Anda di halaman 1dari 12

Pendiri

BERLIN SIAHAAN

Surat Kabar Umum


nEDISI: 021/Thn I/Senin 16 - 29 Januari 2012

Pemimpin Redaksi
Jenri

nHarga: @Rp 3.500,-

Luar Jawa + Ongkos Kirim

Informasi Aspirasi Rakyat

E-mail: metropolitanpos@yahoo.com

nEDISI: 021/Thn I/Senin 16 - 29 Januari 2012

Hotline pasang iklan dan pengaduan kantor redaksi 021-3190 2301 / 0813 1533 8511

Pungli Oknum Pejabat Kepala


Pasar Senen Blok VI Miliaran
Pungutan liar oknum pejabat Kepala Pasar Senen Blok VI sangat meresahkan para pedagang pasar senen. Setiap pedagang di pungli dan
diperas antara Rp5.000,- sampai Rp20.000,- perhari, oleh oknum tertentu dari panjang tangan pejabat.

c
Selengkapnya ........Hal 10

c
Selengkapnya ........Hal 3

Nikita Mirzani

Akui Foto
Nakalnya
Foto Daus Mini sedang
memegang payudara Nikita
Mirzani sontak menghebohkan jagat hiburan Indonesia. Nikita mengaku
fotonya itu hanya bercanda.
Nikita
membenarkan bahwa itu foto dirinya dengan Daus. Ia
menjelaskan foto itu
diambil saat syuting
bareng dengan Daus
di Thailand 2009
lalu.
Nikita
menilai foto tersebut diedarkan
oleh
orang
yang sirik dengan pamornya
yang kini tengah meroket.
Meski begitu,
ia anggap hal
Bersambung Hal 11
........Nikita

Material Jembatan Kukar


Banyak yang Keropos
JAKARTA, METROPOLITAS POS
Tim Evaluasi dan Investigasi Runtuhnya Jembatan
Kutai Kartanegara menyatakan bahwa beberapa material mengalami pelemahan akibat fatik (kegagalan material), fraktur atau retak/patah, koros, dan stress concentration (konsentrasi tegangan).Dalam sambungan
material yang ada, mengalami pelemahan akibat fatik,
fraktur, korosi dan stress concentration. Kita juga menjumpai besi cor yang keropos pada materialnya, ujar
Ketua Tim Evaluasi dan Investigasi Teknik Runtuhnya
Jembatan Kutai Kartanegara, Iswandi Imran saat Konferensi Pers di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta,
Rabu 11 Januari 2012.
Kondisi tersebut, tambah Iswandi, diperoleh dari
lapangan dan hasil belahan secara mendalam dan terlihat adanya tanda-tanda keropos. Banyak titik-titik atau
bolong-bolong kecil dan menimbulkan efek pelemahan
pada sistem sambungan itu, ujarnya. Dia menuturkan,

Bersambung Hal 11........Jembatan Kukar

Ahli Waris Tidak Setuju Tanah Dijual

Tanah Milik Warisan di


Desa Simpang Simadam
Kota Cane Dapat Dituntut
Jakarta, Metropolitan Pos,
Tanah di desa Simpang
Simadam, dengan luas 7000
meter persegi adalah milik
almarhum Keberia Boru Sinaga (op Anto Siahaan) yang
sudah diahli wariskan ke
anaknya dengan enam bersaudara.
Almarhum Keberia Boru
Sinaga (Op. Anto Siahaan)
dengan enam bersaudara,
BERLIN SIAHAAN
salah satu dari enam bersaudara telah menjual tanah tersebut ke pembeli, Rajin
Marpaung, dan di saksikan Kornelius Sinaga, guru SD 01
Bersambung Hal 11........Warisan

Proyek Rehabilitasi Jalan


Rp22.871.800.000,Habis Ditelan
KPK Segera Seret Pejabat Dinas
Bina Marga Jabar dan Rekanan
Ke Penjara
c
Selengkapnya ........Hal 24

Perlu Diusut KPK Pembangunan


Terminal Pulo Gebang Menelan
Biaya Rp200M

Terkait Renovasi Ruang Rapat Badan Anggaran

KPK & BPK Harus Masuk


JAKARTA, METROPOLITAS POS

Ketua DPR RI meminta KPK dan


Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
melakukan pemeriksaan terkait
renovasi ruang Badan Anggaran
yang menghabiskan dana sekitar
Rp20 miliar.

net

RUANG 20 MILIAR: Inilah Ruang Sidang Badan Anggaran (Banggar) DPR yang direnovasi menhabiskan dana
Rp 20,3 miliar.

Perda Miras Dicabut, Apa Maunya Mendagri?


JAKARTA, METROPOLITAS POS
Tindakan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang mencabut Peraturan Daerah sejumlah yang melarang peredaran
minuman beralkohol alias
miras, memancing kontroversi.
Bahkan, Komisi II DPR-RI
berencana memanggil Mendagri
untuk meminta klarifikasi mengenai
hal tersebut. Sudah diagendakan, saya
lupa kapannya, kata anggota Komisi II DPR,
Hakam Naja di Jakarta, Selasa 10 Januari 2012.
Memang, kebijakan menarik Perda pelarangan miras itu harus dipertanyakan. Karena
ini akan kontraproduktif dengan upaya pe-

merintah sendiri untuk mendorong


agar keadaan bisa terjaga, lebih kondusif, lebih aman, lebih tertib, ujar
Hakam. Kebijakan pencabutan ini
tentu bertentangan dengan upaya
untuk itu.
Beberapa daerah memang
mengeluarkan
perda
pelarangan miras. Diantaranya, Perda Kota
Tangerang Nomor 7 Tahun 2005, Perda
Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2010, serta
Perda Kabupaten Indramayu Nomor 15 Tahun
2006. Alasannya, miras tidak hanya haram
menurut agama, tapi juga memicu tingginya
Bersambung Hal 11........Perda Miras

Dana BOS Triwulan I Sudah Cair


JAKARTA, METROPOLITAS POS
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(Kemendikbud) mengumumkan sebesar 34,76
persen dana BOS Triwulan 1 telah dicairkan ke
sekolah-sekolah di lima provinsi di Indonesia.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, menyatakan Kelima
provinsi tersebut adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jambi, Sumatera Barat, Jawa Barat,
dan Jawa Tengah. Total dana BOS yang telah
disalurkan di lima provinsi tersebut sebesar Rp
1,95 triliun, kata Nuh dalam konferensi persnya

di Gedung Kemendikbud, Senin (9/1).Pencapaian tersebut menyamai pencapaian penyaluran


BOS Triwulan 1 tahun 2011 lalu pada bulan ketiga minggu kedua. Pencapaian tersebut juga
menyamai pencapaian penyaluran BOS Triwulan 1 tahun 2010 pada bulan kedua minggu pertama.Kami menargetkan tanggal 16 Januari
nanti penyaluran BOS Triwulan 1 sudah selesai.
Jika hal itu terwujud maka akan menyamai pencapaian penyaluran BOS Triwulan 1 baik 2010

Bersambung Hal 11........Dana Bos

SEMRAWUTNYA JAKARTA

21 Mal Baru Akan Dibangun

MAL BARU: Tahun ini jakarta akan banyak mal baru.

net

JAKARTA, METROPOLITAS POS


Provinsi DKI Jakarta tidak akan bisa menahan pembangunan 21 pusat perbelanjaan baru
di Jakarta selama dua tahun ke depan. Karena
penerbitan izin yang ada tidak akan berpengaruh
terhadap moratorium mal.
Tapi, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo,
memastikan telah mendapat dukungan dari
masyarakat terkait penghentian sementara (moratorium) pusat perbelanjaan atau mal. Alasan lain
karena tata ruang kota Jakarta saat ini yang seBersambung Hal 11........21 Mal

Saya kaget ditanya wartawan tentang renovasi


ruang Banggar senilai Rp 20 miliar, lebih kaget
lagi setelah sekjen (DPR) mengatakan bahwa
itu betul. Karena itu saya minta BPK dan KPK
untuk turun tangan dan memeriksa apakah ada yang
tidak beres dengan renovasi ruangan itu, ujar Marzuki di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu.
Nilai sebesar itu, menurut Marzuki, sangat
tidak wajar dan oleh karena itu KPK dan BPK wajib
melakukan penyelidikan apakah ada unsur korupsi
di balik renovasi ruangan tersebut.
Apapun ceritanya, menurut Marzuki, harga tersebut sangat tidak wajar. Kalau dikatakan itu menggunakan barang-barang impor, maka saya nyatakan
bahwa itu sangat menyakiti hati rakyat. Kenapa kita
tidak utamakan produksi dalam negeri, katanya.
Katanya ada teknologi tinggi, teknologi apa yang
tinggi? Namanya ruang rapat, di seluruh dunia relatif

Bersambung Hal 11........Renovasi

Dibunuh karena Ponsel


JAKARTA, METROPOLITAS POS
Motif pembunuhan terhadap DJ (16) yang
ditemukan tewas di sebuah kebun kosong di Pancoran Mas, Depok, akhirnya terungkap setelah
polisi mengamankan pelaku tunggal kasus ini,
yakni Beben (24). Dari pengakuan tersangka, DJ
dibunuh karena pelaku sakit hati setelah menduga
korban mencuri ponsel BlackBerry temannya.
Motifnya murni hanya sakit hati. Jadi korban
dituduh telah mencuri ponsel BlackBerry milik teman pelaku, ungkap Kapolres Kota Depok, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, Selasa (10/1/2012),
Bersambung Hal 11........Dibunuh

Wapres: Pembatasan
BBM Pasti
JAKARTA, METROPOLITAS POS
Pemerintah memastikan akan membatasi
penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.Sudah pasti ya. Ada beberapa opsi
seperti kenaikan harga BBM. Tapi, pemerintah
memutuskan untuk tidak memilih opsi itu, kata
Wakil Presiden Boediono saat pertemuan dengan editor di Jakarta, Rabu
11 Januari 2012.Opsi
lain, Boediono mengatakan, adalah konversi BBM bersubsidi
dengan gas. Opsi ini
baik, selain harganya
lebih murah, juga
lebih bersih, tuturnya.Prinsipnya,
Wapres melanBersambung
Hal 11........Wapres

Wakil Presiden Boediono

REDAKSI

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

Diterbitkan Oleh
PT Sukses Parna Sejahtera
SK MENHUM & HAM RI :
Nomor : AHU-0016178.AH.01.09. Tahun 2011
Penasehat Hukum
Drs. Jatenangan Manalu SE MM H.Hum,
Hotman Sitorus SH MH, Paulus Subandi SH MH,
Poltak Siringoringo SH MH., Sabar Siahaan SH.
Ferdinan Montorori SH.MH.
Pendiri
Jenri
Berlin Siahaan, Robert N
Pemimpin Umum
Parel N SE.MM.
Pemimpin Redaksi
Jenri
Redaktur Executive
Peris
Redaktur Pelaksana
Hotdiman
Redaktur
Hasudungan Siregar, T. Jonggara
Manager Pemasaran
Leonar Marbun Lumban Batu, L. Endarwanto Rendra
Sekretaris Redaksi
Hotdiman S.SE.
BAGIAN KEUANGAN
Rinaldi Josua N
FotoGrafer
Solihin
Dewan Redaksi
Jenri, Peris,
Robert N, Parel N, T. Jonggara, Tumbur. L, Pabona. M,
Syahri, s.

Terapi kejut KPK membuat


Semarang terkejut
Tak ada petir tak ada mendung,
pada Kamis siang 24 November, langit cerah dengan terik
matahari menyengat, tiba-tiba
sekelompok orang datang
menyergap dan menangkap
tangan dua anggota DPRD Kota
Semarang di halaman kantor
DPRD kota setempat.

AK berakhir di situ, sorenya Sekretaris


Daerah Kota Semarang Akhmat Zaenuri
juga ikut ditangkap. Ini bukan adegan kejutan April Mop atau adegan sinetron, tetapi
betul-betul aksi penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Terkejut dan kegemparan pun melanda lingkungan DPRD dan Pemerintahan Kota Semarang.
Berdasarkan reka ulang pada 12 Desember,
anggota Badan Anggaran DPRD dari Fraksi PAN
Agung Purno Sarjono keluar dari ruang Sekda Kota
Semarang Akhmat Zaenuri membawa sebanyak 26
amplop putih dengan tiap-tiap amplop berisi Rp1
juta hingga Rp2 juta dengan total uang Rp40 juta.
Puluhan amplop tersebut diduga sebagai uang
muka untuk meloloskan anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemkot Semarang yang nominalnya mencapai Rp100 miliar.

kapnya. Sementara Sumartono ditangkap di lobi gedung DPRD setempat.


Sementara Sekda Kota Semarang Akhmat Zaenuri ditangkap di ruang kerjanya setelah mengikuti
rapat Badan Anggaran. Penangkapan dilakukan
sore hari setelah Akhmat Zaenuri menjalani pemeriksaan di ruang kerjanya.
Reka ulang tidak hanya berlangsung di halaman
Balai Kota Semarang tempat mobil Agung Purno Sarjono diparkir, tetapi juga di ruang Sekda dan di Hotel
Novotel tempat pertemuan yang diduga membicarakan masalah rencana aksi penyuapan tersebut.
Pada saat reka ulang pertemuan di hotel yang
tidak jauh dari kompleks Balai Kota Semarang
tersebut, KPK menghadirkan sejumlah saksi dari
pihak eksekutif dan legislatif termasuk Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah.
Dua legislator Agung Purno Sarjono dan Sumartono kini mendekam di sel tahanan Mapolda Jateng,
sedangkan tersangka Akhmat Zaenuri ditahan di sel
tahanan Mapolrestabes Semarang dengan status
tahanan titipan KPK.
Proses hukum pasca-penangkapan ketiga tersangka terus bergulir mulai dari pemeriksaan jajaran eksekutif maupun legislatif termasuk pemeriksaan terhadap enam anggota DPRD Kota Semarang
dari Fraksi Partai Demokrat yakni Agung Prayitno,
Fajar Adi Pamungkas, Novriadi, Wiwin Subiyono,
Didik Marsudi, dan Zulkarnaini. Hasil pemeriksaan,
penyidik KPK belum menetapkan tersangka baru
dan masih sebatas saksi.
Sementara dari pihak eksekutif, tanggal 8 Desember, Wali Kota Semarang Soemarmo dan Wakil Wali

Staf Redaksi
Jahuale, Nur Syamsu, Rimbun Gurning,
Jhonni T. Tampubolon, Drs. A. Syahri S, Halomoan N.
Husein Irawan, Bambang Sutaji ,
Litbang
Onasis, Jonni, Robert N, Marlon N SE.,
Tony N SE., Anton. S
STAF AHLI
Wasinthon S, SE.MEc. (Ekonomi & Politik),
Amistan P, SE.S.Si.MM. (Ekonomi, Sosial & Politik)
William S. N, SH. (Budaya, Pariwisata & HAKI)
Bagian Sirkulasi
Mulatua, Rinaldi Josua
Penasehat
Andar Situmorang SH ML, Jack Monang Napitupulu,
Perdi Sitanggang,
Kol. (Pur) Drs. Lauasa M. Hutagalung

Alamat Redaksi : Jl. Kramat Raya No 1 Blok B


Gedung Paseban, Jakarta Pusat 10450
Telp. 021-51393635, 31902301 Fax. 021- 31902301
E-mail: metropolitanpos@yahoo.com

REKENING BANK :
BANK BCA REK NO : 0948118320
BANK BRI REK NO 086201003057507
A.N: JENRI SITANGGANG

TARIF IKLAN
Iklan Kuping Ukuran Standart

RP 500.000,-

Iklan Warna Ukuran 3R

RP 1.000.000,-

Iklan Warna Ukuran 4R Photo

RP 2.000.000,-

Iklan Kolom Ukuran Standart

RP 50.000,-

Iklan 1 Halaman Penuh Warna

RP 24.000.000,-

Iklan 1/2 Halaman Warna

RP 12.000.000,-

Iklan Halaman Warna

RP 6.000.000,-

Iklan 3/4 Halaman Warna

RP 3.000.000,-

DIBUTUHKAN PERWAKILAN,
BIRO DAN WARTAWAN :
1. Depok
2. Ciamis
3. Tasikmalaya
4. Banjar
5. Sumedang
6. Majalengka
7. Cianjur
8. Subang
9. Provinsi Jabar
10. Provinsi Jawa Timur

11. Denpasar
12. Nusa Tenggara
13. Kalimantan Timur
14. Kalimantan Selatan
15. Sumatera Utara
16. Sumatera Barat
17. Sumatera Selatan
18. Lampung
19. Sulawesi

Bagi anda yang berminat


Hubungi Kantor Redaksi
JURISMAN SITANGGANG : 081315338511

AKHMAT ZAENURI SEKDA SEMARANG YANG DITANGKAP KPK


Agung langsung masuk ke dalam mobil dinas
plat merahnya H 95 A dan di dalam mobil tersebut,
Agung menelpon anggota Badan Anggaran DPRD
yang lain, Sumartono dari Fraksi Partai Demokrat
yang tengah mengikuti rapat di ruang paripurna
mengenai anggaran TPP.
Sumartono langsung menyusul Agung ke mobil
dan menghitung jumlah amplop. Dari 26 amplop
tersebut, lima di antaranya sudah bertuliskan nama
yang salah satunya bertuliskan nama Agung dan
empat lainnya bertuliskan nama pimpinan dewan.
Di dalam mobil tersebut, Sumartono sempat
menuliskan nama-nama anggota Badan Anggaran
DPRD yang akan menerima bagian dari amplop
putih tersebut. Setelah selesai, keduanya keluar
dari mobil secara bergiliran dengan jalur berbeda
menuju ke ruang rapat Badan Anggaran.
Akan tetapi, baru 10 meter berjalan, Agung
sudah berpapasan petugas KPK yang lalu menang-

Kota Semarang Hendrar Prihadi menjalani pemeriksaan penyidik KPK di gedung serbaguna kompleks
Akademi Kepolisian Semarang dengan kasus yang
sama dugaan suap terkait pengesahan RAPBD 2012.
Wali Kota Semarang diperiksa sebagai saksi oleh
penyidik KPK selama lima jam mulai pukul 13.00
WIB dan baru keluar dari ruangan pemeriksaan
pada pukul 18.15 WIB. Pada hari yang sama dua dari
tiga tersangka yakni Sekda Kota Semarang non-aktif
Akhmat Zaenuri dan anggota DPRD setempat dari
Fraksi Demokrat Sumartono juga diperiksa.
Belum usai kasus hukum yang berkaitan dengan KPK, lingkungan Pemkot Semarang kembali
dikejutkan dengan keputusan Kejaksaan Negeri
Semarang yang menetapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang,
Fauzi sebagai tersangka terkait dugaan penyimpangan pengadaan mobil penyedot lumpur di Dinas
Pengelolaaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber

Daya Mineral (PSDA dan ESDM) Kota Semarang tahun anggaran 2010.
Fauzi ditetapkan tersangka karena saat itu, dirinya menjabat Kepala dinas PSDA dan ESDM Kota
Semarang. Dalam pengadaan mobil sedot lumpur
yang bertujuan untuk mengatasi pendangkalan di
sejumlah saluran air yang ada di Kota Semarang itu
ada dua pihak yang diduga terlibat.
Terjadi rekayasa saat proses lelang pengadaan
mobil sedot lumpur yang dimenangkan oleh PT
SBY dari Yogyakarta dan mengakibatkan kerugian
keuangan negara hingga lebih dari Rp1 miliar.
Kasus dugaan penyimpangan pengadaan mobil
sedot lumpur di Dinas PSDA dan ESDM Kota Semarang yang penyelidikannya ditangani Kejari Semarang sejak 9 November 2011 itu didanai APBD
2010 kota setempat dengan pagu anggaran Rp3,8
miliar. Barang yang diserahkan pada akhir pengadaan tidak sesuai dengan spesifikasi yang sudah
ditentukan dalam kontrak sehingga terdapat kemahalan harga. Selain pengadaan barang yang belum
selesai 100 persen namun sudah diserahkan, spesifikasi barang di bawah ketentuan.
Jangan Sekadar Terkejut
Di awal bulan Desember, suasana di lingkungan
Pemkot Semarang dan DPRD Kota Semarang masih
dilingkupi aura pemeriksaan oleh KPK apakah
sekadar sebagai saksi atau bisa berpotensi sebagai
tersangka baru.
Para pimpinan satuan kerja perangkat daerah
(SKPD) tiba-tiba menjaga jarak dengan jurnalis setelah terungkap surat edaran yang menyebutkan
SKPD diminta kontribusinya dan diduga
untuk meloloskan pembahasan RAPBD Kota
Semarang 2012. Apalagi pemeriksaan terus
bergulir di tingkat SKPD juga di kalangan
anggota DPRD Kota Semarang.
Sementara itu, sejumlah elemen
masyarakat tidak henti-hentinya menggelar demonstrasi sebagai bentuk kekecewaan atas tertangkapnya sekretaris daerah
Pemkot Semarang, Akhmat Zaenuri dan dua
anggota dewan Agung Purno Sarjono dan
Sumartono.
Wali Kota Semarang, Soemarmo menyatakan siap mengundurkan diri jika dirinya
terbukti melakukan korupsi dan pernyataan
tersebut disampaikan setelah dirinya diminta menandatangani kontrak integritas
yang disodorkan oleh Himpunan Mahasiswa
Islam (HMI) Fisip Universitas Diponegoro.
Kalau terjadi pada diri saya (korupsi),
saya siap mengundurkan diri, kata Soemarmo saat dirinya usai menandatangani satu
lembar kontrak integritas di atas materai.
Sekretaris Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme
(KP2KKN) Jateng Eko Haryanto mengatakan
bahwa penangkapan wakil rakyat dari pejabat elit di lingkungan eksekutif tersebut seharusnya tidak sekadar menyebabkan terapi
kejut, tetapi juga sebagai pembelajaran.
Jangan sampai pemberantasan korupsi
yang marak dilakukan sekarang ini dipandang sebelah mata hanya karena tidak ada
efek jera bagi para koruptor dan mereka
yang ingin melakukannya. Oleh karena itu, tambah
Eko Haryanto, tingginya putusan peradilan dan
memiskinkan para koruptor perlu dilakukan agar
para pejabat elit dan wakil rakyat memiliki rasa takut dan tidak melakukan korupsi.
Kejaksaan juga harus menuntut dengan tuntutan maksimal agar putusannya juga dapat maksimal. Jadi harus ada sinergi, jangan sampai putusan
hukumannya ringan, kata Eko.
Putusan yang tinggi dan memiskinkan para koruptor diharapkan dapat menumbuhkan rasa takut
dari para pejabat elit dan para wakil rakyat.
Eko menambahkan hal lain yang perlu diwaspadai adalah waktu-waktu menjelang Pemilu 2014.
Pemilu biasanya diwarnai dengan kegiatan mencari
simpati, dan kegiatan itu harus mendapatkan perhatian khusus terutama pada wakil rakyat yang ingin menyalurkan anggaran bantuan sosial (bansos)
dan pengadaan barang dan jasa. jenri

Koordinator Liputan Polda Metro Jaya : Mulyawan. Liputan KPK: Muhammad Furqon. DPRD DKI Jakarta : Nur Mochammad. Biro Jakarta Timur
: Maruli s Biro Jakarta Pusat : M. Surya Biro Jakarta Barat: Prayogo, Sri Rejeki. Biro Jakarta Selatan: Rimbun, Nopiadi, Kamsul Alam Biro Jakarta
Utara: Iwan Haris. Biro Depok : Sudarmo (Kepala) Perwakilan Banten: Leonar Marbun Lbn Batu (Kepala) Biro Kabupaten Tangerang: Tumbur
Limbong (Kepala), G. Harry Simbolon, Batara Aritonang, Alden Robertus Simbolon. Biro Kotamadya Tangerang: Erwin Sinaga (Koordinator). Biro
Kotamadya Tangerang Selatan: Pabona Marbun (Kepala). Perwakilan Sumatera Utara: Happy Silalahi (Kepala) Biro Samosir: Sahat Sitanggang. Biro Aceh Tenggara: Muhibbudin, Sekedang, Hasan Basry,
SH. Biro Dairi: Benget Hutasoid. Perwakilan Kepri: Bernad H. (Kepala), Biro Pekanbaru: Manuasi Nainggolan (Kepala), Mariden Nainggolan, BA, Jahinsa Silaban. Biro Batam: Junael Marbun, Pasu Sihite.
Perwakilan Lampung: Perwakilan Jawa Barat: TM. Harianja SH. (Kepala), M. Saragih. Biro Bandung : Faozanolo Laia (Kepala) Biro Bandung Barat : S. Sitanggang (Kepala). Biro Bandung Cimahi : Antonius SE. (Kepala). Perwakilan Kalimantan Barat: A. Rahman HS. (Kepala), Agus Supriyanto.
PERCETAKAN : CV. Grazia Indah (Isi diluar tanggungjawab percetakan).

METROPOLITAN

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

Pungli Oknum Pejabat


Kepala Pasar Senen
Blok VI Miliaran
JAKARTA, METROPOLITAN POS,
ERDASARKAN perhitungan
para pedagang di pasar senen
setiap yang dipungli bisa
terkumpul dananya sebesar
kurang lebih Rp2.016.000.000,- per
tiga tahun.
Adapun para pedagang setiap yang
dipungli di Pasar Senen mempunyai
perincian yang ditagih oknum adalah Rp5000 per hari dikali 400 Kios/
warung samadengan Rp 2.000.000
dikali
seminggu samadengan Rp
14.000.000 dikali 1 Bulan samadengan Rp 56.000.000 dikali 12 Bulan samadengan Rp 672.000.000 x 36 Bulan
(3 tahun) =Rp2.016.000.000,-.
Selain itu masih ada pungutan
liar lagi yang dibebankan kepada
pemilik kios yaitu uang keamanan
Rp1.000,- uang Kebersihan Rp1.000,
uang listrik,perpedagang di pungut
Rp 5.000,- bila dikalkulasikan sebesar
Rp 7.000,-perhari x 400 kios/warung = Rp 2.800.000 x perminggu =Rp
19.600.000 x perbulan=Rp78.400.000
x 3 tahun =Rp 2.822.400.000,-.
Setiap pedagang dipungli tidak
diberikan tanda bukti karci resmi bahkan tagihan listrik juga tidak ada yang
jelas, dan melakukan pengutipan adalah pengelola pasar senen.
Oknum Kepala Pasar Senen, Bersimen Tinambunan SAP, diduga melakukan pungutan liar kepada para peda-

gang kaki lima yang berada di Blok 2


pinggir Pasar Senen dan sekitarnya.
Dalam hal ini layak diperiksa kejaksaan untuk diusut punglinya setiap tahun dan kekayaannya dari hasil
pungli pedagang pasar senen.
Pejabat ini untuk memperkaya
diri sendiri serta mencari keuntungan
pribadi, melalui panjang tangannya.
Hal ini suda jelas pejabat tersebut melanggar Peraturan Pemerintah
No.53 Tahun 2010, tentang disiplin PNS
, dengan penyalagunaan wewenang
jabatan yaitu undang-undang No.20
Tahun 2001 tentang Tindak Pidana
Korupsi sesuai Pasal 2 Ayat 1 mengatakan setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan
memperkaya diri sendiri atau orang
lain atau suatu korporasi yang dapat
merugikan keuangan Negara dipidana
dengan pidana penjara seumur hidup
atau paling singkat 4 Tahun atau paling lama 20 Tahun atau denda paling
sedikit Rp 200 Juta rupiah atau paling
banyak RP 1 Miliar.
Apabila pejabat melakukan penggelapan pungli Restribusi dan penyelewengan untuk memperkaya diri sendiri sudah melanggar undang-undang
No.28 Tahun1999 tentangpenyelengaraan Negara yang bebas dari korupsi/
kolusi dan Nepotisme serta KKN.
Berdasarkan Keputusan Presiden
No.4 Tahun 2009 tentang Percepatan

Pemberantasan Korupsi,
Kepala Pasar Senen Blok 6, Bersimen Tinambunan, sudah menjabat 3
tahun, setiap dikonfirmasi wartawan
tidak pernah berada di kantor. Menurut, sumber Metropolitan Pos yang
layak di percaya dari para pedagang,

LINTAS BERITA

DKI Kebut Perbaikan


106 Titik Jalan Rusak

mengatakan Kepala Pasar Senen diduga sudah lama melakukan pungli


dengan menyuruh anak buah untuk
menagih sebagai panjang tangan pejabat tersebut..
Prayogo/ Solihin/
Iwan/ Surya.

NET

PUNGLI: Ps Senen blok VI menjadi ajang pungli bagi oknum pejabat yang mencapai miliaran

Target Pajak Restoran Satpam Minimarket Disarankan Pakai Senjata Gas


JAKARTA, METROPOLITAS POS
rudin Djafar, mengatakan, Untuk tokonya dengan closed circuit teledan Hotel Rendah
AKHIR-akhir ini perampokan satpam bisa dibekali dengan air vision (CCTV).
minimarket makin marak terjadi, sehingga mengganggu keamanan dan
ketertiban di wilayah Jakarta, Bogor,
Depok, Tangerang, dan Bekasi. Polda
Metro Jaya mengimbau pentingnya
sistem keamanan yang dilakukan
oleh pengusaha minimarket. Salah
satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mempersenjatai satpam
minimarket dengan senjata gas atau
air soft gun.
Kepala Bidang Humas Polda
Metro Jaya Komisaris Besar Baha-

soft gun atau senjata gas untuk


membela diri. Biasanya itu yang
digunakan.
Kelengkapan air soft gun pada
diri satpam ini, tambah Baharudin, bisa dilakukan dengan berkoordinasi dengan Direktorat Intel
dan Keamanan Polda Metro Jaya.
Intel nantinya akan menyeleksi
izin pemakaian air soft gun terhadap satpam-satpam minimarket.
Selain itu, pengelola juga kembali
diimbau untuk memperlengkap

Kamera CCTV itu selain untuk


membantu kerja polisi juga bisa
untuk pencegahan, ujar Kepala
Subdit Umum Polda Metro Jaya
Ajun Komisaris Besar Helmy Santika saat ditemui di kantornya.
Keberadaan CCTV akan memberikan dampak psikologis bagi
pelaku. Pelaku cenderung akan
berpikir dua kali jika ingin melancarkan aksi kejahatannya. Para
pelaku biasanya berkelompok dan
membawa senpi. Jenri

Curi Pulsa, 7 Peretas Server Telkomsel Ditangkap


JAKARTA, METROPOLITAS POS
APARAT Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menangkap tujuh
pelaku pencuri pulsa dengan cara
meretas server milik PT Telkomsel.
Aksi pencurian pulsa yang diduga
dilakukan sejak 2010 itu ditaksir
telah merugikan perusahaan operator seluler tersebut hingga puluhan miliar rupiah.
Aksi ini diketahui pada saat diaudit keuangan provider tersebut.
Ternyata, jumlah pulsa yang dijual
dengan keuangan yang diterima
jauh berbeda. Pihak Telkomsel

mengaku rugi Rp10 miliar, dari


pihak pelaku Rp 4 miliar. Tapi jumlah ini belum kita pastikan karena
masih diaudit, ujar Kepala Divisi
Humas Polri Inspektur Jenderal
Saud Usman Nasutiondi Jakarta.
Saud mengatakan, penangkapan itu berlangsung pada Jumat
(6/1). Tujuh penyusup yang ditangkap berinisial FA, AH, MA, SP,
DY, IA, dan LK.
Saat menjalankan aksinya, FA
dibantu AH untuk membobol server
Telkomsel. Kedua pelaku itu dibantu
oleh MA dalam menyiapkan script

untuk memfasilitasi pencurian pulsa tersebut. Kemudian ada tersangka SP yang ikut membantu membobol server, menyiapkan script,
dan melaksanakan pencurian pulsa
serta menjual ke masyarakat. Kemudian DY membantu melakukan
penjebolan server, mencuri, dan ikut
juga penjual pulsa bersama IA dan
LK. Jadi mereka ini pemain sekaligus penjual dengan rekan-rekanya,
papar Saud. Barang bukti sudah
diamankan dan tujuh pelaku kini
ditahan di tahanan Bareskrim,
kata Saud. Jenri

Kampung Narkoba Jadi Target BNN


JAKARTA, METROPOLITAS POS
UNTUK memerangi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, Badan Narkotika Nasional (BNN)
akan mengembangkan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan
dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
BNN akan mensasar kampung-kampung yang dinilai menjadi konsentrasi
peredaran gelap narkotika di Indonesia.
Hal tersebut ditegaskan Kepala
Hubungan Masyarakat BNN Sumirat
Dwiyanto saat pemusnahan barang

bukti sabu di halaman belakang gedung BNN, Jl MT Haryono, Jakarta


Timur, beberapa waktu lalu.
Kampung-kampung itu menjadi
konsentrasi peredaran gelap narkoba
dan kita akan mengembangkan upaya
preventif, pembinaan dan juga represif
di sana, ujarnya.
Meski tak menyebutkan titik tepatnya, kampung narkoba yang menjadi
sasaran antara lain berada di tiga pulau, yakni Sumatera, Kalimantan dan
Sulawesi. Sebagai tindakan konkrit,

JAKARTA, METROPOLITAS POS


DINAS Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta,
mulai mengebut Pekerjaan perbaikan jalan rusak di Jakarta. Ada 106 ruas jalan rusak di Jakarta
akan diperbaiki dengan sistem betonisasi.
Perbaikan diperkirakan akan selesai pada semester I atau pada Januari hingga Juni 2012. Perbaikan dengan betonisasi dilakukan di ruas jalan
yang rusak berat, dengan layering bila rusak sedang, dan sistem levelling dan patching bagi jalan
yang rusak ringan.
Kami terus melaksanakan program yang prioritas bagi kepentingan masyarakat. Perbaikan jalan
rusak terus digenjot, meminimalisasi tingkat kecelakaan kendaraan di jalan, ujar Kepala Dinas PU DKI
Jakarta, Erry Basworo, Selasa, 10 Januari 2012.
Menurut Erry, seluruh proses tender sudah dilaksanakan pada Desember tahun lalu. Penandatangan kontrak perbaikan jalan juga sudah dilakukan. Khusus perbaikan jalan rusak dimasukkan
dalam program multiyears yang membutuhkan
anggaran sebesar Rp89 miliar.
Dinas Pekerjaan Umum meminta masyarakat
agar sabar menanti pelaksanaan pekerjaan perbaikan jalan rusak. Perbaikan diharapkan selesai
sesuai target.
Ada perbedaan perbaikan jalan dengan tahun
sebelumnya. Hal ini terkait dengan ruas jalan nasional yang mulai tahun ini langsung ditangani Kementerian Pekerjaan Umum. Beberapa ruas jalan
nasional yang telah diperbaiki, antara lain Jalan S.
Parman, Gatot Subroto, dan Latumenten. Jenri

Tak Ada IMB, Puluhan


Bangunan Dibobgkar

rupiah.

JAKARTA, METROPOLITAS POS


DI tengah pesatnya bisnis kuliner dan perhotelan di DKI Jakarta, ternyata target pajak untuk
restoran dan hotel justru masih terbilang rendah.
Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta hanya menargetkan pajak untuk restoran sebesar Rp 1,1 triliun
dan pajak hotel sebesar Rp 1 triliun.
Padahal, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selalu mengalami peningkatan cukup
menjanjikan. Bahkan, Berdasarkan data Badan
Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, jumlah kunjungan wisman ke DKI Jakarta sepanjang September
2011 mencapai 147.999 kunjungan.
Kedatangan mereka adalah potensi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena selain menginap
di hotel, mereka juga menghabiskan uang untuk
makan di restoran.
Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta,
Iwan Setiawandi, mengatakan, dari target pajak
2012 sebesar Rp 15,65 triliun atau lebih besar 11,8
persen dari realisasi penerimaan Pajak Daerah
2011 yang mencapai Rp 14,8 triliun, diproyeksikan dari 10 jenis pajak di antaranya, pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar
Rp 4,3 triliun, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
ditargetkan sebesar Rp 4,1 triliun, pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
sebesar Rp 2,5 triliun, pajak restoran sebesar Rp
1,1 triliun, dan pajak hotel Rp 1 triliun.
Sedangkan lima jenis pajak lainnya proyeksi
realisasinya di tahun ini berada di angka miliaran
saja, ujarnya, Rabu (11/1). Prayogo

pihaknya akan melakukan penindakan hukum sekaligus pembinaan bagi


mereka yang melakukan tindak pidana
narkoba.
Upaya pembinaan yang kita lakukan dalam hal profesi seperti otomotif,
bengkel dan menjahit bagi wanita supaya mereka mampu meningkatkan
penghasilan tidak dari narkotika, imbuh Sumirat.
BNN optimistis langkah tersebut
mampu menekan peredaran narkotika
di Tanah Air yang dinilai masih men-

jadi pasar potensial bagi peredaran


narkotika dan obat berbahaya.
Tahun 2011, BNN mencatat jumlah
kasus tindak pidana narkotika yang
berhasil diungkap sebanyak 94 Laporan Kasus Narkotika (LKN). LKN yang
telah selesai disidik serta diserahkan
kepada penuntut umum sebanyak 60
LKN. Jumlah tersangka yang berhasil
ditangkap sebanyak 153. Sedangkan
kasus yang belum selesai ditangani sebanyak 34 LKN dan akan dilanjutkan
pada tahun 2012. Jenri

JAKARTA, METROPOLITAS POS


SEBANYAK 58 bangunan yang tak memiliki
Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di sepanjang
saluran Kali Baru Timur, Rawa Bunga, Jatinegara,
Jakarta Timur ditertibkan oleh Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Timur bekerja sama
dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),
Kamis (29/121/2011).
Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air
Jakarta Timur, Suhartono mengatakan, pembongkaran tersebut sebagai upaya untuk meminimalisasi banjir di Jakarta. Ya, ini untuk mengembalikan aliran yang selama ini menyempit sehingga
menyebabkan genangan, ujarnya.
Rincian bangunan yang dibongkar adalah 26
bangunan di Kelurahan Rawa Bunga dan 32 bangunan di Kelurahan Balimester. Pembongkaran
dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Tidak ada penolakan dari warga karena telah dilakukan sosialisasi dan surat imbauan dari bulan November. Bahkan, beberapa warga rela membersihkan sendiri
puing-puing bangunan mereka.
Penertiban tersebut memiliki dasar hukum, UU
No.51 Prp. Tahun 1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin, UU No. 11 Tahun 1947 tentang
Pengairan, Perda Provinsi DKI No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, Perda Provinsi DKI Jakarta
No. 7 Tahun 2010 tentang Bangunan dan Gedung,
Pergub DKI Jakarta No. 221 Tahun 2009 serta Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 63 Tahun 1993
tentang Garis Sepadan Sungai. Jenri

Awas...Banyak
Lubang di Tol JORR
JAKARTA, METROPOLITAS POS
KONDISI jalan tol Jakarta Outer Ring Road
(JORR), banyak yang berlubang. Kondisi ini sangat dikeluhkan pengguna jalan tol, bahkan, Ada
lubang yang cukup besar dan dalam di KM 28 arah
Serpong. Kondisi ini semakin membuat macet
jalan tol itu di pagi hari.
Gara-gara lubang ini, kendaraan yang melewati tol ini harus menghindar atau menerjang
lubang itu dengan pelan-pelan. Lubang yang agak
besar di Tol JORR juga terlihat sekitar 200 meter
dari pintu tol Pasarrebo, menjelang pertemuan dari
arah Jati Warna Bekasi. Di lokasi ini sudah tampak
tambalan-tambalan, namun ada satu lubang yang
tetap dibiarkan menganga.
Sekitar 200 meter dari lokasi itu, atau sekitar
KM 31, di depan Terminal Kampung Rambutan,
ada juga lubang yang cukup besar di lajur paling
kiri. Lubangnya cukup dalam.
Sepanjang KM 28-KM 36 arah Serpong juga
terlihat jalan berlubang di sana-sini, baik di lajur
paling kiri, tengah maupun kanan. Beberapa tampak lubang yang cukup dalam, sehingga mengganggu para pengendara. Jenri

METROPOLITAN

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

LINTAS BERITA

Lahan Kupingan
FO Pramuka
Masih Sengketa
JAKARTA, METROPOLITAN POS
PENANGANAN sengketa tanah di Jakarta
bagai mengurai benang kusut. Buktinya, meski
telah rampung sejak tahun 2006, hingga kini
pengendara belum bisa menikmati kupingan
flyover (FO) Pramuka-Ahmad Yani lantaran
tersangkut masalah sengketa lahan.
Lahan yang bersengketa tersebut terdapat
di ujung FO, tepatnya di RT 012/09 Kelurahan
Utankayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta
Timur. Tanah seluas 7.320 meter persegi
tersebut diperebutkan oleh dua orang, yakni
ahli waris almarhum Amat yang mengaku
pemilik sah tanah, dengan pihak yang mengaku
pembeli, Ismail Bandi.
M Diswan, kuasa hukum almarhum Amat,
mengatakan ahli waris adalah pemilik sah atas
tanah seluas 7.320 meter persegi yang terletak
di Jl Jenderal Ahmad Yani/Jl Pramuka RT 012/
Rw 09 tersebut. Pemilik sah tanah tersebut
adalah klien kami. Kami memiliki bukti-bukti
kepemilikan sah, ujar Diswan, Selasa (10/1).
Sampai saat ini, kata M Diswan, tanah itu
belum diperjualbelikan pada pihak siapapun.
Untuk itu, ahli waris berharap uang ganti rugi
dibayarkan kepada almarhum Amat. Tanah
itu belum diperjualbelikan kepada pihak lain,
ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI
Jakarta, Novizal, mengatakan, pihaknya telah
menitipkan pembayaran lahan seluas 7.320
meter persegi ke Pengadilan Jakarta Timur
sebesar Rp 35 miliar. Namun pihaknya telah
meminta pengadilan untuk tidak membayarkan
selama masalah hukum yang melibatkan
dua ahli waris yang mengaku memiliki tanah
tersebut tuntas. Jenri

Izin Reklame Baru


Dihentikan
JAKARTA, METROPOLITAN POS
MARAKNYA kasus reklame roboh terutama
saat hujan deras dan angin kencang, membuat
Dinas Peng-awasan dan Penertiban Bangunan
(P2B) DKI Jakarta akan mengevaluasi keberadaan
reklame di sejumlah titik di Jakarta. Dengan begitu,
mulai saat ini P2B DKI Jakarta juga tidak akan
mengeluarkan izin pendirian reklame sampai
proses evaluasi tersebut selesai.
Kebijakan tersebut diambil karena beberapa
waktu lalu, saat Jakarta dilanda hujan disertai
angin kencang sebanyak enam reklame roboh dan
mengakibatkan seorang warga tewas. Tidak ada
izin baru, stop dulu. Kalau ada perizinan baru saya
tidak mau tanda tangan, kita evaluasi dulu, kata
Wiriyatmoko, Plh Kepala Dinas P2B DKI Jakarta,
Selasa (10/1).
Ia mengatakan untuk yang melanggar izin,
akan dikoordinasikan dengan Dinas Pelayanan
Pajak. Sebab menurutnya pengusaha reklame
saat ini yang bandel. Karena memang pengusaha
reklame kadang-kadang ada yang suka asalasalan. Mereka menghalalkan segala cara, agar
(reklame) berdiri semua dilanggar, ujarnya.
Ia meminta kepada para Suku Dinas P2B
di wilayah masing-masing untuk melakukan
pengawasan lebih ketat. Karena itu, untuk
papan reklame ukuran besar, pihaknya meminta
agar diperkuat 20 persen. Jenri

Rumah Pompa Kapuk


Belum Rampung
JAKARTA, METROPOLITAN POS
INTENSITAS hujan semakin meninggi, namun
pekerjaan pem-buatan rumah pompa di RW
04, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Ceng-kareng,
Jakarta Barat, pada tahun anggaran 2011 sebesar
11 miliar belum juga dirampungkan Sudin PU
Tata Air Jakarta Barat.
Kondisi ini jelas membuat war-ga di wilayah
tetangga, yaitu RW 01 ketar-ketir. Sebab, sudah
22 tahun lebih pemukiman mereka selalu dilanda
banjir, terlebih saat musim hujan seperti saat ini.
Ketua RW 01, Juhri, mengatakan proyek pengerjaan rumah pompa belum diketahui kapan akan
dirampungkan dan difungsikan peng-gunaannya.
Bahkan, saat ini pekerja justru melakukan pembongkaran saluran di Jalan Kamal Raya.
Walikota Jakarta Barat, Burha-nuddin, saat
mengunjungi rumah pompa mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta sangat serius untuk me-ngakomodir
keinginan warga RW 01 agar terbebas dari genangan.
Kasudin PU Tata Air Jakarta Barat, R Her-yanto
mengungkapkan, pihaknya tak dapat menyelesaikan
pengerjaan rumah pompa 2011 diakibatkan
permasalahan teknis di lapangan, Jenri

SDN Ceger 02 Pungli Murid


Sejumlah orangtua murid di SDN Ceger 02 Pagi,
Cipayung, Jakarta Timur,
mengeluh. Di sekolah
yang terletak di Jl SMPN
160 Ceger dan memiliki sekitar 400 siswa,
orangtua murid dimintai
uang sebesar Rp 150 ribu
untuk pembangunan
laboratorium komputer.
Namun pihak sekolah
membantah dugaan
pungutan tersebut.
Bahkan kini pembangunan laboratorium telah
dihentikan karena kehabisan dana.
PUNGLI: Siswa SDN Ceger 02 Pagi, Cipayung, Jakarta dipungli
JAKARTA, METROPOLITAN POS
ALAH satu orangtua murid,
Wanda (bukan nama sebenarnya) menyebutkan, pihak
sekolah meminta uang pada setiap murid Rp 150 ribu, untuk
pembangunan laboratorium komputer
tersebut. Ironisnya, iuran pembangunan gedung laboratorium berukuran
7x7 meter ini dibebankan pada semua
siswa, mulai dari kelas 1-6.
Untuk kemajuan pendidikan, sebenarnya kami tidak keberatan. Tapi kok
pembangunan gedung itu siswa harus

bayar, padahal itu tanggung jawab unit


terkait, sesalnya, Rabu (11/1).
Terkait hal tersebut, Kepala SDN
Ceger 02, Suryana, membantah telah
melakukan pungutan terhadap para
siswanya demi pembangunan gedung
laboratorium komputer tersebut. Pembangunan laboratorium yang sudah
hampir rampung itu, menurutnya telah
dihentikan sementara karena kehabisan
dana. Ia mengaku selama ini anggaran
pembangunannya dari para donatur.
Kami tidak menargetkan berapa
biaya yang akan dibebankan kepada

para orangtua murid. Namun dari hasil


pertemuan dengan para orang tua murid, sepakat menyumbang Rp 150 ribu
per siswa. Itupun sifatnya hanya sukarela, tidak ada paksaan. Tidak menyumbang juga tidak apa-apa. Niat kami
ingin memberikan pendidikan yang
terbaik bagi anak-anak didik, terutama
dalam memajukan pelajaran teknologi
dan informatika, katanya.
Kasudin Dikdas Jakarta Timur, Abdul Rasyid, saat dikonfirmasi mengatakan, belum mengetahui adanya dugaan pungutan di SDN Ceger 02 Pagi. Ia

Ratusan Germo Siap Disebarkan ke Wilayah

Dinas Kebersihan DKI Jakarta Bebas


Tumpukan Sampah Non Organik Warga
JAKARTA, METROPOLITAN POS,
JAKARTA ibukota Negara harus di
prioritaskan kebersihan lingkungan di
samping keamanan dan kenyamanan
masyarakat. Jakarta terkenal dengan
tumpukan sampah menggunung yang
sudah ditampung tempat penampungan sampah Bantar Gebang Bekasi,
Jawa Barat. Gubernur DKI Jakarta sudah memprioritaskan Jakarta bebas
sampah dan polusi sampah yang sudah membusuk di tempat penampungan sampah sementara.
Sampah yang paling membahayakan adalah sampah pasar, kalau sempat sudah lama tidak diangkut oleh
petugas Dinas Kebersihan DKI Jakarta
dari tempat pembuangan sampah
masyarakat akan tersemprot bau busuk
yang menggigit otak saraf manusia dan
membahayakan bila melintasnya.
Hal ini Pemda Propinsi DKI Jakarta khususnya Dinas Kebersihan DKI

GARMO:
Dinas Kebersihan
DKI Jakarta menyediakan 265 Germo
untuk disebarkan
seluruh wilayah Kelurahan DKI Jakarta.

Jakarta akan memprioritaskan Jakarta


bebas sampah dan polusi sampah
dengan adanya pasilitas pengadaan
ratusan gerobak motor (Germo).
Germo tersebut sudah siap di sebarkan ke seluruh wilayah dengan
jumlah sebanyak 265 unit Germo untuk siap mengangkut sampah non-organik masyarakat dan sampah warga
lingkungan.
Menurut , Dudy Kusmayadi SE MSI,
yang didampingi Drs Subandi, Dinas
Kebersihan DKI Jakarta, bahwa 265
unit Germo sudah siap disebarkan ke
seluruh wilayah, untuk mengangkut
sampah masyarakat dan warga lingkungan, antara lain 9 unit Germo suda
di salurkan pada saat acara Gubernur
DKI Jakarta di Ciliwung pada tanggal
31 Desember tahun 2011 dan 2 unit
diserahkan ke wilayah Kopasus pada
tanggal 12Januari 2012.
Dengan adanya germo ini Dinas

Kebersihan DKI Jakarta tidak akan kesulitan lagi untuk mengangkut sampah
warga baik masyarakat, sehingga
masyarakat da[pat berbangga diri
tidak bau busuk lagi ungkap Dudy.
Drs Subandi, Kasie Dinas Kebersihan DKI Jakarta, mengatakan, kepada
Metropolitan Pos, dari 265 unit Germo
tersebut sisanya segera di salurkan oleh
Dinas Kebersihan DKI Jakarta ke wilayah
khusunya setiap kelurahan dan kecamatan walikota lima wilayah DKI Jakarta.
Satu unit Germo dapat mengangkut sampah dengan kapasitas 1,25
meter kubik atau kurang lebih 300 kilogram dan tertampung rapid an tidak
berteteran di jalan, ungkap, Subandi.
Masyarakat dan warga Jakarta
akan semakin bangga dengan adanya
pengangkutan sampah yang disediakan Dinas Kebersihan DKI Jakarta,
dan ini cara praktis untuk mengangkut sampah warga, bisa masuk gang

berjanji akan menyelidiki kasus tersebut. Ia tidak setuju jika siswa dibebani
uang pembangunan gedung. Sebab selama ini, biaya pembangunan gedung
sudah menjadi tanggung jawab unit
sarana dan prasarana di Sudin Dikdas
Jakarta Timur.
Saya belum tahu masalah itu. Yapi
yang jelas sekolah dilarang meminta
uang kepada siswa untuk pembangunan gedung. Sebab seluruhnya sudah
dibiayai pemerintah melalui APBD.
Kami segera cek ke lokasi untuk mengetahui kasus tersebut, janjinya. Jenri

Pemasangan Pipa
Saluran Air di
Cilandak Molor
JAKARTA, METROPOLITAN POS
MOLORNYA pekerjaan saluran air di jalan
RA Kartini, Cilandak, Jakarta Selatan, pekerjaan
pemasangan pipa saluran air yang telah
dikerjakan sejak 6 Oktober 2011, hingga saat
ini belum juga dirampungkan Sudin PU Tata Air
Jakarta Selatan.
Padahal, sesuai perencanaan pemasangan
pipa sepanjang 200 meter dengan lebar dia-meter
1 meter tersebut harusnya sudah sele-sai pada 4
Desember 2011. Akibat lambatnya pekerjaan
pemasangan pipa saluran air tersebut, kemacetan
panjang kerap terjadi saat pengendara melintas
dari arah perempatan Trakindo Cilandak KKO
menuju Jl Rs Fatmawati dan Lebakbulus.
Setiap hari macet karena pembangunan
saluran air ini. Padahal sudah sejak Oktober,
tapi belum selesai juga, sesal Sumarno (46)
pengendara yang merupakan warga Bambu
Apus Jakarta Timur, Senin (9/1).
Menurut pria yang bekerja kawasan di
Lebakbulus tersebut, seng pembatas di lokasi
pekerjaan yang memakan separuh badan jalan
juga sangat mengganggu pengendara. Selain
itu, tanah galian yang berserakan di jalan juga
kerap menimbulkan kecelakaan. Kalau hujan
jalan becek dan licin. Pernah saya lihat motor
terpeleset dan jatuh, tukasnya.
Kepala Seksi Konservasi Air Sudin PU Tata
Air Jakarta Selatan, Martinus Rajagukguk, mengakui seharusnya proyek tersebut sudah kelar
akhir tahun 2011 lalu. Namun karena adanya
beberapa kendala, sehingga pekerjaannya molor. Karena pengaruh faktor cuaca, jadi kita
luncurkan lagi, kilahnya.
Martinus berjanji proyek akan selesai pada
akhir Januari ini. Agar masyarakat pengguna
jalan dapat kembali nyaman melintasi Jl RA
Kartini. Paling lambat akhir bulan ini pipa
yang dibangun 500 meter setelah lampu merah
Cilandak KKO menuju Kali Krukut yang berada
di bawah pengolahan air PAM dekat sekolah
Highscope selesai, terangnya.
Martinus menambahkan, pembuatan saluran pipa ini untuk mengalirkan air yang berada di
sekitar Jalan Cilandak KKO. Sebab, hampir setiap
hujan besar kawasan tersebut sering digenangi
air cukup tinggi. Saluran air yang di Jalan KKO
juga sudah dibersihkan, semoga ini bisa mengalir
ke lubang saluran pipa yang di Jalan RA Kartini
dan dibuang ke Kali Krukut, harapnya. Jenri

EKONOMI & BISNIS


Pemerintah Percepat
Aturan Hunian 1:2:3
JAKARTA, METROPOLITAS POS
KEMENTERIAN Perumahan Rakyat akan
mempercepat penyelesaian Rancangan Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) tentang Hunian Berimbang 1:2:3 hingga
31 Januari 2011.
Pola lingkungan hunian berimbang 1:2:3
yang dimaksud yakni untuk pembangunan satu
unit rumah mewah oleh pengembang, harus
diikuti dengan pembangunan dua unit rumah
menengah, dan tiga unit rumah sederhana bagi
masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Target selesai 31 Januari ini untuk perbaikan redaksional, kata Deputi Pengembangan
Kawasan Kementerian Perumahan Rakyat,
Azaddin Sitepu dalam Konferensi Pers Tentang
Rancangan Permenpera Tentang Hunian Berimbang, di Kementerian Perumahan Rakyat,
Jakarta, Kamis 5 Januari 2011. Azaddin mengharapkan, dengan adanya komposisi rumah
sederhana, rumah menengah, dan rumah mewah akan ada subsidi silang untuk hunian berimbang.
Satu hamparan bila skala besar. Bila skala
kecil, boleh tidak satu hamparan. Disarankan,
bentuknya rusunami (rumah susun sederhana
milik) atau apartemen bersubsidi untuk menanggulangi harga tanah, ujar Azaddin. Azaddin menuturkan, untuk skala besar nantinya
untuk 1.000 rumah dan lingkungan siap bangun
yang merupakan bagian Kawasan Siap Bangun
menampung 1.000 sampai 3.000 unit. Rumah
sederhana atau murah mengarah kepada harga
murah yang disubsidi FLPP (fasilitas likuiditas
pembiayaan perumahan), kata dia. Jenri

Pertamina Hemat
Rp2,6 Triliun
JAKARTA, METROPOLITAS POS
PT Pertamina(Persero) berhasil melakukan
efisiensi dari pengadaan Premium dan Solar
impor senilai UU$283 juta atau sekitar Rp2,6
triliun pada 2011.
Wakil Presiden Komunikasi Korporat, Mochamad Harun menilai penghematan tersebut
dilakukan karena perusahaan berhasil memperkirakan harga secara baik sehingga realisasi harga pembelian berada di bawah harga
pasar. Pertamina melakukan pembelian secara
kontrak pada periode 2 bulan sebelum pengiriman.
Dengan kondisi fluktuasi harga saat ini, lanjutnya, upaya memprediksi harga secara tepat
pada saat pengiriman memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.
Akan tetapi Pertamina berhasil melakukan
hal itu sehingga terjadi efisiensi senilai US$283
juta yang artinya Pertamina bisa membeli Premium dan Solar di bawah harga pasar, katanya
di Jakarta,Rabu 11 Januari 2012.
Sementara itu, Pertamina juga secara umum
telah berhasil mengamankan pasokan BBM ke
seluruh wilayah Indonesia selama 2011. Bahkan, kinerja Pertamina dalam hal ini terhitung
mengalami peningkatan yang dibuktikan dengan berhasilnya Pertamina menjaga security of
supply BBM ke Indonesia sehingga tidak terjadi
krisis BBM.
Indikator utamanya adalah tidak adanya
krisis pada hari-hari besar nasional, seperti
Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru. Padahal, pada saat itu kebutuhan BBM terus meningkat, di sisi lain storage dan fasilitas terminal
domestik masih terbatas, katanya. Jenri

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

Kiat Esemka Dikebut

MOBIL ESEMKA: Mobil Kiat Esemka saat ini laris manis tercatat kalangan birokrasi, politisi, selebriti, dan masyarakat
umum melakukan pesanan mobil rakitan siswa Sekolah Menengah Kejuruan itu.

JAKARTA, METROPOLITAS POS


ENTERI Perindustrian
M.S Hidayat menilai
langkah yang dilakukan Walikota Solo, Joko
Widodo yang membeli mobil
produksi dalam negeri, Kiat Esemka, sebagai mobil dinasnya
merupakan pelecut bagi Kementerian Perindustrian untuk mempercepat program mobil nasional.
Hidayat mengatakan langkah
yang dilakukan murid-murid SMK
sebagai suatu inovasi karya anak
bangsa yang patut diapresiasi.
Apa yang dilakukan kawan saya,
Jokowi, itu menjadi triger kami
untuk lebih cepat bisa menghasilkan mobil nasional, kata Hidayat
di Istana Negara, Jakarta.
Ia menjelaskan masyarakat Indonesia sudah lama merindukan

munculnya mobil nasional. Hal itu


pernah dilakukan pada era orde
baru namun menemui gagal.
Hidayat mengatakan, salah
satu instruksi Presiden saat dirinya menjabat Menteri Perindustrian adalah memikirkan kembali
mobil nasional. Tak hanya itu,
di pihak swasta juga telah muncul produksi mobil lokal dengan
merek Gea dan Tawon.
Saat ini semuanya masih dalam tahap uji coba kelaikan, katanya. Setelah uji kelaikan dikeluarkan Kementerian Perhubungan,
kendaraan nasional tersebut selanjutnya akan dikembangkan Kementerian Perindustrian.
Untuk membangun industri
mobil, Hidayat mengatakan dibutuhkan modal yang besar. Selama
ini industri mobil di seluruh dunia

merupakan tipe bisnis yang selalu


padat modal, padat karya dan padat teknologi. Indonesia, lanjutnya,
memiliki Pengalaman 30 tahun industri perakitan sehingga penguasaan teknologi sudah terserap.
Itu merupakan prosedur yang
berlaku di dunia internasional
sebelum dikomersilkan. Sekali diizinkan sudah layak jamin keamanan konsumen, ujar Hidayat.
Pemerintah memastikan akan
mendukung penuh inovasi muridmurid SMK dalam memproduksi
mobil Kiat Esemka. Namun dia
Belum bisa membicarakan berapa
anggaran APBN yang disiapkan
untuk mendukung. Bicara anggaran, mesti ngo-mong dulu dengan Agus Marto, tetapi pemerintah
mendukung dan semua lini juga
bergerak, katanya. Jenri

Dana Infrastruktur Terblokir


JAKARTA, METROPOLITAS POS
SEBAGAI institusi pemerintah
dengan anggaran terbesar kedua,
Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
mengakui masih banyak masalah
di sektor infrastruktur yang menyebabkan terblokirnya anggaran
tahun 2012 sebesar Rp4,44 triliun.
Pada tahun 2012, anggaran kementerian secara nominal menjadi
lebih besar dengan nilai pagu meningkat menjadi Rp62,56 triliun, artinya tantangan maupun kompleksitas beban kerja kita juga semakin
besar, ujar Menteri Pekerjaan
Umum Djoko Kirmanto di Jakarta.
Djoko menjelaskan, penyelesaian dana yang diblokir ini umumnya terkait dengan belum efektifnya masa pinjaman, perijinan
multiyears contract, masalah tanah
dan bahkan juga penetapan desar
sasaran.
Dari anggaran yang diblokir
sebesar Rp4,44 triliun tersebut,

sebesar Rp3,2 triliun merupakan


rupiah murni dan Rp1,2 triliun
berupa pinjaman utang luar negeri.
Djoko mengatakan tahun ini
pemerintah telah bertekad untuk
meningkatkan kinerja lembaganya,
khususnya dalam hal penyerapan
anggaran. Selama ini, penyerapan
anggaran di kementerian PU cenderung menurun.
Berdasarkan data laporan emonitoring sampai 5 Desember
2011, realisasi pelaksanaan tercatat dana terserap Rp50,97 triliun
atau sebesar 89,56 persen dari total pagu. Dari alokasi itu, pencapaian kegiatan fisik telah mencapai
90,18 persen.
Djoko menjelaskan, dari anggaran Kementerian PU tahun 2012,
alokasi tersebar berada pada tiga
direktorat jenderal (Ditjen) yaitu
Ditjen Sumber Daya Air Rp16,44
triliun (26,3 persen), Bina Marga
Rp30,95 triliun (49,5 persen) dan

Cipta Karya Rp12,83 triliun (20,5


persen).
Usul Revisi
Pada bagian lain, Djoko mengakui lembaganya sulit mengikuti
aturan penyerapan anggaran minimal sebesar 25 persen setiap triwulan. Alasannya, pembayaran proyek
tak bisa dilakukan dengan cepat.
Kalau yang 25 persen saya kira
tidak bisa. kami punya usulan dengan satu penjelasan yang saya kira
bisa dipahami, kata dia.
Selama ini, penyerapan anggaran Kementerian PU senantiasa dilakukan melalui proses tender. Dari
proses tender, pelaksanaan mobilisasi tender diperkirakan baru berjalan dua bulan berikutnya.
Menurut Djoko, setiap kementerian mempunyai karakteristik
masing-masing dan lembaganya
akan mengusulkan untuk tidak mengikuti pola. Jenri

Pesawat Ditunda, Maskapai Ganti Rugi Penumpang


JAKARTA, METROPOLITAS POS
MASKAPAI penerbangan kini wajib membayar ganti rugi Rp 300.000,kepada penumpang yang mengalami
penundaan keberangkatan atau delay
lebih dari empat jam.
Aturan yang seharusnya dilakukan pada November 2011 tersebut,
kini diberlakukan mulai 1 Januari
2012. Namun, menurut Kepala Pusat
Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, Peraturan Menteri Perhubungan No 77
Tahun 2011 jo Nomor 92 Tahun 2011
tentang Tanggung Jawab Pengangkut
Angkutan Udara tidak akan mengubah
batas atas harga tiket yang sudah
ditetapkan saat ini.
Jadi, Permenhub ini dikeluarkan
bukan menjadi alasan untuk menaikkan harga tiket pesawat, kata dia, saat

dihubungi VIVAnews.com di Jakarta,


Kamis 5 Januari 2012. Tentunya, dia
menambahkan, biaya yang harus dikeluarkan maskapai tersebut, sudah menjadi kewajiban dan harus dianggarkan
perusahaan penerbangan itu sendiri.
Ya, maskapai lah yang mengatur,
bagaimana membaginya dari harga
tiket yang sudah ditetapkan. Misalnya,
dia tadinya untung hingga lima persen, ya dikurangi keuntungannya satu
persen untuk persiapan biaya ganti
rugi, tutur Bambang.
Berikut ini beberapa ganti rugi
yang dibahas dalam aturan itu: 1.
Penumpang meninggal dunia di dalam pesawat akibat kecelakaan udara
diberikan ganti rugi Rp1,25 miliar. 2.
Penumpang meninggal dunia yang ada
hubungannya dengan pengangkutan
udara pada saat proses meninggalkan

ruang tunggu hingga pesawat diberikan ganti rugi Rp500 juta. 3. Penumpang yang mengalami cacat tetap akibat
kecelakaan udara, ditetapkan dokter
paling lambat 60 hari kerja diberikan
ganti rugi Rp1,25 miliar, penumpang
cacat tetap sebagian ganti rugi diatur
terperinci misalnya cacat satu mata
Rp150 juta dan lainnya. 4. Penumpang yang harus menjalani perawatan
diberikan ganti rugi maksimal Rp200
juta. 5. Pengangkut tidak bertanggung
jawab untuk kerugian karena hilang
atau rusaknya kabin. 6. Kehilangan
bagasi tercatat atau bagasi tercatat
musnah diberikan ganti rugi Rp200
ribu per kilogram dan maksimal Rp4
juta per penumpang. 7. Keterlambatan penerbangan lebih dari empat
jam diberikan ganti rugi Rp300 ribu
per penumpang. Jenri

GANTI RUGI: Akibat penundaan pemberangkatan Maskapai membayar kompensasi.

LINTAS BERITA

Jutaan Mobil Pakai


BBM Subsidi
JAKARTA, METROPOLITAS POS
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik, menyatakan saat ini terdapat
delapan juta kendaraan di Jawa-Bali, dengan
lima juta kendaraan masih disubsidi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,97 juta mobil masih
mengonsumsi Premium dan 3,03 juta mobil
memakai Solar.
Jero Wacik menjelaskan, untuk pembatasan
BBM bersubsidi yang rencananya dilaksanakan
di Jawa-Bali pada April mendatang, kendaraan
mobil pribadi pelat hitam akan menggunakan
Pertamax. Sementara itu, sepeda motor dan
kendaraan umum masih boleh menggunakan
BBM bersubsidi.
Menurut Jero, pemerintah akan menyiapkan 250 ribu converter kits yang akan dibagikan gratis kepada angkutan umum. Bagi kendaraan pribadi yang merasa berat menggunakan
Pertamax, akan diarahkan pindah ke gas. Pada
saatnya nanti, seluruh kendaraan baru diwajibkan menggunakan converter kits agar bisa
menggunakan bahan bakar gas.
Saya sudah bertanya kepada pengguna mobil pelat hitam, mereka lebih senang menggunakan Pertamax daripada repot-repot memasang
converter kits, katanya.
Sementara itu, Dirjen Minyak dan Gas Bumi,
Evita Legowo mengatakan, saat ini konsumsi
oleh kendaraan yang berhak menggunakan BBM
bersubsidi hanya sekitar 20 juta kiloliter. Sisanya mobil berpelat hitam, katanya. Jenri

Setahun, Omzet Bir


Bintang Rp1,7 T
JAKARTA, METROPOLITAS POS
PERUSAHAAN minuman beralkohol, PT
Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), melaporkan
omset pemasaran sepanjang tahun 2011 mencapai Rp1,7 triliun. PT Multi Bintang merupakan
salah satu produsen minuman berlakohol terbesar dengan pangsa pasar mencapai 70 persen.
Brand Manager Bintang, Fahmi Rajendra,
dalam acara media gathering dan peluncuran
Rumah Bintang, di Jakarta. mengatakan Market share Bir Bintang sekitar 55 persen dari
total market di Indonesia, kalau Multibintang
omsetnya Rp1,7 triliun tahun lalu.
Fahmi menjelaskan, total konsumsi bir di
Indonesia pada tahun lalu diperkirakan mencapai 2 juta hektoliter. Selama ini, Multi Bintang
mempunyai lima daerah yang menjadi kontributor penjualan minumal alkohol terbesar di Indonesia. Kelima kota itu adalah Bali, Surabaya,
Medan, Jakarta, dan Makasar.
Pada tahun ini, perusahaan menargetkan
pertumbuhan penjualan meningkat 5 persen.
Target tersebut masih konservatif karena Multi
Bintang hanya akan berupaya menjaga hubungan dengan konsumen yang sudah ada.
Kami tidak mempunyai espektasi terlalu
jauh, menjaga market kami saja yang sudah
leading, ungkapnya.
Selain untuk konsumsi dalam negeri, Multi
Bintang juga telah mengekspor produknya ke
sejumlah pasar luar negeri seperti Jepang, Australia, dan Timor Leste. Jenri

NPL Kartu Kredit


Rp7,4 Triliun
JAKARTA, METROPOLITAS POS
BANK Indonesia mencatat rasio kredit
bermasalah (NPL) kartu kredit mencapai 4,51
persen dari total nominal penggunaan kartu
kredit sebesar Rp165 triliun atau setara Rp7,46
triliun pada November 2011.
Ketua Tim Pengawasan Sistem Pembayaran
BI, Puji Atmoko, mengatakan volume penggunaan kartu kredit mencapai 190 juta transaksi
atau sekitar Rp165 triliun. Jumlah kartu kredit
di masyarakat mencapai 14,5 juta kartu.
Sementara itu, jumlah peredaran kartu ATM
dan kartu debit mencapai 58 juta kartu. Untuk
mencegah terjadinya gali lubang dan tutup
lubang yang menyebabkan kredit macet, BI
melarang penggunaan kartu kredit untuk membayar angsuran kredit lainnya.
Hal itu sesuai dengan aturan baru yang
dikeluarkan BI yaitu Peraturan BI Nomor 14/2/
PBI/2012 tentang Perubahan atas Peraturan BI
Nomor 11/11/PBI/2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu. Jenri

PENDIDIKAN & IPTEK

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

Robot Deteksi Korban Bencana


Tim Boyo Instrument Mahasiswa UGM berhasil menciptakan
robot yang bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan
korban bencana.

eteksi keberadaan korban yang masih hidup.


Total untuk membuat robot ini ini menghabiskan dana 8,8 juta rupiah, ujar Andika Pramanta Yudha, salah satu anggota tim.

YOGYAKARTA, METROPOLITAS POS


OBOT ini diciptakan untuk mengikuti
kompetisi robot dunia The 13th International Robot Olympiad 2011
dari 100 tim, 13 negara ambil bagian
pada Desember lalu, di Jakarta. Mereka berhasil meraih emas berkat robot terbang yang
diciptakan untuk kategori Creative Robot. Dalam kompetisi ini, selain meraih emas, UGM
juga membawa pulang medali perak melalui
Tim Gamaro dengan robot tarinya.
Ketua Tim Boyo Instrument, Christian
Antonia L.P., mengatakan, dalam kontes robot
tersebut mereka membuat dua robot, yakni
Quadcopter yang diberi nama Si Pitung dan
Explorer Bot bernama Paijo. Quadcopter
merupakan robot terbang yang dapat membawa muatan berupa robot mobil yang dapat
terbang ke lokasi titik bencana dan memantau kondisi dari atas.
Pada titik bencana, Quadcopter akan menerjunkan robot mobil yang dapat menelusup
ke reruntuhan dan mendeteksi keberadaan
korban. Kemudian, robot akan mengirimkan
data lingkungan sekitar berupa suhu, konsentrasi gas beracun, dan lain-lain, ke pusat

Tim Gamaro
Sementara itu, Tim Gamaro yang berhasil
meraih perak dalam kategori robot Indonesiana,
menciptakan robot humanoid yang diberi nama
Joko Klono, yang dapat menarikan tarian tradisional khas Jogja, yakni Tari Klono Topeng.
Ketua tim Gamaro, Pramudita Johan
Iswara menyebutkan, selain menonjolkan sisi
tarian, robot memiliki desain yang menarik
sehingga pernah menyabet best design dalam
Kontes Robot Seni Indonesia 2011. Robot ini
juga mempunyai 31 persendian, yaitu 6 di
masing-masing kaki, 7 di masing-masing tangan, 3 di leher dan 2 di badan.
Dengan 31 persendian itu dapat menghasilkan tarian yang elegan dan luwes. Itu
yang juga menjadi nilai lebih di mata juri,
kata Pramudita.
Ia menjelaskan, robot Joko Klono dibuat
menggunakan komponen berkualitas premium. Persendian robot dibuat dengan motor
cervo berkekuatan tinggi dengan kekuatan
angkat 30 kilogram setiap 1 sentimeter.
Total biaya pembuatan menghabiskan
dana sebesar 40 juta rupiah, kata mahasiswa
Jurusan Elins ini. Rinaldi

ROBOT: Mahasiswa UGM berhasil menciptakan robot yang bisa mendeteksi


korban bencana.

LINTAS BERITA

Pramuka Harus
Dekat dengan sains
dan teknologi
JAKARTA, METROPOLITAS POS
Hampir 4.000 pramuka Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia akan menggelar
Perkemahan Nasional II di Bumi Perkemahan
Cibubur, Jakarta Timur, pada 11-14 Januari ini.
Selain menjadi puncak kegiatan kepramukaan,
ajang itu juga untuk mendekatkan Pramuka
dengan sains dan teknologi.
Kami dorong mereka dekat dengan sains
dan teknologi, terkhusus teknologi kedirgantaraan dan teknologi pertahanan. Para peserta
kami ajak ke Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma dan Mako Brimob, Kelapa Dua, kata
Ketua Dewan Pembina Pramuka JSIT, Dr Sukro
Muhab, di Jakarta, Selasa.
Pengenalan secara dini akan persoalan sains
dan teknologi kepada siswa-siswi sekolah Islam
terpadu, katanya, akan mendorong mereka untuk lebih bersemangat dalam mewujudkan citacita kemandirian teknologi bangsa. Dengan demikian, kecintaan akan hasil karya anak bangsa
pun semakin besar.
Semua ini akan kita buktikan lewat ajang
demonstrasi saat pembukaan. Ada demonstrasi
robot, demikian juga ada demonstrasi roket air
sehingga pramuka SIT dari seluruh Indonesia
tak asing dengan sains dan teknologi masa depan, katanya. Rinaldi

Sekolah Unggulan
Tolak Anak Yatim
DEPOK, METROPOLITAS POS
SEORANG anak yatim di Depok telah ditolak masuk ke sekolah unggulan, karena pihak
sekolah menduga keluarganya tidak akan mampu membayar pendidikannya.
Padahal mereka sudah kasih keputusan pada
20 (Desember 2011) diterima dan langsung mengukur baju. Pada Senin (9/1) mereka kasih kabar
bahwa putrinya ditolak dengan alasan biaya, kata
Risnawati, ibu siswi yang ditolak.
Siswi itu bernama Afrillya Anugerah. Pada
Desember 2011 Arfillya didaftarkan ke Sekolah Islam Terpadu (SMPIT) Nururrahman. Ina,
demikian sapaan Risnawati, menjelaskan, dirinya sengaja memindahkan putri pertamanya
itu, menyusul meninggalnya ayah Afrillya, Eri
Anugerah, November 2011.
Ina bersama putrinya mencoba mendatangi
sekolah tersebut. Kedatangannya untuk mengklarifikasi pembatalan yang disampaikan melalui telpon oleh pihak berwenang sekolah tersebut. Tetapi, mereka mengelak, katanya.
Hotdiman

pengendali yang berada jauh dari lokasi bencana, sehingga tim SAR dapat mengetahui
lokasi korban dan kondisi lingkungan sekitar. Terbatasnya anggaran, membuat para
mahasiswa ini secara kreatif memanfaatkan
barang-barang bekas untuk membuatnya.
Kami menggunakan alumunium jemuran untuk membuat rangka pesawat. Begitu
pula untuk kerangka Quadcopter, memakai
teralis bekas milik teman-teman kos dan sebagian lainnya hasil berburu di Pasar Klithikan (pasar barang bekas di Yogyakarta), jelas
Christian, di Stana Parahita UGM, Yogyakarta.
Robot terbang ciptaan 9 mahasiswa ini
terdiri atas empat baling-baling, yang bagian
bawahnya terdapat rangka untuk menempatkan robot mobil. Mereka memasang sejumlah
sensor penstabil, seperti sensor gyro untuk
mendeteksi percepatan sudut, sensor akselerometer yang berguna untuk mengontrol
kemiringan, serta GPS untuk mengirimkan
posisi koordinat lokasi Quadcopter.
Sementara itu, Exploler Bot atau robot mobil dilengkapi dengan kamera untuk melihat
kondisi di lokasi bencana. Pada robot ini juga
ditanamkan sensor inframerah untuk mend-

Mahasiswa UMY kembangkan detektor longsor


YOGYAKARTA, METROPOLITAS POS
Mahasiswa Program Studi Teknik
Elektro Fakultas Teknik Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
Herjuna Sandra Darnastri mengembangkan alat deteksi dini tanah longsor tepat guna bersensor cahaya.
Dengan alat itu masyarakat sekitar
daerah rawan longsor dapat mengantisipasi datangnya longsor dengan tanda
nyala lampu dan bunyi sirine pada saat
tanah bergeser dalam jarak tertentu,
kata Herjuna di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, selama ini beberapa
alat deteksi tanah longsor yang ada
kebanyakan menggunakan potensiometer untuk mendeteksi terjadinya
tanah longsor.
Namun, alat yang saya kembangkan
itu menggunakan sensor cahaya pada
alat `light dependent resistor` (LDR) dan
`light emitting diodes` (LED), katanya.
Ia mengatakan, sensor cahaya dipilih karena potensiometer jika digunakan

terus menerus dalam jangka waktu tertentu akan menimbulkan kerusakan.


Selain menghasilkan nilai yang lebih
stabil, alat deteksi dengan sensor cahaya
akan lebih mudah dalam pembuatan mekanik dan kalibrasi alat, katanya.
Dalam
proses
pendeteksiannya, kata dia, beberapa patok secara
paralel ditanamkan di bagian-bagian
tanah yang rawan longsor. Patok lalu
dihubungkan ke LDR dan LED dengan
menggunakan kawat baja elastis.
Saat tanah bergeser, patok juga
ikut bergerak menarik kawat baja sehingga LED menjauhi LDR. Selanjutnya
akan diperoleh nilai analog digital
converter (ADC) yang dikonversikan
menjadi nilai pergeseran tanah dengan satuan sentimeter.
Nilai pergeseran itu kemudian
ditampilkan pada layar `liquid crystal
display (LCD), kata Herjuna.
Menurut dia, selain tampilan
perge-seran tanah pada LCD, alat itu

Kemdikbud Sediakan Seribu


Beasiswa Unggulan
YOGYAKARTA, METROPOLITAS POS
KEMENTERIAN Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemdikbud) meluncurkan 1.000 beasiswa unggulan
untuk mahasiswa program sarjana,
pascasarjana, dan doktoral di seluruh Indonesia dengan anggaran
sebesar Rp94 miliar.
Seribu beasiswa unggulan itu
dialokasikan untuk mahasiswa, baik
perguruan tinggi negeri maupun
swasta, kata Sekretaris Jenderal
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Musa Yosef di
Yogyakarta. Menurut dia di sela peluncuran beasiswa unggulan, anggaran Rp94 miliar itu tidak hanya dialokasikan bagi penerima beasiswa
yang baru, tetapi juga mahasiswa
lama tahun ajaran 2010/2011.
Meskipun sempat mengalami
penurunan, program yang digulirkan
sejak 2006 itu selalu mengundang
peminat dan terserap sepenuhnya,
katanya.
Ia mengatakan peminat dari Pulau Jawa mendominasi penerima
beasiswa unggulan tersebut. Beasiswa diberikan untuk menutup
pembayaran biaya pendidikan atau
Sumbangan Pengembangan Pendidi-

kan (SPP) mahasiswa selama kuliah.


Untuk mahasiswa yang kuliah di
luar negeri dalam program double
degree, beasiswa juga mencakup
untuk pemenuhan kebutuhan biaya
hidup selama kuliah, katanya.
Menurut dia, tahun ini 1.000
penerima beasiswa merupakan hasil
seleksi dari sekitar sepuluh ribu calon
yang diseleksi. Untuk mendapatkan
beasiswa tersebut mahasiswa disyaratkan mempunyai Indeks Prestasi
(IP) minimal 3,25 dan TOEFL 500.
Beasiswa unggulan itu, kata dia,
tidak hanya membuka kesempatan bagi
mereka yang memiliki nilai akademik
bagus, tetapi juga bagi yang memiliki
prestasi di bidang olahraga dan seni.
Ia mengatakan perguruan tinggi
yang mengajukan mahasiswa untuk
mendapatkan beasiswa unggulan itu
memiliki akreditasi minimal B dan
sedang mengembangkan program
double degree di kampusnya. Jumlah penerima beasiswa maupun besarannya tergantung dari masingmasing perguruan tinggi. Bisa saja
satu universitas berbeda dengan
yang lain dalam penerimaan jumlah
beasiswa tersebut, kata Musa.
Rinaldi

juga menghasilkan output berupa


peringatan dini dengan lampu indikator dan bunyi sirine.
Ada tiga warna lampu indikator
yang digunakan. Warna hujau menandakan terjadinya pergeseran tanah
2-3 cm dengan keadaan masih normal.
Lampu kuning menandakan kondisi
siaga satu dengan jarak pergeseran
3-4 cm, dan lampu merah berarti siaga
dua mulai dari empat cm.
Sirine akan berbunyi pada kondisi siaga tiga dengan jarak lima cm
atau lebih. Pada alat simulasi itu saya
menggunakan alat `buzzer` untuk
menghasilkan suara, katanya.
Ia mengatakan, untuk aplikasinya
dapat menggunakan alat yang menghasilkan suara yang lebih besar sehingga dapat didengar pada jarak yang
lebih jauh. Pergeseran tanah lima cm,
menurut dia, dapat dinyatakan cukup
membahayakan atau dapat menimbulkan tanah longsor. Pergeseran tanah

lima cm akan membentuk rekahan tanah yang cukup besar.


Jika terjadi hujan, rekahan tanah
itu dikhawatirkan akan dialiri air hujan di mana aliran air bisa membentuk
bidang longsor yang mengakibatkan
tanah longsor.
Dengan alat itu masyarakat yang
tinggal di daerah rawan longsor punya
waktu untuk menyelamatkan diri dengan melihat lampu indikator dan suara
yang ditimbulkan, katanya.
Ia mengatakan, alat itu diharapkan
dapat digunakan di daerah-daerah
rawan longsor di Indonesia sehingga
dapat mengurangi korban jiwa.
Alat itu memang dibuat untuk
se-kali pakai. Alat dirancang kokoh
agar tidak terbawa longsor, tetapi jika
terbawa longsor yang paling penting
adalah bunyi sirine dari alat itu sudah
memberi informasi secara cepat kepada
masyarakat sekitar, katanya.
Hotdiman

SMK di Bekasi Rakit Komputer


BEKASI, METROPOLITAS POS
Potensi keahlian siswa-siswa
SMK di Indonesia terus berkembang. Bukan cuma pembuatan mobil Esemka, kemampuan perakitan
komputer hingga LCD proyektor
dan televisi juga mulai menonjol.
Ade Hermawan Z, Ketua Kompetensi Keahlian Teknik Jaringan Komputer (TKJ) di SMKN 2
Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi,
Rabu (11/1/2012), mengatakan,
sejak tahun 2008 sekolah ini digandeng Direktorat Pembinaan
SMK dan perusahaan komputer
dalam negeri untuk merakit komputer dan laptop. Perakitan itu
untuk memenuhi kebutuhan komputer bagi siswa dan guru SMK di
Indonesia.
Ada sekitar 75 SMK di seluruh
Indonesia yang mengembangkan perakitam komputer. Namun
SMKN 2 Cikarang Barat mendapat
pesanan terbanyak.
Awalnya, perakitan personal
computer (PC) dan notebook hanya berjumlah 800. Tahun 2009
meningkat menjadi 3.000 unit, lalu
terbanyak tahun 2010 sebanyak
5.128 unit. Pada tahun lalu sebanyak 4.000 unit.

Komputer rakitan siswa SMKN


2 Cikarang Barat dijual dengan
merk SMK Mugen dan SMK Zyrex (netbook), serta SMK A*Note
(notebook). Semua komponen disediakan perusahaan komputer yang
menjalin kerjasama dengan Direktorat Pembinaan SMK, lalu dikirim
ke sekolah untuk dirakit siswa.
Cara seperti ini membantu
pembelajaran di sekolah. Bahan
praktek disediakan secara langsung. Keterampilan siswa juga
bertambah. Ini langkah awal yang
membuktikan siswa SMK bisa diajak untuk berkarya dengan standar
industri, kata Ade.
Nirza Ramadhanti (15), siswa
Kelas X TKJ SMKN 2 Cikarang Barat, menceritakan pernah merakit
netbook hingga 13 unit per hari.
Dibutuhkan sekitar 15 menit untuk merakit satu netbook.
Enggak kebayang kalau saya
bisa merakit komputer. Tapi bisa
juga. Seru dan senang karena selalu praktek langsung, ujar Nirza.
Para siswa bukan hanya belajar merakit komputer. Mereka
juga harus mampu mengecek permasalahaan dan mengatasasinya
atau trouble shooting. Rinaldi

POLITIK & HUKUM

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

Komnas PA: Enam Kasus


Anak Terlibat Hukum
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencatat awal tahun 2012 ini, sudah ada enam kasus
yang melibatkan anak dalam hukum.
JAKARTA, METROPOLITAS POS
OMISI Nasional Perlindungan
Anak (Komnas PA) mencatat
awal tahun 2012 ini, sudah ada
enam kasus yang melibatkan
anak dalam hukum.
Kasusnya mungkin akan bertambah banyak lagi, kata Ketua Komnas
PA, Arist Merdeka Sirait, kepada wartawan, di Kantor Komnas PA, Jakarta
Timur, Rabu.
Enam kasus itu, yakni kasus pencurian sendal oleh AAL, yang divonis
bersalah dan dihukum dikembalikan
ke orang tua, penjambretan yang dilakukan anak karena dipaksa preman
di Bali, kakak beradik yang tewas di
sel tahanan Polsek Sijungjung, Padang,
akibat mencuri kotak amal, perkelahian bocah 7 tahun dan seorang anak
hakim 8 tahun di Sangita Laut, Sulawesi Utara, kemudian bocah 7 tahun itu
dikenakan wajib lapor.
Selain itu, kakak beradik yang disuruh ayahnya mencuri rumah kosong
di Lampung dan seorang anak yang dituding mencuri delapan batang bunga
Andelin di Soe, NTT.
Coba bayangkan saja, anak berusia
7 tahun sudah dikenakan wajib lapor ke
polisi, katanya yang mengaku heran.
Arist menjelaskan, dari enam kasus yang terjadi di tahun 2012 ini, baru
satu kasus masuk persidangan yaitu
seorang anak yang dituding mencuri
bunga di Soe, Nusa Tenggara Timur.
Untuk kasus yang sudah divonis

hanya kasus AAL ini, ujarnya.


Untuk kasus anak yang dituding
mencuri delapan batang bunga Andelin yang akan disidangkan pada Kamis
(12/1), namun pihaknya meminta
sidang dilakukan secara maraton, sehingga diharapkan ada putusan bebas
dari majelis hakim.
Selain itu, Komnas PA juga sedang
menginvestigasi kasus kakak beradik
yang tewas di dalam sel tahanan Polsek Sijungjung.
Hasil autopsi mereka tewas karena
gantung diri dan terdapat memar di kakinya, sedangkan keterangan orang tua
leher dari jenazah kakak beradik kaku
kemungkinan patah dan terdapat memar di sekujur tubuhnya, ucap Arist.
Ia mengatakan berdasarkan data
dari Kementerian Hukum dan HAM
(Kemenkum HAM) pada 2011 sebanyak 7.000 lebih anak berhadapan dengan hukum dan 6.700 anak yang diputus bersalah. Berarti hanya 10 persen
atau sekitar 300 anak saja yang divonis
bebas, ujarnya.
Oleh karena itu, Komnas PA mendesak Komisi III DPR untuk segera
mengesahkan Rancangan UndangUndang Sistem Peradilan Anak mengingat banyak kasus pidana yang menimpa anak di bawah umur.
Dengan adanya kasus AAL (15),
pelajar SMK 3 Palu, Sulawesi Tengah
yang dituduh mencuri sendal jepit
anggota Brimob Sulteng, Briptu Rusdi
Harahap tersebut, maka tidak ada ala-

Pansus RUU Pemilu


sepakat bentuk Panja
JAKARTA, METROPOLITAS POS
Pansus Rancangan Undang Undang Pemilihan Umum No. 10 Tahun 2008 menyepakati
pembentukan panitia kerja guna membahas
revisi terkait UU yang mengatur tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD itu.
Dengan ini menyepakati adanya pembentukan panitia kerja serta penetapan jadwal
permbahasan masalah perubahan UU No 10
Tahun 2008, kata Ketua Pansus RUU tersebut,
Arif Wibowo, dalam rapat yang juga dihadiri
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis malam.
Jumlah anggota pansus saat ini ada 30,
sementara panitia kerja akan berjumlah 20
anggota. Jumlah perwakilan tiap fraksi sedikit
mengalami penyesuaian, sementara untuk
pimpinan tidak mengalami perubahan.
Menurut Arif, selain pembahasan tentang
empat isu krusial yang menjadi agenda utama
dalam revisi Undang Undang tersebut, perlu
disepakati tentang tujuan agar terciptanya
penyelenggaraan pemilu yang lebih baik dari
sebelumnya.
Empat agenda utama yang menjadi pokok
bahasan itu meliputi sistem pemilihan umum,
alokasi kursi dan daerah pemilihan, metode
konversi suara menjadi kursi, serta ambang
batas minimum parlemen (parliamentary
threshold) yang terus menjadi sorotan di media, kata politisi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu. Jenri

san bagi Komisi III DPR untuk tidak


segera mengesahkan RUU Sistem Peradilan Anak, katanya.
Selama ini, lanjut dia, penegak hukum seperti hakim, polisi dan jaksa
bersembunyi untuk tidak membawa
kasus yang menimpa anak di sidang
di luar persidangan lantaran tidak ada
payung hukumnya.
RUU tersebut akan mengatur bagaimana cara mengadili anak di bawah
umur. Dengan adanya RUU tersebut,
jadi setiap hakim atau penegak hukum
itu tidak bisa lagi selalu beralasan dan
bersembunyi untuk tidak melaksanakan restorasi keadilan, katanya.
Selain itu, lanjut dia, akan didefinisikan secara mendalam indikator
kenakalan anak dan kejahatan. Kalau
kejahatan atau Otentik Crime dilakukan secara berulang-ulang, bila dilepas
akan mengancam dirinya dan ketertiban umum, sehingga harus dititipkan
di suatu tempat (ditahan).
Bila seorang anak melakukan kejahatan, maka hukumannya pidana.
Namun, kenakalan hakim bisa memvonis dengan tindakan, yakni mengembalikan kepada orangtuanya. Hukuman
pidana yang diberikan kepada anak
merupakan jalan terakhir, katanya.
Dengan konsep keadilan restorasi
itu, setiap bentuk pemidanaan terhadap
anak-anak akan lebih mengedepankan
pemulihan kerugian yang dialami korban dan pelaku, dibanding menjatuhkan penjara bagi pelaku. jenri

Menurut Arist, aparat penegak hukum dalam mengusut kasus anak, harus bisa membedakan antara kenakalan
dan kejahatan murni.

JAKARTA, METROPOLITAS POS


TERPIDANA kasus suap wisma
atlet, Mindo Rosalina Manulang kembali menjalani pemeriksaan Komisi
Pemberantasan Korupsi, Rabu.
Kali ini, anak buah Nazaruddin
itu menjadi saksi bagi Neneng Sri
Wahyuni, tersangka kasus dugaan
korupsi pengadaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di
Kementerian Tenaga Kerja dan
Transmigrasi 2008.
Kuasa hukum Rosa, Mohamad

SANDAL JEPIT: Kasus sandal jepit yang


menyita perhatian publik berhasil mengumpulkan lebih dari 1000 sandal jepit.

Iskandar mengatakan, selama dua


jam pemeriksaan, kliennya dicecar
pertanyaan seputar struktur PT
Anugerah Nusantara, perusahaan
milik Nazaruddin.
Pertanyaan umum, masalah
struktur perusahaan PT Anugerah
Nusantara. Dia hanya sebagai marketing bukan struktur, kata Iskandar di gedung KPK, Jakarta, Rabu
(11/1/2012).
Adapun Rosa merupakan
Direktur PT Anak Negeri, anak
perusahaan dari PT Anugerah Nusantara. Muhammad Nazaruddin,
beberapa kali menyebutkan bahwa
PT Anugerah Nusantara merupakan milik Ketua Umum DPP Partai
Demokrat, Anas Urbaningrum.
Anas dan Nazaruddin samasama menjabat pimpinan di perusahaan tersebut. KPK pernah
memeriksa Anas terkait kasus ini.
Nama PT Anugerah Nusantara
masuk dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan PLTS ini.
Neneng yang menjadi Direktur
Keuangan PT Anugerah, ditetapkan
sebagai tersangka bersama pejabat
Kemennakertrans, Timas Ginting.
Dalam persidangan Timas, staf
keuangan PT Anugerah, Yulianis
dan Oktarina Furi mengungkap-

kan, proyek pengadaan PLTS yang


menjadi perakara korupsi ini sebenarnya milik PT Anugerah.
Perusahaan itu meminjam bendera PT Alfindo Nuratama milik
Arifin Ahmad untuk dapat mengikuti tender. Atas sepengetahuan
Neneng dan Nazaruddin, Rosa diminta Marisi Martondang mengikutsertakan Alfindo dalam tender.
Marisi merupakan Direktur Administrasi PT Anugerah yang merangkap Direktur Utama PT Mahkota Negara, anak perusahaan PT
Anugerah. Setelah memenangkan
tender, PT Alfindo melakukan subkontrak pengerjaan proyek PLTS
ini ke PT Sundaya dengan nilai kontrak senilai Rp 5,29 miliar.
Sementara pembayaran yang
diterima PT Alfindo proyek PLTS
mencapai lebih dari Rp 8 miliar.
Selisih nilai proyek dengan nilai
penyubkontrakan ke PT Sundaya
senilai Rp 2,7 miliar itu kemudian
dianggap sebagai kerugian negara
dalam kasus ini.
Dari jumlah uang tersebut,
Neneng dan Nazaruddin disebut
memperoleh keuntungan senilai
Rp 2,2 miliar. Kini, keberadaan
Neneng yang menjadi buronan internasional itu masih misterius

Penjual IPAD Dituntut Enam Bulan Kurungan


JAKARTA, METROPOLITAS POS
PENJUAL iPad, Charlie M Sianipar,
Rabu dituntut enam bulan kurungan
dan diharuskan membayar denda
Rp5 juta oleh penuntut umum, karena
dinilai bersalah memperdagangkan
perangkat telekomunikasi yang tidak
sesuai dengan persyaratan teknis.
Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Charlie M Sianipar dengan pidana penjara enam bulan dengan perintah terdakwa ditahan, kata anggota
penuntut umum Yoklina Sitepu, di Pen-

gadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu.


Terdakwa dikenai Pasal 62 ayat
(1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf j UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen atau kedua Pasal 52 jo
pasal 32 ayat (1) UU Nomor 36 Tahun
1999 tentang Telekomunikasi.
Kasus tersebut bermula saat Sianipar dikunjungi dua orang pembeli iPad.
Dia tengah menerangkan berbagai hal
terkait iPad tersebut namun tiba-tiba
muncul seorang polisi dan menangkap
sembari menyita barang tersebut pada

2 November 2010.
Charlie dijerat UU Perlindungan
Konsumen karena menjual produk
yang tanpa memiliki buku manual dalam bahasa Indonesia.
Karena dakwaan hukum yang berada dalam wilayah abu-abu itu, sebanyak 14 unit iPad milik Sianipar seharga Rp4 juta per unit pun disita.
Seusai persidangan, Charlie menyatakan kekecewaannya dengan tuntutan penuntut umum karena dakwaan
yang ada tidak terbukti di lapangan.

LINTAS BERITA

Di Mesuji, Rakyat
Bersatu Angkat Bedil
JAKARTA, METROPOLITAS POS
ANGGOTA DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menginterupsi sidang paripurna
DPR. Budiman mengaku memiliki bukti selongsong
peluru dalam kasus sengketa tanah di Mesuji, Lampung dan Sumatera Selatan, dan kasus bentrokan
demonstran dan polisi di Bima, Nusa Tenggara Barat.
Budiman menegaskan, saat ini tengah terjadi
revolusi pedesaan. Apa yang terjadi di Mesuji adalah Ratu Adil, yaitu Rakyat Bersatu Angkat Bedil,
kata Budiman dalam interupsi sidang paripurna di
gedung DPR, Jakarta, Senin 9 Januari 2012.
Budiman mengaku sudah mengunjungi para
petani di Mesuji, dan para korban bentrokan di Bima,
Nusa Tenggara Barat. Menurut Budiman, persoalan
yang baru mencuat di dua daerah itu sebenarnya sudah berlangsung sangat lama. Yakni, kasus agararia.
Dari temuan yang didapat, kata Budiman, kedua
kasus itu memiliki pola sama. Ada dugaan penyelewengan hak usaha yang disebabkan dugaan korupsi.
Saya juga bawa foto korban penganiayaan dengan
leher terkoyak dan terpotong di Mesuji, kata anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah VIII
(Banyumas dan Cilacap) ini.
Budiman melihat, kasus ini dipicu karena adanya tumpang tindih otoritas. Padahal, banyak sekali
kasus sejenis di pedesaan Indonesia. Sebagian besar kasus terjadi karena adanya klaim sepihak dari
pihak Kehutanan.
Padahal belum ditetapkan oleh Undang-Undang
apakah itu wilayah hutan atau tidak. Juga swasta, ini
ada 33.000 desa, ujar. Hotdiman

Cabut Perda Miras,


Fauzi Dipanggil DPR

Rosa Ditanya Struktur di PT Anugerah

MINDO ROSALINA MANULANG

Ia menambahkan di dalam persidangan, sudah ditunjukkan sertifikasi yang


terdapat dalam Ipad secara digital.
Jelas, saya kecewa dengan tuntutan itu, katanya.
Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Andar R Hasiholan mempertanyakan tuntutan tersebut karena didalam
persidangan, dakwaan dari penuntut
umum sudah terbantahkan. Kita miris
dituntut enam bulan. Tapi kita hargai dan
kita akan ajukan pledoi termasuk bantahan
dakwaan kedua, katanya. Rinaldi

JAKARTA, METROPOLITAS POS


KOMISI II Dewan Perwakilan Rakyat akan memanggil Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi
untuk meminta klarifikasi terkait pencabutan peraturan sejumlah daerah yang melarang peredaran
minuman beralkohol alias miras.
Sudah diagendakan, saya lupa kapannya, kata
anggota Komisi II DPR, Hakam Naja di Jakarta.
Menurut anggota Fraksi Partai Amanat Nasional
(PAN) itu, kebijakan menarik perda pelarangan
miras itu harus dipertanyakan. Karena ini akan
kontraproduktif dengan upaya pemerintah sendiri
untuk mendorong agar keadaan bisa terjaga, lebih
kondusif, lebih aman, lebih tertib, ujar dia. Kebijakan pencabutan ini tentu bertentangan dengan
upaya untuk itu.
Dia menambahkan, beberapa daerah memang
mengeluarkan perda pelarangan miras dengan tujuan untuk mengurangi tingkat kriminalitas. Gangguan keamanan yang disebabkan oleh miras tergolong cukup tinggi.
Jadi perda miras itu sebenarnya tak ada urusan
atau kaitan dengan agama. Dalam konteks ini adalah
melihat (miras) mudharat-nya lebih besar daripada
manfaatnya, katanya.
Dia mengatakan pelarangan miras tak hanya
terjadi di Indonesia saja. Menurut dia, di luar negeri juga ada beberapa kota yang sudah melarang
peredaran miras. Sebelumnya, Kementerian Dalam
negeri mencabut 351 perda. Sembilan diantaranya
mengatur masalah peredaran miras. Jenri

Polisi Limpahkan Kasus


Penipuan 127 Kedes
DEPOK, METROPOLITAS POS
KEPOLISIAN Resor Kota Depok telah melimpahkan kasus penipuan 127 kepala desa ke Kejaksaan
Negeri Depok. Dua tersangka EHD dan DFS, berikut
barang buktinya sudah tidak lagi di tangan kepolisian. Penyerahan kasus ini diatur dalam pasal 8 ayat
1 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana
Kepala Kepolisian Resor Kota Depok Komisaris
Besar Mulyadi Kaharni mengatakan, Hampir setiap
minggu ada korban yang menanyakan perkembangan kasus ini. Tersangka dan barang bukti sudah
kami serahkan ke kejaksaan. Artinya kasus ini sudah
siap disidangkan.
EHD dan DFS diduga kuat menjadi pelaku penipuan dan penggelapan sebagaimana tercantum
dalam pasal 378 junto pasal 372 KUHP. Modus kejahatan mereka adalah menawarkan program dana
bantuan pembangunan infrastruktur desa. Tersangka menyampaikan bahwa program ini dari Kementrian Dalam Negeri.
Mereka menjanjikan setiap kepala desa yang
mengikuti program ini dapat dana pembangunan
Rp 2 miliar sampai Rp 7 miliar. Jenri

INVESTIGASI

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

LINTAS BERITA

Dinas Pendidikan
Institusi Paling
Korup
JAKARTA, METROPOLITAN POS
LAGI, Indonesian Corruption Watch (ICW)
merilis survei terbaru soal korupsi di bidang pendidikan. Hasilnya, ICW menilai Dinas Pendidikan
menjadi insititusi paling korup di Indonesia.
Berdasarkan hasil penelitian ICW dalam kurun waktu delapan tahun terakhir, kasus korupsi
di dinas pendidikan mencapai 111 kasus dengan
kerugian negara mencapai Rp 233 miliar.
Koordinator ICW Divisi Monitoring Pelayanan Publik, Febri Hendri, dalam Media Briefing
ICW Outlook Bidang Pendidikan 2012, Kamis
(12/1), mengungkapkan kecenderungan korupsi di dinas pendidikan semakin menjadi-jadi dimana terdapat 73 kasus hanya pada tahun 2010
dan 2011 saja. Kecenderungan ini sangat memprihatinkan, katanya.
Institusi sekolah/madrasah juga banyak
melakukan korupsi pendidikan terutama terkait
dana operasional (74 kasus) dengan kerugian
negara sebesar Rp 10,2 miliar.
Meskipun demikian, kerugian negara terbesar tidak terjadi pada kedua lembaga di atas.
Masih berdasarkan penelitian ICW, kerugian negara terbesar jika korupsi terjadi pada pengelola
anggaran pendidikan di pemerintah pusat, yakni
Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rata-rata kerugian negara jika suatu korupsi terjadi di dua institusi tersebut masing-masing sebesar Rp 3,3 miliar dan Rp 3,2 miliar, kata
Febri.
Adapun lokasi korupsi pendidikan terbesar
terletak di Provinsi Banten dengan jumlah kerugian negara mencapai Rp 94,1 miliar. Menyusul
di belakangnya adalah Jawa Tengah (Rp 61,3 miliar), dan DKI Jakarta (Rp 56,7 miliar). Berturutturut di urutan keempat sampai sepuluh adalah
Sumatera Utara, Jawa Barat, DIY, Sumataera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Lampung
Utara. Hotdiman

Korupsi Jalan Balai


Bekuak Dibongkar
KETAPANG, METROPOLITAN POS
KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Kalbar membongkar kembali kasus korupsi pembangunan
Jalan Balai Bekuak, Kabupaten Ketapang. Jalan
tersebut dibangun menggunakan anggaran
2002/2003. Kasusnya sempat mengendap. Akibat persepsi jaksa yang menganggap pembangunan jalan tersebut tidak bermasalah, kata Jasman Panjaitan, Kajati Kalbar.
Jasman akan berkoordinasi dengan BPKP guna
mengungkap kasus pembangunan Jalan Balai
Bekuak. Dirinya mengejar pencairan uang senilai
Rp 1,5 miliar pada anggaran 2003 yang disinyalir
tanpa prosedur hukum. Alasannya permintaan
masyarakat agar pembangunan dapat berlanjut.
Kita angkat kembali kasus itu, mempertanyakan bagaimana mengeluarkan uang Rp 1,5 miliar. Kita juga sudah melakukan ekspose bersama
BPKP untuk keputusan kasusnya. Kalau memang
tidak terbukti akan dihentikan, papar Jasman.
Sepanjang 2011, Kejati Kalbar sudah menyelamatkan miliaran rupiah uang daerah. Meliputi
penyitaan dari tindak pidana korupsi maupun
perdata dan tata usaha negara (datun). Sekaligus
menyatakan akan menuntaskan tunggakan kasus
yang ditangani.
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kalbar
Muhammad Salman mengatakan jumlah kerugian
negara yang berhasil diselamatkan pada 2011 senilai Rp 981 juta. Angka tersebut merupakan komulatif hasil penanganan kasus dugaan korupsi di
lingkungan Kejati Kalbar. Penyitaan paling tinggi
dari kasus Bank Pasar mencapai Rp 400 juta.
Sementara penyelamatan dari kasus datun
senilai Rp 9 miliar, ungkap Salman.
Kembali dikatakan Jasman, kejati akan terus
mengupayakan penuntasan tindak pidana korupsi. Kemudian mengejar pengembalian uang negara. Akibat perbuatan yang telah mengakibatkan
kerugian negara. Antara lain karena tindak pidana
korupsi, meski kasusnya sudah lama mengendap.
Penuntasan tunggakan kasus mulai 2002
hingga 2010 menjadi program kita. Semua kasus
tetap menjadi prioritas, tegas Jasman.
Mantan Direktur Penyidikan Kejagung ini
menegaskan, ikut berupaya meningkatkan kinerja Kejati Kalbar supaya mampu mengungkap
dan menuntaskan tindak pidana korupsi. Saat
ini kejati menyelidiki 68 kasus dugaan korupsi.
Hampir secara keseluruhan dapat ditingkatkan
ke tahap penyidikan, jelas Jasman. Jenri

Kader Demokrat Divonis


17 Bulan Penjara
Amrun Daulay terbukti
melaksanakan proyek
tersebut melalui penunjukkan langsung PT Lasindo untuk mesin jahit
dan PT Atmadira untuk
pengadaan 2.800 ekor
sapi impor.
JAKARTA, METROPOLITAN POS
ANTAN Dirjen Bantuan Jaminan Sosial Kementerian Sosial
Amrun Daulay divonis 1 tahun
5 bulan penjara dan denda
sebesar Rp50 juta subsider 3 bulan.
Amrun terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi pengadaan
mesin jahit dan sapi di Departemen
Sosial.
Menyatakan terdakwa Amrun
Daulay terbukti telah melakukan tindak
pidana korupsi secara bersama-sama,
kata Ketua Majelis Hakim Pegadilan
Tipikor, Mien Trisnawaty, saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak
Pidana Korupsi, Jakarta.
Menurut majelis hakim, Amrun sebagai Dirjen Banjamsos telah terbukti
melanggar sebagaimana dalam dakwaan kedua yakni Pasal 3 jo pasal 18
Undang-undang pemberantasan tindak
pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke1
KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.
Terdakwa telah melaksanakan
proyek tersebut melalui penunjukkan
langsung PT Lasindo untuk mesin jahit dan PT Atmadira untuk pengadaan

DICIUM: Mantan Dirjen Bantuan Sosial Depsos, Amrun Daulay dicium oleh anaknya usai menjalani vonis hakim Tipikor Jakarta, Amrun
divonis hakim 17 bulan penjara.

2.800 ekor sapi impor. Maka unsur menguntungkan diri sendiri atau orang lain
telah terbukti, ujar Mien Trisnawati.
Selain itu, Hakim menilai perbuatan terdakwa bersama Menteri Sosial
Bachtiar Chamsyah yang menyetujui penunjukkan langsung juga telah
memenuhi unsur menyalahgunakan
wewenang dan merugikan keuangan
negara. Akibatnya negara dirugikan
sebesar Rp15.138.199.440, ujarnya.

Yang memberatkan terdakwa, sebagai pemerintah harusnya menjadi contoh


dan teladan yang baik, akibat perbuatan
terdakwa kepercayaan masyarakat kepada pemerintah berkurang.
Perbuatan terdakwa yang menindaklanjuti arahan Bachtiar Chamsyah
dengan penunjukkan langsung adalah
tidak profesional sehingga menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Sementara yang meringankan terdakwa

sopan selama persidangan dan belum


pernah dihukum.
Terkait putusan itu Amrun menyatakan pikir-pikir. Saya pikir-pikir yang
mulia, kata Amrun, yang juga mantan
anggota DPR dari Fraksi Demokrat itu.
Vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa. Sebelumnya, Amrun dituntut
2 tahun 6 bulan penjara, denda Rp100
juta subsider 3 bulan kurungan.
Rinaldi

Kejati Jabar Tetapkan Dua


Tersangka Kasus Korupsi Cianjur

Pemasangan Pipa
Saluran Air di
Cilandak Molor

BANDUNG, METROPOLITAN POS


KEJAKSAAN Tinggi Jawa Barat
menetapkan dua tersangka dugaan
korupsi dana nonurusan kegiatan
kepala daerah di Pemerintah Kabupaten Cianjur tahun anggaran 20072010. Kedua tersangka tersebut yakni Ed selaku Kepala Dinas Cipta Karya
Kabupaten Cianjur dan Hr sebagai
Kasubag Rumah Tangga sekaligus
pelaksana harian (plh) Kepala Bagian
Umum Kabupaten Cianjur. Penetapan
tersangka dilakukan kejaksaan pada
pekan lalu.
Asisten Pidana Khusus Kejaksaan
Tinggi Jawa Barat, Fadil Zumhanna
mengatakan, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, saat ini kedua
tersangka belum dilakukan penahananan. Terkait peran yang dilakukan
kedua tersangka itu, Fadil enggan untuk menjelaskannya.
Dijelaskan Fadil, kasus ini bermula berdasarkan hasil audit yang
dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan kejang-

JAKARTA, METROPOLITAN POS


MOLORNYA pekerjaan saluran air di jalan
RA Kartini, Cilandak, Jakarta Selatan, pekerjaan
pemasangan pipa saluran air yang telah
dikerjakan sejak 6 Oktober 2011, hingga saat
ini belum juga dirampungkan Sudin PU Tata Air
Jakarta Selatan.
Padahal, sesuai perencanaan pemasangan
pipa sepanjang 200 meter dengan lebar dia-meter
1 meter tersebut harusnya sudah sele-sai pada 4
Desember 2011. Akibat lambatnya pekerjaan
pemasangan pipa saluran air tersebut, kemacetan
panjang kerap terjadi saat pengendara melintas
dari arah perempatan Trakindo Cilandak KKO
menuju Jl Rs Fatmawati dan Lebakbulus.
Setiap hari macet karena pembangunan
saluran air ini. Padahal sudah sejak Oktober,
tapi belum selesai juga, sesal Sumarno (46)
pengendara yang merupakan warga Bambu
Apus Jakarta Timur, Senin (9/1).
Menurut pria yang bekerja kawasan di
Lebakbulus tersebut, seng pembatas di lokasi
pekerjaan yang memakan separuh badan jalan
juga sangat mengganggu pengendara. Selain
itu, tanah galian yang berserakan di jalan juga
kerap menimbulkan kecelakaan. Kalau hujan
jalan becek dan licin. Pernah saya lihat motor
terpeleset dan jatuh, tukasnya. Jenri

galan dalam penggunaan anggaran.


Berbekal data BPK itulah, kemudian
tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa
Barat melakukan pemeriksaan di Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Dari hasil pemeriksaan, tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
menemukan beberapa kejanggalan
penggunaan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Salah satu
di antaranya yakni dana makan minum
kepala daerah. Dari hasil pemeriksaan,
ditaksir kerugian negara mencapai Rp
7,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
(APBD) Kabupaten Cianjur.
Kasus ini bermula dari hasil
penyelidikan dan audit BPK (Badan
Pemeriksa Keuangan, red). Dari hasil audit itu, BPK menemukan ada
dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami pun (penyidik
kejaksaan) melakukan pemeriksaan.
Taksiran kerugian negara pun cukup besar karena berlangsung cukup
lama selama lima tahun lebih, ujar

Fadil saat menggelar jumpa pers di


Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,
Jalan RE Martadinata, Kota Bandung,
Selasa (10/1).
Dia menjelaskan, berdasarkan
alat bukti yang dikumpulkan berupa
beberapa dokumen dan kuitansi,
pihaknya menemukan adanya aliran
dana senilai Rp 188 juta setiap bulannya yang berasal dari pos kesekretariatan daerah (setda). Namun,
kegiatan yang bersumber dari pos
anggaran tersebut tidak ditemukan
atau kegiatan fiktif. Pasalnya, dari beberapa kegiatan, penyidik kejaksaan
menemukan surat perintah jalan
(SPJ) kegiatan yang fiktif.
Berdasarkan alat bukti yang
berhasil kami himpun, anggaran itu
dicairkan secara langsung tapi tanpa
adanya kegiatan. Anggaran itu diserahkan ke bupati langsung. Penyidik berpendapat, dari hasil pemeriksaan itu
disimpulkan bahwa telah terjadi upaya
melawan hukum, katanya
Sahat/Antonius

Mantan Pj Wali Kota Siantar Divonis 30 Bulan


MEDAN, METROPOLITAN POS
MANTAN Penjabat (Pj) Wali Kota
Pematang Siantar, Ir H Kurnia R Saragih divonis 30 bulan penjara oleh Ketua
Majelis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, Suhartanto SH.
Putusan itu diberikan karena Kurnia
secara sah dan menyakinkan merugikan negara sebesar Rp1,2 miliar.
Demikian putusan yang dibacakan
Pengadilan Tipikor Medan dalam sidang
lanjutan, Kamis (5/1). Putusan tersebut
lebih rendah satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) 3 tahun 6 bulan.
Sebelum dibacakan putusannya, da-

lam siding itu terungkap bahwa Tindakan korupsi tersebut dilakukan secara
bersama-sama dengan empat orang
rekan Kurnia yakni, Lomo Gultom, Panahatan Sihombing, Albert Nainggolan
dan Paian Siagian. Kini, kesemuanya
disidangkan terpisah.
Adapun kesalahan yang dilakukan
Kurnia, yakni melakukan kesalahan
akibat melakukan pembayaran gaji,
pembayaran rekening air, listrik dan
telepon berdasarkan besarnya biaya
dalam rekening tersebut, sebelum disahkannya APBD 2005. Hal itulah yang
merugikan Negara hingga Rp1,2 miliar.

Usai membacakan berbagai pertimbangan, Suhartanto SH memutuskan,


Kurnia diwajibkan membayar denda
sebanyak Rp50 juta dengan subsider
2 bulan penjara. Selain itu, Kurnia juga
diwajibkan membayar uang pengganti
kepada negara sebesar Rp378 juta.
Apabila terpidana tak bisa membayar uang pengganti pada negera, maka
harta benda milik terpidana disita oleh
Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dilelang, katanya. Lebih lanjut, Suhartanto
menegaskan, apabila harta Kurnia yang
disita dan dilelang tak mencukupi untuk membayar uang pengganti dan

denda, maka Kurnia diwajibkan menjalani hukuman selama 1 tahun penjara. Saudara mengerti, tanya hakim
kepada Kurni.
Dalam sidang itu, Suhartanto menyebutkan, Kurnis dijerat Pasal 2 ayat
(1) jo Pasal 18 UU No. 31/1999 tentang
pemberantasan tipikor sebagaimana
diubah dengan UU No.20/ 2001 jo Pasal
55 ayat 1 ke-1, subsider Pasal 3 jo Pasal
18 UU No 31/1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 jo Pasal 55 ayat 1
ke-1 dengan ancaman pidana maksimal
20 tahun penjara. Rinaldi

DAERAH

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

Janji Atut-Rano Ditunggu


Masyarakat Banten berharap pasangan gubernur dan wakil gubernur Banten 2012-2017 Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, segera membuktikan janji-janjinya saat kampanye, setelah pasangan tersebut dilantik
Mendagri Gamawan Fauzi di Serang, Rabu.
BANTEN, METROPOLITAS POS
HARAPAN kami sebagai warga
Banten terhadap pasangan gubernur
dan wakil gubernur baru, yakni membuktikan apa yang dijanjikan kepada
rakyat saat mereka kampanye. Setelah
mereka dilantik bukan lagi miliki kelompok atau golongan tertentu, tetapi
sudah menjadi milik rakyat, kata salah
seorang tokoh pendiri Provinsi Banten Nadjmudin Busro usai menghadiri
pelantikan gubernur dan wakil gubernur Banten di Serang, Rabu.
Ia berharap, pasangan gubernur
yang baru segera merumuskan kebijakan-kebijakan yang akan diambil,
dalam upaya memberikan pelayanan
kepada masyarakat Banten agar lebih
sejahtera dari sebelumnya.
Ia meminta pasangan tersebut
membuktikan apa-apa yang dijanjikannya saat mereka kampanye sebelum
pemilihan gubernur Banten 22 Oktober
2011 lalu.
Paling utama yang diharapkan
kami sebagai masyarakat Banten adalah perbaikan infrastruktur jalan, sarana pendidikan dan kesehatan. Kami
tidak ingin mendengar lagi keluhan
warga ada sekolah ambruk, jalan rusak
dan lainnya, kata Nadjmudin Busro.
Harapan serupa juga disampaikan tokoh masyarakat Banten lainnya
KH Aminudin Ibrahim, ia berharap
pemimpin Banten yang baru akan
lebih memperhatikan kepentingan
masyarakat seperti penataan jalan, sarana pendidikan, kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat.
Selain itu, ia juga berharap agar
lebih mampu menjaga ketertiban dan
kerukunan masyarakat, sehingga proses pembangunan di Banten berjalan
aman dan lancar.

DILANTIK: Pasangan Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno dilantik Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur
Banten 2012-2017. Kedua Pasangan ini menyisihkan pasangan Wahidin-Irna dan Jazuli-Muzaki dalam Pilkada Banten Oktober tahun 2011.

Paling penting adalah membangun


masyarakat yang berakhlak baik, karena
kalau akhlak masyarakatnya baik maka
pembangunan bidang lainnya juga akan
berjalan dengan baik, kata KH Aminudin Ibrahim yang juga salah seorang
pengurus MUI Provinsi Banten.
Kapolda Banten Brigjen Pol Eko
Hadi Sutedjo mengatakan, pihaknya
berharap gubernur dan wakil gubernur
Banten yang baru agar berupaya meningkatkan sinergitas dalam upaya menjaga situasi keamanan di daerah serta
meningkatkan kesadaran hukum bagi
masyarakat Banten.
Harapan kami sinergitas pemprov
Banten dengan pihak keamanan tetap
terjaga dengan baik, dalam upaya menciptakan deerah yang aman dan kondusif, kata Kapolda Banten.

Kapolsek -Kanit Reskrim


Cicendo Saling Tuding
BANDUNG, METROPOLITAS POS
TERDAKWA kasus suap senilai Rp1 miliar yang
juga Kapolsek Cicendo Bandung non aktif Kompol
Brussel Duta Samodra dan Kanit Reskrim Polsek Cicendo Bandung AKP Suherman beradu argumen di
ruang sidang I/Kresna Pengadilan Tipikor Bandung.
Jadi pada tanggal 13 (Juni 2011) itu, Kapolsek (Brussel) pernah menanyakan apakah uang
yang Rp1 miliar itu sudah masuk atau belum, ujar
kata terdakwa Suherman, saat menjadi saksi untuk
terdakwa Brussel di hadapan Majelis Hakim yang
diketuai oleh GN Arthanaya.
Dikatakan Suherman, tersangka Brussel terlibat aktif selama proses penyelidikan dan penanganan pengedar narkotika asal Malaysia Azri bin
Abdullah yang memberikan uang suap Rp1 miliar kepada Brusel. Menurut Suherman, tersangka
Brussel berada di ruangannya ketika tersangka
Azri meminta bantuan dengan jaminan Rp1 miliar.
Menyikapi keterangan dari anak buahnya di Polsek
Cicendo Bandung, tersangka Brussel membantah
semua keterangan saksi.
Majelis Hakim saya tidak pernah menanyakan
tentang uang kepada Kanit (Suherman). Waktu
itu, saya masih dalam perjalanan ke Cirebon, kata
terdakwa Brusel. Pernyataan terdakwa Brussel itu
langsung ditanggapi Kanit Reskrim Cicendo non
aktif Suherman. Harianja

Sementara itu Gubernur Banten Ratu


Atut Chosiyah mengatakan, program
prioritas yang akan dilaksanakan dalam
masa kepemimpinannya adalah, melanjutkan program-program yang selama
ini sudah dijalankannya bersama wakil
gubernur sebelumnya, terutama dalam
pelayanan dasar masyarakat seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.
Program seratus hari kami tentunya akan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) untuk lima tahun kedepan dan
melaksanakan APBD 2012, kata Ratu
Atut Chosiyah usai dilantik Mendagri.
Menurut dia, ia tetap akan menjaga
hubungan baik antara wakil gubernur
Rano Karno dalam menjalankan tugas
dan fungsinya, sebagaimana yang telah
ia lakukan pada lima tahun sebelumnya

bersama wakil gubernur HM Masduki.


Saya kira masalah pembagian tugas antara gubernur dan wakil gubernur itu, sudah jelas aturannya dalam
undang-undang, kata Ratu Atut saat ditanya tanggapannya terkait pernyataan
Mendagri yang meminta pasangan
tersebut menjaga keharmonisan dan
pembagian tugas yang jelas antara gubernur dan wakilnya.
Rapat paripurna istimewa pengucapan sumpah dan pelantikan gubernur dan wakil gubernur Banten masa
jabatan 2012-2017 oleh Menteri Dalam
Negeri Gamawan Fauzi, dipimpin Ketua
DPRD Banten Aeng Haerudin dan dihadiri ribuan tamu undangan yang memadati ruang sidang paripurna DPRD
Banten, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Leonard

Apindo Tangerang Gugat UMK ke PTUN


TANGERANG, METROPOLITAS POS
ASOSIASI Pengusaha Indonesia Kota Tangerang, Banten, mengajukan gugatan upah minimum
kabupaten/kota ke Pengadilan
Tata Usaha Negara Bandung.
Kami hari ini resmi mengajukan gugatan UMK ke PTUN
Bandung, Kata Ketua Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo)
Kota Tangerang Gatot Purwanto di
Tangerang, Rabu.
Ia mengatakan, gugatan tersebut terkait revisi UMK setelah
terbitnya surat keputusan Gubernur Banten Nomor 561/KEP.2
-HUK/2012 tentang Perubahan
Besaran Upah Minimum (UMK)
dan Pengaturan Upah Minumum
Sektoral se-Tangerang.
Revisi UMK yang dilakukan Gubernur Banten bisa berdampak pada
pengurangan karyawan, penutupan
pabrik serta pengurangan fasilitas
kesejahteraan pekerja, katanya.
Ia mengingatkan, kenaikan
UMK menyebabkan pengeluaran
akan lebih besar dan bisa membuat perusahaan merugi.

Menurut Gatot, besaran upah


buruh pada 2012 saat ini melonjak
mencapai 400 ribu dari UMK awal
yang sudah ditetapkan gubernur.
Sebelumnya sekitar Rp1,381
juta per bulan, namun sekarang menjadi Rp1,605 juta - Rp1,758 juta.
Ia mengatakan, kenaikan itu
menyebabkan pengusaha harus
mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk membayar upah buruh.
Dampak lainnya, kata dia, biaya produksi menjadi naik, biaya
lembur karyawan dan Jamsostek
meningkat, karyawan/buruh yang
berhenti akan meningkat psangonnya, serta kenaikan pajak.
Di sisi lain pengusaha tidak
bisa menaikan biaya kontrak atau
nilai jual dengan pembeli di luar
negeri karena pengusaha mengikuti UMK sebesar Rp 1,381 juta
per bulan, ujarnya.
Ia mengkhawatirkan para pengusaha Taiwan, Korea Selatan dan
China di Tangerang akan angkat kaki
dari sini dan pindah ke daerah lain
akibat kenaikan UMK, kata Gatot.
Sebanyak 90 pengusaha di

Kota Tangerang, Banten, mengaku


keberatan dengan kenaikan UMK
tersebut, bahkan akan melakukan
pemutusan hubungan kerja terhadap ratusan buruh, katanya.
Ia menambahkan, dari 250
anggota Apindo, 90 pengusaha
menyampaikan keberatan secara
tertulis terkait kenaikan UMK setelah direvisi gubernur. Mereka sudah menyampaikan keberatannya
kepada Apindo dan akan melakukan PHK buruh, katanya.
Koordinator Kongres Aliansi
Buruh Indonesia (Kasbi) Wilayah
Tangerang Koswara mengatakan,
semestinya pengusaha menaati
ketetapan yang dikeluarkan oleh
Gubernur Banten.
Intinya, perusahaan saat ini
harus membayar upah sesuai dengan surat keputusan Gubernur
Banten, katanya.
Terkait gugatan tersebut, ia
mengatakan pihaknya itu merupakan hak Apindo. Silakan saja,
tetapi SK yang dikeluarkan gubernur harus dijalankan oleh perusahaan, katanya. Ricardo/Harri

Kampung Narkoba Jadi Target BNN


JAKARTA, METROPOLITAS POS
UNTUK memerangi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, Badan Narkotika Nasional (BNN)
akan mengembangkan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan
dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
BNN akan mensasar kampung-kampung yang dinilai menjadi konsentrasi
peredaran gelap narkotika di Indonesia.
Hal tersebut ditegaskan Kepala
Hubungan Masyarakat BNN Sumirat
Dwiyanto saat pemusnahan barang

bukti sabu di halaman belakang gedung BNN, Jl MT Haryono, Jakarta


Timur, beberapa waktu lalu.
Kampung-kampung itu menjadi
konsentrasi peredaran gelap narkoba
dan kita akan mengembangkan upaya
preventif, pembinaan dan juga represif
di sana, ujarnya.
Meski tak menyebutkan titik tepatnya, kampung narkoba yang menjadi
sasaran antara lain berada di tiga pulau, yakni Sumatera, Kalimantan dan
Sulawesi. Sebagai tindakan konkrit,

pihaknya akan melakukan penindakan hukum sekaligus pembinaan bagi


mereka yang melakukan tindak pidana
narkoba.
Upaya pembinaan yang kita lakukan dalam hal profesi seperti otomotif,
bengkel dan menjahit bagi wanita supaya mereka mampu meningkatkan
penghasilan tidak dari narkotika, imbuh Sumirat.
BNN optimistis langkah tersebut
mampu menekan peredaran narkotika
di Tanah Air yang dinilai masih men-

jadi pasar potensial bagi peredaran


narkotika dan obat berbahaya.
Tahun 2011, BNN mencatat jumlah
kasus tindak pidana narkotika yang
berhasil diungkap sebanyak 94 Laporan Kasus Narkotika (LKN). LKN yang
telah selesai disidik serta diserahkan
kepada penuntut umum sebanyak 60
LKN. Jumlah tersangka yang berhasil
ditangkap sebanyak 153. Sedangkan
kasus yang belum selesai ditangani sebanyak 34 LKN dan akan dilanjutkan
pada tahun 2012. Rinaldi

LINTAS BERITA

DPRD : Revitalisasi
Pasar Jangan Rugikan
Pedagang Kecil
BANTEN, METROPOLITAS POS
RENCANA revitalisasi pasar Jombang, Ciputat,
Kota Tangerang Selatan, Banten, oleh pihak ketiga
diharapkan tidak merugikan pedagang kecil.
Jangan sampai, revitalisasi pasar tersebut
menggusur pedagang kecil, kata Ketua Fraksi
Demokrat DPRD Kota Tangsel Heri Sumardi di
Tangerang.
Heri menuturkan, pihak ketiga diharapkan
tidak menaikkan harga sewa kios terlalu tinggi.
Karena, hal tersebut akan memberatkan pedagang.
Akibatnya, pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan, harus angkat kaki karena tidak
mampu membayar harga sewa kios.
Dengan revitalisasi tersebut, memang akan
merubah lapak menjadi lebih bagus tetapi harganya pun harus di batasi, katanya.
Dikatakan Heri, pengembangan pasar dilakukan oleh PD pasar Niaga Kerta Rahadja di bawah
naungan Pemkab Tangerang.
Sehingga, bisa jadi dalam pembangunannya
mereka hanya menginginkan keuntungan saja
dibandingkan penataan wilayah ini.
Kami juga sudah meminta kepada Sekda jangan sampai pembangunan yang dilakukan pihak
ketiga berdampak negatif bagi Tangsel, katanya.
Direktur Operasional PD Pasar Niaga Kerta
Raharja Ahmad Jabir menuturkan, Pasar Jombang
akan dibangun dengan dua lantai. Rinaldi

Pemprov Jabar : Lapor


Tag ke KPK Prematur
BANDUNG, METROPOLITAS POS
PEMPROV Jawa Barat menilai pelaporan Gubernur Jawa Barat ke KPK oleh Taxation Advocacy
Group (TAG) terkait dengan dugaan adanya penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan belanja
keuangan dan bantuan sosial Tahun Anggaran
2010 dinilai terlalu dini atau prematur.
Kalau menurut kami, apa yang dilakukan oleh
teman-teman TAG yang melaporkan Pak Gubernur
ke KPK itu terlalu dini atau prematur, kata Kepala
Biro Humas Protokol dan Umum Setda Pemprov
Jabar Ruddy Gandakusumah, ketika dihubungi
melalui telepon selularnya, Rabu malam.
Namun terlepas dari itu semua, kata Ruddy,
pihaknya menanggapi santai langkah dari TAG yang
melaporkan pimpinannya ke KPK beberapa hari lalu.
Ya silahkan saja mereka (TAG) melaporkan
ini ke KPK. Silahkan buktikan kalau memang ada
bukti-bukti yang kuat, ujar Ruddy.
Menurutnya, pernyataan TAG yang menyatakan
ada penyalahgunaan wewenang dalam pengelola
belanja keuangan dan Bansos di Pemprov Jawa Barat terlalu berlebihan.
Rasanya berlebihan saja kalau menurut saya,
karena dari rekomendasi BPK saja tidak ada indikasi kerugian negara. Yang ada itu di penerima
Bansosnya. Makanya bulan lalu kita sudah melaksanakan rekomendasi BPK dengan mengirimkan
surat kepada seluruh penerima dana Bansos Pemprov Jabar, katanya.
Dikatakan Ruddy, Pemprov Jawa Barat memberlakukan seleksi ketat dan prosedural pada penyaluran bantuan sosial. Bahkan proses tersebut
dilakukan jauh sebelum diberlakukannya Permendagri Nomor 32 tahun 2011.
Jadi artinya sangat naif jika ada laporan atau
tuduhan soal penggelapan dana bansos Pemprov
Jabar. Syarat yang diberlakukan kita sangat ketat.
Misalnya si pemohon harus memenuhi persyaratan formal administaratif, di antaranya membuat
proposal yang jelas siapa CPCL-nya (calon penerima calon lokasi ), katanya.
Sebelumnya, Kelompok yang menamakan dirinya Taxation Advocacy Group (TAG) menyatakan
telah melaporkan Pemerintah Provinsi Jabar ke
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan dugaan adanya penyalahgunaan wewenang
dalam pengelolaan belanja keuangan dan bantuan
sosial Tahun Anggaran 2010. Ketua TAG Dedi Haryadi, di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung, mengatakan, laporan tersebut dilakukan pada
tanggal 9 Januari 2012 dan diterima oleh Swasti
Putri M dari bagian Pengaduan Masyarakat KPK.
Yang pertama dan utama ialah berkaitan dengan masih rendahnya dengan pertanggungjawaban Pemprov Jabar tentang pengelolaan bantuan
keuangan khususnya bantuan keuangan dan bantuan sosial, kata Dede Haryadi. Ia mengatakan,
jika merujuk kepada hasil pemeriksaan BPK untuk
pertanggungjawaban bantuan keuangan Pemprov
Jabar Tahun Anggaran 2010.
Antonius/Sahat

10

DAERAH

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

LINTAS BERITA

APBD 2012 Harus


Cermat
JAKARTA, METROPOLITAS POS
KOMISI E dalam pengawasan anggaran
2011 tidak mengalami kesulitan dalam membina terhadap mitra kerja, tetapi jika masih ada
kekurangan akan dilanjutkan pada 2012 agar
kepentingan warga Jakarta dapat terpenuhi dan
kehidupan yang lebih layak.
Anggaran terserap tidaknya pada tahun
2011 mendapat perhatian serius dari Anggota
Komisi E DPRD DKI Jakarta, H.M.Ashraf Ali,
sesuai dengan mata anggaran yang diputuskan sudah dijalankan , tetapi kebutuhan anggaran tidak pernah berhenti yang dibutuhkan
masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan dan
sosial.
Ashraf mengatakan Apabila perhitungan
waktu dianggap penting akan dilanjutkan di
tahun 2012 yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat dengan menitik-baratkan
masalah pendidikan, kesehatan dan bidang
sosial, karena selama ada ketimpangan anggaran pendidikan mencapai Rp8 triliun, kesehatan Rp3 triliun, sementara untuk pembinaan
masalah sosial, olahraga dan pemuda hanya
Rp300 miliar, sehingga tidak fair.
Ashraf meminta kepada BPKD dan Bappeda
untuk menjadi perhatian, agar dalam perhitungan anggaran 2012 harus
cermat demi kepentingan semua warga Jakarta, agar
dapat memberikan
keseimbangan
anggaran masalah
sosial, narkoba,
tawuran
dan
olahraga sehingga daya hidup
m a s ya ra k a t
dapat ditingkatkan.
NRM

H.M.Ashraf Ali

Tegas dan Mampu Mengambil Kebijakan

Sulistiyono kini menjabat sebagai


Kasie Area I Sudin Pemakaman Jaktim
ulistiyono Widodo SE MSi, kini menjabat sebagai
Kepala Seksi Area I Suku dinas (Sudin) Pemakaman
Jakarta Timur, layak di promosikan.
JAKARTA, METROPOLITAN POS,
ULISTIYONO Widodo, mampu mengambil kebijakan dan
tegas, ketika proses lelang
proyek dilaksanakan.
Potret informasi ini diperoleh dari beberapa rekanan yang ikut
berkompetisi pada waktu tender dilaksanakan pekan lalu.
Seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi pejabat terutama Kepala
Sudin Pemakaman Jakarta Timur, selaku pejabat pengguna anggaran, agar
kasus serupa tidak terulang lagi.
Konon kemelut yang sempat menjadi bola panas di Sudin Pertamanan
Kota Administrasi Jakarta Timur dan
bahan pembicaraan yang bisa diredam segala permasalahan, berkat

kepiawaian Sulistiyono Widodo, salah


satu pejabat yang terpaksa turun tangan, untuk mengatasi permasalahan
sehingga bola panas tersebut tidak
melebar kemana mana.
Sulistiyono Widodo, dianggap berhasil meredam permasalahan dan
membuat situasi nyaman dan menjadi
kondusif.
Sejumlah kalangan rekanan membenarkan adanya perbedaan pendapat
antara pihak panitia lelang pada saat
proses lelang berlangsung di Sudin
Pertamanan Kota Administrasi Jakarta
Selatan, dalam anggaran tahun 2011
yang lalu.
Bahkan rekanan mengakui dan
menilai ada ketidak harmonisan sejumlah pejabat sehingga sistim ad-

ministrasi tak berjalan semestinya.


Terlepas dari peristiwa yang dianggap langkah itu, maupun adanya dugaan tarik menarik kepentingan tanpa
menyalahkan siapapun patut kita angkat jempol kepada Sulistiyono Widodo.
Beliau
kini menjabat sebagai
Kasie Area I Sudin Pemakaman Jakarta Timur dianggap berani mengambil
sikap tegas sehingga suasana menjadi
rapi. Patut kita acubgkan jempol dan
wajarlah kalau beliau ke depan diperhitungkan sebagai Ketua panitia lelang , kata, Edyson S, Ketua DPD LSM
LPKN.
Acuan ini dibicarakan saat melaksanakan seminar dan diskusi sehari
pada masyarakat di salah satu Hotel.
Sulistiyono Widodo, Sudah layak jadi
Ketua panitia lelang pada tahun anggaran sekarang 2012.
Kemelut yang sempat terjadi di
Sudin Pertamanan kota administrasi
Jakarta Selatan, soal ada tidaknya

pejabat panitia lelang disaat proses


lelang berlangsung membuat semua
kalangan bertanya, dan meragukan
kepemimpinan.
Seperti yang dikatakan Ketua DPD
LSM LPKN, Edyson S, bahwa Heru
Bambang Ermanto selaku Kepala
Suku dinas Pertamanan Jakarta Selatan, sekedar mengingatkan pada
tahun anggaran 2011 lalu komunikasi
antara sejumlah panitia lelang dan
sejumlah pejabat pembuat komitmen
dan unit kerja di unit kerja tersebut
terjadi kesalah pahaman, sehingga
mengakibatkan proses lelang sempat
terganggu. Namun anehnya sekalipun
sempat mengalami kekosongan namun proses lelang tetap berjalan sekalipun tanpa tanda tangan dari pejabat
berkompeten.
Inilah menjadi pertanyaan besar
dikalangan elemen masyarakat terlebih para rekanan sempat menuding
adanya ketidak beresan didalam. Jenri

Pembebasan Lahan Diduga Mark-Up

Perlu Diusut KPK Pembangunan Terminal


Pulo Gebang Menelan Biaya Rp200M
Menurut Anggota KoJAKARTA, METROPOLITAN POS
misi B DPRD DKI Jakarta,
PERLU diusut KPK pembangunan
Hardi,SE, pada tahun 2011
terminal Pulo Gebang menelan biaya dalam
hanya melakukan kegiatan
APBD tahun 2009 sebesar Rp200M, pasalnya pembebasan lahan tersebut diduga di
rutin yang dampaknya bagi
mark-Up, pembangunannya hingga sekarang
masyarakat tidak terlalu bebelum selesai terlaksana.
sar, seperti Dinas PerhubunSekretaris Jenderal LSM Investigasi Fakta
gan, peningkatan fasilitas
Hukum, Berlin Siahaan, mengatakan kepada
untuk masyarakat dengan
Metropolitan Pos, Kamis,(12/1), pejabat Dipenambahan busway dan
nas Perhubungan DKI Jakarta akan segera
percepatan MRT.
dilaporkan ke KPK terkait pembangunan
Terobosan lain menurut
terminal Pulo Gebang dengan menelan biaya
Hardi, di tahun 2012 perAPBD tahun 2009 sebesar Rp200M belum
pindahan terminal Pulogaselesai dikerjakan, termasuk masalah pemdung dapat terwujud, karbebasan lahan diduga di mark-up.
ena pembangunan sedang
Surat LSM Inberjalan,tidak ada masalah,
vestigasi Fakta Huperpindahan terminal denkum akan dikirim ke
gan anggaran Rp.200 milDinas Perhubungan HARDI, SH
iar lebih akan selesai tahun
DKI Jakarta, untuk
2012, kata Hardi.
menindaklanjuti penyimPasar tradisional yang ada di Jakarta sekitar 155
pangan anggaran tersebut. pasar, tetapi yang layak hanya 60 persen, yang selaungkap, Berlin Siahaan.
ma ini perbaikan pasar hanya dilakukan oleh pihak
Anggaran Pendapatan ketiga, yang mengejar keuntungan, tetapi perlu
Belanja Daerah DKI Jakarta diingat renovasi pasar oleh pihak ketiga harus ada
(APBD) tahun 2011 telah keadilan bagi pedagang lama terkait harga kios.
berlalu, namun nasih bankomisi B menurut Hardi, dalam tahun 2012
yak masalah yang belum meminta kepada Direktur PD Pasar Jaya, dalam
terselesaikan, baik pem- merenovasi tidak perlu dikerjasamakan, kepada
bangunan, perekonomian, pihak ketiga, karena akan menguntungkan pihak
sosial maupun layanan ketiga,kalau kita punya modal kita bangun sendiri
umum,
walaupun kerja saja, jangan apa-apa pihak ketiga, tambah Hardi.
komisi-komisi tidak makSelama ini hampir 70 persen membangun pasar
simal sebagai fungsi pen- tradisional dilakukkan pihak ketiga, jika dilakukan
gawasan terhadap kerja dengan modal sendiri dapat meningkatkan PAD.
eksekutif, tetapi tidak bisa Di tahun 2012 PD Pasar Jaya harus merubah imberbuat banyak untuk age jangan tergantung kepada pihak ketiga, tetapi
membangun masyarakat Ja- PD Pasar Jaya dalam membangun pasar tradisional
karta mennjadi cerdas dan harus lebih memperhatikan lingkungan pasar traberwawasan untuk menuju disional yang nyaman, bersih, aman dan tidak kukehidupan yang lebih layak. muh. NRM/ Jenri

PIMPINAN BESERTA SELURUH STAF


DEWAN PERWAKILAN RAKYAT
DAERAH BANTEN
MENGUCAPKAN
SELAMAT TAHUN BARU
( 01 JANUARI 2012)
TERTANDA
H. AENG HAERUDIN
KETUA
H. SUPARMAN, SH

JAYENG RENA

WAKIL KETUA

WAKIL KETUA

IRFAN M, AMD, AK

ELI MULYADI, SE

WAKIL KETUA

WAKIL KETUA

DRS. DADY RUSTANDI


SEKERTARIS DPRD

Tidak Peduli Membangun Negara

DPRD DKI Layak


Dibubarkan Tufoksi
Omong Kosong

JAKARTA, METROPOLITAN POS


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
DKI Jakarta layak
dibubarkan rakyat,
pasalnya kinerjanya omong kosong,
tidak menjalankan
tugas fokok dan
fungsinya.
Korupsi anggaran di DPRD DKI
Jakarta harus di
bongkar KPK, sesuai APBD tahun
2011, dimana program kinerjanya
tidak
dijalankan
alias fiktif, hanya
menguras
uang
H.HIDAYAT AR
rakyat dari anggaran tiap tahun turun dari neraka. Tahun 2011
telah berlalu dengan meninggalkan berbagai
masalah yang menjadi dilema, termasuk kondisi Komisi D DPRD DKI Jakarta, yang kian
terpuruk. Apabila di tahun 2012 tidak ada perubahan akan bertambah parah, karena pengawasan di bidang pembangunan di Jakarta berjalan dan tumpul.
Kemandulan Komisi D mendapat tanggapan Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta,
H.Hidayat AR. Yasin,fungsi Komisi D selama
tahun 2011 tidak berjalan mulus, terutama
masalah pengawasan, karena pimpinan komisi
berjalan sendiri, akhirnya fungsi pengawasan
tidak berjalan baik.
Komisi D menurut Hidayat, hanya membawahi pembangunan, jadi pengawasan hanya
mengandalkan media dan masyarakat,kita sebagai anggota dewan kurang perhatian, karena
secara keseluruhan situasi komisi D kurang
kondusif, rapat-rapat jarang diadakan, hanya
kalau ada prioritas baru pimpinan adakan rapat, kata Hidayat.
Melihat kondisi ini, Hidayat berharap ke
depan tahun 2012 menjadi perhatian semua
unsure partai politik harus ada perubahan
pimpinan komisi, terlebih ketua Komisi harus
diganti,kalau tidak komisi D selamanya akan
tertinggal. Pada intinya anggota siap bekerja
untuk membela masyarakat .
Koalisi LSM sudah layak menyoroti anggaran DPRD DKI Jakarta, sesuai rencana anggaran
yang sudah di setujui setiap tahun. Dalam Hal
ini supaya ditindak lanjuti ke nara hukum yang
berlaku kemana anggaran nya selama duduk di
kursi DPRD DKI Jakarta. NRM/Jenri

12

ANDA PUNYA BAKAT JURNALIS?

nEDISI: 021/Thn I/Senin 16 - 29 Januari 2012

Informasi Aspirasi Rakyat

Hal 12

membuka peluang anda menjadi jurnalis sejati. kirimkan biodata anda


ke Alamat Redaksi atau hubungi Telp: 021-3190 2301, 0813 1533 8511

Senin 16 - 29 Januari 2012

Proyek Rehabilitasi Jalan Rp22.871.800.000,Habis Ditelan

KPK Segera Seret Pejabat Dinas Bina


Marga Jabar dan Rekanan Ke Penjara
Proyek rehabilitasi jalan
Banjaran Pangalengan
Propinsi Jawa Barat dalam
APBD tahun 2011 sebesar
Rp22.871.800.000,-dikerjakan asal jadi dan kelihatan
amburadul.

Jakarta, Metropolitan Pos,


alam hal ini Kepala Dinas Bina
Marga Balai Pengelolaan Jalan
Wilayah Pelayanan III Jawa Barat,
Bambang Nugroho SE MM, Ketua
lelang pengadaan barang / jasa pemerintah dan rekanan pelaksana PT Anten Asri
Perkasa serta konsultan pengawas segera
di seret Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) ke penjara.
Pejabat dan rekanan tersebut diduga
korupsi rame rame dan habis ditelan uang
Negara dalam APBD tahun 2011 sebesar
Rp22.871.800.000,-.
Pasalnya, proyek rehabilitasi jalan Banjaran Pangalengan dengan anggaran APBD
tahun 2011 sebesar Rp22.871.800.000,dikerjakan tidak beres, dimana pelaksanaan proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai volume dan kualitas seratus persen,
serta ketebalan hotmix, pada hal sudah
ditagih seratus persen oleh rekanan pelaksana. Anehnya lagi penimbunan penahanan

tanggul tebing disamping jalan dikerjakan


hanya seluas kurang lebih 3 meter persegi.
Berdasarkan data bahwa pekerjaan
proyek tersebut harus dikerjakan sepanjang
16 Kmdengan biaya Rp22.871.800.000,-harga penawaran sebesar Rp19.210.503.117,sesuai kontrak kerja mulai tanggal 20 Mei
2011 sampai 16 Desember 2011 dengan
masa pelaksanaan 210 hari kalender dan
masa pemeliharaan 180 hari kalender dimulai tanggal 16 Desember 2011 lalu.
Proyek rehabilitasi jalan Banjaran Pangalengan Propinsi Jawa Barat tersebut belum ada setahun sudah rusak parah dan
kelupas aspalnya, retak retak serta berlobang kembali, sehingga menimbulkan ke
rawanan tarnsportasi lalulintas jalan raya.
Selain itu juga, di papan proyek tidak
disebutkan pelaksana pengawas konsultan proyek, sengaja digelapkan oleh pejabat dan rekanan tersebut.
Hal ini tidak sesuai mekanisme Perpres No 54 tahun 2010 tentang pengadaan
barang/ jasa pemerintah dan fakta integritas yang sudah ditanda tangani dan di
sepakati bersama.
Surat pertanggungjawaban (SPJ) dan
laporan pertanggungjawaban (LPJ) diduga
direkayasa dan dimanipulasi baik kwitansi
penagihan. Pada hal pekerjaan proyek rehabiliatsi jalan Banjaran Pangalengan
Propinsi Jawa Barat dilapangan tidak sesuai biaya APBD tahun 2011 yang ada di
data billy quantity yang sudah disetujui
dalam tender.

PIMPINAN BESERTA SELURUH STAF

PIMPINAN BESERTA SELURUH STAF

DINAS PERTANIAN DAN PETERNAKAN

DINAS SUMBER DAYA AIR DAN


PEMUKIMAN

PROVINSI BANTEN

Selamat Tahun Baru

( 01 Januari 2012)

( 01 Januari 2012)

Tertanda

Tertanda

Ir. H. Agus M. Tauchid S., M.Si.


Kepala Dinas

Ir. H. Iing Suwargi


Kepala Dinas

Turut Berduka Cita atas meninggalnya, Alm Ibu Tercinta Nursinta


br Hutabarat (Kel. Op. Sondang Boru ), Rabu, 11 Januari 2012 di RS
Mitra Keluarga Bekasi, dalam usia 76 tahun, dan dikebumikan di
TPU Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumut.
Keluarga Besar Siahaan / Hutabarat
Keluarga Besar Punguan Pangururan Samosir
Sejabodetabek & Bandung.
Jenri Sitanggang
Sekretaris Umum
Call : 081315338511

Perdi Sitanggang
Bendahara Umum
Call : 08129026933

Keluarga Besar Sitanggang


Mengucapkan

Turut Berduka Cita atas meninggalnya, Alm Bpk. Nalom Naibaho


(Kel. Togarma Naibaho), Kamis, 12 Januari 2012, Jl. Kartini No 106
Lubuk Pakam, dalam usia 65 tahun, dan dikebumikan
di TPU Lubuk Pakam.
Keluarga Besar Punguan Pangururan Samosir
Sejabodetabek & Bandung.
Ketua Umum
Sekretaris Umum
Marlon Naibaho, SE MM Jenri Sitanggang
Call : 0812112628469
Call : 081315338511

Bendahara Umum
Perdi Sitanggang
Call : 08129026933

Keluarga Besar Siahaan


Mengucapkan

Turut Berduka Cita atas meninggalnya, Alm Bpk. Baktiar Sitanggang


SH MH, (A. Johannes), Selasa, 3 Januari 2012 di Semarang, (
Jabatan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Semarang ), dalam usia
53 tahun,Keluarga A. Tiodora Sitanggang br Limbong, Kebagusan,
dan dikebumikan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Rabu, 4
januari 2012.

Turut Berduka Cita atas meninggalnya, Alm Bpk. Jentri Siahaan (A.
Arnold Siahaan), Selasa, 10 Januari 2012 di Jakarta, dalam usia 47
tahun, dan dikebumikan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 11
Januari 2012.

Semoga Tuhan Kiranya Memberi Kekuatan dan Penghiburan,


Senantiasa Kepada Segenap Keluarga Yang Ditinggalkannya

ttd
Pendiri / Penanggungjawab Metropolitan Pos

ttd

Peris Sitanggang

Pemimpin Redaksi

Banjaran Pangalengan Propinsi Jawa


Barat dalam APBD tahun 2011 sebesar
Rp22.871.800.000,-dikerjakan asal jadi
dan kelihatan amburadul.

Mengucapkan

Selamat Tahun Baru

Jenri Sitanggang

ASAL JADI: Proyek rehabilitasi jalan

PROVINSI BANTEN

Mengucapkan

Marlon Naibaho, SE MM
Ketua Umum
Call : 0812112628469

Sesuai surat konfirmasi Metropolitan Pos tentang proyek rehabilitasi jalan


Banjaran Pangalengan Jawa Barat dalam
APBD tahun 2011, dikerjakan tidak sesuai
bestek, yang sudah dikirim ke Dinas Bina
Marga Balai Pengelolaan Jalan Wilayah
Pelayanan III Propinsi Jawa Barat, pada
tanggal 19 Desember 2011 surat pertama
dengan No.046/SK/KB-MP/XII/2011 dan
surat ke dua tanggal 27 Desember 2011
dengan No.046.1/SK/KB-MP/XII/2011.
Menurut surat jawaban tanggal 30
Desember 2011 dengan No. 046.1/2456/
BPJ.W.III/2011, Kepala Dinas Bina Marga
Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan
III Propinsi Jawa Barat, Bambang Nugroho,
SE MM, menyebutkan bahwa pelaksanaan
proyek tersebut sudah sesuai mekanisme
Perpres No 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang / jasa pemerintah, dan
semua pekerjaan sesuai prosedur dan perhitungan yang telah dianalisa dengan kebutuhan volume dilapangan, dan tidak ada
pekerjaan asal asalan.
Tidak semua masyarakat mengerti
website teknologo informasi, kami tidak
keberatan karena jawaban kami adalah legal formal dan dapat dipertanggungjawabkan, sebut, Bambang Nugroho.
Semua pekerjaan telah melalui test
kualitas dan dipantau mutunya, adapun
retak retak yang terjadi mungkin ada yang
kurang sempurna dan semua kerusakan
akan diperbaiki selama masa pemeliharaan, jelas, Bambang. q Laia/Saragih

Redaktur executive

T. Jonggara Sitanggang
Redaktur

Berlin Siahaan

Mata Pemerintah
Buta Pakir Muskin

POT
BUR RET
JAK AM
ART
A

SAMBUNGAN

EDISI: 021/THN I/SENIN 16 - 29 JANUARI 2012

Sambungan Dari halaman1..........................................Renovasi

Sambungan Dari halaman1..........Wapres

sama, beda-beda tipis, katanya.


Marzuki juga mengaku kaget
manakala diinfokan oleh wartawan bahwa renovasi itu sudah
hampir selesai dikerjakan. Dia
pun mempertanyakan hati nurani
teman-teman di sekjen ini.
Sudah sering saya sampaikan
gunakanlah yang memang diperlukan, sesederhana mungkin tapi
bermanfaat besar. Sama dengan
komputer yang hanya digunakan untuk mengetik, tidak perlu
dibeli kompoter yang spesikasinya tingui yang pasti mahal, bila
perlu komputer jangkrik, rakitan
Glodok sudah cukup, harga hanya
Rp3 juta kenapa harus membeli
komputer yang spesifikasinya
tinggi, katanya.
Dirinya menyatakan akan
mengambil tindakan terhadap
jajaran sekjen yang terbukti ber-

main-main dengan proyek ini.


Marzuki mengatakan, sebagai
Ketua DPR dan Ketua BURT, ia
tidak pernah diberi tahu.
Transparan
Ketua DPR Marzuki Alie mengatakan, jajaran sekretariat jenderal (Setjen) DPR harus membuka informasi secara transparan
mengenai semua anggaran proyek
di lembaga perwakilan rakyat itu.
Hal ini menurut Marzuki di
Gedung DPR, Kamis, menyangkut
Undang Undang (UU) Keterbukaan Informasi Publik dan juga
transparansi yang sudah dicanangkan oleh DPR.
Dia menyatakan, tidak ada alasan Setjen untuk tidak membuka
hal itu. Tidak ada rahasia negara
dalam proyek di DPR, apalagi
jika ini menyangkut penggunaan

anggaran negara. Sekjen harus


membuka itu kalau prosedurnya
dijalankan, katanya.
Hal ini, kata Marzuki, menyangkut pelaksanaan UU Nomor
14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan
transparansi yang dicanangkan
bersama,
Marzuki menegaskan kembali
bahwa pihaknya sudah meminta
BPK untuk mengaudit seluruh
proyek di DPR. Masyarakat harus
tahu misalnya mengapa anggaran
sampai Rp20 miliar.
Masyarakat juga harus tahu
kenapa membeli produk dari luar
yang harganya mahal, apa tidak
ada produk dalam negeri yang
kualitasnya baik dan harganya
murah. Saya juga meminta KPK
untuk memeriksa kalau ada unsur korupsinya harus ditindak,

katanya.
Renovasi ruangan Rp20 miliar
apapun alasannya sudah kelewatan, melukai publik dan tidak sensitif. Hal senada juga dilontarkan
oleh Direktur Monitoring, Adovokasi dan Jaringan Pusat Studi
Hukum dan Kebijakan, Ronald
Rofiandri.
Menurut Ronald dokumendokumen yang sudah menjadi
milik Sekjen DPR seperti dokumen pelaksanaan proyek tidak
termasuk dalam kategori rahasia
negara.
Itu tidak termasuk dalam rahasia negara. Kategori layak dan
masih bisa dirahasikan itu seperti
informasi yang belum dikuasai,
misalnya, soal kepastian pemenang sebuah tender atau dokumen tender yang sedang berjalan,
katanya. Jenri

Sambungan Dari halaman1...........21 Mal Sambungan Dari halaman1............Perda


makin semrawut dan padat akibat
pembangunan mal secara masif.
Namun, menurut Associate
Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto, selama 2012 hingga 2013,
di Jakarta akan ada tambahan
21 pusat perbelanjaan baru.
Total luas lantainya mencapai
827.376 meter persegi, dengan
45 persen di antaranya berada
di Jakarta.
Di antara pasokan mal-mal
baru tersebut, separuhnya sudah
melebihi 50 persen tahap konstruksi, kata Ferry di Jakarta.
Colliers melansir, mal-mal
yang dalam tahap konstruksi dan
direncanakan diluncurkan tahun
ini antara lain Kemang Village,
Menteng Square, Kota Kasablanka, Pulomas X-Venture, Ciputra
World Jakarta, dan Pondok Indah
Street Gallery.
Kecuali Pulomas X-Venture,
sisanya masih berlokasi di Jakarta
Selatan dan Pusat. Ditambah lagi,
Agung Podomoro baru meluncurkan proyeknya, Kuningan City
Mall, pada akhir tahun lalu.
Selain itu, Agung Podomoro
tengah meneruskan pembangunan fasilitas perbelanjaan di
kawasan residensialnya di Kalibata, yang berdiri di atas lahan se-

luas 60.000 ha hingga 90.000 ha.


Proyek yang ditargetkan selesai
tahun depan ini bisa menampung
120 hingga 180 tenant.
Nantinya diprediksi tren akan
berganti ke mal yang menerapkan sistem sewa. Apalagi, saat ini
pendanaan dari bank relatif lebih
mudah.
Colliers menghitung, tahun
ini pasokan kumulatif mal di Jakarta akan tumbuh hingga 5,6
persen atau seluas 335.456 meter persegi. Pertumbuhan yang
diramalkan bahkan lebih tinggi
dibanding tahun lalu, di mana
pasokan bertambah 4,5 persen
menjadi 5,95 juta meter persegi.
Saat dihubungi terpisah,
Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta, Wiriyatmoko, membantah
kabar yang menyatakan pembangunan mal tersebut akan berlangsung hingga 2013.
Jangan dilebih-lebihkan, yang
dibangun hingga tahun ini sudah
mendapat izin lebih dulu sebelum
moratorium mal diberlakukan tahun lalu, tegasnya.
Namun, dia tidak membantah
ada banyak pembangunan mal
di ibukota tahun ini. Jumlahnya
puluhan, saya tidak tahu jumlah
pastinya, kata Wiriyatmoko.
Jenri

tingkat kriminalitas. Gangguan


keamanan yang disebabkan oleh
miras tergolong cukup tinggi.
Hakam Naja menambahkan,
pelarangan miras tak hanya terjadi di Indonesia saja. Menurut dia,
di luar negeri juga ada beberapa
kota yang sudah melarang peredaran miras. Jadi menurut saya

aturan ini sebenarnya tidak ada


yang aneh. Anggapan bahwa ini
lebih pro kepada syariat, saya kira
ini suatu pandangan yang tidak
pas dan cenderung bias, kata dia.
Jadi, apa maunya Mendagri
mencabut Perda pelarangan peredaran miras, yang jelas-jelas merugikan masyarakat? Jenri

Sambungan Dari halaman1.........Warisan


Desa Simpang Simadam, Pinggir
Gunung Bukit Barisan, Kota Cane,
Aceh Tenggara, dengan harga
Rp45 juta.
Tanah tersebut dijual tanpa di
setujui dan disepakati dari lima
bersaudara lagi yang sudah di ahli
wariskan oleh almarhum tersebut.
Dalam hal ini dari pihak keluarga ahli waris Op. Anto Siahaan
akan menuntut tanah tersebut
kepada pembeli, Rajin Marpaung,
lewat jalur hukum kalau tidak
dikembalikan tanah tersebut.
Berlin Siahaan, Sekertaris
Jenderal LSM Investigasi Fakta
Hukum, kepada Metropolitan Pos,
mengatakan, tanah kebun seluas
7000 meter yang sudah dijual
dengan harga Rp45 juta tersebut

akan dituntut kembali, karena


tidak diketahui dan disetujui oleh
pihak ahli waris dari lima bersaudara lagi untuk dijual.
Saya sendiri anak paling pertama dari enam bersaudara, saya
berhak menuntutnya lewat jalur
hukum, karena saya tidak pernah
menjual tanah atau mengetahui
tanah saya dijual dengan harga
Rp45 juta tegas, Berlin.
Menurut, Pakar Hukum, Poltak Siringo ringo SH MH, mengatakan, kalau ada menjual tanah
apalagi tanah tersebut sudah di
ahli wariskan,lalu dijual tanpa
sepengetahuan atau di setujui
dari beberapa ahli waris keluarga,
berarti tanah tersebut dijual tidak
syah, dan pembelinya dapat dituntut dimuka pengadilan. Tim

Kapolda Jatim: jangan dramatisasi


kasus Sulung terobos area streril SBY
PACITAN, METROPOLITAS POS
Kapolda Jatim, Irjen Pol Hadiatmoko
mengimbau agar insiden yang menimpa
Sulung Hadi Sukmawan, saat teridentifikasi
menerobos area steril di wilayah ring dua
saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
berada di Kabupaten Malang, Rabu (11/1),
tidak didramatisasi.
Itu murni kecelakaan biasa, sama sekali tidak ada unsur penganiayaan baik oleh
aparat kepolisian, TNI, maupun Paspampres (pasukan pengamanan kepresidenan).
Jadi tolong jangan didramatisasi, terangnya
dalam jumpa pers usai mengikuti sarasehan yang digelar Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono bersama puluhan perajin batik
di Kabupaten Pacitan.
Dijelaskannya, luka yang diderita Sulung
Hadi Sukmawan murni karena kecelakaan
yang dilakukannya sendiri. Hadiatmoko
bahkan sempat beberapa kali mengulang
penjelasan, sekedar untuk menegaskan
bahwa dalam kasus tersebut sama sekali
tidak ada insiden pemukulan apalagi penganiayaan sepertihalnya pemberitaan yang
mencuat di sejumlah media massa.
Yang bersangkutan ini kecelakaan
sendiri setelah motor yang dikendarainya
menabrak kursi yang memang sengaja dijadikan penghalang, karena daerah tersebut memang masuk area steril II, jelasnya.
Kecelakaan itu sendiri sebagaimana
laporan yang diterima dari Kapolsekta Ma-

jutkan, pemerintah bekerja keras


mempersiapkan semua hal untuk
pembatasan BBM. Pokoknya kami
siapkan. Yang terpenting, persiapannya matang, ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Energi
dan Sumber Daya Mineral, Jero
Wacik, mengatakan, pemerintah
akan menerapkan pembatasan
bahan bakar minyak bersubsidi
pada 1 April 2012. Kebijakan itu
akan diterapkan pertama kali di
wilayah DKI Jakarta. Selanjutnya,
secara bertahap berlaku di JawaBali pada akhir 2012. 1 April
nanti akan dimulai (pembatasan

11

BBM bersubsidi). Tetapi kami merencanakan tidak semua serentak.


Rencana kami, 1 April ini DKI dulu.
Nanti, secara bertahap ke kota-kota
besar lainnya di Jawa baru sampai
ke Bali, kata Jero Wacik. Rencana
bertahap ini, Jero melanjutkan,
disebabkan terbatasnya gas dan
converter kits atau alat tambah
yang digunakan pada mobil untuk mengalihkan bahan bakar dari
BBM ke gas. Namun, untuk tahap
pertama hingga akhir 2012, akan
diterapkan di Jawa-Bali sesuai
dengan Undang-Undang APBN
2012, ujarnya. Rinaldi

Sambungan Dari halaman1............Nikita


itu wajar.
Iya kayanya kalau orang sirik
nggak suka wajar. Namanya di
dunia seperti ini ada persaingan.
Kalau mau persaingan sehat jangan muncul-munculin foto-foto
yang begitu, paparnya.
Wanita yang sering muncul di acara Kakek-kakek Narsis di Trans TV
itu seperti tak mau ambil pusing mengenai foto tersebut. Ia pun tak mau
banyak menanggapi foto tersebut.

Kalau sama Daus Mini kan


pernah syuting bareng tahun
2009 itu lagi break dan becandabecandan aja fotonya, tutur Nikita saat ditemui di syuting video
klip Badai Kerispatih Mengulang
Waktu di Bintaro Permai, jalan
Nuri 1-7, Tanggerang, Banten,
beberapa waktu lalu. Foto yang
sama Daus mini itu. No comment
nanti ajah deh aku lagi pusing,
Solihin

Sambungan Dari halaman1.......Dibunuh


saat dihubungi wartawan.
Teman pelaku menceritakan
ke pelaku bahwa dirinya kehilangan ponsel BlackBerry saat bertamu ke rumah pelaku di Pondok
Terong, sebelum peristiwa pembunuhan terjadi. Teman pelaku
pun menuduh bahwa DJ yang
mencurinya saat berada di rumah
pelaku.
Merasa tidak enak karena teman dekatnya kehilangan ponsel
di rumah sendiri, dia langsung
cari-cari korban, tapi sudah beberapa lama enggak ketemu-ketemu juga, ungkap Mulyadi.
Pada Minggu (8/1/2012) pukul 04.00, pelaku akhirnya menemukan DJ. Pagi hari itu juga
pelaku berencana mengantarkan
DJ menggunakan sepeda motor.
Namun, saat melintas di Jalan
Mangga, Bojong Pondok Terong,
Kecamatan Pancoran Mas, Depok,
pelaku tiba-tiba menjatuhkan
korban. Kepala DJ dihantamkan
ke trotoar.
Dalam kondisi setengah
pingsan, kepalanya ditonjok dan
lehernya dicekik sambil dipaksa
untuk mengaku kalau dia sudah
mencuri. Korban disiksa sampai
akhirnya meninggal dunia, papar
Mulyadi.
Setelah tak lagi bernyawa,
jasad korban lalu diseret ke arah

semak-semak yang lokasinya 20


meter dari tempat pemukulan
korban. Di semak-semak itulah
warga akhirnya menemukan sosok mayat perempuan malang
itu pada Minggu pukul 14.00. Sementara pelaku yang langsung
melarikan diri akhirnya berhasil
dibekuk di Stasiun Beos, Jakarta,
pada Senin (9/1/2012) pukul
15.00, oleh penyidik Polres Kota
Depok.
Sekarang, Beben terpaksa
mendekam di tahanan Mapolres
Kota Depok dengan dijerat Pasal
338 KUHP tentang Pembunuhan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal
Komisaris Febriansyah, yang dihubungi terpisah, memastikan
bahwa pembunuhan ini hanya
dilakukan oleh Beben. Pelakunya
tunggal. Tidak ada pelaku lainnya, kata Febriansyah.
Febriansyah
menjelaskan,
hubungan antara Beben dan DJ
sebenarnya hanya sebatas pertemanan. Pertemanan mereka pun
baru terjalin dalam sebulan belakangan ini setelah dikenalkan
oleh teman Beben. Mereka juga
teman nongkrong bareng. Tapi
setelah ada tuduhan korban mencuri ponsel teman pelaku, akhirnya pelaku sakit hati dan selalu
mengejar-ngejar korban, tandasnya. Sudarmo

MUKTAMAR: Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono
memukul bedug disaksikan
Menteri Agama, Suryadarma
Ali (kanan) dan Ketua Umum
Tanfidziah PBNU, Said Agil
Siraj (tengah) saat membuka
Muktamar XI Jamiyyah Ahlith
Thariqah Mutabaroh An Nahdliyyah di Pondok Pesantren
Al Munawariyah, Bululawang,
Malang, Jawa Timur, Rabu
(11/1). Muktamar yang
berlangsung hingga tanggal
14 Januari 2012 tersebut
diikuti ribuan peserta dari 44
Thoriqoh seluruh Indonesia
serta sejumlah perwakilan
dari 7 negara.

lang, terjadi sekitar pukul 22.15 WIB. Sulung Hadi Sukmawan saat itu mengendarai
sepeda motor berboncengan dengan rekannya yang bernama Slamet Riyanto diketahui menerobos area sterilisasi di wilayah
ring dua.
Belum ada kepastian apakah tindakan
tersebut (menerobos) disengaja atau tidak,
namun menurut keterangan Hadiatmoko,
pasukan pengamanan dari unsur TNI dan
Polri yang berada di sekitar lokasi kejadian
sudah berupaya memberikan teguran.
Akan tetapi bukannya diindahkan, Su-

lung Hadi justru memacu kendaraannya


sehingga akhirnya menabrak kursi penghalang dan membuatnya terluka.
Jalan itu sebenarnya `di-verbooden`
(dilarang masuk). Ditegur oleh anggota
polri kemudian justru dia menambah kecepatannya dan menabrak kursi, paparnya.
Kapolda juga membenarkan jika pihak
korban melapor kepada polisi terkait kasus
pemukulan, Kamis (12/1) siang. Hanya saja,
setelah keterangannya didalami, yang bersangkutan akhirnya mengaku jika dirinya
memang benar-benar jatuh. kcm

Sambungan Dari halaman1......Dana Bos


dan 2011 pada bulan Maret, kata
Nuh. Sementara itu, sebanyak
480 kabupaten/kota (95 persen)
di Indonesia telah melakukan
penandatanganan nota perjanjian
hibah (NPH) untuk penyaluran
BOS tahun ini. Sedangkan 17 kabupaten/kota (5 persen) belum
melakukan. Di tingkat provinsi
sebanyak 38 provinsi (85 persen)
telah melakukan penandatanganan NPH. Sedangkan lima provinsi
(15 persen) belum melakukan
NPH. Penandatanganan
NPH
merupakan syarat dicairkannya

BOS ke daerah yang bersangkutan.


Jika NPH belum ditandatangani
maka BOS tidak bisa turun. Tetapi
saya optimistis hari ini (Senin 9/1)
semua daerah sudah bisa menandatangani NPH, tutur Nuh. Pada
acara sosialisasi Desember 2011
lalu, Kemendikbud berjanji penyaluran BOS tahun ini akan lebih
baik dibandingkan penyaluran
BOS 2011 yang sering terlambat.
Tahun ini terdapat kenaikan anggaran BOS sebesar 40 persen dari
Rp 16,3 triliun (tahun 2011) menjadi Rp 23,5 triliun. Rinaldi

Sambungan Dari halaman1.....Jembatan


dari luka lama itu semua berakumulasi pada saat pemeliharaan,
ditambah adanya tegangan walaupun tidak banyak.
Sebelum jembatan itu runtuh, diamati dari Tenggarong ke
Samarinda ada pola perubahan
bentuk atau deformasi yang kelihatannya tidak normal. Jadi,
banyak aspek operasional dan
pemeliharaan yang menyebabkan

kegagalan struktur, katanya. Selain itu, Iswandi mengatakan


bahwa kegagalan pada sistem
sambungan antara batang hanger
dan kabel utama pada dasarnya
terjadi akibat akumulasi masalah
sejak jembatan direncanakan.
Pekerjaan pemeliharaan yang
tidak terjadwal dengan baik menjadi pemicu akhir runtuhnya jembatan, ujarnya. ant