Anda di halaman 1dari 34

GGL -Induksi

Percobaan Faraday

Gambar a, b Gerakan relatif magnet dan koil.


Gambar c Kecepatan perubahan aruslah yang
penting, bukan besarnya arus tersebut.

BA Blx
d B
d

Blx
dt
dt
dx
Bl Blv
dt

Blv
i
R
R
Arus yang mengalir pada kawat
dengan R sebagai hambatan kawat

Aplikasi langsung peralatan yang


memanfaatkan perubahan Induksi magnet
Arus induksi yang timbul pada permukaan logam ketika
medan magnet berubah.

Transformator
Transmisi Jarak jauh tegangan tinggi, berfungsi untuk
memperkecil ohmic losses, i2R
Pemakai tegangan rendah
Dibutuhkan transformer

Transformator
Usaha untuk mendapatkan daya konstan maka dapat dilakukan
2 perubahan arus atau tegangan.

P i pV p isVs

rms
Vp
Vs

d B V p ,rms Vs ,rms

dt
Np
Ns

Np
Ns

Sebuah solenoida panjang berdiameter 3.2 cm dengan 220 lilitan/cm dialiri arus 1,5 A.
Ditengah-tengahnya terdapat kumparan berdiameter 2,1 cm dengan 130 lilitan. Arus
yang melewati solenoida diturunkan sampai nol kemudian dinaikkan lagi tapi dalam arah
yang berlawanan (-1,5 A). Bila perubahan arus ini terjadi dalam 50 ms, hitung tegangan
induksi yang terjadi pada kumparan

Jawab :

n 220lili tan/ cm 22000lili tan/ m

A kum paran (2,1x10 2 ) 2 3,46x10 4 m 2


4
B o i n 4x107 (1,5)(22000) 4,15x10 2 T
m ula BA (4,15x10 2 )(3,46x10 4 ) 14,4Wb
akhir 14,4Wb
Vinduksi

28,8 Wb

N 130(28,8)

75 mV
3
t
50x10

Induktansi diri
Sebuah tegangan gerak elektrik imbas
timbul di dalam sebuah koil jika arus di
dalam koil yang sama diubah
Besarnya rapat flux magnet sebanding
dengan nilai arus yang berubah
N adalah kuantitas karakteristik
L = induktans
Satuan SI untuk induktansi diri adalah Henry
(H),
2

Wb T .m
1H 1 1
A
A

dm
di

L
dt
dt

d B
N
dt
N d B Li

Induktansi diri
Dalam solenoida medan magnetiknya dapat
dituliskan dalam bentuk B = 0ni, dimana
n = jumlah lilitan per satuan panjang.

Jika solenoida memiliki luas penampang A, maka


fluks magnetik yang melaluinya adalah:

m NBA nlBA 0 n Ali


2

sehingga induktansi diri:

m
I

0 n 2 Al

GGL pada induktor


Karena ggl merupakan perubahan fluks magnetik terhadap waktu
maka:
dm d ( Li)
di

L
dt
dt
dt
Menurut Hukum Faraday:

dm
di

L
dt
dt

GGL pada induktor


Arah GGL dapat ditentukan dengan menggunakan Hk Lenz

Karena ggl merupakan


perubahan fluks magnetik
terhadap waktu maka:
Menurut Hukum Faraday:

dm
di

L
dt
dt

Induktansi bersama

Prinsip :
Bahwa terjadinya perubahan arus listik di
induktor pertama akan menyebabkan timbulnya
/terjadi arus induksi pada induktor kedua

Induktansi bersama
Ketika terjadi perubahan arus i, maka fluks magnet di kumparan 1
berubah ( 11 )
Bagian fluks magnetik yang hanya melingkupi kumparan 1 disebut fluks
bocor ( L1 ) Fluks 1
Sisa fluks magnetik yang melingkupi kumparan 1 dan kumparan 2
disebut fluks bersama ( 21 ) Fluks 2

Induktansi bersama
Ketika terjadi perubahan arus i, maka fluks magnet di kumparan 2 akan
berubah ( 22)
Bagian fluks magnetik yang hanya melingkupi kumparan 2 disebut fluks
bocor 2 (
L) 2 Fluks 1
Sisa fluks magnetik yang melingkupi kumparan 2 dan kumparan 1
disebut fluks bersama ( 12) Fluks 2

Induktansi bersama
i1
i2
L1

L2

Jika kita memiliki dua rangkaian


berdekatan maka akan muncul juga
fluks magnetik akibat rangkaian
disebelahnya.

Maka fluks yang dialami oleh rangkaian 2 adalah: m 2 L2i2 M 12i1


dengan L2 merupakan induktansi diri rangkaian 2 dan M12 disebut
induktansi bersama kedua rangkaian tersebut.
Fluks yang dialami oleh rangkaian 1 adalah: m1 L1i1 M 21i2
dengan L1 merupakan induktansi diri rangkaian 1 dan M21 disebut
induktansi bersama kedua rangkaian tersebut.
Jika diperhatikan maka M12 = M 21.

Bila Idua induktor disusun seperti


pada gambar dan pada r 1 dialiri
arus i1 dan pada solinoida 2 juga
dialiri arus i2 maka:
Medan magnetik akibat arus
dalam solenoida-dalam di ruang
solenoida:

B1 0 n1i1
Medan magnetik diluar solenoida-dalam akibat solenoida 1 adalah nol.
Fluks yang dialami solenoida-luar akibat medan induksi oleh i1 ini
adalah:

m2 N2 B1 (r ) n2lB1 (r ) 0n2n1l (r12 )i1


2
1

Sehingga induksi bersamanya adalah:

2
1

M 12

m 2
i1

0 n1n2l (r1 )
2

M 12

Bila induksi bersama


M 12

m 2
i1

0 n1n2l (r1 )
2

Medan magnetik pada kumparan 2 adalah: B2 = 0n2i2.


Fluks magnetik yang melalui solenoida-dalam dengan jari jari r1sama
dengan:

m1 N1B2 (r ) n1lB2 (r ) 0n2n1l (r )i2


2
1

2
1

2
1

Induktansi bersama M21 sama dengan:

M 21

m1
i2

0 n2 n1l (r )
2
1

Bila tidak terjadi looses pada kedua induktor tersebut maka akan berlaku M12 = M21

M 12

m 2
i1

0 n1n2l (r1 )
2