Anda di halaman 1dari 2

I.

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Potensi kawasan karst di Indonesia saat ini masih kurang disadari oleh
masyarakat. Umumnya kawasan karst hanya dikenal sebagai kawasan yang
memiliki potensi bahan galian untuk bahan bangunan, atau bahan baku semen.
Padahal, banyak kawasan karst mempunyai potensi ekonomi, ekologis, dan sosial
budaya lainnya seperti sarang burung walet, sumberdaya air, keanekaragaman
hayati, keunikan bentang alam, obyek wisata alam, dan situs arkeologi. Menurut
Suryatmojo H (2006), karst adalah suatu kawasan yang memiliki karakteristik
relief dan drainase yang khas, terutama disebabkan oleh derajat pelarutan batuanbatuannya yang intensif.
Kabupaten Gunung Kidul yang sebagian besar wilayahnya merupakan
kawasan karst sebenarnya memiliki potensi yang besar terhadap semua
sumberdaya yang ada di dalamnya. Terlebih dengan adanya Undang-Undang
Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang di dalamnya memuat
konsep otonomi daerah, menuntut optimalisasi potensi daerah dengan
memanfaatkan segala sumberdaya yang ada. Salah satu penciri dari kawasan karst
adalah goa, walaupun tidak semua di kawasan karst terdapat goa (Rachmawati
2012). Goa adalah suatu lingkungan yang unik dan rentan, dapat berfungsi
sebagai sistem perlindungan proses ekologis yang essensial dan sistem penyangga
kehidupan serta menjadi habitat flora dan fauna untuk mempertahankan jenis dan
ekosistemnya.
Menurut Sumarlin (2007), pembentukan goa berlangsung dalam waktu yang
sangat panjang, mencapai ribuan hingga jutaan tahun seperti contohnya Goa
Pindul yang berada di daerah Kabupaten Gunung Kidul. Sehingga, penting untuk
melakukan pengelolaan goa yang berada di dalam kawasan karst agar berbagai
potensi yang terdapat di dalamnya tetap terjaga dan goa tetap berfungsi sesuai
peruntukkannya. Terjaganya potensi dan fungsi goa akan sangat bermanfaat untuk
kemajuan desa setempat dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan
warga sekitar goa.

1.2. Tujuan
Studi kasus yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengelolaan
kawasan Goa Pindul, permasalahan yang terdapat di kawasan Goa Pindul, dan
peran serta fungsi Goa Pindul terhadap masyarakat sekitar.

DAFTAR PUSTAKA

Suryatmojo H. 2006. Strategi Pengelolaan Ekosistem Karst di Kabupaten Gunung


Kidul. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan-UGM.

Rachmawati. 2012. Pengembangan Ekowisata Goa di Jawa Barat. Bogor:


Fakultas Kehutanan-IPB.

Sumarlin. 2007.