Anda di halaman 1dari 20

PSIKOLOGI SOSIAL

DR. RUFUS PATTY WUTUN

JIWA DAN TUBUH


MANUSIA ADALAH MAKLUK CIPTAAN ALLAH YANG PUNYA JIWA DAN TUBUH
JIWA SETIAP ORANG UNIK SATU SAMA LAIN
KEUNIKAN JIWA MANUSIA MENENTUKAN RELASI PERSONAL DENGAN ALLAH.
ORANG LAIN. ALAM SEMESTA. DIRI SENDIRI
KEUNIKAN JIWA MANUSIA MENUNTUN SETIAP ORANG MEMBANGUN RELASI
SOSIAL DENGAN SESAMA DAN ORANG LAIN
KEUNIKAN JIWA MENENTUKAN PILIHAN HIDUP YANG COCOK DAN SESUAI DGN
KEBUTUHAN SETIAP ORANG
RELASI VERTIKAL DENGAN ALLAH DAN ALAM SEMESTA MENUNTUT KETAATAN
DAN KETERBUKAAN SEMENTARA HORISONTAL RELASI MEMBAGI DAN
MENERUSKAN KEPADA ORANG LAIN
KETAATAN BERARTI DENGAR DAN LAKUKAN PERINTAH-PERINTAH ALLAH. KETER
BUKAAN ARTINYA MEMBUKA DIRI UNTUK RAHMAT ALLAH MELALUI KASIH
RELASI MEMBAGI ARTINYA DIRI MENJADI MEDIA DAN TERMINAL UNTUK
MEMBAGI KASIH ITU KEPADA SESAMA DAN ORANG LAIN

SOCIAL PSYCHOLOGY

PSYCHE
LOGOS

PSIKOLOGI
SOSIAL

KESADARAN MANUSIA
PERILAKU MANUSIA

SITUASI SOSIAL
MEMPELAJARI SIFAT DAN SEBAB SEBAB
PERILAKU INDIVIDU DALAM SITUASI SOSIAL

INTERAKSI SOSIAL
PERILAKU INDIVIDU DALAM KONTEKS
INTERAKSI SOSIAL
ILMU TENTANG PERILAKU INDIVIDU DALAM
SITUASI SOSIAL

HUBUNGAN PSIKOSOS
DGN ILMU LAIN
SOSIOLOGI

ANTROPOLGI

POLITIK

MANUSIA OBJEK ILMU SOSIAL


MANUSIA DALAM HIDUP BERSOSIAL
BTK HDP BERMASYARAKAT, STKTR,
DAN FUNGSI KELOMPOK. KEBIASA
AN, TRADISI, DAN NILAI
HBGN INDIV DG COLL
PERILAKU INDIVIDU DLM INTERAKSI
SOSIAL DPT DIANALISIS DARI
SISTEM INDIVIDU, SOSIAL, BUDAYA
PRODUK BUDAYA TANGIBLE INTAN
GIBLE
KEKUASAAN DAN DISTRIBUSI KEKUA
SAAN. DICARI SEC INDIV/COLL
SAMA OBJEK TTP BEDA APPROACH

JENIS PERILAKU MANUSIA


PERILAKU MANUSIA YG TAMPAK DAN TDK TAMPAK (EMOSIO
NAL, KOGNITIF, DAN MOTORIK). PERILAKU YG ALAMI DAN
DIBENTUK
RESPONSE THD STIMULUS (BEHAVIORISME) TTP ADA KEMAM
PUAN UTK MILIH STIMULUS (KESDARAN). RESPN DITENTUK
AN STIMULUS DAN ORGANISME. STM-RESEPTOR-OTAK-RESP
VIA AFEKTOR: PROSES PSIKOLOGIS/AKTIVITAS PSIKOLOGIS
PERILAKU MUNCUL KARENA ADA JIWA. PERILAKU-RESPONSE
ADA KRN DIGERAKAN OLEH JIWA. TANPA JIWA TDK ADA PERI
LAKU. TANPA JIWA TIDAK ADA TUBUH

PEMBENTUKAN PERILAKU

CARA KONDISIONING: MEMBIASAKAN DIRI UNTUK MEMBACA


(TEORI BEHAVIORISME: THORNDIKE. SKINNER. PAVLOV)
CARA PENGERTIAN: BELAJAR SELALU SENYUM DAN TAWA
(TEORI KOGNITIF. KOHLER)
MENGGUNAKAN MODEL: PERILAKU ADA KRN ADA INTERAKSI
STIMULUS, LINGKUNGAN DAN PERSON. (TEORI BELAJAR
SOSIAL. PENGALAMAN BELAJAR PENTING DIPERLUKAN).
BANDURA). PEMIMPIN TOKOH MODEL.
JIWA BERSIFAT AKTIF DAN NETRAL. BERJUANG MENJADI BAIK
TETAPI BISA DIPENGARUHI MENJADI DESTRUKTIF

TEORI PERILAKU
TEORI PSIKOANALISIS (INSTING ) BIOLOGI MODERN
INSTING MENJADI DASAR PERILAKU BERTEMPAT DI ALAM KETIDAKSADARAN.
PERILAKU MANUSIA DISEBABKAN INSTING (EROS-TANATOS) FERUD.
PERILAKU SOSIAL SPESES SDH TERPROGRAM SECARA BIOLOGIS SBG HASIL
DARI EVOLUSI DAN PROSES SURVIVAL. CHARLES DARWIN. MCDOUGAL.
ORGANISMA PUNYA DORONGAN DAN KEBUTUHAN YG MENUNTUNNYA. IA
BERFUNGSI UNTUK MEREDUKSI DORONGAN TERSEBUT. HULL
PERILAKU ADA KARENA ADA DISPOSISI INTERNAL (MOTIF, SIKAP, DLL)
TEORI KOGNITIF
PERILAKU MANUSIA DITENTUKAN OLEH KESADARAN. PERAN KESADARAN
PENTING UNTUK MEMILIH PERILAKU SESUAI DENGAN KEPENTINGAN
INDIVIDU. KESADARAN SBG PUSAT UTK MENGOLAH INFORMASI UTK
MENGHASILKAN PERILAKU.
TEORI LINGKUNGAN
PERILAKU DIKENDALIKAN OLEH FAKTOR LUAR (STIMULUS) REWARD DAN
PUNISHMENT. PROSES BELAJAR OPERANT. WATSON. SKINNER.
SUMBER PENYEBAB PERILAKU SELAIN INTERNAL FACTOR JUGA EKSTERNAL.
PROSES BEL SOSIAL. BANDURA
JIWALAH YG MENGERAKAN TUBUH UNTUK MEMENUHI KEBUTUHANNYA
YG DITAMPAKAN MELALUI PERILAKU FISIK

PERSEPSI DAN ATRIBUSI SOSIAL


PROSES PERSEPSI TDK LEPAS DARI PENGINDERAAN. ADA STIMULUS YG DITERIMA
INDRA. DITERUSKAN KE SYARAF OTAK UTK DIORGANISASIKAN DIINTERPRETASI.
TERJADI PERSEPSI SOSIAL KRN OBYEKNYA BERUPA MANUSIA. AKIBATNYA OBYEK
INDRA PUNYA ARTI.
PERSEPSI SOSIAL KITA MEMAKNAI, MENGORGANISASIKAN, MENGINTERPRETASI
SESEORANG TTG NIAT, SIFAT, MOTIF, HARAPAN, PERASAAN, STRUKTUR TUBUH,
WARNA KULIT DLL YG ADA PADANYA. AKIBATNYA TERBENTUK GAMBARAN TTG
SESEORANG
PENYEBAB ORANG BERPERILAKU TERTENTU TERMASUK YANG ADA DI BALIK
PERILAKU DISEBUT ATRIBUSI SOSIAL
ORANG BAJAWA BAIK DAN RENDAH HATI. RAJIN DAN SUKA BEKERJA KERAS. MRK
AKAN MARAH DAN BISA SANGAT KASAR KALAU DIGANGGU HARGA DIRINYA.

TEORI ATRIBUSI SOSIAL


TEORI PENYIMPULAN TERKAIT
PERILAKU INDIVIDU DIJADIKAN DASAR UNTUK MENYIMPULKAN SESEORANG.
PRIA MEMILIH CALON ISTRI YG GEMUK, PENDEK, KRG CANTIK, SUKA SENYUM
DAN PENUH PERHATIAN SERTA SABAR LEBIH DIANDALKAN DRPD SEBALIKNYA
TEORI ATRIBUSI INTERNAL DAN EKSTERNAL (KELLEY & MICHELLA).
ADA TIGA HAL MENETAPKAN PERILAKU BERATRIBUSI YAKNI
KONSENSUS: PERILAKU CENDERUNG DILAKUKAN SEMUA ORANG PADA SITUASI
YG SAMA. MAKIN SERING MKN TINGGI KONSENSUS DAN SEBALIKNYA
KONSISTENSI: SESEORANG CENDERUNG MELAKUKAN PERILAKU YG SAMA DI
MASA LALU DLM SITUASI YG SAMA. YA, KONSISTENSI TINGGI. TIDAK
KONSISTENSI RENDAH.
DISTINGSI: ORANG CENDERUNG MELAKUKAN PERILAKU YG SAMA DI MASA LALU
DLM SITUASI YG BERBEDA. YA, DISTINGSI TINGGI. TIDAK, DISTINGSI RENDAH
PERILAKU ATRIBUTIF TERJADI KRN HASIL BELAJAR/PENGALAMAN BELAJAR

SUMBER KESASATAN ATRIBUSI


FUNDAMENTAL ERROR
KECENDERUNGAN MELAKUKAN ATRIBUSI TERHADAP ORANG LAIN DIDASAR
KAN HANYA PADA FAKTOR INTERNALPADAHAL PERILAKU JUGA DITENTUKAN
OLEH FAKTOR EKSTERNAL SPT ADAT, TRADISI, KEBIASAAN MASYARAKAT
EFEK PENGAMAT
PEMBENTUKAN PERSEPSI DAN ATRIBUSI SOSIAL TIDAK HANYA DALAM RELASI
ANTAR-PRIBADI TETAPI JUGA RELASI ANTAR-KELOMPOK. AKIBATNYA,
SIMPULAN INDIVIDUAL DIKENAKAN KEPADA TINGKAT KELOMPOK. ORANG
BAJAWA MUKA KERAS HATI LEMBUT
BIAS PENGUTAMAAN DIRI SENDIRI
ORANG CENDERUNG MEMBENARKAN DIRI DAN MENYALAHKAN ORANG LAIN
MISALNYA ORANG BAJAWA SUARANYA KERAS TTP HATINYA LEMBUT HANYA
UNTUK MENJAGA IMAGE
SUMBER KESESATAN ATRIBUSI TERJADI KRN MANUSIA LEBIH SUKA
MENYATAKAN DARIPADA MENUNJUKKANNYA
BISULAH DALAM KATA-KATA BERSUARALAH DALAM TINDAKAN!

DIRI PRIBADI DAN SOSIAL


DIRI
SEMUA CIRI YG MELEKAT PADA DIRI SENDIRI BAIK FISIK MAUPUN PSIKOLOGIS
BAIK MENURUTNYA MAUPUN DARI ORANG LAIN
ADA DUA JENIS SELF YAKNI SELF DAN EGO. AKU YANG DIPERSEPSI (OBJECTIVE
SELF). AKU SBG INTI DARI DIRI AKTIF (SUBJECTIVE SELF)
KOMBINASI KEDUANYA MENGGAMBARKAN KEPRIBADIAN
ORGANISASI DIRI ITU DINAMIS SIFATNYA
ORGANISASI ITU TERDAPAT DALAM DIRI INDIVIDU
ORGANISASI ITU TERDIRI DARI PSIKOLOGIS DAN FISIOLOGIS
MENENTUKAN CORAK PENYESUAIAN DIRI DENGAN LINGKUNGAN
SETIAP ORANG UNIK ADANYA
KEUNIKAN ITU ADA PADA JIWA. JIWA UNIK MENENTUKAN KEUNIKAN TUBUH
KARENA ITU ADA YANG PUTIH. GANTENG. TINGGI. SABAR. MURAH SENYUM.
ADA YANG HITAM. GALAK. KERITING. MARAH-MARAH. AUTORITER. ADA
YG PILIH PACAR HITAM DAN KURANG CANTIK YG LAINNYA PILIH PUTIH
DAN CANTIK

TEORI KEPRIBADIAN
PSIKOANALISIS
EGO MENJADI INTI KEPRIBADIAN. EGO MENGHADAPI KONFLIK ANTARA ID DAN
SUPEREGO. ID BERISI INSTING SEKSUAL DAN AGRESIVITAS. SUPEREGO BERISI
LARANGAN UNTUK MENGHAMBAT TUNTUTAN ID. EGO HRS PERTIMBANGKAN
REALITAS SEBELUM MENAMPILKAN PERILAKU PSIKOSEKSUAL (Freud). MANUSIA
MAKLUK RASIONAL YG TDK HANYA DIKENDALIKAN OLEH EGO MELAINKAN JUGA
OLEH FAKTOR PSIKOSOSIAL(Erikson)
BEHAVIORISME
MENGUTAMAKAN UNSUR FISIK DARI ORGANISASI KEPRIBADIAN. PERILAKU DI
KENDALIKAN OLEH PROSES KONDISIONING (watson). MANUSIA MENGEMBANG
KAN KEMAMPUAN SOSBUD MELALUI PROSES KONDISIONING OPERAN (Skinner).
PERILAKU MAN DPT DILATIH MELALUI PROSES BELAJAR SOSIAL (Bandura)
PSIKOLOGI KOGNITIF
MANUSIA TDK HANYA MENGANDALKAN DIRI PADA PENGINDERAAN TTP SELALU
DIKAITKAN DAN DIBERI MAKNA PERILAKU SECARA BERBEDA OLEH KOGNISI
TEORI-TEORI TSB MEMBAHAS PERILAKU YG BERPUSAT PADA KOGNISI/RASIO
PADAHAL SESUNGGUHNYA FISIK DIGERAKAN JIWA UNTUK BEREAKSI

SIKAP DAN PRASANGKA


CIRI SIKAP
ADA OBJEK SIKAP (1) MENGANDUNG PENILAIAN (3) RELATIF STA BIL (4) BUKAN
FAKTOR BAWAAN (5) MEMPENGARUHI PERILAKU. JADI, DERAJAT PERASAAN
SUKA-TDK SUKA, POSITIF-NEGATIF SESEORANG TERHADAP OBJEK SIKAP
DOMAIN SIKAP
DOMEIN AFEKTIF. KOGNISI/BELIEF. KONATIF. JIKA DPT DIKETAHUI KOGNISI DAN
PERSAAN SSEORG TTG OBJEK SIKAP MAKA PERILAKUNYA BISA DIRAMALKAN
TERBENTUK SIKAP
DARI PENGALAMAN MELALUI PROSES BELAJAR. PROSES KONDISIO NING. PROSES
PENIRUAN SOSIAL THD PERILAKU MODEL
PENGUKURAN SIKAP
SIKAP DAPAT DIUKUR MELALUI KUESIONER/SKALA TTG OBJEK SIKAP. SKALA
SIKAP LIKERT YG PALING SERING DIPAKAI UTK MENGUKUR OBJEK SIKAP TT
KITA INGIN MEMPEROLEH PENDAPAT TTG HUKUMAN FISIK
SISWA YG DITAMPAR DI SEKOLAH MENUMBUHKAN SIKAP BURUK TERHADAP
SEKOLAH. JAWABAN DARI SANGAT SETUJU SAMPAI SANGAT TIDAK SETUJU

TEORI TENTANG PENGUKURAN SIKAP


TEORI REASONED ACTION DARI FISHBEIN AJZEN (1975)
BERUSAHA UTK MENGUNGKAPKAN ALASAN DR SESUATU TINDAKAN TTT.
ASUMSINYA, MAN AKAN BERTINGKAHLAKU ATAS SESUATU YG MASUK AKAL DAN
MEMPERHITUNGKAN AKIBAT DARI TINDAKANNYA. KRN ITU, PERILAKU SOSIAL
BERADA DIBAWAH KONTROL KESADARAN DAN INTENSI MENJADI PENENTU
TINDAKAN UTK MENAMPILKAN-TIDK MENAMPILKAN PERILAKU TTT.
JADI, INTENSI DITENTUKAN OLEH SIKAP DAN NORMA SUBYEKTIF DR SEBUAH PERI
LAKU. SIKAP MENCERMINKAN FAKTOR PERSONAL DAN NORMA SUBJEKTIF MEN
CERMINKAN FAKTOR SOSIAL. NORMA SUBJEKTIF MENCERMINKAN PENILAIAN
ORANG LAIN TENTANG SEBUAH PERILAKU. INTENSI BERPERILAKU MENCERMIN
KAN PROBABILITAS SUBJEKTIF YG DIMILIKI SSORG MELAKUKAN TINDAKAN TTT
TEORI PLANNED BEHAVIOR DARI AJZEN (1988)
INTENSI UTK MELAKUKAN SUATU TINDAKAN TDK MUNCUL SPONTAN TTP ADA
FAKTOR LAINNYA : PERCEIVEED BEHAVIOR CONTROL (PBC). KONDISI-KONDISI YG
MEMPERMUDAH DAN MEMPERSULIT SSORG UTK MELAKUKAN TINDAKAN TTT

PRASANGKA
PRASANGKA PREJUDICE BENTUK DARI SIKAP
. ORG BERPRASANGKA KRN KEANGGOTAAN IN-GROUP OUT-GROUP
SIKAP MENGHAKIMI/MEMIHAK/MENILAI
RELASI ANTARPRIBADI/ANTARKELOMPOK TIMPANG
ADANYA STEREOTIP LABEL KHAS DILEKATKAN KEPADA KELOMPOK ORANG
MANUSIA MEMBENTUK SKEMA/KATEGORI DLM KOGNISINYA
ADA BIAS CARA BERPIKIR KRN HEURISTIK SIFATNYA
ORANG TIDAK RASIONAL. DISKRIMINATIF. TIDAK ADIL.
ORG TDK SUKA. BENCI. DENDAM. ORANG SALING MEMBUNUH
PENILAIAN NEGATIF. MEMIHAK. UKURAN SUBYEKTIF. EGOISTIS.
ETNOSENTRISME.
MENGAPA ORANG INDONESIA ATAU ORANG PADA UMUMNYA SUKA
BERPRASANGKA

TIPE PRASANGKA
RASIAL

JENIS KELAMIN
HOMOSEKSUAL

PRASANGKA AGAMA

ORANG CINA SELALU DIBERI FASILITAS. LEBIH


KAYA. NASIONALISME RENDAH. MUDAH
BEKERJA DI BANK SWASTA.
WANITA KURANG MENDAPAT TEMPAT DALAM
PENDIDIKAN. JABATAN PUBLIK DIKUASAI OLEH
LAKI-LAKI. HAK ATAS WARISAN KELUARGA
HANYA UNTUK LAKI-LAKI
AGRESI ANTI HOMOSEKSUAL. HOMOSEKSUAL
DIANGGAP MENGGANGGU SISTEM NILAI
AGAMA, ADAT,DAN KEBIASAAN
MASALAH PERKAWINAN ANTARAGAMA
KESULITAN MENDAPATKAN IJIN
PEMBANGUNAN TEMPAT IBADAH DI WILAYAH
PEMUKIMAN MAYORITAS AGAMA TTT
CARA PIKIR MANUSIA MEMBEDAKAN ORANG
LAIN UTK KEPENTINGAN SELF ESTEEM.
PUSATNYA ADA PADA EGO YANG EGOISTIS

SUMBER PRASANGKA

INTERAKSI SOSIAL

DINAMIKA KEPRIBADIAN

KETIDAKADILAN. IN GROUP-OUT GROUP


KONFORMITAS. DUKUNGAN INSTITUSIONAL
KONFLIK ANTARKELOMPOK. KOMPETISI ANTAR
KELOMPOK UNTUK MENGUASAI SUMBERDAYA
YANG TERBATAS.

TEORI FRUSTRASI AGRESI


KEBUTUHAN AKAN STATUS MEMILIKI
KELOMPOK.
KEPRIBADIAN AUTORITER
FAKTOR KOGNITIF
MANUSIA BELUM MENCINTAI DIRINYA DAN
BELUM MEMILIKI CINTA TERHADAP ORANG
LAIN

TEORI KONFLIK ANTARBUDAYA


HIPOTESIS FRUSTRASI AGRESI DARI DOLLARD DAN MILLER (1939)
DLM KONDISI TTT FRUSTRASI MENYEBABKAN AGRESI. ARTINYA FRUSTRASI
MEMFASILITASI TINDAKAN KEKERASAN DARI INDIVIDU PADA INDIVIDU LAIN
TEORI KONFLIK REALISTIS DARI MUZAFER SHERIF (1967)
KONFLIK ANTARKELOMPOK DISEBABKAN KONFLIK KEPENTINGAN MENGUASAI
SUMBERDAYA YG TERBATAS JUMLAHNYA
TEORI IDENTITAS SOSIAL DARI TAJFEL (1978)
KONFLIK ANTARKELOMPOK DISEBABKAN OLEH MASALAH IDENTITAS
KELOMPOK. IDENTITAS SOSIAL POSITIF MENDORONG TERBENTUKNYA
STEREOTIPE DAN PRASANGKA SERTA DISKRIMINASI SOSIAL. POLA PIKIR
INGROUP-OUTGROUP DIMULAI HINGGA INGROUP FAVOURITISM BIAS.
TEORI DOMINASI SOSIAL DARI SIDANIUS DAN PRATTO (1999)
KONFLIK ANTARKELOMPOK TERJADI KRN ORIENTASI DOMINASI DARI PARA
PEMIMPIN KELOMPOK DAN PELEMBAGAAN DOMINASI YG DISAHKAN
SIMPULAN
TEORI-TEORI TSB DIDASARKAN OLEH KEBUTUHAN AKAN POWER DAN
AUTORITAS INDIVIDU (EGO YANG EGOISTIS) UTK MELINDUNGI KEPENTINGAN

TUGAS KELOMPOK
ANDA DITUGASKAN UNTUK MENDISKUSIKAN TOPIK BAB DI BAWAH INI.
HASIL DISKUSI DILAPORKAN DALAM MAKALAH KELOMPOK. KEMUDIAN
DIPRESENTASIKAN DI KELAS DALAM PERTEMUAN BERIKUT. NILAI
PRESENTASI MAKALAH KELOMPOK MASING-MASING AKAN DIGUNAKAN
SEBAGAI NILAI EVALUASI AKHIR SEMESTER UNTUK SETIAP ORANG.
TOPIK-TOPIK BAB SEBAGAI BERIKUT
HUBUNGAN ANTARPRIBADI (1)
AGRESI DAN ALTRUISME (2)
PERILAKU DALAM KELOMPOK (3)
GENDER (4)
INTERVENSI PSIKOSOSIAL DAN MEDIS UTK MENCEGAH LAHIR CACAT
FISIK DAN MENTAL SEJAK DALAM RAHIM IBU (5)

SALAM!
DR. RUFUS PATTY WUTUN

SUMBER BACAAN
BARON, A.ROBERT, DONN BYRNE.2003. PSIKOLOGI SOSIAL. EDISI TERJEMAHAN. JAKARTA. PENER
BIT ERLANGGA
BIMO WALGITO. 2003. PSIKOLOGI SOSIAL: SUATU PENGANTAR. YOGYAKAR TA. PENERBIT ANDI
YOGYAKARTA
MARKUM, E. MOCHAMAD. 2006. AGAMA SEBAGAI MODAL SOSIAL DALAM HUBUNGAN ANTAR
KELOMPOK. PIDATO PENGUKUHAN GURU BESAR TETAP DALAM BIDANG PSIKOLOGI SOSIAL PADA
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS INDONESIA. JAKARTA.
MUELLER, J. DANIEL. 1992. MENGUKUR SIKAP SOSIAL: PEGANGAN UNTUK PENELITI DAN PRAK
TISI. JAKARTA. PENERBIT BUMI AKSARA
SARLITO, W. SARWONO. 2006. PSIKOLOGI PRASANGKA ORANG INDONESIA. JAKARTA. PT. RAJA
GRAFINDO PERSADA
SARLITO, W. SARWONO. 2002. PSIKOLOGI SOSIAL: INDIVIDU DAN TEORI-TEORI PSIKOLOGI
SOSIAL. JAKARTA. BALAI PUSTAKA
TAYLOR, E. SHELLEY, LETITIA ANNE PEPLAU, DAVID, O. SEARS. 2012. PSIKOLO GI SOSIAL. EDISI KE
12 TERJEMAHAN. JAKARTA. PENERBIT KENCANA
WUTUN, PATTY RUFUS, MAX BIAE DAE, PETRUS YULIUS. 2014. MANUSIA SE HAT DALAM MODUS
TO HAVE DAN TO BE. KUPANG. LEMBAGA JASA PSIKOLO GI TERAPAN KUPANG (LPTK)