Anda di halaman 1dari 7

SAMBUTAN

MENTERI PERINDUSTRIAN
PADA KUNJUNGAN INDUSTRI
PT. INDONESIA EPSON INDUSTRY
4 NOVEMBER 2014

Yang terhormat,
Sdr. Presiden Direktur PT. Indonesia Epson
Industry, atau yang mewakilinya
Sdr. Wakil Presiden Direktur , Mr. Sakai Atsushi
Para Senior General Manager PT. Indonesia Epson
Industry
Para hadirin yang saya hormati.
Assalamualaikum Wr. Wb
Pertama-tama, marilah kita Panjatkan puji dan syukur
ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
Berkah, Rakhmat dan Karunia-Nya kita semua dapat
berkumpul disini dalam rangka kunjungan industri
Pabrik PT.INDONESIA EPSON INDUSTRY pada hari

ini di Kawasan Industri EJIP Cikarang-Bekasi, Jawa


Barat.
Saya mengucapkan selamat dan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada PT. INDONESIA EPSON
INDUSTRY

yang

telah

berperan

serta

dalam

membangun dan mengembangkan industri yang


memproduksi

Printer

dan

komponennya.

Kesungguhan PT. INDONESIA EPSON INDUSTRY


dalam

membangun

industri

di

Indonesia

telah

ditunjukkan dengan terus dikembangkannya pabrik


dan fasilitas produksinya.
Perlu diketahui bersama bahwa, dengan menempati
kawasan seluas 202.000 m2, menyerap tenaga kerja
mencapai

sekitar

perusahaan

8.700

ikut

orang

memberikan

yang

berarti

kesempatan

penyerapan tenaga kerja yang lebih banyak sekaligus


memberikan andil dalam peningkatan pengembangan
sumber

daya

manusia

serta

kesejahteraan

masyarakat.
Dengan banyaknya kandungan lokal yang digunakan
oleh PT. Indonesia Epson Industry, maka memberikan
ruang bagi tumbuhnya industri penunjang. Adapun
2

produk printer yang seluruhnya dieskpor, dengan total


produksi tahun 2013 berjumlah lebih dari 7 juta unit,
akan

memberikan

kontribusi

penting

bagi

pertumbuhan ekspor produk industri manufaktur.


Dengan demikian diharapkan industri elektronika
didalam negeri terus berkembang dan berperan
penting dan menjadi bagian dari Supply Chain produk
elektronika dunia.
Saudara-saudara sekalian,
Kami dapat sampaikan pada kesempatan yang baik
ini, di dalam pemerintahan baru kami selaku Menteri
Perindustrian mendapat tugas dari Bapak Presiden
Joko Widodo untuk menjalankan tujuh program utama
yang

selaras

dengan

peta

jalan

pemerintahan

Kementerian

Perindustrian

sebelumnya.
Tujuh

point

program

adalah desain ulang peta jalan industrialisasi sejalan


dengan Trisakti dan Nawa Cita, penghiliran hasil
tambang ke produk jasa dan industri, dan penghiliran
produk pertanian menjadi produk agro industri.
Program Kemenperin utama lainnya adalah pameran
3

dan pemberian penghargaan terhadap inovasi produk


industri, kampanye sistematis dan kreatif untuk
menumbuhkan apresiasi terhadap kegiatan industri
melalui peningkatan penggunaan produksi dalam
negeri (P3DN) serta penguatan struktur industri
melalui keterkaitan antara industri hulu dan hilir.
Pada desain ulang peta jalan industrialisasi, lebih
kepada menyelaraskan Roadmap yang ada dengan
visi misi Jokowi JK dalam Nawa Cita dan Trisakti.
Peta jalan yang ada saat ini ialah Rencana Induk
Pembangunan Industri Nasional, dan Rancangan
Teknokratik Rencana Strategis Kemenperin.
Sejalan

dengan

program

utama

Kementerian

Perindustrian khususnya pada desain ulang peta jalan


industrialisasi. Industri elektronika yang termasuk
didalamnya adalah Printer, masuk kedalam salah satu
industri prioritas yaitu kelompok industri dengan
pertumbuhan

tinggi.

Oleh

karena

itu

industri

elektronika termasuk industri yang terus didorong


perkembangannya

dengan

memberikan

berbagai

kemudahan dan insentif yang berupa pengurangan

pajak

maupun

bea

masuk

yang

ditanggung

Pemerintah.
Untuk mencapai target yang ditentukan tersebut
Pemerintah akan berupaya sekuat tenaga untuk
menciptakan
mendukung

iklim

usaha

yang

berkembangnya

kondusif

industri

yang

elektronika,

seperti pengembangan kebijakan tarif dan perpajakan,


serta

pengamanan

pasar

domestik

melalui

pengembangan dan pelaksanaan standardisasi bagi


produk-produk elektronika, baik standar yang terkait
dengan keselamatan, unjuk kerja maupun standar
penandaan.
Saudara-saudara sekalian,
Dilain pihak perlu kita sadari bahwa perkembangan
perdagangan dunia semakin memberikan ruang gerak
yang terbatas untuk melakukan proteksi-proteksi yang
ketat,

adanya

komitmen

di

WTO

yang

terus

mendorong terjadinya pasar yang terbuka melalui


pengurangan hambatan tarif secara bertahap, adanya
perjanjian perdagangan regional seperti ASEAN dan
perjanjian perdagangan bilateral lainnya menuntut kita
untuk meningkatkan

keunggulan kompetitif agar


5

industri kita dapat bertahan dan unggul dalam


persaingan.
Pemerintah akan mengambil langkah pengembangan
fasilitas

yang

seperti

pembangunan

transportasi

mendukung

serta

pertumbuhan

infrastruktur

fasilitasi

lainnya

industri

energi
yang

dan
dapat

mendongkrak keunggulan kompetitif industri.


Saudara-saudara sekalian,
Dengan

keberhasilan

PT.

INDONESIA

EPSON

INDUSTRY mengembangkan industri di Indonesia,


telah

menunjukkan

kepada

kita

semua

bahwa

Indonesia merupakan pilihan menarik dan tepat untuk


berinvestasi.
Sekali lagi kepada seluruh pimpinan dan karyawan
PT.INDONESIA EPSON INDUSTRY, harapan kami
tentunya perusahaan ini dapat terus meningkatkan
kandungan lokal dengan melibatkan lebih banyak lagi
industri

dalam

negeri.

Untuk

menjaga

keberlangsungan perusahaan, kami harapkan pula


pimpinan perusahaan, manajemen dan karyawan
dapat bekerjasama dengan baik untuk membangun
6

hubungan yang harmonis sehingga tercipta suasana


kerja

yang

baik

guna

mendorong

peningkatan

produktivitas.
Sebagai penutup kami ucapkan terima kasih kepada
PT.INDONESIA

EPSON

INDUSTRY

atas

kepercayaan menempatkan industri dan investasinya


yang besar dan menjadikan Indonesia sebagai basis
untuk melakukan kegiatan produksi.

Wassallamualaikum Wr. Wb.

MENTERI PERINDUSTRIAN

SALEH HUSIN