Anda di halaman 1dari 209

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

PREFACE
We proudly present the Academic Guidance of Faculty of Pharmacy
Universitas Padjadjaran (FFUP), which has been prepared to assist all
academic community of the Faculty during their study and work,
especially in academic and student activities.
This book systematically tells us about the facultys organization, its
history, vision and mission, its objectives and competency of the
graduates, the curriculums and syllabi of the courses, the profile of the
lecturers, the facilities, and student activities.
We do hope this guidance will improve our academic management
system and serve as the direction for future academic development of
the Faculty.

Sincerely,
Jatinangor, June 2014
Dean of Faculty of Pharmacy

Dr. Ahmad Muhtadi, MS, Apt.


NIP. 19550503 1986 1 001

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


KATA PENGANTAR
Puji Syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat
dan perkenan-Nya dalam menyusun Buku Pedoman Penyelenggaraan
Pendidikan Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (FFUP) untuk
Tahun Akademik 2014/2015 ini. Buku ini disusun untuk digunakan
sebagai pedoman bagi sivitas akademika dalam melaksanakan kegiatan
akademik maupun kegiatan kemahasiswaan di FFUP.
Buku pedoman ini memuat berbagai informasi tentang FFUP yang
disajikan secara sistematis mulai dari pendahuluan yang meliputi
sejarah pendirian FFUP, visi, misi, tujuan pendidikan dan kompetensi
lulusan; program studi yang meliputi program studi sarjana, program
studi profesi apoteker, dan program studi magister; penyelenggaraan
pendidikan; sarana dan prasarana; dan kemahasiswaan.
Buku pedoman ini, diharapkan dapat meningkatkan sistem manajemen
pendidikan, serta sebagai bahan dalam mengembangkan program
pendidikan di FFUP.
Terima kasih.

Jatinangor, Juni 2014


Dekan Fakultas Farmasi

Dr. Ahmad Muhtadi, MS, Apt.


NIP. 19550503 1986 1 001

ii

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

KEPUTUSAN REKTOR
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Nomor : 1239/UN6.P/FFUP/2014
TENTANG
PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM SARJANA, PROFESI APOTEKER DAN MAGISTER
TAHUN AKADEMIK 2014-2015
FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PADJADJARAN
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN
Memperhatikan:
Hasil rapat dan perumusan Tim Penyusun Buku
Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas
Farmasi Universitas Padjadjaran Tahun Akademik
2014/2015
Menimbang
:
a. bahwa dalam usaha memantapkan pelaksanaan
sistem pendidikan di Fakultas Farmasi Universitas
Padjadjaran, maka dipandang perlu ditetapkan
suatu pedoman penyelenggaraan pendidikan yang
berlaku
di
lingkungan
Fakultas
Farmasi
Universitas Padjadjaran;
b. bahwa Buku Pedoman ini sebagai pedoman atau
pegangan bagi dosen (pendidik), mahasiswa
(peserta didik) dan tenaga kependidikan (tenaga
penunjang) dalam melaksanakan proses belajar
dan mengajar;
c. bahwa berdasarkan butir (a) dan (b) tersebut di
atas, perlu diterbitkan dengan surat keputusan
Rektor
Mengingat :
1. UndangUndang Nomor 20 tahun 2003, tentang
Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
RI. Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran
Negara RI. Nomor 4310);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 1957,
tentang Pendirian Universitas Padjadjaran
(Lembaran Negara RI. Tahun 1957 Nomor 91,
iii

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Tambahan Lembaran Negara RI. Nomor 1422);
Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999,
tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara RI.
Tahun 1999 Nomor 115;
4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor
14/M/2007, tentang Pengangkatan Rektor
Universitas Padjadjaran, masa jabatan 2007
2011;
5. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia Nomor 0436/O/1992, tentang
Organisasi dan Tata Kerja Universitas
Padjadjaran;
6. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia Nomor 0203/O/1992 jo
Nomor 282/O/1999, tentang Statuta Universitas
Padjadjaran;
7. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI.
Nomor 232/O/2000 tentang Pedoman
Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan
Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa;
8. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI.
Nomor 045/O/2002 tanggal 2 April 2002 tentang
Kurikulum Pendidikan Tinggi;
9. Surat Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran
Nomor :1868/J06/Kep/KP/2006 tanggal 17
Oktober 2006 tentang Peningkatan Status
Jurusan Farmasi pada Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam menjadi Fakultas
Farmasi Universitas Padjadjaran;
10. Surat Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran
Nomor 2205/H6.1/Kep/KP/2010 tanggal 9
November 2010 tentang Pengangkatan Dekan
Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
periode 2010 2014.
11. Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran
Nomor
1734/J06/Kep/KP/2005
tentang
Pemberian Kuasa Penandatanganan Surat
Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran
3.

Menetapkan

MEMUTUSKAN:
: KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN
TENTANG PEDOMAN AKADEMIK PROGRAM SARJANA,
PROGRAM MAGISTER DAN PROGRAM PROFESI
APOTEKER TAHUN AKADEMIK 2013/2014 FAKULTAS
FARMASI UNIVERSITAS PADJADJARAN.
iv

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Pertama

Kedua

Ketiga
Keempat
Kelima

: Semua mahasiswa, tenaga pendidik dan tenaga


kependidikan wajib melaksakan dan memperhatikan
ketentuan-ketentuan
yang
tercantum
dalam
pedoman Akademik Program Sarjana, Program
Magister dan Program Profesi Apoteker Tahun
Akademik 2014/2015 Fakultas Farmasi Universitas
Padjadjaran;
Pedoman akademik program sarajana, program
profesi apoteker, dan program magister tahun
akademik 2014/2015 Fakultas Farmasi Universitas
Padjadjaran
: Dengan berlakunya keputusan ini, ketentuanketentuan yang tidak sesuai dengan ketentuanketentuan yang tercantum dalam pedoman
sebagaimana dimaksud dalam diktum pertama
dinyatakan tidak berlaku;
: Hal-hal yang belum diatur dalam ketentuan ini akan
diatur secara tersendiri;
: Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal 15
Agustus 2014 sampai dengan 14 Agustus 2015;
: Jika dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam
keputusan ini, akan diadakan perbaikan atau
perubahan sebagaiamana mestinya.
Ditetapkan di : Jatinangor
pada tanggal : 1 Juni 2014
an. Rektor
D e k a n,

Dr. Ahmad Muhtadi,MS.,Apt.


NIP. 195505031986031001
Tembusan
1.
2.
3.
4.

5.

Yth.
Yth.
Yth.
Yth.
Yth.

Rektor Universitas Padjadjaran (sebagai laporan);


Para Pembantu Rektor Unpad;
Para Pembantu Dekan Fakultas Farmasi Unpad;
Para Kepala Biro di lingkungan Unpad;
Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Farmasi Unpad.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS PADJADJARAN
PEDOMAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
TAHUN AKADEMIK 2014 / 2015
FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PADJADJARAN
TIM PENYUSUN
Pengarah

Penanggung Jawab
Ketua
Wakil Ketua
Anggota

:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:

Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.


Dra. Emma Surahman, M.Si.,Apt.
Sriwidodo, M.Si.,Apt.
Dr. Moelyono M.W., MS.,Apt.
Dr. Tiana Milanda, M.Si.,Apt.
Drs. Sohadi Warya, MS.,Apt.
Dr. Keri Lestari Dandan,M.Si.,Apt
Dr. Marline Abdassah, MS.,Apt.
Dr. Jutti Levita, M.Si.,Apt.
Driyanti Rahayu, M.T.
Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si.,Apt.
Nasrul Wathoni, M.Si.,Apt.
Holis Abd. Holik, M.Si.,Apt.
Drs. Mintapraga, MM.
Dayat Hermanto, S.IP.
Tedi Budianto, ST.
Adi Priyanto, S.IP.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS PADJADJARAN
PIMPINAN FAKULTAS
DEKAN

Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.


WAKIL DEKAN I

WAKIL DEKAN II

Dr. Keri Lestari Dandan,M.Si.,Apt

Dra. Emma Surahman, M.Si.,Apt.

ii

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ................................................................. i
SK Rektor ...........................................................................
iii
Tim Penyusun ...................................................................... vi
Pimpinan Fakultas ................................................................. vii
DAFTAR ISI .......................................................................... viii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Sejarah ........................................................... 1
1.2 Visi , Misi dan Tujuan..........................................
1
1.3 Program Studi...................................................
2
1.4 Kompetensi Lulusan ............................................ 4
1.5 Struktur Organisasi ............................................. 9
BAB II PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM SUDI
2.1
Kurikulum dan silabus.........................................
A. Sarjana......................................................
B. Profesi......................................................
C. Magister....................................................
2.2
SIstem Pendidikan..............................................
BAB III SARANA DAN PRASARANA
3.1
Sarana ...........................................................
3.2
Prasarana ......................................................
BAB IV PENELITAN DAN KERJASAMA
4.1 Penelitian ........................................................
4.2 Kerjasama........................................................
BAB V PRESTASI FAKULTAS .....................................................

12
12
12
38
43
55
82
82
83
85
85
93
94

.......................................................................................
CHAPTER I INTRODUCTION
1.1 History ...........................................................
1.2 Vision, Mision and objective..................................
1.3 Study Program..................................................
1.4 Competency ...................................................
1.5 Organization ....................................................

viii

100
100
101
101

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


CHAPTER II ACADEMIC PROGRAM
2.1 Curriculum and Syllabi
A. Undergraduate ..........................................
B. Profession.................................................
C. Magister ...................................................
2.2 Academic Program ...............................................

108
108
140
145
156

CHAPTER III FACILITIES

169

CHAPTER IV RESEARCH AND COOPERATION


4.1 Research ...........................................................
4.2 Cooperation ......................................................

172
172
180

BAB V ACHIEVEMENT..............................................................
LAMPIRAN ...........................................................................

ix

181
187

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Sejarah

Berawal dari pendirian Jurusan Farmasi pada tanggal 19 Februari 1959,


sebagai jurusan kelima dari tujuh jurusan yang ada di bawah naungan Fakultas
Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam (FIPPA), Universitas Padjadjaran.
Kegiatan akademik Jurusan Farmasi saat itu berlangsung di Jl. Ir.H. Juanda No.
4 Bandung dan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Alam (LIPA) Jl. Singaperbangsa
No. 1 Bandung. Pada tahun 1978, lokasi berpindah ke Jl. Maulana Yusuf No. 12
Bandung, yang sebelumnya ditempati oleh Fakultas Kedokteran Gigi. Setelah
kampus baru Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di
Jatinangor-Sumedang selesai dibangun, Jurusan Farmasi bersama-sama dengan
jurusan-jurusan lain di FMIPA, berpindah kampuske Jatinangor pada bulan
September 1986. Pada tanggal17 Oktober 2006, Jurusan Farmasi berubah
statusnya menjadi Fakultas Farmasi. Saat ini, Fakultas Farmasi mempunyai 3
program studi, yaitu Program Studi Sarjana Farmasi, Program Studi Profesi
Apoteker dan Program Studi Magister Farmasi.
Program Studi Sarjana Farmasi telah terakreditasi A dari Badan
Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Indonesia (BAN-PT) dengan No. 08620/AkX-S1-004/UPAFAI/VI/2006 dan telah diakui kualifikasinya oleh Jawatan
Pengkhidmatan Awam (JPA) dari Malaysia. Sejak tahun 2006, program studi ini
telah menerima mahasiswa dari Malaysia.
Program Studi Profesi Apoteker mulai diselenggarakan pada tahun
1959.Program studi ini telah diakreditasi oleh BAN-PTdan memperoleh
akreditasi A dengan SK No. 003/BAN-PT/Ak-1/PSPA/II 2012 pada bulan Maret
2012.
Program Studi Magister Farmasi mulai diselenggarakan sejak izin
diperoleh dari Kementerian Pendidikan Nasional pada tanggal 10 Januari 2011
dengan SK No. 09/D/O/2011. Program studi ini mulai menerima mahasiswa
baru pada semester ganjil Tahun Akademik 2011/2012.
1.2

Visi, Misi dan Tujuan

Visi, Misi dan Tujuan Fakultas


Visi Fakultas Farmasi adalah menjadi fakultas unggul dalam
penyelenggaraan pendidikan farmasi yang diakui secara internasional.
Misi Fakultas Farmasi adalah :
1. Menyelenggarakan pendidikan farmasi yang memenuhi tuntutan azas
pemerataan dan perluasan akses masyarakat.
1

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


2. Menyelenggarakan pendidikan farmasi yang berkualitas dan relevan dengan
tuntutan masyarakat dan berdaya saing internasional.
3. Menyelenggarakan pengelolaan pendidikan farmasi yang profesional dan
akuntabel.
4. Menyelenggarakan penelitian yang berorientasi kepada produk dan paten.
5. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan
ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi serta kesehatan.
Tujuan Fakultas Farmasi adalah :
1. Meningkatkan dan pemerataan dan perluasan akses masyarakat dalam
memperoleh pendidikan farmasi.
2. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki daya saing internasional.
3. Menciptakan sistem pengelolaan pendidikan yang efisien, efektif, dan
akuntabel, sehingga dapat meningkatkan pencitraan publik.
4. Menghasilkan produk penelitian yang berkualitas berupa publikasi ilmiah,
paten dan produk komersial.
5. Meningkatkan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi farmasi dan
kesehatan yang tepat guna bagi kepentingan masyarakat.
Visi, Misi dan Tujuan Program Studi
Program Studi Sarjana Farmasi
Visi Program Studi Sarjana Farmasi adalah menjadi program studi yang
unggul dalam pendidikan farmasi, penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat yang diakui secara internasional pada tahun 2020.
Misi Program Studi Sarjana Farmasi adalah:
1. Menyelenggarakan pendidikan farmasi yang berkualitas, relevan dan
berdaya saing nasional dan internasional.
2. Menyelenggarakan pengelolaan Program Studi Sarjana Farmasi secara
profesional dan akuntabel.
3. Menyelenggarakan penelitian yang berorientasi pada produk.
4. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan
ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi serta kesehatan.
Tujuan Program Studi SarjanaFarmasi adalah :
1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki daya saing internasional.
2. Menciptakan sistem pengelolaan Program Studi Sarjana Farmasi yang efisien,
efektif, dan akuntabel, sehingga dapat meningkatkan pencitraan publik.
3. Menghasilkan produk penelitian yang berkualitas berupa publikasi ilmiah,
paten, dan produk komersial.
4. Meningkatkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi farmasi serta
kesehatan yang tepat guna bagi kepentingan masyarakat.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Program Studi Profesi Apoteker
Visi Program Studi Profesi Apoteker adalah menjadi program studi yang
mandiri, unggul, dan profesional dalam menerapkan standar pendidikan profesi
bertaraf internasional dan menghasilkan lulusan yang kompeten dan profesional
dalam pekerjaan kefarmasian serta berpegang teguh pada etika dan falsafah
kefarmasian pada tahun 2020.
Misi Program Studi Profesi Apoteker adalah:
1. Menyelenggarakan pendidikan profesi apoteker secara profesional dan
akuntabel.
2. Menyelenggarakan pendidikan profesi apoteker yang berdaya saing
internasional dan mampu memenuhi tuntutan masyarakat pengguna di
bidang farmasi.
3. Membangun
kerjasama
dengan
organisasi
profesi
tingkat
nasional/internasional, pendidikan farmasi dan pengguna lulusan dalam
pendidikan berbasis eksperimental.
4. Melaksanakan program komprehensif yang akan melengkapi lulusan Program
Studi Profesi Apoteker dengan pengetahuan dan pengalaman kerja untuk
menjadi terampil di bidang pekerjaan kefarmasian.
5. Membina apoteker agar senantiasa menjaga sikap profesional di bidang
pekerjaannya, memiliki idealisme dan moral yang tinggi, kreatif, inovatif,
berjiwa entrepreneurship, dan peka terhadap permasalahan kesehatan di
masyarakat.
Tujuan Program Studi Profesi Apoteker adalah :
1. Meningkatkan pemerataan dan perluasan akses masyarakat dalam
memperoleh pendidikan profesi apoteker.
2. Menyelenggarakan sistem pendidikan profesi apoteker yang berkualitas dan
memiliki daya saing internasional yang berorientasi pada pelayanan ke
farmasian berbasis pharmaceutical care.
3. Mewujudkan sistem pengelolaan pendidikan yang efisien, efektif, dan
akuntabel, sehingga dapat meningkatkan pencitraan publik.
4. Menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan kepribadian dan sikap
yang diperlukan seperti integritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya,
yang sesuai dengan etika profesi apoteker.
Program Studi Magister Farmasi
Visi Program Studi Magister Farmasi sampai tahun 2020 adalah menjadi
institusi yang unggul, mandiri, dan menghasil kanriset yang bermutu sejajar
dengan perguruan tinggi lain serta bertaraf internasional, professional dalam
pengembangan ilmu dan teknologi.
Misi Program Studi Magister Farmasi adalah:
1. Pembelajaran melalui sistim pembelajaran mandiri.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


2. Kemandirian program studi dalam bentuk kurikulum yang selalu di
perbaharui setiap 3 tahun,dengan memperhatikan masukan dari
penggunalulusan.
3. Menghasilkan riset yang bermutu dan berorentasi pada HAKI/paten, yang
dapat dipublikasikan dalam berbagai jurnal maupun pertemuan ilmiah.
Tujuan Program Studi Magister Farmasi adalah:
1. Menghasilkan lulusanberkualitas dalam keilmuan sesuai dengan topik
masing-masing konsentrasi.
2. Kemandirian program dicapai dengan ketepatan waktu studi dengan nilai
indeks prestasi lulusan sekurang kurangnya 3,0.
3. Menghasilkan
riset
yang
dapat
dipublikasi
dalam
jurnal
nasional/internasional terakreditasi maupun tidak terakreditasi.
1.3

Kompetensi Lulusan

Program Studi Sarjana Farmasi


Kompetensi utama Program Studi Sarjana Farmasi adalah :
1. Mampu melakukan pekerjaan kefarmasian dalam pengadaan sediaan farmasi
pada fasilitas produksi, fasilitas distribusi
dan fasilitas pelayanan
kesehatan:
a. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan mencari solusi permasalahan
pengadaan sediaan farmasi berbasis ilmu kefarmasian.
b. Mampu menjamin keamanan, mutu, manfaat dan khasiat sediaan
farmasi.
2. Mampu melakukan pekerjaan kefarmasian dalam produksi sediaan farmasi
dengan mengimplementasikan CPOB & CPOTB:
a. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan mencari solusi permasalahan
produksi sediaan farmasi berbasis ilmu kefarmasian.
b. Mampu
merancang,
membuat,
mengendalikan
mutu,
dan
mengembangkan sediaan farmasi.
c. Mampu menganalisis sediaan farmasi dan makanan.
d. Mampu membedakan obat berdasarkan aktivitas farmakologi dan struktur
kimia obat.
e. Mampu merancang senyawa aktif baru.
3. Mampu melakukan pekerjaan kefarmasian dalam distribusi dan penyimpanan
sediaan farmasi yang memenuhi ketentuan cara distribusi yang baik:
a. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan mencari solusi permasalahan
distribusi sediaan farmasi berbasis ilmu kefarmasian.
b. Mampu menjamin mutu sediaan farmasi, makanan, PKRT, alkesnonelektromedik selama proses distribusi.
4. Mampu menjamin mutu dalam proses penyimpanan sediaan farmasi,
makanan, PKRT dan alkesnon-elektromedik.
4

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


5. Mampu melakukan pekerjaan kefarmasian dalam pelayanan sediaan farmasi
di fasilitas pelayanan kefarmasian yang memenuhi Standar Pelayanan
Kefarmasian yang Baik (GPP):
a. Mampu mengidentifikasi, menganalisis dan mencari solusi permasalahan
pelayanan sediaan farmasi berbasis ilmu kefarmasian.
b. Mampu menganalisis cairan biologis dan senyawa beracun.
c. Mampu memberikan informasi sediaan farmasi, makanan, PKRT, alkes
non-elektromedik, cairan biologis, dan senyawa beracun.
d. Mampu menjamin mutu obat, obat tradisional, dan alat kesehatan dalam
pelayanan kefarmasian.
e. Mampu membedakan obat berdasarkan aktivitas farmakologi dan struktur
kimia obat.
f. Mampu menghitung dosis obat.
g. Mampu menganalisis penggunaan obat yang rasional.
6. Mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung
pekerjaan kefarmasian melalui proses penelusuran, analisis, dan
pemanfaatan informasi ilmiah.
Kompetensi pendukung Program Studi Sarjana Farmasi adalah :
1. Mampu bertindak secara bertanggung jawab dalam lingkungan masyarakat
sesuai dengan aturan perundang-undangan, norma dan etika.
2. Mampu berperan dalam kewirausahaan.
Kompetensi lainnya Program Studi Sarjana Farmasi adalah mampu
menguasai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang
kefarmasian.
Program Studi Profesi Apoteker
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Kompetensi lulusan Program Studi Profesi Apoteker adalah :


Mampu melakukan praktek kefarmasian secara profesional dan etik.
Mampu menyelesaikan masalah terkait dengan penggunaan sediaan farmasi.
Mampu melakukan dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan.
Mampu memformulasikan dan memproduksi sediaan farmasi dan
alatkesehatan sesuai standar yang berlaku.
Mempunyai keterampilan dalam pemberian informasi sediaan farmasi dan
alatkesehatan.
Mampu berkontribusi dalam upaya preventif dan promotif kesehatan
masyarakat.
Mampu mengelola sediaan farmasi dan alat kesehatan sesuai standar yang
berlaku.
Mempunyai keterampilan organisasi dan mampu membangun hubungan
interpersonal dalam melakukan praktek kefarmasian.
Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang
berhubungan dengan kefarmasian.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Program Studi Magister Farmasi
A. Konsentrasi Farmakologi-Toksikologi
Kompetensi lulusan Program Studi Magister Farmasi Konsentrasi Farmakologi
dan Toksikologi adalah:
1. Mampu mengkaji dan mengevaluasi aktivitas, khasiat, efek samping, efek
toksik, dan interaksi obat alam/sintetik dengan zat lain dan dengan
lingkungan.
2. Mampu mengembangkan bidang farmakologi-toksikologi dengan
mengembangkan metode baru dalam uji farmakologi.
3. Mampu menerapkan data farmakologi-toksikologi eksperimental ke dalam
aspek praktis klinis.
4. Mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan standardisasi dan kebijakan
bidang obat/kesehatan.
5. Mampu memilih dan memberikan informasi obat serta produk kesehatan
lainnya.
B. Konsentrasi Herbal Medik
Kompetensi Program Studi Magister Farmasi Konsentrasi Herbal Medik :
1. Motivasi : mempunyai dorongan keingintahuan yang kuat terhadap
perkembangan ilmu farmasi, serta mempunyai kemauan tinggi untuk
selalu meningkatkan kemampuan diri.
2. Sikap : mempunyai sikap proaktif dan adaptatif terhadap pengembangan
ilmu dan teknologi
dalam bidang farmasi, mempunyai kepekaan
terhadap pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat, jujur, displin, dan kooperatif.
3. Ketrampilan : terampil dalam menerapkan konsep herbal medik untuk
memecahkan masalah-masalah kesehatan, serta terampil dalam
merancang dan melaksanakan penelitian ilmiah, mengolah, dan
mempublikasikannya.
4. Kemampuan : dapat mengidentifikasi, merumuskan, dan memecahkan
masalah yang berkaitan dengan herbal medik, serta mampu berperan
aktif dalam kelompok berbagai disiplin ilmu dalam lingkungan yang
kondusif.
5. Pemahaman : memahami konsep herbal medik dengan baik dan memiliki
ketajaman berfikir analitis terhadap permasalahan kesehatan yang
dihadapi.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


C. Konsentrasi Teknologi Farmasi dan Kosmetika
Kompetensi Program Studi Magister Farmasi Konsentrasi Teknologi Farmasi
dan Kosmetika adalah:
1. Mampu mendesain atau merancang sediaan obat melalui tahapan
praformulasi, formulasi dan evaluasi, dimulai dari pemeriksaan bahan
obat, eksipien sampai ke evaluasi sediaan obat,termasuk kosmetik.
2. Memahami teknologi proses yang diperlukan pada saat produksi sediaan
obat dan dapat menganalisis penyebab permasalahan yang mungkin
terjadi.
3. Mampu mengembangkan penelitian di bidang teknologi farmasi.
4. Mampu memahami sistem baru penghantaran obat.
D. Konsentrasi Pengawasan Mutu
Kompetensi Program Studi Magister Farmasi Konsentrasi Pengawasan Mutu
adalah:
1. Mampu mengelola control kualitas/penjaminan kualitas bahan baku obat,
obat jadi, obat dari bahan alam, kosmetik dan makanan.
2. Mempunyai ketajaman analisis pada setiap permasalahan yang dihadapi.
3. Mampu mendukung manajemen system penjaminan mutu sediaan obat
dan obat bahan alam di industry obat, jamu, kosmetik dan makanan.
4. Mempunyai motivasi untuk mengembangkan penelitian di bidang yang
diminati.
E. Konsentrasi Radiofarmasi
Kompetensi Program Studi Magister Farmasi Konsentrasi Radiofarmasi
adalah:
1. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan di bidang ilmu yang
dimilikinya dalam spektrum yang luas.
2. Mampu merumuskan pendekatan konseptual untuk memecahkan masalah
masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan ilmu farmasi melalui
penalaran ilmiah.
3. Mampu meningkatkan kemampuan dalam bidang radiofarmasi sesuai
dengan perkembangan dan tututan yang timbul di masyarakat, khususnya
di bidang ilmu farmasi.
F. Konsentrasi Farmasi Klinik
Kompetensi Program Studi Magister Farmasi Konsentrasi Farmasi Klinik
adalah:
1. Memiliki motivasi untukmelakukan dan meningkatkan kemampuan
sebagai farmasis berkeahlian klinik yang mengedepankan nilai-nilai luhur
profesi apteker.
7

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


2. Menjunjung tinggi dan melaksanakan kode etik farmasi serta
mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan keyakinan kepadaTuhan Yang
Maha Esa.
3. Memiliki keterampilan dalam melakukan pelayanan farmasi klinik,
meliputi
keterampilan
informasi
obat,
mengidentifikasi
dan
mememecahkan permasalahan-permasalahan terkait dengan pengobatan
pasien, terampil dalam melakukan terapi sediaan aseptis dan sitotoksika,
serta terampil dalam penelitian mengenai upaya peningkatan kualitas
pelayanan farmasi klinik.
4. Mampu berpikir secara kritis, analitis dan konseptual yang berorientasi
terhadap pemecahan masalah dalam upaya mengimplementasikan dan
meningkatkan pelayanan farmasi klinik yang paripurna.
5. Memiliki pemahaman dan pengetahuan yang luas sebagai bagian dari tim
kesehatan yang berorientasi kepada peningkatan kualitas hidup pasien.
G. Konsentrasi Farmasi Rumah Sakit
Kompetensi Program Studi Magister Farmasi Konsentrasi Farmasi Rumah
Sakit adalah:
1. Memahami tujuan terapi serta mampu melakukan pemilihan terapi
rasional berdasarkan biofarmasetika, farmakokinetika dari produk obat
sesuai kebutuhan pasien.
2. Memahami etiologi dan prinsip patofisiologi penyakit untuk dasar
pemilihan obat.
3. Memahami obat berdasarkan kelas terapinya (ADR, interaksiobat).
4. Mampu memilih produk obat sesuai peruntukannya.
5. Mampu mengembangkan asuhan kefarmasian yang berorientasipasien.
6. Mampu melakukan perencanaan, pengelolaan, pengendalian dan
penyampaian obat serta penyuluhan obat secara objektif dan ilmiah.
7. Mampu bekerja sama dengan tim klinis dan berkomunikasi empati secara
profesional.
8. Mampu menerapkan nilai etikadan moral.
9. Bertanggung jawab dalam mengambil keputusan.
10.Mampu berfikir konseptual dengan pemahaman secara ilmiah untuk
menyelesaikan masalah yang terkait obat.
11.Memiliki inisiatif aktif dan inovatif untuk selalu meningkatkan diri dalam
keilmuan serta pendidikan.

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


1.4

Struktur Organisasi
Struktur Organisasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran adalah
sebagai berikut :

Pimpinan Fakultas
Dekan :
Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.
Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama :
Dr. Keri Lestari Dandan, M.Si., Apt.
Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya dan Tata Kelola :
Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.
Senat Fakultas
Ketua
Sekretaris
Anggota

: Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.


: Dr. Marline Abdassah, MS., Apt.
: Prof. Dr. H.R. Hadiman, Apt.
Prof. Dr. H.R. Sidik, Apt.
Prof. Dr. Supriyatna, Apt.
Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt.
Dr. Moelyono M.W., MS., Apt.
Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt.
Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.
Dr. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.
Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.
Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.
Drs. Sohadi Warya, M.Si., Apt.
Drs. Dolih Gozali, MS., Apt.
Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.
Sriwidodo, M.Si., Apt.
Driyanti Rahayu, S.Si., MT.

Pimpinan Administratif
Kepala Bagian Tata Usaha
: Drs. Mintapraga, MM.
Kasubbag Sumber Daya dan Tata Kelola
: Dudi Gunadhi, SP.
Kasubbag Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Data : Dayat Hermanto, S.IP
Unit Satuan Penjaminan Mutu (SPM)
Ketua

: Dr. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.


9

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Departemen
Kepala Departemen
& Kimia Medisinal
Kepala Departemen
Teknologi Farmasi
Kepala Departemen
Farmasi Klinik
Kepala Departemen

Analisis Farmasi : Dr.Jutti Levita,M.Si.,Apt.


Farmasetika &

: Taofik Rusdiana, PhD,. Apt.

Farmakologi &

: Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt.

Biologi Farmasi : Dr. Yoppi Iskandar, M.Si., Apt.

Program Studi Sarjana Farmasi


Koordinator
Staf Program Studi

: Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.


: Driyanti Rahayu, MT.

Program Studi Profesi Apoteker


Koordinator
: Drs. Sohadi Warya, M.Si., Apt.
Staf Program Studi
: Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.
Koordinator Praktek Kerja Profesi Apoteker : Drs. Dradjad Priambodo, Apt.
Program Studi Magister Farmasi
Koordinator
Staf Program Studi

: Dr. Moelyono Muktiwardojo, MS., Apt.


: Dr. Marline Abdassah, MS., Apt.

Koordinator Konsentrasi :
1. Teknologi Farmasi dan Kosmetik
2. Herbal Medik
3. Farmakologi
4. Farmasi Klinik
5. Farmasi Rumah Sakit
6. Pengawasan Mutu
7. Radiofarmasi

:
:
:
:
:
:
:

Dr. Marline Abdassah,MS,Apt


Prof. Dr.Supriayatna,Apt.
Dr. Sri Adi Sumiwi MS.,Apt.
Dr. Keri Lestari,M.Si.,Apt.
Dra.Emma Surahman,M.Si.,Apt
Dr.Jutti Levita,M.Si.,Apt.
Dr.Resmi Mustarichie, M.Sc., Apt.

Bagian dan Laboratorium


Bagian Farmakokimia
1. Laboratorium Kimia Analitik
2. Laboratorium Kimia Sintesis
3. Laboratorium Biokimia
4. Laboratorium Analisis Fisikokimia
5. Laboratorium Analisis Farmasi
10

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Bagian Farmasetika
1. Laboratorium Farmasi Fisika
2. Laboratorium Farmasetika
3. Laboratorium Teknologi dan Formulasi Sediaan Solida
4. Laboratorium Teknologi danFormulasiSediaan Steril
5. Laboratorium Biofarmasi dan Farmakokinetika
Bagian Farmakognosi
1. Laboratorium Botani Farmasi
2. Laboratorium Farmakognosi-Fitokimia
3. Laboratorium Farmasi Bahan Alam
Bagian Farmakologi dan Farmasi Klinik
1. Laboratorium Mikrobiologi Farmasi
2. Laboratorium Bioteknologi Farmasi
3. Laboratorium Anatomi dan Fisiologi Manusia
4. Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi
5. Laboratorium Biokimia Klinik
Pusat Pengembangan Kegiatan & Kreativitas Mahasiswa (P2K2M)
Kepala

: Arief Budiman, S.Si., M.Si., Apt.

Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat (P3M)


Kepala
Sekretaris

: Mutakin, Ph.D., Apt.


: Dr.rer.nat. Anis Yohana Chaerunisa, M.Si.,Apt.

Pusat Kerjasama & Humas (PKH)


Kepala

: Rizky Abdullah, Ph.D., Apt.

Pusat Data & Sistem Informasi (PDSI)


Kepala

: Muchtaridi, Ph.D., Apt.

Pusat Perpustakaan
Kepala

: Ellin Febrina, S.Si., M.Si., Apt.

Unit Pelaksana Bimbingan dan Konseling (TPBK)


Ketua

: Dra. Rr. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt.

11

BAB II
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI
2.1

Kurikulum dan Silabus

2.1.1 Program Studi Sarjana Farmasi


Kurikulum yang diterapkan di Program Studi Sarjana Farmasi mengikuti
standar Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi (APTFI), ditambah beberapa mata
kuliah muatan lokal. Kurikulum ini secara berkala dievaluasi setiap 5 (lima)
tahun dalam suatu evaluasi lokakarya kurikulum. Pendidikan di Program Studi
Sarjana Farmasi terdiri dari 8 semester dengan beban studi minimum 144 SKS.
Tabel 2.1 Kurikulum Program Studi Sarjana Farmasi
No

Kode Mata
Kuliah

Nama Mata Kuliah

SEMESTER 1 (19 SKS)


1.
UNO10.101 Bahasa Indonesia
2.
D10A.0101 Matematika Dasar
3.
D10B.0101 Kimia Dasar
4.
D10C.0101 Fisika Dasar
5.
D10C.0102 Praktikum Fisika Dasar
6.
P10A.0101 Anatomi dan Fisiologi Manusia
7.
P10A.0102 Pengantar Ilmu Farmasi dan Etika
8.
P10A.0103 Farmasi Fisika I
SEMESTER 2 (19 SKS)
9.
UNO10.201 Agama
10.
UNO10.202 Kewarganegaraan
11.
UNO10.203 Bahasa Inggris
12.
P10A.0203 Kimia Organik
13.
D10D.0201 Botani Farmasi
14.
D10F.0201
Statistika dan Desain Eksperimen
15.
P10A.0201 Farmasetika Dasar
16.
P10A.0202 Farmasi Fisika II
SEMESTER 3 (20 SKS)
17.
P10A.0307 Biokimia I
18.
P10A.0308 Kimia Sintesis
19.
P10A.0301 Kimia Analitik
20.
P10A.0302 Teknologi dan Formulasi Sediaan
Semisolida dan Likuida
21.
P10A.0303 Biologi Sel dan Molekuler

SKS

Mata
Kuliah
Prasyarat

2(2-0)
2(2-0)
3(2-1)
2(2-0)
1(0-1)
4(3-1)
2(2-0)
3(2-1)

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
3(2-1)
2(2-0)
3(2-1)
3(2-1)

D10B.0101
D10A.0101
P10A.0103
P10A.0103

2(2-0)
3(2-1)
3(2-1)
3(2-1)

D10B.0101
P10A.0203
D10B.0101
P10A.0201
P10A.0202
-

2(2-0)

12

No

Kode Mata
Kuliah

22.
P10A.0304 Mikrobiologi Dasar
23.
P10A.0305 Farmakologi Dasar dan Toksikologi
24.
P10A.0306 Farmakognosi
SEMESTER 4 (19 SKS)
25.
P10A.0408 Biokimia II
26.
P10A.0401 Analisis Fisikokimia I
27.
P10A.0402 Fitokimia
28.
P10A.0403 Imunologi
29.
P10A.0404 Patofisiologi
30.
P10A.0405 Farmakologi Sistem Organ
31.
P10A.0406 Mikrobiologi Farmasi
32.
P10A.0407 Kosmetika
SEMESTER 5 (20 SKS)
33.
P10A.0501 Farmasi Bahan Alam
34.
P10A.0502 Farmakologi Khemoterapetika

2(2-0)
2(2-0)
3(2-1)

Mata
Kuliah
Prasyarat
P10A.0101
D10D.0201

2(1-1)
2(2-0)
3(2-1)
2(2-0)
2(2-0)
3(2-1)
3(2-1)
2(2-0)

P10A.0307
P10A.0301
P10A.0306
P10A.0303
P10A.0305
P10A.0305
P10A.0304
P10A.0201

3(2-1)
2(2-0)

35.
36.

3(2-1)
3(2-1)

P10A.0402
P10A.0404
P10A.0405
P10A.0303
P10A.0201
P10A.0202
P10A.0401
P10A.0401
P10A.0401

P10A.0503
P10A.0504

Nama Mata Kuliah

Bioteknologi Farmasi
Teknologi Formulasi Sediaan Steril

37.
38.
39.
40.

SKS

P10A.0505 Analisis Fisikokimia II


P10A.0506 Analisis Biomedik
P10A.0507 Radiofarmasi
Pilihan I
P10A.0508 Farmasi Forensik
P10A.0509 Etnofarmasi
P10A.0510 Parasitologi
P10A.0511 Interaksi Obat
SEMESTER 6 (18 SKS)
41.
P10A.0601 Analisis Farmasi
42.
P10A.0602 Biokimia Klinik

3(2-1)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

43.

P10A.0603

Farmakoterapi

2(2-0)

44.

P10A.0604

3(2-1)

45.
46.

P10A.0605
P10A.204

Teknologi dan Formulasi Sediaan


Solida
Metodologi dan Desain Penelitian
Kuliah Kerja Nyata

3(2-1)
3(2-1)

2(2-0)
3(1-2)

P10A.0401
P10A.0306
P10A.0201
P10A.0505
P10A.0401
P10A.0403
P10A.0404
P10A.0502
P10A.0201
P10A.0202
D10F.0201
-

13

No

Kode Mata
Kuliah

47.

Pilihan II
P10A.0606
P10A.0607
P10A.0608

Farmasi Lingkungan
Farmasi Bahari
Farmakoepidemiologi

P10A.0609

Nutrasetikal dan Terapi Nutrisi

No.

Kode Mata
Kuliah
SEMESTER 7 (19 SKS)
48.
P10A.0701
49.
P10A.0702
50.
P10A.0703
51.
P10A.0704
52.
53.
54.
55.

P10A.0705
P10A.0706
P10A.0707
P10A.0708

56.

Pilihan III
P10A.0709
P10A.0711
P10A.0712
SEMESTER 8 (10 SKS)
57.
P10A.0801
58.
P10A.0802
59.

P10A.0803

60.
61.

P10A.0804
Pilihan IV
P10A.0805
P10A.0806
P10A.0807
P10A.0808

Nama Mata Kuliah

Nama Mata Kuliah

SKS
2(2-0)

Mata
Kuliah
Prasyarat
P10A.0505
P10A.0306
P10A.0405
P10A.0502
P10A.0305

SKS

Mata Kuliah
Prasyarat

Stabilitas Obat
Biofarmasi
Farmakokinetika
Farmasi Klinik

2(2-0)
3(2-1)
2(2-0)
2(2-0)

Kimia Medisinal
Elusidasi Struktur
Manajemen dan Kewirausahaan
Usulan Penelitian dan Seminar

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(0-2)

P10A.0201
P10A.0201
P10A.0305
P10A.0602
P10A.0603
P10A.0302
P10A.0302
P10A.0605
Min 110 SKS

Pemodelan Molekul Obat


Teknologi Kultur Sel & Jaringan
Sistem Baru Penghantaran Obat
Kapita Selekta Ilmu Farmasi
Peraturan dan Perundangundangan Farmasi
Penelitian dan Seminar Hasil
Penelitian
Sidang Sarjana Komprehensif
Analisis Kimia & Keamanan
Makanan
Herbal Medisin
Farmakogenetik &
Farmakogenomik
Farmasi Rumah Sakit

2(2-0)

P10A.0302
P10A.0503
P10A.0201

2(2-0)
2(2-0)

2(0-2)

P10A.0708

2(0-2)
2(2-0)

P10A.0708
P10A.0601
P10A.0501
P10A.0503
P10A.0603

14

Silabus Program Studi Sarjana Farmasi terdapat pada Tabel 2.2.


Tabel 2.2 Silabus Mata Kuliah Program Studi Sarjana Farmasi
KODE MATA
MATA KULIAH
KULIAH
UNO10.101
BAHASA INDONESIA
Mempelajari penggunaan bahasa Indonesia yang baik
dan benar, baik lisan maupun tertulis, termasuk lafal,
ejaan, morfologi, tata cara penulisan karya tulis
ilmiah, bahasa baku dan non baku.

SKS
2(2-0)

Tim Dosen Bahasa Indonesia

15

KODE MATA
KULIAH
D10A.0101

D10B.0101

MATA KULIAH
MATEMATIKA DASAR
Sistem bilangan, fungsi grafik, limit, kekontinuan,
pendiferensian, sifat turunan, nilai ekstrim, nilai
aproksimasi, integral, penggunaan integral, luas
daerah matriks, macam-macam persamaan kurva dan
aplikasinya.
Tim Dosen Matematika Dasar
KIMIA DASAR
Unsur-unsur dalam sistem periodik, penamaan
senyawa kimia, pengenalan senyawa anorganik dan
organik, kesetimbangan reaksi kimia, stoikiometri,
reaksi asam-basa, reaksi pembentukan kompleks,
reaksi reduksi-oksidasi, Good Laboratory Practice.

SKS
2(2-0)

3(2-1)

Tim Dosen Kimia Dasar


Praktikum
:
pengenalan,
pembersihan
dan
pengeringan alat, cara menimbang, penggunaan alat,
cara pembuatan pereaksi, reaksi-reaksi kimia,
senyawa ionik dan molekul, destilasi.
D10C.0101

D10C.0102

Tim Dosen Kimia Dasar


FISIKA DASAR
Persamaan gerak, dinamika, usaha dan energi, fluida
gas ideal, hukum termodinamika, perpindahan kalor,
medan dan potensial listrik, arus, hambatan dan
hukum Ohm, rangkaian arus searah, arus bolak balik,
getaran harmonis, gejala gelombang, gelombang
elektromagnetik, sifat gelombang, alat optik,
gelombang materi model atom Bohr, radioaktivitas,
sinar-X.
Tim Dosen Fisika Dasar
PRAKTIKUM FISIKA DASAR
Praktikum : Teknik pengukuran dengan alat ukur
seperti jangka sorong, mikrometer, termometer,
viskometer, gaya gesek, analisis grafis data hasil
pengukuran, metode kuadrat penyimpangan terkecil
dan penaksiran ralat.

2(2-0)

1(0-1)

Tim Dosen Fisika Dasar

16

KODE MATA
KULIAH
P10A.0101

MATA KULIAH
ANATOMI DAN FISIOLOGI MANUSIA
Istilah umum kedokteran, posisi dan bagian-bagian
tubuh manusia, konsep tubuh sebagai kesatuan, dasardasar embriologi sel dan jaringan, mekanisme transpor
dalam tubuh, otot, saraf, panca indera dan endokrin,
struktur, fungsi sistem kardiovaskuler, darah, sistem
respirasi, sistem ekskresi ginjal, sistem saluran cerna
dan sistem reproduksi.

SKS
4(3-1)

dr. Budi Prihartanto, Sp.PD.; Ivan Surya


Pradipta,M.Sc., Apt.
Praktikum : tubuh sebagai satu kesatuan, sistem
peliput, panca indera (special senses), fisiologi kardiovaskular katak, jantung, pembuluh darah dan
pembuluh limfatik, darah, sistem respirasi, transpor
membran.
P10A.0102

P10A.0103

Tim Dosen Anatomi dan Fisiologi Manusia


PENGANTAR ILMU FARMASI DAN ETIKA
Sejarah pendidikan kefarmasian di Indonesia, pendidikan tinggi kefarmasian dan profesi, baik di dalam
dan di luar negeri, lapangan pekerjaan farmasis dan
tenaga profesi, pentingnya mendalami mata kuliah
dasar keahlian, menjelaskan isi mata kuliah bidang
minat farmasetika, farmakokimia, farmakologi-farmasi
klinik serta farmakognosi. Pemahaman tentang obat
generik, obat paten dan obat tradisional.
Prof. Dr. R. Hadiman, Apt.
FARMASI FISIKA I
Termodinamika, kinetika reaksi, adsorpsi isoterm,
tegangan permukaan, viskositas, larutan non
elektrolit, kesetimbangan fasa, kelarutan sistem dua
fasa dan sistem tiga fasa, penentuan titik lebur, rotasi
optik, indeks bias.
Drs. Dolih Gozali, MS., Apt.; Iyan Sopyan, M.Si.,
Apt.; Yoga Windu W., M.Si., Apt.

2(2-0)

3(2-1)

Praktikum : kesetimbangan fasa, kinetika reaksi,


koefisien distribusi, elektrokimia, sistem koloid.
Tim Dosen Farmasi Fisika I

17

KODE MATA
KULIAH
UNO10.201

UNO10.202

UNP10.203

D10B.0201

MATA KULIAH
AGAMA
Pendahuluan,
peningkatan
iman,
ketaqwaan,
hubungan baik manusia dengan sesamanya dan mahluk
sekitarnya, hubungan baik manusia dengan Tuhan Yang
Maha Esa.
Dr. Eli Halimah, MS., Apt.; Drs. Dolih Gozali, MS.,
Apt.; Tim Dosen Agama Katolik, Kristen Protestan,
Hindu dan Budha
KEWARGANEGARAAN
Mengantarkan dan mengembangkan kepribadian mahasiswa selaku warganegara yang harus berperan aktif
menegakkan demokrasi menuju masyarakat madani,
membantu mahasiswa selaku warganegara agar
mampu mewujudkan nilai-nilai dasar perjuangan
bangsa Indonesia serta kesadaran berbangsa dan
bernegara dalam menerapkan ilmunya secara
bertanggung jawab terhadap kemanusiaan dengan
kompetensi mampu berfikir, bersikap rasional,
dinamis dan berpandangan luas yang memiliki
wawasan kesadaran negara untuk bela negara dengan
perilaku cinta tanah air, kebangsaan, kesadaran
berbangsa demi ketahanan nasional.Pola pikir dan
sikap yang komprehensif integral pada seluruh aspek
kehidupan nasional.
Tim Dosen Kewarganegaraan
BAHASA INGGRIS
Grammar: adjective, adverb, tenses, active and
passive forms, direct and indirect sentences, adjective
clause. Translations: English
into Indonesian,
Indonesian into English.
Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt.; Dr.Jutti Levita,
M.Si., Apt
KIMIA ORGANIK
Senyawa karbon dan ikatan kimia alkana dan sikloalkana: bentuk alkana, tata nama alkana dan
sikloalkana, sifat fisika alkana dan sikloalkana, reaksireaksi alkana dan sikloalkana, homolisa dan heterolisa
ikatan kovalen, reaksi dengan halogen, struktur
karboksilat dan radikal bebas, pengenalan reaksi
subsitusi elektrofilik dan nukleofilik. Alkena: tata
nama alkena

SKS
2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

18

KODE MATA
KULIAH

MATA KULIAH

SKS

dan sikloalkena, hibridisasi orbital dan struktur alkena


dan sikloalkena, hidrogenasi alkena. Alkuna: tata
nama alkuna, hibridisasi karbon-sp, reaksi-reaksi
alkuna, sifat fisika alkuna. Senyawa aromatik :
pendahuluan, reaksi-reaksi benzen, struktur Kekule,
stablilitas benzen, hukum Huckels, senyawa aromatik
lainnya, tata nama derivat benzen.
D10D.0201

Holis Abdul Holik, M.Si., Apt.; Mutakin, Ph.D., Apt.


BOTANI FARMASI
Morfologi tumbuhan, struktur anatomi dan proses fisiologi yang terjadi dalam sel tumbuhan, klasifikasi tumbuhan
tingkat
tinggi,
karakter,
karakteristik
tumbuhan, bentuk morfologi organ vegetatif dan organ
generatif tumbuhan, perkembangan tumbuhan dari
embrio hingga dewasa, struktur sel tumbuhan,
klasifikasi jaringan tumbuhan, metabolisme tumbuhan
dan peranan enzim, fotosintesis, reaksi fotolisis,
fiksasi CO2, respirasi, glikolisis, siklus Krebs, senyawa
kimia yang dihasilkan tumbuhan.
Ade Zuhrotun, M.Si., Apt ; Ami Tjitraresmi, M.Si.,
Apt.; Budi Irawan, M.Si.; Ferry Ferdiansyah Sofyan,
M.Si., Apt.

3(2-1)

Praktikum : pengenalan tumbuhan berdasarkan


habitat dan kegunaan, melakukan deskripsi tumbuhan
berdasarkan
karakter,
pembuatan
herbarium,
pengenalan kloroplas, kromoplas dan leukoplas zat
ergastik, pati dan kristal jaringan epidermis, stomata,
trikom, jaringan parenkim, jaringan kolenkim,
jaringan sklerenkim, sklereid dan fiber organ tanaman
monokotil dan dikotil.
D10F.0201

Tim Dosen Botani Farmasi


STATISTIKA DAN DESAIN EKSPERIMEN
Pengumpulan dan penyajian data, sampling, alasan
sampling, cara-cara sampling, kekeliruan sampling,
distribusi sampling. Penaksiran parameter, pengujian
hipotesis, kurva kuasa, uji Barlet, uji chi-kuadrat dan
uji kecocokan, regresi linier, korelasi, biometrika.
Pengertian
eksperimen,
desain
dan
analisis,
eksperimen faktor tunggal tanpa batasan pengacakan,
uji sesudah anava, desain blok lengkap acak, blok tak

2(2-0)

19

KODE MATA
KULIAH

P10A.0201

lengkap, analisis jika data hilang, bujur sangkar latin,


MATA KULIAH
bujur sangkar Graeco Latin, bujur sangkar Youden,
eksperimen faktorial 2n, faktor kuantitatif dan
kualitatif, polinomial ortogonal, eksperimen tersarang
dan eksperimen faktorial tersarang, eksperimen
dengan dua atau lebih faktor, desain splitpot, sistem
baur, blok baur dengan atau tanpa replikasi, replikasi
fraksional, desain seimbang, analisis kovarians,
eksperimen permukaan respon, operasi evolusioner.
Tim Dosen Statistika dan Desain Eksperimen
FARMASETIKA DASAR

SKS

3(2-1)

Pendahuluan
mencakup
sejarah
dan
perkembangannya, singkatan bahasa latin, definisi dan
pengertian obat (penggolongan, mekanisme kerja,
ekskresi, perhitungan dosis, aturan pakai, dsb.).
Pengertian dan formulasi serbuk, kapsul, pil dan
trochisci.
Soraya Ratnawulan Mita, M.Si., Apt.; Dra. Emma
Surahman, M.Si., Apt.;Angga Prawira K.,MARS.,Apt.

P10A.0202

Praktikum : pembuatan sediaan padat (serbuk, serbuk


tabur, serbuk effervercent, serbuk terbagi), guttae
serbuk, kapsul, pil dan trochisci.
Tim Dosen Farmasetika Dasar
FARMASI FISIKA II

3(2-1)

Sifat fisikokimia molekul obat kinetika dan orde


reaksi, kelarutan dan faktor yang mempengaruhinya,
difusi dan disolusi, stabilitas (fungsi dan cara
penentuannya), pengertian tentang fenomena antar
permukaan dan penentuan tegangan permukaan,
sistem dispersi (koloid, emulsi, suspensi, dispersi
padat), pengertian rheologi dan viskositas serta
hubungannya dalam farmasi, mikromeritik, sifat-sifat
fisika senyawa obat berbentuk serbuk.
Nasrul Wathoni, M.Si., Apt.; Iyan Sopyan, M.Si., Apt.
Drs. Dolih Gozali, MS., Apt.; Arif Budiman, M.Si., Apt.;
Yoga Windhu Wardhana., M.Si., Apt.
Praktikum : kelarutan, stabilitas obat, difusi dan
disolusi, fenomena permukaan, rheologi, sistem
dispersi, mikromeritika.
Tim Dosen Farmasi Fisika II

20

KODE MATA
KULIAH
D10B.0301

D10B.0302

MATA KULIAH

SKS

BIOKIMIA I
Sel dan biomolekul pembangunnya, prinsip prinsip
biokimia,
struktur dan fungsi karbohidrat, lipid,
protein dan asam nukleat, kinetika dan mekanisme
enzim, bioenergetika molekuler, penelusuran pustaka
biokimia.

2(2-0)

Nyi Mekar Saptarini, M.Si., Apt.; Melisa Intan B., Dr.


Med. Sc., Apt.
KIMIA SINTESIS
Reaksi-reaksi dasar: alkilasi enolat dan karbon
nukleofilik lainnya, reaksi karbon nukleofilik dengan
senyawa karbonil, adisi elektrofilik terhadap ikatan
ganda karbon-karbon. Reaksi asetilasi, esterifikasi,
subsitusi aromatik. Stereokimia: isomer, enantiomer
dan molekul kiral, Tata nama enantiomer, sistem R-S,
sifat-sifat enantiomer, sintesis enantiomer

3(2-1)

Dr. Resmi Mustarichie, Apt.; Muchtaridi, Ph.D. M.Si.,


Apt.; Holis Abdul Holik, M.Si., Apt.
Praktikum: Identifikasi gugus fungsi, sintesis senyawa
obat sederhana.
P10A.0301

Tim Dosen Kimia Sintesis


KIMIA ANALITIK

3(2-1)

Ruang lingkup kimia analitik, reaksi identifikasi kation


dan anion, identifikasi garam anorganik, perhitungan
konsentrasi
larutan
dan
kadar
senyawa,
kesetimbangan asam basa, gravimetri, metode analisis
volumetri
yang
meliputi
asidi-alkalimetri,
argentometri, kompleksometri, titrasi reduksi-oksidasi
dan titrasi potensiometri.
Ida Musfiroh, M.Si., Apt.; Mutakin, Ph.D.,M.Si., Apt.;
Aliya Nur Hasanah, M.Si., Apt.
Praktikum : tata-tertib dan teknik penggunaan alatalat analisis kuantitatif, identifikasi kation dan anion,
titrasi : asidi-alkalimetri, kompleksometri langsung,
kompleksometri tidak langsung, iodimetri, iodometri,
gravimetri, argentometri, titrasi potensiometri.
Tim Dosen Kimia Analitik

21

KODE MATA
KULIAH
O10A.0302

MATA KULIAH

SKS

TEKNOLOGI DAN FORMULASI SEDIAAN SEMISOLIDA


DAN LIKUIDA
Pendahuluan, rancangan bentuk sediaan farmasi likuid
dan semisolid, hubungan rute/cara pemberian dengan
bentuk sediaan dan tahap-tahap pengembangan
sediaan, preformulasi, eksipien, sistem peralatan
dalam
pembuatan
sediaan,
formulasi,
cara
pembuatannya dan evaluasi sediaan obat dan
kosmetika.

3(2-1)

Sriwidodo, M.Si., Apt.; Drs. Dradjad Priambodo,


Apt.; Yedi Herdiana, M.Si., Apt.
Praktikum : pembuatan dan evaluasi bentuk sediaan
padat (salep, krim, pasta, jeli), sediaan cair
(larutan, suspensi, emulsi, pasta, jeli, linimen),
supositoria, dan ovula.

P10A.0303

P10A.0304

Tim Dosen Teknologi dan Formulasi Sediaan


Semisolida dan Likuida
BIOLOGI SEL DAN MOLEKULER
Pendahuluan, komposisi dan organisasi sel prokariot
dan eukariot, metabolisme dan sistem transpor,
pertumbuhan dan pembelahan sel, cell signalling,
asam nukleat, variasi genetik, ekspresi gen, protein,
enzim, kontrol ekspresi gen, mutasi dan mutagenesis
serta transfer materi genetik
Sri Agung Fitri K., M.Si., Apt.; Tina Rostinawati,
M.Si., Apt.; Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.
MIKROBIOLOGI DASAR
Sejarah mikrobiologi, klasifikasi, sel prokariot dan
eukariot, metode klasifikasi dan identifikasi,
metabolisme, persyaratan nutrisi, pertumbuhan,
pengendalian pertumbuhan, bakteriologi, virologi,
mikologi, mikrobiologi air dan lingkungan, mikrobiologi
pangan dan berbagai penyakit infeksi.

2(2-0)

2(2-0)

Dra. Rr. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt.; Dra. Dewi


Rusmiati, Apt.

22

KODE MATA
KULIAH
P10A.0305

P10A.0306

MATA KULIAH
FARMAKOLOGI DASAR DAN TOKSIKOLOGI
Mempelajari dasar-dasar farmakologi molekuler,
farmakokinetik dan farmakodinamik, farmakologi
sistem saraf otonom, endokrin, toksikologi tentang
pajanan toksikan, toksikokinetik, toksikodinamik dan
uji toksisitas.
Dr. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.; Prof. Dr. Anas
Subarnas, M.Sc., Apt.; Ellin Febrina, M.Si., Apt.
FARMAKOGNOSI
Pengertian, fungsi dan manfaat farmakognosi dalam
pengembangan obat bahan alam, simplisia, tinjauan
kandungan metabolit primer dan sekunder dalam
tumbuhan yang mencakup penggolongan, biosintesis,
penyebaran dan sistematika tumbuhan penghasil,
kaitan dengan farmakologi serta penggunaan tumbuhan
dalam pengobatan penyakit

SKS
2(2-0)

3(2-1)

Yasmiwar Susilawati, M.Si., Apt; Prof. Dr. Suprijatna,


Apt.; Ami Tjitraresmi, M.Si., Apt.; Dr Yoppi Iskandar,
M.Si., Apt.

D01B.0401

Praktikum : analisis makroskopik, mikroskopik dan


standardisasi bahan tumbuhan yang berkhasiat obat
dalam bentuk yang telah dikeringkan (simplisia). Bahan
yang diidentifikasi meliputi amilum, folium, flos,
cortex, radix, fructus, semen, rhizome, lignum, herba
dan obat tradisional.
Tim Dosen Farmakognosi
BIOKIMIA II
Metabolisme karbohidrat, lipid, protein dan asam
nukleat, fotosintesis dan fiksasi nitrogen, integrasi dan
pengendalian metabolisme, informasi genetika dan
metabolismenya.
Nyi Mekar Saptarini, M.Si., Apt.; Melisa Intan
Barliana, Dr. Med. Sc., Apt.; Dra. Wiwiek Indriyati,
M.S., Apt.

2(1-1)

Praktikum : uji karbohidrat, protein dan lipid, analisis


protein dan asam amino; kromatografi kertas, kolom
dan lapis tipis, elektroforesis, cara Biuret dan Lowry,
isolasi dan penentuan aktivitas enzim serta peragian
dan pemisahan pigmen.
Tim Dosen Biokimia

23

KODE MATA
KULIAH
P10A.0401

P10A.0402

MATA KULIAH
ANALISIS FISIKOKIMIA I
Sifat-sifat fisikokimia molekul obat, teknik penyiapan
sampel,
dasar-dasar
elektrokimia,
polarografi,
voltammetri, coulometri, spektroskopi atom yang
meliputi spektroskopi serapan atom, spektroskopi emisi
nyala, spektroskopi fluoresensi nyala, spektroskopi
emisi dengan sumber plasma, spektroskopi emisi
dengan sumber arc dan spark, spektroskopi molekul
yang meliputi spektroskopi ultraviolet-sinar tampak,
spektroskopi fluoresensi.
Ida Musfiroh, M.Si, Apt.; Aliya Nur Hasanah, M.Si.,
Apt.; Mutakin, Ph.D., Apt.
FITOKIMIA
Pengertian analisis fitokimia, ruang lingkup, struktur
kimia, sifat kimia, sifat fisis, cara deteksi, dan
biosintesis kandungan kimia produk alam, metode
pemisahan seperti ekstraksi, fraksionasi, kromatografi
lapis tipis, kromatografi kolom, metode isolasi, dan
identifikasi senyawa metabolit primer dan sekunder.

SKS
2(2-0)

3(2-1)

Ami Tjitraresmi, M.Si., Apt.; Prof. Dr. Suprijatna,


Apt. ; Yasmiwar Susilawati, M.Si., Apt; Dr. Yoppi
Iskandar, M.Si., Apt.
Praktikum: ekstraksi, metode pemisahan, isolasi,
identifikasi dan kromatografi.
P10A.0403

Tim Dosen Fitokimia


IMUNOLOGI
Sejarah imunologi, sistem pertahanan tubuh, kegunaan
imunologi, antigen-antibodi dan interaksinya, imunopatologi (hipersensitivitas, autoimunitas, imunodefisiensi, imunologi tumor dan tranplantasi), imunoterapi
(imunostimulan dan imunosupresan).

2(2-0)

Dr. Ajeng Diantini, MS., Apt.; Dr. Eli Halimah, M.S.,


Apt., Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.; Melisa Intan
Barliana, Dr. Med. Sc., Apt.

24

KODE MATA
KULIAH
P10A.0404

P10A.0405

MATA KULIAH
PATOFISIOLOGI
Pendahuluan, perubahan struktur dan fungsi sel dan
jaringan, mekanisme pertahanan tubuh, pengaturan
hormonal, hematologik, sistem reproduksi, organ
ekskresi ginjal, muskuloskeletal. Patofisiologi dan
terminologi medik untuk penyakit infeksi, infeksi
saluran cerna dan hati, infeksi genitourinari, malaria,
infeksi jamur, infeksi parasit, demam berdarah, HIV,
kanker, schizoprenia, insomnia, depresi dan ansieti.
Penyakit
kardiovaskuler,
gangguan
pernafasan,
penyakit ginjal, gangguan sistem endokrin (diabetes
mellitus dan gangguan tiroid), peptic ulcer, diarekonstipasi, osteoporosis, rhematoid dan osteoarthritis.
Ivan Surya Pradipta, M.Sc., Apt.; dr. Budhi
Prihartanto, Sp.PD.;
FARMAKOLOGI SISTEM ORGAN
Konsep dasar dalam farmakologi obat-obat sistem
saraf, sistem ekskresi, sistem kardiovaskuler, sistem
respirasi, sistem pencernaan, sistem endokrin, autakoid, vitamin dan mineral, dan obat yang mempengaruhi
darah.

SKS
2(2-0)

3(2-1)

Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt.; Elin Febrina,


M.Si., Apt ; Gofarana Wilar, M.Si., Apt.

P10A.0406

Praktikum : penanganan dan cara pemberian obat


pada hewan percobaan, dosis respon obat dan indeks
terapi, obat sistem syaraf otonom, uji toksisitas akut
dan subkronik. Hubungan dosis-respon, skrining
aktivitas farmakologi, pengujian toksikologi, pengujian
aktivitas analgesik-antipiretik, antidiare, antiinflamasi,
lokomotor, antikonvulsi, antidepresi, antidiabetes,
hormon dan terapi pengganti hormon.
Tim Dosen Farmakologi Sistem Organ
MIKROBIOLOGI FARMASI
Pendahuluan, terminologi antimikroba, mekanisme
kerja antimikroba, mekanisme resistensi antimikroba,
metode uji daya antimikroba (MIC, MBC dan
potensi), desinfektan dan antiseptika, pencarian zat
antimikroba dari alam, patogenesis mikroba, infeksi
nosokomial, tes serologis untuk klasifikasi dan identifikasi mikroba, vaksin non rekombinan, antiserum,

3(2-1)

25

KODE MATA
KULIAH

P10A.0407

P10A.0501

mikrobiologi industri

MATA KULIAH

SKS

Sri Agung Fitri K., M.Si., Apt.; Dr. Tiana Milanda,


M.Si., Apt.; Dra. Rr. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt.
Praktikum: Pengenalan mikroorganisme yang umum
dijumpai di laboratorium dan manusia, cara-cara
sterilisasi, melihat bentuk dan jenis bakteri dengan
pewarnaan sederhana dan diferensial, perhitungan
jumlah bakteri, isolasi dan identifikasi bakteri serta
jamur, MPN (Most Probability Number), penentuan MIC
cair dan MIC padat, tes resistensi, penentuan potensi
antibiotika 2
dan 3 dosis, penentuan kekuatan
desinfektan dan antiseptika (koefisien fenol).
Tim Dosen Mikrobiologi Farmasi
KOSMETIKA
Pengantar sediaan kosmetika, penggolongan, cara
pembuatan serta analisis kimia sediaan-sediaan
kosmetika untuk bayi, mandi, wangi-wangian, rambut
(bukan cat), pewarna rambut (cat), make up mata,
kuku, kebersihan badan, cukur, perawat kulit, tabir
surya, dan kosmetika tradisional.
Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.; Soraya
Ratnawulan Mita., M.Si., Apt.; Richie A. I. Chandra,
S.Farm., , M.Sc., Apt.
FARMASI BAHAN ALAM
Aplikasi farmakognosi dalam bidang farmasi, kapita
selekta yang menyangkut obat herbal/alami untuk
penanggulangan penyakit tropis dan menular, formulasi
sediaan obat herbal dari bahan alam (sari buah, jus,
succus, sirup, alkoholat, sediaan homeopathy, teh
herbal, ekstrak herbal, tingtur, minyak herbal, vinegar
dan standardisasi.
Dr. Yoppi Iskandar M.Si., Apt.; Prof. Dr. Suprijatna,
Apt.; Dr. Moelyono M.W., MS., Apt.

2(2-0)

3(2-1)

Praktikum : pembuatan ekstrak, pembuatan sediaan


obat herbal dari bahan alam (sari buah, jus, succus,
sirup, alkoholat, sediaan homeopathy, teh herbal,
ekstrak herbal, tingtur, minyak herbal, vinegar) dan
standardisasi.
Tim Dosen Farmasi Bahan Alam

26

KODE MATA
KULIAH
P10A.0502

P10A.0503

MATA KULIAH
FARMAKOLOGI KEMOTERAPETIKA
Konsep dasar dalam farmakologi obatobat khemoterapeutika : antibakteri, antibiotika dan sulfonamida,
antifungi,
antivirus,
antineoplastik,
antiparasit,
antiprotozoa, antelmintik dan antiplasmodium.
Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt.; Ellin Febrina,
M.Si., Apt.; Rini Hendriani, M.Si., Apt.
BIOTEKNOLOGI FARMASI
Produk rekombinan dalam bidang farmasi, rekayasa
genetika, aplikasi klon DNA, PCR, aplikasi teknik PCR,
isolasi, pemurnian dan karakterisasi protein, protein
rekombinan untuk diagnostik, protein rekombinan
untuk terapi, vaksin rekombinan, terapi gen, regenerative medicine serta tanaman dan hewan transgenik.

SKS
2(2-0)

3(2-1)

Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.; Sri Agung Fitri K.,


M.Si., Apt.; Tina Rostinawati, M.Si., Apt.
Praktikum : perancangan primer, isolasi DNA, PCR,
analisis restriksi DNA hasil PCR, karakterisasi protein.
P10A.0504

Tim Dosen Bioteknologi Farmasi


TEKNOLOGI FORMULASI SEDIAAN STERIL
Sterilisasi untuk sediaan : cara basah, cara kering, cara
filtrasi, dengan aliran, gas dan radiasi ion, pengawet
untuk sediaan steril, larutan isotonik, cara perhitungan
larutan isotonik : penurunan titik beku, ekivalensi
NaCl, grafik, obat suntik : persyaratan, cara pembuatan, zat tambahan, pemeriksaan dan wadah, obat
mata : persyaratan, pembuatan, bentuk, sediaan dan
wadah, ruang aseptik, laminer air flow, lemari
pengering (oven), otoklaf.

3(2-1)

Insan Sunan K., S.Si.,M.KM., Apt.; Drs. Sohadi Warya,


M.Si., Apt.; Dr. Marline Abdassah, MS., Apt.
Praktikum : Sterilisasi dalam pembuatan obat suntik,
infus, tetes mata, cuci mata, salep mata, uji sterilitas.
Tim Dosen Teknologi Formulasi Sediaan Steril

27

KODE MATA
KULIAH
P10A.0505

MATA KULIAH
ANALISIS FISIKOKIMIA II
Analisis gugus fungsi, penggolongan obat berdasarkan
struktur kimia; spektrofotometri infra merah : Hukum
Hookes, komponen dan fungsi setiap komponen alat;
teknik pemisahan dengan kromatografi yang meliputi
deskripsi umum kromatografi, laju migrasi, pelebaran
pita dan efisiensi kolom, optimasi kinerja kolom; aplikasi kromatografi; kromatografi gas yang meliputi
prinsip kromatografi gas-cair, instrumen kromatografi
gas-cair, aplikasi kromatografi gas-cair, kromatografi
gas-padat; kromatografi cair kinerja tinggi yang
meliputi ruang lingkup KCKT, efisiensi kolom dalam
kromatografi cair, instrumen kromatografi cair,
kromatografi partisi, kromatografi adsorpsi, kromatografi ion, kromatografi size-exclusion, kromatografi
lapis tipis,teknik pemisahan dengan elektroforesis.

SKS
3(2-1)

Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.; Mutakin, Ph.D.,


Apt.; Nyi Mekar Saptarini, M.Si., Apt.

P10A.0506

P10A.0507

Praktikum : penggolongan obat berdasarkan gugus


fungsi, identifikasi obat dalam bentuk senyawa tunggal
atau campuran berdasarkan sifat fisikokimia suatu
senyawa dengan metode kimia, kromatografi (kertas
/lapis tipis), spektrofotometri uv-vis, spektrofotometri
infra merah dan KCKT.
Tim Dosen Analisis Fisikokimia II
ANALISIS BIOMEDIK
Teknik-teknik analisis kimia obat dan metabolitnya
dalam matriks hayati, senyawa makromolekul (DNA,
RNA, protein) serta analisisnya (SDS-PAGE, Western
blot, ELISA, RIA) dalam matriks hayati yang berkaitan
dengan masalah kesehatan (biomedical tool in
medicine)
Aliya Nur Hasanah, M.Si., Apt., Ida Musfiroh, M.Si.,
Apt.; Melisa Intan B., Dr., Med. Sc., Apt.
RADIOFARMASI
Dasar-dasar radionuklida, radiasi dan proteksi, produksi
radiofarmaka, uji biodistribusi dan RBA (Radioligand
Binding Assay).
Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.; Dr. Abdul Muthalib,
M.Sc.; Muchtaridi, Ph.D., M.Si., Apt.

2(2-0)

2(2-0)

28

KODE MATA
KULIAH
P10A.0508

P10A.0509

P10A.0510

MATA KULIAH
FARMASI FORENSIK (PILIHAN I)
Metode pembuktian ilmiah untuk kepentingan hukum
berdasarkan ilmu kefarmasian. Disiplin ilmu yang
terlibat adalah kimia forensik, biologi/DNA forensik
dan kedokteran forensik. Kimia forensik terdiri dari
pendahuluan, racun, keracunan, penatalaksanaan
keracunan, penyalahgunaan obat, metode analisis
toksikologi forensik untuk barang bukti dan bukti
spesimen biologi. DNA forensik terdiri dari : pendahuluan, metode-metode umum serta cara analisis DNA
untuk keperluan forensik (RFLP, PCR strips, PCR STRs,
mtDNAs dan Y chromosomes). Kedokteran forensik
terdiri dari visum et repertum, identifikasi (daktiloskopi,saksi dan bukti), kematian (algor motis, rigor mortis,
livor motis, dll), darah dan uji pemastiannya, luka,
aborsi, cairan seminal dan saliva, terbenam, asfiksia,
hipoksia.
Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.; Dr. Jutti Levita,
M.Si.,Apt.; Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.
ETNOFARMASI (PILIHAN I)
Pendahuluan, sejarah dan perkembangan, falsafah
pengobatan Yunani, ayurveda, kampo, han, jamu,
konsep yin-yang, antropologi farmasi, behaviour and
social value, pengobat dan pengobatan tradisional,
obat tradisional, kearifan etnik, hubungan pengobatan
tradisional dengan obat modern dan etnofarmasi khas
Indonesia.
Dudi Runadi, M.Si, Apt.; Dr. Moelyono M.W., MS.,
Apt. ; Ade Zuhrotun, M.Si., Apt.
PARASITOLOGI (PILIHAN I)
Ruang lingkup parasitologi, biologi parasit Protozoa,
Trematoda, Cestoda, Nematoda, Acarina, Insecta,
Acanthocephala, Crustacea, Pentasomida, parasitologi
khusus malaria, schistomiasis, ascariasis, patogenesis
dan epidemiologi, helmintologi, artropoda, insekta,
riketsia dan lain-lain.

SKS
2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

Sri Agung Fitri K., M.Si., Apt.; Dra. Rr.


Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt.

29

KODE MATA
KULIAH
P10A.0511

P10A.0601

MATA KULIAH
INTERAKSI OBAT (PILIHAN I)
Pendahuluan; mekanisme interaksi farmakokinetik,
farmakodinamik dan farmasetik; interaksi obatmakanan; interaksi obat-zat kimia; interaksi obathasil
pemeriksaan laboratorium; interaksi antibakteri dan
antiinfeksi; interaksi analgetik dan antiinflamasi non
steroid; interaksi saluran cerna, interaksi antihipertensi; interaksi antidiabetes; interaksi antihiperlipidemia; interaksi diuretik; interaksi antihistamin;
interaksi antidepresi, interaksi kontrasepsi oral.
Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.; Ellin Febrina,
M.Si., Apt.
ANALISIS FARMASI
Pendahuluan analisis farmasi: peran analisis farmasi
pada QA dan QC obat; analisis bahan baku (metode
sampling,
kelarutan,
pengukuran
pH,
susut
pengeringan, identifikasi senyawa aktif, penentuan
kemurnian); analisis senyawa aktif dalam sediaan
farmasetika menggunakan Spektroskopi UltravioletVisible, Spektroskopi IR, HPLC, TLC, Densitometry, GC;
validasi metode analisis; pengembangan analisis obat

SKS
2(2-0)

3(2-1)

Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.; Dr. Resmi Mustarichie,


M.Sc., Apt.; Driyanti Rahayu, S.Si., MT.

P10A.0602

Praktikum : Analisis bahan baku (metode sampling,


kelarutan, pengukuran pH, susut pengeringan, identifikasi senyawa aktif, penentuan kemurnian), analisis
senyawa aktif dalam sediaan farmasetika menggunakan
Spektroskopi Ultraviolet-Visible, Spektroskopi IR, HPLC,
TLC, Densitometry, GC; analisis pewarna dalam
kosmetik; uji batas logam berat dalam makanan
Tim Dosen Analisis Farmasi
BIOKIMIA KLINIK
Konsep dasar pemeriksaan laboratorium (nilai dalam
pemeriksaan laboratorium dan diagnosis), penyakit
organ dan sistem (keseimbangan air, elektrolit dan
hidrogen, respirasi, ginjal dan sistem urinari,
kardiovaskuler, hepatobiliari, pankreas dan GIT,
endokrin (diabetes mellitus dan tiroid), rematoid
artritis, demam berdarah dan demam tifoid.
Dra. Eli Halimah, MS., Apt.; Dr. Ajeng Diantini, M.Si.,
Apt.; Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt.

3(2-1)

30

KODE MATA
KULIAH

P10A.0603

P10A.0604

MATA KULIAH

SKS

Praktikum : kontrol kualitas dan statistik, uji ketelitian


pipetasi, penentuan kadar glukosa, penentuan kadar
kolesterol, penentuan kadar trigliserida, analisis urin,
pemeriksaaan fungsi ginjal (tes urea kombinasi),
pemeriksaan kreatinin, pemeriksaan bilirubin, pemeriksaan glutamat piruvat transaminase (GPT), pemeriksaan glutamat oksaloasetat transaminase (GOT).
Tim Dosen Biokimia Klinik
FARMAKOTERAPI
Pendahuluan, diagnosis-terapi, konsep penggunaan
obat, sistem pemilihan dan evaluasi obat, penggunaan
obat untuk terapi: penyakit pada sistem saraf (penghilang rasa nyeri dan rhematoid schizoprenia, insomnia,
depresi dan ansieti), penyakit kardiovaskuler, pernafasan, ginjal, endokrin, ulkus peptikum, diare-konstipasi, osteoporosis, dan osteoartritis, hiperurikemia,
infeksi saluran cerna dan hati, infeksi genitourinari,
malaria, infeksi jamur, infeksi parasit, demam berdarah, HIV, kanker.
Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.; Prof. Dr. Anas
Subarnas, M.Sc., Apt.; Dra. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.
TEKNOLOGI DAN FORMULASI SEDIAAN SOLIDA
Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), validasi
proses, teknologi pengecilan ukuran partikel, teknologi
pencampuran, formulasi dan evaluasi sediaan tablet,
sediaan kapsul/mikro enkapsulasi dan sediaan serbuk,
teknologi penyalutan tablet/kaplet, disolusi dan
ketersediaan hayati, pengemasan.

2(2-0)

3(2-1)

Drs. Dradjad Priambodo, Apt.; Dr. Marline Abdassah,


MS., Apt.; Yoga Windhu W., M.Si., Apt., Richie A. I.
Chandra, S.Farm, M.Sc., Apt
Praktikum: formulasi tablet zat aktif tunggal (metode
granulasi basah), tablet zat aktif campuran (metode
granulasi basah), tablet metode cetak lang-sung,
proses disolusi tablet, formulasi sediaan kapsul, proses
penyalutan tablet, uji kemasan dan formulasi tablet
(tugas khusus).
Tim Dosen Teknologi dan Formulasi Sediaan Solida

31

KODE MATA
KULIAH
P10A.0605

UNP10.204

P10A.0606

P10A.0607

MATA KULIAH
METODOLOGI DAN DESAIN PENELITIAN
Cara-cara mendapatkan informasi penelitian di bidang
farmasi, cara melakukan suatu eksperimen, mengkomunikasikan hasil epksperimen dalam bentuk makalah dan skripsi. Cara cara membuat intisari karangan
karya ilmiah orang lain (referat).
Sriwidodo, M.Si., Apt.; Rizky Abdulah, Ph.D., Apt.
KULIAH KERJA NYATA
Penyuluhan dan peningkatan kualitas hidup manusia di
desa, kebersihan lingkungan, kesehatan, penerangan
makanan bergizi, pemakaian obat generik, pemanfaatan tanaman obat keluarga, jamu keluarga berencana dan lain-lain kegiatan kemasyarakatan.
Tim Dosen Fakultas Farmasi dan Tim LPPM
Universitas Padjadjaran
FARMASI LINGKUNGAN (PILIHAN II )
Pengantar farmasi lingkungan, manusia dan lingkungan,
UU mengenai lingkungan hidup, siklus biogeokimia,
PPCPs, isu-isu global mengenai lingkungan, limbah
industri farmasi, parameter air limbah, pengolahan air
limbah (industri farmasi) dan baku mutu air limbah,
pengo-lahan limbah gas, pengelolaan limbah rumah
sakit, dan diskusi topik-topik lingkungan hidup.
Driyanti Rahayu, S.Si., MT.; Ida Musfiroh, M.Si., Apt.;
Aliya Nur Hasanah, M.Si., Apt.
FARMASI BAHARI (PILIHAN II)
Pendahuluan, potensi bahan alam bahari dalam farmasi,rumput laut, hidrokoloid, agar-agar, karagenan,
alginat, omega-3, DHA, kitin, kitosan, isolasi, potensi
medik, dan potensi ekonomi.

SKS
2(2-0)

3(1-2)

2(2-0)

2(2-0)

Dr. Moelyono M.W., MS., Apt.; Dudi Runadi, M.Si,


Apt.

32

KODE MATA
KULIAH
P10A.0608

P10A.0609

P10A.0701

MATA KULIAH
FARMAKOEPIDEMIOLOGI (PILIHAN II)
Mempelajari mengenai dasar-dasar studi penggunaan
obat pada populasi manusia yang luas dengan
menggunakan prinsip-prinsip epidemiologi. Topik
Farmakoepidemiologi meliputi definisi dan ruang
lingkup
farmakoepidemiologi,
desain
studi
farmakoepidemiologi (observasional dan eksperimental
studi),
pendekatan
sistematis
dalam
studi
farmakoepidemiologi, Good Pharmacoepidemiology
Paractice (GPP), molekular farmakoepidemiologi, Studi
dan evaluasi penggunaan obat, studi kualitas hidup
manusia, studi meta analisis, studi efek obat yang
menguntungkan, studi farmakoekonomi, metode studi
farmakoepidemiologi
terstandar,
aplikasi
farmakoepidemiologi dalam dunia farmasi (industri dan
klinik).
Ivan Surya Pradipta, M.Sc, Apt; Rizky Abdulah, Ph.D,
Apt.
NUTRASETIKAL DAN TERAPI NUTRISI (PILIHAN II)
Pengantar (hubungan antara pola makan, nutrisi
dengan
kesehatan, fitokimia untuk pencegahan
penyakit), nutrisi yang memberikan perlindungan
terhadap kardiovaskular, pencegahan penyakit kanker,
mengatasi gangguan dan penyakit pascamenstruasi,
antiaging, immunomodulator, pengaruh bentuk sediaan
terhadap penyerapan makanan, pengujian keamanan
dan efikasi makanan fungsional dan nutrasetikal.
Dr. Ajeng Diantini, M.S., Apt; Dra. Wiwiek Indriyati,
M.Si., Apt. ; Drs. Moeljadi G.T., Apt. ; Dr. Keri
Lestari, M.Si., Apt.
STABILITAS OBAT
Faktor-faktor degradasi obat, data kinetika reaksi,
degradasi obat rute oksidasi, degradasi obat rute
hidrolisis, degradasi obat rute fotolisis, degradasi obat
padat, kinetika orde reaksi, reaksi kompleks degradasi
obat, pengaruh pH dan energi aktivasi dalam stabilitas
sediaan, prosedur uji stabilitas obat dalam sediaan

SKS
2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

Iyan Sopyan, M.Si., Apt.; Nasrul Wathoni, M.Si., Apt.;


Yoga Windhu W., M.Si., Apt.

33

KODE MATA
KULIAH
P10A.0702

P10A.0703

P10A.0704

MATA KULIAH

SKS

BIOFARMASI
Perjalanan dan nasib obat dalam tubuh, teori pelepasan, pelarutan, difusi, absorbsi, membran biologis
dan mekanisme absorbsi, berbagai faktor yang mempengaruhi absorpsi obat dan bioavailabilitas, parameter bioavailabilitas, rute pemberian (biofarmasi sediaan oral, rektal, kulit, mata, paru-paru dan parenteral)
serta evaluasi ketersediaan hayati sediaan farmasi.
Iyan Sopyan, M.Si., Apt; Nasrul Wathoni, M.Si., Apt.;
Dr. Marline Abdassah, MS., Apt

3(2-1)

Praktikum : analisis obat dalam cairan hayati, kecepatan disolusi intrinsik, absorpsi obat in vitro, absorpsi
perkutan, BABE, bioavailabilitas, bioekivalen
Tim Dosen Biofarmasi
FARMAKOKINETIKA
Batasan farmakokinetika dan aplikasinya dalam bidang
farmasi dan pengobatan, hubungan kadar obat dalam
plasma dan aktivitas obat, model satu kompartemen
terbuka, model dua kompartemen terbuka, pengaturan
dosis, kinetika absorbsi obat, ikatan protein obat,
metabolisme obat, ekskresi renal, farmakokinetika non
linier.
Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.; Dra. Sri Adi Sumiwi,
MS., Apt.; Melisa Intan Barliana, Dr. Med. Sc., Apt.
FARMASI KLINIK
Pendahuluan dan ruang lingkup farmasi klinik, metode
analisis farmasi klinik, metode penelitian farmasi
klinik, Evidence Based Medicine (EBM), penanganan
obat-obatan sitostatika dan aseptis, studi kasus
penyakit kardiovaskular dan sistem pembuluh darah,
penyakit pernafasan, diare, penyakit infeksi, kanker,
sistem saraf, endokrin.

2(2-0)

2(2-0)

Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt.; Ivan Surya Pradipta,


M.Sc., Apt.; Dr. Ajeng Diantini, MS., Apt.

34

KODE MATA
KULIAH
P10A.0705

P10A.0706

P10A.0707

P10A.0708

MATA KULIAH

SKS

KIMIA MEDISINAL
Pengertian, sejarah, dan kaitan kimia medisinal dengan
ilmu-ilmu lainnya, hubungan struktur kimia dengan
aktivitas biologi obat, faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas biologi obat, metabolisme obat, hubungan kuantitatif struktur dengan aktivitas biologi obat
(HKSA), teori reseptor, interaksi obat-reseptor,modifikasi molekul dan rancangan obat rasional.

2(2-0)

Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.; Muchtaridi, Ph.D., M.Si.,


Apt., Nyi Mekar Saptarini, M.Si., Apt.
ELUSIDASI STRUKTUR
Elusidasi struktur senyawa berdasarkan interpretasi
spektrum UV-sinar tampak, infra merah, spektroskopi
massa dan resonansi magnetik inti, baik proton maupun
karbon 13.
Prof. Dr. Anas Subarnas, M.S., Apt.; Dr. Resmi
Mustarichie, Apt.; Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt; Aliya
Nur Hasanah, M.Si., Apt.; Mutakin, Ph.D., Apt.;
MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN
Manajemen diri, Definisi manajemen, Pentingnya ilmu
manajemen, Manajer dan persyaratan seorang
manajer,
tingkatan
manajemen,
fungsi-fungsi
manajemen, organisai dan struktur organisasi, tipe-tipe
organisasi, prinsip-prinsip organisasi, planning and
decission
making,
manajemen
kulaitas
serta
manajemen produktivitas, Tottal Quality Management
(Manajemen Mutu Terpadu), Manajemen standarisasi
ISO 9000, Manajemen waktu dan teknik supervisi,
Teknik pemecahan masalah, Pendahuluan dan
entrepreneurship,
Pengertian
wiraswasta
dan
wirausaha, Ciri dan watak seorang entrepreneur, serta
modal awal seorang entrepreneur.
Dr. Ahmad Muhtadi, M.S., Apt; Dr. Sri Adi Sumiwi,
M.S., Apt.
Usulan Penelitian dan Seminar Usulan Penelitian
Identifikasi dan perumusan masalah yang akan
dijadikan objek penelitian, penelusuran pustaka,
penyusunan usulan penelitian dalam bentuk makalah,
yang disertai pembuatan BAB 1, BAB 2, dan BAB 3 dari
skripsi. Usulan penelitian disusun dibawah bimbingan

2(2-0)

2(2-0)

2 (0-2)

35

KODE MATA
KULIAH

P10A.0709

P10A.0711

P10A.0712

P10A.0801

MATA KULIAH
pembimbing utama dan pembimbing pendamping pada
bidang
minat
farmasetika,
farmakognosi,
farmakokimia, dan farmakologi-farmasi klinik. Usulan
penelitian ini akan dipresentasikan dalam seminar
usulan penelitian, dihadapan tim penguji.
Tim Dosen Fakultas Farmasi
Pemodelan Molekul Obat (Pilihan III)
Konsep-konsep dalam pemodelan molekul, mekanika
quantum,
metode
minimisasi
energi,
analisis
konformasi, penerapan pemodelan molekul untuk
penemuand an perancangan obat baru
Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt., Muchtaridi, Ph.D., M.Si.,
Apt
TEKNOLOGI KULTUR SEL DAN JARINGAN (PILIHAN III)
Pendahuluan, prinsip-prinsip dalam biologi sel dan
jaringan, konsep dasar sel, jaringan, stem cell, matriks
ekstrasel, prinsip-prinsip pada kultur sel dan jaringan,
hibridisasi somatik, kultur embrio dan fusi protoplas,
teknik genetika dalam kultur jaringan, transformasi
genetik dan teknologi transgenik.
Dr. Ajeng Diantini, MS., Apt.; Rizky Abdulah, Ph.D.,
Apt.; Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.
SISTEM BARU PENGHANTARAN OBAT (PILIHAN III)
Polimer sains, jenis polimer alami dan sintetis, sistem
baru penghantaran obat berdasarkan jalur penghantaran ( mata, hidung, paru-paru, oral, anus, kulit),
sistem pembawa obat (prodrug, liposom, mikrokapsul
/mikrosfer,
nanokapsul/nanopartikel).
Teknologi
pembuatan liposom, rancang bangun transdermal.
Dr. Marline Abdassah, MS., Apt.; Drs. Dolih Gozali,
MS., Apt., Soraya Ratnawulan Mita, M.Si.,Apt.
KAPITA SELEKTA ILMU FARMASI
Berbagai teknik modern dalam analisis perbekalan
farmasi dan obat jadi, strategi penelitian untuk
menemukan obat baru yang berasal dari zat-zat
bioaktif dalam tumbuhan maupun secara semi sintesis.
Perkembangan baru dalam formulasi dan penyediaan
obat baru dan kosmetika, serta bidang-bidang lain
kefarmasian. Pengendali zat/bahan yang berbahaya
bagi manusia.
Dr. Resmi Mustarichie, Apt.; Prof. Dr. R. Hadiman,
Apt.

SKS

2 (2-0)

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

36

KODE MATA
KULIAH
P10A.0802

P10A.0803

P10A.0804

P10A.0606

MATA KULIAH

SKS

PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN FARMASI


Pendahuluan, peraturan perundang-undangan di bidang
kesehatan, khususnya di bidang farmasi, contoh
penerapan, pelanggaran dan sanksinya, hak dan
kewajiban apoteker dalam pekerjaan dan pelayanan
kefarmasian, etika dan moral di bidang kesehatan,
kedokteran dan farmasi, contoh pelanggaran dan sanksi
hukumnya, kode etik profesi.

2(2-0)

Sriwidodo, M.Si., Apt.; Drs. Sohadi Warya, MS., Apt.


PENELITIAN DAN SEMINAR HASIL PENELITIAN
Melaksanakan pengamatan, pengolahan dan analisis data
penelitian, penyusunan hasil penelitian dalam bentuk
skripsi, makalah dan poster. Hasil penelitian
dipresentasikan dan dipertahankan dalam seminar hasil
penelitian di depan tim penguji.
Tim Dosen Fakultas Farmasi
SIDANG SARJANA KOMPREHENSIF
Pengujian penguasaan materi kuliah dari keempat bidang
minat Farmasetika, Farmakognosi, Farmakokimia serta
Farmakologi-Farmasi Klinik secara komprehensif di
hadapan Tim Penguji Sidang Sarjana Komprehensif.
Tim Dosen Fakultas Farmasi
ANALISIS KIMIA DAN KEAMANAN MAKANAN (PILIHAN IV)
Regulasi keamanan makanan, teknologi pengolahan
makanan sesuai GMP (Good Manufacturing Practice)),
HACCP system (Hazard Analysis and Critical Control
Point) dan TQM (Total Quality Management), metode
analisis kualitatif dan kuantitatif makronutrien,
mikronutrien, bahan tambahan makanan dan kontaminan
dalam makanan.

2(0-2)

2(0-2)

2(2-0)

Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.; Ida Musfiroh, M.Si.,


Apt.

37

KODE MATA
KULIAH
P10A.0806

P10A.0807

P10A.0808

MATA KULIAH
HERBAL MEDISIN (PILIHAN IV)
Pendahuluan, tumbuhan obat dan herbal medi dengan
segala aspeknya, terutama dari sudut pandang botani,
farmakognosi, fitokimia dan aktivitas farmakologi
dalam upaya pemeliharaan kesehatan dan pengobatan.
Dr. Yoppi Iskandar, M.Si., Apt.; Prof. Dr. Suprijatna,
Apt.; Dr. Moelyono M. W., MS., Apt.
FARMAKOGENETIK DAN FARMAKOGENOMIK
(PILIHAN IV)
Sejarah farmakogenetik, farmakogenomik dan peluang
pengobatan secara individu, farmakogenetik metabolisme obat, reseptor dan transporter obat, variabilitas dalam induksi enzim pemetabolisme obat, perbedaan ras dalam respon obat, perspektif klinik, teknik
analisis SNP (Single Nucleotide Polymorphisms), variasi
genom yang mempengaruhi jumlah salinan gen dan
penyakit, manajemen informasi farmakogenomik.
Sriwidodo, M.Si., Apt.; Taofik Rosdiana, Ph.D. M.Si.,
Apt.
FARMASI RUMAH SAKIT (PILIHAN IV)
Pendahuluan (definisi, ruang lingkup dan fungsi profesi
apoteker), tujuan terapi obat, masalah terapi obat,
koleksi data pasien (data base), evaluasi data pasien,
pengem-bangan rencana patient care, presentasi,kasus
pasien (patient case presentation) atau doku-mentasi
pelayanan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut
terapi obat, kendala pelaksanaan, pemasaran/
promosi pelayanan kefarmasian (marketing-promoting
pharmaceutical care), kriteria kesiapan dan cara
memulai praktek standar pelayanan kefarmasian,
Sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit, organisasi
rumah sakit, Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS),
fungsi IFRS, pelayanan produk farmasi, pelayanan
farmasi klinis, komite farmasi dan terapi.

SKS
2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.; Angga Prawira K.,


S.Si., MARS., Apt.

38

2.1.2 Program Studi Profesi Apoteker


Kurikulum yang diterapkan di Program Studi Profesi Apoteker (PSPA)
mengikuti standar Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI).
Kurikulum ini merupakan kurikulum berbasis kompetensi yang mengadaptasi
metode pembelajaran efektif, seperti student centered learning, computer
based learning, self learning dan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di
apotek, rumah sakit, industri dan lembaga pemerintahan. Kurikulum di PSPA
secara berkala dievaluasi dan dikembangkan mengikuti tuntutan perkembangan
profesi, baik di dalam maupun luar negeri. Pendidikan di PSPA terdiri dari 2
(dua) semester dengan beban studi 35 SKS (21 SKS di semester pertama berupa
kuliah, 14 SKS di semester kedua berupa Praktek Kerja Profesi Apoteker dan
Ujian Profesi Apoteker).
Tabel 2.3 Kurikulum Program Studi Profesi Apoteker
Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
SEMESTER 1 (21 SKS)
1.
P12A.0101
Farmakoterapi Terapan
2.
P12A.0102
Farmasi Rumah Sakit dan Pelayanan Kefarmasian
3.
P12A.0103
Compounding & Dispensing
4.
P12A.0104
Manajemen Farmasi
5.
P12A.0105
Biofarmasetika Terapan dan Farmakokinetika
Klinik
6.
P12A.0106
Komunikasi & Konseling
No

SKS
2(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

7.
P12A.0107
Farmasi Industri
8.
P12A.0108
Pemastian Mutu
9 . P12A.0109
Ilmu Kesehatan Masyarakat
10
P12A.0110
Fitoterapi Terapan
SEMESTER 2 (14 SKS)
11
Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di 3
tempat:
P12A.0201
Apotek (wajib)
P12A.0202
Industri (pilihan)
P12A.0203
Farmasi Rumah Sakit (pilihan)
P12A.0204
Lembaga Pemerintahan (pilihan)
12
P12A.0205
Ujian Komprehensif Profesi Apoteker

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

TOTAL

35

4(0-4)
4(0-4)
4(0-4)
4(0-4)
2(0-2)

Silabus mata kuliah Program Studi Profesi Apoteker pada Tabel 2.4.

39

Tabel 2.4 Silabus Mata Kuliah Program Studi Profesi Apoteker


KODE MATA
MATA KULIAH
KULIAH
P12A.0101
FARMAKOTERAPI TERAPAN
Memahami dan mengevaluasi regimentasi dosis untuk
setiap kasus khusus pada farmakoterapi sistem syaraf;
sistem renal dan kardiovaskular; sistem pencernaan
dan pernafasan; sistem hormon dan endokrin; penyakit
infeksi; kanker; patofisiologi dan pemilihan obat untuk
masing-masing penyakit; dan evaluasi penggunaan
beberapa obat pada beberapa kasus.

P12A.0102

Rini Hendriani, M.Si., Apt. ; Prof. Dr. Anas Subarnas,


M.Sc., Apt.; Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.
FARMASI RUMAH SAKIT DAN PELAYANAN
KEFARMASIAN
Pendahuluan; definisi dan ruang lingkup (domain); arti
penting profesi apoteker dan fungsi praktek apoteker;
kebutuhan pasien akan terapi obat dan tujuan terapi
obat; problem terapi obat dan penyebab-penyebab
nya; koleksi data pasien (data base); evaluasi data
pasien; pengembangan rencana patient care;
presentasi kasus pasien (patient case presentation)
atau pendokumentasian pelayanan; monitoring,
evaluasi dan tindak lanjut terapi obat; kendalakendala pelaksanaan; pemasaran/promosi pelayanan
kefarmasian (marketing-promoting pharmaceutical
care); kriteria kesiapan dan cara memulai praktek;
standar praktek pelayanan kefarmasian dan beberapa
studi kasus tentang problema terapi obat dengan
penyelesaian permasalahan menggunakan pendekatan
secara sistematik, seperti SOAP (Subjective Objective
Assesment Plan), PWDT (Pharmacist Workup Drug
Therapy), FARM (Finding Assesment Recommendation
Monitoring), LKKPTO (Lima Kunci Kebutuhan Pasien
akan Terapi Obat). Fungsi instalasi farmasi rumah
sakit, pelayanan farmasi klinis, komite farmasi dan
terapi.

SKS
2(2-0)

3(3-0)

Angga Prawira Kautsar, Mars., Apt., Dra. Emma


Surahman, MS., Apt.; Dra. Pudjiastuti K., M.Si., Apt.

40

KODE MATA
KULIAH
P12A.0103

P12A.0104

MATA KULIAH

SKS

COMPOUNDING AND DISPENSING


Pendahuluan, bahasan praktek farmasi, skrining resep
(legal, farmasetik, klinis, sosial-ekonomis); cara compounding yang baik, perhitungan dalam compounding
and dispensing, compounding obat steril dan nonsteril; aplikasi dan saling keterkaitan berbagai bidang
ilmu
kefarmasian,
pemrosesan
resep
secara
profesional, penggunaan obat rasional (POR); simulasi
dan praktek serta studi kasus dalam compounding and
dispensing

2(2-0)

Richie Agusta Iwan Chandra, M.Sc., Apt. ; Dr.


Marline Abdassah, MS., Apt.; Dra. Ambar Sundari,
Apt.
MANAJEMEN FARMASI
Konsep dasar manajemen (batasan, filosofi, dan proses
manajemen); fungsi dasar manajemen di apotek, IFRS,
dan industri (perencanaan, pengorganisasian/SDM,
pengarahan, pengendalian, dan pengambilan keputusan); Sistem Informasi Manajemen; Manajemen Mutu
Terpadu (Total Quality Management); manajemen
apotek (studi kelayakan dan budgeting, inventory
control system, administrasi, keuangan, pemasaran,
peraturan perundangan yang terkait dengan apotek,
manajemen pelayanan dan informasi obat di apotek,
dan strategi pengembangan); manajemen farmasi
rumah sakit (perencanaan, pengadaan perbekalan
farmasi, penyimpanan, pengemasan, distribusi, dan
pengendalian); manajemen industri farmasi (manajemen persediaan, QA, manajemen industri, pengembangan produk, regulasi, dan informasi produk); dan
manajemen laboratorium klinis.

2(2-0)

Richie Agusta Iwan Chandra, M.Sc., Apt.; Drs. Made


Pasek Narendra, MM., Apt.; Dr. Moelyono M.W., MS.,
Apt.

41

KODE MATA
KULIAH
P12A.0105

P12A.0106

P12A.0107

MATA KULIAH

SKS

BIOFARMASETIKA TERAPAN DAN FARMAKOKINETIKA


KLINIK
Biofarmasetika terapan mempelajari pengembangan
produk berdasarkan korelasi in vitro dan in vivo; sistem klasifikasi biofarmasetika (BCS); Bioavability and
Bioequivalency (BABE). Farmakokinetika klinik mempelajari tentang bioavabilitas obat, pengaruh makanan
terhadap obat, hubungan antara kinetika dengan
aliran darah ke hati, farmakokinetik pada neonatus,
anak, kehamilan orang tua, PDM dan prediksi
pendosisan.

2(2-0)

Yoga Windhu Wardhana, M.Si., Apt., Drs. Dolih


Gozali, MS., Apt..
KOMUNIKASI DAN KONSELING
Pendahuluan, pengertian, fungsi dan tujuan komunikasi; komunikasi efektif, etika berkomunikasi; pengertian konseling serta fungsi dan tujuannya, topik konseling dan kasus-kasus dalam komunikasi dan konseling;
faktor-faktor yang menghambat komunikasi dan konseling, sistem informasi obat, simulasi dan sosiodrama
konseling obat.
Drs. Sohadi Warya, MS., Apt.; Dr. Keri Lestari
Dandan, M.Si., Apt., Dr. Elmira
FARMASI INDUSTRI
Permasalahan yang dihadapi industri farmasi mulai
dari pengadaan bahan awal, proses pembuatan sediaan farmasi (pengadaan bahan awal, proses pembuatan
sediaan farmasi, sampai sediaan lolos edar, mencakup
CPOB, yang meliputi ketentuan umum personalia,
bangunan, peralatan, sanitasi, QC, inspeksi diri,
penanganan terhadap hasil pengamatan), keluhan dan
penarikan kembali obat yang beredar, dokumentasi,
regulasi, validasi, kualifikasi, perencanaan, produksi
dan pengendalian persediaan serta penanganan limbah
industri farmasi.

2(2-0)

2(2-0)

Yoga Windu W., M.Si., Apt.; Prof. Dr. Yudi


Padmadisastra, M.Sc., Apt.; Drs. Edi Herawan, Apt.
KODE MATA

MATA KULIAH

SKS

42

KULIAH
P12A.0108

P12A.0109

P12A.0110

P12A.0201

KODE MATA

PEMASTIAN MUTU
Konsep mutu, pemastian mutu, manajemen mutu,
pelatihan personil, dokumentasi, pengambilan contoh
(sampling), studi stabilitas, penyelidikan kegagalan/
penyimpangan batch,
inspeksi diri, penanganan
keluhan, obat kembalian dan penarikan obat jadi,
penilaian pemasok/vendor rating & control of starting
and packaging materials, kalibrasi, kualifikasi dan
validasi, pengendalian perubahan, quality tools, good
distribution practice, good storage practice, good
laboratory practice.
Yedi Herdiana, M.Si., Apt.; Drs. Drajad Priambodo,
Apt.; Drs. Basuki Hadi, MM., Apt.
ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Konsep-konsep kesehatan : public health, preventive
health dan public health pharmacy. Konsep sakit dan
beban sakit : public responsibility on health, riset
dalam kesehatan masyarakat dan farmasi masyarakat,
ideologi dan kesehatan masyarakat. Profesi-profesi
dalam
bidang
kesehatan.
Obat
dan
bisnis.
Penyalahgunaan obat dalam konteks kesehatan
masyarakat. Kebijaksanaan kesehatan di Indonesia.
Dra. Sulistyaningsih, M.Kes., Apt.; Kuswandewi, dr.,
M.Sc,. M. Kes., Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.
FITOTERAPI TERAPAN
Definisi etnobotani dan etnofarmakologi, pengaruhnya
terhadap pengembangan untuk industri, seleksi, garis
besar uji farmakologi dan toksisitas, pengembangan
formulasi dan teknik produksi, prinsip kontrol kualitas,
garis besar uji klinik obat tradisional dan fitoterapi.
Ferry Ferdiansyah, M.Si., Apt.; Prof. Dr. Suprijatna,
Apt.; Prof. Dr. H.R. Sidik, Apt.
PKPA APOTEK
Praktek kerja profesi di apotek berupa pelaksanaan
langsung di apotek yang meliputi organisasi apotek dan
pembelajaran berdasarkan pengalaman kerja yang
mencakup aspek administrasi dan perundang-undangan, aspek manajerial, aspek pelayanan kefarmasian
dan aspek bisnis.
Tim Dosen Pembimbing PKPA Apotek
MATA KULIAH

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

4 (0-4)

SKS

43

KULIAH
P12A.0202

P12A.0203

P12A.0204

P12A.0205

PKPA INDUSTRI FARMASI


Praktek kerja profesi di industri farmasi atau yang
sejenis terutama untuk memberikan gambaran yang
lebih jelas tentang industri farmasi, penerapan CPOB,
proses pembuatan sediaan farmasi, sarana dan prasarana dalam industri farmasi, dan fungsi kefarmasian
dalam industri farmasi.
Tim Dosen Pembimbing PKPA Industri Farmasi
PKPA RUMAH SAKIT
Praktek kerja profesi di rumah sakit terutama pelaksanaan di instalasi farmasi rumah sakit, untuk mengetahui organisasi rumah sakit dan farmasi rumah sakit,
tentang pengelolaan perbekalan farmasi (perencanaan
dan pemilihannya, pengadaan, distribusi); penggunaan
obat; produksi di IFRS; CSSD; laboratorium internal;
sistem manajemen informasi obat; sistem pengendalian dan infeksi nosokomial; dan praktek farmasi klinik
Tim Dosen Pembimbing PKPA Rumah Sakit
PKPA PEMERINTAHAN
Praktek kerja profesi di lembaga pemerintahan
terutama untuk memberikan gambaran yang lebih
jelas tentang peran apoteker dalam penentuan
kebijakan obat, baik nasional maupun regional,
distribusi dan ketersediaan obat sampai sarana
pelayanan kesehatan yang terendah.
Tim Dosen Pembimbing PKPA Pemerintahan
UJIAN KOMPREHENSIF PROFESI APOTEKER

4(0-4)

4(0-4)

4(0-4)

2(0-2)

2.1.3 Program Studi Magister Farmasi


Program Studi Magister Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
dibuka berdasarkan izin Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen
Pendidikan Nasional No.09/D/O/2010 tanggal 10 Januari 2011. Program ini
yang terdiri atas 6 konsentrasi, yaitu konsentrasi Teknologi Farmasi dan
Kosmetika, Farmasi Klinik, Herbal Medik, Farmakologi dan Toksikologi,
Radiofarmasi, dan Pengawasan Mutu.
Visi program ini adalah menjadi institusi pendidikan pascasarjana farmasi
yang unggul dan sejajar dengan perguruan tinggi bertaraf internasional serta
profesional dalam mengembangkan ilmu dan teknologi. Misi program ini adalah
menyelenggarakan pendidikan pascasarjana farmasi yang menghasilkan lulusan
yang kompeten sesuai ilmunya dan mampu menghasilkan karya ilmiah melalui
penelitian terpadu.

44

A. Teknologi Farmasi dan Kosmetika


Konsentrasi ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam
ilmu Teknologi Farmasi dan Kosmetika yang meliputi pemeriksaan bahan,
perancangan bentuk sediaan, pembuatan bentuk sediaan dan evaluasi
sediaan.
Lulusannya diharapkan mampu menganalisis permasalahan dan mencari
solusinya, baik untuk bahan sintetik maupun bahan alam berdasarkan
keilmuan farmasi fisik, biofarmasi, farmakokinetika dan teknologi farmasi
dalam sediaan obat atau kosmetika. Lulusannya diharapkan bekerja sebagai
tenaga pengajar, peneliti dan praktisi farmasi industri obat dan kosmetika.
Kurikulum :
Matrikulasi :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0030
No

P20A 0031

Semester I :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20111
2
UNX 20201
No

3
UNX 20112
4
P20A 0101
5
P20A 0105
6
P20A 0102
7
P20A 0106
TOTAL

Mata Kuliah
Kesehatan Pelayanan dan Produk, Formula<
Safety, Efficacy, dan Stabilitas
Teknologi Kosmetika

Mata Kuliah

2(2-0)
2(2-0)

Biostatistika
Farmakologi Molekuler
Biofarmasi Lanjut
Analisis Fisikokimia
Teknologi Farmasi

2(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
3(3-0)
3(3-0)
17

Semester II (Teknologi Farmasi) :


Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 0204
Kimia Fisik Padatan dan Cairan
2
P20A 0205
Pengembangan Sediaan Farmasi
P20A
P20A
P20A
P20A

0208
0206
0207
0209

SKS

Filsafat Ilmu
Metodologi Penelitian

No

3
4
5
6

SKS

Stabilitas Sediaan
Farmakokinetika Lanjut
Teknologi Proses Produksi
Farmasi Bahan Alam Lanjut

SKS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
3(2-0)
3(3-0)
2(2-0)

45

TOTAL

14

Semester II( Kosmetika) :


Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 0204
Kimia Fisik Padatan dan Cairan
2
P20A 0205
Pengembangan Sediaan Farmasi
No

3
P20A
4
P20A
5
P20A
6
P20A
7
P20A
8
P20A
TOTAL

0208
0210
0211
0209
0212
0213

Semester III :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20009
TOTAL

Stabilitas Sediaan
Cosmetology/Dermatology
Cosmeceutical
Farmasi Bahan Alam Lanjut
Terminologi Medis
Kosmetika Dekoratif

No

Semester IV :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20010
TOTAL

Mata Kuliah
Seminar Usulan Penelitian

No

Mata Kuliah
Tesis

Mata Kuliah Pilihan Teknologi Farmasi


Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 0211
Cosmeceutical
2
P20A 0210
Cosmetology/Dermatology
TOTAL
No

Mata Kuliah Pilihan ( Kosmetika)


Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 0207
Teknologi Proses Produksi
2
P20A 0005
Aroma dan Hidroterapi
3
P20A 0006
Perawatan Kulit dan rambut
TOTAL
No

SKS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
1(2-0)
2(2-0)
15

SKS
1(1-0)
1

SKS
6(6-0)
6

SKS
2(2-0)
2(2-0)

SKS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

46

Metode pembelajaran menggunakan sistem Student Center Learning dan


Program Based Learning
termodifikasi. Selain kuliah Proses Belajar
Mengajar menggunakan tutorial, diskusi, seminar, kuliah tamu yang
diberikan oleh akademisi dan praktisi yang ahli di bidangnya masing-masing.
Tesis penelitian dilakukan di Fakultas Farmasi Kampus UNPAD Jatinangor
B. Farmakologi-Toksikologi
Konsentrasi ini bertujuan menghasilkan lulusan magister ilmu farmasi bidang
farmakologi-toksikologi yang berkualitas dan kompeten dalam mengevaluasi
khasiat dan keamanan sediaan obat dan bahan alam secara pra klinik,
berkontribusi di uji klinik dalam rangka pencarian dan pengembangan obat
baru serta monitoring keamanan penggunaan obat, sehingga menghasilkan
produk penelitian yang berkualitas di bidang farmakologi-toksikologi, baik
berupa paten, produk komersial, maupun publikasi ilmiah yang bermanfaat
bagi pembangunan kesehatan masyarakat, terutama berkaitan dengan
masalah penggunaan obat.
Kurikulum :
Semester I :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20111
2
UNX 20112

Filsafat Ilmu
Biostatistika

2(2-0)
2(2-0)

Metodologi Penelitian

2(2-0)

Biologi Molekuler
Farmakologi Toksikologi Molekuler
Analisis Fisikokimia

2(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
13

No

UNX 20201

4
P20A 0107
5
P20A 0101
6
P20A 0102
TOTAL
Semester II :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0312
2
P20A 0215

Mata Kuliah

No

3
P20A 0206
4
P20A 0227
5
P20A 0231
6
Total

Mata Kuliah

SKS

SKS

Kimia Medisinal
Farmakodinamika

3(3-0)
2(2-0)

Farmakokinetika
Farmakoterapi
Khemoterapika
Pilihan

2(2-0)
3(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
14

47

Semester III :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0023
2
P20A 0309
No

3
P20A 0310
4
P20A 0311
5
6
UNX 20009
Total
Semester IV :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20010
Total

Mata Kuliah
Farmasi Klinik
Biokimia Klinik

2(2-0)
2(2-0)

Fitofarmaka
Mikrobiologi
Pilihan
Seminar Usulan Penelitian

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
1(1-0)
11

No

Mata Kuliah
Tesis

Matakuliah Pilihan
Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 02016 Rekayasa Genetika
2
P20A 0017
Kimia Klinik
No

3
P20A
4
P20A
5
P20A
6
P20A
7
P20A
Total

0019
0020
0021
0022
0029

SKS

Sistem Evaluasi Obat


Imunologi Lanjut
Kultur Jaringan sel
Bioinformatika dan aplikasi komputer
Interaksi Obat

SKS
6(6-0)
6

SKS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

Metode pembelajaran menggunakan sistem Student Center Learning dan


Program Based Learning termodifikasi. Selain kuliah Proses Belajar Mengajar
menggunakan tutorial, diskusi, seminar, kuliah tamu yang diberikan oleh
akademisi dan praktisi yang ahli di bidangnya masing-masing. Tesis
penelitian dilakukan di Fakultas Farmasi Kampus UNPAD Jatinangor
C. Pengawasan Mutu
Pengawasan mutu merupakan salah satu bagian terpenting bagi industri,
baik obat, kosmetika, maupun makanan. Bagian ini terkait dengan kualitas
produk. Pengawasan mutu meliputi pengetahuan terkini tentang berbagai
metode analisis dan cara validasi metode analisis tersebut, pengetahuan

48

penanganan obat mulai dari bahan baku sampai pemantauan peredaran


produk obat di masyarakat. Hal tersebut perlu dilakukan untuk mendapatkan
obat yang memenuhi kriteria aman-berkhasiat-berkualitas. Untuk
memenuhinya dibutuhkan seseorang dengan kompetensi penguasaan ilmu
pengawasan mutu.
Kurikulum :
Matrikulasi
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0032
2
P20A 0033
No

Semester I :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20111
2
UNX 20201

Mata Kuliah
Pengantar Analisis farmasi
Pemodelan Molekul

No

3
P20A
4
P20A
5
P20A
6
P20A
Total

0101
0102
0103
0104

Semester II :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0201
2
P20A 0202

Mata Kuliah

Semester III :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0301
2
3
P20A 0312
4
UNX 20009
Total

SKS

Filsafat Ilmu
Metodologi Penelitian

2(2-0)
2(2-0)

Farmakologi Molekuler
Analisis Fisikokimia
Kimia Bahan Alam
Analisis Farmasi

2(2-0)
3(2-0)
3(2-0)
3(2-0)
15

No

3
P20A 0203
4
P20A 0219
Total

SKS

Mata Kuliah

SKS

Stabilitas Obat
Analisis Makanan dan Kosmetik

3
3

Bioanalisis
Validasi Metode dan Kualifikasi Insrumentasi

2
2
10

No

Mata Kuliah
Manajemen Mutu
Pilihan
Kimia Medisinal
Usulan Penelitian

SKS
2
2
2
1
7

49

Semester IV :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20010
Total
No

Mata Kuliah
Tesis

SKS
6
6

Mata Kuliah Pilihan


Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 0001
Fotokimia dan Fotostabilitas Obat
2
P20A 0002
Pengembangan Metode Analisis
3
P20A 0003
Supply Chain Management
Total
No

SKS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

Sasaran :
Lapangan kerja lulusan di industri farmasi obat, kosmetik , bahan baku,
obat tradisional dan makanan.
D. Herbal Medik
Konsentrasi herbal medik bertujuan menghasilkan lulusan yang
berkemampuan akademik handal, mempunyai visi terdepan dalam
pengembangan dan penggunaan obat herbal yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan wawasan herbal medik dan ketajaman berpikir analisis
tentang permasalahan kesehatan, diharapkan lulusannya terampil dalam
menerapkan, melaksanakan penelitian, mengolah dan mempublikasikan
penelitian.
Kurikulum :
Matrikulasi
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0034
No

Mata Kuliah

SKS

Herbal Medik dan Ilmu Farmasi

50

Semester I :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20111
2
UNX 20201

Filsafat Ilmu
Metodologi Penelitian

2(2-0)
2(2-0)

3
4
5
6

Biostatistika
Analisis Fisikokimia
Farmakologi Molekuler
Biologi Molekuler

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

Pilihan

2(2-0)
14

No

UNX 20112
P20A 0102
P20A 0101
P20A 0107

7
Total
Semester II :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0232
2
P20A 0214

Mata Kuliah

No

3
P20A 0215
4
P20A 0209
5
Total
Semester III :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0302
2
P20A 0303

Mata Kuliah

Semester IV
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20010
Total

SKS

Fitoterapi
Teknologi Farmasetika Herbal

2(2-0)
2(2-0)

Farmakodinamika Lanjut
Farmasi Bahan Alam Lanjut
Pilihan I

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
10

No

3
UNX 20009
4
5
Total

SKS

Mata Kuliah

SKS

Etnofarmakognosi
Standar Bahan Herbal

2(2-0)
2(2-0)

Seminar Usulan Penelitian


Pilihan 2
Pilihan 3

1(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
9

No

Mata Kuliah
Tesis

SKS
6(6-0)
6

51

Mata Kuliah Pilihan :


Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0007
Referat
2
P20A 0008
Suplemen Herbal
No

3
P20A
4
P20A
5
P20A
6
P20A
7
P20A
Total

0005
0009
0010
0011
0012

Mata Kuliah

SKS
2(2-0)
2(2-0)

Aromaterapi
Kosmetika Terapi
Tumbuhan Beracun
Kapita Selekta
Teknologi Fermentasi

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

E. Radiofarmasi
Radiofarmasi merupakan ilmu farmasi yang melibatkan aspek-aspek
radiokimia (radiochemistry) untuk menyiapkan radiofarmaka (radiopharmaceuticals) yang digunakan bidang kedokteran nuklir untuk diagnosis maupun
terapi penyakit. Kemajuan dan peningkatan pelayanan kedokteran nuklir
sangat bergantung penyediaan radiofarmaka baru. Radiofarmaka dewasa ini
digunakan juga untuk pengembangan obat (drug development) atau untuk
pencarian obat baru (drug discovery), sehingga keahlian radiofarmasi sangat
dibutuhkan
Kurikulum :
Matrikulasi
No Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0032
2
P20A 0033
Semester I :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20111
2
UNX 20201

Mata Kuliah
Pengantar Analisis farmasi
Pemodelan Molekul

No

3
UNX 20112
4
P20A 0101
5
P20A 0102
6
P20A 0220
7
P20A 0117
Total

SKS

Mata Kuliah

SKS

Filsafat Ilmu
Biostatistika

2(2-0)
2(2-0)

Metodologi Penelitian
Farmakologi Molekuler
Analisis Fisikokimia
Radiokimia
Metode Deteksi Radiasi

2(2-0)
2(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
2(2-0)
15

52

Semester II :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0216
2
P20A 0217
No

3
P20A
4
P20A
5
P20A
6
P20A
Total

0218
0219
0220
0221

Semester III :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0304
2
P20A

Mata Kuliah
Kimia Radiofarmasi
Dasar-dasar Kedokteran Nuklir

3(3-0)
2(2-0)

Radiofarmaka Biologi
Validasi Metode dan Kualifikasi Instrumentasi
Radiofarmasetika
Nuclear Medicine Practice

3(3-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
14

No

3
P20A 0312
4
UNX 20009
Total
Semester IV :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20010
Total

Mata Kuliah

3(3-0)
2(2-0)

Kimia medisinal
Seminar Usulan Penelitian

2(2-0)
1(1-0)
8

Mata Kuliah
Tesis

Mata Kuliah Pilihan :


Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 0013
Bioimaging Technology
2
P20A 0014
Synthesis and Labelling
No

P20A 0015
P20A 0004

SKS

Aplikasi Radiofarmaka
Pilihan

No

3
4

SKS

SKS
6(6-0)
6

SKS

Disain Rational Radiofarmaka


Radio Assay

Sasaran :
Lapangan kerja lulusan di industri farmasi, rumahsakit (berkaitan dengan
pelayanan kedokteran nuklir, radiologi dan onkologi radiasi), Lembaga R&D
radiofarmaka, BATAN, BAPETEN, Badan POM

53

F. Farmasi Klinik
Konsentrasi Farmasi Klinik bertujuan
menghasilkan lulusan secara
konseptual
mampu
memecahkan
masalah
dalam
upaya
mengimplementasikan pelayanan farmasi klinik yag paripurna, sebagai
bagian dari tim kesehatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup
pasien (patient care). Kompetensi ini meliputi ketrampilan pemberian
informasi dan konseling obat, mengidentifikasi dan memecahkan
permasalahan yang terkait dengan pengobatan pasien (DRP), trampil dalam
melakukan penyiapan terapi sediaan aseptis dan penanganan sitotoksik,
serta trampil dalam melakukan penelitian untuk peningkatan kualitas
pelayanan farmasi klinik.
Kurikulum :
Matrikulasi
No Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0101
2
P20A 0035
Semester I :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20111
2
UNX 20201
No

3
4
5

UNX 20112
P20A 0110
P20A 0111

6
P20A 0112
Total
Semester II :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0222
2
P20A 0223
No

P20A 0224

4
P20A 0225
5
P20A 0226
6
P20A 0227
Total

Mata Kuliah

SKS

Farmakologi Molekuler
Patofisiologi

Mata Kuliah

SKS

Filsafat Ilmu
Metodologi Penelitian

2
2

Biostatistika
Pengantar Farmasi Klinik
Penatalaksanaan Penyakit I Psikiatri,
Gastroentrology, Obgyn, Saraf
Praktek Farmasi Klinik Penyakit I

1
2
3

Mata Kuliah

2
12

SKS

Teknik Aseptis
Informasi Obat, Konseling, dan EBM

2
2

Penatalaksanaan Penyakit II Endokrin, Jantung,


Pembuluh Darah, ginjal
Praktik Farmasi Klinik Penyakit II
Toksikologi Klinik
Farmakokinetika Klinik

3
4
1
2
14

54

No
1
2
3

Semester III :
Kode Mata
Kuliah
P20A 0305
P20A 0306

4
P20A 0307
5
UNX 20009
Total
Semester IV :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20010
Total

Mata Kuliah
Pilihan
Penatalaksanaan Penyakit III : Onkologi dan Infeksi
Penatalaksanaan Penyakit IV : Respiratori dan
Imunologi
Praktik Farmasi Klinik Penyakit III dan IV
Seminar Usulan Penelitian

No

Mata Kuliah
Tesis

SKS
2
2
2
4
1
11

SKS
6
6

Mata Kuliah Pilihan :


Kode Mata
Mata Kuliah
Kuliah
1
P20A 0028
Farmakoepidemiologi dan Farmakoekonomi
2
P20A 0027
Manajemen Pelayanan Kesehatan
Total
No

SKS
2
2

G. Farmasi Rumah Sakit


Kurikulum
Matrikulasi :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0036
2
P20A 0037

Perbekalan Kesehatan
Ekonomi Kesehatan

Komunikasi Ekonomi dan Edukasi

No

P20A 0038

Mata Kuliah

SKS

55

Semester I :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20111
2
UNX 20201
No

3
UNX 20112
4
P20A 0113
5
P20A 0114
6
P20A 0115
Total
Semester II :
Kode Mata
Kuliah
1
P20A 0227
2
P20A 0223

Mata Kuliah
Filsafat Ilmu
Metodologi Penelitian

2
2

Biostatistika
Manajemen Farmasi Rumah Sakit
Farmakoterapi
Manajemen Kesehatan

2
3
3
2
14

No

3
P20A 0229
4
P20A 0228
5
P20A 0230
Total
Semester III :
Kode Mata
Kuliah
1
UNX 20009
2
UNX 20010
Total

Mata Kuliah

SKS

Farmakokinetika Klinik
Informasi Obat dan Konseling

3
2

Farmasi Praktis
Penjaminan Mutu Terpadu Rumah Sakit
Praktik Farmasi Rumah Sakit

3
2
6
16

No

2.2

KS

Mata Kuliah
Seminar Usulan Penelitian
Tesis

SKS
1
6
7

Sistem Pendidikan

Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran menggunakan Sistem Kredit


Semester dalam penyelenggaraan pendidikannya. Penyelenggaraan pendidikan
atas dasar sistem kredit semester ini dapat memberi peluang untuk:
1. Mahasiswa yang cerdas dan giat belajar dapat menyelesaikan studi lebih
singkat;
2. Mahasiswa dapat mengambil mata kuliah yang sesuai dengan kemampuan,
bakat dan minatnya;
3. Penyelenggaraan sistem evaluasi mahasiswa yang sebaik-baiknya

56

Pengertian Dasar
Beberapa pengertian dasar yang digunakan dalam sistem kredit semester
dijelaskan di bawah ini.
Semester merupakan satuan waktu terkecil yang digunakan untuk
menyatakan lamanya proses kegiatan belajar-mengajar suatu program dalam
suatu jenjang pendidikan. Penyelenggaraan program pendidikan suatu jenjang
lengkap dari awal sampai akhir akan dibagi ke dalam kegiatan semesteran,
sehingga tiap awal semester mahasiswa harus merencanakan tentang kegiatan
belajar yang akan ditempuhnya pada semester tersebut.
Satu semester setara dengan kegiatan belajar sekitar 16 (enam belas)
minggu kerja, dan diakhiri oleh ujian akhir semester. Satu tahun akademik
terdiri dari dua semester reguler, yaitu : semester gasal dan semester genap.
Sesudah kegiatan perkuliahan semester genap (selama Juli dan Agustus)
dapat diselenggarakan kegiatan Semester Antara yang dimaksudkan untuk:
1. Memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempercepat masa tudinya.
2. Memberikan peluang kepadamahasiswauntuk memperbaiki nilai mat kuliah.
3. Mengoptimalkan waktu dan sarana serta prasarana akademik yang ada.
Pelaksanaan Semester Antara ini diatur tersendiri melalui Keputusan Rektor.
Satuan Kredit Semester (SKS) adalah satuan yang digunakan untuk
menyatakan :
1. Besarnya beban studi mahasiswa;
2. Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha belajar mahasiswa;
3. Besarnya usaha yang diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan suatu
program, baik program semesteran maupun program lengkap;
4. Besarnya usaha penyelenggaraan pendidikan bagi tenaga pengajar.
Beban Studi adalah jumlah SKS yang ditempuh mahasiswa pada suatu
semester tertentu, sedangkan Beban Studi Kumulatif adalah jumlah SKS
minimal yang harus ditempuh mahasiswa agar dapat dinyatakan telah
menyelesaikan suatu program studi tertentu.
Waktu studi kumulatif adalah batas waktu maksimal yang harus
ditempuh mahasiswa dalam menyelesaikan studinya di suatu program
pendidikan. Besarnya beban studi kumulatif dan waktu studi kumulatif maksimal
bagi tiap program berbeda yaitu:
1. Program Studi Sarjana Farmasi, minimum 144 SKS dan maksimum 160 SKS
yang dijadwalkan untuk masa studi delapan semester dan maksimum 14
semester;
2. Program Studi Profesi Apoteker, Jumlah SKS yang harus ditempuh 35 SKS
yang dijadwalkan untuk masa studi dua semester dan maksimum empat
semester;
3. Program Studi Magister Farmasi, minimum 36 SKS dan maksimum 45 SKS
yang dijadwalkan untuk masa studi empat semester dan dapat ditempuh
dalam waktu lebih dari tiga semester dan maksimum 8 semester;
Satu SKS kegiatan kuliah ditetapkan setara dengan beban studi tiap minggu
selama satu semester, yang terdiri atas tiga kegiatan berikut :
1. 1 jam (50 menit) perkuliahan terjadwal;

57

2. 1 jam (60 menit) kegiatan terstruktur di luar kelas


3. 1 jam (60 menit) kegiatan mandiri
Satu SKS kegiatan seminar pada dasarnya mengacu pada kegiatan kuliah
(butir 1). Jumlah kepustakaan yang dijadikan acuan dan dirangkum untuk
dipresentasikan di depan forum adalah minimum 3 (tiga) buah judul, tergantung
bobot kepustakaannya.
Satu SKS kegiatan praktikum di laboratorium ditetapkan setara dengan
beban studi sekitar 2 jam kerja laboratrik terjadwal, disertai oleh :
1. 1-2 jam kegiatan terstruktur diluar laboratorium tetapi direncanakan oleh
tenaga pengajar yang bersangkutan, antara lain diskusi dan penulisan laporan
tiap minggu selama satu semester;
2. 1-2 jam kegiatan mandiri, antara lain membaca buku rujukan, memperdalam
materi dan menyelesaikan tugas.
Satu SKS kegiatan kerja lapangan, kerja klinik dan sejenisnya ditetapkan
setara dengan beban studi sekitar 4 jam terjadwal tiap minggu selama satu
semester, yang disertai oleh :
1. 1-2 jam kegiatan terstruktur, yang direncanakan yaitu diskusi, seminar,
konferensi kasus, dan penulisan laporan tiap minggu selama satu semester;
2. 1-2 jam kegiatan mandiri, antara lain membaca buku rujukan, memperdalam
materi, dan menyelesaikan tugas.
Satu SKS kegiatan penelitian penulisan skripsi, dan sejenisnya pada
dasarnya mengacu pada kerja lapangan, yaitu setara dengan beban studi sekitar 4
jam terjadwal tiap minggu selama satu semester, yang disertai oleh :
1. 1-2 jam kegiatan terstruktur, yang direncanakan oleh tenaga pengajar pengasuh
mata kuliah bersangkutan, antara lain diskusi, seminar, studi kepustakaan,
penelitian laboratorium/lapangan, dan partisipasi pada sesuatu lembaga;
2. 1-2 jam kegiatan mandiri, antara lain mencari buku/jurnal di perpustakaan lain,
menyiapkan penelitian, dan menulis skripsi/laporan tugas akhir.
Proses Pembelajaran diselenggarakan menggunakan metode berbasis
keaktifan mahasiswa (student-centered learning, SCL). Pelaksanaan metode ini
disesuaikan dengan kebijakan setiap program studi diantaranya dengan
problem-based learning, role play, simulasi, mini lecture dan diskusi kelompok.
Pendaftaran Mahasiswa
Pada awal tiap semester mahasiswa diwajibkan melakukan dua macam
pendaftaran, yaitu pendaftaran administratif dan pendaftaran akademik.
Pendaftaran Administratif
1. Pendaftaran administratif dilakukan untuk memenuhi persyaratan
administratif yang ditetapkan dan untuk memperoleh kartu mahasiswa;
2. Bagi mahasiswa baru, berlaku persyaratan pendaftaran sebagai berikut:
a. Lulus ujian/seleksi yang ditetapkan;
b. Membawa kartu tanda ujian/seleksi (Program Studi Sarjana);

58

c. Menunjukkan ijazah asli yang disyaratkan dan menyerahkan salinan yang


telah disahkan (SLTA, Sarjana, Profesi, atau yang setara);
d. Mengisi dan menyerahkan kembali formulir pendaftaran/lamaran;
e. Membayar Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) untuk semester yang
berlaku.
3. Bagi mahasiswa lama, berlaku persyaratan pendaftaran berikut :
a. Membayar BPP untuk semester yang berlaku sesuai jadwal herregistrasi;
b. Menunjukkan kartu mahasiswa yang terakhir/masih berlaku.
4. Bagi mahasiswa yang tidak melaksanakan pendaftaran administratif
(herregistrasi) tidak diperkenankan melakukan pendaftaran akademik
(mengisi KRS) dan tidak berhak mendapatkan pelayanan akademik di fakultas
serta program studi.
Pendaftaran Akademik
Pendaftaran akademik dilakukan untuk memperoleh izin mengikuti
kegiatan akademik. Aturan pendaftaran akademik adalah sebagai berikut:
1. Pendaftaran dilakukan di Sub Bagian Pendidikan (SBP) Fakultas Farmasi
dengan menyerahkan bukti pembayaran BPP atau Surat Persetujuan
Penangguhan BPP;
2. Mahasiswa di wajibkan mengambil Kartu Rencana Studi (KRS), mengisinya
bersama dosen wali (untuk program studi sarjana farmasi ,dan program studi
profesi apoteker), bersama ketua
program studi (untuk program studi
magister).
3. Setelah ditandatangani oleh mahasiswa dan dosen wali/ketua program studi,
KRS diserahkan ke SBP sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
4. Mahasiswa baru program magister diwajibkan mengikuti kegiatan matrikulasi
dalam mata kuliah tertentu yang ditetapkan.
5. Mahasiswa tidak akan mendapat pelayanan akademik apapun selama tidak
registrasi pada semester yang berlangsung.
6. Untuk program studi master, penghentian studi untuk sementara (cuti
akademik) atas izin Dekan Fakultas/Direktur Pascasarjana hanya
diperkenankan satu semester, dan waktu cuti tersebut tidak diperhitungkan
dalam waktu tempuh studi.
7. Mahasiswa program studi magister penerima BPPS, selama menerima BPPS
tidak diperkenankan cuti akademik, kecuali bagi yang menderita sakit yang
dinyatakan dengan surat keterangan dokter ahli. Pengajuan cuti akademik
harus diketahui Ketua Tim Pembimbing.
8. Mahasiswa program studi magister, tidak diperkenankan cuti akademik pada
2 (dua) semester awal dan 2 (dua) semester sebelum masa akhir studi.
9. Sebelum registrasi semester VI (enam) dan semester berikutnya mahasiswa
program studi master diwajibkan mengajukan permohonan perpanjangan
studi kepada ketua program studi.

59

10.Pendaftaran Kegiatan Seminar Usulan Penelitian, Seminar Hasil


Penelitian,Ujian Komprehensif, dan Ujian Tesis, paling lambat dua minggu
sebelum pelaksanaan kegiatan.
Kartu dan Daftar
Dalam penyelenggaraan administrasi akademik, digunakan beberapa
kartu dan daftar, antara lain:
Kartu Rencana Studi ( KRS )
1. KRS berisi daftar mata kuliah yang akan ditempuh mahasiswa dalam
semester bersangkutan;
2. KRS diisi oleh mahasiswa bersama dan disetujui
Dosen wali dengan
membubuhkan tanda tangannya (untuk Program Studi Sarjana Farmasi dan
Program Studi Profesi Apoteker ) atau Ketua Komisi Pembimbing/Ketua
Komisi Promotor (untuk Program Studi Master Ilmu Farmasi);
3. KRS diambil di SBP selambat-lambatnya tiga hari sebelum perkuliahan
dimulai pada tiap awal semester;
4. KRS diserahkan ke SBP (untuk Program Studi Sarjana Farmasi dan Program
Studi Profesi Apoteker) atau Ketua Program Studi/Koordinator Konsentrasi
(untuk Program Studi Master Ilmu Farmasi).
PKRS (Perubahan Kartu Rencana Studi)
Atas persetujuan dosen walinya, mahasiswa diperbolehkan mengubah KRS
(mengganti, menambah, maupun mengurangi) sampai 10 (sepuluh) hari kerja
perkuliahan (2 minggu).
Lewat batas tersebut, perubahan KRS tidak
diperkenankan lagi.
KRS yang telah direvisi kemudian harus diserahkan kembali kepada SBP
selambat-lambatnya akhir minggu ke-2 hari kerja perkuliahan (untuk Program
Studi Sarjana Farmasi, dan Program Studi Profesi Apoteker) atau Ketua Program
Studi/Koordinator Konsentrasi (untuk Program Studi Magister Ilmu Farmasi).
Daftar Hadir Mahasiswa dan Dosen ( DHMD)
1. DHMD berisi Nama dan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) yang mengikuti mata
kuliah bersangkutan;
2. DHMD ditandatangani oleh mahasiswa pada saat kegiatan belajar mengajar
berlangsung, serta oleh dosen pengasuh mata kuliah atau asisten pada akhir
kegiatan;
3. DHMD disimpan di SBP atau dosen pengasuh mata kuliah.
4. DHMD yang disimpan dosen pengasuh mata kuliah pada hari terakhir kuliah,
harus diserahkan ke SBP sebagai bahan evaluasi kehadiran mahasiswa untuk
dibuatkan DPNA.

60

Daftar Peserta dan Nilai Akhir ( DPNA )


1. DPNA berisi daftar nama dan NPM seluruh mahasiswa yang mengikuti suatu
mata kuliah sesuai dengan DHMD;
2. DPNA diberikan oleh SBP kepada dosen pengasuh mata kuliah pada saat ujian
akhir semester dan harus diserahkan kembali ke SBP paling lambat satu
minggusetelah pelaksanaan ujian mata kuliah tersebut;
3. DPNA asli disimpan di SBP, salinan I ditempel di papan pengumuman, dan
salinan II disimpan dosen pengasuh mata kuliah
Kartu Kemajuan Studi (KKS)
1. KKS berisi nilai akhir semua mata kuliah yang telah ditempuh mahasiswa
pada semester bersangkutan serta mencantumkan beban SKS maksimum
yang dapat diambil pada semester berikutnya;
2. KKS dikeluarkan oleh SBPFakultas Farmasi;
3. KKS digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengisi KRS semester
berikutnya;
4. KKS dibuat rangkap 4, yaitu untuk mahasiswa, Dosen wali (Program Studi
Magister Ilmu Farmasi: Ketua Program Studi/Koordinator Konsentrasi), SBP,
dan program studi).
Daftar Prestasi Mahasiswa (DPM)
1. DPM berisi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa setiap angkatan dalam
satu program studi, jumlah semester dan beban studi yang telah ditempuh,
serta nama dan nomor kode dosen wali (Program Studi Magister Ilmu
Farmasi: Ketua Program Studi/Koordinator Konsentrasi). DPM ini dibuat oleh
SBP FakultasFarmasi .
2. DPM disahkan dan ditandatangani Pembantu Dekan I;
3. DPM diumumkan kepada mahasiswa pada tiap akhir semester.
Kartu Perserta Ujian (KPU)
Kartu Peserta Ujian (KPU) adalah kartu yang digunakan sebagai identitas
mahasiswa pada waktu mengikuti Ujian Akhir Semester, KPU diperoleh
mahasiswa apabila memenuhi prasyarat administrasi akademik untuk mengikuti
Ujian Akhir Semester. Penerbitan KPU disesuaikan dengan kebutuhan Fakultas
Farmasi.
Kartu Studi Mahasiwa (KSM)
Kartu Studi Mahasiswa (KSM) adalah kartu yang digunakan sebagai tanda
bukti/kontrak pengambilan mata kuliah oleh mahasiswa pada setiap semester,
dikeluarkan oleh SBP Fakultas Farmasi setelah melewati proses bimbingan

61

akademik/perwalian. Penerbitan KSM disesuaikan dengan kebutuhan Fakultas


Farmasi.
Kartu Prestasi Akademik (KPA)
Kartu Prestasi Akademik (KPA) adalah kartu yang berisi seluruh daftar
mata kuliah beserta nilai mata kuliah yang pernah diambil/dikontrak mahasiswa
selama studi, dapat juga disebut sebagai transkrip akademik sementara atau
kumpulan dari Kartu Kemajuan Studi (KKS).Penerbitan KPA disesuaikan dengan
kebutuhan Fakultas Farmasi.
Kegiatan Pembelajaran
1. Mahasiswa diperkenankan mengikuti kegiatan pembelajaran apabila
mahasiswa telah:
a. Memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang berlaku pada semester
bersangkutan;
b. Mengisi KRS untuk semester yang bersangkutan dan telah ditandatangani
oleh mahasiswa, dosen wali dan SBP.
c. Terdaftar dalam DHMD semester bersangkutan.
2. Pada
saat
mengikuti
kegiatan
pembelajaran
mahasiswa
harus
menandatangani DHMD yang harus diperiksa oleh Dosen Pengasuh mata
kuliah.
Persyaratan Ujian
Mahasiswa diperkenankan mengikuti ujian apabila memenuhi persyaratan
di bawah ini:
1. Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester bersangkutan;
2. Memenuhi semua persyaratan administratif yang ditetapkan oleh Fakultas
Farmasi;
3. Mengikuti sekurang-kurangnya 80% kegiatan kuliah yang secara riil
diselenggarakan pada semester bersangkutan dan/atau mengikuti seluruh
kegiatan (100%) praktikum laboratorik, kerja lapangan, kerja klinik, seminar,
atau kegiatan sejenis.
4. Untuk menempuh ujian akhir (ujian komprehensif, sidang tesis, sidang
disertasi tertutup/terbuka, atau kegiatan sejenis), mahasiswa harus sudah
memenuhi persyaratan di bawah ini :
a. Lulus seluruh mata kuliah program studi yang ditempuh (memenuhi beban
studi kumulatif yang dipersyaratkan).
b. Telah menyusun dan menulis Skripsi (yang telah dinyatakan layak uji
oleh Pembimbing), menyelesaikan penulisan tesis atau disertasi (untuk
Program Studi Magister Ilmu Farmasi), atau kegiatan sejenis.
c. Telah menyelesaikan persyaratan administratif yang diatur oleh
Universitas dan Fakultas Farmasi.

62

Skripsi
Penulisan Skripsi
Pada akhir Program Studi Sarjana Farmasi, mahasiswa diwajibkan
membuat Tugas Akhir berupa penelitian dengan beban 6 SKS yang terbagi
menjadi mata kuliah Usulan Penelitian dan Seminar 2 SKS (0-2), Penelitian dan
Seminar Hasil Penelitian (termasuk di dalamnya penyusunan skripsi) 2 SKS (0-2)
serta Sidang Sarjana Komprehensif 2 SKS (0-2).
1. Usulan Penelitian dan Seminar
Mahasiswa dapat menempuh mata kuliah Usulan Penelitian dan Seminar,
apabila :
a. Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan 110 SKS, yang dibuktikan
dengan surat keterangan dari dosen wali dan KKS.
b. IPK 2,00 dan nilai mutu D maksimum 20%.
c. Memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang berlaku untuk semester yang
bersangkutan.
d. Memiliki KRS yang mencantumkan Usulan Penelitian dan Seminar sebagai
salah satu mata kuliah.
e. Mendaftarkan diri ke SBP dengan mencantumkan minat penelitian.
2. Pembimbing Skripsi :
Ketua Program Studi Sarjana Farmasi akan menentukan pembimbing skripsi
berdasarkan minat penelitian mahasiswa. Jika pembimbing lebih dari 1
orang, maka pembimbing utama maupun pembimbing pendamping
ditentukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apabila untuk skripsi
tersebut diperlukan penelitian lapangan, maka program studi dapat
menetapkan seorang pembimbing dari instansi/lembaga tempat mahasiswa
melakukan kegiatan penelitian.
Persyaratan untuk melakukan Seminar Usulan Penelitian adalah :
a. Mengikuti seminar di Program Studi Sarjana Farmasi sekurang-kurangnya
10 kali.
b. Menyerahkan makalah usulan penelitian yang telah ditandatangani
seluruh pembimbing.
c. Menyerahkan Bab 1, Bab 2 dan Bab 3 dari skripsi yang telah
ditandatangani seluruh pembimbing.
Seminar dilakukan sekurang-kurangnya 1 bulan setelah mendaftar di SBP.

63

3. Penelitian dan Seminar Hasil Penelitian :


Mahasiswa dapat menempuh mata kuliah Penelitian dan Seminar Hasil
Penelitian apabila telah menyelesaikan semua ketentuan pada mata kuliah
Usulan Penelitian dan Seminar.
Apabila penelitian tidak dapat diselesaikan dalam satu semester, maka :
a. Mahasiswa masih diperkenankan menyelesaikannya pada semester
berikutnya, dengan mencantumkan kembali mata kuliah Penelitian dan
Seminar Hasil Penelitian pada KRS (topik penelitian dan pembimbing
tetap sama).
b. Pada akhir semester yang bersangkutan, mata kuliah tersebut diberi
huruf K, sehingga tidak digunakan untuk perhitungan IP dan IPK.
Apabila skripsi tidak dapat diselesaikan dalam dua semester berturut-turut,
maka :
a. Mata kuliah Penelitian dan Seminar Hasil Penelitian tersebut diberi huruf
mutu E, kecuali pada kasus tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan
secara akademik.
b. Mahasiswa diharuskan menempuh kembali penelitian tersebut dengan
judul yang berbeda (pembimbing dapat berubah atau sama).
Ujian dilakukan terhadap materi hasil penelitian dalam suatu Seminar Hasil
Penelitian. Persyaratan untuk melakukan seminar hasil penelitian adalah :
a. Lulus semua mata kuliah dan memenuhi beban studi kumulatif yang
dipersyaratkan, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dosen wali
dan KKS.
b. IPK 2,00 dan nilai mutu D maksimum 20%.
c. Menyerahkan skripsi, makalah penelitian, dan poster yang telah
disetujui/ditandatangani seluruh pembimbing.
d. Telah mengikuti Kuliah Lapangan dan menyerahkan laporannya.
e. Memiliki KRS yang mencantumkan Penelitian dan Seminar Hasil Penelitian
sebagai salah satu mata kuliah.
f. Memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang berlaku
g. Mengikuti Seminar Usulan Penelitian dan/atau Seminar Hasil Penelitian di
Program Studi Sarjana Farmasi sekurang-kurangnya 25 kali.
h. Menyerahkan surat keterangan bebas alat dari semua laboratorium di
Fakultas Farmasi.
i. Menyerahkan surat bebas pinjaman buku dari Perpustakaan Fakultas
Farmasi maupun Perpustakaan Universitas Padjadjaran.
j. Menyelesaikan persyaratan administratif yang diatur oleh fakultas
maupun universitas.
Seminar hasil penelitian dilaksanakan sekurang-kurangnya tiga bulan setelah
seminar usulan penelitian.

64

4. Sidang Sarjana Komprehensif :


Ujian dilakukan terhadap materi kuliah dari keempat Kelompok Bidang Ilmu
(Farmakologi dan Farmasi Klinik, Farmakognosi, Farmasetika dan
Farmakokimia) dalam suatu Sidang Sarjana Komprehensif. Untuk mengikuti
Sidang Sarjana Komprehensif, mahasiswa harus sudah melaksanakan dan
lulus Seminar Hasil Penelitian.
Huruf mutu Sidang Sarjana Komprehensif sekurang-kurangnya adalah C.
Tesis
Penulisan Tesis
Pada akhir masa studi, mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Farmasi
diwajibkan menulis tesis dengan ketentuan berikut :
a. Sekurang-kurangnya telah menyelesaikan seluruh mata kuliah Semester I
dan Semester II yang dipersyaratkan;
b. Memiliki Kartu mahasiswa pada semester bersangkutan;
c. Mengisi KRS yang mencantumkan penulisan tesis tersebut;
Selama mengikuti Program Master tiap mahasiswa diarahkan dan dibimbing
oleh tim pembimbing.Tim pembimbing sekurang-kurangnya terdiri atas 2
orang.
1. Seminar Usulan Penelitian
a. Seminar Usulan Penelitian (SUP) merupakan rencana kerja mahasiswa
yang tersusun menjadi kerangka tesis berbasis data empirik
b. SUP dilaksanakan pada awal semester III hingga maksimum akhir semester
V.
c. SUP dilaksanakan satu kali; apabila tidak lulus diulang paling banyak satu
kali pada maksimum tiga bulan sejak SUP pertama.
d. Tim Penguji mengevaluasi materi naskah usulan penelitian yang diajukan
mahasiswa.
2. Penelitian
Penelitian dilaksanakan setelah mahasiswa lulus SUP dan telah dilakukan
perbaikan yang disetujui para Pembimbing dan Pembahas serta dapat
dipertanggungjawabkan sebagai usulan penelitian untuk Tesis.

65

3. Seminar Hasil Penelitian


Seminar Hasil Penelitian dapat dilakukan jika telah memenuhi persyaratan
berikut:
a. Telah lulus perangkat mata kuliah dengan IPK sekurang-kurangnya 2,75
b. Telah melaksanakan seminar usulan penelitian dan dinyatakan lulus
c. Naskah tesis telah disetujui oleh Tim Pembimbing
d. Menyerahkan bukti artikel ilmiah berupa jurnal yang relevan dengan
kajian tesisnya, sekurang-kurangnya memiliki ISSN; atau buku yang
relevan dengan bidang ilmunya, sekurang-kurangnya memiliki ISBN; atau
diunggah (upload) di Pustaka Ilmiah Unpad yang sudah disetujui tim
pembimbing dan direview oleh Program Pascasarjana.
4. Ujian Tesis (UT)
Predikat Kelulusan
Predikat/Yudisium kelulusan didasarkan pada IPK akhir, yaitu rata-rata
gabungan angka mutu (AM) perangkat mata kuliah dengan angka mutu (AM)
tesis.
Predikat Kelulusan Program Studi Sarjana Farmasi
IPK
IPK
IPK

2,00 2,75
2,76 3,50
3,51 4,00

Memuaskan
Sangat Memuaskan
Dengan Pujian

Predikat Kelulusan Program Studi Profesi Apoteker


IPK
IPK
IPK

2.75 3,40
3,41 3,70
3,71 4,00

Memuaskan
Sangat Memuaskan
Dengan Pujian

Predikat Kelulusan Program Studi Magister Farmasi


IPK
IPK
IPK

2.75 3,40
3,41 3,70
3,71 4,00

Memuaskan
Sangat Memuaskan
Dengan Pujian

Catatan :Penetapan predikat kelulusan Dengan Pujian dilakukan dengan


memperhatikan masa studi maksimum, yaitu masa studi minimum (n)
ditambah 1 tahun untuk program sarjana (n+1) dan 0,5 tahun untuk
program magister (n+0,5). n = tahun

66

Evaluasi Hasil Belajar


Nilai akhir suatu mata kuliah yang diperoleh mahasiswa dinyatakan dengan
dua bentuk, yaitu huruf mutu dan angka mutu sesuai pedoman penilaian UNPAD,
yang dibagi ke dalam peringkat berikut:
Huruf Mutu
(HM)
A
B
C
D
E

Angka Mutu
(AM)
4
3
2
1
0

Seorang mahasiswa dinyatakan memperoleh huruf T apabila:


1. Belum mengikuti evaluasi akhir semester;
2. Setelah evaluasi pada butir (1) dipenuhi mahasiswa dalam waktu 2 minggu
terhitung sejak ujian akhir semester mata kuliah bersangkutan huruf T harus
diganti menjadi nilai A, B, C, D, atau E;
3. Apabila evaluasi pada butir (1) tidak dipenuhi dalam batas waktu 2 minggu,
maka huruf mutunya menjadi E; atau dosen pengasuh mata kuliah dapat
mengolah sesuai dengan bobot masing-masing bagian evaluasi yang ditetapkan,
sehingga menghasilkan huruf mutu lain;
4. Huruf T tidak dapat diubah menjadi Huruf K, kecuali apabila mahasiswa tidak
dapat menempuh ujian akhir semester susulan atas dasar alasan yang dapat
dibenarkan (sakit, mengalami kecelakaan, atau musibah yang memerlukan
perawatan lama).
Suatu mata kuliah dapat dinyatakan dengan huruf K apabila:
1. Mahasiswa mengundurkan diri dari kegiatan perkuliahan setelah lewat batas
waktu perubahan KRS (2 minggu setelah kegiatan akademik berjalan) dengan
alasan yang dapat dibenarkan dan dibuktikan dengan Surat Keterangan Dekan;
2. Mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian akhir semester
3. Mahasiswa tidak dapat menyelsaikan tugas akhir dalam satu semester.
4. Mahasiswa tidak mengikuti kegiatan belajar dalam jangka waktu lama karena
sakit, atau mengalami kecelakaan yang disertai dengan surat keterangan dari
yang berwenang
5. Mata kuliah yang memiliki huruf K, tidak digunakan untuk penghitungan IP atau
IPK;
6. Bagi mahasiswa yang memperoleh huruf K bagi seluruh beban studi dalam
semester yang bersangkutan, diperhitungkan dalam batas waktu studi dan tidak
dianggap sebagai penghentian studi untuk sementara.
7. Nilai K itu dapat berubah menjadi A, B, C, D, atau E setelah mengikuti kuliah
kembali

67

dan K.

Untuk Program Studi Magister, tidak diperkenankan memperoleh nilai D

Penilaian terhadap penguasaan materi mahasiswa semua program, baik yang


sifatnya kognitif, psikomotorik, maupun afektif, menggunakan PAP (Penilaian Acuan
Patokan) dengan kriteria sebagai berikut:
Rentang
NA 80
68 NA< 80
56 NA< 68
45 NA< 56
NA < 45

Huruf mutu
A
B
C
D
E

Angka mutu
4
3
2
1
0

Indeks Prestasi (IP)


1. Indeks prestasi (IP) adalah angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan
belajar mahasiswa dalam satu semester.
2. IP dihitung tiap akhir semester.
3. Rumus perhitungannya sebagai berikut (pembulatan ke bawah apabila
kurang dari 0,05, pembulatan ke atas apabila sama/lebih dari 0,05) :
IP

Jumlah ( AM x SKS )
Jumlah SKS

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)


1. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan angka yang menunjukkan prestasi
atau kemajuan belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester
pertama sampai dengan semester paling akhir yang telah ditempuh.
2. IPK dihitung pada tiap akhir semester.
3. Rumus perhitungannya sebagai berikut (pembulatan ke bawah apabila
kurang dari 0,05, pembulatan ke atas apabila sama/lebih dari 0,05):
IPK =

Jumlah (AM x SKS) seluruh semester yang ditempuh


Jumlah SKS seluruh semester yang ditempuh

4. IPK digunakan untuk menentukan beban studi semester berikutnya.


5. Rentang IPK dan jumlah SKS maksimumyang boleh diambil mahasiswa pada
semester berikutnya (sesuai dengan pedoman penilaian UNPAD)

68

Untuk Program Sarjana :


Rentang IPK
3,00 4,00
2,50 2,99
2,00 2,49
1,50 1,99
< 1,50

Jumlah SKS
maksimum
24
21
18
15
< 12

Untuk Program Magister


Rentang IPK
3,50
3,00
2,50
2,00

4,00
3,49
2,99
2,49

Jumlah SKS
maksimum
18
15
12
<9

6. IP dan IPK digunakan sebagai kriteria untuk memberi sanksi akademik dan
evaluasi studi pada akhir program.
7. Mahasiswa diperbolehkan mengambil beban studi semesteran yang kurang
dari jumlah minimal yang diperkenankan, tetapi tidak diperbolehkan
mengambil beban studi semesteran yang lebih besar dari jumlah maksimal
yang diperkenankan.
8. Apabila mahasiswa memperbaiki huruf mutu E, D, atau C, dalam
penghitungan IPK yang digunakan adalah huruf mutu yang lebih tinggi,
misalnya:
D diperbaiki menjadi E, yang digunakan adalah D;
9. Huruf T dan K tidak digunakan dalam penghitungan IPK; huruf T harus
diubah menjadi A, B, C, D, atau E dalam waktu dua minggu setelah huruf T
diumumkan.
Perbaikan Huruf Mutu
Perbaikan huruf mutu dapat dilaksanakan pada semester
reguler
(Semester Gasal dan Semester Genap) atau pada Semester Antara (JuliAgustus).
1. Perbaikan huruf mutu pada Semester Reguler
a. Huruf mutu E harus diperbaiki dengan menempuh kembali mata kuliah yg
bersangkutan pada semester berikutnya atau pada kesempatan pertama
b. Huruf mutu yang digunakan untuk penghitungan IP dan IPK adalah huruf
mutu yang terakhir.
2. Perbaikan Huruf Mutu pada Semester Non Reguler (Semester Antara)

69

a. Huruf mutu E, D, C dan B dapat diperbaiki dengan menempuh kembali


mata kuliah yang bersangkutan, biar konsultan yang mebelirmahdengan
mencantumkan dalam KRS dan mengikuti seluruh kegiatan pada
Semester Antara;
b. Jika huruf mutu yang diperoleh dari Semester Antara lebih rendah dari
huruf mutu yang telah ada, maka yang digunakan untuk menghitung IPK
adalah huruf mutu terakhir;
c. Hasil perbaikan pada Semester Antara dapat berupa huruf mutu A, B, C,
D atau E.
Jumlah Huruf Mutu D
Untuk dapat dinyatakan berhak mengikuti Sidang Komprehensif,
persyaratannya adalah sebagai berikut:
1. Program Sarjana:
Jumlah huruf mutu D maksimum 20% dari total beban studi kumulatif .
2. Peri Program Studi Profesi Apoteker dan Program Studi Magister Ilmu
Farmasi, nilai minimum adalah C.
Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan Konseling bertujuan memberikan bantuan bimbingan dan
konseling kepada mahasiswa Universitas Padjadjaran yang memiliki masalah
baik akademis maupun non akademis agar mampu mengatasi masalah yang
dihadapi, serta dapat mengembangkan kemampuan dan pemahaman diri dalam
upaya menyelesaikan studinya.
Prosedur pelayanan Bimbingan dan Konseling adalah sebagai berikut :
1. Mahasiswa dapat mendatangi TBK Fakultas atas keinginan sendiri atau atas
anjuran dosen wali; dosen wali akan memberi surat pengantar untuk ke TBK;
2. Pelayanan mahasiswa di TBK Universitas hanya diperkenankan atas dasar
pertimbangan Pimpinan Fakultas yang akan memberi surat pengantar, kecuali
dalam keadaan tertentu yang dianggap darurat;
3. Pelayanan bagi mahasiswa yang terkena anjuran alih program studi, berlaku
prosedur berikut :
a. Mengajukan Surat permohonan dari Mahasiswa/Orang Tua/Wali untuk
mendapatkan pelayanan bimbingan dan konseling
b. Menyertakan Transkrip Akademik mahasiswa yang bersangkutan
c. Mengajukan Surat pengantar permohonan Test Psikologi atas nama
mahasiswa yang bersangkutan dari Pimpinan Fakultas (Dekan/PD I/PD
III)/Pimpinan Universitas (Rektor/PR I / PR III) kepada TPBK Universitas
d. Hasil temuan dan hasil pemeriksaan Test Psikologi atas nama
mahasiswa yang bersangkutan dari TPBK Universitas
Untuk membantu kelancaran belajar mahasiswa, Fakultas Farmasi
menetapkan Dosen wali yang akan membimbing mahasiswa dalam kegiatan
penelitian selama menempuh studi Program Studi Sarjana Farmasi dan Program

70

Studi Profesi Apoteker. Jumlah mahasiswa yang dibimbing dosen wali tertentui
sesuaikan dengan kemampuan Fakultas Farmasi.
Dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Pada dasarnya, tiap tenaga pengajar dapat menjadi dosen wali yang
membimbing mahasiswa untuk keseluruhan program (Program Studi Sarjana
Farmasi adalam ororam stufy dan Program Studi Profesi Apoteker);
2. Dosen wali wajib tetap berhubungan dengan mahasiswa secara periodik untuk
memantau perkembangan studinya, sekurang-kurangnya pada awal,
pertengahan, dan akhir semester; Dosen wali wajib memiliki, mengisi, dan
menyimpan buku Berkas Informasi Mahasiswa (BIM), baik untuk kepentingan
bimbingan akademik maupun bimbingan pribadi.
Secara ringkas tugas dosen wali adalah :
1. Membantu mahasiswa menyusun rencana studi, baik satu program studi penuh
maupun program semesteran;
2. Memberi pertimbangan kepada mahasiswa bimbingannya dalam menentukan
beban studi dan jenis mata kuliah yang akan ditempuh, sesuai dengan IPK yang
diperoleh semester sebelumnya;
3. Melakukan pemantauan terhadap kemajuan studi mahasiswa yang dibimbingnya
Pada awal semester, dosen wali mengadakan pertemuan dengan mahasiswa
untuk membicarakan rencana studi keseluruhan program yang ditempuh. Hal-hal
yang dibicarakan adalah :
1. Perkiraan jumlah semester yang akan ditempuh mahasiswa untuk menyelesaikan
keseluruhan program;
2. Arah studi mahasiswa;
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan pengambilan mata kuliah,
yaitu:
1. Mata kuliah yang merupakan prasyarat bagi mata kuliah berikutnya;
2. Mata kuliah yang hanya disajikan pada salah satu semester (semester ganjil atau
semester genap saja) atau disajikan tiap semester;
3. Bobot SKS mata kuliah, dengan pengertian bahwa makin besar bobot SKS-nya
akan makin berat;
4. Bentuk mata kuliah yang berbeda (kuliah, praktikum laboratorik, seminar,
praktikum klinik, dsb.) yang jumlah jam kegiatan belajarnya tidak sama;
5. Persyaratan minimal kehadiran 100% pada praktikum laboratorik dan 80% pada
kuliah (20% ketidakhadiran harus disertai alasan yang dapat dibenarkan).
6. Beban studi semesteran, karena jika terlalu banyak bisa menyebabkan IP rendah
yang dapat menurunkan IPK; hal ini akan menentukan beban studi semesteran
yang boleh diambil pada semester berikutnya;
7. Mata Kuliah Pilihan yang tersedia pada program studi.
Setelah membicarakan rencana studi keseluruhan program, dilanjutkan
dengan rencana studi Semester I. Pada dasarnya untuk Semester I tiap mahasiswa
diberi kesempatan yang sama, yaitu 18-21 SKS, yang merupakan beban normal
untuk tiap semester.
1. Pengisian KRS pada tiap semester dilakukan oleh mahasiswa dengan persetujuan
Dosen wali. Dosen wali memberi pertimbangan dan saran untuk pengambilan
beban studi semesteran berdasar IPK akhir semester sebagai pedoman, di

71

samping memperbaiki rencana studi keseluruhan program dengan


menandatangani dan menyatakan persetujuannya bersama mahasiswa;
2. Beban studi semesteran tidak harus merupakan jumlah SKS maksimal yang
diperkenankan atas dasar IPK akhir semester, khususnya apabila mata kuliah
yang akan ditempuh meliputi kegiatan penelitian dan penulisan skripsi atau
kegiatan klinik dan lapangan (1 SKS = 4-5 jam), karena jumlah jam kegiatan
belajar akan lebih besar daripada kegiatan kuliah (1 SKS =50 menit tatap muka
dan 60 menit kegiatan terstruktur tak terjadwal, 60 menit untuk kegiatan
mandiri);
3. Dosen wali wajib memperhatikan jumlah huruf mutu D yang diperoleh
mahasiswa agar tidak melampaui ketentuan yang berlaku pada akhir keseluruhan
program (tidak melebihi 20% dari beban studi kumulatif);
4. Sampai batas-batas tertentu kesulitan pribadi dapat ditampung dosen wali,
tetapi apabila tidak dapat diselesaikan, disarankan untuk dirujuk ke dosen
konselor TPBK Fakultas Farmasi;
5. Dalam hal dosen wali tidak dapat menjalankan tugasnya dalam jangka waktu
yang cukup lama, maka Pimpinan Fakultas Farmasi wajib menunjuk
penggantinya.
Untuk membantu kelancaran belajar mahasiswa pada program Magister,
ketua tim pembimbing atau ketua tim promotor menjalankan tugas selaku dosen
wali.
Penghentian Studi untuk Sementara
Mahasiswa dapat menghentikan studi untuk sementara dengan Ijin
Dekan/Direktur Program Pascasrjana mengacu pada ketentuan berikut:
1. Untuk mahasiswa Program Studi Sarjana Farmasi, jumlah maksimum
penghentian studi untuk sementara adalah dua semester, baik secara berturutturut maupun secara terpisah.
2. Untuk Program Studi Magister Ilmu Farmasi dan Program Studi Profesi Apoteker,
penghentian studi untuk sementara hanya diperkenankan satu semester.
3. Mekanisme pengajuan ijin penghentian studi sementara
a. Mahasiswa mengajukan surat permohonan kepada Ketua Program Studi, yang
diketahui Dosen Wali/Pembimbing Akademik dengan membubuhkan tanda
tangan.
b. Surat permohonan diajukan selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah
kegiatan perkuliahan.
c. Setelah mempertimbangkan segi akademik (IPK dan jumlah tabungan kredit),
Ketua Program Studi meneruskan permohonan itu kepada Dekan/Direktur
Program Pascasarjana.
d. Apabila mendapat izin Dekan/Direktur Program Pascasarjana, maka selama
periode penghentian studi sementara, mahasiswa dibebaskan dari BPP.
e. Penghentian studi sementara tidak diperhitungkan dalam batas waktu
maksimal masa studi mahasiswa.
f. Alur prosedur untuk memperoleh Surat Ijin Penghentian Studi Untuk
Sementara (IPSUS) dapat dilihat pada Lampiran.

72

4.

5.
6.

7.

g. Mahasiswa yang mendapat ijin penghentian studi sementara, tidak berhak


mendapatkan pelayanan akademik.
Penghentian studi sementara tanpa ijin Dekan/Direktur Program Pascasajana,
dikenakan sanksi sebagai berikut :
a. Untuk mendaftar kembali harus mengajukan permohonan tertulis kepada
Rektor, melalui Dekan/Direktur Program Pascasarjana.
b. Periode penghentian studi sementara tanpa ijin Dekan/Direktur Program
Pascasarjana diperhitungkan dalam batas waktu maksimal program studinya.
c. Membayar uang kuliah dan uang praktikum yang terutang, dan untuk
pembayaran semester berikutnya dikenakan sesuai dengan tarif mahasiswa
baru.
Menghentikan studi selama dua semester (satu semester untuk mahasiswa
Program Magister) baik berturut-turut atau secara terpisah tanpa ijin, dikenakan
sanksi pemutusan studi.
Menghentikan studi dua semester berturut-turut atau secara terpisah, dengan
alasan seperti tersebut pada butir 4. (2) setelah semester sebelumnya
memperoleh huruf K bagi seluruh beban semesterannya, dianggap menghentikan
studi untuk sementara atas ijin Dekan/Direktur Program Pascasarjana selama dua
semester; dengan demikian mahasiswa bersangkutan tidak diperkenankan lagi
menghentikan studinya untuk sementara.
Penghentian studi untuk sementara tidak boleh dilakukan pada:
a. Semester I, dan/atau
b. Semester II, dan/atau
c. Satu dan/atau dua semester menjelang batas waktu studi yang diperkenankan.
Dengan demikian, mahasiswa tidak diperkenankan menghentikan studi untuk
sementara, baik dengan maupun tanpa ijin: semester XIII dan/atau semester
XIV pada Program Studi Sarjana Farmasi. Mahasiswa yang menghentikan studi
untuk sementara tanpa izin dalam semester-semester di atas dianggap
mengundurkan diri.

Sanksi Akademik
Sanksi akademik dapat berupa peringatan akademik dan/atau pemutusan
studi. Sanksi pemutusan studi diusulkan/diajukan oleh program studi/fakultas
dan diputuskan oleh Rektor.
Peringatan Akademik
Peringatan akademik berbentuk surat dari Pembantu Dekan I yang
ditujukan kepada orang-tua/wali (bagi mahasiswa Program Studi Sarjana
Farmasi
dan
Program
Studi
Profesi
Apoteker)
dan
lembaga
pengirim/penanggung atau mahasiswa (bagi mahasiswa Program Studi Magister
Ilmu Farmasi) untuk memberitahukan adanya kekurangan prestasi akademik
mahasiswa atau pelanggaran ketentuan lainnya. Hal ini dilakukan untuk
memperingatkan mahasiswa agar tidak mengalami pemutusan studi.

73

1. Peringatan Akademik pada Program Studi Sarjana Farmasi


Peringatan akademik dikenakan terhadap mahasiswa yang pada akhir
semester dua dan semester-semester sesudahnya memiliki IPK di bawah 2,00
dan atau jumlah tabungan sks kurang dari 50% dari total sks yang seharusnya
ditempuh.
2. Peringatan Akademik pada Program Studi Profesi Apoteker
Peringatan akademik dikenakan terhadap mahasiswa yang pada tiap akhir
semester mengalami salah satu kondisi di bawah ini:
a. Indeks Prestasi (IP) di bawah 2,75, dan/atau.
b. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 2,75.
3. Peringatan Akademik pada Program Studi Magister Ilmu Farmasi
Peringatan akademik dikenakan terhadap mahasiswa yang pada tiap akhir
semester mengalami salah satu kondisi di bawah ini:
a. Mahasiswa yang pada akhir semester I atau II memperoleh IPK di bawah
2,75;
b. Mahasiswa yang pada akhir semester I atau II memperoleh huruf mutu D
atau E untuk suatu mata kuliah;
c. Mahasiswa yang pada akhir semester IV belum melakukan seminar usulan
penelitian;
d. Mahasiswa yang pada akhir semester VII belum menempuh ujian tesis.
e. Tidak melakukan pendaftaran/pendaftaran ulang (herregistrasi) selama
satu semester
Peraturan lebih jelas dapat dilihat dalam Buku Pedoman
Penyelenggaraan Pendidikan Program Studi Magister Ilmu Farmasi.
Peringatan Akademik Karena Kelalaian Administratif
Peringatan akademik dikenakan kepada mahasiswa Program Sarjana
(termasuk Program Profesi), Program Magister yang melalaikan kewajiban
administratif (tidak melakukan pendaftaran/pendaftaran ulang, dan
sebagainya.) untuk satu semester.
Pemutusan Studi
Dengan ditetapkannya Pemutusan Studi berarti mahasiswa
dikeluarkan dari Univesitas Padjadjaran karena prestasinya tidak sesuai
peraturan yang berlaku, kelalaian administratif, dan/atau kelalaian
mengikuti kegiatan pembelajaran.Laporan kondisi mahasiswa yang harus
diberikan peringatan akademik sebagai akibat melakukan kelalaian, dilampiri
bukti prestasi akademik dan/atau bukti kelalaian

74

1. Surat peringatan kepada mahasiswa yang bersangkutan dari Pimpinan


Fakultas (Dekan/PD I)
2. Surat Permohonan Pertimbangan atas mahasiswa yang melakukan
pelanggaran hukum dari Pimpinan Fakultas (Dekan/PD I) kepada Senat
Fakultas
3. Surat Keputusan melanggar/tidak melanggar Hukum atas nama mahasiswa
yang bersangkutan dari Senat Fakultas
4. Surat permohonan Pemutusan Studi atas nama mahasiswa yang bersangkutan
dari Pimpinan Fakultas (Dekan/PD I) kepada Pimpinan Universitas (Rektor/PR
I)
5. Surat Persetujuan/Penolakan Pemutusan Studi mahasiswa yang bersangkutan
dari Pimpinan Universitas (Rektor/PR I)
6. Transkrip Akademik yang telah ditempuh oleh mahasiswa yang bersangkutan
selama di Universitas Padjadjaran, ditandatangani oleh Pimpinan Fakultas
(Dekan/PD I)

Pemutusan Studi Pada Program Studi Sarjana Farmasi


Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang mengalami
salah satu kondisi di bawah ini:
1. Pada akhir semester keempat memiliki:
a. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 2,00, dan/atau;
b. Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke
atas) tidak mencapai 48 SKS.
2. Pada akhir semester VI memiliki :
a. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 2,00, dan/atau;
b. Tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki huruf mutu D ke
atas) tidak mencapai 72 SKS.
3. Melebihi batas waktu studi kumulatif yang ditetapkan.
Pemutusan Studi Pada Program Studi Profesi Apoteker
Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa yang mengalami
salah satu kondisi di bawah ini :
1. Akhir semester VI tidak memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
2.75; dan/atau;
2. Akhir semester VI tidak dapat menyelesaikan beban studi kumulatif.
Pemutusan Studi pada Program Studi Magister Ilmu Farmasi
Pemutusan studi dikenakan terhadap mahasiswa yang:
1. Pada akhir semester III memperoleh IPK di bawah 2,75.
2. Pada akhir semester III memperoleh huruf mutu di bawah C.

75

3. Pada akhir semester V belum melakukan Seminar Usulan Penelitian atau


tidak lulus Seminar Usulan Penelitian untuk kedua kali.
4. Tidak dapat menyelesaikan studi pada akhir semester VIII .
5. Dua semester berturut-turut (atau tidak berturut-turut) tidak melakukan
her-regristrasi, tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar, tidak mengisi
KRS, atau mengundurkan diri dari kegiatan belajar-mengajar.
6. Meninggal dunia.
7. Melakukan hal-hal yang bersifat mencemarkan nama baik almamater
(Universitas Padjadjaran) atau melanggar etika keilmuan (misalnya
melakukan plagiat).
Pemutusan Studi Karena Kelalaian Administratif
Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa Program Sarjana
(termasuk Program Profesi), Program Magister yang menghentikan studi
dua semester berturut-turut atau dalam waktu berlainan tanpa ijin
Rektor.
Pemutusan Studi Karena Kelalaian Mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar
Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa Program Sarjana
(termasuk Program Profesi), Program Magister yang telah mendaftar atau
mendaftarkan kembali secara administratif, tetapi:
1. Tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar pada semester I dan/atau
semester II tanpa alasan yang dapat dipertanggung jawabkan, baik
mengisi maupun tidak mengisi KRS;
2. Tidak mengisi KRS (tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar) dua
semester berturut-turut atau secara terpisah, tanpa alasan yang
dapat dibenarkan; dan/atau;
3. Mengundurkan diri dari satu atau beberapa mata kuliah setelah lewat
batas waktu perubahan KRS dua semester berturut-turut atau secara
terpisah, tanpa alasan yang dapat dibenarkan.
Sanksi Akademik Lain
Sanksi lain dikenakan kepada mahasiswa yang telah melakukan
pendaftaran atau pendaftaran kembali secara administratif, tetapi tidak
mengikuti kegiatan belajar-mengajar pada semester bersangkutan tanpa
alasan yang dapat dibenarkan, baik yang tidak mengisi KRS maupun yang
mengisi KRS tetapi mengundurkan diri setelah lewat batas waktu
perubahan KRS.
1.Tidak Mengisi KRS dan Tidak Mengikuti Kegiatan Belajar-Mengajar
pada Semester I dan/atau Semester II

76

Mahasiwa yang telah mendaftarkan secara administratif pada


semester I dan/atau semester II, baik mengisi KRS tetapi tidak
mengikuti kegiatan belajar-mengajar maupun sama sekali tidak
mengisi KRS, tanpa alasan yang dapat dibenarkan, dianggap
mengundurkan diri dan dikenai sanksi pemutusan studi.
2. Tidak Mengisi KRS
Mahasiwa yang telah mendaftarkan atau mendaftarkan kembali secara
administratif, tetapi tidak mengisi KRS (tidak mengikuti kegiatan
belajar-mengajar) tanpa alasan yang dapat dibenarkan, dikenakan
sanksi berikut:
1. Diberi peringatan keras secara tertulis oleh Pembantu Dekan I
agar tidak mengulangi lagi;
2. Semester yang ditinggalkan diperhitungkan dalam batas waktu
maksimal penyelesaian studinya;
3. Apabila perbuatan ini diulangi lagi, baik pada semester berikutnya
maupun pada semester lain, mahasiswa dikenai sanksi pemutusan
studi.
3. Mengundurkan Diri Sesudah Masa Perubahan KRS
Mahasiswa yang mengundurkan diri dari satu atau beberapa mata
kuliah setelah lewat batas waktu perubahan KRS tanpa alasan yang
dapat dibenarkan (misalnya, sakit, kecelakaan, atau musibah)
dikenakan sanksi akademik berikut :
1. Mata kuliah yang ditinggalkan dinyatakan tidak lulus (diberi huruf
mutu E);
2. Huruf mutu E tersebut digunakan dalam penghitungan Indeks
Prestasi Kumulatif (IPK);
3. Diberi peringatam secara tertulis oleh Pembantu Dekan I agar
tidak mengulangi kembali;
4. Semester yang ditinggalkan diperhitungkan dalam batas waktu
maksimal penyelesaian studinya;
5. Apabila perbuatan ini diulangi lagi, baik pada semester berikutnya
maupun pada semester lain, mahasiswa dikenai sanksi pemutusan
studi
Sanksi Pelanggaran
Apabila mahasiswa melakukan pelanggaran, setelah dibicarakan
dengan Senat Fakultas, akan dikenai sanksi khusus, sedangkan
penanganan masalah pidananya akan diserahkan kepada yang berwajib.
Jenis pelanggaran tersebut adalah seperti dibawah ini
1. Pelanggaran Hukum

77

Mahasiswa yang melakukan pelanggaran hukum, baik yang berupa


tindak pidana maupun penyalahgunaan obat, narkotika, dan
sejenisnya, serta penggunaan minuman keras dan sejenisnya, dan
telah ditetapkan bersalah secara hukum oleh pengadilan, akan
dikenakan sanksi berupa skorsing sampai dengan pemutusan studi
oleh Rektor sesuai dengan putusan tersebut.
2. Pelanggaran Etika Moral dan Etika Profesi
Mahasiswa yang melakukan pelanggaran etika moral, profesi
(memeriksa pasien/klien tanpa supervisi, membuat resep, melakukan
konsultasi tanpa supervisi, membocorkan rahasia jabatan, dsb.),
memalsukan tanda tangan dan sejenisnya, akan dikenakan sanksi
berupa skorsing oleh dekan sampai dengan pemutusan studi oleh
rektor.
3. Pelanggaran Etika Akademik
Mahasiswa yang melakukan pelanggaran etika akademik, antara lain
menyontek, menjiplak (makalah, laporan, tugas akhir, skripsi, tesis,
disertasi, dsb.), membocorkan soal atau sejenisnya akan dikenai
sanksi berupa skorsing sampai dengan pemutusan studi.
Pada hal-hal tertentu, fakultas dapat mengeluarkan keputusan
tersendiri asal tidak bertentangan dengan ketentuan hukum atau
peraturan di atasnya.
Sanksi Lain
Tindakan-tindakan yang dilakukan mahasiswa di lingkungan kampus yang
termasuk kejahatan atau pelanggaran dan diancam pidana.
Pada dasarnya setiap mahasiswa memiliki hak untuk melakukan berbagai
aktivitas sebagai bagian dari civitas akademika, namun demikian sebagaimana
dalam kehidupan manusia pada umumnya harus dihindari melakukan perbuatanperbuatan yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan. Perbuatan-perbuatan
tersebut antara lain:
1. Tawuran antar mahasiswa baik yang dilakukan di dalam maupun di luar
lingkungan kampus yang menimbulkan kerusakan barang milik orang lain dan
atau korban luka-luka. Pelaku perbuatan yang mengakibatkan kerusakan
atau korban luka-luka dapat dikenakan ketentuan Pasal 406 KUHP tentang
perusakan barang dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Ketentuan
dalam Pasal 406 dan Pasal 351 KUHP juga dapat dikenakan terhadap aktivitas
demo yang tidak tertib dan menimbulkan kerusuhan sehingga mengakibatkan
terjadinya kerusakan barang milik orang lain dan atau korban luka-luka.
2. Minum-minuman keras baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus yang
mengganggu keamanan umum. Ketentuan yang dapat dikenakan adalah Pasal

78

492 tentang pelanggaran keamanan umum.


3. Menggunakan narkotika baik untuk diri sendiri maupun memberikan
narkotika kepada orang lain baik di dalam maupun di luar lingkungan
kampus. Ketentuan yang dapat dikenakan adalah Pasal 84 dan Pasal 85 UU
No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika.
Wisuda dan Gelar Akademik
1. Untuk dapat mengikuti wisuda, mahasiswa program sarjana, program profesi
apoteker dan program magister telah dinyatakan lulus.
2. Mahasiswa program sarjana wajib menyerahkan artikel ilmiah yang telah
diterbitkan pada jurnal.
3. Mahasiswa program magister wajib menyerahkan artikel ilmiah yang telah
diterbitkan pada jurnal terakreditasi.
4. Bagi mahasiswa program magister yang telah dinyatakan lulus, tetapi masih
belum menyerahkan buku tesis, selama tiga bulan sejak dinyatakan lulus,
maka kelulusan yang bersangkutan dibatalkan.
5. Kepada lulusan program sarjana diberikan hak menggunakan gelar akademik
Sarjana Farmasi (S.Farm.)
6. Kepada lulusan program profesi apoteker diberikan hak menggunakan gelar
akademik Apoteker (Apt.)
7. Kepada lulusan program magister ilmu farmasi diberikan hak menggunakan
gelar akademik Magister Ilmu Farmasi (M.Pharm.)

79

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


BAB III
SARANA DAN PRASARANA
3.1

Sarana

Saat ini, Fakultas Farmasi memiliki sarana pendukung penyelenggaraan


pendidikan berupa beberapa gedung perkuliahan dan laboratorium. Perincian
sarana tersebut adalah :
1. Gedung utama (Gedung Dekanat) berlantai tiga dengan rincian :
a. Ruang Dekan
b. Ruang Wakil Dekan I
c. Ruang Wakil Dekan II
d. Ruang P3K3M
e. Perpustakaan
f. Auditorium
g. Ruang Rapat Lt. 1
h. Ruang Rapat Lt. 3
i. Ruang Dosen
j. Ruang Kuliah
k. Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Farmasi (UPPF).
l. Ruang Program Studi Sarjana Farmasi
m. Ruang Kepala Bagian
n. Ruang Sub Bagian Sumber Daya dan Tata Kelola
o. Ruang Sub Bagian Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Data
p. Ruang Administrasi
q. Gudang
r. Mushola
s. Laboratorium :
Laboratorium Farmasi Bahan Alam-Botani Farmasi
Laboratorium Biokimia Klinik
Laboratorium Mikrobiologi Farmasi
Laboratorium Bioteknologi Farmasi
Laboratorium Farmakognosi-Fitokimia
Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi
Laboratorium Teknologi Informasi
Laboratorium Anatomi dan Fisiologi Manusia
2. Gedung Baru (Laboratorium) berlantai tiga dengan rincian :
Laboratorium Analisis Fisiokimia
Laboratorium Kimia Analitik
Laboratorium Kimia Sintesis
Laboratorium Farmasi Fisik
Laboratorium Teknologidan Formulasi Sediaan Semisolid & liquid

82

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Laboratorium Biofarmasi
Laboratorium Teknologidan Formulasi Sediaan Steril.
Laboratorium Analisis Farmasi
Laboratorium Farmasetika
Laboratorium Biokimia II
Laboratorium Penelitian
Ruang Koordinatori Program Studi Profesi Apoteker
Ruang Staf Program Studi Profesi Apoteker
Ruang Administrasi Program Studi Profesi Apoteker
Ruang Kuliah
Ruang Informasi Teknologi (IT)
Ruang Dosen
Ruang Kepala Departemen
Ruang Dry Lab.

3. Gedung (Gedung Program Terpadu Basic Science/PTBS) terdiri dari 3 (tiga)


lantai, dengan rincian :
a. Ruang Administrasi
b. Ruang Kuliah
3.2

Prasarana

Prasarana yang dimiliki oleh Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran


terdiri dari prasarana untuk kegiatan perkuliahan, penelitian, praktikum,
administrasi dan kemahasiswaan.
Prasarana perkuliahan, administrasi dan kemahasiswaan adalah film
projector, slide projector, komputer, laptop, sound system, white board dan
air conditioner yang tersedia di setiap ruang kuliah dan auditorium. Prasarana
praktikum dan penelitian antara lain alat Kromatografi Cair Kinerja Tinggi
(KCKT),
fotometer,
spektrofotometer
ultra
violet-sinar
tampak,
spektrofotometer infra merah, potensiometer, pHmeter, revoltron, Laminar
Air Flow cabinet, inkubator, sentrifugator dan microcentrifugator, photograph
microscope, rotary evaporator, inkubator, shaker incubator, waterbath,
autoclave berbagai ukuran, unit ekstraktor, alat Polymerase Chain Reactions
(PCR), transluminator UV, peralatan elektroforesis, viskometer, mesin tablet
single punch dan rotary, mesin penyalut tablet, alat evaluasi sediaan farmasi
seperti alat uji kadar air, alat uji daya alir, alat uji distribusi granul,
disintegrator, friabilator, hardness
tester dan alat disolusi, penggiling
simplisia (Mini Swing High Speed Pulvulizer), Mercurial Sphygnomanometer,
vorteks, granulator machine, Mechanical Stirer Eurostar Power Control Visc,
Oven Incubator (Dual Use)PH 9053 danHand Refractometer.
Proses pembelajaran juga dilengkapi dengan multimedia dan Sistem
Informasi Akademik Terintegrasi (SIAT) online yang memudahkan kebutuhan
administrasi mahasiswa seperti jadwal kuliah, ujian, nilai, dan IPK. Mahasiswa

83

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


juga dapat menggunakan fasilitas internet wireless untuk menunjang kegiatan
akademik.
Di perpustakaan tersedia prasarana berupa berbagai text book, jurnal, ebookdan e-jurnal.
Fasilitas lain yang tersedia adalah asrama mahasiswa, balai kesehatan,
lapangan olahraga, gedung pertemuan, mesjid, sarana transportasi kampus,
bank dan ATM.

84

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


BAB IV
PENELITIAN DAN KERJA SAMA
4.1

Penelitian

Atmosfir penelitian di Fakultas Farmasi sangat kondusif, dimana dosendosen terlibat secara aktif dalam berbagai kompetisi hibah penelitian, baik
yang didanai pemerintah maupun lembaga non pemerintah. Penelitian tersebut
juga melibatkan mahasiswa dan teknisi. Data penelitian Fakultas Farmasi Unpad
tahun 2013 terdapat pada Tabel 4.1.
Tabel 4.1 Data Penelitian di Fakultas Farmasi Unpad Tahun 2013
No
1

Nama Dosen
Ida Musfiroh

Skema
Penelitian
Unggulan PT

Nasrul Wathoni

Penelitian
Unggulan PT

Resmi
Mustarichie

Penelitian
Unggulan PT

Keri Lestari/Eli
Halimah

Penelitian
Unggulan PT

Judul Penelitian
Sintesis dan karakterisasi
Sodium Carboxy Methyl
Cellulose (Na-CMC) dari Eceng
Gondok (Eichorrnia crassipes)
serta aplikasinya dalam sediaan
farmasi kesehatan (gizi dan
penyakit tropis)
Pengembangan biosensor asam
urat yang dikombinasikan
dengan teknik Reverse
Iontophoresis: Upaya deteksi
kadar asam urat tanpa rasa sakit
Usaha pembuatan tablet herbal
Vitex rotundifolia yang
didahului dengan konfirmasi uji
komputasi In-silico, QSAR
kastitin terhadap reseptor
histamin H4R, diikuti dengan uji
In-vivo dan Uji toksisitas untuk
pengobatan antiinflamasi akut
Pengembangan obat herbal
fitofarmaka tablet ekstrak Biji
Pala (Myristica fragrans Hout.)
sebagai obat antidiabetes dan
antidislipidemik

85

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


5

Melisa I.
Barliana

Penelitian
Unggulan PT

Sri A. Sumiwi

Penelitian
Unggulan PT

Rizky
Abdulah/Mutakin

Penelitian
Unggulan PT

Yasmiwar
Susilawati

Penelitian
Unggulan PT

Ahmad Muhtadi

BOPTN

10

Yoppi Iskandar

BOPTN

11

Rizky Abdulah

KLN

Identifikasi, uji aktifitas, dan


penelusuran mekanisme
senyawa antikanker baru dari
ekstrak dan fraksi Daun
Kucingan (Acalypha indica Linn.)
pada sel kanker prostat LNCaP
Pengembangan ekstrak Herba
Putri Malu (Mimosa pudica L.)
sebagai obat herbal terstandar
untuk pengobatan penyakit
asam urat
Comprehensive Selenium status
of populations living in Bandung
City, Indonesia: Daily consumed
foods Selenium concentrations,
Daily intake, Short, and Long
Term Selenium status, and GPx
activities
Pengembvangan formula tablet
herbal antidiabetes dari
tumbuhan liar Sasaladaan
(Peperomia pellucida (L.) H.B.K.
dan uji keamanannya
Produk Granul Kombinasi
Ekstrak Rosela (Hibiscus
sabdariffa), Labu Siam (Sechium
edule) dan Lidah Buaya (Aloe
vera) sebagai Obat Herbal
Penyakit Metabolik : Hipertensi
PENGEMBANGAN OBAT HERBAL
ANTISEPTIK MULUT DARI
TANAMAN BAWANG KUCAI
(Allium tuberosum Rottler)
SEBAGAI SEDIAAN HERBAL
TERSTANDAR
Nove antiplasmodial agents
from Indonesian Primatesconsumed Plants as the answer
for malaria drug resistance

86

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


12

Ajeng Diantini

MP3EI

13

Keri Lestari

MP3EI

14

Yasmiwar
Susilawati

15

Aliya
Nurhasanah

KILAB

16

Tina Rostinawati

HIKOM

17

Dudi Runadi

HIKOM

18

Richie AI
Chandra

HIKOM

19

Iyan Sopyan

HIKOM

P4D

Produksi tablet suplemen herbal


terstandar kombinasi ekstrak
daun puspa dan kecambah
brokoli sebagai terapi penyerta
adjuvant pada kemoterapi
kanker payudara
Manufaktur Herbal Biji Pala
(Myristica Fragrans Hout)
Sebagai Nutraceutical
Antidiabetes dan
antidislipidemik
Senyawa Antidiabetes pada
Ekstrak Polar Hasil Soxhletasi
bertingkat dari Tumbuhan
Sasaladaan ( Pepperomia
Pellucida L)
Scale-up pembuatan strip
indikator rhodamin berbasis
reage imprinting technique
sebagai metode deteksi cepat
rhodamin dalam sampel
kosmetik
Substitusi Asam Amino P89Y
CGTase Rekombinan Bacillus sp
A2-5a dan Karakterisasi
Proteinnya
Formulasi Tablet Kombinasi
Ekstrak Daun Alpukat (Persea
americana Mill) Dan Rimpang
Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
Sebagai Produk Herbal
Terstandar Antidislipidemia
Formulasi Tablet Sustained
Release Ciprofloxacin sebagai
upaya pencegahan resistensi
Bakteri gram positif dan Negatif
berbagai penyebab Infeksi
Pemanfaatan Kacang Kedelai
Hitam ( Glycine soja L) sebagai
Antihiperkolesterol

87

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


20

Yoga Windu
Wardana

Penelitian
Mandiri Fakultas

Tablet Clopidogrel Lepas


Terkendali Menggunakan Matriks
Hidroksi Metil Selulosa dan
Povidon XL dengan Granulasi
Basah

21

Richie AI
Chandra

Penelitian
Mandiri Fakultas

Pengembangan Sediaan Orally


Disintegration Tablet Ekstrak
Secang Sebagai Antioksidan

22

Iyan Sopyan

Penelitian
Mandiri Fakultas

Optimasi Penetapan Kadar


Clopidogrel dalam Plasma darah
Manusia (In Vitro) Secara KCKT

23

Nyi Mekar
Saptarini

Penelitian
Mandiri Fakultas

Isolasi Bakteri Selulolitik dari


Rayap Pekerja dengan Selulosa
Tongkol Jagung Sebagai Sumber
Karbon : Biokonversi Limbah
Selulosa

24

Ivan Surya
Pradipta

Penelitian
Mandiri Fakultas

asilitas Kesehatan : Studi


Observasional di Pusat
Kesehatan Berdasarkan
Indikator Peresepan, Pelayanan
Pasien dan Fasilitas Kesehatan

25

Emma Surahman

BOPTN Fakultas

Pembuatan Bahan Baku Eksipien


Selulosa Mikrokristal yang
bersumber dari Kulit Batang
Tanaman Rami

26

Soraya
Ratnawulan Mita

BOPTN Fakultas

Formulasi dan Uji Efektivitas


Patch Ketoprofen sebagai Obat
Anti Nyeri

27

Amy Tjitraresmi

BOPTN Fakultas

Pengembangan Granul Instan


Meniran (Phyllanthus niruri L)
sebagai Obat Herbal Untuk
Penanganan Penyakit Demam
Berdarah : Standarisasi Ekstrak
dan Formulasi Produk Granul
Instan

88

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


28

4.1.1

Taofik Rusdiana

BOPTN Fakultas

Responsivitas Pasien
Tromboembolik terhadap
Warfarin Dosis Rendah Berkaitan
dengan Polimorfisme Genetik
CYP3A4

Publikasi Ilmiah

Seiring dengan banyaknya penelitian di Fakultas Farmasi, maka jumlah


publikasi ilmiah yang dihasilkan semakin meningkat. Publikasi dari Fakultas
Farmasi berupa artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal nasional dan
internasional atau dipresentasikan di seminar nasional maupun internasional,
buku dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI). Data publikasi ilmiah dari
Fakultas Farmasi Unpad tahun 2013 terdapat pada Tabel 4.2
Tabel 4.2. Data Publikasi Ilmiah Fakultas Farmasi Unpad di Jurnal Internasional
Tahun 2013
No
1

Penulis
Resmi Mustarichie,
Jutti Levita, Ida
Musfiroh, Anas
Subarnas, Supriyatna

Muchtaridi, Ida
Musfiroh, Nunu N.
Hambali, Wiwiek
Indrayati

Nyi Mekar Saptarini,


Rusniyati

Judul
The Study of The
Interaction of Quercetin
and Casticin With H4r,
Anti-Inflammatory
Receptor, As Supporting
Data for AntiInflammatory Herbal
Medicine
Determination of alcohol
contents of fermented
black tape ketan based on
different fermentation
time using specific
gravity, refractive index
and GC-MS methods

Edisi
1(1): 70-76. 2012

Evaluation of Content and


Dissolution Profile of
Generic Amoxicillin
Tabliets Marketed in
Indonesia

3(12): 64-66.
2012/2013.

2(3): 933-946.
2012/2013.

89

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


4

Ida Musfiroh,
Mutakin, Treesye
Angelina, Muchtaridi

Resmi Mustarichie,
Danni Ramdhani, Nyi
Mekar Saptarini,
Supriyatna, Anas
Subarnas
Ivan S. Pradipta,
Ajeng T. Sandiana,
Eli Halimah, Ajeng
Diantini, Keri Lestari,
Rizky Abdulah

Capsaicin level of various


Capsicum Fruits

Determination of the
active chemical
compounds in the stem
bark of Vitex trifolia Linn
Microbial and Resistance
Profile in Isolate from
Adult Sepsis Patients: An
Observational Study at an
Indonesian Private
Hospital during 2009-2012
Determination of
Selenium Concentration
in Different Species of
Rice Consumed in
Bandung Indonesia

5(1): 248-251.
2013.

2(2): 36-40. 2013.

19(2): 24-29.
2013.

Holis A. Holik,
Herlianda Bianti,
Mutakin, Rizky
Abdulah

Nasrul Wathoni,
Sriwidodo, Uray
Camila Insani

Characterization and
Optimization of Natural
Maltodextrin-based
Niosome

Journal of
Applied
Pharmaceutical
Science Vol. 3
(07), pp. 068-071,
July, 2013

Ivan S. Pradipta,
Dian Choirunnisa
Sodiq, Eli Halimah,
Ajeng Diantini, Keri
Lestari, Rizky
Abdulah
Ida Musfiroh,
Muchtaridi, Ahmad
Muhtadi, Ajeng
diantini, Aliya
Nurhasanah,

Antibiotic resistance in
sepsis patients:
Evaluation and
recommendation of
antibiotic use

Year : 2013
| Volume : 5
| Issue : 6
| Page : 344-352

Cytotoxicity Studies of
Xanthorrizol and Its
Mechanism Using
Molecular Docking
Simulation and
Pharmacophore Modelling

Journal of
Applied
Pharmaceutical
Science Vol. 3
(06), pp. 007-015,
June, 2013

10

Int. Res J Pharm.


App Sci., 2013;
3(3):38-41

90

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


11

Rizky Abdulah

Reduced Serum Selenium


Concentration in
Miscarriage Incidence of
Indonesian

Biological Trace
Element Research
2013

12

Resmi Mustarichie,
Wiwiek Indriyati,
Yoga W Wardhana,
Gofarana Wilar, Jutti
Levita, Ahmad
Muhtadi
Ida Musfiroh, Aliya
Nurhasanah, Iman
Budiman

Comparison of Chemical
and Pharmacoogical
Research Data Between
Vitex Trifolia L and Vitex
rotundifolia L

2013;2(6):19421957

The Optimization of
Sodium Carboxymethyl
Cellulosa (NaCMC)
Synthesized from Water
Hyacinth (Eichornia
crassipes (mart) Solm)
Cellulosa
Interaction of
Furanodienone,
Procurcumenol, Curdione
and Dehydrocurdione
Found in Curcuma zedoria
(Christm) Roscoe) with
Human Estrogen Receptor
Alpha (Era)
Insilico Study of
Curcumin,
Demethoxycurcumin and
Xanthorrizol as Skin
Whithening Agents

OctoberDecember 2013,
4(4); 1092

13

14

Resmi Mustarichie,
Jutti Levita, Yovita
Chaterina, Ahmad
Muhtadi, Supriyatna

15

Resmi Mustarichie,
Jutti Levita, Dini
Febriani

16

Nyi Mekar Saptarini,


Evi yanti Sitorus,Jutti
Levita

Structure-Based in Siico
Study of Gingerol, 6Ghogaol, and 6-Paradol,
Active Compounds of
Ginger (Gingiber
officinale) as COX-2
Inhibitors

ISSN:2277-7105,
2013;2(5): 12831297

ISSN(Print): 23213310,
ISSN(online):23213086 World J
Pharm Sc
2013;1(3): 72-80
Vol 5, No.3 2013,
ISSN 1916-9698

91

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


17

Ahmad Muhtadi,
Indah L. Hilmi,
Supriyatna, Angga
P.Kautsar, Sunu
Widianto, Rizky
Abdulah

Hospital Pharmacists
Employee Engagement
Fully Mediate the
Organization Culture to
their Innovative Behavior
and Individual
Performance

23(1), Nov-Dec
2013;n 36, 183190

Tabel 4.3. Data Publikasi Ilmiah Berupa Buku Dari Fakultas Farmasi Unpad
Tahun 2012
No.
1

Nama Dosen
Resmi Muchtaridi

Judul Buku
Teori dan Modul Analisis Kimia bahan
Makanan

4.1.2

Supriyatna

Fitoterapi Sistem Organ, Pandangan


Dunia Barat Terhadap Obat Herbal
Global

Pengabdian kepada Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari Tridharma


Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan staf pengajar di Fakultas Farmasi.
Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat melibatkan seluruh civitas
akademi Fakultas Farmasi. Data kegiatan pengabdian kepada masyarakat
Fakultas Farmasi Unpad tahun 2013 terdapat pada Tabel 4.6.
Tabel 4.6. Data Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Farmasi Unpad Tahun
2013
No

Nama

Periode

Judul

Holis A. Holik,
Ahmad Muhtadi,
Keri Lestari

Juli-Oktober
2013

Apotek Hidup sebagai


penunjang Kesehatan
Masyarakat Desa Pusparaja dan
Puspamukti Kecamatan
Cigalontang Kabupaten
tasikmalaya

92

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


2

Ferry
Ferdiansyah S,
Supriyatna, Dudi
Runadi

Juli-Oktober
2013

Pemanfaatan dan Pembuatan


Produk Tanaman Obat Herbal
Berbasis Minyak Atsiri Sebagai
Upaya Peningkatan Kesehatan
Masyarakat di Desa Nangerang
dan Desa Sukamanah
Kecamatan Cigalontang
Kabupaten Tasikmalaya

Yoga Windu
Wardhana, Dolih
Ghadzali, Richie
AI Chandra

Juli-Oktober
2013

Pemanfaatan serat dari Bekatul


Padi
untuk
Meningkatkan
Dietary Fiber Harian dalam
Penganan
Ringan
Biskuit
diesrtai dengan Penyuluhan
tentang GIzi Seimbang dan
Pemeriksaan Kesehatan Ringan

Arif Budiman,
Insan Sunan K,
Sohadi Warya

Juli-Oktober
2013

Rini Hendriani,
Iyan Sopyan,
Gofarana Wilar

Juli-Oktober
2013

Gofarana Wilar

Periode Januari
April 2013

Pembuatan
Apotek
Hidup
TOGA
(Tanaman
Obat
Keluarga)
Dalam
Upaya
Pemberdayaan dan Peningkatan
Indeks Pembangunan Kesehatan
Masyarakat
Desa
yang
Mencerminkan Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat Di Desa
Mekarjaya
dan
Padajaya
Kecamatan
Jampang
Kulon
Kabupaten Sukabumi
Pemanfaatan Dan Pengolahan
Limbah Kulit Pisang Menjadi
Permen Kulit Pisang Yang
Berkhasiat Antidepresi Dalam
Upaya
Pemberdayaan
Kesehatan Dan Perekonomian
Masyarakat Desa Di Kecamatan
Karang
Tengah
Kabupaten
Cianjur

93

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


7

Nyi Mekar
Saptarini

Gofarana Wilar,
S.Si., M.Si.,
Apt., Sriwidodo,
Richie AI
Chandra

4.2

Periode Januari
April 2013

PPM Lingkar
Kampus
Prioritas 1

Upaya pemanfaatan campuran


bunga rosela dan Jahe merah
menjadi minuman kesehatan
guna meningkatkan kesehatan
dan usaha keluarga masyarakat
desa Desa ganjaresik dan
sukajadi Kecamatan Wado
Kabupaten Sumedang
Pembuatan "Toga" Tanaman
Obat Keluarga dalam Upaya
Peningkatan Indeks Kesehatan
Masyarakat Desa Jatimukti
Kecamatan Jatinangor

Kerjasama

Kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan non pemerintah


dilakukan untuk memfasilitasi berbagai kegiatan pendidikan, penelitian dan
pengabdian masyarakat di Fakultas Farmasi Unpad.Pada tahun 2011, fakultas
Farmasi telah melakukan kerjasama dengan :
1. Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka BATAN.
2. PD ISFI Lampung.
3. RumahSakitHasanSadikin Bandung.
4. PT. Dexa Medica.
5. PT. Kimia Farma Apotek.
6. P2B2 Kabupaten Ciamis.
7. RSUP Fatmawati Jakarta.
8. RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta.
9. Loka Litbang P2B2 Ciamis.

94

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


BAB V
PRESTASI FAKULTAS
Prestasi faakultas farmasi sangt tegantung dari sistm pendidikan dan
sumber daya manusia seperti dosen dan mahaiswa yang berprestasi ini. Prestai
fakultas dalam hal ini program studi telah berhasil memeroleh akreditasi A
(program studi S1 dan profesi apoteker ).
Secara`tidak langung prestasi fakultas akan menunjang prestai
Universitas Padjadjaran yang menuju ke arah world university.
Beberapa prestasi yang ditunjukkan oleh kegiatan mahasiswa antara
lain:

Gambar 5.1. Juara pertama Duta Bahasa Jawa Barat 2009

94

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Gambar 5.2 The second winner of Duta Bahasa Faculty 2009

Gambar 5.3 Juara kedua Debat Farmasi Nasional Universitas


Gadjah Mada, Yogyakarta
95

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Gambar 5.4 Juara Book Cover Design Competition

Gamabar 5.5 Finalis PIMNAS XXII 2009


96

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Gambar 5.6 Partisipasi dalam Student Exchange Program

Gamabr 5.7 Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah

97

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Gambar 5.8 Juara Mahasiswa Berprestasi Universitas Padjadjaran


2010

Gambar 5.9 Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional


98

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Gambar 5.10 Juara National Speech Competition

Gambar 5.11 Juara Pharmaceutical Product Competition for Student

99

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


CHAPTER I
INTRODUCTION

1.1 HISTORY
Department of Pharmacy was established in February 19th 1959, as the
fifth of seven departments of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences
Universitas Padjadjaran (FMIPA UNPAD). At that time, all academic activities
were held at Jl. Ir.H. Juanda No. 4 Bandung and Jl. Singaperbangsa No.1
Bandung.
In 1978, the campus was moved to Jl. Maulana Yusuf No. 12 Bandung,
which previously belonged to the Faculty of Dentistry. Soon after Jatinangor
Campus had been built, the Department of Pharmacy moved to Jatinangor in
1986.
In October 17th 2006, the Department of Pharmacyhad been accredited
A by the Ministry of National Education of Indonesiaand became the Faculty
of Pharmacy. Furthermore, in the same year the Faculty had been recognized
and approved by Jawatan Pengkhidmatan Awam of Malaysia to accept students
from Malaysia.
In 2011,the Faculty of Pharmacy hadestablished Master Program in
Pharmacy and started accepting students. The Pharmacist Program has been
accredited A by BAN PT in 2012.
1.2 VISION, MISSION AND OBJECTIVES
VISION
The vision of the Faculty is to be the leader and be internationally
recognized in pharmacy education.
MISSION
The mission of the Faculty are:
1. To organize pharmacy education that is equally and broadly accessed by
the community.
2. To organize internationally recognized pharmacy education that fulfills
the community needs.
3. To organize a professional and accountable pharmacy education.
4. To organize researches that areproduct-and patent-oriented
5. To organize pharmaceutical science and technology-based community
services.
OBJECTIVES
The objectives of the Faculty are:
1. To increase peoples opportunity to get higher education in pharmacy
100

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


2.
3.
4.
5.
6.

To increase the excellence of institution in performing pharmacy


education
To produce qualified graduates in pharmacy who have the capability of
national competitiveness
To create an education management system that are effective,
efficient and accountable
To produce qualified researches that are publishable and marketable
To implement the utility of science, health and technology to the
community

1.3 STUDY PROGRAMS


The Faculty of Pharmacy organizes three study programs that are:
A.
B.
C.

Undergraduate Program
Pharmacist Program
Master Program in Pharmacy

1.4 COMPETENCY
A. Undergraduate Program
1. Capable to perform pharmacy work in supplying pharmaceutical
preparations, which includes:
a) An ability to identify, analyze, and solve problems in related field
based on his pharmacy-knowledge
b) An ability to ensure the safety, quality and efficacy of pharmaceutical
preparations
2.
a)
b)
c)
d)
3.

a)
b)

Capable to perform pharmacy work in the manufacturing of


pharmaceuticalproducts based on Good Manufacturing Practice, which
includes:
An ability to identify, analyze, and solve problems in related field
based on his pharmacy-knowledge
An ability to design, control, and develop pharmaceutical preparations
An ability to analyze pharmaceutical product and food
An ability to design novel active compounds
Capable to perform pharmacy work in distribution and storage of
pharmaceutical products based on Good Distribution Practice, which
includes:
An ability to identify, analyze, and solve problems in related field
based on his pharmacy-knowledge
An ability to ensure the quality of pharmaceutical products, food, and
non-electromedical equipments, during distribution and storage
101

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


4.
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)

Capable to perform pharmacy work in the pharmaceutical services


facility based on Good Pharmacy Practice, which includes:
An ability to identify, analyze, and solve problems in related field
based on his pharmacy-knowledge
An ability to analyze biological matrix and toxic substances
An ability to provide information on pharmaceutical products, food,
and non-electromedical equipments
An ability to ensure the quality of pharmaceutical products, herbal
medicines, and non-electromedical equipments in pharmaceutical
service
An ability to differentiate drugs based on their pharmacological
activities and chemical structures
An ability to calculate the dosage of drugs
An ability to analyze rational drug use

5. Capable to utilize computer-based technology and communication to


support pharmacy work
B.

Pharmacist Program
1. Capable to perform pharmacy practice professionally
2. Capable to solve problems related to pharmaceutical drug use
3. Capable to perform drug and medical equipment dispensing
4. Capable to formulate and manufacture pharmaceutical products and
medical equipments
5. Capable to provide information on pharmaceutical products, food, and
medical equipments
6. Capable to contribute in community health prevention and promotion
7. Capable to manage pharmaceutical productsand medical equipments
8. Capable to organize and build interpersonal relationship in pharmacy
practice
9. Capable to follow science and technology development in pharmacy

C.

Master Program in Pharmacy


Pharmacology and Toxicology
1. Capable to asses and evaluate of activity, teraphy, sideeffect, toxicity
and drug interactionn with other drg and enviroment.
2. Capable to developt new method in Pharmacology/Toxicology Test.
3. Capable to applicate experimental data of pharmacilogy/Toxicology to
clinical practices.
4. Capable to participate active in Standarization and Policy in drug/health
section
102

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


5. Capable to choose and to give
product.

information of drug and other health

Herbal Medicine
1. Motivation : having strong motivation for pharmacy sciences
development and high motivation to enhance self ability.
2. Attitude : having proactive attitude and adapttative for science and
technology developmentin Pharmacy, sensitive in advantage of natural
source for society welfare, honest, dicipline and cooperative.
3. Skill :in application of herbal medicine concep for health problem
solving, have skill to design and to perform research and publication.
4. Ability: able to identifie, to conclud, to problem solve, active in group
in different kind of dicipline in condusive enviroment.
5. Knowledge :capable to well understand of Herbal Medicine and having
sharp analytical thinking for any health problem
Technology Pharmacy and Cosmetics
1.Capable to design Drug Dosages Form through praformulation,
Formulation and Evaluation of drug, exicipient, dosage forms and
Cosmetics properties.
2.Capable to understand of Proces Technology of Drug Dosages Forms and
to analyze any problem .
3. Capable to developt Research in Pharmaceutical Technology
4. Capable to understand New Drug Delivery System
Quality Control
1. Capable to manage Quality Control, Quality Assurance of drug, drug
dosage form, natural product, cosmetics and food.
2. Having sharp analytic thinking or every problem.
3. Capable to support quality management system in drug, natural product,
Natural product, cosmetics, and food industry.
4. Capable to motivate research development in quality Control.
Radiopharmacy
1. Capable to do research and to developt
Radipharmacy in broad
spectrum.
2. Capable to summirise conceptual approach to solve any problem in
society, especially related to Pharmacy sciences with scientical thinking.
3. Capable to enhance ability in radiopharmacy with any progres
development in radiopharmacy and also society need in Pharmacy
Sciencei.
103

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Clinical Pharmacy
1.Have motivation to do and to enhance ability as Pharmacist in clinical
experties
2.Have skill in clinical services is included : drug informan, able to identify,
Capable in problem solving related to patient care, have skill io do aseptic
Teraphy, cytotoxic handling and have skill to do research. All it for enhance
Quality service in clinical Pharmacy
3Capable to think critically, analytically and conceptually which is oriented for
any problem solving in implementation and enhancjng of clinnical pharmacy
Quality services.
4..As Health Team, have understanding and broad knowledge for enhancing the
Quality life of patient
Hospital Pharmacy
1.Capable to understand about objective of teraphy and capable to choose
rational teraphy base on biopharmaceutics, pharmacokinetics of drug product
base on patient needed
2. Capable to understand about etiology and principle of deseases
Phatophysiology for basic in drug choosing.
3.Capable to know about drug base on teraphy class ( ADR, Drug Interaction)
4.Capable to choose right drug product
5.capable to developt pharmaceutical Care base on patient oriented
6.capable ti plan, manage, control and give drug information objectivelly and
scientifically
7.Capable to cooperateand to communicate wuth other Health Team
Professionally
8.Capable toa applicate good etgic and moral and responsible person as
decition maker
9.Capable to think and to understand scientifically for solving drug problem.
10.Have active initiative and innocative for enhance self education
1.5 ORGANIZATION
The structural organization of the Faculty (period 2011-2014) is described
below:
DEANSHIP
Dean : Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.
Vice Dean for Academic and Student Affairs :
Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt.
Vice Dean for General Administration and Finance :
Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.
104

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


SENATE OF FACULTY
Head
Secretary
Members

: Dr. Ahmad Muhtadi, M.S., Apt.


: Dr. Marline Abdassah, M.S., Apt.
: Prof. Dr. R. Hadiman, Apt.
Prof. Dr. H.R. Sidik, Apt.
Prof. Dr. Supriyatna, Apt.
Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt.
Dr. Moelyono M.W., MS., Apt.
Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt.
Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.
Dr. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.
Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.
Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.
Drs. Sohadi Warya, M.Si., Apt.
Drs. Dolih Gozali, MS., Apt.
Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.
Sriwidodo, M.Si., Apt.
Driyanti Rahayu, S.Si., MT

ADMINISTRATION STAFFS
Head
: Drs. Mintapraga, MM
Division of Human Resources and Facilities
: Dudi Gunadi, SP.
Division of Academic, Student Affairs and Date : Dayat Hermato, S.IP.
QUALITY ASSURANCE UNIT
Head of Quality Assurance
Secretary of Quality Assurance

: Dr. Sri Adi Sumiwi, M.S., Apt.


: Dr. Jutti Levita, M.Si, Apt

TECHNICAL SERVICES UNIT


Head of Research and Community Service
Head of Library

: Mutakin, Ph.D., Apt.


:Ellin Febrina, M.Si., Apt.

GUIDANCE AND COUNSELLING


Head

: Dra. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt.

UNDERGRADUATE PROGRAM
Head
Staff

: Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.


: Driyanti Rahayu, M.T.
105

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

PHARMACIST PROGRAM
Head
Staff

: Drs. Sohadi Warya, M.Si., Apt.


: Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.
Drs. Dradjad Priambodo, Apt.

MASTER PROGRAM IN PHARMACY


Head
Staff

: Dr. Moelyono M.W., M.S., Apt.


: Dr. Marline Abdassah, M.S., Apt.

Coordinators of concentrations:
1. Pharmacology-Toxicology:
Dr. Sri Adi Sumiwi, M.S., Apt
2. Herbal Medicine:
Prof. Dr. Supriyatna, Apt
3. Pharmaceutical Technology and Cosmetics:
Dr. Marline Abdassah, M.S., Apt
4. Quality Control:
Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt
5. Radiopharmacy:
Resmi Mustarichie, Ph.D., Apt
6. Clinical Pharmacy:
Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt
7. Hospital Pharmacy:
Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt
LABORATORIES
Experties Group :
Pharmacochemistry
1. Laboratory of Analytical Chemistry
2. Laboratory of Physicochemical Analysis
3. Laboratory of Pharmaceutical Analysis
4. Laboratory of Chemical Synthetics
5. Laboratory of Biochemistry
Pharmaceutics and Technology of Pharmacy
1. Laboratory of Physical Pharmacy
2. Laboratory of Pharmaceutical
3. Laboratory of Technology and Formulation of Solid Dosage Forms
4. Laboratory of Technology and Formulation of Liquid and Semi Solid Dosages
Forms
106

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


5. Laboratory of Technology and Formulation of Sterile Dosages Forms
6. Laboratory of Biopharmacy and Pharmacokinetics
Biology Pharmacy
1. Laboratory of Botanical Pharmacy
2. Laboratory of Pharmacognosyand Phytochemistry
3. Laboratory of Natural Pharmacy Source
4. Laboratory of Pharmacy Microbiology
Pharmacology and Clinical Pharmacy
1. Laboratory of Human Anatomy and Physiology
2. Laboratory of Pharmacology and Toxicology
3. Laboratory of Clinical Biochemistry
.

107

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

CHAPTER II
ACADEMIC PROGRAM
2.1 CURRICULUM
A. UNDERGRADUATE PROGRAM
Curricullum
Curricullum applied in the Undergraduate Program fulfills those that
are required by Indonesian Pharmacy Higher Education Associationand local
content. These curricullum are periodically evaluated and developed every five
years. The time of study is eight semesters with a total of 144 SCUs.
Table 2.1 Curriculum of Undergraduate Program
Subjects
Subjects
Credit Prerequisite
Code
Units
Subjects
SEMESTER 1 (19 SCU)
1.
UNO10.101 Bahasa Indonesia
2(2-0)
2.
D10A.0101 Mathematics
2(2-0)
3.
D10B.0101 Chemistry
3(2-1)
4.
D10C.0101 Physics
2(2-0)
5.
D10C.0102 Physics Practices
1(0-1)
6.
P10A.0101 Human Anatomy and Physiology
4(3-1)
7.
P10A.0102 Introduction to Pharmaceutical
2(2-0)
Science dan Ethics
8.
P10A.0103 Physical Pharmacy I
3(2-1)
SEMESTER 2 (19 SCU)
9.
UNO10.201 Religion
2(2-0)
10. UNO10.202 Civil Education
2(2-0)
11. UNO10.203 English
2(2-0)
12. D10B.0201 Organic Chemistry
2(2-0)
D10B.0101
13. D10D.0201 Botanical Pharmacy
3(2-1)
14. D10F.0201 Statistics and Experiment Design
2(2-0)
D10A.0101
15. P10A.0201 Pharmaceutics
3(2-1)
P10A.0103
16. P10A.0202 Physical Pharmacy II
3(2-1)
P10A.0103
SEMESTER 3 (20 SCU)
17. D10B.0301 Biochemistry I
2(2-0)
D10B.0101
18. D10B.0302 Synthetis of Drug Compounds
3(2-1)
D10B.0201
19. P10A.0301 Analytical Chemistry
3(2-1)
D10B.0101
20. P10A.0302 Formulation and Technology for
3(2-1)
P10A.0201
Semisolid and Liquid Preparations
P10A.0202
21. P10A.0303 Molecular and Cell Biology
2(2-0)
22. P10A.0304 Microbiology
2(2-0)
23. P10A.0305 Pharmacology and Toxicology
2(2-0)
P10A.0101
24. P10A.0306 Pharmacognosy
3(2-1)
D10D.0201
No

108

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

No

Subjects
Subjects
Code
SEMESTER 4 (19 SCU)
25.
D10B.0401
Biochemistry II
26.
P10A.0401
Physicochemical AnalysisI
27.
P10A.0402
Phytohemistry
28.
P10A.0403
Immunology
29.
P10A.0404
Pathophysiology
30.
P10A.0405
Pharmacology of Organ Systems
31.
P10A.0406
PharmacyMicrobiology
32.
P10A.0407
Cosmetics
SEMESTER 5 (20 SCU)
33.
P10A.0501
Pharmacy Natural Products
34.
P10A.0502
Chemoterapeutics

Credit
Units

Prerequisite
Subjects

2(1-1)
2(2-0)
3(2-1)
2(2-0)
2(2-0)
3(2-1)
3(2-1)
2(2-0)

D10B.0301
P10A.0301
P10A.0306
P10A.0303
P10A.0305
P10A.0305
P10A.0304
P10A.0201

3(2-1)
2(2-0)

35.
36.

3(2-1)
3(2-1)

P10A.0402
P10A.0404
P10A.0405
P10A.0303
P10A.0201
P10A.0202
P10A.0401
P10A.0401
P10A.0401

P10A.0503
P10A.0504

37.
38.
39.
40.

PharmacyBiotechnology
Formulation and Technology for
Sterile Preparations
Physicochemical Analysis II
Biomedical Analysis
Radiopharmacy

P10A.0505
P10A.0506
P10A.0507
Optional I
P10A.0508
Forensic Pharmacy
P10A.0509
Ethnopharmacy
P10A.0510
Parasitology
P10A.0511
Drugs Interaction
SEMESTER 6 (18 SCU)
41.
P10A.0601
Pharmaceutical Analysis
42.
P10A.0602
Clinical Biochemistry

3(2-1)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

43.

P10A.0603

Pharmacotherapy

2(2-0)

44.

P10A.0604

3(2-1)

45.
46.
47.

P10A.0605
P10A.204
Optional II
P10A.0606
P10A.0607
P10A.0608
P10A.0609

Formulation and Technology of


Solid Prepations
Research Design and Methodology
Social Community Services
Enviromental Pharmacy
Marine Natural Products
Pharmacoepidemology
Nutraceutical and Nutritional
Therapy

3(2-1)
3(2-1)

2(2-0)
3(1-2)
2(2-0)

P10A.0401
P10A.0306
P10A.0201
P10A.0505
P10A.0401
P10A.0403
P10A.0404
P10A.0502
P10A.0201
P10A.0202
D10F.0201
P10A.0505
P10A.0501
P10A.0425
P10A.0305

109

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

No.

Subjects
Subjects
Code
SEMESTER 7 (19 SCU)
48.
10A.0701
Drugs Stability
49.
10A.0702
Biopharmacy
50.
10A.0703
Pharmacokinetics
51.
10A.0704
Clinical Pharmacy
52.
53.

P10A.0705
P10A.0706

54.

P10A.0707

55.

P10A.0708

56.

Optional III
P10A.0709
P10A.0711
P10A.0712

Medicinal Chemistry
Structure Elucidationof Organic
Compounds
Management and
Entrepreuneurship
Research Proposal and Seminar
Molecular Modeling
Cell and Tissue Culture
TechnologyNew Drug Delivery
Systems

SEMESTER 8 (10SCU)
57.
P10A.0801
Capita Selecta of Pharmacy
58.
P10A.0802
Pharmaceutical Regulation
59.
P10A.0803
Research andFinal Research
Seminar
60.
P10A.0804
Undergraduate Defense
61
Optional IV
P10A.0805
Chemical Analysis&Safety of Food
P10A.0806
Medicinal Herb
P10A.0807
Pharmacogenetics and
Pharmacogenomics
P10A.0808
Hospital Pharmacy

Credit
Units
2(2-0)
3(2-1)
2(2-0)
2(2-0)

Prerequisite
Subjects

2(2-0)
2(2-0)

P10A.0201
P10A.0201
P10A.0305
P10A.0602
P10A.0603
P10A.0302
P10A.0302

2(2-0)

2(0-2)

P10A.0605
Min 110 SKS

2(2-0)

P10A.0302
P10A.0503
P10A.0201

2(2-0)
2(2-0)
2(0-2)

P10A.0708

2(0-2)
2(2-0)

P10A.0708
P10A.0601
P10A.0501
P10A.0503
P10A.0603

Syllabi
Syllabi of Undergraduate Program in Table 2.2.
Tabel 2.2 Syllabi of Undergraduate Program
SUBJECTS
CODE
UNO10.101

SUBJECTS
BAHASA INDONESIA
Studying how to use Indonesian language properly
and correctly,
both oral and written,including grammars and

CREDIT
UNITS
2(2-0)

110

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

techniques to write scientific papers


[Bahasa Indonesia Lecturers]

111

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
D10A.0101

D10B.0101

D10C.0101

D10C.0102

P10A.0101

SUBJECTS
MATHEMATICS
Number systems, graphs function,limits,
continuition, differentiation,derivatives, extreme val
ues, approximationvalue,integral, function of
integral, area, matrix,assorted curveequation and its
application.
[Mathematics Lecturers]
CHEMISTRY
Theelements in the periodic system, nomenclature
ofchemicalcompounds, the introduction of inorganic
and organic compounds, chemical
equilibrium,stoichiometry, acidbase reactions,complex formation, formation
reactions, oxidation-reduction reactions, Good
Laboratory Practice.
[Chemistry Lecturers]
Practices : introduction, equipment cleaning and
drying, how to weigh, how to use instruments, how to
make reagents, chemical reactions, ionic and
molecular compounds,distillation.
[Chemistry Lecturers]
PHYSICS
Kinetics,dynamics,effort and energy,ideal gas fluidth
e laws of thermodynamics,calor transfer,fieldand
electric potential,current,resistance and Ohm's
law, a series of direct current,alternating current,
harmonic vibration, wave phenomena, electromagneticwaves, wave properties, optical instruments,
materials wave, Bohratom model, radioactivity, Xrays[Physics Lecturers]
PHYSICS PRACTICES
Practices : measurement technique with measuring
devices such as such as shove micrometers,
thermometers, viscometer, frictional force, data
analysis with graphical methods the minimum
deviation methods and error assessment.
[Physics Lecturers]
HUMAN ANATOMY AND PHYSIOLOGY
General medical terminology, positions and human
body parts, the concept of the body as a unity, basic
embryology and tissue cells, transport mechanisms
in the body, muscles, nerves, sensory and endocrine

CREDIT
UNITS
2(2-0)

3(2-1)

2(2-0)

1(0-1)

4(3-1)

112

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

[Human Anatomy and Physiology Lecturers]

113

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0102

SUBJECTS
GUIDANCE IN PHARMACY AND ETHIC

CREDIT
UNITS
2(2-0)

History Pharmacy education in Indonesia, Pharmacy


education and Profession, job field, advantage of
Pharmacy courses. Experties in Pharmacy :
Pharmaceutic, pharmacochemistry, biology pharmacy
and Pharmacology
Prof Dr Hadiman Apt
P0103

PHYSICAL PHARMACY I

3(2-1)

Thermodinamic, Kinetics, Isoterm adsorption, surface


active agent, viscosity,nonelectronic solution, phase
equilibrium,Two phase solubilisation,optic rotation,
index bias
Drs dolih Gozali,MS Apt, Iyan Sopyan MS Apt, Yoga
Windu W,MSi,Apt
Practice : Phase Equilibrium,Kinetics Reaction,
Distribution Coefficient, Electrochemistry,Colloid
System,
Team of Pharmacy Physic Lecture
UNO10.201

RELIGION

2(2-0)

Introduction, iman, Taqwa, Physical Relation


between human and enviorement,human and Allah
Religion Lecture Team
UNO10.202

UNP10.203

D10B.0201

CIVIC EDUCATION
Deliver and develop the personality of students as
citizens who in the future will take active roles inthe
society, and tomotivate the students basic values
of self awareness of nationality inapplying their
knowledge for the sake of humanity
[Civic Education Lecturers]
ENGLISH
Grammar, adjective,adverb,tenses,active and pssive
form, direct and indirect sentences, adjective
clauses. Translation : English Indonesian, Indonesian
into English
Prof Dr. Anas Subarnas, MSc, Dr Jutty Levita MSi, Apt
ORGANIC CHEMISTRY
Introduction to carbon compounds and chemical
bonds: structural theory of organic chemistry,
isomerism, chemical bonds, resonance, polar and
nonpolar molecules, carbon-carbon covalent bond,

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

114

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

sigma bonds and bond rotation, alkenes, alkynes,


aromatic hydrocarbons, functional groups, physical
properties and molecular structures. Alkanes and
cycloalkanes:shapes of alkanes, nomenclature of
alkanes and cycloalkanes, physical properties of
alkanes and cycloalkanes, reactions of alkanes and
cycloalkanes, homolysis and heterolysis of covalent
bonds, the reactions with halogens, the structure of
carbocations and free radicals, electrophilic and
nucleophilic
substitution
reactions.Alkenes:
nomenclature of alkenes and cycloalkenes, orbital
hybridization and the structure of alkenes and
cycloalkenes, hydrogenation of alkenes, addition
reactions of the carbon-carbon double bond,
Markovnikov s rule, addition of halogens to alkenes.
Alkynes:nomenclature of alkynes, sp-hybridized
carbon, reactions of alkynes, physical properties of
alkynes. Aromatic Compounds:reactions of benzene,
the Kekule structure, stability of benzene, Huckels
rule, other aromatic compounds, nomenclature of
benzene derivatives, halogenations of benzene,
electrophilic substitution reactions of benzene,
effects of substituents: reactivity and orientation
[Holis Abdul Holik, M.Si., Apt.; Mutakin, Ph.D, Apt]

115

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
D10D.0201

D10F.0201

SUBJECTS
BOTANICAL PHARMACY
Plant morphology, anatomical structures and
physiological processes that occur in plant cells, the
classification
of
higher
plants,
characters,characteristics of plants, the morphology
of vegetative and generative organs of plants, plant
development from embryo to adult, the structure of
plant cell, tissue classification of plants, plant
metabolism and the role of enzymes, photosynthesis,
photolysis reaction, CO2 fixation, respiration, glycolysis, Krebs cycle, chemical compounds produced by
plants.
[Ade Zuhrotun, M.Si., Apt; Ami Tjitraresmi, M.Si.,
Apt, Budi Irawan Msi, Ferry Ferdansyah Msi Apt]
Practices: introduction and use of plant based
onhabitat, make descriptions of plants based on the
characters, making the herbarium, the introduction
of chloroplasts, leucoplast, chromoplastand ergastic
substances, starch and crystalline of the epidermis,
stomata, trichome, parenchymal tissue, tissue
colenchym, schlerencym tissue, schlereid,monocotyle
and dicotyleplants fiber organ.
[Botanical Pharmacy Lecturers]
STATISTICS AND EXPERIMENT DESIGN
The collection and presentation of data, sampling,
sampling
methods,sampling
error, sampling
distribution. Parameterestimation,
testing hypothesis, thepower curve, Barlet test, chisquaretest
and compatibilitytest,linear
regression,correlation.Definition
of
experiments,designand analysis, experiment single
factor,
randomized
complete
block
design,
incomplete block,latin squares, longitude Graeco
Latin square, Youden squares, experiment 2n
factorial,
quantitative
and
qualitative
factors, orthogonal polynomials, experiment and
experimentnested factorial experiments with two or
more factors, mixed system, mixed with blocks or
without
replication,
fractional
replication,
design balanced,
analysis
of
covariance,
experimental
surfaceresponse,
evolutionary
operation.

CREDIT
UNITS
3(2-1)

2(2-0)

116

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

[Statistics and Experiment Design Lecturers]


SUBJECTS
CODE
P10A.0201

P10A.0202

SUBJECTS
BASIC PHARMACEUTICS
Introduction,
historyanddevelopment,
latinabbreviations,definitionsandunderstandingofdrug
s(classification,mechanismofaction,excretion,doses
calculation,
regiments,
rulesofapplication
/administration,etc).
Thedefinitionandformulationofpowders,capsules,pills,
trochisci, syrup, suspension, emulsion, cream,
ointment, gel, suppositoria etc.
[Soraya Ratnawulan M., M.Si., Apt.; Dra. Emma
Surachman, M.Si., Apt.; Angga Prawira K., MARS.,
Apt]
Practices:
manufactureof soliddosage(powder,powderblushes,ef
fervescentpowders,
pulvis
adspersorius),guttae,capsules,pills, trochisci, syrup,
suspension,emulsion,
cream,
ointment,
gel,
suppositoria etc.
[Pharmaceutics Lecturers]
PHYSICAL PHARMACY II
Physicochemicalpropertiesofdrugmoleculesandthefirst
orderreactionkinetics,andfactorsaffectingsolubility,di
ffusionanddissolution,stability(afunctionanditsdeterm
ination),definitionofintersurfacephenomenaandthede
terminationofsurfacetension,dispersionsystems(colloi
ds,emulsions,suspensions,dispersionsofsolid)
understandingofrheologicalandviscosityanditsrelations
hipinthepharmaceutical,micromeritic,physicalpropert
iesofdrugcompoundsin the form of powder.
[Nasrul Wathoni, M.Si., Apt.; Iyan Sopyan, M.Si.,
Apt, Drs Dolih Gozali MS, Apt, Arif Budiman MSi,
Apt, Yoga Windu W., MSi, Apt]

CREDIT
UNITS
3(2-1)

3(2-1)

Practices:
solubility,drugstability,diffusionanddissolution,surfac
ephenomena,rheological,dispersionsystem, micromeri
tic.
[Physical Pharmacy II Lecturers]

117

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

D10B.0301

D10B.0302

P10A.0301

BIOCHEMISTRY I
Cells and their biomolecule structures, principles of
biochemistry, the structure and function of
carbohydrates, lipids, proteins and nucleic acids,
kinetics and mechanism of enzymes, molecular
bioenergetics
[Nyi Mekar Saptarini, M.Si., Apt.; Melisa Intan B.,
Dr. Med. Sc.,Apt]
SYNTHESIS OF DRUG COMPOUNDS
Basic reactions: alkylation of enolates and other
carbon nucleophiles, reactions of carbon nucleophiles
with carbonyl compounds, electrophilic additions to
carbon-carbon
multiple
bonds,
acetylations,
esterification
reactions,
aromatic
substitution
reactions. Stereochemistry: isomerism, enantiomers
and chiral molecules, nomenclature of enantiomers:
the R-S system, properties of enantiomers, synthesis
of enantiomers
[Dr. Resmi Mustarichie, Apt.; Muchtaridi, M.Si.,
Apt.; Holis Abdul Holik, M.Si., Apt]
Practices: Identification of functional groups,
synthesis of simple drug compounds
[Synthesis of Drug Compounds Lecturers]
ANALYTICAL CHEMISTRY
reactions with silver nitrate, complex formation
titrations,
oxidation-reduction
titrations)
and
potentiometric methods.
[Ida Musfiroh, M.Si., Apt.; Dr. Med. Mutakin, M.Si.,
Apt.; Aliya Nurhasanah, M.Si., Apt]

2(2-0)

3(2-1)

3(2-1)

Practice:Rules and safety in the analytical


laboratory, Introduction to analytical glasswares,
identification reactions of cations and anions,
volumetric methods of analysis (neutralization
titrations, precipitation reactions with silver nitrate,
complex formation titrations, oxidation-reduction
titrations)
[Analytical Chemistry Lecturers]

118

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
O10A.0302

P10A.0303

SUBJECTS
FORMULATION AND TECHNOLOGY FOR SEMISOLID
AND LIQUID PREPARATIONS
Introduction,designofpharmaceuticaldosageformsareli
quidandsemisolid, relationship between route of
administration with the dosage forms and
preparationstagesofdevelopment,preformulation,exci
pient,systemequipmentinthemanufactureofdosage,for
mulation,manufactureandevaluationofmedicinesandc
osmetics.
[Sriwidodo, M.Si., Apt.; Drs. DradjadPriambodo,
Apt.; YediHerdiana, M.Si., Apt]
Practices:manufactureandevaluationof
semisoliddosageform(ointments,creams,pastes,
gells),liquidpreparations(solutions,suspensions,emulsi
ons,pastes, gells,liniment),suppositoriesand ovules.
[Formulation and Technology for Semisolid and
Liquid Lecturers]
MOLECULAR AND CELL BIOLOGY
Introduction, composition and
organization
of prokaryotic andeukaryotic
cells,
metabolism and transport system, growth and cell
division, cell
signaling, nucleic acids,
genetic variation, gene
expression, proteins,
enzymes,
control
ofgene
expression, mutationand mutagenesis and the
transfer of genetic material
[Sri Agung Fitri K., M.Si., Apt.; Tina Rostinawati,
M.Si., Apt.; Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt]

CREDIT
UNITS
3(2-1)

2(2-0)

119

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0304

P10A.0305

P10A.0306

D01B.0401

SUBJECTS
BASIC MICROBIOLOGY
Historyof microbiology,classification,prokaryotic and
eukaryoticcells, methods
of classificationandidentification,metabolism,nutritio
nalrequirements, growth, growth control,bacteriology,virology
mycology, water and environmental microbiology,
foodmicrobiology and infectiousdisease.
[Dra. Dewi Rusmiati, Apt.; Dra. Rr. Sulistiyaningsih,
M.Kes., Apt]
PHARMACOLOGY AND TOXICOLOGY
Learn
the basics
of molecularpharmacology, pharmacokinetics andpha
rmacodynamic, pharmacological autonomic
nervous system,endocrine, toxicology of exposure tox
icant, toxico-kinetics,toxicodynamicsand toxicity
test.
[Dr. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.; Prof. Dr. Anas
Subarnas, M.Sc., Apt.; Ellin Febrina, M.Si., Apt]
PHARMACOGNOSY
Definition, functions and benefits of Pharmacognosy
in the development of natural medicine, the crude
drug, primary and secondary metabolites in the
medicinal plants including classification,biosynthesis,
distributions and systematics, terms of pharmacology
and the uses of plants in treatment diseases
[Yasmiwar Susilawati, M.Si., Apt; Prof. Dr.
Supriyatna, Apt.; Ami Tjitraresmi, M.Si., Apt, Dr
Yoppi Iskandar MS, Apt]
Practice: analysis of macroscopic and microscopic of
crude drugs, standardization of medicinal plant
material in a form that has been dried (crude drug).
Materials identified include starch, folium, flos,
cortex,radix, fructus, semen, rhizome, lignum, herbs
and traditional medicine.
[Pharmacognocy Lecturers]
BIOCHEMISTRY II
Metabolism of carbohydrates, lipids, amino acids,
proteins, and nucleic acids; photosynthesis and
nitrogen fixations; metabolism integration and
control; genetic informations and its metabolisms.
[Dra Wiwiek Indriyati, Apt.; Melisa Intan Barliana,

CREDIT
UNITS
2(2-0)

2(2-0)

3(2-1)

2(1-1)

120

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Dr. Med. Sc., Apt.; Nyi Mekar Saptarini, M.Si., Apt]

121

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE

P10A.0401

P10A.0402

P10A.0403

SUBJECTS
Practices : carbohydrate, protein and lipid assays;
protein and amino acids analysis, chromatographic
methods, electrophoresis, biuret and Lowry method,
isolation and enzyme activity determination,
fermentation and pigmen separation
[Biochemistry II Lecturers]
PHYSICOCHEMICAL ANALYSIS I
Physicochemical properties of drugs, sampel
preparation techniques, basics of electrochemistry,
polarography,
voltammetry,coulometry,atomic
spectroscopy (atomic absorption spectroscopy,flame
emission spectroscopy, emission spectroscopy with
plasma source, emission spectroscopy with arc and
spark sources), molecule absorption spectroscopy
(ultraviolet-visible
spectroscopy
flouresence
spectroscopy)
[Ida Musfiroh, M.Si, Apt.; Aliya Nurhasanah, M.Si.,
Apt.;Dr. Med. Mutakin, M.Si., Apt]
PHYTOCHEMISTRY
The definition of phytochemical analysis, scope,
chemical structure,chemical properties, physical
properties,detection methode, and biosynthesis of
natural product, separation method i.e extraction,
fractionation, thin layer chromatography, colomn
chromatography, isolation methode, andidentificationof primary and secondary metabolites.
[Ami Tjitraresmi, M.Si., Apt.; Yasmiwar Susilawati,
M.Si., Apt; Dr Yoppi Iskandar, M.Si,Apt]
Practices: extraction,separationmethodes, isolati-on,
identification and chromatography.
[Phytochemistry Lecturers]
IMMUNOLOGY
The history of immunology, the body's defense
system, usability immunology, antigen-antibody
interactions, imunopatologi(hypersensitivity, autoimmunity, immunodeficiency, tumor immunology and
transplantation), immunotherapy(Immunostimulants
and immunosuppressants).
[Dr. Ajeng Diantini, MS., Apt.; Dr. Tiana Milanda,
M.Si., Apt.; Melisa Intan Barliana, Dr.Med Sc, Apt,
Dr Eli Halimah MSi, Apt]

CREDIT
UNITS

2(2-0)

3(2-1)

2(2-0)

122

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0404

P10A.0405

P10A.0406

SUBJECTS
PATHOPHYSIOLOGY
The history of immunology, the body'sdefense
system, usabilityimmunology. Introduction, changes
in the
structureand function
ofcells and tissues,
thebody'sdefense mechanisms,hormonalregulation,
hematologic,reproductive
system, renal excretionorgans,musculoskleletal. Path
ophysiology and medi-calterminology for
infectious
disease
gastrointestinaland liverinfections, genitourinary infections,
malaria, fungal infections, parasitic infections,
dengue, HIV, cancer, schizoprenia, insomnia,
depression and anxiety. Cardiovascular disease, respiratorydisorders,kidney disease,endocrine system
disorders (diabetesmellitus and thyroiddisorders),
pepticulcer, diarrhea, constipation,osteoporosis,
and osteoarthritis rhematoid.
[Ivan Surya Pradipta, M.Sc., Apt.; dr. Budhi
Prihartanto, Sp.PD.; ]
PHARMACOLOGY OF ORGAN SYSTEMS
The
basic
concept in
the pharmacology
of thenervous systemdrugs, the
excretion system, cardiovascular system,respiratorysystem,digestive system,
endocrine system, autakoid,vitamins andminerals,
and drugsthat affect blood.
[Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt.; Gofarana
Wilar, M.Si., Apt.; Elin Febrina, M.Si., Apt]
Practices : animal handling and drug administration
in animal studies,doses of thedrug response and
therapeutic index, drugautonomicnervous system,
acute toxicity
test and subchronic.Dose-response
relationship, pharmacologicalactivity screening,
toxicology testing, analgesic-antipyretic,antidiarrheal, antiinflammatory,locomotor, anticonvulsant, antidepressant,antidiabetic,hormones and horm
one replacement therapy.
[Pharmacology of Organ Systems Lecturers]
PHARMACY MICROBIOLOGY
Introduction, antimicrobialterminology, antimicrobialmechanism,antimicrobialresistance
mechanisms,antimicrobial activity test(MIC, MBC and

CREDIT
UNITS
2(2-0)

3(2-1)

3(2-1)

123

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE

SUBJECTS

CREDIT
UNITS

potential), disinfectants and antiseptics, the search


for antimicrobial substances fromnature, microbial
pathogenesis, nosocomialinfection,serological tests
for classification and identification of microbes, nonvaccine recombinant, antiserum, industrial
microbiology.
[Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.; Sri Agung Fitri K.,
M.Si., Apt.; Dra. Rr. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt.

P10A.0407

P10A.0501

Practices: Introductionto microorganisms which


arecommon inlaboratory and human, sterilization
methods, see the forms andtypes of bacteria with a
simple and differential staining, calculationnumber
of
bacteria, isolationandidentification
of
bacteria and fungi, MPN (Most ProbabilityNumber),
liquid and solid MIC determination, resistance tests,2
and 3 doses of potential antibiotics determination,
desinfectants and antiseptics strength determination (phenol coefficient).
[Pharmacy Microbiology Lecturers]
COSMETICS
Introductiontocosmeticpreparations,classification,ma
nufactureandchemicalanalysisofcosmeticpreparations
forthebaby,bath,perfumes,hair(not
tint),hairdye(tint),eyemakeup,nail,bodyhygiene,shaving,skincare,sunscreen,and
traditional cosmetics.
[Dra. Emma Surachman, M.Si., Apt.; Soraya
Ratnawulan M., M.Si., Apt.; Richie
A.I.Chandra,S.Farm., M.Si., Apt]
PHARMACY NATURAL PRODUCTS
Application of pharmacognosyin pharmaceuticals,
herbal drugfor tropical and infectious disease,
formulations of herbal medicines from natural
ingredients (fruit juice, juice, succus, syrup, herbal
drugs contain ethanol, homeopathy, herbal teas,
herbal extracts, tincture, herbal oil, vinegar) and
standardization.
[Yoppi Iskandar M.Si., Apt.; Prof. Dr. Supriyatna,
Apt.; Dr. Moelyono M.W., MS., Apt]

2(2-0)

3(2-1)

124

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

125

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE

P10A.0502

P10A.0503

P10A.0504

SUBJECTS
Practices
:makingextracts,
herbalmedicinefromnaturalingredients(fruit
juice,
juice, succus, syrup, homeopathy, herbal teas, herbal
extracts,
tinctures,
herbaloils,
vinegar)andstandardization.
[Pharmacy Natural Products Lecturers]
CHEMOTERAPEUTICS
Basic
concept of
chemoterapeutics: antibacterials,antibiotics and sulf
onamides,antifungals,antivirals,
antineoplastics,antiparasitics, antiprotozoas,
anthelmintics and antiplasmodials.
[Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt.; Ellin Febrina,
M.Si., Apt.; Rini Hendriani, M.Si., Apt]
PHARMACEUTICAL BIOTECHNOLOGY
Recombinant products in pharmaceuticals,
genetic
engineering,applicationof
DNA clones, PCR, PCR applications,isolation,purificati
on and
characteriza-tionof
proteins,recombinantproteinsfordiagnostics, recombinant proteinsfor therapeutic, recombinantvaccines, gene therapy, regenerative medicine
and transgenicplants and animals.
[Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt.; Sri Agung Fitri K.,
M.Si., Apt.; Tina Rostinawati, M.Si., Apt]
Practices :primer design, DNA isolation, PCR,
DNA restrictionanalysis, proteins characterization.
[Pharmaceutical Biotechnology Lecturers]
FORMULATION AND TECHNOLOGY FOR STERILE
PREPARATIONS
Sterilization for dosage
form
(wet, dry, filtrationwith flow,gasandionizingradiation
),preservativesfor
sterile
preparations,isotonicsolution,isotonicsolutioncalculat
ion
(decreasing
freezingpoint,sodiumchlorideequivalence,graphs),injection
(requirements,manufacture,
additives,inspectionandcontainer),
eye
drops
(requirements,manufacture,form,dosageandcontaine
rs),asepticrooms,laminarairflow,oven, autoclave.
[Insan Sunan K., S.Si., Apt.; Drs. Sohadi Warya,
M.Si., Apt.; Dr. Marline Abdassah, MS., Apt]

CREDIT
UNITS

2(2-0)

3(2-1)

3(2-1)

126

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Practices:Sterilizationofinjections,infusion,eyedrops,
eyewash,eyeointments,sterility test.
[Form and Technology for Sterile Prep Lecturers]
SUBJECTS
CODE
P10A.0505

P10A.0506

P10A.0507

SUBJECTS
PHYSICOCHEMICAL ANALYSIS II
Analysis of functional groups, classification of drugs
based on their chemical structures, infra red spectroscopy (Hookes law, instrumentation of IR spectroscopy), chromatographic separation techniques
(general descriptions, migration rate, band broadening and column efficiency, optimatization of column
performance, application of chromatography techniques), gas chromatography (principles of gas-liquid
chromatography, instrumentation of gas-liquid
chromatography, gas-solid chromatography), HPLC
(introduction to HPLC, column efficiency, instrumentation of HPLC) partition chromatography, ion chromatography, size-exclusion chromatography, thin
layer
chromatographyelectrophoresis
separation
techniques.
[Dr. Med. Mutakin, M.Si., Apt.; Dra. Wiwiek
Indriyati, M.Si., Apt.; Nyi Mekar Saptarini, M.Si.,
Apt]
Practices : classification of drugs based on their
fuctional groups, identification of drug compounds
based on their physicochemical properties by using
chemical reactions, chromatographic methods (PC
and TLC), ultraviolet-visible spectroscopy, infrared
spctroscopy, and HPLC.
[Physicochemical Analysis II Lecturers]
BIOMEDICAL ANALYSIS
Analytical techniques of drugs and their metabolites
in biological matrices, analysis of macromolecules in
biological matrices by using SDS-PAGE, Western blot,
ELISA, RIA as biomedical tools in medicine.
[Aliya Nurhasanah, M.Si., Apt., Ida Muspiroh, M.Si.,
Apt.; Melisa Intan B., Dr., Med. Sc., Apt]
RADIOPHARMACY
Introduction to radiopharmacy, therapeutic radioisotopes, physicochemical properties of radioisotopes, labelling techniques with radioisotopes,
radiopharmaceutical manufacturing, radiation and

CREDIT
UNITS
3(2-1)

2(2-0)

2(2-0)

127

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

protection, biodistribution study, RBA (Radioligand


Binding Assay).
[Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.; Dr. Abdul Mutalib,
M.Sc.; Muchtaridi, M.Si., Apt]

128

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0508

P10A.0509

P10A.0510

SUBJECTS
FORENSIC PHARMACY
Scientific confirmatory methods for justice based on
pharmacy. This subject includes Forensic Chemistry
(introduction, poisons and its regulatory, drug abuse,
forensic toxicology analytical methods for evidence
and biological specimens), DNA Forensic (introduction, general methods and DNA forensic analysis
(RFLP, PCR strips, PCR STRs, mtDNAs and Y chromosomes), Medical Forensic (visum et repertum, identification (dactiloscopy, evidence, witness),death
(algor mortis, rigor mortis, livor mortis, determination of the time of death, confirmation of death, differences of death and apparent death, blood and blood
stain (presumptive test, confirmatory test, precipitin
test, categories of blood stain, direction of escape,
wounds (mechanical wounds, physical wounds,
chemical wounds,seminal fluid and saliva, asphyxia,
hypoxia, drowning.
[Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.; Dr.,Jutti Levita
M.Si, Apt; Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt]
ETHNOPHARMACY (OPTIONAL I)
Introduction, historyanddevelopment, philosophy
ofGreekmedicine, ayurveda, kampo, han, herbal
medicine,
the
concept
ofyin-yang,
pharmaceuticalanthropology,
"behavior
andsocialvalue", healersandtraditional medicine,
traditionalmedicine,
ethnicwisdom,
the
relationshipof
traditionalmedicinewithmodernmedicineandtypicalIndonesian
ethnopharmacy.
[Ade Zuhrotun, M.Si., Apt.; Dudi Runadi, M.Si,
Apt.; Dr. Moelyono M.W., MS., Apt]
PARASITOLOGY (OPTIONAL I)
Scope of parasitology, parasite (Protozoa, Trematoda,Cestoda, Nematoda,Acarina,Insecta, Acanthocephala, Crustacea,Pentasomida), specialparasitology(
malaria,schistomiasis,ascariasis), pathogenesis and e
pidemiology,helminthology, arthropods, insects, ricke
ts and the others.
[Sri Agung Fitri K., M.Si., Apt.; Dra. Rr. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt]

CREDIT
UNITS
2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

129

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0511

P10A.0601

P10A.0602

SUBJECTS
DRUG INTERACTIONS (OPTIONAL I)
Introduction; mechanism of pharmacokinetic interactions,pharmacodynamicand pharmaceutics,fooddrug
interactions,drug-chemical
interactions,drugsinteractions,laboratory
test
results; antibacterialand antiinfection
drugs
interactions; non-steroidal
analgesic andantiinflammatory drugs interactions;
interactionsin the gastrointestinal tract,antihypertension drugs interactions, antidiabetic drugs interactions;antihiperlipidemia drugs interactions;diuretic drugs interactions, antihistamine drugs interaction;antidepressant drugs interaction, oral contraceptives interactions.
[Dra. Emma Surahman, M.Si., Apt.; Ellin Febrina,
M.Si., Apt]
PHARMACEUTICAL ANALYSIS
Introduction to pharmaceutical analysis, the role of
pharmaceutical analysis in quality assurance and
quality control of drugs. Analysis of raw materials
(sampling methods, solubility, pH measurements, loss
on drying, active compound identification, purity
determination). Analysis of active pharmaceutical
ingredients in pharmaceutical preparations and
cosmetics by using Ultraviolet-Visible spectroscopy,
Infrared spectroscopy, HPLC, TLC. Validation of
analytical methods. Development of analytical
methods.
[Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.; Dr. Resmi
Mustarichie, M.Sc., Apt.; Driyanti Rahayu, MT]
Practice: Analysis of raw materials (sampling methods, solubility, pH measurements, loss on drying,
active compound identification, purity determination), analysis of active pharmaceutical ingredients in
pharmaceutical preparations and cosmetics by volumetry, Ultraviolet-Visible spectroscopy, Infrared
spectroscopy,
HPLC,
TLC.Analysis
of dyes in cosmetics. Limit test of heavy metals in
food.
[Pharmaceutical Analysis Lecturers]
CLINICAL BIOCHEMISTRY
The
basicconceptof laboratory
tests (values
inlaboratory tests and diagnosis),diseases of organs

CREDIT
UNITS
2(2-0)

3(2-1)

3(2-1)

130

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

131

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

CODE

P10A.0603

P10A.0604

COURSES
and systems (water balance, electrolytes and hydrogen,respiration,kidney andurinary system,cardiovascular, hepatobiliary,pancreas andGIT, endocrine
(diabetes mellitus and thyroid), rheumatoid arthritis,
dengue feverand typhoid fever).
Dra. Eli Halimah, MS., Apt.; Dr. Ajeng Diantini,
M.Si., Apt.; Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt.
Practices: quality control and statistics, pipetasi acc
uracy test, glucose level test, cholesterol level test,
triglycerides level test, urine analysis, examination
of kidneyfunction (urea test combination), creatin-ne
examination,bilirubin examination, glutamic
pyruvic transaminase(GPT)
examination,glutamic oxaloacetic transaminase (GOT
) examination.
Clinical Biochemistry Lecturers
PHARMACOTHERAPY
Introduction, diagnosis-therapy,drug using concept,
selection andevaluationsystem
of medicine, drugs for treatment: diseases
of
the nervous
system
(pain relievers and schizopreniarhematoid, insomnia, depressionandansieti),cardiovascular disease, respiratory,renal,endocrine, ulcer peptic,diarrhea
, constipation,osteoporosis,and osteoarthritis,hiperurikemia,gastrointestinal and liver infe
ctions, genitourinary infections, malaria, fungalinfect
ions, parasitic infections, dengue, HIV, cancer.
Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.; Prof. Dr. Anas
Subarnas, M.Sc., Apt.; Dr. Sri Adi Sumiwi, MS., Apt.
FORMULATION AND TECHNOLOGY FOR SOLID
PREPARATIONS
GoodManufacturingProcess(GMP),validationprocess,pa
rticlesizereductiontechnology,mixingtechnology,form
ulationandevaluationoftablet,capsule/microencapsulationandpowder,coatingtechnology,tablet/c
aplet,dissolutionand bioavaila-bility, packaging.
Drs. Dradjad Priambodo, Apt.; Dr. Marline
Abdassah, MS., Apt.; Yoga Windu W., M.Si., Apt.;
RichiA.I.Chandra, Sfarm MSc, Apt, Yedi Herdiana
Msi, Apt, Drs Mulyadi GT, Apt

UNITS

2(2-0)

3(2-1)

Practices: single-activesubstance
in
tablet
by
wetgranulationmethods, multiple-activeingredient in
132

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

CODE

P10A.0605

UNP10.204

P10A.0606

P10A.0607

COURSES
tablet
by
wetgranulationmethods,directcompressionmethod for
tabletting,dissolution
test,capsule
formulations,tabletcoatingprocess,packaging
test
andtabletformulation (special task).
Formulation and Technology for Solid Preparations
Lecturers
RESEARCH DESIGN AND METHODOLOGY
The
ways toget information for pharmaceutical research,
how toconduct anexperiment, how to communicate
the experiment results in the papers
and thesis. How do we create the essence of scientific papers written by the others (referat).
Sriwidodo, M.Si., Apt.; Rizky Abdulah,Ph.D., Apt.
SOCIAL COMMUNITY SERVICES
Extense and improve the quality of human life in the
village, explaination about environmental hygiene,
health, nutritious food, generic
drugs,medicinal
plants, herbal
medicine,family
planning andthe
other community activities.
Lecturers from Pharmacy Faculty and from Social
Community Service Divison from Unpad
ENVIRONMENTAL PHARMACY (OPTIONAL II)
Introduction to environmental pharmacy, people and
the environment, environmental regulation, biogeochemistry cycle, global issues on environment,
pharmaceutical industry waste, waste water parameters, waste water treatment and its standard quality,
gas pollutant treatment, hospital waste treatment,
infectious waste treatment, expired drug disposals
and other related topics.
Driyanti Rahayu, MT.; Ida Musfiroh, M.Si., Apt.;
Aliya Nurhasanah, M.Si., Apt.
MARINE NATURAL PRODUCTS (OPTIONAL II)
Introduction, the potential ofmarinenaturalproductsinpharmaceutical,
seaweed,
hydrocolloid,
carrageenan, alginate, omega-3, DHA, chitin, chitosan, isolation, medical andeconomical potential.
Dr. Moelyono M.W., MS., Apt.; Dudi Runadi, M.Si,
Apt.

UNITS

2(2-0)

3(1-2)

2(2-0)

2(2-0)

133

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

134

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0608

P10A.0609

P10A.0701

SUBJECTS
PHARMACOEPIDEMILOGY (OPTIONAL II)
The course will present basics of drug utilizion study
in large population of people that using epidemiologic
principles. The topics of pharmacoepidemiology are
definition and context of pharmacoepidemiology,
design of pharmacoepidemiology study (observational
and experimental study), systematic approach of
pharmacoepidemiology, Good Pharmacoepidemiology
Paractice, molecular pharmacoepidemiology, drug use
evaluation, quality of life study, meta analysis study,
study of drug benefit effect, pharmacoeconomy,
standard of design pharmacoepidemiology, aplication
of pharmacoepidemiology in pharmacy practice
(industrial and clinical setting)
[Ivan Suryapradipta, MSc, Apt, Rizky Abdulah PhD
Apt]
NUTRACEUTICAL AND NUTRITION THERAPY
(OPTIONAL II)
Introduction (relationship
between
diet,
nutrition andhealth;
phytochemi-calsfor
disease prevention),
a
nutrient that
against
cardiovascular
disorder, cancer prevention,post
menstruationdisordersanddiseasespreventation, antiag
ing, immunomodula-tors, the
influence
of dosage
form on
food
absorption, safety and efficacy testing of
food functional
and nutraceutical.
[Drs. Moeljadi G.T., Apt.; Dra. Wiwiek Indriyati,
M.Si., Apt.; Dr Ajeng Diantini MSi., Apt; Dr Keri
Lestari Msi, Apt]
DRUGS STABILITY
Factors of drug degradation, kinetics reaction datas,
oxidase degradation route of drugs, hydrolysis degradation route of drugs, photolysis degradation
route of drugs, solid drugs degradation, kinetics
order reaction, complex reaction of drug degradation, pH and activation energy influence in
dosage stability, stability test procedures for drug
dosage.

CREDI
T
UNITS
2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

[Iyan Sopyan, M.Si., Apt.; Nasrul Wathoni, M.Si.,


Apt.; Yoga Windu W., M.Si., Apt]
135

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

P10A.0702

P10A.0703

P10A.0704

P10A.0705

BIOPHARMACY
Fate
of drugs in
the body, the
theory
of releation, dissolution,diffusion, absorption, biologic
al mem-branes and
mechanism
of
absorption,
factors affecting drug absorption and bioavailability, b
ioavailability parameters,route
of
administration(biopharmaceuticalof
oral, rectal, skin, eyes, lungsand parenteral
dosage) and the evaluation of
pharmaceutical preparationsbioavailability.
[Nasrul Wathoni, M.Si., Apt.; Dr. Marline Abdassah,
MS., Apt; Iyan Sopyan, M.Si., Apt]
Practices : drug analysis in biological fluids, the
intrinsic dissolution rate, absorption of drugs per
cutaneous, absorption in vitro, bioavailability and
bioequivalency (BABE).
[Biopharmacy Lecturers]
PHARMACOKINETICS
Pharmacokinetics limits and its applicationin
pharmacy and therapy, drug levels in plasma and drug
activity
relationships, one compartment openmodel, twocomp
artment open model, dosing,
kinetics of drug absorption, drug-protein binding,
drug metabolism, renal excretion, nonlinear pharmacokinetics[Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.; Dra. Sri
Adi Sumiwi, MS., Apt.; Melisa Intan Barliana, Dr.
Med. Sc., Apt]
CLINICAL PHARMACY
Introduction and scope of clinical pharmacy, clinical
pharmacy analytical methods, methods of clinical
pharmaceutical research, Evidence Based Medicine
(EBM), handling of sitostaticdrugs and aseptic,case
studies of cardiovasculardisease and vascular
system, respiratory diseases, diarrhea, infection
diseases, cancer, nervous systems, endocrines.
[Ivan Surya Pradipta, M.Sc., Apt.; Dr. Keri Lestari,
M.Si., Apt.; Dr. Ajeng Diantini, MS., Apt]
MEDICINAL CHEMISTRY
Introduction, definition, history and its relationship
with other sciences. structure-activity relationship,
factors governing biological activity of drugs, drug
metabolism, Quantitative Structure-Activity Relationship, theory of receptors and drug-receptor inter-

3(2-1)

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

136

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

actions, molecular modifications and rational drug


design[Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.; Muchtaridi,
M.Si., Apt.;Nyi Mekar Saptarini, M.Si., Apt]

137

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

P10A.0706

CODE
P10A.0707

P10A.0708

P10A.0709

STRUCTURE ELUCIDATION
Compound structure elucidation based on UV-visible
and infrared spectrum interpretation, mass spectroscopy and nuclear magnetic resonance both proton or
Carbon 13
[Dr. Med Mutakin, M.Si, Apt; Resmi Mustarichie,
Ph.D, Apt; Aliya Nurhasanah, M.Si,Apt]
COURSES
MANAGEMENT AND ENTREPREUNEURSHIP
Self-management, the
definitionof management,the
importance of management knowledge, managers
and the requirements be a manager, levels of management, management functions,organizations and
organizationalstructure,typesof organization,the
principles
of organization,planning and decisionmaking, qualitym
anagement and productivity
management. Total Quality
Management(Integrated
Quality Management), ISO 9000standardization
management, time managementand technical
supervision, problem solving techniques. Introduction
of entrepreuneurship, self-employment and entrepreneurship,characteristics of
an entrepreuneur and
initialrequirement of an entrepreuneur.
[Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt.; Dr. Sri Adi
Sumiwi,MS.,Apt.;Richie A. I. Chandra, M.Sc, Apt]
RESEARCH PROPOSAL AND RESEARCH PROPOSAL
SEMINAR
Identification and formulation of research problems,
literature searches,preparation of research proposals
inpapers, including chapter 1, 2 and 3 of the final
project.
Research proposal prepared under the
guidance of the main supervisor andcosupervisor at
the
sciences: pharmaceuticals, pharmacognosy,
pharmacochemistry or pharmacology-clinical pharmacy. The proposed research will be presented at the
seminar on research proposal analyzed by evaluators
team and supervisors team.
[the Committee of the Faculty]
MOLECULAR MODELING (OPTIONAL III)
General concepts in molecular modeling, quantum
mechanics, empirical force field, energy minimiza-tion
methods, conformational analysis, application of
molecular modeling in drug design and discovery.
[Dr. Jutti Levita, M.Si., Apt.;Muchtaridi, M.Si., Apt]

2(2-0)

UNITS
2(2-0)

2(0-2)

2(2-0)

138

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

139

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0711

P10A.0712

P10A.0801

P10A.0802

SUBJECTS
CELL AND TISSUE CULTURE TECHNOLOGY
(OPTIONAL III)
Introduction, principles of cell and tissue, the basic
conceptof cell, tissue,stem cell, extracellular matrix,
the
principles of cell
and
tissue
culture, somatichybridization,embryoculture andprot
o-plast
fusion, genetic engineering in tissueculture, genetic t
ransformationand transgenictechnology.
[Dr. Ajeng Diantini, MS., Apt.; Rizky Abdulah,
Ph.D., Apt.; Dr. Tiana Milanda, M.Si., Apt]
NEW DRUG DELIVERY SYSTEMS (OPTIONAL III)
Polymer science, the kind of natural and synthetic polymers, drug deliverysystems based on new
delivery channels (eyes, nose, lung, oral, anal, skin)
the drug carrier system (prodrug, liposomes, microcapsules/microspheres,nanocapsule/nanoparticle). Li
posome-making
technology,transdermal
design
engineering.
[Drs. Muljadi G.T., Apt.; Dr. Marline Abdassah, MS.,
Apt.; Mita Soraya, MS., Apt]
CAPITA SELECTA OF PHARMACY
Various modern techniques in pharmaceutical analysis of drug materials and products, research strategy
in drug discovery from natural sources and synthetics, new development in drugs and cosmetics formulation and manufacturing, and other related topics in
pharmacy.
[Dr. Resmi Mustarichie, Apt.; Prof. Dr. R. Hadiman,
Apt]
PHARMACY REGULATIONS
Introduction, legislation inthe health sector,particularly in the pharmaceuticals fields, application examples, violations, sanctions, rights and
obligations in
the work of pharmacists and pharmacy services,
ethics and morals in the field of health, medicine
and pharmacy, violations examples and its sanctions
laws, professional code of ethics.
[Sriwidodo, M.Si., Apt.; Drs. Sohadi Warya, MS.,
Apt]

CREDIT
UNITS
2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

140

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0803

P10A.0804

P10A.0806

P10A.0806

P10A.0807

SUBJECTS
RESEARCH AND FINAL RESEARCH SEMINAR
Observations, processing and analysis of research
data for the final project, preparation of these
results in the form of undergraduate thesis,papers
and posters. The resultswere presented and
defended in a final research seminaragaints evaluators and supervisors team.
[the Committee of the Faculty]
UNDERGRADUATE DEFENSE
Comprehensive undergraduate defense including four
expertises:
pharmaceutics,
pharmacognocy,
pharmacochemistry andpharmacology-clinical
pharmacy subjects againts Committee
[the Committee of the Faculty]
FOOD ANALYSIS AND SAFETY (OPTIONAL IV)
Regulation of food safety, technology of food
processing based on Good Manufacturing Practice
(GMP)/hazard analysis and critical control point
(HACCP)/Total
Quality
Management
(TQM),
determination of macronutrients, micronutrients,
food additives and contaminants in food.
[Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si., Apt.; Ida Musfiroh,
M.Si., Apt]
HERBAL MEDICINE (OPTIONAL IV)
Introduction, medicalplantsand herbalmedicinein
allaspects, especiallyfrom the standpoint ofbotany,
pharmacognosy,
phytochemicalandpharmacologicalactivityinhealthmai
ntenanceandtreatmentefforts
[Yoppi Iskandar, M.Si., Apt.; Prof. Dr. Supriyatna,
Apt.; Dr. Moelyono M. W., MS., Apt]
PHARMACOGENETICS AND PHARMACOGENOMICS
(OPTIONAL IV)
Pharmacogenetics history, pharmacogenomics and
its
opportunities inindividualtreatment, pharmacogenetics in drug metabolism,drug receptors and
transporters,variability
in drug metabolism byenzyme induction,differencesin drugresponse, clinical
perspective, SNP (single
nucleotidepolymorphisms)
technique, genome variationsthataffect the
copies
number of genes and disease, pharmacogenomics
information management.
[Sriwidodo, M.Si., Apt.; Taofik Rosdiana, M.Si., Apt]

CREDIT
UNITS
2(0-2)

2(0-2)

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

141

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

SUBJECTS
CODE
P10A.0808

SUBJECTS
HOSPITAL PHARMACY (OPTIONAL IV)
Introduction (definition, scope and functions of the
pharmacist professional), the goal of drug therapy,
drug therapy problems, collection of patient data
(database), evaluation of patient data, patient care
plan development, presentation of case patients
(patient case presentation) or documentation services, monitoring, evaluation, and follow-up drug
therapy, obstacles to implementation, marketing/
promotion of pharmacy services (marketing-promotionpharmaceutical care), the criteria of readiness
and how to begin the practice of pharmacy service
standards. Health care systems in hospitals, hospital
organizations, Hospital Pharmacy (HP), the function
of HP, services pharmaceutical products, clinical
pharmacy services, pharmacy and therapeutic
committees.
[Dra. Emma Surachman, M.Si., Apt.; Angga Prawira
K., S.Si., MARS., Apt]

CREDIT
UNITS
2(2-0)

B.Pharmacist Program
Curricullum
The curricullum applied fulfills those that are required by Indonesian
Pharmacy Higher Education Association (Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi
Indonesia/APTFI). The time of study is two semesters with a total of 35 credits
(which includes internship at pharmacy, hospital, government institution and
industry).
Tabel 2.3 The Curriculum
Subjects
Subjects
Code
SEMESTER 1 (21 credits)
1.
P12A.0101
Applied Pharmacotherapy
2.
P12A.0102
Hospital Pharmacy and Pharmaceutical Care
3.
P12A.0103
Compounding & Dispensing
4.
P12A.0104
Pharmaceutical Management
No.

Credit
Units
2(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
2(2-0)

142

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

No.
5.

Subjects
Code
P12A.0105

6.

P12A.0106

Subjects
Applied Biopharmaceutic and Clinical
Pharmacokinetic
Communication and Counseling

7.
P12A.0107
Industrial Pharmacy
8.
P12A.0108
Quality Assurance
9.
P12A.0109
Public Health
10.
P12A.0110
Applied Phytotherapy
SEMESTER 2 (14 credits)
11.

12.

P12A.0201
P12A.0202
P12A.0203
P12A.0204
P12A.0205

Internship (12 credits) which can be chosen


from:
Pharmacy (Obligatory)
Industry (Optional)
Hospital (Optional)
Government Institution (Optional)
Defense

TOTAL

Credit
Units
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

4(0-4)
4(0-4)
4(0-4)
4(0-4)
2(0-2)
35

Syllabi
Syllabi of Pharmacist Program inTable 2.4.
SUBJECTS
CODE
P12A.0101

P12A.0102

Tabel 2.4The Syllabi


SUBJECTS
APPLIED PHARMACOTHERAPY
Understanding and evaluating doses regiment for each
special case in neuron systems; renal and cardiovascular systems; digestive and respiratory systems; endocrine systems; infection diseases; cancer; pathophysiology and drugs choices for each disease; and drug use
evaluation of few drugs.
[Rini Hendriani, M.Si.,Apt.; Prof. Dr. Anas Subarnas,
M.Sc., Apt.; Dr. Ahmad Muhtadi, MS., Apt]
HOSPITAL PHARMACY AND PHARMACEUTICAL CARE
Introduction; definition and domain; pharmacist
function and practice; drugs therapy problems;
patient data base;
patient evaluation; patient care development
planning; patient case presentation or services

CREDIT
UNITS
2(2-0)

3(3-0)

143

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

P12A.0103

P12A.0104

documentation; monitoring; evaluation and drugs


therapy education; marketing-promoting
pharmaceutical care; pharmaceutical care practice
standard; drugs therapy study problems systematically; Subjective Objective Assesment Plan, PWDT
(Pharmacist Workup Drug Therapy), FARM (Finding
Assesment Recommen-dation Monitoring),Five Keys
Drugs Therapy Patient needs (LKKPTO) etc. Hospital
Pharmacy Installation Function; Clinical Pharmacy;
Pharmacy and Therapy Committee.
Angga Prawira Kautsar, MARS.,Apt.; Dra. Emma
Surachman, MS., Apt.; Dra. Susi Susiani, M.Si., Apt.
COMPOUNDING AND DISPENSING
Introduction; pharmaceutical practice; prescription
screening (legal, pharmaceutical, clinical, socialeconomy); compounding technique; calculation in
compounding and dispensing; sterile and non sterile
compounding; application and connection
betweeneach pharmaceutical field;
prescriptionprocess; rational drugs use; simulation and
practices and case study in compounding and
dispensing.
Richie Agusta Iwan Chandra, M.Sc.,Apt.: Dr. Marline
Abdassah, MS., Apt.; Dra. Ambar Sundari, Apt.
PHARMACEUTICAL MANAGEMENT
Basic concept of management (limitation, philosophy
and management process); basic function of management in pharmacy, hospitals and industry (planning,
organization/human resources, controlling and decision making); management systems information; total
quality management; pharmacy management( inventory control systems,
administration, finance, law regulation in pharmacy,
services management and drug information, and
development strategy), hospitals management
(planning, pharmaceutical drug supplies, inventory,
packaging, distribution, and controlling); industry
management (supply management, quality assurance,
industry management, product develop-ment,
regulation and product information); and clinical
laboratory management

2(2-0)

2(2-0)

[Tina Rostinawati M.Sc.,Apt.: Drs. Made Pasek


144

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Narendra, MM., Apt.; Dr. Moelyono M.W., MS., Apt]


P12A.0105

P12A.0106

P12A.0107

P12A.0108

APPLIED BIOPHARMACEUTICS AND CLINICAL


PHARMACOKINETIC
Applied biopharmaceutics studied about drugs development based on in vitro and in vivo assay correlation; biopharmaceutical classification systems;bioavailability and bioequivalency. Clinical pharmacokinetics
learns about drugs bioavailability, food drugs interaction, correlation between kinetics and blood blow
toward heart, pharmacokinetics in neonatus,children,
pregnant woman, and doses prediction.
[Elin Febrina, M.Si.,Apt; Drs. Dolih Gozali, MS., Apt;
Iyan Sofyan MSi, Apt
COMMUNICATION AND COUNSELING
Introduction; scope; function and communication
purpose; effective communication; communication
ethics; counceling: function and purpose; counceling
topic and cases in communication and counceling;
inhibitory factors in communication and counceling,
drugs information systems, simulation and drugs
counceling sosiodrama.
[Drs. Sohadi Warya, MS., Apt.; Dr. Keri Lestari,
M.Si., Apt; Dr. Elmira]
PHARMACY INDUSTRY
Problems in pharmaceutical industry starting from raw
material supplies, pharmaceutical formulation process
(GMP consist of human resources qualification, building, equipment, sanitation, quality control, self
inspection, monitoring handling), drugs recall, documentation, regulation, validation, qualification,
planning, production and inventory control and
pharmaceutical industry waste treatment
[Yoga Windhu Wardhana, M.Si., Apt.; Dudi Runadi
MSi Apt, Dra Lisa Oli MSi, Apt}
QUALITY ASSURANCE
Quality concept, quality assurance, quality management, personel training, documentation, sampling,
stability study, batch deviation investigation, self
inspection, problems handling, change controlling,
quality tools, good distribution practice, good storage
practice,good laboratory practice.

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

2(2-0)

[Yedi Herdiana, M.Si.,Apt.: Drs. Dradjad Priambodo,


145

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Apt.; Drs. Basuki Hadi, MM., Apt]


P12A.0109

P12A.0110

P12A.0201

P12A.0202

P12A.0203

PUBLIC HEALTH
2(2-0)
Health concepts; public health, preventive health and
public health pharmacy, illness concept; public
responsibility on health, public health and community
pharmacy research, public health ideology, profession
type in health, drugs and business. Drugs abuse in
public health perspective. Health prudence in
Indonesia.
[Dra. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt.; Kuswandewi,
dr., M.Sc,. M. Kes.; Dra. Wiwiek Indriyati, M.Si.,Apt]
APPLIED PHYTOTHERAPY
2(2-0)
Ethnobotany and ethnopharmacology, the effect of
ethnobotany and ethnopharmacology toward industry
development, selection, pharmacology assays and
toxicity assays, formulation development and production technique, quality control, traditional medicine
and phytotherapy clinical assay
[Ferry Ferdiansyah, M.Si.,Apt.; Prof. Dr. Supriyatna,
Apt.; Prof. Dr. H.R. Sidik, Apt]
INTERNSHIPIN PHARMACY
4(0-4)
Internship in Pharmacy i casrried out to give direct
learning in pharmacy which consists of organization
and learning through working experiences in
administration and regulatory aspects, management
aspects, pharmacy services and business aspects.
[Lecturers of Internship in Pharmacy]
INTERNSHIPIN INDUSTRY
4(0-4)
Internship in Pharmacy Industry is carried out to give
full illustration about pharmaceutical industry, GMP,
pharmaceutical product manufacturing, facility and
infrastructure in pharmaceutical industry, and
pharmaceutical function in industrial pharmacy.
[Lecturers of Internship in Industry]
INTERNSHIPIN HOSPITAL
4(0-4)
Internshipin hospital is carried out to give experiences
of direct services in hospital pharmacy installation,
learns about organization in hospitals and hospital
pharmacy, learns about pharmaceutical supply
management in hospitals (planning, distributi-on);
drugs use, hospital pharmacy installation production,
internal laboratory, drugs information systems
management, controlling systems and nosocomial
infection; clinical pharmacy practice
146

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

[Lecturers of Internship in Hospital]


P12A.0204

P12A.0205

INTERNSHIPIN BALAI PENGAWAS


OBAT DAN
MAKANAN [BPOM]
Internship in BPOMis carried out to give full illustration
about pharmacists role in deter-mining national or
regional drugs policy, distribution and drugs
availability in public health services.
[Lecturers of Internship in BPOM]
DEFENSE

4(0-4)

2(0-2)

C. MASTER PROGRAM IN PHARMACY


Master Program in Pharmacyhas been approved
by Directorate
Generale of Higher Education, Minister of Education and Culture
No.09/D/O/2010 at January10, 2011. This programis divided into seven
concentrations:1) Pharmaceutical Technology
and Cosmetic, 2) Clinical
Pharmacy, 3) Herbal Medicine, 4) Pharmacology and Toxicology, 5)
Radiopharmacy 6) Quality Control and 7) Hospital Pharmacy

1. Pharmaceutical Technology and Cosmetics


The aim of this concentration is to produce competent graduates in
pharmaceutical sciences majoring in pharmaceutical technology and cosmetics.
The subjectsin this concentration discusses about materials test, dosages form
design, formulation and evaluation. The graduateswill be expected to be able
to analyze and solve the problems of synthetic and natural drugs, based on
Physical
Pharmacy,
Pharmacokinetic,
Pharmaceutical
Technology.The
graduatescan work as researchers, lectures, and Pharmaceutical Industry
Practitioners.

Curriculum

Semester I:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20111
2
UNX 20201

Phylosophy
Research Methodology

CREDIT
UNITS
2
2

3
4
5
6
7

Biostatistics
Molecular Pharmacology
Advance Biopharmacy
Physicochemical Analysis
Pharmaceutical Technology

2
3
2
3
3

UNX 20112
P20A 0101
P20A 0105
P20A 0102
P20A 0106

SUBJECTS

147

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

TOTAL

17

Semester II [Pharmaceutical Technology]


No SUBJECTS
SUBJECTS
CODE
1
P20A 0204
Physical Chemistry of Solid and Liquid
2
P20A 0205
Development of Pharmaceutical Preparations

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)

3
P20A
4
P20A
5
P20A
6
P20A
TOTAL

2(2-0)
3(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
15

0208
0206
0207
0209

Drug Stability
Advanced Pharmacokinetics
Technology of Production Process
Advanced Natural Product of Pharmacy

Semester II( Cosmetics)


No SUBJECTS
SUBJECTS
CODE
1
P20A 0204
Physical Chemistry of Solid and Liquid
2
P20A 0205
Development of Pharmaceutical Preparations

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)

3
P20A 0208
4
P20A 0210
5
P20A 0211
6
P20A 0209
7
0212P20A
8
P20A 0209
TOTAL

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
1(2-0)
2(2-0)
15

Semester III:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20009
TOTAL

Semester IV:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20010
TOTAL

Drug Stability
Cosmetology/Dermatology
Cosmeceutical
Advanced Natural Product of Pharmacy
Medical Terminology
Decorative Cosmetics

SUBJECTS

CREDIT
UNITS
2(2-0)
3

SUBJECTS

CREDIT
UNITS
6(6-0)
6

Seminar

Thesis

148

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Optional Subjects
No SUBJECTS
SUBJECTS
CODE
1
P20A 0211
Cosmeceutical
2
P20A 0210
Cosmetology/Dermatology
Pharmaceutical Technology
1
P20A 0207
Technology of Production Process
2
P20A 0005
Aroma and Hydrotherapy
3
P20A 0006
Hair and Skin Treatment

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

2. Pharmacology Toxicology
The purpose of this concentration is to have good quality and competent
graduate in pharmacology-toxicology field, majoring in efficacy and safety
evaluation of synthetic although natural drugs in preclinic, contribute in clinical
test to explore and develop new drugs. To monitor drugs safety, for yielding
research product in pharmacology-toxicology field, such as patent, commercial
product, or scientific publication which have a lot of benefit on developing
community health especially on drug related problems.
Semester I:
No SUBJECTS
SUBJECTS
CREDIT
CODE
UNITS
1
UNX 20111
Philosophy
2(2-0)
2
UNX 20201
Biostatistics
2(2-0)
3
P20A0107
4
P20A 0101
5
P20A 0102
TOTAL

Molecular Biology
Molecular Pharmacology
Analytical Methods

2(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
11

Semester II:
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0312
2
P20A 0215

Medicinal Chemistry
Pharmacodynamics

CREDIT
UNITS
3(3-0)
2(2-0)

3
4
5
6

Pharmacokinetics
Pharmacotherapy
Chemotherapy
Optional Subjects

2(2-0)
3(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

P20A 0206
P20A 0227
P20A 0231
P20A

SUBJECTS

149

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Total

14

Semester III:
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0023
2
P20A 0309
3
P20A 0310
4
P20A 0311
5
6
UNX 20009
Total
Semester IV:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20010
Total

SUBJECTS
Clinical Pharmacy
Clinical Biochemistry
Phytopharmacy
Microbiology
Optional Subjects
Seminar of Research Proposal

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
1(1-0)
11

SUBJECTS

CREDIT
UNITS
6(6-0)
6

SUBJECTS

Thesis

Optional Subjects
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0216
2
P20A 0017

Genetics Engineering
Clinical Chemistry

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)

3
4
5
6
7

Drug Evaluation System


Advance Immunology
Cell Culture
Advance Microbiology
Bioinformatics and Computer Application

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

P20A
P20A
P20A
P20A
P20A

0019
0020
0021
0022
0029

3. Quality Control
Quality control is important part in industry of drug, cosmetics and food,
related to quality of product. This knowledge include current method of
analysis with validation analysis, management of drug from raw material to
post marketing product. The graduates will be expected to be competent in
handling quality control department of pharmacy industry, cosmetics and food
industry.

150

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Curricullum
Matriculation
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0032
2
P20A 0033

Semester I:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20111
2
UNX 20201
3
UNX 20112
4
P20A 0101
5
P20A 0102
6
P20A 0103
7
P20A 0104
Total
Semester II:
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0201
2
P20A 0202
3
P20A 0203
4
P20A 0219
5
UNX 20009
Total
Semester III:
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0301
2
P20A 0312
3
Total

SUBJECTS

SKS

Introduction to Pharmaceutical Analysis


Molecular Modeling

SUBJECTS
Philosophy
Research Methodology
Biostatistics
Molecular Pharmacology
Physicochemistry Analysis
Pharmacy Natural Product
Pharmaceutical Analysis

SUBJECTS
Drug and Cosmetics Stability
Chemical Analysis of Food and Cosmetics
Bioanalysis
Validation and Qualification
Thesis I (Seminar of Research Proposal)

SUBJECTS
Quality Management
Medicinal Chemistry
Optional Subjects

2
2

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
3(2-0)
3(2-0)
3(2-0)
17

CREDIT
UNITS
3
3
2
2
2
12

CREDIT
UNITS
2
2
2
6
151

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Semester IV:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20010
Total

Optional Subjects
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0001
2
P20A 0002
3
P20A 0003
4
P20A 0004

SUBJECTS

CREDIT
UNITS
6
6

SUBJECTS

CREDIT
UNITS

Thesis II

Photochemistryand Photostability of Drugs


Development of Analytical Methods
Supply Chain Management
Quality Control and Computer Application

4. Herbal Medicine
The aim of this concentration is to produce competent graduates in academic
ability, having leading vision in development and using of rational herbal
medicine. With herbal medicine vision and sharp analysis thinking, the
graduates should have good skill in research and publication.
Curriculum
Semester I:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20111
2
UNX 20201

Philosophy
Research Methodology

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)

3
4
5
6

Biostatistics
Analytical Methods
Molecular Pharmacology
Molecular Biology

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

Optional Subjects

2(2-0)
14

UNX 20112
P20A 0102
P20A 0101
P20A 0107

7
Total
Semester II:
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0232
2
P20A0214

SUBJECTS

SUBJECTS
Phytoteraphy
Technology of Herbal Pharmaceutics

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)
152

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

3
P20A 0215
4
P20A 0209
5
Total

Semester III :
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0302
2
P20A0303
3
UNX 20009
4
Total
Semester IV
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20010
Total

Advance Pharmacodynamics
Advance Pharmacy Natural Product
Optional Subjects

SUBJECTS
Ethnopharmacognosy
Herbal Standards
Seminar of Research Proposal
Optional Subjects

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
10

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)
1(2-0)
4(4-0)
9

SUBJECTS

CREDIT
UNITS
6(6-0)
6

SUBJECTS

Thesis

Optional Subjects
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20010
2
UNX 20010

Referat
Herbal Supplements

CREDIT
UNITS
2(2-0)
2(2-0)

3
4
5
6
7

Aromateraphy
Cosmetics Teraphy
Poisonous Plant
Capita Selecta
Technology Fermentation

2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)

UNX
UNX
UNX
UNX
UNX

20010
20010
20010
20010
20010

5. Radiopharmacy
Radiopharmacy is a part of pharmaceutical sciences which involved in
preparing ofradiopharmaca (radiopharmaceuticals) therefore it can be
used as nuclear medicine for diagnostics and therapeutics.
Radiopharmaceuticals plays important role in drug development and drug
discovery
153

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Curriculum

Matriculation
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0033
Semester I:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20111
2
UNX 20201
3
UNX 20112
4
P20A 0101
5
P20A 0102
6
P20A 0220
7
P20A 0117
Total
Semester II:
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0216
2
P20A 0217
3
P20A
4
P20A
5
P20A
6
P20A
Total

0218
0219
0220
0221

Semester III:
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0304
2
P20A
3
P20A 0312
4
UNX 20009
Total

SUBJECTS
Molecular Modeling

SKS
2

SUBJECTS

SKS

Philosophy
Methodology Research

2(2-0)
2(2-0)

Biostatistics
Molecular Pharmacology
Analytical Method
Radiochemistry
Radiation Detection Method

2(2-0)
2(2-0)
3(3-0)
2(2-0)
2(2-0)
15

SUBJECTS

SKS

Chemistry of Radiopharmacy
Basics of Nuclear Medicine

3(3-0)
2(2-0)

Biology of Radiopharmaca
Validation and Qualification
Radiopharmaceutics
Nuclear Medicine Practice

3(3-0)
2(2-0)
2(2-0)
2(2-0)
14

SUBJECTS

SKS

Application of Radiopharmaca
Optional Subjects

3(3-0)
2(2-0)

Medicinal Chemistry
Seminar of Research Proposal

2(2-0)
1(1-0)
8

154

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Semester IV :
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20010
Total

SUBJECTS
Thesis

6(6-0)
6

Optional Subjects
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0304
2
P20A

Bioimaging Technology
Synthesis and Labelling

3
4

Rational Design of Radiopharmaca


Radio Assay

P20A 0312
UNX 20009

SKS

SUBJECTS

SKS

6. Clinical Pharmacy
The key point about clinical pharmacy: it suggests what is right about therapy
it moves beyond our knowledge of facts about medicines into the arena of how
we should use that knowledge (Barber, 2006). Therefore, clinical pharmacy
competency is critical mind, analysis,
Curriculum
Matriculation
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0101
2
P20A 0035

Semester I:
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20111
2
UNX 20201
3
4
5

UNX 20112
P20A 0110
P20A 0111

6
P20A 0112
Total

SUBJECTS
Introduction to Molecular Pharmacology
Patophysiology

SUBJECTS

SKS
2
2

SKS

Philosophy
Research Methodology

2
2

Biostatistics
Introduction of Clinical Pharmacy
Deseases Management I : Psykiatri,
Gastroentrology, Obgyn, Nerves
Practices of Clinical Pharmacy Deseases I

1
2
3
2
12

155

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Semester II
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0110
2
P20A 0111
3

P20A 0112

4
P20A 0110
5
P20A 0111
6
P20A 0112
Total
Semester III
No SUBJECTS
CODE
1
2
P20A 0305
3
P20A 0306
4

P20A 0307

5
UNX 20009
Total
Semester IV
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20010
Total
Optional Subjects
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0028
2
P20A 0027

SUBJECTS

SKS

Aseptics Techniques
Drug Information, Conselling, and EBM

2
2

Diseases Management II Endokrin, heart, vein,


kidney
Practical of Clinical Pharmacy Deseases II
Clinical Toxicology
Clinical Pharmacokinetics

SUBJECTS
Optional Subjects
Diseases Management III : Oncology and Infection
Diseases Management IV : Respiratory and
Immunology
Practices of Clinical Pharmacy Deseases of III and
IV
Seminar of Research Proposal

SUBJECTS
Thesis

4
1
2
14

SKS
2
2
2
4
1
11

SKS
6
6

SUBJECTS
Pharmacoepidemiology andPharmacoeconomi
Management of Health Services

SKS
2
2

156

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Hospital Pharmacy

The competencies of graduation are have ability how to manage the hospital
pharmacy.
Curriculum
Matriculation
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0036
2
P20A 0037

Logistics for Health


Economy of Health

2
2

Communication, Information and Education

P20A 0038

Semester I
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20111
2
UNX 20201
3
UNX 20112
4
P20A 0036
5
P20A 0037
6
P20A 0038
Total
Semester II
No SUBJECTS
CODE
1
P20A 0036
2
P20A 0037
3
P20A 0038
4
P20A 0036
5
P20A 0037
Total
Semester III
No SUBJECTS
CODE
1
UNX 20009
2
UNX 20010
Total

SUBJECTS

SUBJECTS

SKS

KS

Philosophy
Research Methodology

2
2

Biostatistics
Management Hospital Pharmacy
Pharmacoteraphy
Management of Health

2
3
3
2
14

SUBJECTS

SKS

Clinical Pharmacokinetics
Drug Information Services and Conselling

3
2

Pharmacy Practices
Integrated Quality Management of Hospital
Practical of Hospital Pharmacy

3
2
6
16

SUBJECTS
Seminar of Research Proposal
Thesis

SKS
1
6
7
157

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

2.2

ACADEMIC PROGRAM

Faculty of Pharmacy Universitas Padjadjaran use semester credit system in its


academic program.The advantages of this credit unit system-based program are
to grant:
1.
2.
3.

Smart and hard worker students to finish their study faster


Students to take subjects which are suitable with their competency,
talent, and needs;
Accurate and reliable evaluation system

Terminology
Several terminology used in credit unit system are described below, such as:
Semester is a minimum time unit used to state the length of learning
activity of a program in an education level. An academic program consists of
several semester activities and in the beginning of semester, a student should
decide the courses he should take.
One semester equals with 16 (sixteen weeks) of learning activities and ended
by final examination.
One academic year consists of an odd and an even semesters. :
At the end of each even semester, in July and August, there is a short semester
activity. Short semester activity is a learning activity which is granted:
1. To provide an opportunity for students to shorten their duration of
study;
2. To give a chance to improve their grades;
3. To optimize the time and facility in faculty
Credit unit reflects :
1. An academic load of a student;
2. A recognition of students achievement
3. Students effort to finish a program
4. Lecturers effort to do teaching learning process.
Study load is a number of credit unit taken by student in a semester, while
cumulative study load is minimal credit unit taken by student to accomplish
their study program.
Time of cumulative study is a maximal limit of timeto accomplish their study.
Load and duration maximal of cumulative study are different for each program.
158

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

1.
2.
3.

UndergraduateProgram of Pharmacy has minimum of 144 credit


units and maximum160 credit units for eight semesters and
maximum duration of study is 14 semesters;
PharmacistProgram (Apoteker) has 35 credit units for 2-4
semesters.
Master of Pharmaceutical Sciences has 36 - 45 credit units for four
semesters but this program can be accomplished less thanthe time
mentioned and maximum is eight semesters.

A credit unit is a lecture activity equals with study load per week for one
semester which consists of:
1. 1 hour(50 minutes) of lecturing activity in the class;
2.1 hour (60 minutes) of structured learning activities outside the class
3.1 hour (60minutes) of individual learning activities
A credit unit for seminar refers to lecture activity (point1).The number of
references used for paper writing and presentation are minimum three
references, depends on the impact factor of the references.
A credit unit of laboratory activity equals with two hours of working in the
laboratory and followed by:
1. 1-2 hours of structured learning activities outside the laboratory
2. 1-2 hours of individual learning activities
A credit unit of field study, internship and similar activities equal with four
hours study load per weekfor one semester and followed by:
1. 1-2 hours of structured activities such as discussion, seminar,
conference, case study, and report writing
2. 1-2 hoursof individual learning activities
A credit unit of research proposal, research, and thesis writing basically
refers to field work credits load, whichequals with 4 hours of scheduled
activity per week in one semester accompanied by :
a. 1-2 hours of structured activitiy, designed by the lecturer, such as
discussions,
seminars, literature studies, research activity in laboratory/field
b. 1-2 hours of independent activity such as references reading,
designing the
experiments, and thesis writing.
Learning process is carried out by using student-centered learning method.

159

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Student Registration
In the beginning of each semester, students are required to do both
administrative registration and academic enrollment.
1.Administrative Registration
1.

Administrative registration is performed to comply with the


administrative requirements and to get a student card.
2. For new students, registration requirements are:
a. Passed the selection test
b. Bring selection card.
c. Show original required diploma and submit a legal approved copy
of it
d. Fill out and submit the application form.
e. Pay the fees for tuition and practice for current semester.
3. For former student, registration requirements are:
a. Pay the fees for tuition and practice for current semester
b. Show a valid student card
4. Students who do not perform administrative registration, are not
allowed to conduct academic enrollment (fill in the study plan form)
and do not qualify for academic services in Pharmacy Undergraduate
Program.
2 Academic Enrollment
Academic enrollment is performed to attend the academic activities.
Academic enrollment rules are:
a. Enrollmentshould be approved by Academic Sub Division of Faculty of
Pharmacy, by showing certain document needed (tuition fee payment
proof)
b. Students are required to bring study plan formapproved by their
academic advisor
c. The study planning form should be submitted to Academic Sub Division,
on a predetermined schedule.
d. New students of Master Program should follow adjustment program in
certain subjects.
e. Without re-registration studentsare not entitled to have any academic
service.
f.
Temporarry cessation in Master Program with the Dean or the Director
of the Master Program permission is only valid for one semester and
this period is not counted in the study period.
g. Students of the Master Program who receive BPPS Scholarship are not
permitted to take temporarry cessation. Exceptions are allowed in
160

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

restricted conditions. Application of the cessation must be performed


under supervisor permission.
h. Students of the Master Program are not allowed to take temporarry
cessation in the first two semesters and in the last two semesters.
i. Before the sixth semester and after herregistration, students of the
Master Program have to apply for extended study period to Director of
the Master Program.
j. Registration should be done at least two weeks before performing
Seminar and Master Thesis Defense.
Since 2011, student registration and re-registration on line for student
follow the regulation in website : http://students.unpad.ac.id
3Documents
Documentsneeded in academic enrollment are:
1. Kartu Rencana Studi/Study Plan Form (KRS)
a. KRS can be obtained from Academic Sub Division at the beginning of
each semester.
b. KRS contains names of courses.
c. KRS is filled by student and approved by their academic advisor.
d. KRS should be submitted to the Academic Sub Division.
e. KRS must be given yo SBP (for Pharmacy bachelor degree and
Pharmacist proffesion) or Director Master Program (For Master
program)
Perubahan Kartu Rencana Studi/Alteration of Study Plan Form (PKRS)
Students can make changes in their study plan by replacing, adding, or
dropping courses they have chosen previously during10 working days of
lectures (about 2 weeks). After this period PKRS is not allowed. The
KRS that has been changed should be returned to SBP.
2. DaftarHadirMahasiswa dan Dosen/Students and Lecturers Attendance
List (DHMD)
a. DHMD contains names and registration number of the students
(NPM) who attend the course
b. DHMD should be signed by students during learning activity and by
the lecturer at the end of the activity.
c. DHMD should always be kept in Academic Sub Division or by the
lecturer.
3.

Daftar Peserta dan Nilai Akhir/Final Grade List (DPNA)


a. DPNA contains names and registration number of the students
(NPM) who attend the course
b
.DPNA berisi daftar nama dan NPM seluruh mahasiswa yang
mengikuti suatu mata
161

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

4.

1.

2.

3.
4.

kuliah sesuai dengan DHMD;


c.. DPNA is given by Academic Sub Division to the lecturer during
final exam and should be returned to Academic Sub Divisionin 2
week
d.. Original copy of DPNA should be kept in Academic Sub Division
Kartu Kemajuan Studi/Study Progress Card (KKS)
a. KKS is issued by Academic Sub Division.
b. KKS contains the final grade of all courses taken by student at that
semester and the maximum credit load that can be taken in the
next semester.
c. KKS is used as a consideration in filling KRS for the next semester.
d. KKS is made in four copies, i.e. for student, academic advisor,
Academic Sub Division, and Pharmacy Undergraduate Program.
Daftar Prestasi Mahasiswa/Student Achievement List (DPM)
a.
DPM issued by Academic Sub Division
b.
DPM contains a Grade Point Average (GPA) of students per class
in Pharmacy
Undergraduate Program, number of semesters, the study load that has
been
taken, name and code number of academic advisor.
c. DPM is approved and signed by the Vice Dean of Academic Affairs
d. DPM is announced to students at the end of each semester.
Kartu Peserta Ujian /Exam Card (KPU)
KPU is used as student identity card during final exam. Students can
have their KPU if they meet the requirements of academic
administration for final examination.
Kartu Studi Mahasiswa/Study Card (KSM)
KSM is a card used as certification of lectures taken by student every
semester and issued by Academic Sub Division
Kartu Prestasi Akademik/ Academic Transcript (KPA)
KPA consist of the list of lectures taken by student include their
grades.

3 Learning Activities
Student are allowed to attend learning activities, after the meet the
requirements described previously.
4 Prerequisite of Examination

1.
2.

Prerequisites of examination are:

Legally registered as a student in current semester


Fullfill all requirements determined by faculty;
162

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

3. Attending at least 80% of every course he has chosen (100% of practice


activity, field study, internship, seminar, or similar activities)
4. Prerequisites for Thesis Defense:
Pass all courses
Has completely finished the thesis or dissertation.
Has fullfilled all administration requirements
5 Thesis

5.1 Undergraduate Thesis writing


At the end of study program, student should write a thesis (6 credits)
which consistsof research proposal 2 credits (0-2), thesis seminar 2 credits (0-2)
and thesis defense 2 credits (0-2).
a. Research Proposal
Prerequisites for research proposal are :
1. Has completed110 credits
2. Grade point average 2,00 and a number of D grade maximum 20%.
3. Legally registered as a student in current semester
4. Register research proposal in his study plan form.
5. Registered in Academic Sub Division
b.Undergraduate Thesis Supervisor
Thesis supervisor will be determined by Head of Undergraduate Program. If
more than one advisor needed, all advisors must meet certain requirements
determined by the University.
Prerequisite for research proposal seminar are :
1. Attending at least 10 times seminar in faculty.
2. Submit research proposal proved by advisor.
3. Submit chapter 1,2, and 3 of the thesis proved by advisor.
Seminar will be performedat least one month after registered at Academic
Sub Division.
c. Research Seminar
If research can not be accomplished within a semester:
1. Research period can be extended for another semester, as long as it
has been re-registered with the same topic and advisors.
2. For above situation, the grade of research and seminar will be K and
not included in GPA accounting.
If thesis is not completed within two semesters:
1. The grade of research and seminar will be E, except in special cases.
163

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

2.

The topic of research has to be changed

On the research seminar, subject of seminar will be evaluated.


Prerequisites for research seminar :
1. Passed all subjects with reliable proofs
2. GPA 2,00 and D grade is no more than 20%.
3. Submit a thesis, paper and poster signed by supervisors.
4. Finished field study and submitted the report.
5. Research and seminar should be on the SPF.
6. Legally registered as a student in current semester
7. Attending at least 25 times seminars in faculty.
8. Submit the free of instrument loan certificate from every laboratory
9. Submit the free of book loan certificate from the library
10. Completed the administration requirements
Research seminar should be performed at least three months after research
proposal.
d.Thesis Defense
Thesis Defense performed onfour expertise: Pharmacology and Clinical
Pharmacy,
Pharmacognosy,
Pharmaceutics,and
Pharmacochemistry.
Prerequisites for thesis defense is that the student has performedand
completed research seminar.
The minimum grade of thesis defense is C.

5.2 Master Thesis writing


Prerequisites for master thesis writing:
a.
b.
c.
d.
e.

f.

Completed all subjects of Semester I and Semester II;


Legally registered as a student in current semester
Research and thesis writing subject should be written in study plan
form (KRS)
Thesis supervisors at least 2.
Research Proposal Seminar (RPS)
Research proposal seminar is a plan of students research
framework in thesis writing based on empirical data.
Research proposal seminar should be done in the beginning of
a third semester, maximum until the end of fifth semester.
Research proposal seminar should be performed once and can
be repeated in maximum three months periods after the first.
The content of research proposalis evaluated by evaluators
Researchshould be carried out after the student passed the RPS and
164

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

the proposal
evaluators.
g.
Seminar ,

has been revised andapproved by supervisors and


Prerequisites to perform Seminar

Has passed all of subjects with minimum GPA2.75


Has performed and completed RPS
Thesis manuscript has been approved by supervisors.
Has submitted manuscript related to his thesis in an
accredited journal (at least ISSN) or in a book related to
his thesis (at least ISBN) or uploaded in Unpad Scientific
literature
h. Thesis Defense
.6Judicium
(a)
(b)
(c)
(d)

Judicium is based on final GPA


Judicium for Undergraduate Program
GPA

2,00 2,75

Satisfied

GPA

2,76 3,50

Excellent

GPA

3,51 4,00

Honourable/Cum laude

Judicium for Pharmacist Program (Apothecary)


GPA

2,75 2,99

Satisfied

GPA

3,00 3,50

Excellent

GPA

3,51 4,00

Honourable

Judicium for Master Program

165

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Note :

GPA

2.75 3,40

Satisfied

GPA

3,41 3,70

Excellent

GPA

3,71 4,00

Honourable

Honourable/cumlaude conducted with respect to the maximum study


period, the minimum study period (n) plus 1 year for undergraduate
programs (n +1) and 0.5 years for a master program (n +0.5), where n
= year

5.7 Evaluation of Learning Outcomes


The Students grade expressed in two forms, namely grade and value
according to UNPAD quality assessment guidelines, which is divided into the
following ratings:
Grade

Value

(HM)

(AM)

A student obtained the letter T if:


1. doesnt follow final exam of the semester;
2. after two weeks announced, the letter T must be changed to an A, B, C, D, or E;
1.

If the student can not follow the evaluation that mentioned in


point 1 within two weeks, the grade will be changed to be E, or
others depend on the lecturers evaluation.

166

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

2.

T grade can not be changed to K, unless the student provide an


acceptable reason why he/she did not take the examination.

Grade for a subject will be K if


1.
2.
3.
4.

5.

The student cancel from taking the subject after the deadline of
PKRS with an acceptable reason, and proved by an explanation
letter from Dean.
The students doesnt followed the final exam
Students can not finish final project in one semester.
Students who doesnt follow learning activities in a long term
which caused by sickness, or accident, that must be proven with
explain letter from the authorized
K grade, doesnt use in GP and GPA calculation. However, when a
student got K grade in all subjects in a semester, the semester
doesnt considered as temporary cessation and will be counted in
their study limit calculation.
K grade can be transformed into A, B, C, D, or E after retake the
subject.

For master program student is not allowed to get D and E.


Evaluation method
Students assessment of all programs include cognitive, psychomotor, and
affective aspects by using PAP (Assessment Reference Standard) in accordance to
UNPAD guideline, as described below:
Range
Final score 80
68 final score< 80
56 final score< 68
45 final score< 56
Final score< 45

Grade
A
B
C
D
E

Value
4
3
2
1
0

a. Grade Point (GP)


1. Grade Point (GP)is a point that indicates achievement or students
learning progress in a semester.
2. GP is calculated at the end of each semester.
3. The formula for GP calculation is:

167

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

GP =

Number of (value x credits unit)


Number of credits unit

b.Grade Point Average (GPA)


1. Grade Point Average (GPA) is a number that indicates the progress of
students' learning achievements or cumulatively starting from the first
semester until the last semester that has been taken.
2. GPA is calculated at the end of each semester.
3. The formula for GPA calculation is as follows:

GPA
=

Number of (value x CU) throughout the semester to


be taken
The number of CU had been taken throughout the
semester

4. GPA is used to determine the study load on next semester.


5. The range of GPA and the maximum number of credits that may be taken of
students on next
semester (in accordance with the assessment guidelines of UNPAD):
Undergraduate Program :
GPA Range

Maximum Credits
Unit

3,00 4,00

24

2,50 2,99

21

2,00 2,49

18

1,50 1,99

15

< 1,50

< 12

Master Program :
GPA Range

Maximum Credits
Unit

3,50 4,00

18

3,00 3,49

15
168

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

GPA Range

Maximum Credits
Unit

2,50 2,99

12

2,00 2,49

<9

6. GP and GPA is used as a criteria for academic sanction and study evaluation
at the end of the program.
7. Students are allowed to take less than minimal study load, but not allowed
to take more than maximum study load.
8. If the student improve the E, D, or C grade, the higher grade is used in GPA
calculation, for example:
- D improved to E, D is used for GPA calculation
9. The letter T and K are not used in calculating GPA; letter T should be
changed to A, B, C, D, or E within two weeks after the letter T was
announced.
c.Grade Improvement
Grade improvement can be implemented in regular semesters (odd
semester and even semester) or the short semester (July-August).
1) Grade improvement on regular semester
Grade E must be corrected by retake the relevant subjects in the next
semester or the first
opportunity
Grade which is used for the calculation of GP (Grade Point) and GPA (Grade
Point Average)
is the best grade.
2).

Grade Improvement in short semester


i. E, D, C and B grades can be improved by retaking the relevant subjects
in KRS and follow all activities in short semester;
ii. If the grade obtained by short semester is lower than the existing grade,
then the existing is used to calculate the GPA;
iii. Grade improved in the short semester can obtained in A, B, C, D or E
grades.

169

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

The number of D Grade


To be eligible for the thesis defense, students should meet the
requirements as follows:
1. Undergraduate:
The maximum number of D grades are 20% of the total study load.
2. For Profesion and Master Programs: the minimum grade is C.

.8 Guidance and Counselling


GuidanceandCounsellingaimsto provide assistance to students who have
academic and non academic problems, therefore they willbe able to over come
their problems and continue completing their studies.

170

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


CHAPTER III
FACILITIES
Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran periodically improves facilities to
support academic activities, amongst those are:
1.
2.

3.
4.

The classrooms are equipped with film projector, slide projector,


computers/notebooks, sound system, white board and air conditioner.
The laboratoriums are facilitated with modern instruments.

The library contains thousands of books, e-books, journals, e-journals


and e-library.
Other supporting facilities such as:

Medicinal Plant Centre which is located uphills to the west

169

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Padjadjaran Clinics and Health Center with 24 hours of service

Bale Santika Sports Center

170

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Campus transportation

Bale Padjadjaran Students Dormitory

171

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


CHAPTER IV
RESEARCH AND COOPERATION
4.1 Research
a. Research
Research atmosphere in the Faculty is very condusive as showed by
the number ofresearch grants achieved by the lecturers.
In the year of 2012the total number of research grants are 26 topics
(Table 4.1):
Table 4.1 Research Topics in 2013
No
1

Nama Dosen
Ida Musfiroh

Skema
Penelitian
Unggulan PT

Nasrul Wathoni

Penelitian
Unggulan PT

Resmi
Mustarichie

Penelitian
Unggulan PT

Keri Lestari/Eli
Halimah

Penelitian
Unggulan PT

Judul Penelitian
Sintesis dan karakterisasi
Sodium Carboxy Methyl
Cellulose (Na-CMC) dari Eceng
Gondok (Eichorrnia crassipes)
serta aplikasinya dalam sediaan
farmasi kesehatan (gizi dan
penyakit tropis)
Pengembangan biosensor asam
urat yang dikombinasikan
dengan teknik Reverse
Iontophoresis: Upaya deteksi
kadar asam urat tanpa rasa sakit
Usaha pembuatan tablet herbal
Vitex rotundifolia yang
didahului dengan konfirmasi uji
komputasi In-silico, QSAR
kastitin terhadap reseptor
histamin H4R, diikuti dengan uji
In-vivo dan Uji toksisitas untuk
pengobatan antiinflamasi akut
Pengembangan obat herbal
fitofarmaka tablet ekstrak Biji
Pala (Myristica fragrans Hout.)
sebagai obat antidiabetes dan
antidislipidemik

172

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


5

Melisa I.
Barliana

Penelitian
Unggulan PT

Sri A. Sumiwi

Penelitian
Unggulan PT

Rizky
Abdulah/Mutakin

Penelitian
Unggulan PT

Yasmiwar
Susilawati

Penelitian
Unggulan PT

Ahmad Muhtadi

BOPTN

10

Yoppi Iskandar

BOPTN

11

Rizky Abdulah

KLN

Identifikasi, uji aktifitas, dan


penelusuran mekanisme
senyawa antikanker baru dari
ekstrak dan fraksi Daun
Kucingan (Acalypha indica Linn.)
pada sel kanker prostat LNCaP
Pengembangan ekstrak Herba
Putri Malu (Mimosa pudica L.)
sebagai obat herbal terstandar
untuk pengobatan penyakit
asam urat
Comprehensive Selenium status
of populations living in Bandung
City, Indonesia: Daily consumed
foods Selenium concentrations,
Daily intake, Short, and Long
Term Selenium status, and GPx
activities
Pengembvangan formula tablet
herbal antidiabetes dari
tumbuhan liar Sasaladaan
(Peperomia pellucida (L.) H.B.K.
dan uji keamanannya
Produk Granul Kombinasi
Ekstrak Rosela (Hibiscus
sabdariffa), Labu Siam (Sechium
edule) dan Lidah Buaya (Aloe
vera) sebagai Obat Herbal
Penyakit Metabolik : Hipertensi
PENGEMBANGAN OBAT HERBAL
ANTISEPTIK MULUT DARI
TANAMAN BAWANG KUCAI
(Allium tuberosum Rottler)
SEBAGAI SEDIAAN HERBAL
TERSTANDAR
Nove antiplasmodial agents
from Indonesian Primatesconsumed Plants as the answer
for malaria drug resistance

173

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


12

Ajeng Diantini

MP3EI

13

Keri Lestari

MP3EI

14

Yasmiwar
Susilawati

15

Aliya
Nurhasanah

KILAB

16

Tina Rostinawati

HIKOM

17

Dudi Runadi

HIKOM

18

Richie AI
Chandra

HIKOM

19

Iyan Sopyan

HIKOM

P4D

Produksi tablet suplemen herbal


terstandar kombinasi ekstrak
daun puspa dan kecambah
brokoli sebagai terapi penyerta
adjuvant pada kemoterapi
kanker payudara
Manufaktur Herbal Biji Pala
(Myristica Fragrans Hout)
Sebagai Nutraceutical
Antidiabetes dan
antidislipidemik
Senyawa Antidiabetes pada
Ekstrak Polar Hasil Soxhletasi
bertingkat dari Tumbuhan
Sasaladaan ( Pepperomia
Pellucida L)
Scale-up pembuatan strip
indikator rhodamin berbasis
reage imprinting technique
sebagai metode deteksi cepat
rhodamin dalam sampel
kosmetik
Substitusi Asam Amino P89Y
CGTase Rekombinan Bacillus sp
A2-5a dan Karakterisasi
Proteinnya
Formulasi Tablet Kombinasi
Ekstrak Daun Alpukat (Persea
americana Mill) Dan Rimpang
Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
Sebagai Produk Herbal
Terstandar Antidislipidemia
Formulasi Tablet Sustained
Release Ciprofloxacin sebagai
upaya pencegahan resistensi
Bakteri gram positif dan Negatif
berbagai penyebab Infeksi
Pemanfaatan Kacang Kedelai
Hitam ( Glycine soja L) sebagai
Antihiperkolesterol

174

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


20

Yoga Windu
Wardana

Penelitian
Mandiri Fakultas

Tablet Clopidogrel Lepas


Terkendali Menggunakan Matriks
Hidroksi Metil Selulosa dan
Povidon XL dengan Granulasi
Basah

21

Richie AI
Chandra

Penelitian
Mandiri Fakultas

Pengembangan Sediaan Orally


Disintegration Tablet Ekstrak
Secang Sebagai Antioksidan

22

Iyan Sopyan

Penelitian
Mandiri Fakultas

Optimasi Penetapan Kadar


Clopidogrel dalam Plasma darah
Manusia (In Vitro) Secara KCKT

23

Nyi Mekar
Saptarini

Penelitian
Mandiri Fakultas

Isolasi Bakteri Selulolitik dari


Rayap Pekerja dengan Selulosa
Tongkol Jagung Sebagai Sumber
Karbon : Biokonversi Limbah
Selulosa

24

Ivan Surya
Pradipta

Penelitian
Mandiri Fakultas

asilitas Kesehatan : Studi


Observasional di Pusat
Kesehatan Berdasarkan
Indikator Peresepan, Pelayanan
Pasien dan Fasilitas Kesehatan

25

Emma Surahman

BOPTN Fakultas

Pembuatan Bahan Baku Eksipien


Selulosa Mikrokristal yang
bersumber dari Kulit Batang
Tanaman Rami

26

Soraya
Ratnawulan Mita

BOPTN Fakultas

Formulasi dan Uji Efektivitas


Patch Ketoprofen sebagai Obat
Anti Nyeri

27

Amy Tjitraresmi

BOPTN Fakultas

Pengembangan Granul Instan


Meniran (Phyllanthus niruri L)
sebagai Obat Herbal Untuk
Penanganan Penyakit Demam
Berdarah : Standarisasi Ekstrak
dan Formulasi Produk Granul
Instan

175

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


28

Taofik Rusdiana

BOPTN Fakultas

Responsivitas Pasien
Tromboembolik terhadap
Warfarin Dosis Rendah Berkaitan
dengan Polimorfisme Genetik
CYP3A4

b. Publications
Apositive correlation between research and publication can be showed
by the number of papers published in seminars, books, and journals (Table of
4.2, 4.3, and 4.4):

No.

Table 4.2 Books


Authors

Title of Book

Emma Surahman

Konsep dasar pelayanan kefarmasian


berbasiskan pharmaceutical care

Resmi
Mustarichie,
Levita, Ida Musfiroh

3
4

Resmi Mustarichie
Jutti Levita, Resmi Mustarichie

Jutti

Metode Penelitian Tanaman Obat


Farmasi Lingkungan dan AMDAL
Pemodelan Molekul dalam Kimia Medisinal

Table 4.3 Paperspublished in Journals


National Journals
No.
Name
1
Muchtaridi,
Abdul Mutalib,
Jutti Levita,
Ajeng Diantini,
Ida Musfiroh
2
Ida Musfiroh

Moelyono
Moektiwardoyo,
Jutti
Levita,
Syafrudin Purnama
Sidiq,
Khoziah

Title of paper
Prediksi
Aktivitas
Antikanker
Payudara Senyawa Fevicordin dari
Biji Phaleria macrocarpa (Scheff)
Boerl. pada ER Melalui Hubungan
Kuantitatif Struktur dan Aktivitas.

Journal
Bionatura. Volume
13 No. 1
Maret 2011. Hal. 4046

AktivitasAntiproliferasi Ekstrak,
Fraksi Etilasetat dan Isolat
Rimpang Temulawak (Curcuma
xanthorrhiza Roxb.) Terhadap Sel
Kanker Payudara T47D
The Determination of Quercetin
in Plecranthus Leaves Extract
(Plectranthus scutellarioides (L.)
R.Br.) and Its In Silico Study on
Histamine H4 Receptor

Bionatura
Volume
13, No. 2 Juli 2011
hal. 93-100
Majalah
Farmasi
Indonesia, Volume
22 Nomor 3, 2011.
Hal. 191-196

176

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Ahmad,
Resmi
Mustarichie

International Journals
No.
1.

Nama Dosen
Ida Musfiroh, Aliya N.
Hasanah

2.

Ajeng Diantini, Anas


Subarnas, Keri
Lestari, Eli Halimah,
Yasmiwar
Susilawati,
Supriyatna, Euis
Julaeha, Tri H.
Achmad, Eka W.
Suradji, Chiho
Yamazaki, Kenji
Kobayashi, Hiroshi
Koyama, Rizky
Abdulah
Ajeng Diantini, Anas
Subarnas,
Supriyatna, Jutti
Levita, Rizky
Abdulah, Tri H.
Achmad, Ahmad
Faried, Leri Septiani
Faried, Euis Julaeha,
Dikdik Kurnia, Savitri
R. Wardhani, Hiroshi
Koyama
Jutti Levita, Nyi M.
Saptarini , Ardi
Ardiansyah

3.

4.

5.

Jutti Levita, Sandra


Megantara, Mutakin

6.

Anas Subarnas, Ajeng


Diantini, Rizky
Abdulah, Ade
Zuhrotun, Chiho
Yamazaki, Minato
Nakazawa, Hiroshi
Koyama
Muchtaridi, Jutti

7.

Judul Jurnal Internasional


The Development of
Glucosamine Analysis in the
Shark Cartilage Using High
Performance Liquid
Chromatography
Kaempferol-3-O-rhamnoside
isolated from the leaves of
Schima wallichii Korth. inhibits
MCF-7 breast cancer cell
proliferation through
activation of the caspase
cascade pathway

Jurnal
International Journal
of Medical and Pharma
Research

Cytotoxicity of fevicordin-A
from Phaleria macrocarpa
(Boerl.) scheff on P388, HeLa,
CasKi, TE-2, TE-8 and
Prepucea's Fibroblast cells

E3 Journal of Medical
Research

Generating a 3D structure
model of Histamine-4 receptor
for Antiinflammatory Drug
Design
Photometric Titration Method
to Determine Bromination of
Red and Yellow Dyes in
Crackers
Antiproliferative activity of
primates-consumed plants
against MCF-7 human breast
cancer cell lines

E3 Journal of
Biotechnology and
Pharmaceutical
Research
International Journal
of Chemistry

Influence of Using Coconut,

Food and Public Health

Oncology Letters

E3 Journal of Medical
Research

177

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

8.

Levita, Driyanti
Rahayu, Holida
Rahmi
Muchtaridi, Ida
Musfiroh

9.

Rizky Abdulah

10.

Nyi M. Saptarini,
Achmad S. Noer

11.

Aliya N. Hasanah,
Fani Rizkiana,
Driyanti Rahayu

12.

Keri Lestari, Jae K.


Hwang, Sri H.
Kariadi, Andi Wijaya,
Tri H. Ahmad, Anas
Subarnas, Supriyatna
, Muchtaridi
Resmi Mustarichie,
Zalinar Udin,
Muchtaridi ,
Supriyatna
Resmi Mustarichie,
Zalinar Udin, Ahmad
Muhtadi, Emma
Surahman, Anas
Subarnas, Supriyatna
Nasrul Wathoni,
Sriwidodo, M. Panji
Luhur

13.

14.

Palm, and Corn Oils as Frying


Medium on Concentration of
Acrylamide in Fried Tempe
Off-Line SPE-GC/MS Analysis of
Lead Compounds
Aromatherapy in Blood Plasma
of Mice of Essential Oils
Materials from Indonesian
Aromatic Plants
Antibiotic abuse in developing
countries
Mutation of A918C embB gene
in ethambutol resistant
Mycobacterium tuberculosis in
Bandung, Indonesia
Banana Peels And Stem (Musa
x paradisiaca Linn.) As
Biosorbent Of Copper In
Textile Industry Wastewater
Screening for PPAR agonist
from Myristica fragrans Houtt
seeds for the treatment of
Type 2 diabetes by in vitro and
in vivo
Identification and antibacterial
activity of methanol extract of
Luffa acutangula Roxb.

16.

Nasrul Wathoni, Aliya


Nur Hasanah, Cyntia
Febrianti

The antioxidant activity and


cytotoxicity methanol extracts
from cranberry plants
Effect of iontophoresis and
propylene glycol on the in
vitro diffusion of ethyl vitamin
C cream
Measurement of uric acid level
in vitro by reverse
iontophoresis

17.

Mutakin, Anna
Meiliana, Andi
Wijaya, Kenji
Kobayashi, Chiho
Yamazaki, Satomi
Kameo, Minato
Nakazawa, Hiroshi
Koyama

Association between selenium


nutritional status and
metabolic risk factors in men
with visceral obesity

15.

Asian Journal of
Chemistry

Pharmaceutical
Regulatory Affairs
E3 Journal of
Biotechnology and
Pharmaceutical
Research
Research Journal of
Pharmaceutical,
Biological and
Chemical Sciences
Medical and Health
Science Journal

Medical and Health


Science Journal

International Research
Journal of
Pharmaceutical and
Applied Sciences
International Research
Journal of
Pharmaceutical and
Applied Sciences
International Journal
of Pharmaceutical
Science and
Technology
Journal of Trace
Elements in Medicine
and Biology

178

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


18.

19.

20.

Taofik Rusdiana,
Takuya Araki,
Tomonori Nakamura,
Anas Subarnas,
koujirou Yamamoto
Nasrul Wathoni,
Jessie S. Pamudji,
Sasantitarini
Darijanto
Resmi Mustarichie,
Moelyono
Moektiwardoyo, Jutti
Levita, Supriyatna,
Ahmad Muhtadi, Anas
Subarnas, Linar Z.
Udin

Responsiveness to low-dose
warfarin associated with
genetic variants of VKORC1,
CYP2C9, CYP2C19, and CYP4F2
in an Indonesian population
Effect of iontophoresis and
penetration enhancers on the
in vitro diffusion of a
piroxicam gel

European Journal of
Clinical Pharmacology

The research evidence of


antioxidant and anti-cancer
activity of genistein content in
the Indonesian traditional food
(Oncom) ethanol extract

International Journal
of Pharmacy and
Pharmaceutical
Sciences
International Research
Journal of
Pharmaceutical and
Applied Sciences

PATENTS (HAKI)
In 2011 Faculty of Pharmacy achieved threepatents
Tabel 4.4 Patents
No.
1

Name
Dra Emma Surahman,
Msi., Apt.

Type
Copy right of book

Dra Emma Surahman,


Msi., Apt.

Product

Dr. Keri Lestari, MSi,


Apt.

Research

Title
Konsep dasar pelayanan
kefarmasian
berbasiskan
pharmaceutical care
Spray penyubur rambut
dari
getah
pisang
Banhair
Aktifitas antihiperglikemi
dari Biji Pala

COMMUNITY SERVICES
Several activities on community services are showed in Table 4.5.
Table 4.5 Community Services

No
1

Penulis
Resmi Mustarichie,
Jutti Levita, Ida
Musfiroh, Anas
Subarnas, Supriyatna

Judul
The Study of The
Interaction of
Quercetin and Casticin
With H4r, AntiInflammatory

Edisi
1(1): 70-76. 2012

179

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


Receptor, As
Supporting Data for
Anti-Inflammatory
Herbal Medicine
2

Muchtaridi, Ida
Musfiroh, Nunu N.
Hambali, Wiwiek
Indrayati

Nyi Mekar Saptarini,


Rusniyati

Determination of
alcohol contents of
fermented black tape
ketan based on
different fermentation
time using specific
gravity, refractive index
and GC-MS methods
Evaluation of Content
and Dissolution Profile
of Generic Amoxicillin
Tabliets Marketed in
Indonesia

2(3): 933-946.
2012/2013.

Ida Musfiroh,
Mutakin, Treesye
Angelina, Muchtaridi

Capsaicin level of
various Capsicum Fruits

5(1): 248-251.
2013.

Resmi Mustarichie,
Danni Ramdhani, Nyi
Mekar Saptarini,
Supriyatna, Anas
Subarnas
Ivan S. Pradipta,
Ajeng T. Sandiana, Eli
Halimah, Ajeng
Diantini, Keri Lestari,
Rizky Abdulah

Determination of the
active chemical
compounds in the stem
bark of Vitex trifolia
Linn
Microbial and
Resistance Profile in
Isolate from Adult
Sepsis Patients: An
Observational Study at
an Indonesian Private
Hospital during 20092012

2(2): 36-40. 2013.

3(12): 64-66.
2012/2013.

19(2): 24-29.
2013.

180

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


7

Holis A. Holik,
Herlianda Bianti,
Mutakin, Rizky
Abdulah

Nasrul Wathoni,
Sriwidodo, Uray
Camila Insani

Ivan S. Pradipta, Dian


Choirunnisa Sodiq, Eli
Halimah, Ajeng
Diantini, Keri Lestari,
Rizky Abdulah
Ida Musfiroh,
Muchtaridi, Ahmad
Muhtadi, Ajeng
diantini, Aliya
Nurhasanah,

10

11

Rizky Abdulah

12

Resmi Mustarichie,
Wiwiek Indriyati,
Yoga W Wardhana,
Gofarana Wilar, Jutti
Levita, Ahmad
Muhtadi

Determination of
Selenium
Concentration in
Different Species of
Rice Consumed in
Bandung Indonesia
Characterization and
Optimization of Natural
Maltodextrin-based
Niosome

Int. Res J Pharm.


App Sci., 2013;
3(3):38-41

Antibiotic resistance in
sepsis patients:
Evaluation and
recommendation of
antibiotic use
Cytotoxicity Studies of
Xanthorrizol and Its
Mechanism Using
Molecular Docking
Simulation and
Pharmacophore
Modelling
Reduced Serum
Selenium
Concentration in
Miscarriage Incidence
of Indonesian
Comparison of
Chemical and
Pharmacoogical
Research Data
Between Vitex Trifolia L
and Vitex rotundifolia L

Year : 2013
| Volume : 5
| Issue : 6
| Page : 344-352

Journal of Applied
Pharmaceutical
Science Vol. 3
(07), pp. 068-071,
July, 2013

Journal of Applied
Pharmaceutical
Science Vol. 3
(06), pp. 007-015,
June, 2013
Biological Trace
Element Research
2013
2013;2(6):19421957

181

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


13

Ida Musfiroh, Aliya


Nurhasanah, Iman
Budiman

14

Resmi Mustarichie,
Jutti Levita, Yovita
Chaterina, Ahmad
Muhtadi, Supriyatna

15

Resmi Mustarichie,
Jutti Levita, Dini
Febriani

16

Nyi Mekar Saptarini,


Evi yanti Sitorus,Jutti
Levita

17

Ahmad Muhtadi,
Indah L. Hilmi,
Supriyatna, Angga
P.Kautsar, Sunu
Widianto, Rizky
Abdulah

The Optimization of
Sodium Carboxymethyl
Cellulosa (NaCMC)
Synthesized from
Water Hyacinth
(Eichornia crassipes
(mart) Solm) Cellulosa
Interaction of
Furanodienone,
Procurcumenol,
Curdione and
Dehydrocurdione
Found in Curcuma
zedoria (Christm)
Roscoe) with Human
Estrogen Receptor
Alpha (Era)
Insilico Study of
Curcumin,
Demethoxycurcumin
and Xanthorrizol as
Skin Whithening
Agents
Structure-Based in Siico
Study of Gingerol, 6Ghogaol, and 6Paradol, Active
Compounds of Ginger
(Gingiber officinale) as
COX-2 Inhibitors
Hospital Pharmacists
Employee Engagement
Fully Mediate the
Organization Culture to
their Innovative
Behavior and Individual
Performance

OctoberDecember 2013,
4(4); 1092

ISSN:2277-7105,
2013;2(5): 12831297

ISSN(Print): 23213310,
ISSN(online):23213086 World J
Pharm Sc
2013;1(3): 72-80
Vol 5, No.3 2013,
ISSN 1916-9698

23(1), Nov-Dec
2013;n 36, 183190

182

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

4.2 COOPERATION AND MEMORANDUM OF UNDERSTANDING (MOU)


In 2011, the Faculty has signedMOUsto collaborate with several institutions and
pharmaceutical industries, e.g PT. Dexa Medica, PT. Kimia Farma, and Loka
Litbang P2B2 Ciamis, as well as previously the National Nuclear Agency(BATAN),
Hasan Sadikin Hospital, Cipto Mangunkusumo Hospital ,etc.

183

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


CHAPTER V
FACULTY ACHIEVEMENTS
Faculty achievements definitely depend on the quality of academic
system and the human resources, e.g. students and lecturers. The quality of the
academic system is proved by the A accreditations, achieved by two study
programs in the Faculty, that are the Undergraduate Program and the
Pharmacist Program.
These achievements contribute positively to Universitas Padjadjaran,
in its progress to be a world class university.
Some examples of student achievements are shown below:

Figure 5.1. The first winner of Duta Bahasa Jawa Barat in 2009

181

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Figure 5.2 The second winner of Duta Bahasa Faculty in 2009

Figure 5.3 The first winner in Debat Farmasi Nasional at


Universitas Gadjahmada, Yogyakarta
182

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Figure 5.4 The winner of Book Cover Design Competition

Figure 5.5 Finalist of PIMNAS XXII in 2009


183

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Figure 5.6 Participating in Student Exchange Program

Figure 5.7 The winner of Lomba Karya Tulis Ilmiah

184

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Figure 5.8 The third winner of Mahasiswa Berprestasi Universitas


Padjadjaran in 2010

Figure 5.9 The first winner of Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
185

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

Figure 5.10 The winner of National Speech Competition

Figure 5.11 Runner up Pharmaceutical Product Competition for Student

186

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan


LAMPIRAN
PROFIL DOSEN
A.

DosenTetap
Fakultas Farmasi memiliki 55 orang dosen tetap yang terdiri dari 19 orang
Guru Besar dan Doktor, 34 orang Magister, 1 orang Dokter Spesialis
Penyakit Dalam dan 3 orang Sarjana (Tabel 1).
Tabel 1. Profil Dosen Tetap Fakultas Farmasi

NO.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN

1.

Prof. Dr. Supriyatna S.,


Apt. (SS)
194503021970091001
000203450

2.

Prof. Dr. Anas Subarnas, M.Sc., Apt. (AS)


195207191985031001
0019075202

3.

Dr. Moelyono M.W.,


MS., Apt. (MW)
195001111977031001
0011015003

4.

Dr. Resmi Mustarichie,


M.Sc., Apt.(RM)
195012131977101001
0013125002
Dr. Marline Abdassah,
MS., Apt. (MA)
195205191986012001
0019055203

5.

6.

Dr. Ahmad Muhtadi,


MS., Apt. (AM)
195505031986031001
0003055502

MATA KULIAH
Dosen Prodi Magister Ilmu Farmasi
Tim Dosen : Farmakognosi, Farmasi Bahan
Alam, Herbal Medisin (Prodi Sarjana
Farmasi), Fitoterapi Terapan (Prodi Profesi
Apoteker)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Farmakologi Sistem Organ, Farmakologi
Kemoterapeutika, Elusidasi Struktur
Tim Dosen : Bahasa Inggris, Farmakologi
Dasar & Toksikologi, Farmakoterapi (Prodi
Sarjana Farmasi), Farmakoterapi Terapan
(Prodi Profesi Apoteker)
DosenProdi Magister Ilmu Farmasi
Tim Dosen : Farmasi Bahan Alam,
Etnofarmasi, Farmasi Bahari, Herbal
Medisin (Prodi Sarjana Farmasi),
Manajemen Farmasi (Prodi Profesi
Apoteker)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Kimia
Sintesis, Biokimia II, Kapita Selekta
Tim Dosen : Analisis Farmasi (Prodi
Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Magister Ilmu Farmasi
Tim Dosen : Tek & Form Sed Steril, Form
& Tek Sed Non Steril,Biofarmasi,
Sistem Baru Penghantaran Obat (Prodi
Sarjana Farmasi), Compounding &
Dispensing (Prodi Profesi Apoteker)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Farmakoterapi, Farmakokinetika,
Manajemen dan Kewirausahaan
Tim Dosen : Farmakoterapi Terapan (Prodi
Profesi Apoteker)

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Doktor,
UNPAD,
Bandung
Doktor,
Tohoku
University
Jepang

Doktor,
UNPAD,
Bandung

Doktor,
Murdock
UniversityA
ustralia
Doktor,
ITB,
Bandung

Doktor,
UNPAD,
Bandung

187

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

NO.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN

7.

Dr. Jutti Levita, M.Si.,


Apt. (JT)
196304091993022001
0009046303

8.

Dr. Ajeng Diantini, MS.,


Apt. (AD)
196403121990012001
001203640
Dr. Keri Lestari D.,
M.Si., Apt. (KD)
196904271994122001
0027046906
Dr. Tiana Milanda,
M.Si., Apt. (TM)
196912121996012001
0012126903

9.

10.

11.

Rizky Abdulah, Ph.D.,


Apt. (RA)
197901262009121002

12.

Melisa Intan Barliana,


Dr. Med. Sc., Apt.
(MIB)

13.

Dr. Sri Adi Sumiwi, MS.,


Apt. (SAS)
195711101986032001
0010115704

14.

Dr. Eli Halimah, MS.,


Apt. (EH)
196312271990032002
0027126302
Dr. Yoppi Iskandar,
M.Si., Apt. (YI)
196801161998021001
0016016807
Taofik Rusdiana, Ph.D.
M.Si., Apt. (TR)
197303301998021001
0030037301

15.

16.

MATA KULIAH
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Radiofarmasi, Analisis Farmasi, Kimia
Medisinal, Pemodelan Molekul Obat
Tim Dosen : Kimia Organik, Farmasi
Forensik (Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Imunologi, Teknologi Kultur Sel & Jaringan
Tim Dosen : Biokimia Klinik, Farmasi Klinik
(Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Magister Ilmu Farmasi
Tim Dosen : Biokimia Klinik, Farmasi Klinik
(Prodi Sarjana Farmasi), Komunikasi &
Konseling (Prodi Profesi Apoteker)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Mikrobiologi Farmasi, Bioteknologi Farmasi
Tim Dosen : Biologi Sel & Molekuler,
Imunologi, Farmasi Forensik, Teknologi
Fermentasi, Teknologi Kultur Sel &
Jaringan (Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Magister Ilmu Farmasi
Tim Dosen : Imunologi, Metodologi &
Desain Eksperimen, Nutraseutikal & Terapi
Nutrisi, Teknologi Kultur Sel & Jaringan
(Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Magister Ilmu Farmasi
Tim Dosen : Biokimia I, Biokimia II,
Analisis Biomedik, Farmakokinetika (Prodi
Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Farmakologi Dasar & Toksikologi
Tim Dosen : Farmakoterapi,
Farmakokinetika, Manajemen dan
Kewirausahaan (Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Agama,
Biokimia Klinik
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Farmasi Bahan Alam, Herbal Medisin
Dosen Prodi Profesi Apoteker
Tim Dosen : Farmakogenetik &
Farmakogenomik (Prodi Sarjana Farmasi)

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Doktor,
ITB,
Bandung
Doktor,
UNPAD,
Bandung
Doktor,
UNPAD,
Bandung
Doktor,
ITB,
Bandung

Doktor,
Gunma
UniversityJ
epang
Doktor,
Gunma
UniversityJ
epang
Proram
Doktor,
UNPAD,
Bandung
Program
Doktor,
UNPAD,
Bandung
Program
Doktor,
UNPAD,
Bandung
Program
Doktor,
Gunma
University
Jepang

188

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

NO.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN

MATA KULIAH

17.

Mutakin, Ph.D. M.Si.,


Apt. (MT)
197305241999031001
0024057302

Dosen Prodi Sarjana Farmasi


Tim Dosen : Kimia Analitik, Analisis
Fisikokimia I, Analisis Fisikokimia II,
Elusidasi Struktur (Prodi Sarjana Farmasi)

18.

Muchtaridi, M.Si.,Ph.D.
Apt. (MR)
197406021999031001
0002067401
Dr.rer.nat. Anis Yohana
Ch., M.Si., Apt. (AY)
197012201998022001
0020127001
Drs. Sohadi Warya,
M.Si., Apt. (SW)
195007181980031001
0018075002

Dosen Prodi Sarjana Farmasi


Tim Dosen : Kimia Sintesis, Radiofarmasi,
Kimia Medisinal, Pemodelan Molekul Obat
(Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Profesi Apoteker

19.

20.

21.

Dra. Emma Surahman,


M.Si., Apt. (ES)
195012201980032002
0020105002

22.

Dra. Wiwiek Indriyati,


M.Si., Apt. (WI)
195304261982112001
0026045302

23.

Dra. Rr. Sulistiyaningsih, M.Kes., Apt. (RS)


195508051986012001
0005085504

24.

Drs. Dolih Gozali, MS.,


Apt. (DG)
195912191986011002
0019125904

Dosen Prodi Profesi Apoteker :


Komunikasi & Konseling
Tim Dosen : Tek & Form Sed Steril,
Peraturan & Perundang-undangan Farmasi
(Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Kosmetika, Interaksi Obat, Farmasi Rumah
Sakit
Tim Dosen : Farmasetika Dasar (Prodi
Sarjana Farmasi), Farmasi Rumah Sakit &
Pelayanan Kefarmasian (Prodi Profesi
Apoteker)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Analisis Fisikokimia II, Farmasi Forensik,
Analisis Kimia & Keamanan Makanan
Tim Dosen : Nutraseutikal & Terapi Nutrisi
(Prodi Sarjana Farmasi), Ilmu Kesehatan
Masyarakat (Prodi Profesi Apoteker)
Dosen Prodi Profesi Apoteker :
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Tim Dosen : Mikrobiologi Dasar,
Mikrobiologi Farmasi, Parasitologi (Prodi
Sarjana Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi : Farmasi
Fisika I
Tim Dosen : Agama, Sistem Baru
Penghantaran Obat (Prodi Sarjana
Farmasi), Biofarmasetika Terapan &
Farmakokinetika Klinik (Prodi Profesi
Apoteker)

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Program
Doktor,
Gunma
University
Jepang
Program
Doktor,
USM,
Malaysia
Program
Doktor,
Jerman
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung

Magister,
IPB, Bogor

Magister,
UNPAD,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung

189

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

NO.
25.

26.

27.

28.

29.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN
Yasmiwar Susilawati,
M.Si., Apt. (YS)
196905181998022001
0018056903
Rini Hendriani, M.Si.,
Apt. (RH)
197102012006042001
0001027106
Ami Tjitraresmi, M.Si.,
Apt. (AT)
197112151998032001
NIDN 0015127101
Tina Rostinawati, M.Si.,
Apt. (TRN)
197301032006042001
0003017308
Sriwidodo, M.Si., Apt.
(SW)
197403301998021001
0030037401

30.

Yoga Windhu Wardhana,


M.Si., Apt. (YWW)
197410152006041001

31.

Soraya Ratnawulan
Mita, M.Si., Apt. (SRM)
197501012006042001

32.

Ida Musfiroh, M.Si., Apt.


(IM)
197511272001122002
0027117503

33.

Ellin Febrina, M.Si.,


Apt. (EF)
197603242005012003
0024037603

34.

Driyanti Rahayu, MT.


(DRH)
197604052006042001
0005047605

MATA KULIAH
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Farmakognosi, Farmasi Bahari,
Tim Dosen : Fitokimia (Prodi Sarjana
Farmasi)
Dosen Prodi Profesi Apoteker :
Farmakoterapi Terapan
Tim Dosen : Farmakologi Sistem Organ,
Farmakologi Kemoterapeutika (Prodi
Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Fitokimia
Tim Dosen : Botani Farmasi, Farmakognosi
(Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Profesi Apoteker
Tim Dosen : Biologi Sel & Molekuler,
Bioteknologi Farmasi (Prodi Sarjana
Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Tek & Form Sed Semisolida & Likuida,
Metodologi & Desain Eksperimen,
Peraturan & Perundang-undangan Farmasi,
Farmakogenetik & Farmakogenomik
Dosen Prodi Profesi Apoteker :
Biofarmasetika Terapan & Farmakokinetika
Klinik, Farmasi Industri
Tim Dosen : Farmasi Fisika I, Form & Tek
Sed Non Steril, Stabilitas Obat (Prodi
Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Farmasetika Dasar
Tim Dosen : Kosmetika (Prodi Sarjana
Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Kimia Analitik, Analisis Fisikokimia I
Tim Dosen : Analisis Biomedik, Far-masi
Lingkungan, Analisis Kimia & Keamanan
Makanan (Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Profesi Apoteker
Tim Dosen : Farmakologi Dasar &
Toksikologi, Kosmetika, Farmakologi
Kemoterapeutika, Interaksi Obat (Prodi
Sarjana Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Farmasi Lingkungan, Teknologi Fermentasi
Tim Dosen : Analisis Farmasi (Prodi
Sarjana Farmasi)

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Program
Doktor,
ITB,
Bandung
Magister,
UNPAD,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung

Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung

190

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

NO.

35.
36.

37.

38.

39.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN
Dudi Runadi, M.Si.,
Apt.(DRD)
197606162006041001
Nyi Mekar Saptarini,
M.Si., Apt. (NMS)
197610162006042001
0016107608
Yedi Herdiana, M.Si.,
Apt. (YH)
197707122006041001
0012067706
Insan Sunan K., S.Si.,
M.Farm,.,Apt. (ISK)
197510092002121002
0009107506
Iyan Sopyan, M.Si., Apt.
(IS)
197801122003121002
0012017802

40.

Sri Agung Fitri K., M.Si.,


Apt. (SAF)
197809042002122002
0004097803

41.

Aliya Nur Hasanah,


M.Si., Apt. (ANH)
197902122006042001

42.

Irma Meylani P., S.Si.,


MT., Apt. (IMP)
197905012006042002

43.

Holis Abdul Holik, M.Si.,


Apt. (HAH)
198102012008121001
0401028103
Ferry Ferdiansyah, S.Si.,
Apt. (FF)
198105182008121001

44.

MATA KULIAH

Dosen Prodi Profesi Apoteker


Tim Dosen : Etnofarmasi, Farmasi Bahari
(Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Biokimia I
Tim Dosen : Biokimia II, Analisis
Fisikokimia II, Kimia Medisinal (Prodi
Sarjana Farmasi)
DosenProdi Profesi Apoteker :
Pemastian Mutu
Tim Dosen : Tek & Form Sed Semisolida &
Likuida (Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Tek &
Form Sed Steril
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Stabilitas Obat
Tim Dosen : Farmasi Fisika I, Farmasi
Fisika II, Biofarmasi (Prodi Sarjana
Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi : Biologi Sel
& Molekuler
Tim Dosen : Mikrobiologi Farmasi,
Bioteknologi Farmasi, Parasitologi (Prodi
Sarjana Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Analisis Biomedik
Tim Dosen : Kimia Analitik, Analisis
Fisikokimia I, Farmasi Lingkungan (Prodi
Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Bahasa
Inggris
Tim Dosen : Anatomi dan Fisiologi
Manusia, Patofisiologi (Prodi Sarjana
Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi : Kimia
Organik
Tim Dosen : Kimia Sintesis (Prodi Sarjana
Farmasi)
DosenProdi Profesi Apoteker :
Fitoterapi Terapan
Tim Dosen :Fitokimia (Prodi Sarjana
Farmasi)

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Program
Magister,
UNPAD,
Bandung)
Magister
UGM,
Jogjakar-ta
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung

191

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

NO.
45.

46.
47.

48.

49.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN
Ade Zuhrotun, M.Si.,
Apt. (AZ)
198110102006042002
0010108106
Gofarana Wilar, M.Si.,
Apt. (GW)
198110162008121001
Angga Prawira Kautsar,
S.Si., MARS, Apt. (APK)
198202182008121004
0418028202
Nasrul Wathoni, M.Si.,
Apt. (NW)
198205042006041003
0004058202
Ivan Surya Pradipta, M.
Sc., Apt. (ISP)
198306022009121003

50.

Richie Agusta Iwan


Chandra, M.Sc., Apt.
(RAI)
198408152009121006

51.

Arif Budiman, M.Si.,


Apt. (AB)

52.

dr. Budhi Prihartanto,


Sp.PD.(BP)
196610251997021001
0025106602

NO.
53.

54.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN
Dra. Dewi Rusmiati,
Apt. (DR)
195001051976022002
005015002
Drs. Dradjad
Priambodo, Apt. (DP)
195011161982031001
0006115001

MATA KULIAH
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Botani
Farmasi, Etnofarmasi
Dosen Prodi Profesi Apoteker
Tim Dosen : Farmakologi Sistem Organ
(Prodi Sarjana Farmasi)
DosenProdi Profesi Apoteker :
Farmasi Rumah Sakit & Pelayanan
Kefarmasian
Tim Dosen : Farmasetika Dasar, Farmasi
Rumah Sakit (Prodi Sarjana Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Biofarmasi
Tim Dosen : Farmasi Fisika II,
Stabilitas Obat (Prodi Sarjana Farmasi)
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Patofisiologi, Farmasi Klinik
Tim Dosen : Anatomi dan Fisiologi Manusia
(Prodi Sarjana Farmasi)
DosenProdi Profesi Apoteker :
Compounding & Dispensing, Manajemen
Farmasi
Tim Dosen : Manajemen dan
Kewirausahaan (Prodi Sarjana Farmasi)
Dosen Prodi Profesi Apoteker
DosenProdi Sarjana Farmasi : Anatomi
dan Fisiologi Manusia
Tim Dosen : Patofisiologi (Prodi Sarjana
Farmasi)

MATA KULIAH
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Mikrobiologi Dasar
DosenProdi Sarjana Farmasi : Form & Tek
Sed Non Steril
Tim Dosen : Tek & Form Sed Semisolida &
Likuida (Prodi Sarjana Farmasi), Pemastian
Mutu (Prodi Profesi Apoteker)

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
UI, Jakarta

Magister,
ITB,
Bandung
Magister,
UGM,
Jogjakarta
Magister,
UGM,
Jogjakarta
Magister,
ITB,
Bandung
Spesialis,
UNPAD,
Bandung

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Sarjana,
UNPAD,
Bandung
Sarjana,
UNPAD,
Bandung

192

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

NO.
55.

B.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN
Drs. Muljadi G.T.,
Apt.(MGT)
195111221982031002
0022115101

MATA KULIAH
DosenProdi Sarjana Farmasi :
Nutraseutikal & Terapi Nutrisi, Sistem Baru
Penghantaran Obat

DosenTidak Tetap
Fakultas Farmasi memiliki 26 orang dosentidak tetap yang terdiri dari 12
orang Guru Besar dan Doktor, 11 orang Magisterdan 3 orang Sarjana (Tabel
2).
Tabel 2. Profil DosenTidak Tetap Fakultas Farmasi

NO.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN

1.

Prof. Dr. Yudi


Padmadisastra, M.Sc.,
Apt. (YP)

2.

Dr. Abdul Muthalib,


M.Sc. (AMT)
Dr. Unang Supratman,
M.Sc. (US)
Dr. Tati Herlina, M.Si.
(TH)
Dr. Euis Julaeha, M.Si.
(EJ)
Dr. Cece Subarna (CS)

3.
4.
5.
6.
7.
8.

NO.
9.
10.
11.
12.
13.

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Sarjana,
UNPAD,
Bandung

Dr. Endang Rusyaman


(ER)
Dr. Camelia Panatarani
(CP)
NAMA, INISIAL, NIP,
DAN NIDN
Dr. Togar Saragi, M.Si.
(TS)
Dr. Ayi Bahtiar (AB)
Dr. Irwan A. (IAD)
Dharmawan, M.Si.
Dr. Elmira (EM)
Dra. Tuti Susilawati,
M.Si. (TSW)

MATA KULIAH
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Tek &
Form Sed Non Steril
Dosen Prodi Profesi Apoteker :Farmasi
Industri
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Radiofarmasi
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Elusidasi
Struktur
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Kimia
Dasar
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Kimia
Dasar
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Bahasa
Indonesia
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Matematika Dasar
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Fisika
Dasar
MATA KULIAH
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Fisika
Dasar
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Fisika
Dasar
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Fisika
Dasar
Dosen Prodi Profesi Apoteker :
Komunikasi dan Konseling
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Fisika
Dasar

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Doctor

Doctor
Doctor
Doctor
Doctor
Doctor
Doctor
Doctor
PENDIDIKAN
TERAKHIR
Doktor
Doktor
Doktor
Doktor
Magister

193

Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan

NO.

NAMA, INISIAL, NIP,


DAN NIDN

14.

Budi Irawan, M.Si. (BI)

15.

Drs. Baum Suhendar,


MS. (BSH)
Sri Winarni, M.Si. (SW)

16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.

Dra. Neneng Sunengsih,


MS.(NS)
Dra. Khafsah Djubaedi,
M.Si. (KDB)
Dra. Ernah Suryamah,
M.Si. (ESY)
Drs. Made Pasek
Narendra, MM., Apt.
(MPN)
Dra. Pudjiastuti
Kartidjo, M.Si. (PK)
Drs. Basuki Hadi, MM.,
Apt. (BHD)
dr. Kuswandewi,
M.Sc.,M.Kes. (KDW)
Drs. Tatang Suparman
(TSP)
Drs. Edi Herawan, Apt.
(EHW)
Dra. Ambar Sundari,
Apt. (ASD)

MATA KULIAH
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Botani
Farmasi
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Kewarganegaraan
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Statistika
dan Desain Eksperimen
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Statistika
dan Desain Eksperimen
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Matematika Dasar
Dosen Prodi Sarjana Farmasi :
Matematika Dasar
Dosen Prodi Profesi Apoteker :
Manajemen Farmasi
Dosen Prodi Profesi Apoteker : Farmasi
Rumah Sakit dan Pelayanan Kefarmasian
Dosen Prodi Profesi Apoteker : Pemastian
Mutu
Dosen Prodi Profesi Apoteker : Ilmu
Kesehatan Masyarakat
Dosen Prodi Sarjana Farmasi : Bahasa
Indonesia
Dosen Prodi Profesi Apoteker : Farmasi
Industri
Dosen Prodi Profesi Apoteker :
Compounding dan Dispensing

PENDIDIKAN
TERAKHIR
Magister
Magister
Magister
Magister
Magister
Magister
Magister
Magister
Magister
Magister
Sarjana
Sarjana
Sarjana

194