Anda di halaman 1dari 14

KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN

(K3L)
SUMARDIYONO, SKM, M.Kes.
PENGERTIAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
1. K3 Secara Filosofi adalah suatu pemikiran dan
upaya
untuk
menjamin
keutuhan
dan
kesempurnaan baik jasmani maupun rohani
tenaga kerja khususnya dan manusia pada
umumnya, hasil karya dan budaya menuju
masyarakat adil dan makmur.
2. K3 secara Keilmuan adalah ilmu pengetahuan dan
penerapannya
dalam
usaha
mencegah
kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit
akibat kerja. (ACCIDENT PREVENTION)
3. K3 Secara Praktis adalah merupakan suatu upaya
perlindungan agar tenaga kerja selalu dalam
keadaan selamat dan sehat selama melakukan
pekerjaan di tempat kerja dan proses produksi
dapat berjalan secara aman dan efesien.
Kecelakaan tidak diharapkan, tidak diduga, dan
merugikan
ARTI PENTINGNYA K3
Health and safety is not everything
But without it, everything is nothing
Siapakah yang perlu K3 ?

Dimana saya perlu K3 ?


Pada saat berada :
Di rumah (Home Safe)
Di perjalanan (Drive Safe)
Di tempat kerja (Work Safe)
Kapan saya perlu K3 ?
Setiap saat, pada waktu melakukan suatu pekerjaan.
Dirumah, misal : memasak didapur membersihkan
lampu/listrik dan lain-lain.
Diperjalanan, misal : mengemudikan mobil,
kendaraan umum, berjalan kaki, dan lain-lain.
Ditempat kerja, misal : mengoperasikan mesin,
perlatan, bahan kimia, dan lain-lain.
Mengapa saya perlu K3 ?
Tidak ingin cidera/luka, penyakit atau kematian

Tidak ingin kehilangan harta benda atau barang

Tidak ingin kehilangan orang yang disayangi


akibat kecelakaan
Bagaimana saya melakukan K3 ?
Spot the Hazard (Lihat kemungkinan bahaya)
Assess the Risk (Perkiraan resiko / akibatnya)
Make Changes. (Lakukan perbuatan !)
Untuk apa K3 diperlukan ditempat Kerja ?
Memberikan perlindungan kepada :

Tenaga Kerja
Orang lain ditempat Kerja
Sumber-sumber produksi

Mengapa K3 diperlukan di tempat Kerja ?


1. Mencegah :
Kecelakaan kerja dan PAK
Kebakaran dan Peledakan
Pencemaran lingkungan
2. Mengamankan :
Peralatan kerja dan instalasi
Bahan baku dan hasil produksi
3. Menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat
dan aman
4. Meningkatkan produktivitas
Isu K3 RS
Beberapa isu K3 RS yang penting adalah :
Keselamatan pasien dan pengunjung
Keselamatan dan kesehatan petugas kesehatan
Keselamatan bangunan
Keselamatan lingkungan
DASAR HUKUM
Dasar hukum yang terkait dengan pelaksanaan K3 RS :
UU No.1 tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
UU No.36 tahun 2009 Tentang Kesehatan
UU No 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit berisi
akreditasi RS dan syarat fisik RS

Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang


ketenagakerjaan
PP No. 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
Permenkes Nomor 432/Menkes/ SK/IV/2007
tentang pedoman Manajemen K3 Rumah Sakit
Permenkes Nomor 432/Menkes/ SK/VIII/2010
tentang Standar K3 Rumah Sakit
Tujuan K3
Melindungi para pekerja dan orang lain di tempat
kerja
Menjamin agar setiap sumber produksi dapat
dipakai secara aman dan efisien
Menjamin proses produksi berjalan lancar
AMAN (SELAMAT)
Aman (safe) adalah suatu kondisi dimana atau kapan
munculnya sumber bahaya telah dapat dikendalikan ke
tingkat yang memadai, dan ini adalah lawan dari bahaya
(danger).
DANGER
Merupakan tingkat bahaya dari suatu kondisi dimana atau
kapan muncul sumber bahaya. Danger adalah lawan dari
aman atau selamat.
DEFINISI INCIDENT

Suatu kejadian yang tidak diinginkan, bilamana pada saat


itu sedikit saja ada perubahan maka dapat mengakibatkan
terjadinya accident. (hampir celaka/near miss)
DEFINISI ACCIDENT
Suatu kejadian yang tidak direncanakan, tidak diinginkan,
gangguan terhadap pekerjaan berakibat cedera pada
manusia, kerusakan barang, dan pencemaran lingkungan.
(celaka)
SUMBER BAHAYA
PERBUATAN TAK AMAN
Operasi tanpa otorisasi
Gagal memperingatkan
Gagal mengamankan
Kecepatan tidak layak
Membuat alat pengaman tidak berfungsi
Pakai alat rusak
Pakai apd tidak layak
Pemuatan tidak layak
Penempatan tidak layak
Mengangkat tidak layak
Posisi tidak aman
Servis alat beroperasi
Bercanda, main-main
Mabok alkohol, obat
Gagal mengikuti prosedur

KONDISI TAK AMAN


Pelindung/pembatas tidak layak
APD kurang, tidak layak
Peralatan rusak
Ruang kerja sempit/terbatas
Sistem peringatan kurang
Bahaya kebakaran
Kebersihan kerapian kurang
Kebisingan
Terpapar radiasi
Temperatur extrim
Penerangan tidak layak
Ventilasi tidak layak
Lngkungan tidak aman
Tujuan K3 Rumah Sakit
adalah terciptanya :
cara kerja,
lingkungan kerja yang sehat, aman, nyaman, dan
dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan
karyawan maupun pengunjung RS.
Manfaat K3 Rumah Sakit
1. Bagi RS :
a. Meningkatkan mutu pelayanan
b. Mempertahankan
kelangsungan
operasional RS
c. Meningkatkan citra RS.

2. Bagi karyawan RS :
a. Melindungi karyawan dari Penyakit Akibat
Kerja (PAK)
b. Mencegah terjadinya Kecelakaan Akibat
Kerja (KAK)
3. Bagi pasien dan pengunjung :
a. Mutu layanan yang baik
b. Kepuasan pasien dan pengunjung
Identifikasi Potensi Bahaya

Kebakaran
Kebakaran terjadi apabila terdapat tiga unsur
bersama-sama. Unsur-unsur tersebut adalah
adalah oksigen, panas dan bahan yang mudah
terbakar. Bahan yang mudah terbakar di Rumah
Sakit antara lain ethyl eter, ethylene oxide dan
ethyl alcohol.
Sebagai tempat layanan umum perlu disediakan
peralatan pemadaman kebakaran mulai dari
APAR, Hydran hingga sistem pemadaman
Otomatis. Jalur evakuasi juga perlu dipasang.
Kegawatdaruratan
Kegawatdaruratan merupakan suatu kejadian
yang dapat menimbulkan kematian atau luka
serius bagi pekerja, pengunjung ataupun
masyarakat atau dapat menutup kegiatan usaha,
mengganggu operasi, menyebabkan kerusakan
fisik lingkungan ataupun mengancam finansial dan
citra RS.
Sistem Tanggap Darurat RS
Hazard Identification & Risk Assesment (HIRA)
Definisi
Risiko: Gabungan dari kemungkinan (frekuensi)
dan akibat atau konsekuensi dari terjadinya
bahaya tersebut

Penilaian risiko: Penilaian menyeluruh untuk


mengidentifikasi bahaya dan menentukan apakah
risiko dapat diterima
Manajemen risiko: pengelolaan risiko yang
mencakup identifikasi, penilaian dan pengendalian
risiko

LANGKAH HIRA
Identifikasi Bahaya
Penilaian risiko
Pengendalian risiko
ALUR IDENTIFIKASI

Identifikasi Bahaya
Audit / Inspeksi
Brainstorming
Literatur/ temuan ahli
Pemeriksaan alur proses
Data K3 sebelumnya
Literatur/ temuan ahli
dll
Proses Identifikasi bahaya
4W + 1H
Temukan sumber bahaya dari proses awal akhir
Pikirkan dampak terburuknya
Apa kerugiannya
Apa Pengendalian yang sudah dilakukan?
Apa rekomendasi perbaikan?
Penilaian risiko
risiko = Kemungkinan x Keparahan
Kemungkinan (Probabilty)
Tingka
Kriteria
Penjelasan
tan
5
Hampir pasti akan Suatu kejadian akan terjadi
terjadi
pada semua kondisi/setiap
kegiatan yang akan dilakukan

Cenderung untuk Suatu kejadian mungkin akan


dapat terjadi
terjadi pada hampir semua
kondisi
Mungkin
dapat Suatu kejadian akan terjadi
terjadi
pada
beberapa
kondisi
tertentu

Kecil kemungkinan Suatu


kejadian
mungkin
terjadi
terjadi pada beberapa kondisi
tertentu,
namun
kecil
kemungkinan terjadi

Sangat
terjadi

jarang Suatu kejadian mungkin dapat


terjadi pada suatu kondisi
yang
khusus/luar
biasa/setelah bertahun-tahun

Keparahan (Severity)
Tingka Kriteria
Penjelasan
tan
1
Tidak
Tidak ada cedera, tidak ada gangguan
Siqnifikan kesehatan, kerugian material kecil.
2

Minor

Cedera
ringan,
memerlukan
perawatan P3K, ada gangguan
kesehatan ringan, langsung dapat
ditangani, kerugian material sedang.

Sedang

Memerlukan perawatan medis, dan


dapat ditangani dengan bantuan pihak
luar, hilang hari kerja, kerugian
material cukup besar.

Mayor

Cedera
yang
mengakibatkan
cacat/hilang fungsi tubuh secara total,
memerlukan
perawatan
medis/penanganan khusus, kerugian
material besar.

Bencana

Menyebabkan kematian / fatal, bahan


toksik
dan
efeknya
merusak,
menyebabkan
ketergantungan
perawatan medis yang intensif &
khusus, kerugian material sangat
besar.

MATRIKS PENILAIAN risiko


PROBABILI
TY/
PELUANG

SEVERITY/ DAMPAK
1

MEDIUM

HIGH

HIGH

EXTRIM

EXTRIM

MEDIUM

MEDIUM

HIGH

HIGH

EXTRIM

LOW

MEDIUM

MEDIUM

HIGH

HIGH

LOW

LOW

MEDIUM

MEDIUM

MEDIUM

LOW

LOW

LOW

MEDIUM

E : EXTRIM RISK, memerlukan penanganan /tindakan


segera
H: HIGH RISK, memerlukan perhatian pihak senior
manajemen
M: MEDIUM, harus ditentukan tanggung jawab
manajemen terkait
L: LOW RISK, Kendalikan dengan prosedur rutin & inspeksi
K3

MEDIUM