Anda di halaman 1dari 9

TELAAH JURNAL

Validity
Validitas Interna Non-Kausal
1. Validitas Seleksi
Validitas Seleksi, dalam uji klinis, ditentukan oleh lima
faktor, yaitu :
Kriteria Seleksi
Concealment
Alokasi Random
Drop Out
Jenis Analisis

...Cont
2.

Validitas Informasi

Validitas

yang

bersumber

dari

pengukur

(kualifikasi,

reliabilitas), alat ukur (validitas dan reliabilitas), apa yang


diukur, dan metode pengukuran.
Dalam menilai validitas Informasi, perhatikan hal berikut :

Prosedur blinding

Prosedur menjaga mutu pengukuran

...Cont
3.

Validitas Pengontrolan Perancu


Validitas yang bersumber dari cara mengontrol variabel
yang berpotensi memengaruhi hubungan antara
pengobatan dengan hasil pengobatan.

Untuk menilai validitas pengontrolan perancu, perhatikan


hal berikut :
Prosedur randomisasi
Baseline data
Kriteria inklusi dan eksklusi
Analisis terhadap ketidakseimbangan baseline data

...Cont
4.

Validitas Analisis
Validitas yang bersumber dari cara penyajian dan uji
hipotesis yang digunakan.
Untuk menilai validitas analisis perhatikan hal berikut
Pemilihan uji statistik
Interpretasi terhadap hasil analisis

Validitas Interna
Validitas Interna Kausal dalam uji klinis:
1.

Temporality

2.

Spesifikasi

3.

Konsisten

4.

Blogical Plausibility

5.

Kekuatan Hubungan

Validitas Eksterna
Validitas Eksterna berkaitan dengan pertanyaan apakah hasil
penelitian dapat digeneralisasi kepada populasi terjangkau
(validitas eksterna I) dan apakah hasil penelitian dapat
digeneralisasi kepada populasi target (validitas eksterna II).

Validitas Eksterna pada uji klinis :


1. Validitas Eksterna I ditentukan oleh besar sampel dan
participation rate.
2. Validitas eksterna II ditentukan secara logis akademis.

Importancy
Importancy pada uji klinis ditentukan oleh hal-hal berikut :
1.

Perbandingan efek size yang diharapkan (pembaca)


dengan yang diperoleh penelitian.

2.

Nilai relative risk (RR), relative risk reduction (RRR),


absolute risk reduction (ARR), number needed to treat
(NNT), dan cost analysis.

Applicability
Applicability pada uji klinsi ditentukan oleh hal-hal berikut :
1.

Transportability dan kondisi pasien

2.

Teknis : Kemmapuan tenaga medis serta ketersediaan alat dan

bahan.
3.

Non-teknis : biaya, agama, sosial, dan budaya.