Anda di halaman 1dari 115

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

DI BUAT OLEH :
KELOMPOK 02
NAMA ANGGOTA KELOMPOK :

Keahlian Analis Kesehatan

1;
2;
3;
4;
5;
6;

Kesehatan

Dwi Khoirun Nisa


Eka Sarmiati
Ella fentri
FADILAH AZIZ SETIAWAN
Mia irawan
Nella angreini

Halaman Persetujuan
Penyakit Malaria

Kelompok

II (Dua)

Kelas

XI Analis Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

Judul

Kesehatan

Mengetahui,

Kepala Sekolah SMK Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

Bakti Indonesia Medika

Kesehatan

Guru Bidang Studi

Dr. H. Churaerie Latief, M.Kes

Keahlian Analis Kesehatan

NIY: 1.01.11.001

Kesehatan

Tengku Akhmad Akbar, S.pd

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

KATA PENGANTAR

Kami mengucapkan puji dan syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT,
karena atas berkat rahmat-Nya dan nikmat kesehatan yang diberikan-Nya sehingga
kami dapat menyelesaikan tugas membuat makalah pelajaran Analis ini yang

Keahlian Analis Kesehatan

ditugaskan kepada kami untuk menunjang mata pelajaran Analis Kesehatan.

Kesehatan

10

Tak lupa pula kami mengucapkan banyak terima kasih kepada kedua orang
tua, teman-teman dan pihak-pihak lain yang membantu saya dalam penyusunan
makalah ini. Makalah ini kami susun berdasarkan penjelasan-penjelasan yang kami

Keahlian Analis Kesehatan

dapat dari berbagai sumber.

Kesehatan

11

Tujuan pembuatan makalah ini adalah agar para pembaca nantinya akan
lebih memahami tentang penyakit malaria.
Kami menyadari bahwa makalah ini perlu disempurnakan, oleh karena itu
kritik dan saran yang sifatnya membangun akan menjadi masukan yang berharga

Keahlian Analis Kesehatan

untuk kesempurnaan makalah ini.

Kesehatan

12

Semoga makalah ini bermanfaat

Keahlian Analis Kesehatan

Pangkalan Bun, 17 April 2014

Kesehatan

13

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

Penyusun

DAFTAR ISI

14

Kata Pengantar.......................................................................................................

Daftar Isi

.......................................................................................................

Referensi Makalah..................................................................................................

BAB 1. LATAR BELAKANG..................................................................................

Keahlian Analis Kesehatan

Halaman Persetujuan............................................................................................

Kesehatan

15

A. Pengertian....................................................................................................

B. Sejarah Penyakit Malaria.............................................................................

C. Jenis-Jenis Penyakit Malaria.......................................................................

10

D. Penyebarluasan Penyakit Malaria...............................................................

11

Keahlian Analis Kesehatan

BAB 2. TINJAUAN TEORI.....................................................................................

Kesehatan

16

13

F. Diagnosis Penyakit Malaria..........................................................................

16

G. Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Malaria.........................................

17

BAB 3. Pemeriksaan Laboratorium.....................................................................

19

BAB 4. PENUTUP..................................................................................................

24

Keahlian Analis Kesehatan

E. Gejala dan Masa Inkubasi Penyakit Malaria................................................

Kesehatan

17

Keahlian Analis Kesehatan

DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................

Kesehatan

18

26

REFERENSI MAKALAH
A; Latar Belakang
; Mendapatkan nilai yang memuaskan.
; Agar dapat memahami tentang penyakit malaria

Keahlian Analis Kesehatan

B; Tujuan Penulisan

Kesehatan

19

;
;
;
;
;
;

Dapat menjelaskan sejarah penyakit malaria.


Dapat memahami cara penyebarluasan penyakit malaria.
Dapat menyebutkan dan menjelaskan gejala-gejala penyakit malaria.
Dapat memahami diagnosis penyakit malaria.
Dapat menjelaskan pemeriksaan laboratorium penyakit malaria.
Dapat menyebutkan dan menjelaskan cara pencegahan dan
pengobatan penyakit malaria.

Keahlian Analis Kesehatan

C; Rumusan Masalah
; Bagaimana sejarah penyakit malaria ?

Kesehatan

20

;
;
;
;
;

Bagaimana cara penyebarluasan penyakit malaria ?


Apa saja gejala-gejala penyakit malaria ?
Bagaimana diagnosis penyakit malaria ?
Apa saja pemeriksaan laboratorium penyakit malaria ?
Bagaimana cara pencegahan dan pengobatan penyakit malaria ?

Keahlian Analis Kesehatan

D; Batasan Masalah

Kesehatan

21

; Sejarah penyakit malaria hingga cara pencegahan dan pengobatan

Keahlian Analis Kesehatan

penyakit tersebut.

Kesehatan

22

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

BAB I

23

LATAR BELAKANG

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa


parasit

yang

merupakan

golongan

plasmodium

yang

hidup

dan

berkembang biak dalam sel darah merah manusia. Penyakit ini secara

Keahlian Analis Kesehatan

alami ditularkan melalui gigitan nyamuk anopheles. Malaria merupakan

Kesehatan

24

salah satu penyakit yang tersebar di beberapa wilayah di dunia.


Umumnya tempat-tempat yang rawan malaria terdapat pada Negaranegara berkembang dimana tidak memiliki tempat penampungan atau
pembuangan air yang cukup, sehingga menyebabkan air menggenang
dan dapat dijadikan sebagai tempat ideal nyamuk untuk bertelur. Malaria
disebabkan oleh parasit dari genus plasmodium. Ada empat jenis
Keahlian Analis Kesehatan

plasmodium

Kesehatan

25

yang

dapat

menyebabkan

malaria,

yaitu

plasmodium

falciparum dengan masa inkubasi 7-14 hari, plasmodium vivax dengan


masa inkubasi 8-14 hari, plasmodium oval dengan masa inkubasi 8-14
hari, dan plasmodium malaria dengan masa inkubasi 7-30 hari [6]. Parasitparasit tersebut ditularkan pada manusia melalui gigitan seekor nyamuk
dari genus anopheles. Gejala yang ditimbulkan antara lain adalah demam,
anemia, panas dingin, dan keringat dingin. Untuk mendiagnosa seseorang
Keahlian Analis Kesehatan

menderita malaria adalah dengan memeriksa ada tidaknya plasmodium

Kesehatan

26

pada sampel darah. Namun yang seringkali ditemui dalam kasus penyakit
malaria adalah plasmodium falciparum dan plasmodium vivax.
Malaria masih merupakan masalah penyakit endemik di wilayah
Indonesia Timur khususnya Nusa Tenggara Barat. Salah satu masalah
yang dihadapi adalah kesulitan mendiagnosis secara cepat dan tepat.

Keahlian Analis Kesehatan

Berdasarkan

Kesehatan

27

hasil

evaluasi

Program

Pemantapan

Mutu

Eksternal

Laboratorium Kesehatan pada pemeriksaan mikroskopis malaria, yang


dilakukan

oleh

Balai

Laboratorium

Kesehatan

Mataram,

dari

19

laboratorium di NTB yang mengevaluasi menggunakan preparat positif


malaria, hanya 79% peteknik laboratorium yang dapat membaca preparat
dengan benar. Kepentingan untuk mendapatkan diagnosis yang cepat
pada penderita yang diduga menderita malaria merupakan tantangan
Keahlian Analis Kesehatan

untuk mendapatkan uji/metode laboratorik yang tepat, cepat, sensitif,

Kesehatan

28

mudah dilakukan, serta ekonomis. Peranan keendemikan (endemisitas)


malaria, migrasi penduduk yang cepat, serta berpindah-pindah (traveling)
dari daerah endemis, secara tidak langsung mempengaruhi masalah
diagnostik

laboratorikmaupun

terapi

malaria.

Perubahan

gambaran

morfologi parasit malaria, serta variasi galur (strain), yang kemungkinan


disebabkan

oleh

pemakaian

obat

antimalaria

secara

tidak

tepat

Keahlian Analis Kesehatan

(irasional), membuat masalah semakin sulit terpecahkan bila hanya

Kesehatan

29

mengandalkan teknik diagnosis mikroskopis. Ditambah lagi rendahnya


mutu mikroskop dan pereaksi (reagen) serta kurang terlatihnya tenaga
pemeriksa, menimbulkan kendala dalam memeriksa parasit malaria
secara mikroskopis yang selama ini merupakan standar emas (gold

Keahlian Analis Kesehatan

standard) pemeriksaan laboratoris malaria.

Kesehatan

30

Kesehatan

31

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

32

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

BAB 2

TINJAUAN TEORI

A;

33

Pengertian

Keahlian Analis Kesehatan

Malaria merupakan penyakit infeksi parasit yang disebabkan oleh


plasmodium yang menyerang eritrosit dan ditandai dengan ditemukannya
bentuk aseksual didalam darah. Infeksi malaria memberikan gejala berupa
demam, menggigil, anemia dan splenomegali. penyakit menular ini
sangat dominan di daerah tropis dan sub-tropis atau kawasan tropika
yang biasa namun apabila diabaikan dapat menjadi penyakit yang serius.
Parasit penyebab malaria seperti malaria jenis Plasmodium falciparum
merupakan malaria tropika yang sering menyebabkan kematian. Ia adalah
suatu protozoa yang dipindahkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk

Kesehatan

34

Keahlian Analis Kesehatan

Anopheles betina terutama pada waktu terbit dan terbenam matahari.


Setidaknya 270 juta penduduk dunia menderita malaria dan lebih dari 2
miliar atau 42% penduduk bumi memiliki risiko terkena malaria. WHO
mencatat setiap tahunnya tidak kurang dari 1 hingga 2 juta penduduk
meninggal karena penyakit yang disebarluaskan nyamuk Anopheles.
Penyakit malaria juga dapat diakibatkan karena perubahan lingkungan
sekitar seperti adanya Pemanasan global yang terjadi saat ini
mengakibatkan penyebaran penyakit parasitik yang ditularkan melalui
nyamuk dan serangga lainnya semakin mengganas. Perubahan

Kesehatan

35

temperatur, kelembaban nisbi, dan curah hujan yang ekstrim


mengakibatkan nyamuk lebih sering bertelur sehingga vector sebagai
penular penyakit pun bertambah dan sebagai dampak muncul berbagai
penyakit, diantaranya demam berdarah dan malaria.
B;

Sejarah Penyakit Malaria

Keahlian Analis Kesehatan

Malaria telah menginfeksi manusia selama lebih dari 50.000 tahun,


dan''''Plasmodium mungkin telah menjadi patogen manusia untuk seluruh

Kesehatan

36

sejarah spesies. Kerabat dekat dari parasit malaria manusia tetap umum
pada simpanse. Referensi ke demam periodik unik malaria ditemukan
sepanjang sejarah, dimulai pada 2700 SM di Cina. Istilah malaria berasal
dari Italia Abad Pertengahan: mala''aria''-"udara buruk", dan penyakit itu
sebelumnya disebut''''atau''malaria demam rawa''karena hubungannya
dengan rawa-rawa dan rawa-rawa. Malaria pernah

Keahlian Analis Kesehatan

umum di sebagian besar Eropa dan Amerika Utara, di mana ia tidak lagi
endemik, meskipun kasus impor memang terjadi.

Kesehatan

37

Keahlian Analis Kesehatan

Penelitian ilmiah pada malaria membuat kemajuan penting pertama


mereka pada tahun 1880, ketika seorang dokter tentara Perancis bekerja
di rumah sakit militer Konstantin di Aljazair bernama Charles Louis
Alphonse Laveran mengamati parasit untuk pertama kalinya, di dalam sel
darah merah dari orang yang menderita malaria. Dia, oleh karena itu,
diusulkan bahwa malaria disebabkan oleh organisme ini, pertama kali
protista sebuah diidentifikasi sebagai penyebab penyakit. Untuk
penemuan ini dan kemudian, ia dianugerahi Hadiah Nobel tahun 1907
untuk Fisiologi atau Kedokteran. Parasit malaria Plasmodium disebut''''oleh

Kesehatan

38

para ilmuwan Italia Ettore dan Angelo Celli Marchiafava. Setahun


kemudian, Carlos Finlay, seorang dokter Kuba mengobati pasien dengan
demam kuning di Havana, memberikan bukti kuat bahwa nyamuk
menularkan penyakit ke dan dari manusia. Karya ini diikuti saran
sebelumnya oleh Josiah C Nott, dan bekerja oleh Patrick Manson pada
transmisi filariasis.

Keahlian Analis Kesehatan

Namun, Sir Ronald Ross bekerja dalam Presidensi Umum Rumah


Sakit di Calcutta yang akhirnya terbukti tahun 1898 bahwa malaria

Kesehatan

39

Keahlian Analis Kesehatan

ditularkan oleh nyamuk. Dia melakukan ini dengan menunjukkan bahwa


spesies nyamuk tertentu menularkan malaria bagi burung dan
mengisolasi parasit malaria dari kelenjar ludah nyamuk yang telah diberi
burung yang terinfeksi. Untuk pekerjaan ini Ross menerima 1902
Penghargaan Nobel dalam Kedokteran. Setelah mengundurkan diri dari
Dinas Medis India, Ross bekerja di Sekolah yang baru didirikan Liverpool
Kedokteran Tropis dan mengarahkan upaya pengendalian malaria di Mesir,
Panama, Yunani dan Mauritius. Temuan Finlay dan Ross kemudian
dikonfirmasi oleh dewan medis dipimpin oleh Walter Reed pada tahun

Kesehatan

40

1900, dan rekomendasi yang dilaksanakan oleh William C. Gorgas dalam


tindakan kesehatan yang dilakukan selama pembangunan Terusan
Panama. Karya ini kesehatan masyarakat menyelamatkan nyawa ribuan
pekerja dan membantu mengembangkan metode yang digunakan di masa
depan kesehatan masyarakat kampanye melawan penyakit ini.

Keahlian Analis Kesehatan

Pengobatan efektif pertama untuk malaria berasal dari kulit pohon


cinchona, yang berisi kina. Pohon ini tumbuh di lereng Andes, terutama di
Peru. Sebuah tingtur terbuat dari produk ini alami digunakan oleh

Kesehatan

41

penduduk Peru untuk mengendalikan malaria, dan Yesuit diperkenalkan


praktek ini ke Eropa selama 1640an, di mana ia cepat diterima. Namun,
tidak sampai 1820 bahwa bahan aktif, kina, diekstrak dari kulit kayu,
terisolasi dan dinamai oleh ahli kimia Prancis Pierre Joseph Pelletier dan
Joseph Bienaim Caventou.

Keahlian Analis Kesehatan

Pada awal abad 20, sebelum antibiotik menjadi tersedia, Julius


Wagner-Jauregg menemukan bahwa pasien dengan sifilis dapat
diperlakukan dengan sengaja menginfeksi mereka dengan malaria;

Kesehatan

42

demam yang dihasilkan akan membunuh spirochetes malaria, dan kina


kemudian akan diberikan untuk mengendalikan malaria. Meskipun
beberapa pasien meninggal akibat malaria, ini dianggap lebih baik
daripada kematian hampir-tertentu dari sifilis.

Keahlian Analis Kesehatan

Meskipun tahap tahap darah dan nyamuk dari siklus hidup malaria
diidentifikasi pada abad ke-20 ke-19 dan awal, tidak sampai 1980-an yang
laten hati bentuk parasit diamati. Penemuan bentuk laten dari parasit
akhirnya menjelaskan mengapa orang bisa muncul untuk disembuhkan

Kesehatan

43

malaria namun masih tahun kambuh setelah parasit telah menghilang


dari aliran darah mereka.
C; Jenis-Jenis Penyakit Malaria

Keahlian Analis Kesehatan

Dibedakan pada jenis parasit malaria yang menjadi penyebab


malaria yaitu protozoa dari jenis Plasmodium. Parasit malaria ini
ditularkan melalui gigitan nyamuk Anophheles yang habitat hidupnya
adalah tempat-tempat basah dan lembab.

Kesehatan

44

Jenis-jenis Malaria digolongkan menjadi 4, yaitu:

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

45

Malaria tertiana, disebabkan oleh Plasmodium vivax, dimana


penderita merasakan demam muncul setiap hari ketiga. Merupakan
penyebab kira-kira 43% kasus malaria pada manusia
Malaria quartana, disebabkan oleh Plasmodium malariae, penderita
merasakan demam setiap hari keempat. Menyebabkan kira-kira 7%
malaria didunia.
Malaria
tropica, disebabkan
oleh
Plasmodium falciparum,
merupakan malaria yang paling patogenik dan seringkali berakibat

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

46

fatal. Jenis penyakit malaria ini adalah yang terberat, karena dapat
menyebabkan berbagai komplikasi berat seperti cerebral malaria
(malaria otak), anemia berat, syok, gagal ginjal akut, perdarahan,
sesak nafas, dll. Penderita Malaria jenis ini mengalami demam tidak
teratur dengan disertai gejala terserangnya bagian otak, bahkan
memasuki fase koma dan kematian yang mendadak.
Malaria pernisiosa, disebabkan oleh Plasmodium ovale. Malaria jenis
ini jarang sekali dijumpai, umumnya banyak di Afrika dan Pasifik
Barat.

Keahlian Analis Kesehatan

Seorang penderita dapat dihinggapi oleh lebih dari satu


jenis plasmodium. Infeksi demikian disebut infeksi campuran (mixed
infection).
Biasanya
campuran Plasmodium
falciparum dengan Plasmodium Vivax atau Plasmodium Malariae. Infeksi
campuran tiga jenis sekaligus jarang sekali terjadi. Infeksi jenis ini
biasanya terjadi di daerah yang tinggi angka penularannya. Malaria yang
disebabkan oleh P.Vivax dan P.Malariae dapat kambuh jika tidak diobati
dengan baik. Malaria yang disebabkan oleh spesies selain P.Falciparum

Kesehatan

47

jarang berakibat fatal, namun menurunkan kondisi tubuh;


menggigil dan demam yang biasanya berlangsung 10-14 hari.
D;

lemah,

Penyebarluasan Penyakit Malaria

Keahlian Analis Kesehatan

Penularan penyakit malaria dari orang yang sakit kepada orang


sehat, sebagian besar melalui gigitan nyamuk. Bibit penyakit malaria
dalam darah manusia dapat terhisap oleh nyamuk, berkembang biak di

Kesehatan

48

dalam tubuh nyamuk, dan ditularkan kembali kepada orang sehat yang
digigit nyamuk tersebut. Jenis-jenis vektor (perantara) malaria yaitu:
Anopheles Sundaicus, nyamuk perantara malaria di daerah pantai.
Anopheles Aconitus, nyamuk perantara malaria daerah persawahan.

Keahlian Analis Kesehatan

Anopheles Maculatus, nyamuk perantara malaria daerah


perkebunan, kehutanan dan pegunungan.

Kesehatan

49

Penularan yang lain adalah melalu transfusi darah. Namun


kemungkinannya sangat kecil.
Penyakit malaria dikenal ada berbagai cara penularan malaria:
1; Penularan secara alamiah (natural infection). Penularan ini terjadi

Keahlian Analis Kesehatan

melalui gigitan nyamuk anopheles. Bila nyamuk anopheles


orng yang sakit malaria, maka parasit akan ikut terhisap
darah penderita. Dalam tubuh nyamuk, parasit
berkembang biak. Sesudah 7-14 hari apabila nyamuk

Kesehatan

50

mengigit
bersama
tersebut
tersebut

mengigit orang sehat, maka parasit tersebut akan di tularkan ke


orang tersebut. Di dalam tubuh manusia parasit akan berkembang
biak, menyerang sel-sel darah merah. Dalam wktu kurang lebih 12
hari, orang tersebut akan sakit malaria
2; Penularan yang tidak alamiah.
a;

Malaria bawaan (congenital).

Keahlian Analis Kesehatan

Terjadi pada bayi yang baru dilahirkan karena ibunya menderita


malaria, penularan terjadi melalui tali pusat atau placenta.

Kesehatan

51

b;

Secara mekanik.

Keahlian Analis Kesehatan

Penularan terjadi melalui transfusi darah atau melalui jarum suntik.


Penularan melalui jarum suntik yang tidak steril lagi. Cara penularan ini
pernah dilaporkan terjadi disalah satu rumah sakit di Bandung pada tahun
1981, pada penderita yang dirawat dan mendapatkan suntikan intra vena
dengan menggunakan alat suntik yang dipergunakan untuk menyuntik
beberapa pasien, dimana alat suntik itu seharusnya dibuang sekali pakai
(disposeble).

Kesehatan

52

c;

Secara oral (Melalui Mulut).

Cara penularan ini pernah dibuktikan pada burung,


(P.gallinasium) burung dara (P.Relection) dan monyet (P.Knowlesi).

ayam

Keahlian Analis Kesehatan

Pada umumnya sumber infeksi bagi malaria pada manusia adalah


manusia lain yang sakit malaria baik dengan gejala maupun tanpa gejala
klinis.

Kesehatan

53

Masa inkubasi ini bervariasi antara 9 -30 hari tergantung pada


species parasit, paling pendek pada plasmodium Falciparum dan paling
panjang pada plasmodium malaria. Masa inkubasi ini tergantung pada
intensitas infeksi, pengobatan yang pernah didapat sebelumnya dan
tingkat imunitas penderita.

Keahlian Analis Kesehatan

Cara penularan, apakah secara alamiah atau bukan alamiah, juga


mempengaruhi. Penularan bukan alamiah seperti penularan malalui
transfusi darah, masa inkubasinya tergantung pada jumlah parasit yang

Kesehatan

54

turut masuk bersama darah dan tingkat imunitas penerima arah. Secara
umum dapat dikatakan bahwa masa inkubasi bagi plasmodium falciparum
adalah 10 hari setelah transfusi, plasmodium vivax setelah 16 hari.
E;

Gejala dan Masa Inkubasi Penyakit Malaria

Keahlian Analis Kesehatan

Penyakit malaria memiliki gejala yang cukup khas yaitu demam (panas
dan dingin), menggigil, nyeri persendian, sakit kepala, muntah-muntah dan
kerusakan retina. Gejala paling khas dari penyakit malaria adalah badan terasa
dingin yang kemudian diikuti dengan demam panas yang berlangsung sekitar

Kesehatan

55

empat sampai enam jam.Pada banyak kasus, gejala penyakit malaria bisa
sangat menyerupai beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit lain seperti
tifus, dan demam berdarah, sehingga memerlukan tes darah di laboratorium
untuk mengetahui kepastian adanya parasit plasmodium dalam darah. Ada pula
gejala penyakit malaria yang sangat khas yang merupakan ciri-ciri klinis yang
dapat membedakan demam malaria dengan demam yang ditimbulkan penyakit
lain yaitu gejala pemutihan pada retina.

Keahlian Analis Kesehatan

Gejala penyakit malaria bisa berbeda tergantung pada jenis parasit


plasmodium apa yang berada dalam sel darah seseorang. Untuk

Kesehatan

56

Keahlian Analis Kesehatan

jenis plasmodium vivax dan ovale, demam akan berlangsung sekitar dua hari
sekali, dan untukplasmodium malariae demam akan berlangsung sekitar 3 hari
sekali, sedangkan untuk plasmodium yang paling berbahaya yaitu falciparum,
demam panas dingin dapat terjadi berulang-ulang dalam beberapa jam. Pada
anak-anak gejala khas ditunjukan oleh sikap yang tidak normal (abnormal),
yang dapat menjadi pertanda telah terjadi kerusakan cukup parah pada
jaringan otak, yang dapat berlanjut menjadi anemia akut selama
perkembangan usia anak tersebut.
Hampir semua kasus penakit malaria akut yang mengarah ke koma dan
kematian disebabkan oleh jenis falciparum, dimana gejalanya timbul sekitar

Kesehatan

57

Keahlian Analis Kesehatan

enam sampai empatbelas hari setelah digigit nyamuk (infeksi). Penyakit


malaria parah jika tidak diobati dengan baik dapat menimbulkan komplikasi
berbahaya seperti pembengkakkan pada hati (liver) bahkan gagal ginjal.
Penyakit malaria akut ini jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan
kematian dengan cepat dalam hitungan
hari bahkan
jam.
Berikut adalah gejala-gejala khusus pada dewasa dan anak-anak yang
ditimbulkan oleh tiap-tiap jenis plasmodium malaria :

Kesehatan

58

Penyakit malaria tidak akut plasmodium vivax ,


malariare.
Gejala awal pada dewasa :
Demam panas dingin, menggigil.

Nyeri otot

Lesu dan lemas

Muntah

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

59

ovale, dan

Gejala awal pada anak-anak :

Pernapasan dangkal dan cepat

Batuk

Demam yang disertai kejang

Penyakit malaria plasmodium falciparum akut.

Keahlian Analis Kesehatan

Gejala awal pada anak-anak :

Kesehatan

60

Koma, kejang-kejang, kejang otot yang menyebabkan tubuh melengkung.

Gagal ginjal, dan jumlah urin yang sangat sedikit (kurang dari 400ml per hari)

Cairan pada paru-paru

Pernapasan dangkal, dan kekurangan oksigen.


Komplikasi lanjutan pada orang dewasa :

Keahlian Analis Kesehatan

Kencing darah

61

Kesehatan

Demam tinggi (lebih dari 40 derajat celcius)

Kejang

Syok

Pendarahan

Koma

Keahlian Analis Kesehatan

Gejala awal pada anak-anak :

Kesehatan

62

Gula dalam darah sangat rendah

Kejang-kejang menyebabkan tubuh melengkung ke belakang

Koma

Lubang hidung membesar

Pendarahan

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

63

Gejala malaria dapat dibagi menjadi 2 bagian ditinjau dari beratringannya. Gejalanya yaitu sebagai berikut.

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

64

Gejala Penyakit Malaria Ringan (Malaria tanpa Komplikasi)


Pada penderita penyakit malaria, umumnya mengalami demam dan
menggigil, sakit kepala, mual-mual, muntah, diare, terasa nyeri pada otot,
pegal-pegal. Pada gejala malaria ringan, dapat dibagi menjadi 3 stadium
yaitu sebagai berikut.
1. Stadium dingin
Pada stadium dingin penderita merasakan dingin dan menggigil yang
luarbiasa, denyut nadi terasa semakin cepat namun lemah, bibir dan jari

terlihat kebiruan, kulit kering, muntah-muntah yang terjadi kurang lebih 15


menit hingga 1 jam.
2. Stadium demam
Pada stadium ini penderita merasakan panas, muka merah, kulit kering,
muntah dan kepala rasanya sangat sakit. Suhu tubuh biasanya mencapai
40 derajat celcius atau lebih. Kadang penderita mengalami kejang-kejang.
Gejala ini berlangsung biasanya 2 hingga 4 jam lebih.

Keahlian Analis Kesehatan

3. Stadium berkeringat

Kesehatan

65

Stadium berkeringat yaitu pengidap penyakit malaria ini selalu


berkeringat, suhu tubuh dibawah rata-rata sehingga menyebabkan suhu
tubuh menjadi dingin. Karena sering berkeringat, biasanya sering
merasakan haus dan kondisi tubuh sangat lemah.

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

66

Gejala Penyakit Malaria Berat (Malaria dengan Komplikasi)


Penderita yang masuk dalam criteria ini biasanya sangat lemah sekali.
Malaria berat dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan
laboratorium sendian darah tepi dan penderita juga memiliki komplikasi
sebagai berikut ini.

Tidak sadarkan diri kadang hingga koma

Sering mengigau

Bicara yang salah-salah (tidak terkontrol)

Kejang-kejang

Suhu tubuh sangat tinggi

Dehidrasi

Nafas cepat, sesak nafas

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

67

Masa inkubasi dapat terjadi pada :


a. Masa inkubasi pada manusia (intrinsik)

Keahlian Analis Kesehatan

Masa inkubasi bervariasi pada masing-masing Plasmodium. Masa inkubasi


pada inokulasi darah lebih pendek dari infeksi sporozoid. Secara umum masa
inkubasi Plasmodium falsiparum adalah 9 sampai 14 hari, Plasmodium vivax
adalah 12 sampai 17 hari, Plasmodium ovale adalah 16 sampai 18 hari,
sedangkan Plasmodium malariae bisa 18 sampai 40 hari. Infeksi melalui transfusi
darah, masa inkubasinya tergantung pada jumlah parasit yang masuk dan

Kesehatan

68

biasanya bisa sampai kira-kira 2 bulan.


b. Masa inkubasi pada nyamuk (ekstrinsik)

Keahlian Analis Kesehatan

Setelah darah masuk kedalam usus nyamuk maka protein eritrosit akan
dicerna oeleh enzim tripsin kemudian oleh enzim aminopeptidase dan
selanjutnya karboksipeptidase, sedangkan komponen karbohidrat akan dicerna
oleh glikosidase. Gametosit yang matang dalam darah akan segera keluar dari
eritrosit selanjutnya akan mengalami proses pematangan dalam usus nyamuk
untuk menjadi gamet (melalui fase gametogenesis). Adapun masa inkubasi atau
lamanya stadium sporogoni pada nyamuk adalah Plasmodium vivax 8-10 hari,

Kesehatan

69

Plasmodium palsifarum 9-10 hari, Plasmodium ovale 12-14 hari dan Plasmodium
malariae 14-16 hari.
F;

Diagnosis Penyakit Malaria

Keahlian Analis Kesehatan

Sebagaimana penyakit pada umumnya, diagnosis malaria didasarkan pada


manifestasi klinis (termasuk anamnesis), uji imunoserologis dan ditemukannya
parasit (Plasmodium) di dalam darah penderita. Manifestasi klinis demam
seringkali tidak khas dan menyerupai penyakit infeksi lain (demam dengue,
demam tifoid) sehingga menyulitkan para klinisi untuk mendiagnosis malaria

Kesehatan

70

Keahlian Analis Kesehatan

dengan mengandalkan pengamatan manifestasi klinis saja, untuk itu diperlukan


pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang diagnosis sedini mungkin. Secara
garis besar pemeriksaan laboratorium malaria digolongkan menjadi dua
kelompok yaitu pemeriksaan mikroskopis dan uji imunoserologis untuk
mendeteksi adanya antigen spesifik atau antibody spesifik terhadap
Plasmodium. Namun yang dijadikan standar emas (gold standard) pemeriksaan
laboratorium malaria adalah metode mikroskopis untuk menemukan parasit
Plasmodium di dalam darah tepi. Uji imunoserologis dianjurkan sebagai
pelengkap pemeriksaan mikroskopis dalam menunjang diagnosis malaria atau
ditujukan untuk survey epidemiologi dimana pemeriksaan mikroskopis tidak

Kesehatan

71

dapat dilakukan. Sebagai diagnosa banding penyakit malaria ini adalah demam
tifoid, demam dengue, ISPA. Demam tinggi, atau infeksi virus akut lainnya.

G;

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Malaria

Keahlian Analis Kesehatan

Memutus rantai penularan dengan memilih mata rantai yang paling


lemah. Mata rantai tersebut adalah penderita dan nyamuk malaria. Seluruh
penderita yang memiliki tanda-tanda malaria diberi pengobatan pendahuluan
dengan tujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah penularan selama

Kesehatan

72

10 hari. Bagi penderita yang dinyatakan positif menderita malaria setelah diuji di
laboratorium, akan diberi pengobatan secara sempurna. Bagi orang-orang yang
akan masuk ke daerah endemis malaria seperti para calon transmigran, perlu
diberi obat pencegahan.
Obat obat antimalaria,diantaranya :
1. Klorokuin

Keahlian Analis Kesehatan

Klorokuin adalah bentuk sintetik 4-aminokuinolin, diproduksi dalam bentuk


garam fosfat untuk pemberian secara oral. Ekskresi klorokuin melalui urin
dengan mas paruh 3-5 hari, namun waktu paruh eliminasi terminal mencapai 1-2

Kesehatan

73

bulan. Klorokuin bersifat skizontosida darah yang sangat efektif untuk semua
jenis plasmodium pafa manusia dan gametosida terhadap P.vivax, P.ovale dan
P.malariae. Mekanisme kerja klorokuin adalah menghambat polimerisasi produk
sisa hemoglobin (heme) menjadi hemozoin di dalam vakuol pencernaan parasit
sehingga menghilangkan toksisitas parasit karena pembentukan heme bebas.

Keahlian Analis Kesehatan

2.

Kesehatan

74

Kina dan Kuinidin

Kina mulai dipakai sebagai OAM sejak tahun 1632. Obat ini merupakan
alkaloid kinkona yang dibuat dari ekstrak pohon kinkona di Amerika Selatan.
Kuinidin adalah dekstrorotatori stereoisomer dari kina.
Mekanisme kerja kina sebagai OAM belum sepenuhnya dipahami, diduga
menghambat detoksifikasi heme parasit dalam vakuola makanan.
3.

Proguanil

Keahlian Analis Kesehatan

Proguanil adalah suatu biguanid yang dimetabolisme dalam tubuh (melalui


enzim CYP2C19) menjadi bentuk aktif sikloguanil. Sikloguanil menghambat

Kesehatan

75

pembentukan asam folat dan asam nukleat, bersifat skizontosida darah yang
bekera lambat, skizontosida jaringan terhadap P.falcifarum, P.vivax, P.ovale, dan
sporontosida.
4.

Tetrasiklin

Tetrasiklin bersifat skizontosida darah untuk semua spesies plasmodium


yang bekerja lambat, skizontosida jaringan untuk P.falcifarum.

Keahlian Analis Kesehatan

5.

Kesehatan

76

Klindamisin

Obat ini menghambat fase awal sintesis protein. Klindamisin bersifat


skizontosida darah yang bekerjalambat terhadap P.falciparum dan harus
diberikan dalam kombinasi dengan OAM lain seperti kina atau klorokuin.
Tindakan-tindakan Pencegahan :

Keahlian Analis Kesehatan

1.

Kesehatan

77

Usahakan tidur dengan kelambu, memberi kawat kasa, memakai obat


nyamuk bakar, menyemprot ruang tidur, dan tindakan lain untuk mencegah
nyamuk berkembang di rumah.

Usaha pengobatan pencegahan secara berkala, terutama di daerah endemis


malaria.

3.

Menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan ruang tidur, semaksemak sekitar rumah, genangan air, dan kandang-kandang ternak.

4.

Memperbanyak jumlah ternak seperti sapi, kerbau, kambing, kelinci dengan


menempatkan mereka di luar rumah di dekat tempat nyamuk bertelur.

5.

Memelihara ikan pada air yang tergenang, seperti kolam, sawah dan parit.
Atau dengan memberi sedikit minyak pada air yang tergenang.

Keahlian Analis Kesehatan

2.

Kesehatan

78

Menanam padi secara serempak atau diselingi dengan tanaman kering atau
pengeringan sawah secara berkala

7.

Menyemprot rumah dengan DDT.

Keahlian Analis Kesehatan

6.

Kesehatan

79

Kesehatan

Keahlian Analis Kesehatan

BAB 3
Pemeriksaan Laboratorium

80

A; Pemeriksaan Dengan Mikroskop Cahaya

Keahlian Analis Kesehatan

Pewarnaan mikroskopik dengan pewarnaan giemsa sampai saat ini masih


merupakan baku emas pemeriksaan malaria. Walaupun demikian hasil
pembacaannya hannya dapat dipercaya jika dilakukan oleh seorang yang
berpengalaman. Selain untuk menegakan diagnosis, pemeriksaan mikroskopik
dapat digunakan untuk mengevaluasi hasil pengobatan dan hal ini tidak dapat
diterapkan dengan uji cepat malaria maupun teknik PCR. Kekurangannya adalah
subjektivitas pemeriksa, terutama dalam hal mendiagnosis infeksi campuran
atau infeksi dalam jumlah parasit yang rendah. Selain itu pada infeksi

Kesehatan

81

Keahlian Analis Kesehatan

P.falciparum yang stadium lanjutnya berada di kapiler alat dalam (sekuestrasi),


parasit tersebut sulit ditemukan dalam darah tepi hingga memerlukan
pemeriksaan serial darah ( 3 kali dalam 48 jam ) untuk memastikan ada tidaknya
parasit.
Konsentrasi parasit malaria dalam darah cukup merata sehingga pengambilan
darah rutin dapat dilakukan pada ujung jari atau tumit kaki (pada bayi). Morfologi
parasit yang optimal dapat dilihat dengan membuat sediaan darah yang
diwarnai giemsa yang diambil dari ujung jari segera. Akhir akhir ini darah vena
dengan antikoagulan lebih sering digunakan sebagai bahan pemeriksaan. Hal
yang harus diperhatikan adalah jumlah darah yang diambil harus sesuai dengan

Kesehatan

82

Keahlian Analis Kesehatan

volume antikoagulannya. Jika digunakan tabung komersial yang berisis


antikoagulan maka tabung tersebut harus diisi penuh dengan darah penderita
(sesuai dengan batasnya ). Hal tersebut untuk menghindari ketidaktepatan rasio
darah dan antikoagulan yang dapat mempengaruhi morfologi parasit malaria.
Jika pembuatan sediaan darah yang mengandung antikoagulan dilakukan 24 jam
setelah pengambilan darah maka jumlah parasit dapat berkurang sampai 50%
dan morfologi parasit sudah berubah. Oleh karena itu, sangat penting untuk
segera (< 1jam) membuat sediaan darah tipis dan tebal dari darah dengan
antikoagulan tersebut. Bahkan jika dilakukan setelah 6 jam pengambilan darah
jumlah
parasit
mulai berkurang.

Kesehatan

83

Keahlian Analis Kesehatan

Morfologi malaria terlihat optimal pada sediaan darah tipis yang diwarnaai
giemsa, tetapi sensitifitasnya rendah. Dengan menggunakan sediaan darah
tebalsensitivitas sediaan darah mikroskopik akan meningkat sampai 10 kali
disbanding sediaan darah tipis. Hal ini yang perlu diperhatikan adalah lamanya
pewarnaan yang optimal, yaitu 30 menit dengan giemsa 3 %. Pewarnaan cepat
dengan giemsa yang lebih tinggi tidak dianjurkan, karena jika jumlah parasit
rendah dalam darah, sering kali parasit yang ada tidak terwarnai.
Prinsip : mewarnai apusan darah menggunakan pewarna giemsa agar sel
eritrosit yang terinfeksi parasit mlaria dapat terlihat kelainan morfologinya.

Kesehatan

84

Interpretasi hasil :
+
: 1-10 parasit stadium aseksual per 100 lapang pandang mikroskop
++ : 11-100 parasit stadium aseksual per 100 lapang pandang mikroskop
+++ : 1-10 parasit stadium aseksual per 1 lapang pandang mikroskop
++++ : 11-100 parasit stadium aseksual per 1 lapang pandang mikroskop

Keahlian Analis Kesehatan

Sedangkan perhitungan secara kuantitatif dapat dilakukan baik pada


sediaan darah tebal maupun sediaan darah tipis. Jumlah parasit stadium
aseksual (cincin, trofozoit, dan skizont) dan aseksual (gametosit) biasanya
dihitung secara terpisah.

Kesehatan

85

Pada sediaan darah tebal parasit dihitung berdasarkan jumlah leukosit per mikro
liter darah; jika tidak diketahui biasanya diasumsikan leukosit penderita
berjumlah berjumlah 8000/Ul, dengan rumus berikut.
Jumlah parasit stadium aseksual x jumlah leukosit /Ul = 200

Keahlian Analis Kesehatan

Sedangkan perhitungan parasit dalam sediaan darah tipis perlu diketahui


jumlah eritrosit per Ul darah. Jika nilai ini tidak diketahui, diasumsikan penderita
mengandung eritrosit 5.000.000/Ul (laki-laki) atau 4.500.000 / Ul (wanita).

Kesehatan

86

Jumlah parasit kemudian dihitung paling sedikit dalam 25 lapangan pandang


mikroskopik atau total parasit/Ul dihitung dengan rumus sebagai berikut.

Keahlian Analis Kesehatan

Jumlah parasit stadium aseksual x


jumlah eritrosir/Ul
Total eritrosit dalam 25 lapang pandang
Pada sediaan darah tipis dapat juga dihitung proporsi atau presentase eritrosit
yang terinfeksi dengan rumus sebagai berikut.
Jumlah parasit stadium aseksual dalam 25 lapang pandang x 100%
Total eritrosit dalam 25 lapang pandang mikroskopik
Pemeriksaan dengan mikroskopik flouresensi

Kesehatan

87

Keahlian Analis Kesehatan

Sensitivitas diagnosis malaria pada sediaan darah dapat ditingkatkan


dengan menggunakan zat flouresensi yang dapat berikatan dengan parasit.
Asam nukleat dalam inti akan berikatan dengan zat tersebut dan akan
berflouresensi jika disinari dengan sinar UV yang mempunyai panjang
gelombang tertentu. Mula-mula digunakan acridine orange (AO) dan benzothio
carboxypurine (BCP). Keduanya dieksitasi panjang gelombang 490 nm dan akan
berfloursensi dengan warna kehijauan atau kekuningan.
Acridine orange dapat digunakan langsung pada sediaan darah di kaca objek
atau dengan menggunakan capillary tubes yang bagian dalamnya dilapisi oleh
zat wrana acridine orange. Pada waktu sentrifugasi, capillary tubes yang berisi

Kesehatan

88

Keahlian Analis Kesehatan

darah pasien dan terdiri dari berbagai sel, yaitu leukosit, trombosit dan eritrosit
akan terpisah. Parasit malaria akan terkonsentrasi dibawah berbagai lapisan sel,
terutama dibagian atas lapisan eritrosit dan kadang kadang ditemukan dalam
lapisan trombosit dan leukosit. Parasit dapat dilihat dengan menggunakan
mikroskop flouresensi.
Tekhnik kawamoto menggunakan filter yang dapat mengeksitasi panjang
gelombang 470-490 nm sehingga pada waktu cahaya melewati sediaan darah
yang diwarnai acridine orange, parasit akan terlihat berflouresensi. Dalam hal ini
digunakan sinar matahari yang kuat atau lampu halogen sebagai sumber
cahaya.

Kesehatan

89

Keahlian Analis Kesehatan

Walaupun acridine orange merupakan zat yang berfluoresensi kuat, tetapi


zat ini akan berikatan dengan asam nukleatsemua jenis sel hingga
flouresesnsinya menjadi tidak spesifik. Jika metode ini digunakan untuk
mendiagnosis malaria, si pembaca harus dapat membedakan dengan
flouresesnsi yang disebabkan oleh inti sel lain.
Zat flouresensi lain yaitu benzothiocarboxypurine (BCP) untuk mewarnai asam
nukleat parasit dapat digunakan langsung pada sediaan darah tebal atau
suspense darah yang sudah dilisiskan zat warna ini tida cepat pudar seperti
acridine orange.
Diagnosis malaria dengan menggunakan zat berflouresensi merupakan suatu

Kesehatan

90

cara yang harus dipelajari dan memerlukan pengalaman sehingga hingga


aplikasi ini dapat diaplikasikan dengan cepat dan tepat. Kekurangan cara ini
adalah tidak dapat membedakan berbagai macam spesies plasmodium karena
tanda spesifik yang terdapat dalam sitoplasma darah merah tidak akan
terwarnai. Morfologi sel darah merah yang terinfeksi dan tanda spesifik yang
timbul pada infeksi berbagai plasmodium tetap diperlukan untuk menegakan
diagnosis.

Keahlian Analis Kesehatan

B; Pemeriksaan Dengan Rapid Test

Kesehatan

91

Keahlian Analis Kesehatan

Secara umum terdapat 3 macam antigen yang digunakan dalam malaria


rapid test, yaitu histidine rich protein-2 ( HRP-2 ), lactate dehydrogenase (LDH),
dan aldolase. HRP-2 merupakan protein yang larut air dan disekresikan oleh
berbagai stadium aseksual dan gametosit muda P.falciparum. protein ini tidak
ditemukan pada spesies plasmodium lain hingga sangat spesifik untuk
menegakan diagnosis P.falciparum. sedangkan enzim (pLDH dan aldolase)
merupakan antigen yang ditemukan dalam glikolitik pathway parasit malaria,
namun sudah terdapat kit dengan LDH yang spesifik untuk
P.vivax
yaitu pvLDH.
Prinsip :imunokromatografi cairannya akan naik sepanjang kertas nitroselulosa.

Kesehatan

92

Pada beberapa titik dikertas selulosa diletakan antibody monoclonal terhadap


antigen malaria yang spesifik sehingga pada penderita positif akan terjadi reaksi
antigen antibody yang tervisualisasi dalam bentuk garis.

Cara kerja :

Keahlian Analis Kesehatan

1.

Kesehatan

93

Kit disimpan pada suhu ruang selama 30 menit.

2.

10 sampai 15 l darah EDTA diambil menggunakan mikropipet dan


diletakkan dalam lubang sampel.

3.

Hasil akan dibaca setelah 10-15 menit (terbentuk garis merah muda)

Interpretasi hasil :

Keahlian Analis Kesehatan

;
;

Kesehatan

94

Garis yang paling atas (garis pertama) merupakan garis kendali (kontrol).
Garis dibawahnya (garis kedua) merupakan garis uji untuk Plasmodium
vivax.

;
;
;

Keahlian Analis Kesehatan

Kesehatan

95

Garis yang terbawah (garis ketiga) adalah garis uji untuk Plasmodium
falciparum.
Bila hasil uji negative, maka hanya pada garis kendali ( control) saja yang
terbentuk garis merah muda.
Bila hasil uji untuk Plasmodium falciparum positif, maka garis kendali
(kontrol) dan garis uji terbawah akan berwarna merah muda, sedangkan
garis tengah tidak terlihat.
Bila untuk Plasmodium vivax positif, maka garis kendali (kontrol) dan garis
uji kedua saja yang terlihat .

C; Pemeriksaan Dengan Metode Dipstick

Keahlian Analis Kesehatan

Teknik dip-stick mendeteksi secara imuno-enzimatik suatu protein kaya


histidine II yang spesifik parasit (immuno enzymatic detection of the parasite
spesific histidine rich protein II). Tes spesifik untuk plasmodium falciparum telah
dicoba pada beberapa negara, antara lain di Indonesia. Tes ini sederhana dan
cepat karena dapat dilakukand alam waktu 10 menit dan dapat dilakukan secara
massal. Selain itu, tes ini dapat dilakukan oleh petugas yang tidak terampil dan
memerlukan sedikti latihan. Alatnya sederhana, kecil dan tidak
memerlukanaliran listrik. Kelemahan tes dip-stick ini adalah :

Kesehatan

96

a;
b;
c;
d;

Keahlian Analis Kesehatan

e;

Kesehatan

97

Hanya spesifik untuk plasmodium falciparum (untuk plasmodium vivax masih


dalam tahap pengembangan)
Tidak dapat mengukur densitas parasit (secara kuantitatif)
Antigen yang masih beredar beberapa hari setelah parasit hilang masih
memberikan reaksi positif.
Gametosit muda (immature) bukan yang matang (mature), mungkin masih
dapat dideteksi.
Biaya tes ini cukup mahal.

Keahlian Analis Kesehatan

Walaupun demikian tes yang sederhana dan stabil dapat digunakan untuk
pemeriksaan epidemiologi dan operasional. Hasil positif palsu (false positive)
yang disebabkan oleh antigen residual yang beredar dan oleh gametosit muda
dalam darah biasanya ditemukan pada penderita tanpa gejala (asimptomatik).
Jadi seharusnya tidak mengakibatkan over treatment sebab tes ini digunakan
untuk menunjang diagnosis klinis pada penderita dengan gejala.
Prinsip pemeriksaan : imunokromatografi cairannya akan naik sepanjang kertas
nitroselulosa. Pada beberapa titik dikertas selulosa diletakan antibody
monoclonal terhadap antigen malaria yang spesifik sehingga pada penderita
positif akan terjadi reaksi antigen antibody yang tervisualisasi dalam bentuk

Kesehatan

98

garis.
Prosedur :
1. Serum diletakan di tabung ependorff kurang lebih 200 Ul.
2. Dip-stick dimasukan ke tabung ependorff.
3. Reaksi ditunggu hingga kira-kira 10 menit.
4. Hasil bias dibaca.

Keahlian Analis Kesehatan

D; Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR)

Kesehatan

99

Keahlian Analis Kesehatan

Diagnosis parasit berdasarkan asam nukleat menggunakan molekul DNA


reporter untuk mendeteksi rangkaian DNA atau RNA spesifik yang dimiliki
parasit tertentu. tes ini sangat spesifik dan sensitif, dapat mendeteksi hingga
minimal 2 parasit, bahkan 1 parasit / L darah.
Prinsip : menggunakan siklus termal yaitu menaikan dan menurunkan suhu
secara teratur hingga didapat sekuens DNA / RNA yang diinginkan dengan
menggunakan 2 primer oligonukleotida yang berbeda. Kelemahan tes ini adalah :
Penyediaan DNA dan RNA sangat rumit
Alat yang diperlukan untuk hibridisasi rumit
Alat untuk amplifikasi PCR dan deteksi hasil amplifikasi sangat canggih dan

sehatan

10
0

mahal
Metode ini membutuhkan waktu lebih lama (>24 jam)
Tidak dapat membedakan stadium aseksual dan seksual
Tidak dapat dilakukan pemeriksaan secara kuantitatif

Keahlian Analis Kesehatan

Sementara keuntungan utama pada teknik PCR adalah dapat mendeteksi


dan mengidentifikasi infeksi ringan dengan sangat tepat dan dapat dipercaya.
Hal ini penting untuk studi epidemiolgi dan eksperimental, tetapi tidak penting
untuk meningkatkan penanganan malaria tanpa komplikasi.

sehatan

10
1

BAB 4
PENUTUP
Kesimpulan
Malaria merupakan penyakit infeksi parasit yang disebabkan oleh

Keahlian Analis Kesehatan

plasmodium yang menyerang eritrosit dan ditandai dengan ditemukannya

sehatan

10
2

bentuk aseksual didalam darah. Infeksi malaria memberikan gejala berupa


demam, menggigil, anemia dan splenomegali. Terdapat beberapa parasit yang
dapat menyebabkan penyakit malaria, yaitu plasmodium falciparum, vivax,
malaria dan ovale. Parasit ini menggunakan nyamuk sebagai hospes definitifnya,
yaitu nyamuk Anopheles. Gejala klinis penyakit ini terdiri dari 3 tahap, yaitu

Keahlian Analis Kesehatan

periode dingin, periode panas dan periode berkeringat.

sehatan

10
3

Penularan penyakit ini bias secara alami, yaitu melalui gigitan langsung
nyamuk anopheles dan secara tidak alami yaitu secara bawaan dan secra
mekanik. Diagnosanya dapat dilihat dari manifestasi klinis yaitu terjadinya
demam, imunnoserologi yaitu ditemukannya antigen HRP-2, pLDH dan aldolase
dan lewat pemeriksaan mikroskopik yaitu melihat morfologi sel darah merah
yang terinfeksi dan melihat asam nukleat pada parasit. Malaria ini dapat

Keahlian Analis Kesehatan

menyebabkan rasa sakit, gangguan otak hingga menyebabkan kematian.

sehatan

10
4

Pemeriksaan dapat dilakukan dengan lima metode, yaitu yang pertama


menggunakan mikroskopik cahaya dengan melihat morfologi eritrosit yang
terinfeksi, yang kedua menggunakan mikroskop flouresensi dengan melihat
asam nukleat yang terdapat diparasit, yang ketiga dengan menggunakan
metode rapid test yaitu identifikasi antigen yang terdapat pada serum sampel,
yang keempat menggunakan dip-stick yaitu identifikasi antigen parasit malaria

Keahlian Analis Kesehatan

yang terdapat dalam serum sampel, yang kelima dengan menggunakan PCR

sehatan

10
5

yaitu dengan menggandakan sekuens DNA/RNA yang spesifik dengan


menggunakan primer oligonukleotida yang spesifik pula lalu dibaca
menggunakan elektroforesis.

Keahlian Analis Kesehatan

Penutup

sehatan

10
6

Dengan selesainya pembuatan makalah tugas Analis ini, saya berharap dapat
bermanfaat bagi teman-teman lainnya untuk membantu proses pembelajaran
khususnya dalam pelajaran Analis .
Jika dalam pembuatan makalah tugas Analis ini masih ada atau banyak

Keahlian Analis Kesehatan

kekurangan ataupun kesalahan, saya sebagai penulis meminta maaf dan harapan

sehatan

10
7

kami teman-teman dapat memakluminya, seperti bunyi pepatah Tak ada Gading
yang Tak Retak.

Keahlian Analis Kesehatan

Penulis

sehatan

10
8

sehatan

10
9

Keahlian Analis Kesehatan

sehatan

11
0

Keahlian Analis Kesehatan

sehatan

Keahlian Analis Kesehatan

DAFTAR PUSTAKA

11
1

http://worldofhistories.blogspot.com/2011/10/sejarah-malaria.html
http://diajengsurendeng.blogspot.com/2011/10/jenis-jenis-penyakit-malaria-dancara.html
http://sisidayung.blogspot.com/2011/07/cara-penularan-penyakit-malaria.html

Keahlian Analis Kesehatan

http://ms.wikipedia.org/wiki/Malaria

sehatan

11
2

http://penyakitmalaria.com/gejala-penyakit-malaria/
http://penyebab-penyakit.blogspot.com/2013/06/penyebab-penyakit-malariagejala.html
http://malariana.blogspot.com/2008/11/malaria-diagnosis.html (Diakses pada tanggal
08 April 2012

Keahlian Analis Kesehatan

http://www.anneahira.com/pencegahan-penyakit/malaria.htm (Dikses pada tanggal


08 april 2012

sehatan

11
3

Depkes RI, Pedoman Ekologi dan Aspek Perilaku Vektor, Direktorat Jenderal PPMPL, Departemen Kesehatan RI, Jakarta 2001.
Day 1998. Nyamuk Penular Malaria, Dalam Jurnal Data dan Informasi Kesehatan,
Pusdatin, Depkes RI, Jakarta 2003.
Nugroho, Agung. 2010. Malaria Dari Molekuler ke Klinis.Jakarta : EGC

Keahlian Analis Kesehatan

http://penyakitmalaria.com/diagnosa-penyakit-malaria/

sehatan

11
4

Keahlian Analis Kesehatan

http://www.infokedokteran.com/info-obat/diagnosis-dan-penatalaksanaan-padapenyakit-malaria.html

sehatan

11
5