Anda di halaman 1dari 14

Aliran Energi, Piramida Ekologi,

dan Produktivitas
Diah Kartika Rahman
Rizky Rama Putra
Sakhiyyah Afifah
Vivi Ansita Dewi

I. Aliran Energi
Menurut Hukum Termodinamika, energi tidak
dapat diciptakan dan tidak dapat
dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu
bentuk energi ke energi lain. Dalam sistem
ekologi, suatu organisme merupakan
komponen pengubah energi.
Aliran energi dan siklus materi dalam
ekosistem terjadi melalui rantai makanan dan
jaring-jaring makanan.

A. Rantai Makanan
Rantai Makanan adalah jalur perpindahan
(transfer) energi dari satu tingkat trofik
ketingkat trofik berikutnya melalui peristiwa
makan dan dimakan.

Rantai makanan detritus


Rantai makana perumputan

B. Jaring- Jaring Makanan


Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari
berbagai rantai makanan yang saling
berhubungan dan kompleks.
Semakin kompleks jaring-jaring makanan yang
terbentuk, semakin tinggi tingkat kestabilan suatu
ekosistem.
Untuk menjaga kestabilan ekosistem, suatu rantai
makanan tidak boleh terputus akibat musnahnya
salah satu atau beberapa organisme.

Contoh
jaring
jaring
makanan

II. Piramida Ekologi


Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik
(tingkat nutrisi atau tingkat energi) secara
berurutan menurut rantai makanan atau jaringjaring makanan dalam ekosistem.
Fungsi : menunjukkan perbandingan diantara
tingkat trofik yang satu dengan trofik yang lain
pada suatu ekosistem.
Dibedakan menjadi 3 tipe, yaitu piramida jumlah,
piramida biomassa dan piramida energi

Type Piramida Ekologi

1. Piramida jumlah
Piramida jumlah adalah piramida yang
menunjukkan jumlah organisme pada tiap
tingkatan trofik

2. Piramida
biomassa
Piramida biomassa
adalah piramida yang
menggambarkan berat
atau massa kering
total organisme hidup
dari masing-masing
tingkat trofiknya pada
suatu ekosistem pada
kurun waktu tertentu

3. Piramida energi
Piramida energi adalah piramida
yang menggambarkan terjadinya
penurunan pada tahap tingkat
tiap trofiknya.

III. Produktivitas
Produktivitas adalah hasil aktifvitas
metabolisme, organisme berupa
pertumbuhan, penambahan, dan penimbunan
biomassa dalam periode waktu tertentu
Dibedakan menjadi 2, yaitu produktivitas
primer dan sekunder

1. Produktivitas primer
Produktivitas primer adalah kecepatan
mengubahan energi radiasi matahari melalui
aktivitas fotosintesis dan kemosintesis oleh
produsen menjadi energi kimia dalam bentuk
bahan organik.
Primer kotor adalah jumlah total materi organik
atau karbon organik yang dihasilkan dalam proses
fotosintesis
Primer bersih adalah produktivitas kotor
dikurangi respirasi

Produktivitas sekunder
Produktivitas sekunder adalah kecepatan
penyimpanan energi oleh organisme tingkat
konsumen.