Anda di halaman 1dari 2

KEPOLARAN IKATAN KOVALEN

A.

PENDAHULUAN

Kepolaran ikatan menggambarkan pemisahan muatan (+) dan (-) dari dua atom
yang berikatan kovalen. Besarnya pemisahan bergantung pada perbedaan
keelektronegatifan antara dua atom. Makin besar perbedaan keelektronegatifan, makin
polar ikatan kovalen.
Berdasarkan kepolaran ikatan, ada dua jenis ikatan kovalen yang dapat
terjadi,yaitu ikatan kovalen polar dan ikatan kovalen non polar

1. Ikatan kovalen polar


adalah ikatan yang terbentuk akibat adanya peristiwa yang menimbulkan kutub yang
dikarenakan adanya pasangan elektron yang lebih tertarik ke salah satu atom
Momen dipol ialah perkalian jarak ikatan antar atom yang berikatan dengan perbedaan
keelektronegatifan antar dua atom yang berikatan. Makin besar momen dipolnya, makin
polar senyawanya
Dalam pembentukan molekul HF, kedua elektron dalam ikatan kovalen digunakan tidak
seimbang oleh inti atom H dan inti atom F, sehingga terjadi pengutupan atau polarisasi
muatan.

Ikatan pada senyawa kovalen HF, terjadi pengutuban muatan


Perbedaan keelektronegatifan atom H dan atom F cukup besar yaitu sekitar 1,9.

Daftar keelektronegatifan beberapa unsur

Ciri-ciri ikatan kovalen polar, sebagai berikut:


1. Momen dipol > 0
2. Dapat larut pada air dan pelarut polar lainnya
3. Memiliki kutub positif dan negatif karena tidak meratanya distribusi elektron
4. Memiliki pasangan elektron menyendiri
5. Memiliki perbedaan keelektronegatifan
6. Bentuk molekulnya asimetris (atom yang elektronegatifitasnya besar tidak berimpit
dengan atom yang elektronegatifnya kecil. Sehingga seakan-akan molekul
tersebut bermuatan)

Contoh :