Anda di halaman 1dari 1

Laboratorium makromolekul merupakan laboratorium yang bergerk di bidang

sintesis polimer untuk kebutuhan coating (pelapisan) baik berupa cat, lem, dan
lain sebagainya. Polimer umumnya diproses dari bahan baku poliuretan dan
epoksi dan berguna sebagai pelapis (coating) yang umumnya digunakan sebagai
pelindung atau pelapis anti korosi. Misalnya saja pelapis yang berbahan baku
poliuretan dan epoksi ini digunakan sebagai pelapis atau cat pada badan kapal
yang mengurangi atau menurunkan aktivitas korosi dan penempelan
mikroorganisme pada badan kapal. Pelapisan atau coating ini bertujuan sebagai
anti korosi dengan memperlambat proses korosi pada badan kapal atau bahan lain
sehingga bahan lebih tahan lama, pelapisan tidak dapat mencegah korosi namun
hanya dapat mengurangi atau meminimalisir terjadinya proses korosi baik oleh
logam maupun oleh penempelan mikroorganisme lain. Selain coating,
laboratorium makromolekul ini juga membuat platik tahan panas yang berbahan
dasar dari plastizer, dan pembuatan foam yang halus yang umum digunakan
sebagai pelapis ruangan kedap suara, dasbor mobil, dll. Pengujian awal yang
dilakukan pada bahan hasil polimerisasi ialah analisis secara kimia yaitu dengan
TLC atau kromatografi lapis tipis, selain itu dapat pula dilakukan analisis lanjutan
yaitu analisis dengan FTIR, SEM, dan NMR sebagai uji secara kimia. Selain
secara kimia dapat pula dilakukan analisis secara fisika yaitu berupa pengujian
kekuatan rekat dari pelapis dengan menggunakan alat yang menarik hasil polimer
untuk mengetahui seberapa kuat polimer atau perekat yang dihasilkan.