Anda di halaman 1dari 11

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110

Desember 2013

ISSN: 2338-0950

KAJIAN KADAR FENOLAT DAN AKTIVITAS ANTIOSIDAN JUS KULIT


BUAH SEMANGKA (Citrullus Lanatus)
Ismayanti1, Syaiful Bahri2, Nurhaeni2
1)
2)

Lab Penelitian, Jurusan Kimia Fakultas MIPA, Universitas Tadulako


Lab Kimia Organik, Juruan Kimia Fakultas MIPA, Universitas Tadulako

ABSTRACT
This research aim to determine rate of total phenolic and activity of antioxidant of
ellipse and circular watermelon peel juice. Method which used in examination of rate
total phenolic that is method of Folin_Ciocalteu and activity of antioxidant use method
of DPPH. Result of which is obtained from examination rate of phenolic
circularwatermelon peel heavily 1,4 kg is 18,702% and ellipse watermelon peel heavily
is 1,9 kg is 19,168%. Activity of antioxidant with value of IC50 of circular watermelon
214,369 ppm and ellipse watermelon 376,266 ppm. Base on value of IC50, both of
sample that mentioned appertained weak antioxidant.
Keyword : Watermelon peel, rate of total phenolic, activity of antioxidant

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenolat total dan aktivitas antioksidan
pada jus kulit buah semangka bulat dan lonjong. Metode yang digunakan dalam
pengujian kadar fenolat total yaitu metode Folin_Ciocalteu dan aktivitas antioksidan
menggunakan metode DPPH. Hasil yang diperoleh dari pengujian kadar fenolat kulit
buah semangka bulat dengan berat 1,4 kg adalah 18,702 %dan kulit buah semangka
lonjong dengan berat 1,9 kg adalah 19,186 %. Aktivitas antioksidan dengan nilai IC50,
pada semangka bulat 214,369 ppm dan semangka lonjong 376,266 ppm.Berdasarkan
nilai IC50, kedua sampel tersebut tergolong antioksidan lemah.
Kata kunci : Kulit buah semangka, Kadar fenolat total,Aktivitas antioksidan.

100

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

I.

zat tersebut yaitu sitrulin. Sitrulin

PENDAHULUAN
Tanaman

ISSN: 2338-0950

semangka

(Citrullus

merupakan salah satu zat antioksidan

lanatus) merupakan salah satu tanaman

yang bermanfaat bagi kesehatan kulit

penghasil buah yang banyak terdapat di

(Rochmatika, 2012).

Indonesia. Di daerah Sulawesi Tengah

Senyawa

fenolat

sebagai

hasil panen semangka mencapai 468 ton

antioksidan alami akhir-akhir ini banyak

per

dikaji karena dapat berperan sebagai

tahun

Riasman,

(BPS
2012).

Indonesia
Di

dalam

dalam

komponen

pangan

semangka terdapat kandungan zat-zat

suplemen

makanan.

yang sangat berguna bagi kesehatan

disebabkan karena fungsi antioksidan

tubuh manusia. Manfaat dari kandungan

dalam tubuh yang dapat mencegah

buah semangka antara lain melindungi

berbagai jenis penyakit yang disebabkan

jantung,

oleh radikal bebas seperti kanker dan

memperlancar

buah

pengeluaran

fungsional
Hal

dan

tersebut

urine, dan menjaga kesehatan kulit.

jantung

koroner (Andayani, 2012).

Fungsinya tidak sekadar penghilang

Beberapa penelitian tentang kandungan

dahaga, tapi juga sebagai antioksidan

fenolat

yang baik. Kadar antioksidan yang

menggunakan metode DPPH yakni pada

tinggi pada semangka dapat diandalkan

kulit buah manggis dilakukan oleh Stevi

sebagai penetral radikal bebas dan

dkk(2012)

mengurangi kerusakan sel dalam tubuh

metanol menghasilkan IC50 sebesar

(Rochmatika, 2012).

44,49 ppm. Penelitian yang dilakukan

dan

aktivitas

menggunakan

antioksidan

pelarut

Buah semangka hanya dikonsumsi

oleh Andayani dkk(2012) pada buah

pada bagian daging yang berwarna

tomat menggunakan pelarut yang sama,

mencolok

merah

aktivitas IC50 sebesar 44,06 ppm dan

muda, dan kuning) sedangkan pada

penelitian yang dilakukan oleh Ismail

bagian lapisan putih kurang diminati

dkk(2012) pada kulit buah pinang yaki

masyarakat

dan

menggunakan pelarut etanol, aktivitas

hanya dibuang menjadi limbah yang

IC50 sebesar 881600 ppm . Berdasarkan

kurang dimanfaatkan. Pemanfaatan kulit

uraian diatas, maka perlu dilakukan

buah semangka saat ini tergolong masih

studi kadar fenolat total dan aktivitas

kurang maksimal. Lapisan putih pada

antioksidan dari kulit buah semangka.

(misalnya

untuk

merah,

dikonsumsi

kulit buah semangka ini sebenarnya


banyak

mengandung

zat-zat

yang

berguna bagi kesehatan, salah satunya


Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
101

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

II.

METODOLOGI PENELITIAN

2.1

Waktu Dan Tempat

ISSN: 2338-0950

kulit buah semangka dan uji aktivitas


antioksidan.

Penelitian ini telah dilaksanakan

2.4.1 Pengolahan

pada bulan Februari sampai April 2013

Semangka.

di

Buah

Laboratorium

Penelitian

Kimia

Kulit

semangka

Buah

bulat

dan

Jurusan Kimia, Fakultas Matematika

lonjong yang memiliki berat masing

dan Ilmu Pengetahuan Alam.

masing bulat 4,3 kg dan lonjong 5,7 kg

2.2

dipisahakan antara daging dan kulit.

Bahan Dan Alat


Bahan

dasar

yang

digunakan

adalah kulit buah semangka dan bahan


kimia yang digunakan antara lain :
Aquades, etanol p.a (Merck), asam galat
p.a (Merck), Reagen Folin Ciocalteu,
natrium karbonat p.a (Merck), 2,2difenil-1-pikrilhidrazil
(Merck),

etanol

(DPPH)

96%,

p.a

vitamin

C.

sedangkan peralatan yang digunakan


terdiri dari ; juicer, neraca analitik,
sentrifuge,

diperoleh kulit buah semangka bulat 1,4


kg dan kulit buah semangka lonjong 1,9
kg.

Dicuci

bersih

dan

dijuicer,

diperoleh volume kulit buah bulat 915


ml dan buah lonjong 1220 ml. Hasil
perasan kulit buah semangka yang
diperoleh

disentrifuge

untuk

mendapatkan filtrat yang jernih.


2.4.2 Pembuatan Kurva Kalibrasi

uv-vis,

Asam Galat Dengan Reagen

kuvet dan alat-alat gelas yang umum

Folin Ciocalteu (Andayani

digunakan dalam laboratorium kimia.

dkk, 2012)

2.3

spektrofotometer

Kulit buah semangka tersebut ditimbang

Ditimbang 0,25 g asam galat

Rancangan Penelitian
Penelitian

ini

dirancang

menggunakan Uji T dengan perlakuan


yang

terdiri

atas

variasi

bentuk

semangka dan kadar fenolat total.


2.4

tambahkan 5 ml etanol 96 % tambahkan


aquadest sampai 50 ml.

Dari larutan

induk dipipet 6, 8, 10, 12, 14 ml dan


diencerkan dengan aquadest sampai
volume 100 ml. sehingga dihasilkan

Prosedur Kerja

konsentrasi 300, 400, 500, 600, dan 700

Penelitian ini akan dilaksanakan

mg/L asam galat. Dari masing-masing

secara bertahap yakni terdiri dari empat

konsentrasi

tahapan, yaitu pengolahan kulit buah

tambahkan 15,8 ml aquadest ditambah 1

semangka, pembuatan kurva kalibrasi

ml Reagen Folin Ciocalteu kocok.

asam galat, penentuan kadar fenolat

Diamkan selama 8 menit tambah 3 ml

diatas

dipipet

Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
102

0,2

ml

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

larutan

Na2CO3

kocok

homogen.

ISSN: 2338-0950

2.4.4 Pemeriksaan

Aktivitas

Diamkan selama 2 jam pada suhu

Antioksidan (Andayani dkk,

kamar. Ukur serapan pada panjang

2012)

gelombang maksimum 765 nm, dibuat

Ditimbang filtrat sebanyak 25

kurva

kalibrasi

hubungan

antara

mg

dalam

labu

ukur,

konsentrasi asam galat (mg/L) dengan

dilarutkan

absorban.

ditepatkan volumenya dalam sehingga

2.4.3 Penentuan

Kandungan

Fenolat Total dengan Metoda


Folin

Ciocalteu

(Andayani

dkk, 2012)
Ditimbang

0,3

gram

filtrat

kemudian dilarutkan sampai 25 ml


dengan etanol : air (1 : 1). Dipipet 0,2
ml larutan ekstrak dan tambahkan 15,8
ml aquadest tambahkan 1 ml reagen
Folin Ciocalteu kocok. Diamkan
selama 8 menit kemudian ditambahkan
3 ml Na2CO3 20 % kedalam campuran,
diamkan larutan selama 2 jam pada
suhu kamar. Diukur serapannya dengan
spektrofotometer UV-Vis pada panjang
gelombang maksimum 765 nm yang
akan memberikan komplek biru. Total
fenolat

sampel

ditentukan

dengan

rumus:
Kadar

1000

fenolat

(%)

. x FP

( )

=
X 100 %

dengan

kemudian

etanol,

didapatkan konsentrasi

dan

1 mg/ml.

Kemudian lakukan pengenceran dengan


menambahkan

metanol

sehingga

diperoleh sampel dengan konsentrasi


(10, 30, 50, 70, 90 g/ml) Untuk
penentuan aktivitas antioksidan masingmasing konsentrasi dipipet sebanyak 0,2
ml larutan sampel dengan pipet mikro
dan masukan ke dalam vial, kemudian
tambahkan 3,8 ml larutan DPPH 50 M.
Campuran dihomogenkan dan dibiarkan
selama

30

menit

ditempat

gelap,

serapan diukur dengan spektrofotometer


UV - Vis pada panjang gelombang 517
nm. Sebagai pembanding digunakan
asam askorbat (konsentrasi 2,3,4,5,6
g/ml) dengan perlakuan yang sama
dengan

sampel

uji.

Aktivitas

antioksidan sampel ditentukan oleh


besarnya hambatan serapan radikal
DPPH melalui perhitungan persentase
inhibisi

serapan

DPPH

dengan

menggunakan rumus :
Keterangan : x = konsentrasi fenolat
(mg/1000ml)

%Inhibisi

Abs.kontrol Abs.Sampel
Abs.kontrol

Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
103

x100%

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

ISSN: 2338-0950

Nilai IC50 masing-masing konsentrasi

semangka lonjong dengan berat 1,9 kg,

sampel dihitung dengan menggunakan

standar fenolat yang digunakan yaitu

rumus persamaan regresi linier.

asam galat. Penggunaan asam galat

III. HASIL DAN PEMBAHASAN


3.1

sebagai standar dikarenakan senyawa


tersebut

sangat

efektif

untuk

Kandungan Fenolat Total Kulit

membentuk senyawa kompleks dengan

Buah Semangka

reagen

Buah

Sebelum

merupakan

dilakukan pemeriksaan kadar fenolat

manusia,

total dalam sampel, terlebih dahulu

memiliki kalori yang rendah meskipun

dibuat kurva baku larutan standar asam

rasanya manis, banyak mengandung air,

galat

bebas lemak, kaya betakarotin, dan

pengukuran absorbansi pada berbagai

vitamin C. Kulit buahnya tebal, bagian

larutan standar asam galat (Lampiran 6)

kulit semangka yang berwarna putih

diperoleh

dapat dimanfaatkan untuk merawat

0,0007x + 0,0336 dan harga koefesien

kulit dan menyuburkan rambut. Kulit

korelasi (r) yaitu 0,987 dan batas

buah semangka juga kaya akan vitamin,

kuantisasi =79,919 mg/L. Nilai r yang

mineral, enzim, dan klorofil. Vitamin-

mendekati

vitamin yang terdapat pada kulit buah

persamaan regresi tersebut adalah linier.

semangka meliputi vitamin A, vitamin

Hasil analisis kadar fenolat total

B2, vitamin B6, vitamin E, dan vitamin

kulit buah semangka tersebut dapat

C. Kandungan vitamin E, vitamin C,

ditentukan dengan menggunakan kurva

protein, dan likopen 6 ppm yang cukup

kalibrasi

banyak pada kulit buah semangka dapat

absorbansi sampel, kemudian untuk

dimanfaatkan

antioksidan

menghitung kadar fenolat total dalam

(Anonim, 2012). Antioksidan yang

kulit buah semangka dapat dihitung

mengandung fenolat dapat berperan

dengan

sebagai komponen pangan fungsional

regresi linear. Kandungan fenolat total

dan suplemen makanan serta dapat

dalam masing masing kulit buah

mencegah berbagai jenis penyakit yang

semangka tersebut, semangka bulat

disebabkan oleh radikal bebas.

dengan volume jus 915 ml memiliki

tanaman

semangka

Folin-Ciocalteu.

multiguna

bagi

sebagai

Kadar fenolat total kulit buah


semangka

ditentukan

menggunakan

terhadap

absorbansi.

persamaan

regresi

membuktikan

dengan

cara

menggunakan

Hasil

bahwa

mengukur

persamaan

kadar fenolat total sebesar 351,571


mg/L setara 18,702 mg/g dan semangka

semangka bulat dengan berat 1,4 kg dan


Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
104

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

ISSN: 2338-0950

lonjong dengan volume jus 1220 ml

melakukan

sebesar 358,571 mg/L setara 19,186

hanya jus kulit buah semangkanya saja.

mg/g dalam kulit buah semangka. Hal


tersebut memberikan petunjuk bahwa
dalam 1 gram kulit buah semangka
terdapat 19 mg fenolat, keberadaan
volume filtrat dan tebal kulit buah
semangka yang terlihat jauh berbeda
tidak

berpengaruh

terhadap

kadar

fenolat total yang diperoleh yakni tidak


berbeda

nyata

setelah

dilakukan

pengujian dengan Uji T.


Beberapa penelitian tentang kadar
fenolat total dengan berbagai metode
yakni

Dungir

dkk(2012)

dengan

metode

DPPH

menggunakan

menemukan kandungan fenolat ekstrak


metanol kulit buah manggis sebesar
0,141837

mg/g,

Luruham

(2012)

menggunakan metode spektrofotometri


menemukan kandungan fenolat ekstrak
etanol kulit ari biji kelor

tertinggi

sebesar 5,57 mg/g. Berdasarkan hasil


penelitian tersebut diperoleh hasil lebih
kecil jika dibandingkan dengan kadar
tersebut. Berbeda dengan hasil yang
diperoleh

Ismail(2012)

menggunakan

metode

yang
maserasi

menemukan kandungan fenolat ekstrak


etanol kulit buah pinang yaki sebesar
3160

mg/g.

Perbedaan

disebabkan

oleh

proses

sedangkan

dalam

hal

ini

hanya

ekstraksi,
ini

tidak

3.2

proses

Aktivitas

ekstraksi

namun

Antioksidan

Kulit

Buah Semangka
Metode yang digunakan dalam
pengujian aktivitas antioksidan adalah
metode absorbansi radikal DPPH karena
merupakan metode yang sederhana,
mudah, dan

menggunakan sampel

dalam jumlah yang sedikit dengan


waktu yang singkat (Hanani, 2005).
Pengukuran
sampel

aktivitas

dilakukan

antioksidan

pada

panjang

gelombang 517 nm yang merupakan


panjang gelombang maksimum DPPH,
dengan konsentrasi DPPH 50 M.
Adanya

aktivitas

antioksidan

sampel

mengakibatkan

dari

perubahan

warna pada larutan DPPH dalam etanol


yang semula berwarna violet pekat
menjadi kuning pucat (Permana, dalam
Andayani 2008).
Metode

DPPH

merupakan

pengukuran penangkal radikal bebas


sintetik dalam pelarut organik pada
suhu kamar oleh suatu senyawa yang
mempunyai

aktivitas

antioksidan.

Proses penangkalan radikal bebas ini


melalui mekanisme pengambilan atom
hidrogen dari senyawa antioksidan oleh
radikal bebas sehingga radikal bebas
menangkap
antioksidan.

satu

electron

Metode

Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
105

ini

dari
juga

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

merupakan

pengujian

ISSN: 2338-0950

aktivitas

50% tersebut diperoleh dari kurva

antioksidan yang paling cocok bagi

antara %inhibisi terhadap konsentrasi

pelarut etanol dan metanol seperti yang

sampel dari persamaan regresi Y=

dilakukan oleh Ismail dkk (2012) dan

0.0666x + 35.723 sehingga nilai IC50

Rochmantika

Dalam

untuk kulit semangka bulat dengan

dilakukan

berat 1,4 kg dan volume 915 ml

pengujian

dkk

(2012).

ini

juga

pengukuran absorbansi blanko yakni

diperoleh sebesar

untuk memperoleh % inhibisi yang

perhitungan IC50 ( Tabel Lampiran 10).

digunakan untuk penentuan nilai IC50.

Hasil

Menurut Fauziah berdasarkan studi

dibandingkan dengan

literatur

IC50,

yang dilakukan oleh Ismail dkk (2012)

ditentukan dengan persamaan Y=ax + b,

dan Dungir dkk (2012) dimana Ismail

% inhibisi sebagai sumbu y dan

(2012)

konsentrasi antioksidan sebagai sumbu

antioksidan pada ekstrak etanol kulit

x. IC50 merupakan konsentrasi dari

buah pinang yaki sebesar 541100 ppm

antioksidan yang dapat menghambat

dan Dungir dkk (2012) menemukan

50% radikal bebas dan % inhibisi

aktivitas

adalah perbandingan antara selisih dari

metanol kulit buah manggis sebesar

absorbansi

969100 ppm dan lebih kecil jika

untuk

menentukan

blanko

dan

absorbansi

sampel dengan absorbansi blanko.

Kulit Semangka Bulat


Besarnya aktivitas antioksidan
dengan

konsentrasi

nilai

larutan

IC50,

yaitu

sampel

yang

dibutuhkan untuk menghambat 50 %


radikal bebas DPPH.
antioksidan

Uji aktivitas

menggunakan

metode

DPPH terhadap masing-masing kulit


buah semangka dengan konsentrasi 10,
30, 50, 70 dan 90 g/ml. Pembuatan
konsentrasi sampel digunakan untuk
memperoleh nilai IC50. Penghambatan

lebih

besar

jika

hasil penelitian

menemukan

antioksidan

dibandingkan

3.2.1 Aktivitas Antioksidan Pada

ditandai

tersebut

214,369 ppm hasil

aktivitas

pada

dengan

ekstrak

beberapa

penelitian yang dilakukan oleh herawati


Netti (2011). Dengan menggunakan dua
fraksi pelarut dimana
kloroform

kulit

pada ekstrak

batang

tumbuhan

mangrove sebesar 41,9 ppm sedangkan


pada ekstrak metanol lebih tinggi yaitu
sebesar 12,2 ppm dan Putri Seviana dkk
(2010) menemukan
metanol

kulit

pada ekstrak

batang

Artocarpus

heterophyllus sebesar 103,29 ppm serta


Mardawati
menemukan

Efri

(2012)

aktivitas

juga
antioksidan

dengan menggunakan tiga fraksi pelarut

Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
106

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

ISSN: 2338-0950

semangka bulat diperoleh nilai IC50

yatiu 8,00 ppm, berarti mempunyai

sebesar

aktivitas antioksidan yang lebih besar

penghambatan 50% ini juga diperoleh

dibanding dengan fraksi etanol dengan

dari kurva antara %inhibisi terhadap

nilai sebesar 9,26 ppm dan etit asetat

konsentrasi

yang memberikan nilai sebesar 29,48

regresi Y= 0.0525x + 30.246. Hasil

ppm.

perhitungan IC50 (Tabel Lampiran 10).

% inhibisi

dimana pada metanol mempunyai nilai

376,266

ppm.

sampel

Hasil

42

dibandingkan

40

diperoleh pada kulit buah semangka


y = 0.0666x + 35.723
R = 0.914

36

bulat

50

100

konsentrasi sampel (ppm)

Hasil pengujian menunjukkan


bahwa

semakin

tinggi

dimana

konsentrasi

jika

hasil

yang

lebih

besar

jika

dengan

hasil

yang

diperoleh Ismail dkk (2012) dan Dungir


dkk (2012) dimana

Gambar 3.1 Hubungan antara % Inhibisi


Terhadap Konsentrasi Sampel

halnya

dengan

dibandingkan

34
0

sama

persamaan

44

38

tersebut

dan

Nilai

Ismail (2012)

menemukan aktivitas antioksidan pada


ekstrak etanol kulit buah pinang yaki
sebesar

541100

dkk(2012)

ppm

dan

menemukan

Dungir
aktivitas

pelarut, maka semakin tinggi persentase

antioksidan pada ekstrak metanol kulit

inhibisinya, hal ini disebabkan pada

buah manggis sebesar 969100 ppm.

sampel yang semakin banyak, maka

Dan

semakin

kandungan

dengan

berdampak

dilakukan oleh herawati Netti (2011)

tinggi

antioksidannya

sehingga

lebih kecil jika dibandingkan


beberapa

penelitian

juga pada tingkat penghambatan radikal

Dengan

bebas

pelarut dimana pada ekstrak kloroform

yang

dilakukan

oleh

zat

kulit

antioksidan tersebut.

menggunmakan

batang

dua

yang

tumbuhan

fraksi

mangrove

sebesar 41,9 ppm sedangkan pada


3.2.2 Aktivitas Antioksidan Pada
Kulit Semangka Lonjong
Pengujian aktivitas antioksidan
pada kulit semangka lonjong dengan
berat 1,9
dilakukan
konsentrasi

kg dan volume 1220 ml


dengan

pembuatan

yang sama pada kulit

ekstrak metanol lebih tinggi yaitu


sebesar 12,2 ppm dan Putri Seviana dkk
(2010) menemukan
metanol

kulit

pada ekstrak

batang

Artocarpus

heterophyllus sebesar 103,29 ppm serta


Mardawati

Efri

(2012)

Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
107

juga

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

menemukan

aktivitas

antioksidan

ISSN: 2338-0950

bahwa vitamin C mempunyai aktivitas


antioksidan

dimana pada metanol mempunyai nilai

mempunyai IC50 kurang dari 200 g/ml

yatiu 8,00 ppm, berarti mempunyai

(Blouis

aktivitas antioksidan yang lebih besar

Pengujian aktivitas antioksidan pada

dibanding dengan fraksi etanol dengan

berbagai

nilai sebesar 9,26 ppm dan etit asetat

konsentrasi yang tertinggi menunjukkan

yang memberikan nilai sebesar 29,48

aktivitas yang lebih tinggi tetapi apabila

ppm.

dibandingkan dengan vitamin C, sampel

% inhibisi

dengan menggunakan tiga fraksi pelarut

yang

dalam

kuat

karena

Andayani,

konsentrasi

2008).

ternyata

pada

mempunyai aktivitas yang lebih rendah.

36
35
34
33
32
31
30
29

IV. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dapat

y = 0.0525x + 30.246
R = 0.835
0

50

disimpulan sebagai berikut:


100

1.

Kadar fenolat total pada jus kulit


buah semangka bulat tidak bebeda

konsentrasi sampel (ppm)

nyata dengan jus kulit


Gambar 3.2

Hubungan antara % Inhibisi


Terhadap Konsentrasi Sampel

buah

semangka lonjong, sebesar 18,702


mg/g dan 19,186 mg/g.

Hasil pengujian menunjukkan


bahwa

semakin

tinggi

konsentrasi

pelarut, maka semakin tinggi persentase


inhibisinya, hal ini disebabkan pada
sampel yang semakin banyak, maka
semakin

tinggi

antioksidannya

yang

sehingga

dilakukan

berdampak

oleh

zat

antioksidan tersebut.

lebih besar dari

vitamin C yaitu 14,815 ppm karena


semakin kecil nilai IC50 maka semakin
tinggi

aktivitas

bulat sebesar 214,369 ppm dan


semangka lonjong sebesar 376,266
ppm

lemah

jika

dibandingkan

dengan Vit C.
DAFTAR PUSTAKA
Andayani, 2012, Kajian Kandungan
Fenolat

Dan

Aktivitas

Antioksidan Kulit Buah Kelor

Dari kedua hasil yang diperoleh


tersebut ternyata

Nilai IC50 jus kulit buah semangka

kandungan

juga pada tingkat penghambatan radikal


bebas

2.

antioksidannya

(Pambudi 2012). Hal ini menunjukkan

(Moringa Oleifera, L), Skipsi,


Fmipa, Universitas Tadulako,
Palu.
Andayani R., Maimunah dan Lisawati
Y,2012,

Penetuan Aktivitas

Antioksidan, Kadar

Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
108

Fenolat

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

Total dan Likoepen Pada Buah

(Areca

Tomat (Solanm Lycopersicum

Skripsi, Fmipa, Unsrat, Manado.

L), Skripsi, F.Fam, Universitas

Kumalaningsih, S., 2006, Antioksidan

Andalas, Padang.
Anonim, Antioksidan Buah Semangka,
Http://www.Manfaat

Dan

Khasiat Buah Semangka .Com,


Diakses

Pada

Tanggal

20

Oktober 2012.
Anonim,

ISSN: 2338-0950

Analisis

vestiaria

Alami

Penangkal

Bebas,

Trubus

Radikal

Agrisarana,

Surabaya.
Luruham P., Bernat, 2012, Kajian
Kandungan

Fenolat

Dan

Aktivitas Antioksidan Kulit Ari

Fitokimia

Kulit

Biji Kelor (Moringa Oleifera,

Semangka,

L), Skipsi, Fmipa, Universitas

Http://www.Pemanfaatan Pulp

Tadulako, Palu.

Semangka.Com,

Diakses

Tanggal 8 Januari 2012.

Mappiratu,

2005,

(Kimia,

Lipida

Pangan

Biologi

Dan

Cahyadi, 2009, Analisis dan Aspek

Bioteknologi),

Kesehatan, PT Bumi Aksara, Jakarta.

Tadulako, Palu.

Fadilah

Giseke),

K.N.,

2012,

Fitokimia

Universitas

Penapisan

Mardawati, E., Filianty, F., dan Marta,

Kulit

H., 2012, Kajian Aktivitas

Pulpa

Semangka(Citrullus

Antioksidan

Lantus,Thumb)

Dan

Ekstrak

Manggis

Kulit

(Garcinia

Pemanfaatan Sebagai Minuman

mangostana) Dalam Rangka

Kesehatan,

Pemanfaatan

Studi

Skripsi,

Program

Farmasi.

Stikes,

Tasikmalaya.

Manggis

Universitas

Antioksidan

Padjadjaran.

Kulit

Tumbuhan
(Sonneratia

Batang
Mangrove

alaba),

Fmipa,

Unsrat, Manado.
Ismail, 2008, Penentuan Total Fenolik
dan Aktivitas Antioksidan Pada

Kabupaten

Tasikmalaya,

dan Zenta, F., 2011,Potensi


ERkstrak

Pambayun,

R,

Kulit

Dikecamatan

Puspahiang

Herawati. N., Jalaludddin, N., Daha, L.,

Kloroform

Limbah

FTIP,
Padjadjaran,

M.,

Sudarmadji,

Gardjito,
Dan

S.

K.R.,

Kuswanto, 2007, Kandungan


Fenol Dan Sifat Antibakteri
Dari Bebagai Jenis Ekstrak
Produk

Gambir

Biji dan Kulit Buah Pinang Yaki


Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
109

(Uncaria

Online Jurnal of Natural Science, Vol 2(3) : 100-110


Desember 2013

ISSN: 2338-0950

Gambir Roxd), Majalah Far

(Swietenia macrophylla King),

Indo, Vol 8 (3).

Fmipa, IPB, Bogor.

Pambudi R, Amelda F, Fauziah M, Dan

Sartika,

2012,

Kajian

Aktivitas

Wati R.T, 2012, Penentuan

Antioksidan

Ekstrak

Nilai

Kulit

Ari

IC50

Aktivitas

Etanol
Biji

Antioksidan dengan Metode

Kakao.(Theobroma Cacao, L),

DPPH, Paper Statistik Kimia,

Skripsi, Program Studi Kimia,

Fmipa, Universitas Brawijaya.

Fmipa, Universitas Tadulako,

Putri, S.W., Supriyanti Titin, M.F., dan


Zackiyah,

2010,

Penentuan

Palu.
Stevi G.D., Katja G.D., dan Vanda S.,

Aktivitas dan Jenis Inhibisi

2012,

Ekstrak Metanol Kulit Batang

Ekstrak

artacarpus heterophyllus Lamk

Manggis

Sebagai Inhibitor Tirosinase,

mangostana L). Fmipa, Unsrat,

FPmipa,

Manado.

Universitas

Pendidikan Indonesia.

2012,

Kandungan

Fenlk

Antioksidan
dari

Buah

(Garcinia

Usman, B.S.D., 2010, Karakterisasi

Pelima, J.N., Mappiratu Dan Rahmatu,


R.Dg,

Aktivias

Kajian

Fenolat

Dan

Dan

Aktivitas

Antioksidan

Bunga Rosela Kering (Hibiscus


Sabdariffa

L.),

Skripsi,

Aktivitas Antioksidan Ekstrak

Program

Studi

Teknologi

Etanol

Pangan,

Fakultas

Teknologi

Dioscorea ) Dari Berbagai

Industri,

Varietas, Juranal Sains Mitra

Pembangunan

Sains Issn: 2302-2027.

Veteran

Riasman,

U.

Ubi

2012,

Banggai

Isolasi

Dan

Universitas
Nasional
Jawa

Surabaya.

Karakterisasi Pektin Dari Kulit


Buah

Semangka

(Citrullus

Lanatus), Skripsi, Kimia Fmipa


Universitas Tadulako, Palu.
Rosiyana,

A.,

2012,

Antioksidan
Penghambatan
Ekstrak

dan

Aktiviotas
dan
-Glikosidase
Nanopartikel

Ekstrak Kulit Kayu Mahoni


Kajian Kadar Fenolat dan Aktivitas Antioksidan Jus Kulit Buah Semangka
(Ismayanti et al.)
110

Timur,