Anda di halaman 1dari 31

LAPORAN KETERANGAN

PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA


AKHIR TAHUN ANGGARAN 2013

KEPADA
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA

DESA

: SIDOMULYO

KECAMATAN : PETANAHAN
KABUPATEN : KEBUMEN

KATA PENGANTAR

Bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 40 Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2007 tentang
Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa, yang disebutkan dalam :
Ayat (1)

Ayat (2)
Ayat (3)
Ayat (4)

Kepala Desa mempunyai kewjiban untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan


Desa kepada Bupati, memberikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kepada BPD serta
meninformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa kepada masyarakat 1 (satu) kali
dalam 1 (satu) tahun.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan
kepada Bupati melalui Camat.
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kepada BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
disampaikan dalam musyawarah BPD.
Penyampaian informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa kepada masyarakat
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa selebaran yang ditempelkan pada papan
pengumuman atau diinformasikan secara lisan dalam berbagai pertemuan masyarakat desa atau
media lainnya.

Dengan pertimbangan sebagaimana tersebut di atas, selaku Kepala Desa sebagai penyelenggara
Pemerintahan Desa mempunyai Tugas, wewenang, kewajiban dan hak tugas menyelenggarakan
Pemerintahan Desa meliputi Urusan Pemerintahan, Urusan Pembangunan, Urusan Kemasyarakatan serta
melaksanakan urusan-urusan lainnya yang menjadi kewenangan desa mencakup :
a. Urusan Pemerintahan yang sudah ada berdasarkan hak asal usul desa.
b. Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten yang diserahkan pengaturannya kepada
desa.
c. Tugas Pembantuan dari Pemerintah.
Dengan telah berakhirnya Tahun Anggaran 2013, bersama ini kami sampaikan pelaksanaan kegiatan
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa berupa Keputusan Kepala Desa tentang Laporan Keterangan
Pertanggungjawaban Kepala Desa Akhir Tahun Anggaran, untuk selanjutkan sebagai bahan kajian Kinerja
selama 1 (satu) tahun, oleh Badan Permusyawaratan Desa.
Apabila di dalam pembahasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa
Akhir Tahun Anggaran ini terdapat hal-hal yang belum jelas dan membutuhkan penjelasan kami selaku
Kepala Desa akan memberikan penjelasan-penjelasan sesuai hasil evaluasi Badan Permusyawaratan Desa
demi kelangsungan kemajuan desa.
Demikian untuk menjadikan maklum, terima kasih.

Sidomulyo, 20 Januari 2014


Kepala Desa Sidomulyo

NASIMIN

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ..............................................................................................................................................


Daftar Isi ........................................................................................................................................................
BAB I

PENDAHULUAN
A. DASAR HUKUM
B. GAMBARAN UMUM DESA
1. Kondisi Geografis
2. Gambaran Umum Demografis
3. Kondisi Ekonomi
a. Potensi Unggulan
b. Pertumbuhan Ekonomi/PDRB

BAB II

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA


A. VISI DAN MISI
B. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN DESA (RPJMD)
C. PRIORITAS DESA

BAB III

KEBIJAKAN UMUM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA


A. PENGELOLAAN PENDAPATAN DESA
B. PENGELOLAAN BELANJA DESA

BAB IV

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DESA


A. URUSAN ASAL USUL DESA
B. URUSAN PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN KABUPATEN

BAB V

PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN


A. TUGAS PEMBANTUAN YANG DITERIMA

BAB VI

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA


A. KERJASAMA ANTAR DESA
B. KERJASAMA DESA DENGAN PIHAK KETIGA
C. BATAS DESA
D. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA
E. PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM

BAB VII

PENUTUP

i
ii

PEMERINTAH KABUPATEN KEBUMEN


KECAMATAN PETANAHAN
DESA SIDOMULYO
Jl. Pekeyongan No. 1 Telp. (0287) 5568585 Kode Pos 54382

KEPUTUSAN KEPALA DESA SIDOMULYO, KECAMATAN PETANAHAN,


KABUPATEN KEBUMEN
NOMOR : 141 / 1 / KEP / 2014
TENTANG :
LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA SIDOMULYO,
KECAMATAN PETANAHAN, KABUPATEN KEBUMEN
TAHUN ANGGARAN 2013
KEPALA DESA SIDOMULYO,
Menimbang

: a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 40 Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun


2007 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian
Kepala Desa, maka perlu menyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala
Desa;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, maka perlu
menetapkan
Keputusan
Kepala
Desa
tentang
Laporan
Keterangan
Pertanggungjawaban Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten
Kebumen Tahun Anggaran 2013.

Mengingat

: 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah


Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah ;
2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali dirubah, terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4438);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4587);
7. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 2 Tahun 2004 tentang Pengaturan
Kewenangan Desa di Kabupaten Kebumen (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen
Tahun 2004 Nomor 6);
8. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2007 tentang Sumber
Pendapatan Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 3,
Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 2);
9. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pembentukan
Badan Permusyawaratan Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007
Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3);

10. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 5 Tahun 2007 tentang Tata Cara
Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa (Lembaran
Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah
Kabupaten Kebumen Nomor 4);
11. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pedoman
Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa (Lembaran Daerah
Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten
Kebumen Nomor 5);
12. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 8 Tahun 2007 tentang Kedudukan
Keuangan Kepala Desa dan Perangkat Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen
Tahun 2007 Nomor 8, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 7);
13. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pembentukan
Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (Lembaran
Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah
Kabupaten Kebumen Nomor 8);
14. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 10 Tahun 2007 tentang Kerjasama
dan Penyelesaian Perselisihan Antar Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen
Tahun 2007 Nomor 10, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 9);
15. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 11 Tahun 2008 tentang Urusan
Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah (Lembaran daerah
Kabupaten Kebumen Tahun 2008 Nomor 11, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten
Kebumen Nomor 22).
MEMUTUSKAN
Menetapkan

KESATU

: Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan


Petanahan Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2013, sebagaimana tersebut
dalam Lampiran Keputusan ini.
: Laporan Keterangan Pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam Diktum
KESATU dibuat dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui Badan
Permusyawaratan Desa, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan kewajiban
Kepala Desa.
: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

KEDUA

KETIGA

Ditetapkan di Sidomulyo
pada tanggal 20 Januari 2014
KEPALA DESA SIDOMULYO

NASIMIN
TEMBUSAN: disampaikan kepada Yth. :
1. Camat Petanahan;
2. Ketua BPD Desa Sidomulyo.

LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA DESA SIDOMULYO


NOMOR : 141 / 1 / KEP / 2014
TANGGAL : 10 JANUARI 2014

LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA


AKHIR TAHUN ANGGARAN 2013

BAB I

PENDAHULUAN
A. DASAR HUKUM
B. GAMBARAN UMUM DESA
1. Kondisi Geografis
2. Gambaran Umum Demografis
3. Kondisi Ekonomi
a. Potensi Unggulan
b. Pertumbuhan Ekonomi/PDRB

BAB II

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA


D. VISI DAN MISI
E. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN DESA (RPJMD)
F. PRIORITAS DESA

BAB III

KEBIJAKAN UMUM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA


A. PENGELOLAAN PENDAPATAN DESA
1. Intensifikasi dan Ekstensifikasi
2. Target dan Realisasi Pendapatan
3. Permasalahan dan Penyelesaian
B. PENGELOLAAN BELANJA DESA
1. Kebijakan Umum Keuangan Desa
2. Target dan Realisasi Belanja
3. Permasalahan dan Penyelesaian

BAB IV

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DESA


A. URUSAN ASAL USUL DESA
1. Program dan Kegiatan
2. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
3. Permasalahan dan Penyelesaian
B. URUSAN PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN KABUPATEN
1. Program dan Kegiatan
2. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
3. Permasalahan dan Penyelesaian

BAB V

PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN


A. TUGAS PEMBANTUAN YANG DITERIMA
1. Dasar Hukum
2. Instansi Pemberi Tugas Pembantuan
3. Satuan Kerja Perangkat Desa
4. Kegiatan yang diterima
5. Sumber dan Jumlah Anggaran
6. Permasalahan dan Penyelesaian

BAB VI

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA


A. KERJASAMA ANTAR DESA
1. Kebijakan dan Kegiatan
2. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
3. Permasalahan dan Penyelesaian
B. KERJASAMA DESA DENGAN PIHAK KETIGA
1. Kebijakan dan Kegiatan
2. Pelaksanaan Kegiatan
3. Permasalahan dan Penyelesaian

C. BATAS DESA
1. Kebijakan dan Kegiatan
2. Pelaksanaan Kegiatan
3. permasalahan dan Penyelesaian
D. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA
1. Bencana yang terjadi dan penanggulangannya
2. Status Bencana
3. Sumber dan Jumlah Anggaran
4. Antsipasi Desa
5. Potensi bencana yang diperkirakan terjadi
E. PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM
1. Gangguan yang terjadi
2. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
3. Data Perangkat Desa
4. Sumber dan Jumlah Anggaran
5. Penanggulangan dan Kendalanya
6. Keikutsertaan Aparat Keamanan Dalam Penanggulangan

Sidomulyo, 20 Januari 2014


Kepala Desa Sidomulyo

NASIMIN

INFORMASI PENYELENGGARAAN
PEMERINTAHAN DESA
Desa
Kecamatan
Tahun

: Sidomulyo
: Petanahan
: 2014

I.

Penyelenggaraan Pemerintahan Desa


A. Urusan hak asal usul desa
(Ringkasan dari penyelenggaraan urusan hak asal usul desa)
B. Urusan Pemerintahan yang diserahkan Kabupaten
(Ringkasan dari penyelenggaraan urusan pemerintahan yang diserahkan ke Desa)
C. Tugas Pembantuan
(Ringkasan dari Penyelenggaraan yang ditugaskan kepada Desa oleh Pemerintahan di atasnya)
D. Urusan Pemerintahan Lainnya
(Ringkasan urusan Pemerintahan lainnya jika ada)
II. Ringkasan APBDes
A. Pendapatan Desa
a. PAD
Rp.
144.272.461,b. Bagi Hasil Pajak
Rp.
3.695.000,c. Bagian Hasil Retribusi
Rp.
425.600,d. ADD
Rp.
58.695.450,e. Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi, Kabupaten
Rp.
119.532.500,f. Hibah
Rp.
g. Sumbangan Pihak Ketiga
Rp.
12.750.000,Jumlah
Rp.
339.371.011,B. Belanja
a. Belanja Langsung
1. Belanja Pegawai
Rp.
11.190.000,2. Belanja Barang/Jasa
Rp.
40.260.850,3. Belanja Modal
Rp.
56.329.450,Jumlah Belanja Langsung
Rp.
107.780.300,b. Belanja Tidak Langsung
1. Belanja Pegawai
Rp.
136.820.211,2. Belanja Subsidi
Rp.
3. Belanja Hibah
Rp.
4. Belanja Bantuan Sosial
Rp.
2.900.000,5. Belanja Bantuan Keuangan
Rp.
91.870.500,6. Belanja Tak Terduga
Rp.
Jumlah Belanja Tidak Langsung
Rp.
231.590.711,Jumlah Belanja
Rp
339.371.011,C. Pembiayaan
a. Penerimaan Pembiayaan
1. Sisa Anggaran Tahun Sebelumnya
Rp.
16.874.223,2. Hasil Penjualan Aset yang Dipisahkan
Rp.
Jumlah
Rp.
16.874.223,b. Pengeluaran Pembiayaan.
1. Dana Cadangan
Rp.
2. Penyerahan Modal Desa
Rp.
3. Pembayaran Utang
Rp.
Jumlah
Rp.
-

Sidomulyo, 20 Januari 2014


Kepala Desa Sidomulyo

NASIMIN

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SIDOMULYO


KECAMATAN PETANAHAN
KABUPATEN KEBUMEN
KEPUTUSAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SIDOMULYO,
KECAMATAN PETANAHAN, KABUPATEN KEBUMEN
NOMOR : 2 / 1 / KEP / 2014
TENTANG :
EVALUASI LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA SIDOMULYO, KECAMATAN
PETANAHAN KABUPATEN KEBUMEN
TAHUN ANGGARAN 2013
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SIDOMULYO,
Menimbang

: a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 36 Peraturan Menteri Dalam Negeri


Nomor 35 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Tatacara Pelaporan dan
Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, maka perlu
melaksanakan Evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, maka perlu
menetapkan Keputusan Badan Permusyawaratan Desa tentang Evaluasi Laporan
Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Petanahan
Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2013.

Mengingat

: 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah


Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Tengah ;
2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4438);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 tentang Penetapan Mulai Berlakunya
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4587);
7. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 2 Tahun 2004 tentang Pengaturan
Kewenangan Desa di Kabupaten Kebumen (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen
Tahun 2004 Nomor 6);
8. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2007 tentang Sumber
Pendapatan Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 3,
Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 2);
9. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pembentukan
Badan Permusyawaratan Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007
Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3);
10. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 5 Tahun 2007 tentang Tata Cara
Pencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa (Lembaran
Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah
Kabupaten Kebumen Nomor 4);

11. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pedoman
Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa (Lembaran Daerah
Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten
Kebumen Nomor 5);
12. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 8 Tahun 2007 tentang Kedudukan
Keuangan Kepala Desa dan Perangkat Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen
Tahun 2007 Nomor 8, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 7);
13. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pembentukan
Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (Lembaran
Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah
Kabupaten Kebumen Nomor 8);
14. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 10 Tahun 2007 tentang Kerjasama
dan Penyelesaian Perselisihan Antar Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen
Tahun 2007 Nomor 10, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 9);
15. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 11 Tahun 2008 tentang Urusan
Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah (Lembaran daerah
Kabupaten Kebumen Tahun 2008 Nomor 11, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten
Kebumen Nomor 22).
MEMUTUSKAN
Menetapkan

KESATU

: Evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Sidomulyo,


Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2013.
: Evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam
Diktum KESATU dilaksanakan, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dan kewajiban
Badan Permusyawaratan Desa.
: Hasil Evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud
dalam Diktum KESATU, sebagaimana tersebut dalam Lampiran Keputusan ini.
: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

KEDUA

KETIGA
KEEMPAT

Ditetapkan di Sidomulyo
pada tanggal 17 Januari 2014
KETUA
BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SIDOMULYO

HERRY HERMANTO

TEMBUSAN: disampaikan kepada Yth. :


1. Bupati Kebumen;
2. Camat Petanahan.

LAMPIRAN

: KEPUTUSAN BADAN
PERMUSYAWARATAN DESA (BPD)
DESA SIDOMULYO
NOMOR
: 2 / 1 / KEP / 2014
TANGGAL
: 17 JANUARI 2014

BERITA ACARA
RAPAT BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SIDOMULYO
KECAMATAN PETANAHAN KABUPATEN KEBUMEN

Pada hari ini Jumat tanggal Tujuh belas bulan Januari tahun Dua ribu empat belas bertempat di
Kantor Badan Permusyawaratan Desa Sidomulyo Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, telah
diadakan Rapat Badan Permusyawaratan Desa dalam rangka Evaluasi Laporan Keterangan
Pertanggungjawaban Kepala Desa Sidomulyo Tahun Anggaran 2013.
Rapat Badan Permusyawaratan Desa tersebut dihadiri oleh :
1. Ketua BPD Sidomulyo
2. Anggota BPD Sidomulyo
3. Daftar Hadir Terlampir
Dalam Rapat Badan Permusyawaratan Desa tersebut diperoleh kata sepakat untuk menerima
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Desa Sidomulyo Tahun Anggaran 2013 karena setelah
diadakan Evaluasi Kepala Desa telah menjalankan semua Anggaran yang telah tertuang dalam APBDesa
Tahun 2013.
Demikian Rapat Badan Permusyawaratan Desa ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana
mestinya.

Sidomulyo, 17 Januari 2014


BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SIDOMULYO
KETUA

HERRY HERMANTO

*). Coret yang tidak perlu

DAFTAR HADIR ANGGOTA BPD


Rapat
Desa
Kecamatan
Kabupaten
Hari / Tanggal

:
:
:
:
:

BPD dalam rangka Evaluasi LKPJ Kepala Desa Tahun 2014.


Sidomulyo
Petanahan
Kebumen
Jumat, 17 Januari 2014

No

Nama

Jabatan

Tanda Tangan

1.

Hery hermanto

Ketua BPD

2.

Sumarso

Wakil Ketua BPD

3.

Sunaryanto

Anggota BPD

4.

Basiran

Anggota BPD

5.

Siti Solikhah

Anggota BPD

6.

Karyosuwito

Anggota BPD

7.

Nur Khamid

Anggota BPD

1
2
3 .
4
5 .
6
7 .

Sidomulyo, 17 Januari 2014


BADAN PERMUSYAWARATAN DESA SIDOMULYO
KETUA

HERRY HERMANTO
KETERANGAN :
1.
2.
3.
4.

Jumlah Anggota
Hadir
Tidak Hadir
Quorum

:
:
:
:

7 Orang
7 Orang
- Orang
Memenuhi / Tidak Memenuhi

BAB I
PENDAHULUAN
A. DASAR HUKUM
Laporan Pertanggungjawaban Kepala Desa Akhir Tahun Anggaran 2013 disusun dengan berdasarkan
pada :
1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam
Lingkungan Propinsi Jawa Tengah ;
2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4389);
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)
sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008
tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat
dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438) ;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4587);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesis Tahun 2005 Nomor
165, Tambahan Lembaran Negara Republik In donesis Nomor 4593);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara
Pemerintah, Pemerintahan Daerah, Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota (Lembaran
Negara Republik Indonesis Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesis
Nomor 4737);
8. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 2 Tahun 2004 tentang Pengaturan Kewenangan
Desa di Kabupaten Kebumen (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2004 Nomor 6);
9. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 2 Tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan
Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 2, Tambahan
Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 1);
10. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2007 tentang Sumber Pendapatan Desa
(Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah
Kabupaten Kebumen Nomor 2);
11. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pembentukan Badan
Permusyawaratan Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 4, Tambahan
Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3);
12. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 5 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pencalonan,
Pemilihan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen
Tahun 2007 Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 4);
13. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan
Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007
Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 5);
14. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 8 Tahun 2007 tentang Kedudukan Keuangan Kepala
Desa dan Perangkat Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 8, Tambahan
Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 7);
15. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pembentukan Lembaga
Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (Lembaran Daerah Kabupaten
Kebumen Tahun 2007 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 8);

16. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 10 Tahun 2007 tentang Kerjasama dan Penyelesaian
Perselisihan Antar Desa (Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2007 Nomor 10, Tambahan
Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 9);
17. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 11 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang
Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah (Lembaran daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2008
Nomor 11, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 22):
18. Peraturan Bupati Kebumen Nomor 31 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Desa (Berita
Daerah Kabupaten Kebumen Tahun 2008, Nomor 31);
19. Peraturan Desa Nomor 7 Tahun 2010 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2010
20. Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2009 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa.
B. GAMBARAN UMUM DESA
1. Kondisi Geografis
Secara geografis Desa. Sidomulyo, Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, dilihat dari
beberapa aspek tinjauan meliputi :
1) Iklim :
Curah hujan
: 2000-3000 Mm
Jumlah bulan hujan
: 6 Bulan
Suhu rata-rata harian
: 30 C
Tinggi tempat
: 6 mdl
Bentang Wilayah
: Datar/berbukit/lereng gunung.
2) Tipologi :
Desa kepulauan
Desa pantai/pesisir
Desa Sekitar hutan
Desa terisolir
Desa perbatasan dengan Kabupaten lain
3) Orbitasi :
Berada di Ibu Kota Kecamatan
Jarak ke Ibu Kota Kecamatan
Lama tempuh ke Ibu Kota Kecamatan
Kendaraan umum ke Ibu Kota Kecamatan
Jarak ke Ibu Kota Kabupaten
Lama tempuh ke Ibu Kota Kabupaten
Kendaraan umum ke Ibu Kota Kabupaten
4) Batas Desa :
Sebelah Utara
Sebelah Timur
Sebelah Selatan
Sebelah Barat

:
:
:
:

Ya/tidak
Ya/tidak
Ya/tidak
Ya/tidak
Ya/tidak

Ya/tidak
7 Km
1/4 Jam
7 Km
10 Km
Jam
1 Jam

Ds. Banjarwinangun
Ds. Dorowati dan Gadungrejo Kec. Klirong
Ds. Tanjungsari
Ds. Grujugan dan Desa Kritig

5) Luas wilayah :
Luas wilayah desa Sidomulyo adalah : 140 ha, terdiri dari berbagai jenis tanah yang meliputi :
1. Tanah Sawah
: 98 Ha
2. Tanah Darat
: 42 Ha
2. Gambaran Umum Demografis
Dalam pelaksanaan pembangunan jumlah penduduk dapat sebagai penentu arah kebijakan kegiatan
desa, mengingat bahwa aset desa ini, memiliki peran ganda sebagai subyek maupun obyek
kegiatan. Struktur Penduduk berdasarkan Kelompok Umur, Jenis Kelamain dan Penyebaran pada
Wilayah sebagai berikut :

a. POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM):


1. UMUR :
NO

KELOMPOK UMUR

JUMLAH/ORANG

1
1.
2.
3.
4.

3
415
498
527
786
2226

0 16 Tahun
17 30 Tahun
31 45 Tahun
46 Tahun Keatas
Jumlah

2. JUMLAH JIWA :
1. Jumlah Jiwa
2. Jumlah Laki-laki
3. Jumlah Perempuan
4. Jumlah Kepala Keluarga

: 2.226 orang
: 1.119 orang
: 1.107 orang
: 621 orang

3. MUTASI PENDUDUK :
Datang
Pindah
Lahir
Meninggal

: 4 orang
: 8 orang
: 14 orang
: 15 orang

Perubahan jumlah penduduk dapat dilihat dari adanya proses perubahan sebagaimana
tersebut pada angka 3, dan kondisi tersebut dikarenakan :
Datang, berasal dari Karena Pindah tempat tinggal ke Desa -, Kabupaten Karena Meninggal Dunia disebabkan karena :
Usia.
Penyakit
...............
4. PENDIDIKAN :
Tingkat pendidikan masyarakat dari tahun ke tahun terus berkembang kejenjang lebih
tinggi, dengan hasil Capaian dalam tahun 2013, yang lulus dari jenjang tingkatan pendidikan
sebagai berikut :
Pendidikan Terakhir :
1. Tamat SD/sederajat
: 510 orang
2. SLTP
: 437 orang
3. SLTA
: 253 orang
4. Diploma
: 30 orang
5. Sarjana
: 36 orang
5. PENYEBARAN PENDUDUK :
Penyebaran penduduk desa Sidomulyo tersebar pada wilayah masing-masing dusun
sebagaimana tersebut pada tabel :

DUSUN

JUMLAH PENDUDUK

JUMLAH KK

1
Pekeyongan I

LAKI-LAKI
2
260

PEREMPUAN
3
256

Pekeyongan II

219

206

143

Rendeng

185

199

105

Pendil

200

203

113

Jalasida

231

221

138

Jumlah

1095

1085

648

4
149

3. Kondisi Ekonomi
a. Potensi Unggulan Desa
1) Perkebunan
Komoditi sektor perkebunan yang berupa Tanaman Tembakau dan Kelapa dan sebagainya,
dan ini merupakan usaha produktif masyarakat, dan memberikan sumber pendapatan
pemiliknya dan masyarakat desa pada umumnya. Kepemilikan Tanaman ...................... dan
................ rata-rata dimiliki oleh masyarakat/Kepala Keluarga ................... pohon dan
Produksi rata-rata setiap tahun ............. ton dengan harga perkg Rp..................., usaha
sampingan ini setidak-tidaknya membantu perekonomian yang berkelanjutan di samping
tanaman lainnya.
Pemasaran hasil Perkebunan tidaklah menjadi kesulitan mengingat bahwa kebutuhan pasar
lokal menjanjikan di samping di luar desa/kota, bahan dasar tersebut dimanfaatkan sebagai
bahan .................................. dan ............................... dsb.
2) Peternakan
Sektor peternakan dengan beberapa jenis populasi ternak semisal Sapi, Kerbau, Ayam,
Bebek, Kambing dan lain-lainnya, menjadi komoditi unggulan desa, dan kondisi lingkungan
sangat mendukung prospek ke depan desa maupun pemiliknya, secara terperinci dapat
kami sampaikan sebagai berikut :

Jenis Ternak
Sapi
Ayam Petelur
Ayam Pedaging
Ayam Kampung
Dsb

Jumlah/ekor

Perkembangan/Th

Produksi/bln/thn

105 ekor
1.550
-

9
200
-

Rp 27.000.000,Rp 600.000,-

3) Perikanan
Sektor Perikanan merupakan kegiatan sampingan yang dimiliki oleh Rumah Tangga baik
berupa empang/kolam/karamba maupun pemeliharaan bentuk kolom, tingkat kepentingan
usaha perikanan ini sebagai konsumsi keluarga maupun dijual sebagai tambahan
penghasilan, latar belakang usaha ini adalah memanfaatkan tanah dan lingkungan sekitar
rumah kosong dan memanfaatkan waktu luang. Gambaran produktifitas dari usaha ini
sebagai berikut :

Pemilik
-

Produk
Budidaya
Empang
Kolam
Karamba
dsb

Jenis Ikan
Lele
Nila
Gurameh
Dsb

Produksi/bln/tahun (Rp)
Modal Awal
Nilai Jual
20.000.000
-

4) Industri
Sektor industri yang dimaksudkan adalah Industri Rumah tangga dengan berbagai jenis
kegiatan yang dikelola oleh Ibu Rumah Tangga (IRT) dan/atau Kelompok dan usaha ini telah
berkembang sejak dahulu dan membudaya di masyarakat, hal ini didukung kebutuhan pasar
cukup menjajikan, sebagai gambaran pendapatan yang diperoleh oleh pengrajin sbb :

Biaya
Total Nilai
Produksi
(Rp)

Bahan Baku
(Rp)

Bahan
Penolong
(Rp)

Industri Pakaian

Industri Pertukangan

Industri Pangan

23.000.000

2.300.000,-

Perbulan

Jenis Industri RT

Industri Anyaman Bambu


dsb

Keterangan

5) Dsb.
b. Pertumbuhan Ekonomi
Sesuai dengan kondisi desa yang merupakan daerah agraris maka struktur ekonominya lebih
dominan kepada Sektor Pertanian dan/atau Peternakan, di samping sektor-sektor lainnya baik
berupa jasa industri, perkebunan, peternakan, pertukangan dan lain-lainnya. Tingkat
Pertumbuhan sektor lainya diluar sektor unggulan/dominan, sangat
memungkinkan
berkembang apabila adanya perhatian yang lebih dari pemerintah dengan membuka jalur
pemasaran serta pembinaan dan bantuan permodalan.

BAB II
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

A. Visi dan Misi


Agar pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan Desa terselenggara dengan baik dan
terarah perlu dicapai dengan rencana Strategis desa, yaitu telah ditempuh dengan penyusunan
Dokumen dalam bentuk Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Desa (Lima Tahunan) Tahun 2011 s/d 2015 dengan penjabaran program dan kegiatan setiap
tahun dalam wujud Kegiatan baik Fisik maupun non fisik yang dituangkan dalam Rencana Kerja
Pembangunan Desa (RKP Desa) tahunan yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa.
Visi dan Misi desa merupakan implementasi dari Visi dan Misi Kepala Desa terpilih dengan beberapa
penambahan kegiatan yang disusun/digali berdasarkan musyawarah desa secara partisipatif.
1. Visi
2. Misi

: Terwujudnya masyarakat sejahtera melalui pertanian, home industri didukung tata


pemerintahan yang baik dan infrastruktur yang memadahi serta SDM berkualitas
: Untuk mencapai Visi tersebut di atas, maka diperlukan penjabaran lebih terperinci
dari Visi, dituangkan di dalam Misi Desa sebagai berikut :

a. Misi Pertama :
Meningktkan pendidikan berkualitas.
b. Misi Kedua :
Meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesehatan lingkungan.
c. Misi Ketiga :
Meningkatkan pelayanan masyarakat umum.
d. Misi Keempat :
Meningktatkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas.
e. Misi Kelima :
Meningkatkan Produktifitas Pertanian.
f. Misi Keenam :
Meningkatkan potensi ekonomi lokal (mengembangkan kerajinan caping).
g. Misi Ketujuh :
Meningkatkan hasil usaha ternak.
h. Misi Kedelapan :
Meningkatkan infrastruktur dasar dan perekonomian (pertanian).
B. Strategi dan Arah Kebijakan Desa (RPJMD)
1. Strategi
a. Aparatur Pemerintah Desa
1. Peningkatan kualitas penyelenggara Pemerintahan Desa di bidang Administrasi ditempuh
melalui Peningkatan SDM Perangkat Desa.
2. Peningkatan pemahaman tugas dan fungsi perangkat Desa, dengan jalan Pelatihan bagi
Perangkat Desa.
3. Peningkatan Pelayanan Masyarakat ditempuh melalui Peningkatan Disiplin jam kerja.
b. Pertanian, Peternakan, Perikanan
1. Peningkatan kemampuan petani agar komoditas pertanian meningkat melalui penyuluhan .
2. Peningkatan kualitas ternak sapi ditempuh melalui pembibitan ternak unggul.
3. dst.
c. Kesehatan
1. Peningkatan kualitas sehat bagi masyarakat usia dini melalui posyandu.
2. Peningkatan kualitas hidup bagi usia lanjut dengan melalui pendirian Posyandu Lansia.
3. Peningkatan Gizi balita dengan melalui penambahan Pemberian Manakan Tambahan.
4. dsb.
d. Dst.
2. Arah Kebijakan
Strategi adalah arah kebijakan yang akan ditempuh dengan upaya mencapai tujuan :
a. Aparatur Pemerintah Desa.
1. Menganggarkan dana Pelatihan peningkatan kapasitas perangkat desa.
2. Peningkatan kediplinan ditempuh dengan Pengawasan melekat dan pelaksanaan meeting
bagi Perangkat Desa.
3. Peningkatan disiplin masuk kerja dan pemberlakuan absensi bagi kehadiran Perangkat Desa.

b. Pertanian, Peternakan, Perikanan.


1. Penyelenggaraan Pelatihan bagi tani ternak.
2. Pelaksanaan Kawin Suntik.
3. dst.
3. Prioritas Desa
Untuk mencapai ketepatan sasaran pelaksanaan program kegiatan setiap tahunnya telah ditetapkan
Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) setiap tahun yang merupakan penjabaran dari
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Lima Tahunan dan RKP ini merupakan rel kegiatan
selama 1 tahun untuk tahun 2013 berupa kegiatan Pembangunan Jalan Makadam dan Jalan Usaha
Tani yang tertuang di dalam APBDesa Tahun Anggaran 2013.

BAB III
KEBIJAKAN UMUM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
A. PENGELOLAAN PENDAPATAN DESA
Kebijakan Pengelolaan Keuangan Desa dilaksanakan secara ekonomis, efisien dan efektif, dengan asas
pengelolaan keuangan berdasarkan asas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan
tertib dan disiplin anggaran. Pengelolaan ini dilaksanakan dan dikelola untuk masa 1 (satu) tahun
anggaran mulai 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2013 yang terakumulasikan di dalam APBDes
selama 1 (satu) Tahun anggaran dan harus disampaikan pertanggungjawaban penggunaannya, adapun
struktur APBDes terdiri Pendapatan Desa, Belanja Desa, dan Pembiayaan Desa. Untuk Pengelolaan
Keuangan Desa agar dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan telah dibentuk Tim Pengelola dengan
Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/I/KEP/2013
tentang Penunjukan Pemegang Keuangan
Pengelolaan Keuangan Desa, Koordinator Pengelolaan Keuangan Desa, Pelaksana Teknis Pengelolaan
Keuangan Desa dan Bendahara Desa.
1. Intensifikasi dan Ekstensifikasi.
Upaya untuk mencapai target sesuai rencana yang ditargetkan di dalam APBDes tahun anggaran
2013 dilakukan secara Intensifikasi dan Ekstensifikasi pendapatan, ditempuh dengan berbagai
pendekatan antara lain :
a. Menggali dan memanfaatkan Potensi Desa, sehingga pendapatan desa meningkat (misal: Hasil
Usaha Desa, hasil Kekayaan Desa, Swadaya dan Partisipasi, Gotong Royog dll)
b. Mengupayakan peningkatan pendapatan dari pos lainnya yang sah. (Bantuan Pihak Ketiga, dll).
c. Memotivasi masyarakat arti pentingya pendapatan asli desa sebagai aset berharga mendukung
kegiatan pembangunan desa (misal: Pungutan Biaya Pengurusan Administrasi Desa, KTP, Surat
Keterangan dsb).
2. Target dan Realisasi Pendapatan
Perhitungan pendapatan akhir tahun anggaran dari realisasi pendapatan desa dilihat dari rencana
dan realisasi sebagai berikut :
Pendapatan Desa:
RENCANA DAN REALISASI (Rp)
Pendapatan

RENCANA/
TARGET

REALISASI

PAD

Rp. 144.272.461

Rp. 173.976.601

Rp. 37.606.806 Rp.

Rp.

Bagi Hasil Pajak

Rp.

3.695.000

Rp.

4.113.942

Rp.

418.942 Rp.

Rp.

Bagian Hasil
Retribusi

Rp.

425.600

Rp.

409.324

Rp.

Rp.

Rp.

ADD

Rp. 58.695.450

Rp.

58.695.450

Rp.

Rp.

58.695.450 Rp.

Bantuan Keuangan
Pem. Prov, Kab.

Rp. 119.532.500

Rp. 119.532.500 Rp.

Rp. 119.532.500 Rp.

Hibah

Rp.

Rp.

Rp.

Sumbangan Pihak
Ketiga

Rp.

Rp.

Rp.

Rp.

12.750.000 Rp.

MELEBIHI
TARGET

Rp.

20.250.000 Rp. 7.500.000

SESUAI
TARGET

TIDAK
TERCAPAI

16.276

Dengan data sebagaimana tersebut pada tabel di atas, maka Realisasi Pendapatan tahun anggaran
2013 tercapai dan melebihi target antara lain :
a. Pos PAD target Rp 144.272.461,- naik Rp 173.606.806,- melebihi target Rp 37.606.806,b. Pos Bagi Hasil Pajak target Rp. 3.695.600,- naik Rp. 4.113.942,- melebihi target Rp. 418.942,c. Pos Sumbangan Pihak Ketiga target Rp. 12.750.000,- naik Rp. 20.250.000,- melebihi Rp.
7.500.000,d. Pos Bagi Hasil Retribusi target Rp 425.600,- turun Rp. 16.276,e. Dsbnya...........................
3. Permasalahan dan Penyelesaian
Dengan hasil capaian selama akhir tahun anggaran, bahwa antara rencana dan kenyataan masih
banyak permasalahan yang perlu penanganan lebih intensif sehingga ke depan target dapat
tercapai dan/atau melampui, adapun kendala yang ada dan upaya penyelesaian sbb :

a. Permasalahan
Kurangnya kesadaran masyarakat mentaati Peraturan Desa tentang Pungutan Desa.
Rendah partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan.
Rendahnya swadaya masyarakat.
Kurang intensifnya penyuluhan.
Dsb.
b. Solusi/Penyelesaian
Penyampaian informasi melalui pertemuan RT/RW, selapanan desa.
Setiap saat masyarakat selalu diberi informasi perkembangan desa.
Pemanfaatan media informasi.
Dsb.
B. PENGELOLAAN BELANJA DESA
Pengelolaan Belanja Desa selama satu tahun anggaran yang diperhitungkan dengan pendapatan desa
dengan realisasi pengeluaran sbb :
Belanja Desa :
RENCANA DAN REALISASI (Rp).
BELANJA LANGSUNG

RENCANA/
TARGET

Belanja Pegawai

Rp.

11.190.000 Rp.

Belanja Barang/ Jasa

Rp.

40.260.850

Rp.

Belanja Modal

Rp.

56.329.450

Jumlah

Rp. 107.780.300

BELANJA TIDAK
LANGSUNG

RENCANA/
TARGET

Belanja Pegawai

Rp. 136.820.211

MELEBIHI
TARGET

REALISASI
11.190.000

SESUAI
TARGET

TIDAK
TERCAPAI

Rp.

Rp.

Rp.

38.309.661

Rp.

Rp.

Rp. 1.951.189

Rp. 53.720.950

Rp.

Rp.

Rp. 2.608.500

Rp. 103.220.611 Rp.

Rp.

Rp. 4.559.689

MELEBIHI
TARGET

REALISASI
Rp. 136.820.211 Rp.

SESUAI
TARGET

TIDAK
TERCAPAI

Rp.

Rp.

Belanja Subsidi

Rp.

Rp.

Rp.

Rp.

Rp.

Belanja Hibah

Rp.

Rp.

Rp.

Rp.

Rp.

Belanja Bantuan
Sosial

Rp.

2.900.000

Rp.

2.870.000

Rp.

Rp.

Rp.

Belanja Bantuan
Keuangan

Rp.

91.870.500

Rp.

84.196.200

Rp.

Rp.

Rp. 7.674.300

Jumlah

Rp. 231.590.711

Rp. 223.886.411

Rp.

Rp.

Rp. 7.704.300

30.000

Data sesuai penggunaan anggaran APBDes TA yang berjalan.


4. Permasalahan dan penyelesaian
Realisasi pembelajaan selama tahun anggaran 2013, telah dapat dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan yang telah ditetapkan di dalam APBDes, namun demikian banyak kendala yang muncul
sbb :
a. Permasalahan
Kesulitan proses pembukuan.
Rendah kemampuan pengelolaan keuangan desa.
Harga di lapangan seringkali melebihi pagu anggaran.
Kurang intensipnya pelaksanaan administrasi/SPJ .
Dsb.

b. Solusi/penyelesaian:
Peningkatan SDM Pengelola kegiatan.
Pendampingan lebih intensif.
Pmbinaan secara reguler dari Kecamatan, Kabupaten.
Dsb.
BAB IV
PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DESA
A. URUSAN ASAL USUL DESA
1. Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa
Dengan telah ditetapkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pedoman Penyusunan dan
Tata Kerja Pemerintaha Desa, telah ditindaklanjuti dengan penataan Organisasi di Tingkat Desa
melalui Penetapan Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2009 tentang Susunan Organisasi dan Tata kerja
Pemerintahan Desa Sidomulyo, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen.
a. Data Personil Perangkat :
1) Kepala Desa
2) Sekretaris Desa
3) Kepala Urusan
Kaur Umum
Kaur Pemerintahan
Kaur Pembangunan
Kaur Keuangan
4) Pembantu Kaur :
Pembantu Kaur Umum
Pembantu Kaur Pemerintahan
Pembantu Kaur Pembangunan
Pembantu Kaur Keuangan
5) Kepala Dusun :
Kepala Dusun Pekeyongan I
Kepala Dusun Pekeyongan II
Kepala Dusun Rendeng
Kepala Dusun Pendil
Kepala Dusun Jalasida
6) Petugas Teknis Lapangan:
PTL .......................
Dst
b. Dari Struktur yang ada jabatan dalam perangkat desa lengkap/terisi semua.
2. Pelaksanaan Tugas dan Fungsi
Pelaksanaan Tugas dan Fungsi perangkat mengacu pada ketentuan yang berlaku yaitu Perda
Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2007 dan lainnya yang terkait. Untuk efektifnya pelaksanaan
tugas semua perangkat desa yang ada melaksanakan tugasnya sesuai bidangnya termasuk
pengelolaan administrasi desa, sebagai berikut :
Jabatan
Sekdes

Kaur Pemerintahan

Jenis Buku Adm


Bk. Data Peraturan Desa
Bk. Data Kep. Kepala Desa
Bk. Data Aparan Pem Des
Bk. Profil Desa
Bk. RKPDesa
Bk. APBDesa
Bk. Induk Penduduk
Bk. Mutasi Penduduk
Dt. Rekapitulasi Penduduk Akhir
Bulan
Bk. Penduduk Sementara
Bk. Bromo Coroh

Model
A.1
A.2
A.4
F.3

B.1
B.2
B.3
B.4
B.12

Keterangan

Kaur Pembangunan

Kaur Umum

Kaur Keuangan

Kadus

Bk. Rencana Pembangunan


Bk. Kegiatan Pembangunan

D.1
D.2

Bk. Inventaris Proyek

D.3

Bk. KPMD

D.4

Bk. Tanah Milik Desa/Kas Desa

A5.

Bk. Tanah di Desa


Bk. Agenda
Bk. Expedisi
Bk. Anggaran Penerimaan
Bk. Pengeluaran Rutin
Bk. Pengeluaran Pembangunan
Bk. Bantu Induk Penduduk
Bk. Mutasi Penduduk

A.6
A.7
A.8
C.1.a
C.1.b
C.1.c

3. Pelayanan Prima
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa merupakan unit terdepan dalam pelayanan kepada
masyarakat dan menjadi tonggak strategis untuk keberhasilan semua program. Wacana tentang
manajemen pelayanan prima, dengan harapan mampu merubah sikap dan perilaku sehingga
meningkatkan kesadaran tentang kewajiban perangkat desa dalam menjamin terlaksananya
pelayanan umum yang prima untuk menjangkau masyarakat secara adil dan merata di desa.
Pelayanan Prima mengandung pengertian system pengelolaan organisasi dalam melayani
kebutuhan masyarakat yang dilakukan secara prima, tepat waktu, mudah, murah, merata, terbuka,
efisien, dan ekonomis dalam kondisi yang adil, aman, nyaman, melalui prosedur yang sederhan jelas
dan pasti.
Prinsip dasar pengembangan pelayanan prima antara lain :
1. Berorientasi kepuasan pelanggan.
2. Perbaikan yang berkesinambungan.
3. Manajemen berdasarkan fakta.
4. Melibatkan dan memberdayakan seluruh unsure organisasi secara menyeluruh.
5. Mengembangkan potensi daya pikir manusia.
6. Budidaya organisasi adalah moral tinggi.
Berdasarkan realitas yang telah dilaksanakan, maka perlu adanya perubahan sikap mental dan
perilaku dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa karena masyarakat semakin kritis menilai
kinerja perangkat desa.
Mendasari ketentuan dan prinsip-prinsip dasar pelayanan, untuk penyelenggaraan Pemerintahan
Desa telah melaksanakan pelayanan dalam bentuk antara lain :
1. Pembagian tugas masing-masing Kaur.
2. Sistem Buka Kantor tepat waktu.
3. Pelayanan cepat.
4. Sistem saling membantu dan kekompakan kerja antar perangkat.
5. dst.
4. Produk-Produk Hukum Desa
Dalam pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa agar berjalan dengan baik, tertib dan
dapat dipertanggungjawabkan telah diterbitkan beberapa Produk Hukum Desa yaitu :
1. Peraturan Desa Nomor 1 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB
Desa).
2. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/I/1/KEP/2012 tentang Pembentukan Tim PK OP dan BPD.
3. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/III/2/KEP/2012 tentang Pembentukan Tim PK Fisik.
4. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/IV/3/KEP/2012 tentang Pembentukan Tim PK PKK.
5. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/V/4/KEP/2012 tentang Pembentukan Tim PK Percepatan
Pembangunan.
6. Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBDesa
Tahun 2011.
7. Keputusan Kepala Desa Nomor 590/8/2012 tentang Tim Pelaksana Lelang Bondo Deso.
8. Keputusan Kepala Desa Nomor 141/02/6/KEP/2012 tentang LKPJ.
Keputusan Kepala Desa Nomor 05/03/7/Ds/2012 tentang Panitia Pelaksana P2MKM.

9. Keputusan Kades Nomor 590/9/2012 tentang Panitia Pengukuran Tanah Bengkok dan Bondo
Deso.
10. Keputusan Kepala Desa Nomor 141/10/XI/KEP/2012 tentang Pembentukan Kelompok Kerja
Perencanaan Pembangunan Desa (Pokja RKP).
11. Keputusan Kepala Desa Nomor 511.1/11/2012 tentang Pembentukan Pelaksana Distribusi
Raskin Tingkat Desa.
12. Keputusan Kepala Desa Nomor 141/12/KEP/2012 tentang Delegasi Desa untuk Musrenbang
RKPD di Kecamatan.
13. Peraturan Kepala Desa Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun 2012.
14. Peraturan Kepala Desa Nomor 2 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa
(APBDesa) Tahun 2013.
15. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/I/KEP/2013 tentang Pembentukan Tim PK OP dan BPD.
16. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/III/2/KEP/2013 tentang Pembentukan Tim PK Fisik.
17. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/IV/3/KEP/2013 tentang Pembentukan Tim PK PKK.
18. Keputusan Kepala Desa Nomor 412.6/V/4/KEP/2013 tentang Pembentukan Tim PK Percepatan
Pembangunan.
19. Keputusan Kepala Desa Nomor 511.1/05/KEP/2013 tentang Pembentukan Pelaksana Distribusi
Raskin Tingkat Desa.
20. Keputusan Kepala Desa Nomor 511.1/06/KEP/2013 tentang Pembentukan Panitia Pembentukan
BPD Periode 2013-2019.
21. Keputusan Kepala Desa Nomor 144/7/KEP/2013 tentang Panitia Pelaksana Undi Lelang Sawah
Bondo Desa Tahun 2013.
22. Keputusan Kepala Desa Nomor 270/8/KEP/2013 tentang Penunjukan Sekretariat PPS Pileg 2013.
23. Keputusan Kepala Desa Nomor 270/9/KEP/2013 SK Tim PKP2Kdes.
24. Keputusan Kepala Desa Nomor 050/10/KEP/2013 SK Tim P2MKM.
25. Keputusan Kepala Desa Nomor 270/11/KEP/2013 SK Penunjukan Sekretaris PPS PAW dan
Anggota PPS.
26. Keputusan Kepala Desa Nomor 141/12/KEP/2013 SK Pengangkatan PLT Sekdes.
27. Keputusan Kepala Desa Nomor 141/12/KEP/2013 Petikan SK Pengangkatan PLT Sekdes.
5. Penyelenggaraan Koordinasi Pemerintahan
Untuk mengurangi terjadinya kebuntuan informasi dan komunikasi baik informasi dari atas, dan
desa yang meliputi berbagai bidang antara lain Pemerintahan, Kemasyarakatan maupun
pembangunan. Adapun jenis koordinasi yang telah dilaksanakan tahun 2013 sbb :
1. Koordinasi tentang Pengelolaan ADD tahun 2013.
2. Penataan Kelembagaan.
3. Pengelolaan PNPM-Mandiri.
6. Permasalahan dan Penyelesaian:
Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa tugas Perangkat Desa kepada proses pelayanan
kepada masyarakat di samping administrasi desa, yang tentunya akan selalu muncul berbagai
permasalahan-permasalahan antara lain :
a. Permalasahan
1. Kesadaran masyarakat dalam pengurusan administrasi seringkali tidak melalui RT/RW.
2. Kapasitas Perangkat Desa masih kurang pembinaan.
3. Kedisiplinan kurang.
4. Tanggungjawab Perangkat Desa terhadap Tupoksinya masih kurang.
b. Penyelesaian
1. Pelatihan Kapasitas Perangkat Desa.
2. Penyiapan administrasi secara lengkap.
3. Pemantauan dari Tim Pembina Kecamatan/Kabupaten.
4. Penambahan kesejahteraan.

7. Urusan Pemerintahan Yang Diserahkan Kabupaten


1. Urusan bidang Pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten telah diserahkan kepada
Desa, meliputi berbagai bidang-bidang dan telah ditetapkan dalam Perda Nomor 2 Tahun 2004,
tentang Kewenangan Desa meliputi :
a. Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan;
b. Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil;
c. Bidang Pertanahan;
d. Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa;
e. Bidang Arsip dan Perpustakaan.
2. Pelaksanaan :
Program : ...........................................
Kegiatan : ...........................................
Realisasi Pelaksanaan kegiatan ........................................
Permasalahan : .........................................
Penyelesaian : ............................................
3. Permasalahan dan Penyelesaian;
a. Permasalahan :
..................................
..................................
..................................
b. Penyelesaian
..................................
..................................
..................................

BAB V
PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN

A. TUGAS PEMBANTUAN YANG DITERIMA


Tugas pembantuan yang diterima dalam tahun anggaran 2013 dari berbagai Dinas/Instansi, telah
dikelola sesuai ketentuan dan/atau petunjuk pelaksanaan dinas pemberi antara lain :
a. Dinas Peternakan :
1. Program Pemberdayaan Kelompok Tani melalui penguatan kelembagaan kelompok tani ternak
dan Pemberdayaan masyarakat melalui pola bantuan gaduan ternak sapi dan kambing sistim
bagi hasil.
2. Kegiatan Pengembangan Ternak Sapi jenis Sapi Lokal.
a. Dasar Hukum :
DIPA Dinas Peternakan Kabupaten Kebumen.
b. Instansi Pemberi : Dinas Peternakan Kabupaten Kebumen
c. Pelaksana Kegiatan :
Kegiatan telah dilaksanakan oleh kelompok gaduan.
Sasaran kegiatan : Kelompok Tani Ternak Desa Sidomulyo.
d. Kegiatan yang diterima : Bantuan bibit sapi dari Pemerintah.
e. Sumber dan Jumlah biaya:
Sumber Biaya : DIPA Dinas Peternakan Kabupaten Kebumen.
Jumlah biaya : Rp. 3. Permasalahan dan Penyelesaian:
a. Permasalahan :
Sering terdapat sapi yang mandul.
Keadaan sapi kadang-kadang kurang sehat.
b. Penyelesaian:
Sapi yang mandul dijual untuk ditukar dengan sapi yang mau menghasilkan.
Sapi yang kurang sehat diberikan pengobatan secara rutin.
B. BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA :
1. Program Pemberdayaan Kelompok Tani melalui penguatan kelembagaan kelompok tani ternak dan
Pemberdayaan masyarakat melalui pola bantuan gaduan ternak sapi sistim bagi hasil.
2. Kegiatan Pengembangan Ternak Sapi.
a. Dasar Hukum
b. Instansi Pemberi : c. Pelaksana Kegiatan :
Kegiatan telah terselenggara - , dan dilaksanakan oleh Tim - dan/atau kelompok gaduan,
dsb.
Sasaran kegiatan : d. Kegiatan yang diterima : e. Sumber dan Jumlah biaya:
Sumber Biaya : Jumlah biaya : Rp. 3. Permasalahan dan Penyelesaian:
a. Permasalahan :
...............................
...............................
b. Penyelesaian:
...............................
...............................
C. PENANGANAN PBB :
Baku PBB Rp. 41.633.550,Setor
Rp. 41.633.550,Sisa
Rp. 0,-

BAB VI
PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA

A. KERJASAMA ANTAR DESA


1. Kebijakan : Peningkatan Kualitas Perencanaan Pembangunan Desa
a. Kegiatan : Mekanisme Perencanaan Pembangunan dalam bentuk kegiatan
b. Realisasi Pelaksanaan :
Pembuatan saluran irigasi yang menghubungkan antar desa.
Pemeliharaan irigasi
Rehabilitasi jalan yang menghubungkan antar desa.
c. Permasalahan yang terjadi :
Kurangnya partisipasi masyarakat untuk berswadaya.
Kurangnya kesadaran bagi para pemakai air sehingga sering terjadi rebutan.
Kurangnya kesadaran bagi para petani untuk menjemput air terutama pada MT II sehingga
selalu mengandalkan perangkat desa.
d. Penyelesaian :
Musyawarah untuk menyadarkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam berswadaya.
Musyawarah untuk menyadarkan kepada para petani supaya jangan terjadi rebutan.
Menyadarkan kepada masyarakat agar bekerja sama untuk mencari air.
2. Kebijakan : Peningkatan Komoditi Pertanian.
a. Kegiatan : Pembuatan Jembatan antar Desa.
b. Realisasi Pelaksanaan :
Pembuatan Jembatan Desa.
Pemeliharaan Jembatan.
c. Permasalahan yang terjadi :
Kurangnya partisipasi mayarakat untuk berswadaya.
Kurangnya kesadaran bagi masyarakat pengguna armada untuk turut serta memelihara
jalan.
d. Penyelesaian :
Musyawarah untuk menyadarkan masyarakat guna berpartisipasi dalam berswadaya.
Musyawarah untuk menyadarkan kepada para pemilik armada supaya ikut serta
memelihara jalan.
B. KERJASAMA DESA DENGAN PIHAK KETIGA
1. Kebijakan dan Kegiatan.
a. Kebijakan kerjasama dengan Puskesmas Petanahan.
1. Kegiatan
Penyuluhan, pembinaan dan pengobatan gratis.
2. Realisasi kegiatan.
Terinformasinya kesehatan.
Tersalurkannya obat bagi masyarakat desa.
b. Permasalahan dan Penyelesaian:
Permasalahan :
Penyelesaian:
2. Kebijakan dan kegiatan
a. Kebijakan kerjasama dengan Perguruan Tinggi.
1. Kegiatan
Permintaan Mahasiswa KKN.
2. Realisasi kegiatan
a. Terselesaikannya program-program desa.
b. Peningkatan SDM masyarakat desa.

b. Permasalahan dan Penyelesaian:


Permasalahan :
Penyelesaian:
C. BATAS DESA
2. Kebijakan dan kegiatan.
a. Kebijakan Penetapan Batas Desa
1. Kegiatan
Penyusunan Perdes Batas Desa.
2. Realisasi kegiatan
Musyawarah Batas Desa.
Penelusuran Batas desa.
Penetapan Batas Desa.
Dsb.
b. Permasalahan dan Penyelesaian:
Permasalahan :
Penyelesaian:
D. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA
1. Bencana yang terjadi.
Tanah longsor, banjir, gelombang pasang dsb menimpa rumah sebanyak - rumah, kerugian material
Rp 2. Status Bencana : Lokal dan/atau 3. Sumber Dana : 4. Jumlah Anggaran
: Rp. 5. Antisipasi Desa menghadapi terjadinya bencana :
Memberikan sosialisasi kepada masyarakat
Memberikan peringatan kepada masyarakat
Memberikan bantuan sembako
Memberikan santunan
Dsb
6. Potensi bencana yang diperkirakan terjadi.
Sunami, rusaknya komoditi sektor pertanian, banjir, wabah penyakit.
E. PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM
1. Gangguan Keamanan yang telah terjadi di desa antara lain : Pencurian, Perjudian, Norma Susila,
dsb.
2. Satuan Pelaksana kegiatan yang menangani di Desa : Pemerintahan Desa, Hansip, Tokoh
Masyarakat dan Kepolisian dst.
3. Sumber Anggaran
:4. Jumlah Anggaran
:5. Penanggulangan Konflik.
a. Pembinaan mental kepada pemuda.
b. Pelaksanaan kegiatan operasi serentak oleh warga.
c. Siskamling.
d. Dsb.
6. Kendala
a. Terganggunya ketentraman dan ketertiban masyarakat.
b. Kurangnya pengertian dampak kejadian.
c. Dsb.

7. Keikutsertaan Aparat Kemanan dalam Penanggulangan


a. Polres dan Polsek.
b. Dinas/bagian selaku SKPD yang menangani.
c. Kejaksaan Negeri.
d. Pengadilan Negeri.
e. Pemerintahan Desa
f. Hansip.
g. Dsb.
F. HAMBATAN DAN PENCEGAHANNYA
A. Hambatan/masalah yang dihadapi
1. Kelemahan Umum Kepala Desa dan Perangkat Desa disebabkan karena :
- Tingkat Pendidikan sebagian masih rendah sehingga kemampuan dan ketrampilan
penguasaan tugas dan tanggung jawab masih kurang.
- Tingkat kedisiplinan relatih masih rendah sehingga pelaksanaan sesuai tugas/ bidangnya
masing-masing belum maksimal (sering tidak tepat waktu).
- Tingkat kesejahteraan (Penghasilan) Perangkat Desa masih terlalu kecil sehingga dapat
menurunkan motivasi kerja.
- Sebagian Perangkat Desa kurang menguasai akan Fungsi dan tugasnya tetapi tidak mau
menimba pengalaman kepada yang lebih senior sehingga pengetahuannya sangat terbatas
dan memfokuskan pekerjaan pada satu orang.
- Sebagian Perangkat Desa tidak mengetahui dan tak mau mengetahui Struktur Organisasi
dan Tata Kerja Pemerintah Desa sehingga menganggap bahwa yan berhak memerintah
adalah Kepala Desa.
- Kurangnya perhatian Pemerintah terhadap kesejahteraan Perangkat Desa.
2. Volume Pekerjaan yang sangat banyak akibat dari pelimpahan tugas Dinas/Instansi yang
dibebankan kepada Pemerintah Desa.
3. Tingkat Kesadaran masyarakat relatif masih rendah sehingga agak menghambat lajunya
pembangunan desa (Pungutan, swadaya masyarakat tidak berjalan dengan lancar).
4. Tradisi dan kebiasaan yang masih melekat yang seharusnya dirubah/ditinggalkan masih saja
dijalankan seperti :
a. Selamatan yang turun temurun di desa.
b. Masih adanya sebagian warga masyarakat yang memberikan makanan atau minuman
terhadap yang tajiah/melayad.
c. Masih adanya sebagian masyarakat yang suka membakar kemenyan pada hari-hari tertentu.
d. Masih adanya sebagian masyarakat yang suka pergi ke dukun untuk memecahkan persoalan
yang dianggap rumit.
e. Masih adanya sebagian warga bila menghadiri hajatan/kondangan mengharapkan imbalan
atau oleh-oleh.
5. Pemerintah Pusat ataupun Daerah tidak pernah bertanggungjawab terhadap datangnya
lembaga baru seperti BPD akan penghasilan dan kesejahteraannya.
B. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi/memecahkannya
1. Mengadakan Pembinaan Perangkat Desa melalui rapat staf secara rutin.
2. Mengadakan Pembinaan Perangkat Desa dengan mengundang Pembina dari Kecamatan
maupun Kabupaten.
3. Meningkatkan kemampuan Perangkat Desa dengan jalan mengirim untuk mengikuti pelatihan
atau pembinaan.
4. Meningkatkan Gerakan Disiplin Nasional.
5. Memberikan tambahan penghasilan atau tunjangan hari tua bagi Perangkat Desa yang
dianggarkan dari Pemerintah Desa.
6. Secara pelan-pelan mengarahkan masyarakat untuk meninggalkan tradisi yang kurang
bermanfaat.
7. Meningkatkan peran dan fungsi lembaga-lembaga yang ada di desa seperti BPD, LKMD, PKK,
Karang Taruna, RT/RW, dll.
8. Memberikan penghasilan bagi lembaga desa seperti BPD, LKMD, PKK, RT/RW, Karang Taruna, dll
yang dianggarkan dari pemerintah daerah.

G. LAIN-LAIN
1. Saran
a. Agar diadakan pembinaan atau penataraan bagi Perangkat Desa secara bertahap dan
berkelanjutan sehingga kemampuan Perangkat Desa terus meningkat.
b. Tim Pembina dari tingkat Kecamatan agar rutin (secara periodik) mengadakan kunjungan kerja
ke Desa untuk membantu/membimbing Perangkat Desa.
c. Diadakan pembinaan/penataran/penyuluhan bagi lembaga-lembaga yang ada di desa (BPD,
LKMD, PKK, RT/RW, Karang Taruna, dll) agar dapat berperan secara optimal dalam peningkatan
kemajuan desa.
d. Agar tahun yang akan datang desa kami diberikan inventaris kendaraan lagi.
H. HIMBAUAN
a. Mohon untuk Tahun Anggaran yang akan datang desa kami diberi tambahan tunjangan penhasilan
bagi Perangkat Desa.
b. Pemberian hak pensiun bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa agar dianggarkan Pemerintah Daerah.
c. Mohon agar keberadaan lembaga desa seperti BPD, LKMD, PKK, RT/RW, Karang Taruna, dll
diberikan penghasilan yang bersumber dari Pemerintah Daerah.
d. Proyek-proyek pembangunan yang tidak bisa diangkat oleh Pemerintah Desa agar ditangani oleh
Pemerintah Kabupaten.
e. Proyek-proyek pembangunan di tingkat desa agar diserahkan kepada pemerintah desa secara
swakelola.

BAB VII
PENUTUP

Demikian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kami sebagai Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan
Petanahan Kabupaten Kebumen di dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selama tahun 2013.
Segala kekurangan dalam menyusun laporan ini mohon petunjuk, arahan dan perbaikan demi
kesempurnaan di waktu yang akan datang.

Sidomulyo, 20 Januari 2014


Kepala Desa Sidomulyo

NASIMIN