Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Penggunaan teknologi penyejuk udara (Air Conditioner) saat ini sudah
menjadi kebiasaan bahkan merupakan kebutuhan bagi setiap masyarakat. AC
memang merupakan salah satu alternatif pilihan masyarakat sebagai penyejuk
udara saat cuaca panas. Masyarakat kelas menengah atas banyak yang lebih
memilih menggunakan AC daripada kipas angin biasa. Ditinjau dari
penggunaan energi yang dibutuhkan masing-masing teknologi tersebut, kipas
angin dapat lebih menghemat penggunaan jumlah energi. Sebaliknya, dari
kesejukan udara yang dihasilkan, AC dapat menghasilkan tingkat kesejukan
yang tinggi dibanding kipas angin.
Penggunaan AC juga membawa dampak buruk bagi lingkungan. Selain
energi listrik yang dibutuhkan jauh lebih banyak, bahan utama penyejuk udara
tersebut yakni Freon1, merupakan salah satu penyumbang terbesar terjadinya
penipisan lapisan ozon. Hal inilah yang membuat Penulis berinisiatif untuk
membuat teknologi yang lebih sederhana dan ramah lingkungan tanpa
menghilangkan fungsi utamanya sebagai penyejuk udara.
Selain untuk mengurangi penggunaan AC, Penulis juga berinisiatif
memanfaatkan styrofoam sebagai salah satu bahan pendukung dari teknologi
yang Penulis teliti untuk menjadikan styrofoam sebagai bahan yang bermanfaat.
Styrofoam mempunyai bentuk yang sederhana dan ringan, mampu mencegah
kebocoran, serta mampu mempertahankan bentuknya saat dipegang, sehingga
kerap dijadikan bungkus makanan. Selain itu, styrofoam juga mampu
mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang. Makanan

Chlorofluorocarbon ( CFC ) adalah senyawa organik yang mengandung karbon, klorin, dan fluorin.

yang disimpan di dalamnya juga tetap segar dan utuh. Dengan segala
kelebihan yang dimiliki, styrofoam kini menjadi pilihan utama dalam
membungkus makanan.
1.2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang digunakan pada penelitian ini adalah :
1.
Bagaimana cara pembuatan AC Mini?
2.
Bagaimana cara kerja teknologi AC Mini?
3.
Bagaimana pengaruh penggunaan styrofoam dalam teknologi AC Mini?
1.3. Tujuan Penelitian
1.
Menjelaskan cara pembuatan teknologi AC Mini
2.
Menjelaskan cara kerja teknologi AC Mini
3.
Menjelaskan pengaruh penggunaan styrofoam dalam teknologi AC Mini
1.4. Manfaat Penelitian
1.
Dapat mengetahui cara pembuatan teknologi AC Mini
2.
Dapat mengetahui cara kerja teknologi AC Mini
3.
Dapat mengetahui pengaruh penggunaan styrofoam dalam teknologi AC
Mini
1.5. Hipotesa
1.
Hipotesa Awal (H0)
AC Mini tidak dapat berfungsi sebagai alat penyejuk udara.
2.
Hipotesa Akhir
AC Mini dapat berfungsi sebagai alat penyejuk udara.

BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1. Tinjauan Umum Air Conditioner (Penyejuk Udara)
Penyejuk udara (pengkondisi udara, penyaman udara, erkon atau Air
Conditioner) adalah sistem atau mesin yang dirancang untuk menstabilkan suhu
dan kelembaban udara suatu area (yang digunakan untuk pendinginan maupun
pemanasan tergantung pada sifat udara pada waktu tertentu). AC menggunakan
sistem refrigerasi2 atau menggunakan penguapan untuk kenyamanan pendingin
di gedung-gedung dan kendaraan bermotor.
2.1.1. Perkembangan Teknologi Penyejuk Udara
a.

Romawi kuno
Pada masa Romawi kuno, air disalurkan melalui terowongan
air dan diedarkan di dinding rumah-rumah tertentu untuk
mendinginkan rumah pengguna.

b.

Persia abad pertengahan


Teknik yang dipakai di Persia pada masa itu serupa dengan
teknik Romawi kuno. Orang Persia melibatkan penggunaaan dari
tangki air dan menara angin untuk mendinginkan bangunan selama
musim panas.

c.

Abad ke-19
John Gorrie, seorang dokter berwarga negara Amerika Serikat
membuat mesin pendingin pada abad ke-19. Gorrie membuat mesin
pendingin berawal dari banyaknya pasien yang menderita malaria
atau penyakit lain dengan gejala demam tinggi. Ketika itu udara
terasa panas sehingga membuat pasien tidak nyaman. Maka pria
kelahiran Charleston, California Selatan, 3 Oktober 1802 ini

22

Sistem yang memungkinkan untuk mengatur suhu ruangan di bawah suhu lingkungan.

memutar otak bagaimana caranya agar suhu tubuh para pasien


bisa turun. Setelah melihat kipas angin yang ada di depannya, ia
menemukan ide untuk meletakkan bongkahan es batu di depan
kipas, sehingga hawa dingin es bisa tersebar oleh tiupan angin dari
kipas.
Tercetus pada ide itu, John berniat menekuni pembuatan
mesin pendingin (AC). Maka pada tahun 1844, pria lulusan
kedokteran dan ilmu bedah di kota New York ini merancang dan
mengembangkan mesin eksperimen pembuat es. Mesin ciptaannya
didasarkan pada hukum fisika bahwa panas selalu mengalir dari gas
atau cairan yang lebih panas menuju gas atau cairan yang lebih
dingin. Mesin tersebut bekerja dengan cara memadatkan gas
sehingga menjadi panas, kemudian gas tersebut dialirkan ke koilkoil untuk diturunkan tekanannya, dan udara menjadi dingin.
Untuk mengembangkan penemuannya, pada tahun 1845,
Gorrie memutuskan untuk berhenti praktik sebagai dokter. Enam
tahun berikutnya, ia berhasil menerima hak paten atas karyanya
sebagai hak paten pertama yang dikeluarkan untuk sebuah mesin
pendingin. Inilah awalnya ditemukan mesin pendingin yang kini
dikenal dengan istilah Air Conditioner.
d.

Abad ke-20
Kemajuan abad ke-19 dalam bidang kimia memungkinkan
pembuatan AC bertenaga listrik menjadi kenyataan. Willis Haviland
Carrier menemukan penyejuk udara berskala besar pertama pada
tahun 1902. Pada awal penemuannya, penyejuk udara digunakan
untuk

membuat

Penemuannya

pengolahan

tersebut

juga

tekstil
mampu

menjadi

lebih

mudah.

meningkatkan

proses

manufaktur di pabrik percetakan dengan mengontrol kelembaban


dan temperatur di pabrik-pabrik yang menggunakan teknologi AC.

Pada tahun 1928, Willis mengembangkan Weathermaker,


sebuah AC pertama yang digunakan untuk rumah pribadi. Willis
bukan pencipta sistem struktur interior AC yang pertama, tapi
bagaimanapun

sistemnya

benar-benar

sukses

dan

banyak

mengilhami ilmu pembuatan AC modern.


e.

Tahun 2000 sampai dengan sekarang


Seiring dengan perkembangan zaman, perusahaan-perusahaan
elektronik mulai membuat AC dengan teknologi yang dapat
membunuh virus dan bakteri juga menghemat biaya listrik.
Plasmacluster3 dan Inverter merupakan teknologi yang saat ini
digunakan oleh produsen AC. Plasmacluster dirancang dapat
membunuh virus dan bakteri di dalam ruangan, sementara inverter
dikatakan dapat menghemat energi lebih dari 10%. (Wikipedia,
2013)

2.2. Tinjauan Umum Jenis-Jenis Penyejuk Udara


2.2.1. AC Cassette
Jenis AC ini, bagian dalamnya menempel
di atap. AC Cassette terdiri atas berbagai
ukuran mulai dari 1.5 pk sampai dengan 6
pk4. Cara pemasangan AC ini memerlukan
Gambar 2.1 AC Cassette
Sumber: http://acdaikin.co.id/2011/06

keahlian khusus dan tenaga ekstra, tidak


seperti memasang AC rumah atau AC Split

yang dapat dipasang sendiri.

Sebuah perangkat elektronik yang disebut Ion Generator, yang dapat memproduksi ion secara
continue dengan cara memecah molekul yang terdapat di udara.
4
PK (Paarden Kracht - Bahasa Belanda yang artinya daya kuda). 1 daya kuda (Horse Power) = 745,7
watt

2.2.2. AC Split Duct


AC Split Duct merupakan AC yang pendistribusian udara dinginnya
menggunakan Sistem Ducting5. Tipe AC ini biasanya digunakan di pusat
perbelanjaan atau gedung- gedung yang memiliki ruangan luas.
Perkembangan

desain

ducting untuk AC hingga saat ini


sangat dipengaruhi oleh tuntutan
efisiensi,

terutama

efisiensi

Gambar 2.2 AC Split Duct


Sumber: http://acdaikin.co.id/2011/06

energi, material, pemakaian ruang,


dan perawatan.
2.2.3 AC Inverter
AC
seperti

Inverter
istilahnya

menggunakan tambahan
inverter yang bertugas
mengatur

kecepatan

motor dari kompresor6


Gambar 2.3 AC Inverter
Sumber: http://acdaikin.co.id/2011/06

untuk menghasilkan suhu


yang

diinginkan.

Jika

thermostat mendeteksi suhu ruang lebih panas dari yang kita inginkan,
maka kompresor akan diatur berputar lebih kuat untuk mengalirkan
freon sehingga didapatkan udara lebih dingin, sehingga meningkatkan
5

Merupakan bagian penting dalam sistem AC sebagai alat penghantar udara yang telah dikondisikan
dari sumber dingin ataupun panas ke ruangan.
6
Sebuah pompa yang menghisap gas refrigerant yang bertekanan rendah dan memampatkan gas
tersebut menjadi gas bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi.

penggunaan listrik. Sebaliknya, jika suhu ruang lebih dingin dari yang
diinginkan, maka kompresor akan diatur supaya berputar lebih lemah
sehingga udara dingin yang disemprotkan AC berkurang, dan
demikian pula penggunaan listrik akan berkurang. (Guntur Gozali,
2009)
2.2.3. AC Floor Standing
AC Floor Standing sesuai namanya
merupakan AC dengan posisi berdiri dan bisa
dipindah-pindah sesuai dengan keinginan kita.
Unit AC ini memiliki daya 3 pk 5 pk.

Gambar 2.4 AC Floor Standing


Sumber: http://acdaikin.co.id/2011/06

2.3. Tinjauan Umum Styrofoam


Styrofoam atau polystyrene (C8H8) umumnya berwarna putih bersih.
Styrofoam dibuat dari kopolimer styrene7 kerap dijadikan bungkus makanan
lantaran mampu mencegah kebocoran dan mampu mempertahankan bentuknya
saat dipegang. Bentuknya yang sederhana menjadikan styrofoam mudah
dibawa. Makanan yang disimpan di dalamnya juga tetap segar dan utuh. Alasan
lain dipilihnya styrofoam sebagai bahan pembungkus makanan karena biaya
pengemasannya yang murah.
Dengan segala kelebihannya itulah, styrofoam kini menjadi pilihan utama
dalam membungkus makanan, mulai dari restoran cepat saji, pedagang jajanan
di pinggir jalan, hingga dalam berbagai acara dan kegiatan.
Namun di balik kelebihannya itu, styrofoam ternyata sangat berbahaya
bagi kesehatan. Komponen styrofoam (benzen, carsinogen, dan styrene) dapat
menimbulkan kerusakan pada sumsum tulang belakang, menimbulkan anemia
dan mengurangi produksi sel darah merah hingga meningkatkan resiko kanker.
7

Salah satu zat kimia penyebab kanker.

Komponen ini mudah terlepas saat styrofoam bersentuhan dengan panas, lemak,
atau minyak. Di samping berbahaya bagi tubuh, styrofoam juga berbahaya bagi
lingkungan. Jika sampah plastik membutuhkan waktu hingga lima ratus tahun
untuk dapat terurai di dalam tanah, styrofoam justru tidak pernah dapat terurai.
Sehingga sampah styrofoam di dalam tanah akan tetap pada bentuknya, tidak
berubah, apalagi hancur hingga kapanpun. Saat ini telah ditemukan styrofoam
yang disebut Oxodegradable Polystyrene yang lebih ramah lingkungan.
Styrofoam jenis ini telah diberi tambahan bahan oxium8 sehingga dapat terurai
meskipun membutuhkan waktu hingga 4 tahun.

2.4. Tinjauan Umum Air Cooler


Air Cooler adalah alat yang baru dikembangkan dengan prinsip kerja
menggunakan kipas dan bantuan air dingin, es padat dan sebagainya. Tentu
tingkat kedinginan yang dihasilkan oleh Air Cooler berbeda dengan AC. Air
Cooler

memiliki

kipas

kecil,

selayaknya

kipas

angin

mini

untuk

mengembuskan angin. Berbeda dari kipas angin biasa, Air Cooler dilengkapi
dengan filter saringan debu sehingga udara yang dihembuskan bebas dari debu.
Keunggulan Air Cooler terletak pada penggunaan listrik yang jauh lebih hemat
daripada AC. Untuk tipe standar, pada pengoperasian awal biasanya daya yang
dipakai sekitar 60 watt. Tapi, setelah berjalan atau dalam posisi stand by, daya
yang dibutuhkan hanya sekitar 55 Watt. Disisi lain AC membutuhkan daya
minimal 300 Watt untuk beroperasi. Air Cooler biasanya menggunakan air
sebagai penyejuk yang dimasukkan ke dalam tangki bervolume 5 liter dengan
perbandingan 2,5 liter air dan 2,5 liter batu es. Beberapa Air Cooler terbaru juga
memberikan beberapa fitur lebih seperti Plasmacluster untuk menyaring
bakteri.

Zat adiktif pemercepat proses oksidasi plastik buatan Indonesia

Teknologi Air Cooler inilah yang mendasari konsep kerja teknologi AC


Mini Penulis. Namun jika Air Cooler cukup mendinginkan satu ruangan, AC
Mini hanya cukup mendinginkan satu meja kerja atau meja belajar. Sehingga
energi yang dibutuhkan tidak sebanyak Air Conditioner maupun Air Cooler.

BAB III
METODE PENELITIAN

3.1. Jenis Penelitian


Penelitian pembuatan Air Conditioner sederhana dengan menggunakan
metode eksperimen (percobaan)
3.2. Alat dan Bahan
3.2.1 Bahan
1.
2 kotak styrofoam (12cm x 13cm x 6,5cm)
2.
2 kipas pendingin CPU (5cm x 5cm)
3.
400 gr Es batu
4.
1 Baterai Li-Ion9 BL-5C
5.
20 gr Garam
6.
1 desktop charge
3.2.2 Alat
1.
Gunting
2.
Lem super
3.
Pisau pemotong ( cutter )
3.3. Rancangan Percobaan
1. Pisahkan kotak styrofoam bagian atas dan bawah, lalu lubangi bagian atas
kotak styrofoam. Buatlah 3 lubang untuk keluarnya udara melalui kipas,
untuk masuknya udara dan untuk kabel. Bentuk kotak udara menjadi
kotak, bundar atau yang lain, tetapi tidak terlalu besar agar proses
penghisapan udara bisa maksimal.

(Lithium Ion) Salah satu jenis baterai isi ulang yang biasanya digunakan pada telepon genggam.

10

11

2. Pasang kipas CPU dan heatsink PC (Personal Computer) di kotak


styrofoam bagian atas yang sudah dilubangi. Gunakan lem atau perekat
lain dan potongan kardus sebagai media untuk menyangga komponen agar
bisa menempel pada tempatnya.
3. Isi kotak styrofoam sisi bagian bawah dengan es batu dan sedikit air
dingin. Volume air jangan terlalu banyak supaya es batu tidak cepat
mencair.
4. Tambahkan garam dan sekam untuk mengawetkan es batu.
5. Satukan kotak styrofoam bagian atas dan bagian bawah dengan menempel
selotip pada tiap sudutnya.
6. Hubungkan kabel sumber daya Mini Air Conditioner dengan baterai.

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1.

Pembuatan Air Conditioner Mini


Proses pembuatan Air Conditioner Mini sangat sederhana. Alat dan bahan
yang diperlukan meliputi styrofoam, kipas pendingin CPU, es batu, dan sumber
energi berupa baterai Li-Ion BL-5C yang rechargeable10. Styrofoam berperan
sebagai casing Air Conditioner Mini. Bagian luar AC Mini ini dapat mencegah
panas dari luar masuk kedalam, sehingga es batu tidak mudah leleh. Dua buah
styrofoam masing-masing dipotong menjadi dua. Bagian yang dipakai adalah sisi
yang lebih besar. Bagian atas berisi mesin AC Mini yang terdiri dari kipas AC,
dan diberi lubang untuk masuknya udara luar. Sementara bagian yang lain
dijadikan tempat meletakkan es batu.
Bahan kedua yang diperlukan selanjutnya adalah kipas pendingin CPU.
Bahan ini juga dapat digantikan oleh kipas pendingin laptop. Dalam hal ini, AC
Mini menggunakan dua buah kipas. Kipas berperan mengambil udara sekaligus
menghembuskannya. Kabel USB yang tersambung pada kipas kemudian
disambungkan dengan baterai dengan daya minimal 3,7 V.
Penulis menggunakan dua jenis, yaitu baterai Volta dan baterai Li-Ion tipe
BL-5C (umum digunakan pada telpon genggam). Kedua jenis baterai ini sangat
mudah ditemukan, namun hanya jenis baterai Li-Ion yang merupakan baterai
rechargeable. Baterai dipasang di luar alat, agar tidak mengganggu kinerja kipas
dan mengurangi resiko gangguan listrik. Sisi yang kedua (letaknya di bawah) lalu
diisi dengan es batu, kemudian ditutup dengan sisi bagian atas yang berisi kipas.

10

Dapat diisi ulang.

12

13

4.2. Cara Kerja Air Conditioner Mini


Air Conditioner Mini disambungkan dengan sumber energi berupa
baterai. Sebelum dihubungkan dengan baterai, port USB yang terdapat pada
kipas laptop dilepas terlebih dahulu. Kabel kemudian dikupas agar dapat
mengetahui kutub positif dan negatifnya, lalu dihubungkan dengan kutub
baterai, sehingga kipas dapat berputar.
Prinsip kerja kipas sendiri adalah menghisap udara luar melalui lubang
(kotak atas) yang terdapat pada bagian belakang dan udara tersebut akan
melewati air dan es batu yang terdapat di bawahnya, kemudian udara akan
dihembuskan keluar menjadi udara yang lebih dingin.

Gambar. 4.1 Cara Kerja Air Conditioner Mini


Sumber:

http://3.bp.blogspot.com/--SUuyzwoBys/Tqz_bD60-

CI/AAAAAAAAAq0/_q79jf72efg/s320/ac7.jpg

Penggunaan Air Conditioner Mini ditempatkan sesuai dengan kebutuhan


pengguna, seperti di meja kerja atau meja belajar. Pengisian ulang daya baterai
dilakukan apabila kipas sudah tidak dapat berputar. Sementara itu apabila suhu
udara yang dihasilkan terasa tidak dingin tetapi kipas masih berputar, periksa
persediaan es batu yang terdapat di dalamnya, jika sudah habis atau mencair,
buang airnya terlebih dahulu kemudian gantikan dengan es batu baru sesuai
dengan kebutuhan. Apabila selesai digunakan, pastikan tidak terdapat sisa air

14

maupun es batu di dalam Air Conditioner Mini untuk mencegah terjadinya


korsleting listrik.
4.3. Pengaruh Penggunaan Styrofoam terhadap Teknologi AC Mini
Jika dibandingkan dengan bahan lain, seperti plastik mika, styrofoam
memiliki beberapa kelebihan yakni mampu mempertahankan dingin dan
memiliki konsistensi yang lebih baik. Namum kekurangannya adalah plastik
mika, tidak dapat menahan panas, sehingga es sangat mudah meleleh. Alasan
lain Penulis memilih styrofoam sebagai casing Conditioner Mini adalah untuk
mengurangi penumpukan limbah styrofoam yang tidak dapat terurai. Atau jika
dibandingkan dengan gabus, yang sebagian komponennya merupakan bahan
organik, styrofoam tetap unggul dalam hal konsistensi, karena gabus bukan
merupakan bahan kedap air.

4.4. Uji Hipotesa


Dari penelitian yang telah Penulis lakukan, membuktikan bahwa Air
Conditioner Mini dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan alat penyejuk udara
(AC), dengan berbagai kelebihan yang dimiliki seperti dalam penggunaan daya
yang lebih hemat serta pengurangan pemakaian Freon sehingga secara tidak
langsung kita dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh penipisan
ozon.

BAB V
PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian mengenai pembuatan AC Mini, Penulis dapat
menyimpulkan:
a. Dalam teknologi ini styrofoam dapat berfungsi sebagai unit bagian luar
karena mampu mempertahankan udara dingin di dalamnya dan
mencegah udara panas masuk ke dalam
b. AC Mini dapat beroperasi selama satu jam untuk satu kali kerja tanpa
pengisian ulang baterai maupun es batu. Dapat mendinginkan satu
meja kerja atau meja belajar.
c. AC Mini dibuat dari kotak styrofoam sebagai casing, baterai Li-Ion
sebagai sumber energi listrik, dan kipas CPU serta es batu sebagai
bahan yang menghasilkan kesejukan udara.

5.2.

Saran
Berkaitan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dalam

kesempatan ini Penulis mengajukan beberapa saran :


a. Untuk menghasilkan jumlah angin yang lebih besar, dapat juga
menggunakan kipas CPU dan dengan energi lsitrik dari Accu.
b. Gunakan bahan styrofoam yang lebih tebal dari styrofoam kotak
makan. Misalnya styrofoam yang biasa digunakan oleh pedagang es
batu, karena bahan tersebut lebih dapat mencegah panas dari luar
masuk ke dalam dibangding dengan styrofoam kotak makanan.

15