocratic Methods

33

Methods of Close reduction


Traction and Counter traction
methods

34

35

36

37

38

39

40

PENATALAKSANAAN PD
DISLOKASI SEDANG - BERAT

Pembedahan: reduksi
terbuka, penanganan
cidera ligamen & fraktur
Traksi pra reduksi
Immobilisasi sendi
Rehabilitasi exercise
Nyeri analgetik

KOMPLIKASI

Fraktur sendi
Cidera / robek ligemant
Gangguan vaskularisasi / perdarahan
Gangguan neurosensoris/motorik
Nekrosis avaskuler
Kompartemen sindroma

Compartment Syndrome

Crush Injury
with Compartment Syndrome

43

DIAGNOSIS KEPERAWATAN

Gangguan mobilitas fisik b.d keterbatasan


gerak sendi, nyeri pada sendi, gangguan
neuromotorik
Resiko gangguan perfusi jaringan b.d
perubahan posisi sendi dan fraktur
Nyeri akut b.d reaksi inflamasi, gangguan
neurosensoris, cidera ligamen & fraktur
Ansietas
Gangguan body image

INTERVENSI KEPERAWATAN

Kaji nyeri
Kaji deformitas & tanda inflamasi
Kaji vaskularisasi & neurosensoris/motorik bagian
distal: lihat warna kulit, raba suhu, raba nadi
distal, periksa CRT, periksa sensoris & motorik
Lakukan kompres dingin 24 jam pertama,
kompres hangat 24 jam berikutnya
Pertahankan immobilisasi dengan pembebatan
atau bidai
Pd pasien pembedahan lakukan perawatan luka

INTERVENSI KEPERAWATAN

Pada pasien dengan pemasangan traksi, lakukan


perawatan traksi
Cegah komplikasi immobilisasi: alih baring,
exercise, massage, latihan batuk & napas
Pemenuhan kebutuhan sehari-hari (ADL)
Hindari pembebatan terlalu kencang
Hindari penekanan langsung pd area sendi cidera
Rehabilitasi exercise bertahap
Kolaborasi: analgetik, NSAIDs, narkotik
Health Education: exercise