Anda di halaman 1dari 18

Wahyu Setiawan

Dari Organisasi: Aliansi Gerakan Reforma


Agraria(AGRA)
Judul Pengertian, Orientasi dan Prinsip-Prisnsip
Organisasi

Kondisi Nyata Rakyat Kal-Bar










Praktek Perampasan Tanah dan Kekayaan Alam


lainnya
Manipulasi, terror, intimidasi bahkan kriminalisasi
dalam penguasaan sumber-sumber agraria
Menyempitnya ruang kelola masyarakat atas lahan
dan hutan menyebabkan masyarakat tidak
memiliki akses dalam sumber penghidupan yang
berkelanjutan
Rendahnya Indek Pembagunan Manusia (IPM)
Liberalisasi semua sektor pendidikan, pertanian,
perikanan
Masuknya budaya luar yang memberangus
kepribadian bangsa Indoensia

Lanjutan..







Upah yang murah dan tidak memiliki jaminan


sosial
Terkekangnya hak politik masyarakat dalam
menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi.
Industry rakitan dan orientasi ekspor komoditi
bahan mentah dan setengah jadi
Minimnya lapangan pekerjaan
Menjadi pasar bagi produk-produk luar sehingga
industri kecil dalam negeri dirugikan.
Tidak adanya keterbukaan dan partisipatif dalam
penyelenggaraan kepemerintahan

Tife Organisasi
 Organisasi

Politik
Organisasi politik tidak lain adalah partai
politik yang bertujuan untuk merebut kekuasaan.
Partai Politik ini mewakili kepentingan dari partai
politiknya.
 Organisasi Massa
Organisasi Massa (ormas) adalah organisasi yang
memperjuangkan kepentingan massa. Kepentingan
massa yang dimaksudkan adalah kepentingan sosial,
politik dan ekonomi dari massa.

Watak Organisasi


Tradisional
Organisasi berwatak tradisional adalah
organisasi yang wataknya menekankan pada
monopoli di tangan segelintir orang yang
mencerminkan karakater feodal dan
persaingan untuk posisi atau jabatan.
Modern dan Demokratis
Organisasi berwatak modern dan
demokratis adalah organisasi yang
berkebalikan dari watak organisasi tradisional
yaitu bersandarkan pada sentralisme
demokrasi dan kepemimpinan kolektif .

Karakter dan Sifat Organisasi


Organisasi Memiliki karakter dan sifat
demokratis dan nasionalis (DEMNAS).
Karakter demokrasi nasional didasarkan
pada karakter Negara Indonesia yang
menjadi akar persoalan rakyat Indonesia.
 Karakter demokrasi menunjukan bahwa
organisasi massa yang menjunjung tinggi
keadilan sosial bagi seluruh rakyat
indonesia.


Lanjutan.


Karena itu sifat dari demokrasi juga


mencerminkan bahwa Organisasi akan
sungguh-sungguh membela dan
memperjuangkan kepentingan rakyat
tanpa ragu dengan memperhatikan
kekhususan keadaan masyarakat
Indonesia.

Lanjutan


Sementara karakter nasional menunjukan


bahwa Organisasi membela kepentingan
bangsa Indonesia baik secara politik,
ekonomi dan kebudayaan.

Prinsip Prinsip Organisasi




Sentralisme Demokrasi adalah prinsip


berorganisasi yang berlandaskan pada
demokrasi yang dipusatkan dan
kepemimpinan terpusat yang berbasiskan
demokrasi, agar terciptanya kesatuan
tindakan atau tidak terpecah belahnya
massa atau jajaran organisasi ketika harus
mengambil suatu tindakan nyata.

Bagaimana pelaksanaannya?
Para pemimpin atau badan pimpinan
organisasi harus dipilih dan disahkan
secara demokratis dan bertanggung jawab
pada forum organisasi yang memilih dan
mengesahkannya.
 Setelah melalui diskusi secara bebas dan
terbuka, kemudian telah menetapkan
sebuah keputusan maka harus
dilaksanakan tanpa pengecualian dengan
berpegang pada ketentuan bahwa :


Lanjutan .
~ individu menjadi subordinasi dari organisasi
~ minoritas tunduk kepada mayoritas
~ organisasi di bawah tunduk kepada organisasi di
atasnya
 Badan pimpinan organisasi harus selalu
memberikan perhatian atas laporan dan
pandangan dari badan pimpinan organisasi di
bawahnya dan seluruh jajaran anggota organisasi
dengan mempelajari laporan atau pandangan
tersebut lebih mendalam dan memberikan arahanarahan atau jalan keluar atas laporan atau
pandangan yang bersangkutan .

Lanjutan.


Semua badan organisasi harus selalu


memberikan laporan pekerjaan secara
reguler dan berkala kepada badan
pimpinan di atasnya dan harus selalu
meminta petunjuk atau arahan tentang
persoalan sehingga organisasi di atasnya
bisa segera mengeluarkan keputusan atau
petunjuk kepada organisasi di bawahnya.

Kepemimpinan Kolektif


Kepemimpinan Kolektif adalah prinsip


sekaligus metode memimpin yang tidak
bertumpu pada segelintir tokoh atau
perseorangan yang menonjol di dalam
organisasi, sebagai cerminan bahwa
organisasi massa adalah milik massa yang
diperjuangkan bukan milik segelintir tokoh
atau perseorangan yang menonjol di
dalam organisasi.

Bagaimana pelaksanaannya?
Organisasi harus memilih dan
mengesahkan Kepemimpinan Kolektif yang
dipilih dan disahkan secara demokratis
dalam forum organisasi.
 Keputusan-keputusan organisasi yang
ditetapkan oleh badan pimpinan organisasi
harus diputuskan secara kolektif oleh
seluruh pimpinan dalam badan pimpinan
organisasi.


Lanjutannya
Badan Pimpinan bertanggung secara
kolektif atas berjalannya keseluruhan
keputusan atau pekerjaan organisasi.
 Harus selalu dikembangkan pembahasan
situasi kolektif di masing-masing badan
pimpinan atau komite kerja, sehingga bisa
membantu pemecahan atas persoalanpersoalan individu di dalam kolektif demi
tetap tegaknya kepemimpinan kolektif di
dalam organisasi.


Sistem Komite


Sistem komite adalah pelaksanaan praktek


sehari-hari dari prinsip Demokrasi
Terpusat dan Kepemimpinan Kolektif.

Bagaimana Pelaksanaannya?
 Semua anggota harus terlibat dalam
bagian-bagian kerja atau komite kerja yang
ada dalam organisasi .

Lanjutannya


Adanya pimpinan yang dipilih untuk


memimpin bagian-bagian kerja atau seluruh
organisasi, namun hubungan antara pimpinan
dan anggota setara dan bertalian erat
Pimpinan tidak memiliki hak khusus, suara
pimpinan sama dengan anggota dan
bertanggungjawab terhadap jalannya tugas
atau pekerjaan yang diemban.
Anggota komite harus mendukung,
membantu, menghormati pimpinan, memberi
laporan dan menjaga kelancaran pertemuan.

Buruh Perempuan Perkebunan Sawit

Pelatihan & Pendidikan Hukum


Masyarakat

Terimakasih