Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM

BIOLOGI UMUM
FOTOSINTESIS dan RESPIRASI SEL

Di susun oleh :
Kelas Fisika Murni

1. Ryan Galih Permana


( 113224021 )
2. Desi Intan Purnamasari
( 113224013 )
3. Dani Fitriani
( 113224008 )
4. Vita Restu Muzkantri
( 113224016 )
JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2011

A. PENDAHULUAN
Aktivitas kehidupan di biosfer dasarnya digerakkan oleh tenaga dari chaya
matahari. Secara sepintas memang tidak tampak hubungan cahaya matahari dengan
hewan yang dapat berlari dengan cepat. Namun apabila diteliti dengan cermat akan
diketahui bahwa tenaga untuk berlari itu berasal dari pemecahan karbohidrat yang
terkandung di dalam daun rerumputan yang dimakan oleh hewan tersebut, dan
karbohidrat yang terpecah berasal dari suatu reaksi kimia didalam daun yang
berlangsung dengan menggunakan energy cahaya matahari. Proses fotosintesis hanya
bisa dilakukan oleh tumbuhan yang mempunyai klorofil. Proses ini hanya akan terjadi
jika ada cahaya dan melalui perantara pigmen hijau daun yaitu klorofil yang terdapat
dalam kloroplas. Selain fotosintesis juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Kurangnya
pengetahuan tentang proses fotosintesis dan faktor-faktor yang mempengaruhinya baik
faktor internal maupun faktor eksternal yang melatarbelakangi dilakukannya percobaan
tentang fotosintesis ini.

B. TUJUAN
1. Untuk mengetahui proses fotosintesis pada tumbuhan.
2. Untuk mengetahui proses respirasi pada tumbuhan.
3. Untuk mengetahui reaksi gelap dan reaksi terang pada fotosintesis.

C. DASAR TEORI
Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya dan sintesis yang berarti
penyusunan. Jadi fotosintesis adalah proses penyusunan dari zat organik H2O dan
CO2menjadi senyawa organik yang kompleks yang memerlukan cahaya. Fotosintesis
hanya dapat terjadi pada tumbuhan yang mempunyai klorofil, yaitu pigmen yang
berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari. Fotosintesis adalah suatu
proses biokimia yang

dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk

memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Hampir


semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis.
Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga
berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosferbumi.
Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya)
disebut

sebagai

fototrof.

Fotosintesis

merupakan

salah

satu

cara

asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi)
menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme
untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah
bakteri belerang.
Respirasi dalam biologi adalah proses mobilisasi energi yang dilakukan jasad hidup
melalui

pemecahan senyawa

berenergi

tinggi (SET)

untuk

digunakan

dalam

menjalankan fungsi hidup. Dalam pengertian kegiatan kehidupan sehari-hari, respirasi


dapat disamakan dengan pernapasan. Namun demikian, istilah respirasi mencakup
proses-proses yang juga tidak tercakup pada istilah pernapasan. Respirasi terjadi pada
semua tingkatan organisme hidup, mulai dari individu hingga satuan terkecil, sel.
Apabila pernapasan biasanya diasosiasikan dengan penggunaan oksigen sebagai
senyawa pemecah, respirasi tidak melulu melibatkan oksigen .

D. PROSEDUR KERJA
Alat dan bahan

Tabung reaksi

Rak tabung reaksi

Plastik mika

Karet gelang

Daun elodea

Air

BTB

NaHCO3

Langkah kerja

1. Isi 2 tabung reaksi dengan air secukupnya yang sama tinggi.


2. Tetesi tiap tabung reaksi dengan 5 tetes BTB
3. Beri tiap tabung reaksi dengan NaHCO3
4. Masukkan tanaman elodea sampai masuk kealam air pada tabung reaksi
5. Tutup tabung reaksi I dengan plastik mika warna terang

6. Tutup tabung reaksi II dengan plastik mika warna gelap


7. Panaskan pada cahaya matahari 10 menit
8. Amati perubahan yang terjadi pada air dan tanaman elodea
9. Lakukan pengamatan secara terus menerus sampai 10 menit ke-3 (total
percobaan 30 menit)
10. Catat perubahan yang terjadi.

E. HASIL PENGAMATAN

Waktu
Perlakuan
GELAP

TERANG

10 menit

10 menit

10 menit

Pertama

Kedua

Ketiga

Gelembung

Warna

Gelembung

Warna

++

+++

F. ANALISIS
Dari table diatas dapat diketahui bahwa cahaya berpengaruh terhadap banyaknya
gelembung dan perubahan warna cairan pada cairan. Pada tabung yang diberi plastik
mika warna gelap tidak terdapat gelembung dan tidak ada perubahan warna sampai 10
menit ke tiga. Sedangkan pada tabung yang diberi plastik warna terang terdapat
gelembung sedikit dari 10 pertama sampai 10 menit ke tiga. Dan tampak perubahan
warna lebih hijau kekuningan sampai 10 menit ke tiga.

G. PEMBAHASAN

GAMBAR GAMBAR PRAKTIKUM FOTOSINIESIS


10 MENIT PERTAMA :

GELAP
10 MENIT KE DUA

GELAP

TERANG
:

TERANG

10 MENIT KE TIGA

TERANG

GELAP