Anda di halaman 1dari 2

Pointer, garis besar / hi light solusi quiz.

Soal Teori sdr ulas sesuai pertanyaannya dengan mengacu ke UU dan teori serta
ruling yang terkait.

Kasus (60 - beri asumsi jika perlu)


3) Ibu Ani dagang, 6/7/2014 mulai diaudit fiskus atas usahanya 2012 (SPT dilapor
8/9/2013), kurang bayar Rp9juta & Dasar Pengenaan Pajak (DPP) = Rp275juta. Dari
audit tsb, ada penyewaan gudang Rp80juta & pengeluaran hadiah ke mitra bisnis
Rp70juta dalam Dasar Pengenaan Pajak (DPP) di SPT WP ybs.
Ulas proses & hitung semua hasil Tax Audit ybs.
Jangan lupa asumsi setiap transaksi / soal.
Kasus diatas terkait official assessment WP-OP, jadi sdr hitung koreksi fiskal (Neraca
rekonsiliasi) sesuai aturan PPh, dan dihitung sanksi nya dari kasus di atas sesuai
aturan KUP. Sdr perlu tahu mana yg obyek/bukan, mana yg biaya fiskal/bukan dsb.
Sdr harus paham Pasal tertentu dalam UU KUP dan PPh serta ruling yang terkait.

4) PKP X tgl 8/9/2012 selesai diperiksa fiskus atas bisnisnya Juli 2012 - SPT masa PPN
nya belum diterima fiskus (sdh ada Surat Teguran). Data Juli2012 (Rp.juta):
Bayar iklan
Penerimaan transaksi
Beli bahan dagangan
Beli alat / mesin
Bayar Pajak Daerah
Biaya tagihan PLN
Hasil sewakan mesin
Bayar pinjaman pegawai
Terima hadiah mesin (DKI)

20
700
200
50
10
30
70
40
20

Dengan BRI 30%


Dari PKP distributor
Impor dari Jepang
Untuk ruko
Ke Pemda DKI
Isteri opname RS

Ulas aspek & hasil proses Official assessment ybs.

Jangan lupa asumsi setiap transaksi / soal.


Kasus diatas terkait official assessment WP-Badan, jadi sdr hitung koreksi fiskal
(Neraca rekonsiliasi) sesuai aturan PPN, dan dihitung sanksi nya dari kasus di atas
sesuai aturan KUP. Sdr perlu tahu mana yg obyek/bukan, mana yg PM/PK dsb, serta
PM yg bisa / tdk bisa dikreditkan.
Sdr harus paham Pasal tertentu dalam UU KUP dan PPN serta ruling yang terkait.
Thank you.
1

Pointer, garis besar / hi light solusi quiz.

Soal Teori sdr ulas sesuai pertanyaannya dengan mengacu ke UU dan teori serta
ruling yang terkait.
Kasus (Nilai 60 = 30 mnt) - beri asumsi yg perlu.
Ibu Ani dagang, pada 06/07/14 mulai diaudit fiskus atas bisnisnya 2012, SPT dilapor
08/09/13 = Kurang bayar Rp9jt & Dasar Pengenaan Pajak / DPP (Rp175jt). Dari bisnis
tsb, ternyata ada hasil sewa gudang Rp80jt & beri hadiah motor ke mitra bisnis Rp26jt
di DPP - SPT ybs.
Dia juga sbg PKP dan pada 08/09/13 selesai diperiksa fiskus atas bisnisnya selama Juli
2012 - SPT masa PPN nya belum diterima fiskus (sdh ada Surat Teguran). Data masa
pajak ybs (Rp.jt) sbb:
a
b
c
d
e
f
g

Penerimaan transaksi
Beli bahan dagangan
Beli alat / mesin
Bayar Pajak Daerah
Biaya tagihan PLN
Hasil sewakan mesin
Bayar pinjaman staf

700
200
50
10
30
70
40

Dengan BRI 30%


Dari PKP distributor
Impor dari Jepang
Untuk ruko
Ke Pemda DKI
Isteri opname RS

7) Ulas proses & hitung semua hasil Tax Audit PPh ybs,
Jangan lupa asumsi setiap transaksi / soal.
Kasus diatas terkait official assessment WP-OP, jadi sdr hitung koreksi fiskal (Neraca
rekonsiliasi) sesuai aturan PPh, dan dihitung sanksi nya dari kasus di atas sesuai
aturan KUP. Sdr perlu tahu mana yg obyek/bukan, mana yg biaya fiskal/bukan dsb.
Sdr harus paham Pasal tertentu dalam UU KUP dan PPh serta ruling yang terkait.

8) Ulas aspek & tiap hasil Official Assessment PPN tsb.

Jangan lupa asumsi setiap transaksi / soal.


Kasus diatas terkait official assessment WP-Badan, jadi sdr hitung koreksi fiskal
(Neraca rekonsiliasi) sesuai aturan PPN, dan dihitung sanksi nya dari kasus di atas
sesuai aturan KUP. Sdr perlu tahu mana yg obyek/bukan, mana yg PM/PK dsb, serta
PM yg bisa / tdk bisa dikreditkan.
Sdr harus paham Pasal tertentu dalam UU KUP dan PPN serta ruling yang terkait.
Thank you.